• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV : HASIL PENELITIAN

C. Interpretasi Data dan Penyajian Hasil Penelitian

1. Analisa dan Interpretasi Data

Siswa yang menjadi sampel penelitian ini

berjumlah 36 orang siswa SMA PGRI 56

Ciputat, yang terdiri dari 20 siswa laki-laki

dan 16 siswa perempuan, dan distribusi

sampel penelitian dapat dilihat pada tabel

dibawah ini.

Tabel 3

Distribusi Frekuensi Sampel Berdasarkan Jenis

Kelamin

Informasi mengenai data responden dalam

suatu penelitian sangatlah penting, karena

dari data tersebut kita dapat mengetahui

keterwakilan populasi yang sedang kita teliti,

1

Isjoni, Saatnya Pendidikan Kita Bangkit, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007), h. 16-17

Jenis Kelamin Frekuensi (f) Persentase (%)

Laki-Laki 20 Siswa 55.56 % Perempuan 16 Siswa 44.44 %

sehingga kita dapat meminta kesimpulan

umum tentang keadaan populasi yang

bersangkutan.

Tabel 4

Distribusi Frekuensi Sampel Berdasarkan Jenjang

Kelas/Angkatan

Angkatan/Kelas Frekuensi (f) Persentase (%)

X X3 11 Siswa 30.56 %

XI XIIPS 12 Siswa 33.33 %

XII XIIIPA 13 Siswa 36.11 %

36 Siswa 100 %

Kesimpulan yang dapat diambil dari tabel

10 adalah bahwa responden yang terpilih

dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

a.

Jenjang kelas X diwakili oleh kelas X

3

, dan

yang mendapat kesempatan untuk menjadi

sampel adalah sebanyak 11 siswa, yaitu 30

% dari seluruh populasi kelas X

3.

b.

Jenjang kelas XI diwakili oleh kelas XI

IPS

,

dan yang mendapat kesempatan untuk

menjadi sampel adalah sebanyak 12 siswa,

yaitu 30 % dari seluruh populasi kelas

XI

IPS

.

c.

Jenjang kelas XII diwakili oleh kelas XII

IPA

,

dan yang mendapat kesempatan untuk

menjadi sampel adalah sebanyak 13 siswa,

yaitu 30 % dari seluruh populasi kelas

XII

IPA.

Berdasarkan angket yang telah penulis

sebarkan terhadap sampel pada objek yang

telah dikehendaki, akhirnya diperoleh data

sebagai berikut:

a.

Revitalisasi Manajemen Perpustakaan

1)Minat Baca Siswa

Tabel 5

Kunjungan ke Perpustakaan Sekolah

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Sering

0

0 %

Sering

6

16.67

%

1.

Jarang

26

72.22

%

Tidak

Pernah

4

11.11

%

36

100 %

Berdasarkan tabel di atas, dapat

diketahui bahwa sebagian besar siswa

atau lebih dari 50 % siswa SMA PGRI 56

Ciputat kurang tertarik untuk

mengunjungi perpustakaan sekolah.

Berbagai hal dapat menjadi alasan

mengapa siswa terkesan enggan

mengunjungi perpustakaan sekolah. Jika

digambarkan dengan kalimat, tidak ada

responden (0 %) yang menyatakan diri

sangat sering mengunjungi perpustakaan

sekolah, 6 (16.67 %) responden menjawab

sering mengunjungi perpustakaan

sekolah, 26 (72.22 %) responden jarang

mengunjungi perpustakaan sekolah, dan

4 (11.11 %) responden menjawab tidak

pernah mengunjungi perpustakaan

Tabel 6

Membaca Buku di Perpustakaan Sekolah

dengan Skala Minimal 30 Menit/Hari

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

5

13.89

%

Setuju

20

55.55

%

Tidak Setuju

10

27.78

%

Sangat Tidak

Setuju

1

2.78 %

2.

36

100 %

Tabel di atas menunjukkan bahwa 5

(13.89 %) responden memberikan

jawaban sangat setuju dengan

pernyataan bahwa mereka selalu

membaca buku di perpustakaan setiap

harinya minimal selama 30 menit. 20

(55.55 %) responden menjawab setuju, 10

(27.78 %) menjawab tidak setuju, dan

hanya 1 (2.78 %) responden yang

memberikan jawaban sangat tidak setuju.

