• Tidak ada hasil yang ditemukan

Alternatif Metode Seleksi Karyawan

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

3. Alternatif Metode Seleksi Karyawan

Alternatif metode seleksi merupakan bagian dari tahapan proses seleksi untuk mendapatkan tenaga kerja yang sesuai. Pembobotan dilakukan untuk menentukan metode seleksi mana yang perlu menjadi pertimbangan terpenting oleh perusahaan. Alternatif metode seleksi karyawan staf marketing terdiri lima bagian, yaitu:

a. Seleksi Surat Lamaran

Seleksi awal yang ditujukan untuk mencari calon yang memenuhi persyaratan berdasarkan job description dan job spesification.

b. Tes Kemampuan dan Potensi Akademik

Alat-alat yang menilai kesesuaian antara para pelamar dengan syarat-syarat pekerjaan. Beraneka macam tes mengukur sejauh mana kemampuan pelamar mulai dari kemampuan verbal dan keterampilan kualitatif sampai pada kecepatan persepsi.

c. Wawancara

Alat seleksi yang merupakan pembicaraan formal antara perekrut dengan pelamar. Wawancara dilakukan untuk mengetahui kemampuan dan wawasan pelamar terhadap pekerjaan.

d. Tes Psikologi

Tes psikologi merupakan alat seleksi untuk mengukur kepribadian atau tempramen, kemampuan logika dan pertimbangan, pendapat, kreativitas, serta komponen-komponen kepribadian lainnya.

e. Tes Kesehatan

Tes kesehatan ditujukan untuk mengetahui kondisi fisik (kesehatan) pelamar. Tes kesehatan minimal meliputi pemeriksaan darah, urine dan paru-paru.

4.4. Analisis Hasil Pengolahan Hierarki Utama Model Rekrutmen dan Seleksi Karyawan Staf Marketing PT Unitex Tbk

4.4.1. Faktor-faktor Penyusunan Model Rekrutmen dan Seleksi Karyawan Staf Marketing PT Unitex Tbk

Berdasarkan hasil pengolahan level kedua diperoleh bobot dan prioritas faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengambilan keputusan model rekrutmen dan seleksi staf marketing. Kebutuhan karyawan (0,406) menjadi faktor utama yang perlu diprioritaskan. Adanya penambahan atau penggantian karyawan pada bagian

marketing menyebabkan pihak marketing akan memberitahukan kepada bagian HRD, sehingga informasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui pelaksanaan rekrutmen dan seleksi karyawan. Faktor kedua adalah kebijakan perusahaan (0,185). Adanya kebijakan perusahaan mengenai rekrutmen dan seleksi karyawan menjadi kerangka acuan dalam membuat keputusan. Kebijakan ini menjadi batasan ruang gerak dalam program pengadaan karyawan.

Faktor sumber daya perusahaan (0,165) menempati prioritas ketiga. Faktor ini penting karena PT Unitex Tbk sangat mempertimbangkan faktor ketersediaan sumber daya perusahaan berupa dana (sumber daya finansial), sarana fisik, sumber daya manusia, sumber daya waktu, alat dan sarana penunjang. Perusahaan dituntut dapat mengalokasikan sumber daya yang dimiliki secara lebih efisien dan efektif sesuai arah dan prioritas perusahaan. Faktor berikutnya yang berpengaruh terhadap model rekrutmen dan seleksi staf marketing secara berturut-turut adalah peraturan tenaga kerja (0,097), persyaratan posisi (0,065), visi, misi dan tujuan perusahaan (0,057), serta persaingan industri (0,027). Secara lengkap hasil pengolahan data menghasilkan bobot dan prioritas faktor-faktor yang disajikan pada Tabel 7.

Tabel 7 . Hasil Pengolahan Elemen Faktor Hierarki Utama

Faktor Bobot Prioritas

Kebutuhan Karyawan 0,406 1

Kebijakan Perusahaan 0,185 2

Sumber Daya Perusahaan 0,165 3

Peraturan Tenaga Kerja 0,097 4

Persyaratan Posisi 0,065 5

Visi, Misi dan Tujuan Perusahaan 0,057 6

Persaingan Industri 0,027 7

4.4.2. Aktor Penyusunan Model Rekrutmen dan Seleksi Karyawan Staf Marketing PT Unitex Tbk

Berdasarkan hasil pengolahan pada level ketiga diperoleh manajer marketing (0,406) sebagai aktor yang paling berperan dan berkepentingan langsung dengan model rekrutmen dan seleksi karyawan staf marketing yang akan direkrut. Hal ini dikarenakan manajer marketing adalah pihak yang bertanggung jawab penuh terhadap kelancaran kinerja staf marketing. Manajer Marketing

merupakan pihak yang paling mengerti tentang kebutuhan perusahaan terhadap staf marketing, baik dari sisi jumlah maupun kompetensi yang dibutuhkan. Selain itu, manajer Marketing juga merupakan pihak yang bertanggung jawab terhadap pemasaran perusahaan dan merupakan atasan dari staf marketing.

