NIJ =
P: sutan pangaduan berhasir dibawa ke Mekah oreh Puti Lipek Cota
5. Ada telur garuda di rumah Mande Rubiah (musium) di
Indrapura.
6.
Ada bekas langkah Gombang Patuanan padaaspal
pan-jangnyasekitar 1
kmdi Bukit
CubadakAir Haji.
v
92
7
.
Negeri asal:Gombang Patuanan
lahir di
Muko-muko, Tapan.Andam Dewi
di
Tarusan.Rajo Unggeh Layang, Reno
tauik di
Carocok, painan.Gondan Ganto
Sori di
Indrapura Sutan Lembak Tuahdi
Indrapura.Tambahan
informasi dai Darwis Jaafar Rajo
suleman BA, Kakandepcam Lenggayang, bahwaputi Lelo Jati
suku panai(iru
Gombang Patuanan)berasar dari
Huaratabuh
yangturun ke Air Haji.
Bapaknya Tuangku Kaminurlah berasaldari
Mekah.Puti telo Jati juga
meninggaldi Air Haji.
Dijeraskannya lugi
bahwaketerangan ini
diterimanyadari Ari,
dukundi
LubukKoto
pandan(Air llaji).
Dukunini
mengaku termasuk rumpun keruarga Gombang patuanan.Bila diperrukan, seseorang dapat berbicara
dengan Gombang Patuananmeralui
drukunini
yang daLamkesuru-pan. seluruh
kehidupan Gombang patuanan dapatdiketahui
secara jeIas. sayang peneliti berum
berkesempatan bertemu dengan dukunini.
STRUKTUR KOI{POSISI KABA GO}IBANC PATUANAN
Masarah komposisi daram
tradisi risan
adarahmasa-rah kompreks. Lord
menyatakan,kita harus
menghapussuatu
dugaan bahwapencerita itu hanya seorang
yang memproduksi kembari sesuatumirik orang rain,
sebenar_nya ia sendiri terah
menggubahnya.ra
sesungguhnya seorang senimankreatif
dalamseni tradisional.
sebagai penggubah,ia
merakukan empat aspek berbeda dalam waktuyang
samapada saat pertunjukan. ra tampir
sebagalpenyanyi, pencerita,
penggubah, danpenyair.
OIeh sebabitu
masarahkomposisi perru
mendapatperhatian.
Lord(1976:13)
menegaskanragi, "puisi lisan tidak
digubahuntuk pertunjukan tetapi
digubah daram pertunjukan.,'Menggubah
cerita saat pertunjukan
bukanrahpeker-jaan
mudah.Di
samping menguasaicerita
denganbaik,
kepada
pencerita dituntut juga
keterampiran dankemahi-ran bercerita.
Kemahiranbercerita dapat
terwujudmerarui
banyaknyaratihan dan penampiran di
depanaudiens. Audiens ketika menikmati cerita tidak
sajaselalu mengikuti pertunjukan dengan tertib, tetapi sering juga
mengadakanreaksi
spontan, Ada yangberter-iak
dan ada yang mengomentaricerita.
sementara,pence-rita terus
meruncurkancerita
bersamaragu
yangdinya-93
v
91
nyikannya.
suasanapertunjukan ini tentu
akanmempenga-ruhi
perkembangancerita,
mempengaruhi pemakaian bahasa sebagai media, dan mempengaruhi aspekrain
padapertun-jukan. rmplikasi dari
kenyataanini
menunjukan, masarah komposisi dalamsastra llsan
adalah masalah yang cukuptelaah struktur
kaba dalam peneli_tian ini
akan membahas unsur-unsur dominan dalam sastralisan
kaba Gombang Patuanan,(1)
kebahasaan, unsur-unsur:dan
(4),Iagu.
