• Tidak ada hasil yang ditemukan

Agreements Related to Grissik - Duri Pipeline - Transgasindo (continued)

Dalam dokumen Penyampaian Laporan Keuangan Tahunan [PGAS ] (Halaman 111-114)

PEMBAGIAN LABA

6. Agreements Related to Grissik - Duri Pipeline - Transgasindo (continued)

Tanah yang dipinjam dan digunakan, kecuali Tanah Negara, masih berstatus tanah yang dikuasai dan/atau dimiliki oleh Perusahaan sampai pada saat kepemilikan dan/atau hak atas tanah

tersebut diserahkan kepada

Transgasindo, atau dalam hal Tanah Negara, sampai perjanjian peminjaman dan penggunaan tanah tersebut dialihkan kepada Transgasindo. Perjanjian ini berlaku selama tiga tahun atau sampai pada saat pelaksanaan penyerahan hak milik atau perjanjian pengalihan, mana yang lebih dulu, yang dapat diperpanjang sampai saat penyampaian permohonan yang tidak melebihi waktu satu bulan sebelum tanggal berakhirnya perjanjian ini.

The borrowed and used land, except the State Land, will still have the status of land acquired and/or owned by the Company until such time as the land title

and/or rights is transferred to

Transgasindo, or in respect of the State

Land, until the borrow and use

agreements are novated to Transgasindo. This agreement is valid for a term of the earlier three years or the execution of the deed of transfer of title and the novation agreement, which can be extended by submission of the application not later than one month prior to the expiration of this agreement.

Pada tanggal 13 September 2002, Perusahaan membuat Perubahan Perjanjian terhadap Perjanjian Pinjam Pakai Tanah (Amendment of the Borrow

and Use of Land Agreement) dengan

Transgasindo untuk memasukkan tanah, yang sertifikat tanahnya akan atau sedang diajukan oleh Perusahaan, dan Tanah Negara dengan luas sekitar 135 hektar. Setelah penyerahan semua hak atas tanah dan/atau sertifikat hak milik atas tanah (kecuali Tanah Negara), Transgasindo harus membayar harga tanah tersebut sebesar USD5.200.000 kepada Perusahaan. Jumlah ini akan menjadi piutang dalam bentuk dan dengan penyerahan wesel bayar kepada Perusahaan sesuai dengan Perjanjian Wesel Bayar Tanah Grissik - Duri (Grissik

- Duri Land Promissory Note Agreement).

Perjanjian ini akan berakhir pada saat pelaksanaan penyerahan hak atas tanah dan perjanjian novasi. Pada tanggal 31 Desember 2006, Transgasindo telah membukukan tanah yang sertifikat tanahnya sudah atas nama Transgasindo sejumlah USD3.400.000.

On September 13, 2002, the Company entered into the Amendment of the Borrow and Use of Land Agreement with Transgasindo to also include the land, which land certificates will be or is being applied by the Company, and State Land, which are approximately 135 hectars. Upon transfer of all titles and/or title certificates of the land (except the State Land), Transgasindo shall pay the Company the price of the land amounting to USD5,200,000. This will be receivable in the form of and by delivering to the Company promissory notes pursuant to the Grissik - Duri Land Promissory Note Agreement. This agreement is valid for a term up to the execution of the deed of

transfer of title and the novation

agreement. As of December 31, 2006, the Transgasindo has recorded the land wherein the certificates are under the

Transgasindo’s name totalling to

31. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING (lanjutan) 31. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)

6. Perjanjian yang Berkaitan dengan Jaringan Pipa Grissik - Duri - Transgasindo (lanjutan)

6. Agreements Related to Grissik - Duri Pipeline - Transgasindo (continued)

Pada tanggal 2 Juni 2004, Perusahaan membuat Perubahan Perjanjian terhadap Perjanjian Pinjam Pakai Tanah

(Amendment to Agreement on Borrow and

Use of Land) dengan Transgasindo di

antaranya perubahan terhadap

konsideran dengan menambah

konsideran C, perubahan definisi Tanah Negara, perubahan pasal 8 mengenai jangka waktu perjanjian, perubahan pasal 9 mengenai pengakhiran perjanjian dan perubahan Lampiran A mengenai deskripsi tanah.

