• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II URAIAN TEORITIS

4.3 Analisa Tabel Tunggal

Karakter responden perlu disajikan untuk mengetahui latar belakang responden. Karakteristik yang dipakai adalah jenis kelamin, suku, departemen, pekerjaan orang tua, uang saku perbulan dan waktu menonton acara Korean Wave

4.3.1.1 Jenis Kelamin

Peneliti mengawali tahap karakteristik responden dengan memasukkan jenis kelamin responden. Hal ini bertujuan untuk mempertegas bahwasannya yang menjadi objek penelitian ini adalah Mahasiswi FISIP USU, yang keseluruhannya adalah perempuan.

Tabel 1.3 Jenis Kelamin No Jenis Kelamin F % 1 Perempuan 92 100 2 Laki-Laki 0 0 Total 92 0 Sumber P.1/FC.3

Dari tabel 1.3 menjelaskan bahwa yang menjadi responden penelitian ini adalah Mahasiswi FISIP USU dari rentang Stambuk 2010 – 2014. Peneliti tidak memasukkan responden laki-laki, yang artinya mahasiswa FISIP USU. Karena mahasiswa FISIP USU tidak terlalu mengikuti tayangan Korean Wave. para mahasiswa tidak betah lama-lama menonton tayangan Korean Wave. mereka menganggapnya hanya selingan dan mereka lebih menyukai (mengikuti) tayangan sepakbola, berita atau seri drama dari Amerika dan lain-lain. untuk itulah peneliti memutuskan untuk meneliti Mahasiswi FISIP USU.

4.3.1.2 Suku Tabel 2.3 Suku No Suku F % 1. Batak 36 39.1 2. Melayu 14 15.2 3. Jawa 20 21.7 4. Minang 22 23.9 5. Lain-lain 0 0 Total 92 100,0

Suku juga merupakan bagian dari karakteristik responden dalam penelitian ini, terdapat beberapa suku yang terdata dalam kuesioner penelitian yang disebar, dapat dijelaskan berdasarkan Tabel 2.3, ada 4 suku yang sudah terdata dalam kuesioner responden. Peneliti mengatakan ada 4 Suku karena selama penyebaran kuesioner, Peneliti tidak menemukan yang bersuku lain-lain selain 4 suku pertama. 4 suku yang terdata adalah suku Batak yang berjumlah 36 orang (39,1 %), suku Melayu berjumlah 14 orang (15,2%), suku Jawa berjumlah 20 orang (21,7 %) dan suku Minang yang berjumlah 22 orang (23,9%). Dapat kita lihat bahwa di dalam tabel 4.2 bahwa responden yang memiliki suku terbanyak dalam penelitian ini adalah suku Batak dengan jumlah 36 orang dengan presentase 39,1%. 4.3.1.3 Departemen Tabel 3.3 Departemen No Departemen F % 1 Ilmu Komunikasi 16 17,3 2 Antropologi 7 7,6 3 Ilmu Politik 9 9,8 4 Sosiologi 9 9,8 5 Administrasi Negara 10 10,9 6 Administrasi Bisnis 15 16,3 7 Perpajakan D III 15 16,3 8 Kesejahteraan Sosial 11 12,0 Total 92 100,0 Sumber P.3/FC.5

Departemen yang dipilih ada 8 departemen, disini peneliti tidak memasukkan mahasiswi ekstensi atau strata II. Tabel di atas menunjukkan bahwa mahasiswi Ilmu

Komunikasi mendapat porsi agak banyak (16 responden dengan 17,3 %). Hal ini wajar karena mahasiswi Ilmu Komunikasi adalah yang terbanyak di FISIP USU (348 orang). Responden terendah ada di dua departemen yaitu Ilmu Politik (9 responden dengan 9,8%) dan Sosiologi (9 responden dengan 9,8%)

4.3.1.4 Pekerjaan Orang Tua

Tabel 4.3 Pekerjaan Orang Tua

No Pekerjaan Orang Tua F % 1. Wiraswasta 32 34.8 2. Pengusaha 5 5,4 3. TNI-AD 2 2,2 4. Pengangguran 4 4,3 5. PNS 7 7,6 6. Pegawai Swasta 11 12,0 7. Petani 6 6,5 8. Polisi 3 3,3 9. Pensiunan 8 8,7 10. Pedagang 14 15,2 Total 92 100.0 Sumber P.4/FC.6

Pertanyaan Pekerjaan Orang Tua ini bersifat terbuka, karena pekerjaan orang tua mahasiswi FISIP USU sangat beragam dan tidak bisa ditentukan. Pada tabel 4.3 menunjukkan bahwa pekerjaan orang tua mahasiswi FISIP USU yang menjadi responden peneliti, yang tebanyak adalah Wiraswasta sebanyak 32 responden dengan 34,8 %. Sedangkan yang terkecil adalah Polisi, hanya 3 responden dengan 3,3%.