3.1
KebohosoonBahasa Minangkabau
secara tradisionar dapat dibagi atas
empatdiarek, yaitu diarek
Agam, TanahDatar,
timaPuluh Kota,
danpesisir selatan.
pembagianini
berda-sarkan pembagian daerah 'rA1am Minangkabau,, yangterdiri dari tiga wirayah ruhak dan satu wirayah pesisir.
Penggolongan secara
pasti tentang dialek
bahasa Minang-kabau masih dalam prosespeneritian
(Hedan, 19gg:57)Penelitian
kaba Gombang patuanan yang direkamdari pertunjukan
Bermawis, memakai bahasa Minangkabau diarekPesisir (Selatan).
pemakaiankosa kata dalam
kalimatsama dengan kosa
kata
percakapansehari-hari di
daerahitu.
Hanyapada pora kalimat
kadang-kadang dijumpai adanyaperbedaan.
Dalambahasa percakapan,
biasanyaluas
dan dalam,Oleh
sebabitu
Pembahasan
ini meliputi
(2) formula, (3)
pantun,-v
dipakai karimat
pendek-pendek.Tapi
dalamkaba
seringdipakai kalimat
panjang-panjang.Kalimat sering
ditam_bah
atau direngkapi
dengan anakkalimat penjelas,
y€ln9berbentuk frasa atau klausa.
Maksudnya,agar
kalimatitu dapat
menyampaikanmasalah secara terinci
danjeIas. Misarnya satu kalimat yang
diungkapkan dalam kaba:Dibukalr
d.i
Sinan Gombanq, (Z+y {tvo=galiak kiro
oambar Gondan,ind?E nan bukan
alroq-Earchq-sarik puti ka
tandianqan,qafik
sutanf,a
iodohnva.(Dibuka
oleh
Sinan Cornbang,ia lihat kiranya
alang kepilang, indah yang bukan alang fepalan6,sulit puti
akan tandingan,sulit sutan
akan jodohnya).Daram bahasa percakapan,
pengertian itu
cukup diucapkan dalamtiga tarik di atas, tanpa diikuti
duaIarik di
menjadi bawahnya. Masing-masing
kalimat
percakapan:larik dapat
dibentukPiUuUUlpt di
Nvggaliak kiro
Sinan(nvo)
Gombanq.oambar Gondan.Ilq,ah (Dibuka(nya)
6E
bgkanoleh
alano Sinan kapaianq.OomUang.Ia lihat kira(nya)
gambar Gondin.Indah yang bukan
alang
kepalang),Sebagai cerita, kaba disampaikan
dalamnaratif yang dirangkai dalam kalimat dialog
pantun,
Karimat menghadirkan perakucerita,
menjelaskan permasalahannya dengan menampilkan sebabakibat, serta
latar cerita.
Berikutnya peraku bermainserta
berdialog denganpelaku lainnya.
Adakalanyadialog itu
berbentukkalimat serta
96
pantun, di
samping adanya pantundi ruar dialog.
semua-nya
merupakanrangkaian kata yang
disampaikan dalamirama lagu tukang kaba, dan diiringi bunyi
instrumenadok.
Pemakaian bahasaseperti
bahasa kabaini
disebutprosa lirik.
Daram
pertunjukan, tukang
kaba berusahabercerita selancarlly€t, tidak tertegun-tegun atau
ragu-ragu, karena pendengarnya akanmenirai tingkat
keterampilan-nya berkaba,
Kadang-kadangdalam bercerita
dengankecepatan tinggi ada kekhilafan yang dijumpai.
Bagi pendengarnya mungkinhar itu tidak dirasakan
karenatukang
kabamasih tetap bercerita lancar. Tapi
dalampeneritian, kekhilafan itu dijumpai seperti
adanyabagian lirik
yang diucapkan berulang secara berurutan, adanyapantun
yanglupa rarik akhirnya (s27). Har ini
mungkin
terjadi saat
tukang kaba kurang berkonsentrasi,atau terraru berkonsentrasi pada
adenganberikutnya.
seballknya, tukang kaba berusaha
meningkatkan atau mengangkat wibawa pertunjukannya dengan memasukkan kosakata
bahasarndonesia.