Berdasarkan pada perolehan data

diatas, maka dapat disimpulkan bahwa

25 (69.44 %) dari 36 (100 %) responden

menyatakan diri selalu melakukan

kegiatan membaca minimal 30 menit/hari

di perpustakaan sekolah. Pada dasarnya

dan seharusnya, membaca adalah hal

yang menjadi kebutuhan bagi siapa pun

khususnya orang yang sedang belajar.

Seperti yang diungkapkan oleh kepala

sekolah SMA PGRI 56 Ciputat,

“membaca adalah kebutuhan manusia

khususnya manusia yang sedang dalam

belajar, dan membaca dapat dilakukan di

mana saja. Khusus bagi siswa atau

mahasiswa, perpustakaan adalah gudang

ilmu, oleh sebab itu, saya kira tidak ada

ruginya bila kita mengunjungi

perpustakaan untuk sekedar membaca”.

2

2

Drs. Asep Setiadi, Kepala sekolah SMA PGRI 56 Ciputat, Wawancara Pribadi: Kamis, 28 Agustus 2008

Tabel 7

Kegemaran Membaca Buku, Baik Buku

Pelajaran ataupun Buku Karya Ilmiah lain

yang dapat Menambah Wacana Pengetahuan

Termasuk juga Novel atau Cerita Bergambar

yang terdapat di Perpustakaan Sekolah

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

8

22.22

%

Setuju

22

61.11

%

Tidak Setuju

6

16.67

%

Sangat Tidak

Setuju

0

0 %

3.

36

100 %

Tabel di atas menunjukkan bahwa

kegemaran membaca buku, baik itu buku

pelajaran ataupun buku karya ilmiah lain

yang dapat menambah wacana

pengetahuan termasuk juga novel atau

cerita bergambar yang terdapat di

perpustakaan sekolah dijawab sangat

sedangkan sebagian besar responden atau

22 (61.11 %) responden menjawab setuju,

6 (16.67 %) merespon tidak setuju, dan

tidak ada responden atau 0 (0 %)

responden yang memberikan jawaban

sangat tidak setuju.

Hal ini menunjukkan bahwa pada

dasarnya siswa SMA PGRI 56 Ciputat

cukup memiliki kegemaran membaca

buku, karena dari 36 responden, 30 (83.33

%) responden memberikan respon positif

terhadap pernyataan tersebut di atas.

Tabel 8

Mencari Tahu Hal-Hal yang tidak

Dimengerti dalam Pelajaran di Sekolah

Melalui Membaca di Perpustakaan Sekolah

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

7

19.44

%

Setuju

23

63.89

%

4.

Tidak Setuju

5

13.89

%

Sangat Tidak

Setuju

1

2.78 %

36

100 %

Tabel di atas menunjukkan bahwa 7

(19.44 %) responden menjawab sangat

setuju bahwa mereka selalu mencari tahu

hal-hal yang tidak dimengerti dalam

pelajaran di sekolah melalui membaca di

perpustakaan sekolah, 23 (63.89 %)

responden memberikan jawaban setuju, 5

(13.89 %) responden tidak setuju, dan

hanya 1 (2.78 %) responden yang

menyatakan diri sangat tidak setuju atas

pernyataan tersebut.

Ini berarti siswa SMA PGRI 56 Ciputat

memiliki rasa ingin tahu yang besar

terhadap segala informasi yang sedang

berkembang, hal ini terlihat dari 30

(83.33 %) dari 36 (100 %) responden

menyatakan diri setuju dengan

pernyataan di atas.

2)Usaha Kepsek, Pustakawan, dan Guru

Tabel 9

Pemberlakuan Jam Baca (Studi

Perpustakaan) di Sekolah secara Bergilir

Perkelas dalam Setiap Harinya

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

7

19.44

%

Setuju

19

52.78

%

Tidak Setuju

8

22.22

%

Sangat Tidak

Setuju

2

5.55 %

5.

36

100 %

Berdasarkan tabel di atas, 7 (19.44 %)

responden memberikan jawaban sangat

setuju atas pernyataan adanya

pemberlakuan jam baca atau studi

perpustakaan di sekolah secara bergilir

dalam setiap harinya, 19 (52.78 %)

responden menjawab setuju, 8 (22.22 %)

(5.55 %) responden memberikan jawaban

sangat tidak setuju.