4.3.1.5 Uang saku per bulan

Uang saku disini maksudnya uang “jajan” yang diterima oleh masing-masing mahasiswa pe bulannya. Uang saku ini biasanya diberikan oleh orang tua responden atau pun wali mereka.

Tabel 5.3 Uang saku per bulan

No Uang saku F % 1. < Rp 500.000 16 17,4 2. Rp 500.000 – Rp 1.000.000 57 62,0 3. >Rp 1.000.000 19 20,7 Total 92 100.0 Sumber P.5/FC.7

Berdasarkan dari hasil analisa data tabel diatas menunjukkan bahwa lebih banyak responden yang mempunyai uang saku Rp 500.000 – Rp 1.000.000 yakni 57 responden (62,0 %). Selanjutnya responden dibawah Rp 500.000 dengan 16 responden (17,4 %) dan uang jajan diatas Rp 1.000.000 dengan 19 responden (20,7%)

4.3.1.6 Waktu Menonton Korean Wave

Disini peneliti ingin meneliti waktu mahasiswi FISIP USU menonton Korean Wave. dikarenakan sebagian mahasiswi memiliki jadwal kuliah yang beragam. Ada yang masuk kuliah di pagi hari, namun ada juga yang masuk siang hingga sore hari. sehingga peneliti tertarik menanyakan kapan mahasiswi FISIP USU menonton Korean Wave

Tabel 6.3

Waktu Menonton Korean Wave

No Waktu Menonton F % 1. Malam Hari 30 32.6 2. Sore Hari 26 28.3 3. Siang Hari 32 34.8 4. Pagi Hari 4 4.3 Total 92 100,0 Sumber P.6/FC.8

Tabel 6.3 menunjukkan bahwa kebanyakan mahasiswi FISIP USU menonton di siang hari, sebanyak 32 responden dengan 34,8 %. Hal ini dikarenakan stasiun TV RCTI menayangkan Drama Korea jam 14.00. terbanyak kedua adalah di malam hari, dengan 30 responden dengan 32,6 %. Mahasiswi yang menonton di malam hari kebanyakan menonton Korean Wave lewat DVD, ada juga yang menonton lewat streaming Internet. Mereka memilih menonton di malam hari karena sebagian mahasiswi memiliki kegiatan di luar seperti jadwal kuliah dan lain-lain. Sehingga mereka meluangkan waktu untuk menonton Korean Wave di malam hari. Kemudian di sore hari dengan 26 responden (28, 3%) dan di pagi hari dengan 4 responden (4,3 %)

4.3.2 Variabel Bebas (X) : Terpaan Tayangan Korean Wave (Demam Korea)

4.3.2.1 Sering Menonton acara Korean Wave

Peneliti memulai dari tingkat keseringan yang dimiliki responden terhadap terpaan tayangan Korean Wave

Tabel 7.3 No. Sering Menonton acara

Korean Wave F % 1 Tidak Pernah 6 6,5 2 Jarang 25 27,2 3 Sering 40 43,5 4 Sangat Sering 21 22,8 Total 92 100,0 Sumber P.6/FC.9

Dari tabel 7.3 menunjukkan bahwa sebanyak 40 responden (43,5 %) mengaku sering menonton acara Korean Wave di TV atau di Internet dan hanya terlewatkan satu atau dua episode saja. Selanjutnya terdapat 21 responden (22,8%) yang mengaku sangat sering menonton acara Korean Wave di setiap tayangannya, tanpa melewatkan satu episode pun. Kemudian ada 25 responden (27,2 %) juga yang mengaku jarang menonton acara Korean Wave. jarang disini maksudnya responden menonton hanya sekali-sekali, menonton 1-2 episode setiap minggunya. Peneliti juga mendapati 6 responden (6,5 %) yang mengaku tidak pernah menonton acara Korean Wave. maksud dari tidak pernah adalah mereka memang tidak menyukai hal-hal yang ada di acara Korean Wave (alur cerita yang ribet, akting yang lebay, lelaki yang bersifat kemayu dan lain-lain). namun 6 responden ini mengatakan mereka mengetahui atau mengikuti perkembangan artis atau public figur yang ada di acara Korean Wave.