Misarnya dengan pemakaian kosakata sanvatanvo (senyatanya), dan suami yang
sarahtempat (pengertian)
dalam pemakaiannya. pemakaian kata siapokoh merupakan pungutandari
bahasaIndonesia,
yangbahasa Minangkabaunya adarah
siakoh.
pemakaiankata itu kita jumpai pada rarik,
siapokohdatanq kamari kini
(1101).
\P
Y
v
3.1.1
Kosa KataKosa
kata
yangdipakai
dalam kabaini adalah
kosakata
percakapansehari-hari di Pesisir SeIatan.
pemak-aiannya disesuaikan dengan bentuk
narasi tradisi lisan.
Penempatan
kata
dalam hubungan dengankata lain,
penyu-sunan
kata serta
kombinasikata,
memperlihatkan adanyavariasi
dengan bahasa percakapan. Bentuk kesatuanlarik tampil
dalamkaba karena dipengaruhi oleh keterikatan tukang kaba pada irama lagu, tema yang
disampaikan,pola yang stereotip, serta
suasana penyampaian yang spontan. Misalnya rangkaiankata
dalamkalimat:
Mano d:L Raio Siunqqeh
Lavano.
( 134 )karano
raio
dalam menawan Andam Dewi.oulanoqanq
liau
pancanq rami-rami, manialanqpaianiian
sampai,cukuik
saqalo parmainan,rivat
dalam naqari.(Halnya Raja Siunggeh Layang,
karena
raja
sedang menawan Andam Dewi, gelanggangbeliau dirikan
ramai-ramai.menjelang
perjanjian
sampai,lengkap segala permainan,
rakyat
dalam nagari ) .Semua
kosa kata yang tampil dikenal
masyarakat pemakai bahasa Minangkabau. Hanyarangkaian
pemakaiankata
danstruktur karimat
percakapan agak berbeda. Kata manodi
(manadi, halnya)
adalahlrata
khas dalam sastralisan
Minangkabau,seperti juga dijumpai
dalam pidatoadat dan pidato
pasambahan.Kata dan pola itu
takmungkin dijumpai dalam bahasa percakapan.
K1ausa, ttqulangangliau
pancansrami-rami"
dalam bahasaperca-kapan akan menjadi "liau
memancanq qulanooanqrami-98
ramir'.
Demikianpura
pemakaiankata ,ain. Kata
',mano,,merupakan
kata
pembukaformul.a pembicaraan,
episodeatau adengan. Kata ini sangat sering
dipergunakan dengan berbagaivariasi seperti:
"mano
Iai,
manomolah,
manodi,
manokini,,.
Kata"dibi
lanortjuga
mempunyaifungsi
yang samayaitu
pembu_ka
pembicaraan.Kata ini bervariasi menjadi
,,dibiranqkapado.
dibilanq rai, dibilanq
morah.dibilanq kini.,, Sebagai kaba klasik,
Gombangbeberapa kata atau
kelompok katadipakai
dalam bahasapinoai (jeraus)
stenooan (senapan)
pelanq (kapal layar) taquFirok
(mendenyut) taqampa(naik)
basituqa (
sekuatnya) bidianq-babidianq( bergelombang ) qando
ari
(bagianhaluan perahu)
akapan. Misalnya kata:
tanti (nanti)
maiun (bermain-main)
tatok
(berdebar)tababanq (tampak membayang) kambano
bodi
(gambar)sombo
(suruh
bawa)buntak (bulat)
bauluak baandai-andai
(bersilat
1idah)Patuanan
khas
yangmemakai
jarang perc
Pemakaian
kata "samo" (sama atau bersama)
juga berbeda dengan bahasa percakapan.Misalnya kita
temui dalamkaba, "buni tanqih
Andam Dewi samo sor lt ( bunyitangis
Andam Dewi samaseorang
(seorangdiri).