Seharusnya, setiap sekolah

memberlakukan studi perpustakaan,

selain agar perpustakaan sekolah dapat

menjalankan peranannya secara efektif,

kegiatan ini juga dapat meningkatkan

minat baca siswa. SMA PGRI 56 Ciputat

pernah melaksanakan kebijakan yang

demikian, namun kebijakan tersebut

tidak dapat berjalan secara efektif, dan

diharapkan kebijkan positif tersebut

dapat dijalankan kembali.

Tabel 10

Pencanangan oleh Guru untuk Mencari

Informasi Lebih Mendalam Mengenai

Materi yang Telah atau akan Dipelajari di

dalam Kelas Melalui Koleksi yang terdapat

di Perpustakaan Sekolah

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

6.

Sangat

Setuju

6

16.67

%

Setuju

22

61.11

%

Tidak Setuju

7

19.44

%

Sangat Tidak

Setuju

1

2.78 %

36

100 %

Tabel di atas menunjukkan bahwa

sebanyak 6 (16.67 %) responden

menjawab sangat setuju bahwa guru

selalu mencanangkan untuk mencari

informasi lebih mendalam mengenai

materi yang telah atau akan dipelajari di

dalam kelas melalui koleksi yang terdapat

di perpustakaan sekolah, 22 (61.11%)

responden memberikan jawaban setuju

atas pernyataan tersebut, 7 (19.44 %)

menyatakan tidak setuju, dan 1 (2.78 %)

sangat tidak setuju. Para guru SMA

PGRI 56 Ciputat memang cukup aktif

meminta siswanya untuk “mencintai”

perpustakaan sekolah dengan

memobilisasi siswa untuk selalu

memperdalam materi pelajaran melalui

koleksi yang terdapat di perpustakaan

sekolah.

Tabel 11

Salah Satu Upaya yang Dilakukan oleh

Kepala Sekolah dan Guru untuk

Menumbuhkan Minat Siswa Mengunjungi

Perpustakaan Sekolah, yaitu dengan

Mendampingi Siswa Belajar di Perpustakaan

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

2

5.56 %

Setuju

17

47.22

%

Tidak Setuju

12

33.33

%

Sangat Tidak

Setuju

5

13.89

%

7.

36

100 %

Berdasarkan tabel di atas, maka dapat

didefinisikan 2 (5.56 %) responden sangat

kepala sekolah atau guru di sekolah

tersebut sering mendampingi para siswa

untuk belajar di perpustakaan sebagai

salah satu satu cara menumbuhkan minat

siswa untuk mengunjungi perpustakaan.

Sedangkan 17 (47.22 %) responden

menjawab setuju, 12 (33.33 %) responden

menyatakan tidak setuju, dan 5 (13.89 %)

responden sangat tidak setuju dengan

pernyataan tersebut.

Tabel 12

Pengadaan Kegiatan Semacam Lomba

Karya Ilmiah oleh Perpustakaan Sekolah

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

9

25 %

Setuju

20

55.56

%

Tidak Setuju

4

11.11

%

Sangat Tidak

Setuju

3

8.33 %

8.

36

100 %

Dari tabel di atas, ternyata sebanyak 9

(25 %) responden menjawab sangat

setuju bahwa perpustakaan sekolah

sering melaksanakan atau mengadakan

kegiatan semacam lomba karya ilmiah

yang harus diikuti oleh setiap kelas pada

setiap semester secara rutin. 20 ( 55.56 %)

responden memberikan keterangan

setuju, 4 (11.11 %) responden

menyatakan tidak setuju, dan 3 (8.33 %)

menyatakan sangat tidak setuju.

3)Perencanaan Kebutuhan

Tabel 13

Letak atau Posisi Gedung Perpustakaan yang

Kurang Strategis

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

8

22.22

%

9.

Setuju

12

33.33

%

Tidak Setuju

14

38.39

%

Sangat Tidak

Setuju

2

5.56 %

36

100 %

Dari tabel di atas, dapat digambarkan

bahwa 8 (22.22 %) responden

memberikan jawaban sangat setuju

dengan pernyataan bahwa letak atau

posisi gedung perpustakaan sekolah

memang tidak strategis, 12 (33.33 %)

responden menjawab setuju, 14 (38.39 %)

responden menjawab tidak setuju, dan 2

(5.56 %) responden sangat tidak setuju.

