• Tidak ada hasil yang ditemukan

aerah yang padat penduduk, karena dapat menggunakan “multiple latrine” yaitu

Dalam dokumen skenario 3 b1 kedkom (Halaman 39-52)

satu lubang penampungan tinja/tangki septik digunakan oleh beberapa jamban (satu lubang dapat menampung kotoran/tinja dari 3-5 jamban) Daerah pasang surut, tempat  penampungan kotoran/tinja hendaknya ditinggikan kurang lebih 60 cm dari permukaan

air pasang.

Siapa yang diharapkan menggunakan jamban?

Mengapa harus menggunakan jamban? a. Menjaga lingkungan bersih, sehat, dan tidak berbau.  b. Tidak mencemari sumber air yang ada disekitarnya.

c. Tidak mengundang datangnya lalat atau serangga yang dapat menjadi penular penyakit Diare, Kolera Disentri,Typus, kecacingan, penyakit saluran pencernaan, penyakit kulit, dan keracunan.

Apa saja syarat jamban sehat?

a. Tidak mencemari sumber air minum (jarak antara sumber air minum dengan lubang  penampungan minimal 10 meter)

 b. Tidak berbau.

c. Kotoran tidak dapat dijamah oleh serangga dan tikus. d. Tidak mencemari tanah sekitarnya.

e. mudah dibersihkan dan aman digunakan. f. Dilengkapi dinding dan atap pelindung. g. Penerangan dan ventilasi yang cukup.

h. Lantai kedap air dan luas ruangan memadai. i. Tersedia air, sabun, dan alat pembersih.

Bagaimana cara memelihara jamban sehat?

a. Lantai jamban hendaknya selalu bersih dan tidak ada genangan air.

 b. Bersihkan jamban secara teratur sehingga ruang jamban dalam keadaan bersih. c. Di dalam jamban tidak ada kotoran yang terlihat.

d. Tidak ada serangga,(kecoa,lalat,) dan tikus yang berkeliaran. e. Tersedia alat pembersih (sabun, sikat, dan air bersih).

f. Bila ada kerusakan, segera perbaiki.

Apa peran kader dalam membina masyarakat untuk memiliki dan menggunakan  jamban sehat?

a. Melakukan pendataan rumah tangga yang sudah dan belum memiliki serta menggunakan  jamban dirumahnnya.

 b. Melaporkan kepada pemerintah desa/kelurahan tentang jumlah rumah rumah tangga yang  belum memiliki jamban sehat.

c. Bersama pemerintah desa/kelurahan dan tokoh masyarakat setempat berupaya untuk  menggerakan masyarakat untuk memiliki jamban.

d. Mengadakan arisan warga untuk membangun jamban sehat secara bergilir.

e. Menggalang dunia usaha setempat untuk member bantuan dalam penyediaan jamban sehat.

f. Memanfaatkan setiap kesempatan di desa/kelurahan untuk memberi penyuluhan tentang  pentingnya memiliki dan menggunakan jamban sehat, misalnya melalui penyuluhan kelompok di posyandu, pertemuan kelompok Dasa Wisma, arisan, pengajian, pertemuan desa/kelurahan, kumjungan rumah dan lain-lain.

g. Meminta bantuan petugas Puskesmas setempat untuk memberikan bimbingan teknis tentang cara-cara membuat jamban sehat yang sesuai dengan situasi dan kodisi daerah setempat.

Memberantas Jentik Dirumah Sekali Seminggu

Mengapa harus memberantas jentik di rumah? Agar rumah bebas jentik.

Apa itu rumah bebas jentik? Rumah bebas jentik adalah rumah tangga yang setelah dilakukan  pemeriksaan jentik secara berkala tidak terdapat jentik nyamuk.

Apa itu pemeriksaan jentik berkala (PJB)?

Adalah pemeriksaan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk (tempat-tempat penampungan air) yang ada didalam rumah seperti bak mandi/WC, vas bunga, tatakan kulkas, dll dan diluar  rumah seperti talang air, alas pot kembang, ketiak daun, lubang pohon, pagar bambu, dll yang dilakukan secara teratur sekali dalam seminggu.

Siapa yang melakukan Pemeriksaan Jentik Berkala? a. Anggota rumah tangga

 b. Kader 

c. Juru pemantau jentik (Jumatik) d. Tenga pemeriksa jentik lainnya.