Ketikaditanyakan kepada Bermawis, ia menjelaskan itulah
bahasa
kaba. Ia tidak dapat
menerima ttso angdiri."
(seorang
diri)
sebagaipengganti
"samosorans,,.
Kata_IlYd, kata-kata itu tidak enak dipakai dan
janggqlrasanya.
Berbeda dengan pemakaian kata "su mi- tt yangv
digunakan
untuk
Gombang patuananseperti terlihat
padahalaman 20t
laikoh
namuah Kak Unianq.meniadi suami 1iau
-E
Kak Unianq e:L (apakah suka Kak Uniang,menjadi suami
beliau
(Gombang patuanan)ya
KakUniang ) .
Jelas tidak
mungkin seseorang perempuanakan
menjadi suami Gombang patuanan yanglelaki perkasa. Tetapi ia dapat menjadi isteri.
Makadalam hal ini,
Bermawisdapat
menerimakata "isteri" sebagai pengganti
suami karenaia salah
pengertian.Bermawis
juga keberatan
menukar awalanE
(ber)dengan awaLan
di (di)
dalamklausa di
bawah:muluik
masinkato
badanoaindak bapiliah
molahouti
(mu1ut
asin kata
berdengar,tidak berpilih
macamputi)
Alasannya, dalam bahasa Minangkabau
kata
badanqalebih kuat dan padat dari kato didanqa.
Kemudianada
katayang salah ucap atau tertinggal (terlupakan)
karenacerita dilagukan
dalam tempocepat. Misalnya
kel0mpokkata "tanoah
malam"(75g2)
seharusnya',tansah hari,,.
Kata "ta
nttsalah
ucap sehingga terdengar"ta
ano"Kata "di
buwah" darampengertian ',di
bawah"seorah-olah salah ucap, tetapi
sesungguhnya benar dalamdialek
100
daerah
pesisir selatan.
Frasa ,,nantenoqi
buvuanq banq_sonvo" (79L2) pada bagian rain dijumpai "nan
datanqtenqqi
buvuanq banqsonvo', (Vang datangtinggi tingkat_
nya). Jelaslah
bahwa katadalam penceritaan.
ata
telah
terlupakanDaIam kaba
ini ditemui
pemendekan kata:dah
menjagi _+_a! yansberarti
retahP3++"! menjaai Tiiu--yans
berarti
beriaulnvo
menjadi.nvo yangUerarii-i;
-indalr
*?ljadiEt-iung berarti tidak
antah menjadi
ntah ians teriiii Jitun
itu
menjadituEng'berarti itu.
Pendekatan
kata ini bertujuan
menyesuaikanjumlah
sukukata
dengan irama,agu, Iebih
mempertegds, dan memberipenekanan
arti. Kata kerja bantu [e (akan)
sering dihubungkan dengankata kerja bakato,
maniawab.Ditin_
jau dari rasa
bahasa,kata & ini
sesungguhnyatidak
perlu
ada' Kata ini dapat dihirangkan karena
karimatlangsung
diikuti
perkataanatau
jawaban yang dimaksud.Misalnya;
I(s man.iawab Sinan Gombanq, (7672) Indak
bapiliah
molahputi
(Akan menjawab Sinan Gombang,
"Tidak dipilih
macamputi ....)
Begitu pula ada anak kalimat penjelas yang
tampilsebagai frasa.
Tujuannyauntuk
menjelaskan pengertiankalimat inti
yangterdahulu
dan memperpadat keseruruhanpengertian.