Berdasarkan perolehan data di atas,

dapat disimpulkan bahwa posisi

perpustakaan SMA PGRI 56 Ciputat

memang belum strategis dan belum

memudahkan pengunjung untuk

mengunjunginya karena idealnya gedung

perpustakaan seharusnya berada pada

center atau pusat kegiatan.

Tabel 14

Keadaan/Kondisi Gedung Perpustakaan

Sekolah yang sudah Memenuhi Standar

Kelayakan

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

5

13.89

%

Setuju

17

47.22

%

Tidak Setuju

10

27.78

%

Sangat Tidak

Setuju

4

11.11

%

10.

36

100 %

Tabel di atas menunjukkan bahwa

respon responden terhadap kelayakan

gedung perpustakaan sekolah sangat

baik, hal ini terbukti dengan 5 (13.89 %)

responden menyatakan sangat setuju

dengan pernyataan tersebut, 17 (47.22 %)

responden menjawab setuju, 10 (27.78 %)

responden memberikan pernyataan tidak

setuju, dan 4 (11.11 %) responden

menyatakan diri sangat tidak setuju.

Sesuai juga dengan keadaan di lapangan,

kondisi fisik gedung perpustakaan SMA

PGRI 56 Ciputat memang sudah

memenuhi standar dan dapat dikatakan

layak.

Tabel 15

Kurang Memadainya Fasilitas Perpustakaan

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

8

22.22

%

Setuju

21

58.33

%

Tidak Setuju

5

13.89

%

Sangat Tidak

Setuju

2

5.56 %

11.

36

100 %

Berdasarkan tabel di atas, 8 (22.22 %)

responden memberikan jawaban sangat

setuju dengan pernyataan kurangnya

memadainya fasilitas yang ditawarkan

oleh perpustakaan sekolah, 21 (58.33 %)

responden setuju, 5 (13.89 %) responden

tidak setuju, dan 2 (5.56 %) responden

sangat tidak setuju. Ini berarti fasilitas

yang seharusnya terdapat dalam

perpustakaan sekolah memang belum

dapat memfasilitasi pengunjung, karena

jika dilihat dari jawaban responden, 29

dari 36 responden menyatakan bahwa

fasilitas perpustakaan sekolah belum

memadai. Minimnya fasilitas yang

diberikan oleh perpustakaan akan

menyebabkan keengganan pengunjung

untuk mengunjungi perpustakaan.

Tabel 16

Penerangan (Cahaya Lampu) sudah Baik

untuk Kegiatan Membaca

No.

Alternatif

Jawaban

Sangat

Setuju

7

19.44

%

Setuju

16

44.44

%

Tidak Setuju

11

30.56

%

Sangat Tidak

Setuju

2

5.56 %

12.

36

100 %

Tabel di atas menunjukan bahwa

respon responden terhadap penerangan

(cahaya lampu untuk membaca) sudah

baik dijawab sangat setuju oleh 7 (19.44)

responden, 16 (44.44 %) responden

menjawab setuju, 11 (30.56 %) responden

menjawab tidak setuju, dan sisanya atau

2 (5.56 %) responden memberikan

jawaban sangat tidak setuju.

Berdasarkan data di atas, maka dapat

disimpulkan bahwa penerangan yang

terdapat di perpustakaan sekolah sudah

membaca dan kegiatan lain di

perpustakaan.

Tabel 17

Keadaan Ruang Perpustakaan yang Relatif

Sempit

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

10

27.78

%

Setuju

15

41.67

%

Tidak Setuju

8

22.22

%

Sangat Tidak

Setuju

3

8.33 %

13.

36

100 %

Pernyataan yang berisi mengenai

perpustakaan yang luasnya relatif sempit

sehingga tidak mampu menampung siswa

dalam jumlah banyak direspon sangat

setuju oleh 10 (27.78 %) responden, 15

(41.67 %) responden menjawab setuju, 8

setuju, sedangkan 3 (8.33 %) responden

menjawab sangat tidak setuju.