Apa yang pelu dilakukan agar Rumah Bebas Jentik?

a. Lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3 M plus (Menguras, Menutup, Mengubur, plus Menghindari gigitan nyamuk).

 b. PSN merupakan kegiatan memberantas telur, jentik, dan kepompong nyamuk penular   berbagai penyakit seperti Demam Berdarah Dengue, Chikungunya, Malaria, Filariasis (kaki

gajah) di tempat-tempat perkembangannya.

3 M Plus adalah tiga cara plus yang dilakukan pada saat PSN yaitu:

1. Menguras dan menyikat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi, tatakan kulkas, tatakan pot kembang dan tempat air minum burung.

2. Menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti lubang bak control, lubang pohon, lekukan-lekukan yang dapat menampung air hujan.

3. Mengubur ataumenyingkirkan barang-barang bekas yang dapat menampung air seperti  ban bekas, kaleng bekas, plastik-plastik yang dibuang sembarangan (bekas botol/gelas akua,  plastik kresek, dll).

Plus Menghindari gigitan nyamuk, yaitu: a. Menggunakan kelambu ketika tidur.

 b. Memakai obat yang dapat mencegah gigitan nyamuk, misalnya obat nyamuk ; bakar, semprot, oles/usap ke kulit, dll.

c. Menghindari kebiasaan menggantung pakaian didalam kamar. d. Mengupayakan pencahayaan dan ventilasi yang memadai e. Memperbaiki saluran talang air yang rusak 

f. Menaburkan larvasida (bubuk pembunuh jentik) di tempat-tempat yang sulit dikuras misalnya di talang air atau di daerah sulit air.

g. Memilihara ikan pemakan jentik di kolam/bak penampung air, misalnya ikan cupang, ikan nila, dll.

h. Menanam tumbuhan pengusir nyamuk misalnya, Zodia,Lavender,Rosemerry, dll.

Apa manfaat Rumah Bebas Jentik?

a. Populasi nyamuk menjadi terkendali sehingga penularan penyakit dengan perantara nyamuk dapat dicegah atau dikurangi.

 b. Kemungkinan terhindar dari berbagai penyakit semakin besar seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Malaria, Cikungunya atau kaki gajah.

c. Lingkungan rumah menjadi bersih dan sehat.

Bagaimana cara Pemeriksaan Jentik Berkala?

a. Mengunjungi setiap rumah tangga yang ada di wilayah kerja untuk memeriksa tempat yang sering menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk/tempat penampungan air di dalam dan di luar rumah serta memberikan penyuluhan tentang PSN kepada anggota rumah tangga.  b. Menggunakan senter untuk melihat keberadaan jentik.

c. Jika ditemukan jentik, anggota rumah tangga diminta untuk ikut. Menyaksikan/melihat  jentik, kemudian langsung dilanjutkan dengan PSN kepada anggota rumah tangga

d. Mencatat hasil pemeriksaan jentik pada Kartu Jentik Rumah (kartu yang ditinggalkan di rumah) dan pada formulir pelaporan ke puskesmas.

Peran kader dalam membina rumah tangga agar menciptakan Rumah Bebas Jentik?

Memanfaatkan setiap kesempatan di desa/kelurahan untuk memberikan penyuluhan tentang PSN dan PJB, misalnya melalui penyuluhan kelompok diposyandu, pertemuan kelompok Dasa Wisma, arisan, pengajian, pertemuan desa/kelurahan, kunjungan rumah dan melalui media cetak  (poster, slebaran, spanduk).

a. Bersama pemerintah desa/kelurahan tokoh masyarakat setempat menggerakan masyarakat untuk melakukan PSN dan PJB.

 b. Melakukan pemeriksaan jentik berkala secara teratur setiap minggu dan mencatat angka  jentik yang ditemukan pada Kartu Jentik Rumah.

c. Mengumpulkan data angka bebas jentik dari setiap rumah tangga yang ada di wilayah kerja dan melaporkan secara rutin kepada puskesmas terdekat untuk mendapat tindak lanjut  penanganan bila terjadi masalah/kasus.

d. Menginformasikan angka jentik yang ditemukan kepada setiap rumah tangga yang dikunjungi sekaligus memberikan penyuluhan agar tetap melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin dan menegur secara baik apabila masih terdapat jentik nyamuk.

Makan Sayur Dan Buah Setiap Hari

Siapa yang diharapkan makan sayur dan buah?