4.3.2.2 Bagaimana tayangan Korean Wave saat ini Tabel 8.3

No Bagaimana Tayangan Korean Wave F % 1 Tidak Menarik 4 4,3 2 Kurang Menarik 22 23,9 3 Menarik 46 50,0 4 Sangat Menarik 20 21,7 Total 92 100,0 Sumber P.7/FC.10

Tabel 8.3 menjelaskan tentang bagaimana tayangan Korean Wave saat ini. jumlah responden yang menyatakan bahwa tayangan Korean Wave menarik saat ini adalah 46 orang (50,0%). Responden yang menyatakan kurang menarik ada 22 orang (23,9 %), yang menyatakan sangat menarik ada 20 orang (21,7 %) dan yang menyatakan tidak menarik ada 4 orang (4,3 %).

Dengan demikian bisa kita simpulkan bahwa tayangan Korean Wave saat ini menarik. Menarik karena alur cerita yang ada di drama Korea atau penampilan musisi di acara K-Pop tidak seperti tayangan sinetron atau acara musik di Indonesia saat ini. Namun ada juga yang mengatakan tayangan Korean Wave saat ini tidak menarik, karena mereka masih menyukai acara Korean Wave yang lama dan yang mereka tonton saat ini tidak sesuai dengan selera mereka.

4.3.2.3 Apakah tayangan Korean Wave bisa diakses di tempat anda

Maksud dari peneliti menanyakan bisa diakses adalah apakah tempat mereka tinggal saat ini bisa mengakses tayangan Korean Wave apa tidak. Berikut perinciannya dalam tabel :

Tabel 9.3

Tayangan Korean Wave bisa diakses di tempat anda No. Apakah tayangan Korean

Wave bisa diakses

F % 1. Tidak Dapat 5 5.4 2. Kurang Dapat 26 28.3 3. Dapat 37 40.2 4. Sangat Dapat 24 26.1 Total 92 100.0 Sumber P.8/FC.11

Pada tabel diatas menunjukkan bahwa 37 responden dapat mengakses acara Korean Wave (40,2 %), 26 responden kurang dapat mengakses acara Korean Wave (28,3 %), 24 responden sangat dapat mengakses Korean Wave (26,1 %), dan 5 responden mengatakan tidak dapat mengakses Korean Wave (5.4 %). Mereka yang tidak dapat mengakses beralasan bahwa tempat mereka tinggal tidak ada channel TV yang menayangkan Korean Wave (rata- rata yang menjawab ini mahasiswi rantau), sehingga jika mereka ingin menonton, mereka memilih membeli DVD ketika berada di Medan atau meminta hasil download-an (Torrent) episode per episode dari teman mereka.

4.3.2.4 Durasi tayangan Korean Wave Tabel 10.3 Durasi tayangan No Durasi Tayangan F % 1 Tidak Sesuai 7 7,6 2 Kurang Sesuai 30 32,6 3 Sesuai 43 46,7 4 Sangat Sesuai 12 13.0 Total 92 100,0 Sumber P.9/FC.12

Tabel 10.3 menunjukkan data tentang penelitian para responden terhadap pemilihan durasi jam tayang Korean Wave di TV maupun streaming internet. Jumlah responden yang mengatakan sesuai adalah 43 orang (46,7 %), yang kurang sesuai 30 orang (32,6 %), yang menilai sangat sesuai adalah 12 orang (13,0 %), dan jumlah responden yang menilai tidak sesuai sebanyak 7 orang (7,6 %)

Dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden dalam penelitian ini menilai durasi acara tayangan Korean Wave yang mereka tonton saat ini, di TV maupun streaming internet. Mengaku sudah sesuai dengan kepuasan mereka