Ini berarti bahwa ruang baca yang ada

di perpustakaan SMA PGRI 56 Ciputat

ini dirasa belum memberikan

kenyamanan secara maksimal, karena

sebagian besar responden menyatakan

bahwa keadaan ruang perpustakaan

relatif sempit sehingga kurang dapat

menampung siswa dalam jumlah banyak.

Tabel 18

Terjaganya Kebersihan dan Udara Segar di

dalam Perpustakaan

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

5

13.89

%

Setuju

12

33.33

%

Tidak Setuju

16

44.44

%

Sangat Tidak

Setuju

3

8.33 %

14.

36

100 %

Pernyataan yang berisi mengenai

kebersihan dan udara segar dapat

dirasakan atau didapatkan ketika berada

di dalam perpustakaan sekolah direspon

sangat setuju oleh 5 (13.89 %) responden,

12 (33.33 %) responden menjawab setuju,

16 (44.44 %) responden menjawab tidak

setuju, sedangkan 3 (8.33 %) responden

menjawab sangat tidak setuju.

Ini berarti bahwa kebersihan dan

sirkulasi udara yang terjadi dalam ruang

perpustakaan SMA PGRI 56 Ciputat

masih relatif baik, karena antara

jawaban setuju dan tidak setuju atas

pernyataan di atas berbanding sama,

yaitu 50 % : 50 %. Akan tetapi dapat

dipastikan bahwa ruangan yang

senantiasa bersih dan memiliki sirkulasi

yang ada di dalam ruangan tersebut

merasa nyaman dan senang.

Tabel 19

Terciptanya Situasi yang Kondusif di dalam

Perpustakaan

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

5

11.11

%

Setuju

24

66.67

%

Tidak Setuju

6

16.67

%

Sangat Tidak

Setuju

2

5.56 %

15.

36

100 %

Tabel di atas menunjukkan bahwa

situasi yang kondusif dan menyenangkan

untuk membaca dan belajar sangat

didapatkan di perpustakaan sekolah

direspon sangat setuju oleh 4 (11.11 %)

reponden, 24 (66.67 %) responden

merespon setuju, 6 (16.67 %) responden

menjawab tidak setuju, dan 2 (5.56 % )

responden menjawab sangat tidak setuju.

Berdasarkan data di atas, dapat

disimpulkan bahwa suasana belajar atau

kegiatan perpustakaan di SMA PGRI 56

Ciputat sudah kondusif. Suasana

kondusif memang dibutuhkan dalam

kegiatan belajar, karena dengan suasana

yang kondusif, hasil yang diharapkan

dari belajar tersebut itu pun akan

memuaskan.

Tabel 20

Kelengkapan Koleksi Perpustakaan Sekolah

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

4

11.11

%

Setuju

12

33.33

%

Tidak Setuju

17

47.22

%

Sangat Tidak

Setuju

3

8.33 %

16.

36

100 %

Berdasarkan jawaban reponden di

atas, maka dapat digambarkan bahwa 4

(11.11 %) responden menjawab sangat

setuju bahwa koleksi yang dimiliki oleh

perpustakaan sekolah sangat beraneka

ragam, mulai dari koleksi yang berbentuk

buku, non-buku, ataupun koleksi bahan

pandang dengar. 12 (33.33 %) responden

menjawab setuju, 17 (47.22 %) responden

menjawab tidak setuju, dan 3 (8.33 %)

responden memberikan jawaban sangat

tidak setuju.

Koleksi bagi sebuah perpustakaan

adalah kunci utama bagi kelangsungan

dan keefektifan kegiatan perpustakaan.

Namun, kondisi yang didapat di SMA

PGRI 56 Ciputat cukup memprihatinkan,

berdasarkan data hasil angket terhadap

36 responden, 20 responden menyatakan

perpustakaan SMA PGRI 56 Ciputat

tidak lengkap.

Tabel 21

Kerelevanan Koleksi Buku dengan

Kebutuhan Pembelajaran dan Kurikulum

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

2

5.56 %

Setuju

16

44.44

%

Tidak Setuju

13

36.11

%

Sangat Tidak

Setuju

5

13.89

%

17.