Misalnya pada contohdi
bawah:fi il
t 'i
Frasa
Nonina:
.karih
buvuanq samponoqanio erah
(7736)(keris
buyung samponoganjo
erah)padanq
iarnawi
memutuihrantai (gg})
(pedang
jernawi
memutusrantai)
sirawa panianqpaniuik kaki
(g77t(celana nanjang
panjut kaki)
kabek pinqoano patah sambilan
(ikat
pinggang patah sembilan)Frasa
Adiektiva:
iatuah ibaraik ciek-ciek
(ZSZ7)(jatuh ibarat
satu-satu)babunqo
ciek-ciek
(7731)(berbunga satu-satu)
Frasa Adverbia:
di
aniuano lewanotenqqi
(7464)tuiuah
pasakpakai kunci
(7465)santuanq badoro
dari
dalam (7466)(di
anjung lewangtingsi
tujuh
pasakpakai
kuncikunci
banyakdari
dalam)aniuanq nan duo baqandeanqan (7552) (anjuang yang dua berdampingan)
102
Sinonin:
Ada
satu frasa
yang membentuk duapengertian
yang sama.Maksudnya
untuk saling
menguatkanarti atau
mempertegaspengertian.
sadanq
litak litua tulano
(74gL)(sedang
letih
lemah persendiantulang)
"sedang
letih',
sama pengertiannya dengan ,,lemah persen_dian tulang"' Begitu pula
pada contohdi
bawahini.
tabilano
buvuanq tamusahur(terkenal
buyung termashur)pandai bauluak baandai_andai
(llg6)
(pandai
bicara bersilat lidah)
uranq
cadiak
candonvof[s
(7g57 )(orang
pintar
cendekia)Ada
pula
duaklausa
yang membentukdua
pengertian
yangsama. Contohnya;
'iauah
rantau
nvo tinoqakan (775g)lah
dakokrantau
nan nyo iaLanq(jauh rantau ia
tinggalkantelah dekat rantau
yangia jelang)
Pemakaian
frasa dan sinonim ini dijumpai pada setiap
kesempatan membicarakan benda
atau
ha1 yang bersangkut_an dengan permasalahan
di
atas.3,7.2 Katinat
Pemakaian
kalimat
dalamkaba
Gombang patuananberbeda dengan bahasa percakapan. susunan
kalimat
kabaJ
lebih kompleks. Satu
kalimatbeberapa anak
kalimat
penjelas;berbentuk frasa atau
klausa.contoh
di
bawah;Kalimat inti adalah
kalimatkalimat berikutnya
merupakanffiilTfi#,#"-t"il*#L 0
saz )ffiit
sff
t"i'i3,fl
" i:H:;s
-
i1';;;'i ;
melentur setiap
anak jen5dD9,sujud
menyembai,r.idadii:*"
inti dijelaskan
olehmasing-masingnya dapat
Hisalnya terlihat
padaPertama,
sedangkan empatanak kalimat
penjeLas.Larik-1arik itu
menunjukkan:(2) tempat asal turun,
(3)(1)
menyatakanraja turun,
arah tujuan turun,
(4) keadaanturun,
dan(5)
suasanasaat
turun.Berbeda dengan
kalimat di atas, kalimat berikut
menunjukkan
ciri yang
sama, hanya penempatan kalimatinti
yangberbeda. kalimat inti adalah kalimat
terak_hir.
g6# z62i)
dalam kul
qalam*gffi
=dalap !imbuna.nJaEk:bunqo .
baQak
lcdorg EeGuqL
ffitrffffiF#@nanpinoai.
Panqaduan (Halnyanan-kanEuiffing"duan, q1dungfu-
saTg soranq.E rai.
sedans
di
dalamrafrai-;t;lil;-',
dalam ketambu
tujun-fa;ti;;',
dalam
hiasan
suuing_Jriung, dalam timbunan Uunga-bungaan,bedak melumuri tuUufinia,
104
sedang
terbaring
tubuh semampai,sedang
terletak jemari
yang iraius,Pansaduan sedang
tidur ieoiang Aiiil.