Setiap anggota rumah tangga mengkonsunsi minimal 3 porsi buah dan 2 porsi sayuran atau sebaiknya setiap hari. Mengapa kita harus makan sayuran dan buah? Makan sayur dan buah setiap hari sangat penting, karena:

a. Mengandung vitamin dan mineral, yang mengatur pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh.  b. Mengandung serat yang tinggi.

Apa manfaat vitamin yang ada di dalam sayur dan buah? a. Vitamin A untuk pemeliharaan kesehatan mata

 b. Vitamin D untuk kesehatan tulang

c. Vitamin E untuk kesuburan dan awet muda d. Vitamin K untuk pembekuan darah

e. Vitamin C meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi f. Vitamin B mencegah penyakit beri-beri

g. Vitamin B12 meningkatkan nafsu makan.

Apa manfaat serat yang ada di dalam sayur dan buah?

Serat adalah makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang sangat berfungsi untuk  memelihara usus. Serata tidak dapat dicerna oleh pencernaan sehingga serat tidak menghasilkan tenaga dan dibuang melalui tinja. Serat tidak untuk mengenyangkan tetapi dapat menunda  pengosongan lambung sehingga orang menjadi tidak cepat lapar.

Manfaat makanan berserat, yaitu: a. Mencegah Diabetes .

 b. Melancarkan buang air besar. c. Menurunkan berat badan.

d. Membantu proses pembersihan racun (detoksifikasi)

e. Membuat awet muda. f. Mencegah kanker 

g. Memperindah kulit, rambut dan kuku.

h. Membantu mengatasi Anemia (kurang darah)

i. Membantu perkembangan bakteri yang baiok dalam usus.

Berapa banyak sayur dan buah dalam sehari harus kita makan?

Sayur harus dimakan 2 porsi setiap hari, dengan ukuran satu porsi sama dengan satu mangkuk  sayuran segar atau setengah mangkuk sayuran matang. Sebaiknya sayuran dimakan segar atau dikukus, karena jika direbus cenderung melarutkan vitamin dan mineral. Buah-buahan harus dimakan 2-3 kali sehari. Contohnya, setiap kali makan setengah mangkuk buah yang diiris, satu gelas jus atau satu buah jeruk, apel, jambu biji atau pisang. Makanlah berbagai macam buah karena akan memperkaya variasi zat gizi yang terkandung dalam buah.

Sayur dan buah seperti apa yang bagus kita makan?

Semua sayur bagus dimakn, terutama sayuran yang berwarna (hijau tua, kuning, dan oranye) seperti bayam, kangkung, daun katuk, wortel, selada hijau atau daun singkong. Semua buah  bagus untuk dimakan, terutama yang berwarna (merah, kuning) seperti mangga, papaya, jeruk,  jambu biji atau apel lebih banyak kandungan vitamin dan mineral serta seratnya. Pilihan buah dan sayur yang bebas pestisida dan zat berbahaya lainnya. Biasanya cirri-ciri sayur dan buah yang baik ada sedikit lubang bekas dimakan ulat dan tetap segar.

Bagaimana mengolah sayur dan buah dengan tidak merusak atau mengurangi kandungan gizinya?

Konsumsi sayur dan buah yang tidak merusak kandungan gizinya adalah dengan memakannya dalam keadaan mentah atau dikukus. Direbus dengan air akan melarutkan beberapa vitamin dan mineral yang terkandung dalam sayur dan buah tersebut. Pemanasan tinggi akan menguraikan  beberapa vitamin seperti vitamin C.

Bagaimana peran keluarga untuk menanamkan Kebiasaan makan sayur dan buah? a. Memanfaatkan pekarangan dengan menanam sayur dan buah.

 b. Menyediakan sayur dan buah setiap hari di rumah dengan harga terjangkau.

c. Perkenalan sejak dini kepada anak kebiasaan makan sayur dan buah pagi, siang, dan malem

d. Memanfaatkan setiap kesempatan di rumah untuk mengingatkan tentang pentingnya makan sayur dan buah.

Melakukan Aktifitas Fisik Setiap Hari

Siapa yang diharapkan melakukan aktivitas fisik?

Adalah anggota keluarga melakukan aktivitas fisik 30 menit setiap hari.

Apa itu aktivitas fisik?

Aktivitas fisik adalah melakukan pergerakan anggota tubuh yang menyebabkan pengeluaran tenaga yang sangat penting bagi pemeliharaan kesehatan fisik, mental dan mempertahankan kualitas hidup agar tetap sehat dan bugar sepanjang hari.