4.3.2.5 Lama Menonton

Tabel 11.3 Lama Menonton

No Lama Menonton F %

1. Beberapa menit saja 6 6,5

2. < 60 Menit 19 20,7

3. 60 Menit 27 29,3

4. > 60 Menit 40 43,5

Total 92 100.0

Sumber P.10/FC.13

Pada tabel 11.3 dapat dijelaskan bahwa dari 92 responden yang peneliti temui, 40 orang mengaku mereka menonton acara Korean Wave lebih dari satu jam (43,5%). Kemudian 27 orang yang menonton hanya satu jam saja (29,3 %), 19 orang yang menonton kurang dari satu jam (20,7 %) dan 6 orang yang hanya menonton beberapa menit saja (6,5 %). Untuk mereka yang beberapa menit, mereka ini adalah mahasiswi yang menonton drama Korea yang ada di TV pada siang hari namun bentrok dengan jadwal kuliah dan ada juga mahasiswi yang menonton hanya dari pertengahan dan ujung cerita dari setiap episodenya saja karena tidak sempat menonton dari awal cerita, disebabkan baru pulang kuliah.

4.3.2.6 Apakah sering mencari informasi tentang Korean Wave

Tabel 12.3

Sering Mencari Informasi

No Sering Mencari F % 1. Tidak Pernah 6 6,5 2. Jarang 40 43,5 3. Sering 32 34,8 4. Sangat Sering 14 15,2 Total 92 100.0 Sumber P.11/FC.14

Pada tabel 12.3 menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswi FISIP USU jarang mencari informasi tentang artis atau musisi Korean Wave, sebanyak 40 orang (43,5 %). Kemudian sering mencari informasi ada 32 orang (34,8 %), 14 orang mengaku sangat sering mencari informasi (15,2 %) dan 6 orang tidak pernah mencari informasi tentang Korean Wave. ada beberapa pembahasan cukup menarik disini, untuk mereka yang tidak pernah mencari informasi, mereka memang penikmat acara Korean Wave tetapi mereka tidak sampe mencari tahu informasi ataupun seputar gosip tentang artis-artis Korean Wave. untuk kategori sangat sering mencari, mereka selalu mengikuti perkembangan artis Korea, mulai dari gosip tentang artis, informasi tentang episode baru K-Drama, informasi tentang Boyband/Girlband K-Pop favorit mereka dan lain-lain. Peneliti sempat menanyakan kepada seluruh responden dimana mereka mencari informasi tentang Korean Wave, mayoritas menyebut mereka mencari lewat website. Seperti allkpop, KdramaStars, Kpoplive, kimchiLove, dramaFever dan masih banyak lagi.

4.3.2.7 Setuju informasi tentang Korean Wave menambah wawasan Tabel 13.3

Setuju informasi menambah wawasan No Setuju informasi menambah wawasan F % 1. Tidak Setuju 2 2.2 2. Kurang Setuju 15 16.3 3. Setuju 57 62.0 4. Sangat Setuju 18 19.6 Total 92 100.0 Sumber P.12/FC.15

Pada Tabel 13.3 menjelaskan bahwa apakah informasi tentang Korean Wave dapat menambah wawasan mereka, mayoritas responden pun menjawab setuju (57 orang dengan 62,0 %) bahwa informasi tentang Korean Wave dapat menambah wawasan mereka. Mulai dari artis, musisi, public figure hingga makanan (kuliner khas Korea), kebudayaan, sejarah hingga tempat wisata nya. Mereka yang menjawab kurang setuju ada 15 orang (16,3 %), sangat setuju ada 18 orang (19,6 %) dan tidak setuju ada 2 orang (2,2 %)

4.3.2.8 Tingkat atensi ketika menonton Korean Wave Tabel 14.3 Tingkat Atensi No Tingkat Atensi F % 1. Tidak Serius 3 3.3 2. Kurang Serius 19 20,7 3. Serius 47 51.1 4. Sangat Serius 23 25.0 Total 92 100.0 Sumber P.13/FC.16

Berdasarkan tabel diatas, menunjukkan bahwa 47 orang serius ketika menonton acara Korean Wave (51.1 %), 23 orang sangat serius menonton (25.0%). Ini dikarenakan cerita di drama Korea sangat menarik, alur cerita yang tidak melebar kemana-mana dan plot ceritanya seru. Kemudian ada 19 orang yang mengaku kurang serius menonton (20,7 %) dan yang tidak serius menonton, hanya sebagai hiburan semata saja, ada 3 orang (3,3 %)

4.3.3 Variabel Terikat (Y) : Gaya Hidup Mahasiswi FISIP USU

Pada bagian ini, data yang disajikan yakni segala sesuatu berhubungan dengan Gaya Hidup Mahasiswi FISIP USU, selengkapnya sebagai berikut :

4.3.3.1 Suka cara berpakaian artis Korean Wave

Tabel 15.3

Suka cara berpakaian Korean Wave

No Suka cara berpakaian F %

1. Tidak Suka 8 8,7 2. Kurang Suka 27 29,3 3. Suka 41 44,6 4. Sangat Suka 16 17,4 Total 92 100.0 Sumber P.14/FC.17

Gaya berpakaian ala artis Korea semakin digemari oleh remaja di Indonesia. Pengaruh gaya busana Korea ini disebabkan oleh banyaknya drama serial dan acara musik Korea menyebarluaskan gaya berpakaian Korea ala Indonesia. Belum lagi artis lokal juga ikut menirukan gaya mereka.

