• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III : AKUNTABILITAS KINERJA2013

BAB 3 AKUNTABILITAS KINERJA 2013

3.1 AKUNTABILITAS KINERJA

Dalam laporan Akuntabilitas Kinerja ini ditampilkan pencapaian kinerja PPF– LIPI selama tahun 2013. Capaian kinerja 2013 tersebut diperbandingkan dengan Penetapan Kinerja 2013 sebagai tolok ukur keberhasilan tahunan PPF-LIPI. Analisis atas capaian kinerja terhadap rencana kinerja ini digunakan untuk mengidentifikasikan sejumlah permasalahan kinerja untuk dijadikan sebagai perencanaan kinerja di tahun 2014.

PPF-LIPI telah membuat Penetapan Kinerja di tahun 2013 secara berjenjang sesuai dengan kedudukan dan Tugas dan Fungsi yang ada, sebagai tolok ukur evaluasi akuntabilitas kinerja pada akhir tahun 2013, yang disusun berdasarkan Rencana Kinerja Tahun 2013 yang telah ditetapkan. Tingkat capaian kinerja PPF-LIPI tahun 2013 dilakukan dengan cara membandingkan antara target dan realisasi masing-masing indikator kinerja. Rincian Tingkat Capaian Kinerja PPF-LIPI Tahun 2013, dapat dilihat pada Tabel 7.

Tabel 7. Tingkat Capaian Kinerja PPF-LIPI Tahun 2013

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi %

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Meningkatnya kualitas pengetahuan para peneliti yang diukur dari peningkatan pendidikan dan jenjang pada jabatan fungsional

a. Jumlah SDM yang

menyelesaikan pendidikan

5 orang 5orang 100 b. Jumlah SDM yang naik

Jabatan Fungsional

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi %

(1) (2) (3) (4) (5)

2. Meningkatnya hasil dan penelitian yang diukur dari peningkatan jumlah publikasi dan HKI

a. Jumlah publikasi ilmiah Nasional

33 buah 29 buah 88 b. Jumlah publikasi ilmiah

Internasional

8buah 13buah 160 c. Jumlah publikasi Prosiding

ilmiah Nasional

30 buah 76 buah 253 d. Jumlah publikasi Prosiding

ilmiah Internasional

15 buah 21 buah 140,0 JUMLAH HKI

i. Jumlah Paten 4 Paten 3 paten5) 75,0 j. Jumlah Desain Industri - - - k. Jumlah Merk/Nama

Dagang

- - -

l. Jumlah Hak Cipta - - -

3. Meningkatnya kreativitas dalam menciptakan iptek yang bernilai ekonomis yang diukur dari jumlah hasil yang dipakai

a. Jumlah Contoh Produk Yang Digunakan Masyarakat

3 buah 5 buah 166,7 b. Jumlah HKI Yang Digunakan

Masyarakat

- - -

4. Memperkuat jaringan antara Pusat Penelitian Fisika dengan industri dan pihak terkait lainnya dalam meningkatkan adopsi inovasi yang diukur dari jumlah kerja sama

a. Jumlah Kerjasama 3 kali 10 kali 333,3

5. Tersedianya timbangan ilmiah dan Rekomendasiii untuk menjawab isu nasional a. Jumlah Dokumen Rekomendasi/Kebijakan - - - 6 Meningkatnya perilaku “rasional” dalam masyarakat melalui terdiseminasinya informasi teknologi hasil litbang ke masyarakat/ industri a. Jumlah Keikutsertaan pameran 2 kali 4 kali 200,0 7 Meningkatnya akses terhadap pengetahuan yang diukur dari frekuensi interaksi dan

a. Jumlah keikut sertaan dalam kegiatan pemasyaran iptek / seminar

25 kali 64 kali 256,0

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi %

(1) (2) (3) (4) (5)

jumlah keikutsertaan dalam aktivitas ilmiah nasional, regional dan internasional.

Seminar, Workshop

8 Meningkatnya peran LIPI dalam pergaulan dunia internasional melalui peningkatan kerjasama Pusat Penelitian Fisika dengan lembaga litbang dan perguruan tinggi dari Negara lain, dan ikut serta dalam organisasi dan berbagai pertemuan ilmiah regional dan internasional

a. Jumlah keikutsertaan dalam organisasi

3 kali 7 kali 233,3

9 Tersedianya Sarana dan Prasarana kegiatan penelitian yang memenuhi kebutuhan

a. Jumlah sarana dan prasarana

1 paket 1 paket (23 unit)

100

10 Terwujudnya Tata Kelola Organisasi yang Baik (Good Corporate Governance) yang dapat diukur dengan

terlaksananya perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan kegiatan yang berkualitas dan akuntabel yang tertib dan taat azas

a. Jumlah Laporan Administrasi

1 paket 1 paket 100

11 Terbinanya SDM yang diukur dari terpenuhinya kebutuhan guna

melaksananakan tugas sesuai kompetensi satuan kerja

a. Jumlah penerimaan CPNS 11 orang 8 orang 72,7 b. Jumlah pegawai yang

mengikuti diklat/training

25 orang 30orang 120,0 c. Jumlah pegawai yang

sedang mengikuti pendidikan

21 orang 29 orang 138,1

Secara umum berdasarkan Tabel 7 dapat diuraikan hal-hal sebagai berikut:

1. Bila dilihat dari pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) di PPF-LIPI menggambarkan bahwa dari 11 sasaran strategis telah tercapai rata-rata 170,19%. Capaian lebih dari 100% ini terutama disebabkan oleh melonjaknya jumlah

publikasi prosiding nasional (253,3%) dan keikutsertaan dalam seminar nasional (284,0%) karena peran aktif institusi untuk memotivasi peneliti-penelitinya terutama peneliti pertama dan muda untuk mempublikasikan hasil penelitiannya. Sedangkan penurunan capaian terjadi pada jurnal nasional (93,9%) dan jumlah penerimaan PNS (72,7%). Penurunan jumlah jurnal nasional dari yang direncanakan karena banyak tulisan yang awalnya direncanakan untuk jurnal nasional dialihkan ke jurnal internasional sehingga mengalami kenaikan menjadi 237,5%. Sedangkan rendahnya capaian penerimaan CPNS (72,7%) karena adanya penetapan formasi yang lebih rendah dari yang diusulkan.

2. Dalam pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM), jumlah peneliti yang telah menyelesaikan studi dari S1 ke S2 sebanyak 2 orang, dari S2 ke S3 sebanyak 3 orang dan adanya peningkatan jenjang fungsional peneliti sebanyak 14 orang. Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, PPF-LIPI didukung oleh 166 personil dengan komposisi 72 orang tenaga peneliti, 21 orang fungsional non-peneliti (17 orang teknisi litkayasa, 1 orang pustakawan dan 3 orang analis kepegawaian) dan 73 orang fungsional umum (40 orang tenaga administrasi, 16 teknisi penelitian bidang fisika, 15 orang teknisi laboratorium, dan 2 orang teknisi utilitas). Untuk meningkatkan kemampuan kompetensi pegawai dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan tugas sesuai kompetensi satuan kerja maka 30 pegawai telah diikutsertakan dalam diklat/training dan 29 orang yang sedang melakukan pendidikan. Pada seleksi penerimaan CPNS tahun 2013, PPF-LIPI mendapatkan 8 orang CPNS baru.

3. Peningkatan hasil penelitian diukur dari peningkatan jumlah publikasi ilmiah. Dari 33 publikasi jurnal nasional yang ditargetkan oleh PPF–LIPI, sudah terealisasi sebanyak 29 buahpublikasi nasional dan 13 publikasi jurnal internasional. Disamping publikasi jurnal, PPF-LIPI juga menghasilkan 97 publikasi dalam bentuk prosiding (76 prosiding nasional dan 21 prosiding internasional) dari 45 yang ditargetkan.

4. Untuk meningkatkan jumlah Hak Kekayaan Intelektual (HKI), PPF-LIPI merealisasikan 3 buah paten dari 4 buat paten yang direncanakan. Keikutsertaan PPF-LIPI untuk meningkatkan kreativitas penciptaan iptek yang bernilai ekonomis diukur dari jumlah hasil penelitian yang dipakai masyarakat.

5. Dari target 3 buah contoh produk yang digunakan masyarakat, terealisasi sebanyak 5 buah, yakni High Energy Milling (HEM) PPF untuk pembuatan partikel nano; Differential Thermal Analyzer (DTA) untuk analisa termal bahan; mesin absensi yang berbasis IT yang telah digunakan di PPF-LIPI; sistem deteksi tanah longsor berbasis WEB; dan sistem pengolah air gambut dan payau untuk penyediaan air bersih dan layak minum.

6. Pada beberapa kegiatan penyebaran informasi iptek, PPF-LIPI berpartisipasi dalam kegiatan pameran sebanyak 4 kali dari 2 yang ditargetkan. Peningkatan akses dan peranan pegawai terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi diukur dengan keikutsertaan dalam seminar yang semula direncanakan 25 kali, terealisasi 64 kali. Pusat Penelitian Fisika juga menjadi penyelenggara seminar/workshop sebanyak 9 dari 2 kali yang ditargetkan. Usaha untuk meningkatkan kualitas kegiatan penelitian melalui dukungan sarana dan prasarana yang memadai maka Pusat Penelitian Fisika LIPI telah mengadakan 1 paket peralatan laboratorium yang terdiri dari 23 unit. Selain itu telah diwujudkan tata kelola organisasi yang baik (Good Corporate Governance) dengan terlaksananya perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan yang berkualitas dan akuntabel yang tertib dan taat azas dalam bentuk 1 paket laporan administrasi.

7. Dalam rangka memperkuat jaringan antara PPF-LIPI dengan industri dan pihak terkait lainnya, telah dilakukan 10 kali kerjasama dari 3 kali kerjasama yang telah ditargetkan. Demikian pula untuk meningkatkan peran dalam skala internasional, PPF-LIPI telah berperan aktif dalam 3 organisasi regional/Internasional (ASEAN COST, FAPS, dan CERN) dan 4 organisasi nasional (HPI, HFI, Mapeki, METI) dari yang ditargetkan.

8. PPF LIPI telah memberikan konstribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masyarakat secara nasional maupun internasional. Atas kontribusi tersebut, telah terbentuk dua konsorsium nasional dibawah koordinasi PPF-LIPI yaitu Konsorsium Magnet dan Konsorsium Baterai Lithium.

PPF-LIPI telah melakukan beberapa analisis dan evaluasi agar terdapat perbaikan penanganan di masa mendatang. Akuntabilitas kinerja PPF-LIPI merupakan laporan pertanggungjawaban atas capaian yang diperoleh pada Tahun 2013 dari keseluruhan kegiatan yang ada di PPF-LIPI

Dokumen terkait