Manajer HRD (0,332) menjadi aktor kedua yang berperan karena kebutuhan karyawan dari bagian marketing akan dilaporkan kepada manajer HRD dan bagian HRD akan membuka lowongan karyawan baru. Prioritas aktor yang terakhir adalah direktur umum dan personalia (0,263). Direktur umum dan personalia harus diikut sertakan secara langsung karena posisi staf marketing sangat penting bagi kelancaran kegiatan pemasaran perusahaan.

Secara lengkap nilai bobot dan prioritas untuk aktor-aktor yang terlibat dalam penentuan model rekrutmen dan seleksi karyawan staf

Tabel 8 . Hasil Pengolahan Elemen Aktor Hierarki Utama

Aktor Bobot Prioritas

Manajer Marketing 0,406 1

Manajer HRD 0,332 2

Direktur Umum dan Personalia 0,263 3

4.4.3. Tujuan Penyusunan Model Rekrutmen dan Seleksi Karyawan Staf Marketing PT Unitex Tbk

Prioritas tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan dari model rekrutmen dan seleksi karyawan staf marketing berturut-turut adalah menarik pelamar potensial, mendapatkan karyawan sesuai kualifikasi, menciptakan suasana kerja kondusif dan meningkatkan daya saing perusahaan. Mendapatkan karyawan sesuai kualifikasi (0,401) yang mampu melaksanakan tugas dan pekerjaan sesuai dengan kebutuhan sekarang dan masa datang adalah prioritas utama. Prioritas kedua adalah meningkatkan daya saing perusahaan (0,276), melalui masuknya karyawan staf marketing baru diharapkan secara langsung akan meningkatkan kinerja perusahaan yang ditunjukkan dengan peningkatkan penjualan hasil produksi perusahaan. Adanya karyawan staf marketing baru mampu mengembangkan suasana kerja kondusif (0,246) bagi karyawan lain dan tujuan menarik pelamar potensial (0,080) menjadi prioritas keempat.

Nilai bobot dan prioritas tujuan model perekrutan dan seleksi karyawan staf marketing yang diperoleh dari hasil pengolahan level keempat dapat dilihat dari pada Tabel 9.

Tabel 9 . Hasil Pengolahan Elemen Tujuan Hierarki Utama

Tujuan Bobot Prioritas

Mendapatkan Karyawan Sesuai Kualifikasi

0,401 1

Meningkatkan Daya Saing Perusahaan 0,276 2

Menciptakan Suasana Kerja Kondusif 0,246 3

Menarik Pelamar Potensial 0,080 4

4.4.4. Alternatif Penyusunan Model Rekrutmen dan Seleksi Karyawan Staf Marketing PT Unitex Tbk

Berdasarkan hasil pada Tabel 10. dapat dilihat bahwa model penentuan sumber karyawan (0,491) menjadi prioritas utama.

Pemilihan sumber karyawan dapat mempermudah perusahaan memilih metode rekrutmen dan seleksi yang tepat. Hal ini juga membantu perusahaan menyiapkan kebijakan terkait masalah biaya dan waktu yang dibutuhkan. Model penentuan metode rekrutmen (0,273) merupakan komponen model yang kedua. Rekrutmen merupakan fungsi penting karena dapat menjaring pelamar-pelamar potensial bagi perusahaan. Model penentuan metode seleksi (0,237) merupakan komponen model berikutnya yang dapat mendukung komponen model sebelumnya. Seleksi memiliki fungsi yang penting karena keahlian-keahlian pelamar dapat diketahui dari proses seleksi. Nilai bobot dan prioritas untuk komponen alternatif model rekrutmen dan seleksi karyawan staf marketing yang diperoleh dari pengolahan level terakhir disajikan pada Tabel 10.

Tabel 10. Hasil Pengolahan Elemen Alternatif Hierarki Utama

Alternatif Bobot Prioritas

Penentuan Sumber Karyawan 0,491 1

Penentuan Metode Rekrutmen 0,273 2

Penentuan Metode Seleksi 0,237 3

4.5. Analisis Hasil Pengolahan Hierarki Tingkat Dua

Pada hierarki turunan atau hierarki tingkat dua terdapat tiga hierarki yang penyusunannya didasarkan pada komponen model rekrutmen dan seleksi karyawan staf marketing, yaitu penentuan sumber karyawan, penentuan metode rekrutmen karyawan dan penentuan metode seleksi karyawan. Pada hierarki tingkat dua tidak terdapat komponen aktor yang dibobotkan. Hal ini dikarenakan aktor sudah diasumsikan sama atau diwakili pada hierarki tingkat satu.

4.5.1 Analisis Hasil Pengolahan Hierarki Penentuan Sumber Karyawan

Dokumen terkait