Dalam tabel 15.3 menunjukkan bahwa responden menyukai cara berpakaian para artis atau musisi Korean Wave, sebanyak 41 orang (44,6 %), dan 16 orang mengaku sangat menyukai cara berpakaian artis atau musisi Korean Wave (17,4 %). Alasan mereka menyukai cara berpakaian adalah gaya berpakaian mereka unik, keren dan sedap dipandang mata

Selain itu dari tabel diatas menunjukkan bahwa responden yang kurang menyukai cara berpakaian yang ditunjukkan artis atau musisi Korean Wave sebanyak 27 orang (29,3 %) dan tidak menyukai sebanyak 8 orang (8,7%). Ini dikarenakan gaya berpakaian seperti mereka tidak sesuai dengan iklim di indonesia yang dimana artis Korean Wave sering memakai baju yang tebal serta warna baju yang sering digunakan juga terkesan ramai atau terlalu berwarna-warni.

4.3.3.2 Meniru Cara Berpakaian

Tabel 16.3

Meniru cara berpakaian artis Korean Wave

No Meniru cara berpakaian F %

1. Tidak Meniru 40 43,5 2. Jarang Meniru 36 39,1 3. Meniru 14 15,2 4. Sangat Meniru 2 2,2 Total 92 100.0 Sumber P.15/FC.18

Di tabel 16.3 menunjukkan bahwa ada 40 mahasiswi yang mengaku tidak meniru cara berpakaian artis Korean Wave (43,5 %) dan 36 orang yang kurang meniru cara berpakaian artis Korean Wave (39,1 %), mereka beralasan sesungguhnya mereka menyukai style artis Korean Wave namun mereka enggan untuk terlalu mengikuti mode busana artis Korean Wave. responden yang menjawab meniru ada 14 orang (15,2 %) dan yang sangat meniru ada 2 orang (2,2 %). Menurut mereka yang meniru dan sangat meniru, para artis Korean Wave memiliki penampilan serta fashion style yang keren sehingga cocok-cocok saja untuk ditiru. Khusus untuk responden yang menjawab sangat meniru, mereka rela merogoh kocek dalam- dalam hanya untuk membeli pakaian yang sama seperti artis Korean Wave yang dijual di mal atau online shop.

4.3.3.3 Bagaimana gaya berpakaian artis Korean Wave

Tabel 17.3

Bagaimana gaya berpakaian

No Bagaimana gaya berpakaian F % 1. Tidak Menarik 10 10,9 2. Kurang Menarik 30 32,6 3. Menarik 45 48,9 4. Sangat Menarik 7 7,6 Total 92 100,0 Sumber P.16/FC.19

Pada tabel 17.3 menunjukkan bahwa 45 responden menjawab gaya berpakaian artis Korean Wave menarik (48,9 %) dan 7 responden mengatakan sangat menarik (7,6 %). Alasan mereka mengatakan menarik karena gaya berpakaian mereka berbeda dengan artis-artis asal Amerika dan artis-artis lokal. Mereka seperti memiliki ciri khas tersendiri seperti mencampur gaya pakaian formal dengan casual. Serta 30 responden mengatakan kurang menarik (32,6 %) dan 10 responden mengatakan tidak menarik (10,9 %). Mereka yang menjawab kurang menarik karena gaya berpakaian artis Korean wave ini terlalu mencolok dan terkesan ribet bila dipakai untuk jalan-jalan atau hangout

4.3.3.4 Apakah menyukai potongan gaya rambut artis Korean Wave

Tabel 18.3

Apakah menyukai potongan gaya rambut No Apakah menyukai potongan

gaya rambut F % 1. Tidak Suka 11 12.0 2. Kurang Suka 35 38.0 3. Suka 39 42.4 4. Sangat Suka 7 7,6 Total 92 100.0 Sumber P.17/ FC.20