36

100 %

Tabel di atas menunjukkan bahwa

sebanyak 2 (5.56 %) responden

menjawab sangat setuju bahwa koleksi

yang terdapat di perpustakaan sekolah

sudah memadai dan sangat mendukung

pembelajaran serta telah sesuai dengan

kurikulum dan materi pelajaran di kelas.

16 (44.44 %) responden menjawab setuju,

13 (36.11 %) menjawab tidak setuju, 5

(13.89 %) responden menjawab sangat

tidak setuju.

Hal ini menunjukan bahwa memang

antara koleksi dengan perkembangan

ilmu pengetahuan itu harus sesuai, agar

siswa/i pun tidak pernah ketinggalan

ketika ada hal-hal baru dalam

perkembangan ilmu pengetahuan. Di

SMA PGRI 56 Ciputat ini, koleksi yang

ada sudah relatif cukup sesuai dengan

ilmu pengetahuan yang ada, dan memang

dalam hal ini perpustakaan harus selalu

memperhatikan agar perpustakaan tidak

pernah ketinggalan dengan

perkembangan ilmu yang ada. Selain itu,

mengingat salah satu peran perpustakaan

sekolah adalah untuk memfasilitasi

belajar siswa di sekolah, maka sudah

semestinya jika perpustakaan sekolah

memiliki koleksi yang sesuai dengan

kebutuhan pembelajaran.

Tabel 22

Proses Pengadaan dan Pembelian Koleksi

Perpustakaan Dilakukan Berkala Serta

Disesuaikan dengan Kebutuhan Siswa dan

Kurikulum

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

4

11.11

%

Setuju

17

47.22

%

Tidak Setuju

15

41.67

%

Sangat Tidak

Setuju

0

0 %

18.

36

100 %

Tabel di atas menunjukkan bahwa 4

(11.11 %) responden sangat setuju

dengan pernyataan bahwa proses

pengadaan dan pembelian koleksi

perpustakaan oleh SMA PGRI 56 Ciputat

disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan

kurikulum. 17 (47.22 %) responden

menjawab setuju, 15 (41.67 %) responden

menjawab tidak setuju, dan tidak ada

responden yang memberikan keterangan

sangat tidak setuju.

Tabel 23

Pelibatan Siswa dalam Proses Pengadaan

Koleksi

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

9

25 %

Setuju

18

50 %

Tidak Setuju

6

16.67

%

Sangat Tidak

Setuju

3

8.33 %

19.

36

100 %

Deskripsi dari tabel di atas adalah 9 (25

%) responden memberikan jawaban

sangat setuju bahwa proses pengadaan

jarang melibatkan siswa, yaitu salah

satunya dengan mewajibkan siswa untuk

berpartisipasi menyumbangkan buku

yang sifatnya positif. 18 (50 %) responden

menjawab setuju dengan pernyataan

tersebut, 6 (16.67 %) responden

menjawab tidak setuju, dan 3 (8.33 %)

responden memberikan jawaban sangat

tidak setuju.

Dalam hal pengadaan buku, sekolah

memang melibatkan siswa di dalamnya.

Adapun salah satu kebijakan yang

diberlakukan di SMA PGRI 56 Ciputat

adalah mewajibkan setiap para calon

alumnus untuk menyumbangkan buku

kepada perpustakaan sekolah.

Tabel 24

Banyaknya Koleksi yang sudah tidak dapat

Digunakan namun masih Terpajang pada

Rak Koleksi

No.

Alternatif

Jawaban

Sangat

Setuju

8

22.22

%

Setuju

22

61.11

%

Tidak Setuju

5

13.89

%

Sangat Tidak

Setuju

1

2.78 %

20.

36

100 %

Tabel di atas menunjukkan bahwa 8

(22.22 %) responden sangat setuju

dengan pernyataan bahwa masih

banyaknya koleksi yang terpajang pada

rak koleksi buku padahal koleksi tersebut

sudah tidak dapat digunakan sehingga

cukup mengganggu user. 22 (61.11 %)

responden menjawab setuju dengan

pernyataan yang sama, 5 (13.89 %)

responden menjawab tidak setuju, dan

hanya 1 (2.78 %) responden yang

memberikan jawaban sangat tidak setuju.

Sesuai dengan keterangan dari

responden, perpustakaan SMA PGRI 56

Ciputat memang masih memajang koleksi

yang dinilai sudah tidak dapat digunakan

lagi, padahal kondisi yang demikian

cukup mengganggu pengunjung dalam

pencarian buku yang dikehendaki.