Apa jenis aktivitas fisik yang dapat dilakukan?

a. Bisa berupa kegiatan sehari-hari, yaitu: berjalan kaki, berkebun, kerja tana, mencuci  pakaian, mencuci mobil, mengepel lantai, naik turun tangga, membawa belanjaan.

 b. Bisa berupa olah raga, yaitu: push up, lari ringan, bermain bola, berenang, senam,  bermain tenis, yoga, fitness, angkat beban/berat.

 b. Berapa lama seseorang perlu melakukan aktivitas fisik setiap hari?

a. Aktivitas fisik dilakukan secara teratur paling sedikit 30menit dalam sehari, sehingga dapat menyehatkanjantung, paru-paruserta alat tubuh lainnya.

 b. Jika lebih banyak waktu yang di gunakan untuk beraktivitas fisik maka manfaat yang di  peroleh juga lebih banyak 

c. Jika kegiatan ini di lakukan setiap hari secara teratur maka dalam waktu 3 bulan kedepan akan terasa hasilnya.

Bagaimana cara melakukan aktifitas yang benar ?

a. Lakukan secara bertahap hingga mencapai 30 menit.jika belum terbiasa dapat di mulai dengan beberapa menit setiap hari dan di tingkatkan secara bertahap.

 b. Lakukan aktivitas fisik sebelum makan atau 2 jam sesudah makan. c. Awali aktivitas fisik dengan pemanasan dan peregangan.

d. Lakukan gerakan ringan dan perlahan ditingkatkan sampai sedang.

e. Jika sudah terbiasa melakukan aktivitas tersebut, lakukan secara rutin paling sedikit 30 menit setiap hari.

Apa keuntungan melakukan aktivitas fisik secara teratur ?

a. terhindar dari penyakit jantung, stroke, osteoporosis, kanker, tekanan darah tinggi, kencing manis, dll.

 b. Berat badan terkendali

c. Otot lebih lentur dan tulang lebih kuat d. Bentuk tubuh menjadi bagus

e. Lebih percaya diri

f. Lebih bertenaga dan bugar 

g. Secara keseluruhan keadaan kesehatan menjadi lebih baik  Beberapa tips dalam beraktivitas fisik :

a. Jalan cepat : perlu sepatu yang lebih enak di pakai agar kaki nyaman dan sehat, apalagi untuk berjalan ke ke kantor atau naik tangga.

 b. Rrenang, lakukan renang secepat mungkin dengan nafas yang dalam.

Apa peran keluarga dan kader untuk mendorong anggota keluarga melakukan aktivitas fisik setiap hari ?

a. Manfaatkan setiap kesempatan di rumah untuk mengingatkan tentang pentingnya melakukan akytivitas fisik.

 b. Bersama anggota keluarga sering melakukan kegiatan fisik secara bersama, misalnya kalan pagi bersama, membersihkan rumah secara bersama-sama, dll.

c. Ada pembagian tugas untuk membersihkan rumah atau melaksanakan pekerjaan di rumah.

d. Kader mendorong lingkungan tempat tinggal untuk menyediakan fasilitas olahraga dan tempat bermain untuk anak.

e. Kader memberikan penyuluhan tentang pentingnya melakukan aktivitas fisik.

Tidak merokok di dalam rumah

Siapa yang di harapkan tidak merokok di dalam rumah ? Setiap anggota keluarga tidak boleh merokok di dalam rumah.

Mengapa harus tidak merokok ? Rokok ibarat pabrik bahan kimia. Dalam satu  batang rokok yang di hisap akan di keluarkan sekitar 4.000 bahan kimia berbahaya,

diantanya yang paling berbahaya adalah Nikotin, Tar, dan Carbon monoksida (CO). a.  Nikotin menyebabkan ketagihan dan merusak jantung dan aliran darah.

 b. Tar menyebabkan kerusakan sel paru-paru dan kanker.

c. CO menyebabkan berkurangnya kemampuan darah membawa oksigen, sehingga sel-sel tubuh akan mati.

Apa itu dengan perokok aktif dan perokok pasif?

a. Perokok aktifadalah orang yang mengkonsumsi rokok secara rutin dengan sekecil apapun walaupun itu Cuma 1 batang dalam sehari. Atau orang yang menghisap rokok walau walau tidak rutin sekalipun atau hanya sekedar coba-coba dan cara menghisap rokok Cuma sekedar  menghembuskan asap walau tidak diisap masuk ke dalam paru-paru.

 b. Perokok pasifadalah orang yang bukan perokok tapi menghirup asap rokok orang lain atau orang yang berada dalam satu ruangan tertutup dengan orang yang sedang merokok. c. Rumah adalah tempat berlindung, termasuk dari asap rokok. Perokok pasif harus berani menyuarakan haknya tidak menghirup asap rokok.