Pada tabel 18.3 dijelaskan bahwa 39 responden menyukai potongan gaya rambut artis Korean Wave (42,4 %) dan 7 responden sangat menyukai gaya rambut artis Korean Wave (7,6 %). Mereka beranggapan bahwa rambu artis Korea sangat unik, keren dan terlihat tampan/cantik. Sedangkan 35 orang mengatakan kurang menyukai potongan rambut (38%) dan 11 orang tidak menyukai potongan rambut artis Korea Wave. mereka tidak menyukai karena terkadang potongan gaya rambut artis Korea terkesan lebay seperti rambut dicat warna-warni dan lain-lain

4.3.3.5 Apakah sering meniru gaya potongan rambut artis Korean Wave

Tabel 19.3

Apakah sering meniru

No Apakah sering meniru F %

1. Tidak Pernah 41 44.6 2. Jarang Meniru 33 35,9 3. Sering 16 17,4 4. Sangat Sering 2 2,2 Total 92 100.0 Sumber P.18/FC.21

Di tabel 19.3 ini, kita bisa melihat bahwa 41 responden tidak pernah meniru potongan gaya rambut artis Korea Wave (44.6 %) lalu ada 33 responden jarang meniru potongan gaya rambut artis Korean Wave (35,9 %). Alasan mereka tidak meniru sama seperti alasan pada tabel sebelumnya. Terkesan ribet dan lebay, dan beberapa mahasiswi FISIP juga ada yang memakai jilbab atau hijab ketika berpergian keluar rumah. Kemudian ada 16 responden yang menjawab sering meniru potongan gaya rambut artis Korea (17,4 %) dan ada 2 responden yang menjawab sangat sering meniru potongan rambut artis Korea (2,2 %). Mereka yang menjawab sering adalah mereka yang tidak pernah ketinggalan model rambut yang sedang booming diantara artis Korea, sehingga mereka juga ikut meniru model rambut seperti mereka. Dan mereka mengatakan sah-sah saja mengikuti gaya rambut seperti mereka.

4.3.3.6 Bagaimana gaya potongan rambut artis Korean Wave

Tabel 20.3

Bagaimana gaya potongan rambut

No Bagaimana gaya potongan

rambut F % 1. Tidak Menarik 12 13.0 2. Kurang Menarik 31 33.7 3. Menarik 45 48.9 4. Sangat Menarik 4 4.3 Total 92 100.0 Sumber P.19/FC.22

Di tabel 20.3, diketahui bahwa 45 responden mengatakan gaya potongan rambut artis Korea saat ini menarik (48,9 %), diikuti 4 responden yang mengatakan sangat menarik (4,3 %). Menarik karena gaya rambut artis Korea selalu berubah-ubah dari masa ke masa, tidak terpaku pada satu mode. Dan juga ada 31 responden yang mengatakan kurang menarik (33,7 %) dan 12 responden mengatakan tidak menarik (13,0 %). Mereka mengatakan kurang menyukai gaya potongan karena rata-rata gaya potongan rambut artis Korea saat ini (terutama laki-laki) kadang menyerupai wanita dan terkesan feminim. Sehingga mereka kurang menyukainya

4.3.3.7 Apakah menyukai aksesoris yang dikenakan artis Korean Wave

Tabel 21.3

Apakah anda menyukai aksesoris No. Apakah anda menyukai

aksesoris

F %

2. Kurang Suka 26 28,3

3. Suka 53 57,6

4. Sangat Suka 11 12,0

Total 92 100,0

Tabel P.20/FC.23

Dari tabel 21.3 diketahui mayoritas responden menyukai aksesoris yang dipakai artis Korean Wave, sebanyak 53 responden (57,6 %) dan yang sangat menyukai sebanyak 11 responden (12,0%). Aksesoris yang ditampilkan artis Korean Wave menurut mereka bagus dan mereka menjadi tampil modis jika menggunakan aksesoris yang sama seperti artis-artis Korea. Kebanyakan dalam hal referensi aksesoris, mayoritas responden mengikuti gaya aksesoris yang dipakai musisi Korea atau K-Pop, karena biasanya dalam video klip K-Pop aksesoris yang mereka kenakan bermacam-macam. Kemudian, responden yang kurang menyukai aksesoris ada sebanyak 26 responden (28,3 %) dan yang tidak menyukai ada 2 orang (2,2 %). Mereka tidak menyukai karena aksesoris yang dikenakan artis Korea tidak sesuai dengan selera mereka.