On June 2, 2004, the Company entered into the Amendment to Agreement on

Borrow and Use of Land with

Transgasindo, covering among others, amendment of the recital by inserting recital C, amendment of State Land definitions, amendment of article 8 regarding term of agreement, amendment of article 9 regarding termination of the

agreement and amendment of

Attachment A regarding description of lot of lands.

c. Perjanjian Novasi (Novation Agreement) untuk penyerahan hak dan kewajiban Perusahaan kepada Transgasindo sesuai Perjanjian Pengangkutan Gas (Gas

Transportation Agreement atau GTA)

antara Perusahaan, Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara (PT Pertamina (Persero)) dan ConocoPhillips (Grissik) Ltd. (ConocoPhillips) tanggal 29 September 1997 dan Revisi Prosedur Penyaluran Gas (Revised Gas Delivery Procedures) antara Perusahaan, ConocoPhillips, Pertamina dan PT Caltex Pacific Indonesia (Caltex) tanggal 21 Desember 2000.

c. Novation Agreement for the novation of the Company’s rights and obligations to

Transgasindo under the Gas

Transportation Agreements (GTA)

entered into by the Company,

Perusahaan Pertambangan Minyak dan

Gas Bumi Negara (PT Pertamina

(Persero)) and ConocoPhillips (Grissik)

Ltd. (ConocoPhillips) dated

September 29, 1997 and the Revised Gas Delivery Procedures entered into by the Company, ConocoPhillips, Pertamina and PT Caltex Pacific Indonesia (Caltex) dated December 21, 2000.

Perjanjian Novasi (Novation Agreement) untuk penyerahan hak dan kewajiban Perusahaan kepada Transgasindo sesuai dengan Perjanjian Pengangkutan Gas II

(Second Trans-Central Sumatera Gas

Pipeline System Gas Transportation

Agreement) antara Perusahaan dan

ConocoPhillips tanggal 21 Desember 2000.

Novation Agreement to novate the Company’s rights and obligations to Transgasindo under the Second Trans-Central Sumatera Gas Pipeline System Gas Transportation Agreement entered into by the Company and ConocoPhillips dated December 21, 2000.

31. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING (lanjutan) 31. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)

6. Perjanjian yang Berkaitan dengan Jaringan Pipa Grissik - Duri - Transgasindo (lanjutan)

6. Agreements Related to Grissik - Duri Pipeline - Transgasindo (continued)

Berdasarkan GTA, Jaringan Pipa Transmisi Grissik - Duri yang diperoleh Transgasindo dari Perusahaan melalui Perjanjian Pengalihan Aset, digunakan untuk menyalurkan gas bumi yang dipasok oleh ConocoPhillips ke Caltex sebagai pengganti minyak mentah dari Caltex ke ConocoPhillips. Perjanjian ini berlaku sampai dengan tahun 2021. Jika ConocoPhillips gagal menyerahkan gas sesuai ketentuan GTA di atas, ConocoPhillips akan dikenakan kewajiban

ship-or-pay, yang mana berlaku make-up

rights, di mana ConocoPhillips menerima

pengurangan sejumlah tertentu atau sebaliknya dibayar jika kuantitas ship-or-pay terpenuhi. Dengan demikian,

Transgasindo mencatat biaya

pengangkutan yang berkaitan dengan pengaturan ship-or-pay ini sebagai kewajiban tergantung pada make-up

rights (Catatan 13).

Under the GTAs, the Grissik - Duri

Transmission Pipeline, which was

acquired by Transgasindo from the Company under the Asset Transfer Agreement, is used to transport the natural gas supplied by ConocoPhillips to Caltex in exchange for crude oil from Caltex to ConocoPhillips. This agreement is valid until 2021. If ConocoPhillips fails to deliver gas quantities under the above GTA's, ConocoPhillips shall have a ship-or-pay obligation, which is subject to

make-up rights, i.e., ConocoPhillips

receives a credit against certain amounts otherwise paid or owed if the ship-or-pay

quantity is met. Accordingly,

Transgasindo records the related toll fees from this ship-or-pay arrangement as liabilities subject to make-up rights (Note 13).

d. Pada tanggal 12 November 2002, Perusahaan, Transgasindo, dan Transasia mengadakan Perjanjian Pengalihan Aset (Asset Transfer

Agreement) di mana Perusahaan akan

membangun, menjual, dan menyerahkan tambahan Fasilitas Kompresor Duri untuk Jaringan Pipa Transmisi Grissik - Duri dan Jaringan Pipa Transmisi Grissik - Singapura (secara bersama-sama disebut sebagai "Aset") dengan harga pembelian sebesar USD470.000.000 pada tanggal penyerahan, sesuai dengan syarat dan kondisi dan perjanjian lain antara Perusahaan dan pihak ketiga yang terkait dengan, dan yang diperlukan untuk, kepemilikan, operasi, pemeliharaan, dan perbaikan aset.

d. On November 12, 2002, the Company, Transgasindo and Transasia entered into an Asset Transfer Agreement wherein the Company wishes to construct, sell, and

deliver additional Duri Compression

Facilities for the Grissik - Duri Pipeline and the Grissik - Singapore Pipeline (collectively referred to as ’‘Assets”) at the

purchase price amounting to

USD470,000,000 at the transfer date, subject to the terms and conditions and any arrangements entered into by and between the Company and third parties that relate to, and are necessary for, the ownership, operation, maintenance, and repair of the assets.

31. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING (lanjutan) 31. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)

7. Perjanjian yang Berkaitan dengan Jaringan

Dalam dokumen Penyampaian Laporan Keuangan Tahunan [PGAS ] (Halaman 111-114)