Apa bahaya perokok aktif dan perokok pasif? a. Menyebabkan kerontokan rambut

 b. Gangguan pada mata, seperti katarak.

c. Kehilangan pendengaran lebih awal dibanding bukan perokok.

d. Menyebabkan paru-paru kronis. e. Merusak gigi dan menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.

f. Menyebabkan stroke dan serangan  jantung.

g. Tulang lebih mudah patah. h. Menyebabkan kanker kulit.

i. Menyebabkan kemandulan dan impotensi.

 j. Menyebabkan kanker rahim dan keguguran.

Bagaimana cara berhenti merokok?

Ada 3 cara untuk berhenti merokok, yaitu Berhenti Seketika, Menunda, dan Mengurang. Hal yang paling utama adalah niat dan tekad yang bulat untuk melaksanakan cara tersebut:

a. Seketika Cara ini merupakan upaya yang paling berhasil. Bagi perokok berat, mungkin  perlu bantuan tenaga kesehatan untuk mengatasi efek ketagihan karena rokok mengandung

zat Adiktif.

 b. Menunda Perokok dapat menunda menghisap rokok pertama 2 jam setiap hari sebelumnya dan selama 7 hari berturut-turut.

c. Mengurangi Jomlah rokok yang diisap setiap hari dikurangi secara berangsur-angsur  dengan jumlah yang sama sampa 0 batang pada hari ke 7 atau yang ditetapkan. Misalnya dalam sehari-hari seorang perokok menghabiskan 28 batang rokok maka Si perokok dapat merencanakan pengurangan jumlah rokok selama 7 hari dengan jumlah pengurangan sebanyak 4 batang sehari.

Apa peran keluarga dan kader untuk menciptakan Rumah Tanpa Asap Rokok? a. Memberikan penyuluhan tentang pentingnya perilaku tidak merokok kepada seluruh anggota keluarga.

 b. Menggalang kesepakatan keluarga umtuk mwnciptakan Rumah Tanpa Asap Rokok. c. Menegur anggoata rumah tangga yang merokok di dalam rumah.

d. Tidak memberi dukungan kepada orang yang merokok dalam bentuk apapun, antara lain dengan tidak memberikan uang untuk membeli rokok,tidak memberikan kesempatan siapa  pun untuk merokok di dalam rumah, tidak menyediakan asbak.

e. Tidak menyuruh anaknya membelikan rokok untuknya.

f. Orang tua bisa menjadi panutan dalam perilaku tidak merokok.

g. Melarang anak tidak merokok bukan karena alasan ekonomi, tetapi justru karena alas an kesehatan.

2. PHBS di Sekolah

PHBS di Sekolah adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat.

Manfaat

Terciptanya sekolah yang bersih dan sehat, sehingga siswa, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah terlindung dari berbagai ancaman dan gangguan penyakit.

Meningkatnya semangat proses belajar mengajar yang berdampak pada prestasi  belajar siswa.

Citra sekolah sebagai institusi pendidikan semakin meningkat sehingga mampu menarik minat orang tua.

Meningkatnya citra pemerintah daerah di bidang pendidikan.

Ada beberapa indikator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS di sekolah yaitu : 1. Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan menggunakan sabun

2. Mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah 3. Menggunakan jamban yang bersih dan sehat 4. Olahraga yang teratur dan terukur 

5. Memberantas jentik nyamuk  6. Tidak merokok di sekolah

7. Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap 6 bulan 8. Membuang sampah pada tempatnya

3. PHBS di Institusi Kesehatan

PHBS di Institusi Kesehatan adalah upaya untuk memberdayakan  pasien, masyarakat pengunjung dan petugas agar tahu, mau dan mampu untuk mempraktikkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dan berperan aktif dalam mewujudkan Institusi Kesehatan Sehat dan mencegah  penularan penyakit di institusi kesehatan.