Sebaiknya, koleksi yang mungkin sudah

tidak dapat dimanfaatkan disortir dan

kemudian dipindahkan ke tempat

penyimpanan atau gudang sebagai arsip.

4)Pengorganisasian Perpustakaan

Tabel 25

Penataan Koleksi Diatur dengan Rapi dan

Dilakukan dengan Pengkatalogan

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

5

13.89

%

Setuju

20

55.55

%

21.

Tidak Setuju

9

25 %

Sangat Tidak

Setuju

2

5.56 %

36

100 %

Pernyataan bahwa responden cukup

mudah mendapatkan buku yang

diperlukan untuk belajar di dalam kelas

melalui koleksi yang dimiliki

perpustakaan sekolah karena telah ditata

secara rapi dan diberi katalog direspon

positif oleh responden, hal ini terbukti

dari 5 (13.89 %) responden memberikan

jawaban sangat setuju, 20 (55.55 %)

responden menjawab setuju, 9 (25 %)

responden menjawab tidak setuju, dan

hanya 2 (5.56 %) responden memberikan

jawaban sangat tidak setuju.

Penataan dan pengaturan buku yang

dilakukan di SMA PGRI 56 Ciputat

memang sudah menggunakan katalog,

walaupun katalog yang yang terdapat

pada koleksi perpustakaan tersebut

masih sangat sederhana. Penggunaan

katalog adalah solusi yang tepat agar user

tidak mengalami kesulitan dalam

pencarian buku yang dikehendaki.

Tabel 26

Pelayanan Sirkulasi Dilakukan secara

Terstruktur dan Terorganisir dengan Kartu

Keanggotaan dan Buku Besar Peminjaman

atau Komputerisasi

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

11

30.56

%

Setuju

16

44.44

%

Tidak Setuju

8

22.22

%

Sangat Tidak

Setuju

1

2.78 %

22.

36

100 %

Tabel diatas, bila digambarkan dalam

kalimat, maka dapat didefinisikan bahwa

11 (30.56 %) responden sangat setuju

dengan pernyataan yang telah terlampir

di atas, 16 (44.44 %) responden

menjawab setuju, 8 (22.22 %) responden

menjawab tidak setuju, dan 1 (2.78 %)

responden memberikan jawaban sangat

tidak setuju. Hal ini menunjukan bahwa

suatu pelayanan yang baik dan

terorganisir tentunya akan membuat

pengunjung merasa nyaman.

Tabel 27

Adanya Peraturan yang Mengikat dan

Kedisiplinan dalam Pemanfaatan

Perpustakaan

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

6

16.67

%

Setuju

13

36.11

%

Tidak Setuju

14

38.39

%

Sangat Tidak

Setuju

3

8.33 %

23.

36

100 %

Tabel diatas menunjukkan sebanyak 6

(16.67 %) responden memberikan

jawaban sangat setuju dengan

pernyataan bahwa perpustakaan SMA

PGRI 56 Ciputat memiliki peraturan

yang ketat terhadap pengunjungnya dan

menerapkan kedisiplinan dalam

pemanfaatannya. 13 (36.11 %) responden

menjawab setuju, 14 (38.39 %) responden

menjawab tidak setuju, dan 3 (8.33 %)

responden memberikan jawaban sangat

tidak setuju.

Peraturan adalah hal yang mutlak

harus ada dalam setiap kegiatan, karena

peraturan akan menghasilkan

keteraturan. Begitu pula peraturan yang

seharusnya ada dan dijalankan di

perpustakaan SMA PGRI 56 Ciputat.

Peraturan di perpustakaan sekolah ini

terkesan belum berjalan secara

maksimal, karena terlihat masih banyak

responden (17 atau 46.72 % responden)

menyatakan bahwa peraturan yang

terdapat di perpustakaan SMA PGRI 56

Ciputat tidak berjalan sebagaimana

mestinya.

Tabel 28

Waktu Buka dan Tutup Perpustakaan

Disesuaikan dengan Lama belajar Siswa di

Sekolah

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

9

25 %

Setuju

17

47.22

%

Tidak Setuju

8

22.22

%

Sangat Tidak

Setuju

2

5.56 %

24.