Baris
pertama sampai keenam menjeraskanperihar
suasanaPangaduan
di
daram kamar,Baris ketujuh dan
kedelapanmenjelaskan keadaan
tidur
pangaduan, Semuaitu ditutup
dengan
kalimat inti
yang menyatakan ,,pangaduan sedangtidur
seorangdiri". cara
penempatankalimat inti di depan dengan
penempatankalimat inti di
belakang, merupakan perimbangan bentukvariasi kalimat.
Dalam baris,
Erda kecenderungan menempatkankon-stituen pusat di
depanbaris,
kemudiandiikuti
kon_stituen
pendamping.pola ini disebut pora
kalimatinversi.
pemakaiancara ini
dimaksudkandgar inti
permasalahan yang
dipentingkan
padasetiap barisr
ydngmenjadi pemikiran pencerita, dapat
disampaikan secaracepat. Bertolak dari inti
permasalahanini,
pencerita merangkaikalimatnya
denganfrasa atau klausa,
denganmemperhitungkan suku
kata
yang disesuaikan dengan irama1agu. Alasan kedua, kalimat inversi adalah
kalimatyuang berbeda
dari kalimat biasa.
perbedaanini
akanmencol0k perhatian pendengar, lebih ekspresif,
danmenarik. Konstituen pusat itu dapat
berupakata
verba,nomina, dan adjektiva. Dalam hal ini verba lebih
banyak.Jadi pola karimat ps (predikat subjek) rebih
mendominasi
kaba, Misalnya terlihat pada
rangkaiankalimat di
bawah:!t
Mano Salamaik
p+iqnq
Gombak, (7gg7)+engan
'l r v- 'ditineke* rume g@
ganbuik tabuah
gl-f@n@-Eyrpualran_
rl"al@
(Wahai Salamaik Fanjang-Gomb;f ,
jansantah lambat
neiiaiai_t;ili,
naikilah-rumah si
gulang_gulang,pukul
beduksi laringan,
kumpulkan
rakyat dalim negeri).
Bentuk
interjeksi (seru)
yangsering dipakai
dalamkaba
ini
hanyalahkata seru o. Kata ini dipakai
untuk mengungkapkanrasa
santun dan sayang. Misar.nya:Q nak kanduano nak panoaduan (O nak kandung nak pangaduan) Q
diak
kanduano Andam Dewi(0 dik
kandung Andam Dewi)Pemakaian
preposisi di
yangbervariasi
misalnya:qilo di
apo badandiri
(tZZ6)(gilo
Pada aPa badandiri) tibo
d;! molahdi
Sinan Gombanq(tiba
Padadiri
Sinan Gombang) mano Q=i cando Sinan Gombano(mana halnya Sinan Gombang)
Preposisi di dalam bahasa
Minangkabaubahasa
Indonesia, yaitu
menandai tempatsama
denganberada.
Tapi dalam kasusdi atas
menunjukkan penekanan padahar
atau keadaan' Kadang-kadang tempatprefik di (di)
daram kabaini diisi atau ditempati oleh prefik ba (ber).
Misal_nya:
Y
:
106
Indak
baoiliah
molahputi
(351)(tidak dipilifr
macamputi)
Dalam
kaba ini
ungkapanberlebihan
banyaksekali dijumpai. HaI ini
formula stereotip.
disebabkan pemakaian
paralelisme
danMisalnya bila
menceritakan negeriunsur-unsur berulang (Lora, Lg76:
bab1979: bab
3 ). perulangan itu
berupa yang pernahramai,
makatampillah
formula:di sinaa
d?ulu_uranq n=anrarni.
(L762) uransbaoiiak di ilpu kakj_- ,-'
uranq
(di situ
baaEu.dahutu;ra;s
qendeano U;hu:*yans ramai, orang bersentuhan bidangbihul,
Hal ini
umumnyamerupakan ciri kaba (phillips,
1981: rog
) seperti jugu dijumpai
dalampuisi oral
yugo-slavia (Lord, !973:34).
Untuk melukiskantokoh,
sikap,dan watak