Manfaat

Pasien memperoleh pelayanan kesehatan di institusi kesehatan yang sehat

Pasien terhindar dari penularan penyakit

Mempercepat proses penyembuhan penyakit bagi pasien

Meningkatkan citra sebagai institusi kesehatan yang baik 

Ada beberapa indikator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS di Institusi Kesehatan yaitu:

1. Menggunakan air bersih 2. Menggunakan Jamban

3. Membuang sampah pada tempatnya 4. Tidak merokok di institusi kesehatan 5. Tidak meludah sembarangan

6. Memberantas jentik nyamuk 

4. PHBS di Tempat Kerja

PHBS di Tempat kerja adalah upaya untuk memberdayakan para  pekerja agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup  bersih dan sehat serta berperan aktif dalam mewujudkan Tempat Kerja

Sehat. Manfaat

Produktifitas pekerja meningkat yang berdampak pada peningkatan penghasilan

Pengeluaran biaya rumah tangga hanya untuk meningkatkan taraf hidup bukan untuk biaya berobat

Meningkatnya citra tempat kerja yang positif 

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Tempat kerja antara lain : 1. Tidak merokok di tempat kerja

2. Membeli dan mengkonsumsi makanan dari tempat kerja 3. Melakukan olahraga secara teratur/aktifitas fisik 

4. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun sebelum makan dan sesudah BAB dan BAK  5. Memberantas jentik nyamuk di tempat kerja

6. Menggunakan air bersih

7. Menggunakan jamban saat buang air kecil dan besar  8. Membuang sampah pada tempatnya

9. Mempergunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai jenis pekerjaan

5. PHBS di Tempat

 – 

Tempat Umum

PHBS di Tempat - tempat Umum adalah upaya untuk memberdayakan masyarakat pengunjung dan pengelola tempat - tempa t umu m agar  tahu, mau dan mampu untuk mempraktikkan PHBS dan berperan aktif  dalam mewujudkan tempat - tempat Umum Sehat.

Tempat - tempat Umum adalah sarana yang diselenggarakan oleh  pemerintah/swasta, atau perorangan yang digunakan untuk kegiatan  bagi masyarakat seperti sarana pariwisata, transportasi, sarana ibadah,

sarana perdagangan dan olahraga, rekreasi dan sarana sosial lainnya. Manfaat

Masyarakat menjadi lebih sehat dan tidak mudah sakit

Masyarakat mampu mengupayakan lingkungan sehat, mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan yang dihadapi

Lingkungan di sekitar TTU menjadi lebih bersih, indah dan sehat sehingga meningkatkan citra tempat umum

Meningkatkan pendapatan TTU akibat meningkatnya kunjungan pengguna TTU Ada beberapa indikator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS di Tempat - Tempat Umum yaitu :

1. Menggunakan air bersih 2. Menggunakan jamban

4. Tidak merokok di tempat umum 5. Tidak meludah sembarangan 6. Memberantas jentik nyamuk 

4. M emahami gaya hi dup pada anak yang ti dak mencer min kan gaya hidu p sehat 

Lalu kebiasaan buruk apa saja yang orang tua ajarkan secara tidak langsung atau tanpa mereka sadari

1. Melewatkan sarapan

Melewatkan sarapan telah lama diketahui menghambat perkembangan dan kemampuan  belajar seorang anak. Sebab tanpa sarapan yang penting itu, kadar gula darah anak akan tetap

rendah sehingga menyebabkan kelelahan, kelesuan, kurangnya konsentrasi di kelas, mudah tersinggung, performa kerja yang buruk dan peningkatan kecenderungan untuk melakukan kesalahan saat mengerjakan tugas atau tes.

Tak sarapan juga telah lama dikaitkan dengan obesitas pada anak-anak karena remaja dan anak-anak yang tidak melakukannya akan cenderung mengonsumsi makanan tak sehat seperti makanan cepat saji, keripik, permen dan cokelat dalam rangka meningkatkan energi mereka. Solusi:

Meski setiap pagi, rumah akan selalu dipenuhi dengan kepanikan sebelum berangkat  beraktivitas, penting untuk meluangkan waktu beberapa menit untuk sarapan singkat. Tak perlu dengan menu yang lengkap, cukup kombinasikan protein dan karbohidrat (seperti sereal berserat tinggi dan susu rendah lemak; atau roti gandum panggang dan telur rebus). Jangan lupa juga tambahkan buah.

2. Kurang makan buah dan sayur 

Buah-buahan dan sayur-sayuran sarat dengan nutrisi super. Berbagai studi telah menunjukkan bagaimana besarnya manfaat mengonsumsi sedikitnya lima porsi buah dan sayur  sehari dapat menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko penyakit jantung, stroke hingga

Dalam dokumen skenario 3 b1 kedkom (Halaman 39-52)

Dokumen terkait