36

100 %

Berdasarkan tabel di atas, dapat

dijelaskan bahwa 9 (25 %) responden

sangat setuju dengan pernyataan yang

berisi waktu buka dan tutup

perpustakaan sekolah yang disesuaikan

dengan jam belajar siswa agar siswa

dapat dengan mudah memanfaatkan

perpustakaan sekolah. 17 (47.22 %)

responden memberikan jawaban setuju, 8

(22.22 %) responden memberikan

jawaban tidak setuju, dan 2 (5.56 %)

responden menjawab sangat tidak setuju.

Hal ini menunjukan bahwa perpustakaan

SMA PGRI 56 Ciputat ini sudah

mempunyai waktu buka yang cukup lama

yaitu mengikuti jam sekolah dari jam

07.00-14.30. Jadi jika siswa/i yang ingin

ke perpustakaan itu bisa mengunjunginya

kapan saja, dalam hal ini tentunya

pengunjung merasa bebas untuk

mengunjungi perpustakaan kapanpun

mereka mau selama jam sekolah, dan

tentunya dengan seijin guru kelas.

Tabel 29

Pemberian Sanksi Terhadap Keterlambatan

Pengembalian Pinjaman

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

9

25 %

Setuju

16

44.44

%

Tidak Setuju

9

25 %

Sangat Tidak

Setuju

2

5.56 %

25.

36

100 %

Tabel diatas menunjukkan bahwa 9 (25

%) responden sangat setuju dengan

pernyataan adanya pemberian sanksi

yang tegas terhadap siapa pun yang

terlambat dalam mengembalikan

pinjaman atau buku. 16 (44.44 %)

responden menjawab setuju, 9 (25 %)

responden memberikan jawaban tidak

setuju, 2 (5.56 %) responden menjawab

Pemberian sanksi adalah salah satu

bagian dari peraturan. Ini berarti bahwa

staf perpustakaan di SMA PGRI 56

Ciputat selalu memberikan sanksi kepada

pengunjung yang terlambat

mengembalikan buku, dan hal ini

memang harus dilakukan karena semata-

mata untuk melatih mereka agar lebih

bertanggung jawab.

5)Staffing

Tabel 30

Kesulitan Mengunjungi Perpustakaan karena

Petugas Jarang Berada di Tempat

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

6

16.67

%

Setuju

13

36.11

%

Tidak Setuju

15

41.67

%

2

5.56

%

26.

36

100 %

Dari tabel di atas, dapat digambarkan

bahwa 6 (16.67 %) responden sangat

setuju bahwa mereka terkadang

mengalami kesulitan untuk mengunjungi

perpustakaan dikarenakan petugas

perpustakaan jarang berada di tempat.

13 (36.11 ) responden menjawab setuju,

15 (41.67 %) responden memberikan

keterangan tidak setuju, dan 2 (5.56 %)

responden menjawab sangat tidak setuju.

Tabel 31

Pelayanan yang Baik dan Ramah oleh

Petugas kepada Pengunjung

No.

Alternatif

Jawaban

f

%

Sangat

Setuju

9

25 %

Setuju

21

58.33

%

27.

Tidak Setuju

3

8.33 %

Sangat Tidak

Setuju

3

8.33 %

36

100 %

Adanya pernyataan bahwa petugas

perpustakaan sekolah selalu memberikan

pelayanan yang baik dan ramah terhadap

pengunjungnya direspon sangat setuju

oleh 9 (25 %) responden, 21 (58.33 %)

responden menjawab setuju, 3 (8.33 %)

responden menjawab tidak setuju, dan 3

(8.33 %) responden memberikan jawaban

sangat tidak setuju.

Respon ini dapat disebabkan

pengunjung perpustakaan memperoleh

layanan yang baik dari pustakawan,

dalam arti pustakawan membantu

pengunjung dalam menemukan informasi

yang dibutuhkan oleh pengunjung

perpustakaan. Dari pernyataan diatas,

menunjukan bahwa pelayanan di

perpustakaan SMA PGRI 56 Ciputat

adalah berhasil sehingga pengunjung

merespon pelayanan yang diberikan

pustakawan baik dan pengunjung merasa

puas.

Tabel 32

Dokumen terkait