4.3.3.8 Seberapa sering mengenakan aksesoris yang sama seperti artis Korean Wave

Tabel 22.3

Seberapa sering mengenakan aksesoris No Seberapa sering mengenakan

aksesoris F % 1. Tidak Pernah 16 17,4 2. Jarang 45 48,9 3. Sering 27 29,3 4. Sangat Sering 4 4,3 Total 92 100,0

Sumber P.21/FC.24

Tabel 22.3 menunjukkan 45 responden jarang menggunakan aksesoris yang sama seperti artis Korean Wave (48,9 %), alasan mereka jarang adalah mereka menggunakan aksesoris saat mereka melakukan kegiatan berada di luar kampus, artinya mereka menggunakan aksesoris saat hangout bersama teman, jalan-jalan bersama keluarga dan lain- lain. mereka mengatakan aksesoris itu agak mencolok jika digunakan di kampus, jadi sebaiknya mereka gunakan saat tidak berada di kampus. Kemudian ada 27 responden yang sering menggunakan aksesoris (29,3 %), yang mereka gunakan saat berada di kampus atau tidak di kampus. 4 responden mengatakan sangat sering menggunakan aksesoris (4,3 %) dan 16 responden tidak pernah menggunakan aksesoris (17,4 %). Karena mereka beranggapan aksesoris yang sama seperti artis Korean Wave harganya mahal, sehingga mereka urung membelinya.

4.3.3.9 Aksesoris apa yang anda gunakan Tabel 23.3

Aksesoris apa yang anda gunakan No. Aksesoris yang anda

gunakan F % 1. Lain-lain 40 43,5 2. Topi 13 14,1 3. Kalung 14 15,2 4. Gelang 25 27,2 Total 92 100,0 Sumber P.22/FC.25

Dari tabel 23.3 diketahui ada 40 responden yang memilih opsi Lain-lain (43,5 %), sebenarnya sebagian responden menjawab tidak memakai aksesoris, dengan perincian 26 responden tidak memakai aksesoris, 4 orang memakai scarf , 7 orang memakai sweater dan 3

orang memakai tas. Kemudian 25 responden memakai gelang (27,2 %), 14 responden memakai kalung (15,2 %) dan 13 responden memakai topi (14,1 %). Mayoritas responden membeli ini biasanya di Online Shop, terkadang juga mereka membeli di mal seperti Girls Stuff, Meiji, Polkadot dan lain-lain.

4.3.3.10 Bagaimana ekpresi diri yang ditampilkan artis Korean Wave

Tabel 24.3

Bagaimana ekspresi diri yang ditampilkan No Bagaiamana ekspresi diri

yang ditampilkan F % 1. Tidak Menarik 4 4,3 2. Kurang Menarik 25 27,2 3. Menarik 54 58,7 4. Sangat Menarik 9 9,8 Total 92 100,0 Sumber P.23/FC.26

Pada tabel 24.3 menjelaskan tanggapan responden tentang ekspresi yang ditampilkan artis Korean Wave. ekspresi diri maksudnya ialah pengungkapan atau proses menyatakan seperti menyatakan gagasan, maksud, perasaan dan sebagainya, seperti berbicara, marah, senang, malu dan lain-lain. Mayoritas responden menjawab ekpresi artis Korea menarik ada 54 responden (58,7 %), ekpresi artis korea sangat menarik ada 9 responden (9,8 %), kurang menarik ada 25 responden (27,2 %) dan yang menjawab tidak menarik ada 4 responden (4,3 %). Mereka yang menjawab menarik mengatakan ekspresi artis Korean Wave, terutama aktor dan aktris di drama Korea, terkesan unik dan lucu. Sedangkan mereka yang menjawab tidak menarik karena rata-rata ekpresi pemain korea terkesan lebay atau ekpresi yang sengaja dibumbui drama dan sedikit sentimentil

4.3.3.11 Apakah anda menyukai ekspresi diri artis Korean Wave

Tabel 25.3

Apakah anda menyukai ekspresi diri artis Korean Wave

No. Apakah anda menyukai ekspresi diri F % 1. Tidak Suka 15 16,3 2. Kurang Suka 24 26,1 3. Suka 36 39,1 4. Sangat Suka 17 18,5 Total 92 100.0 Sumber P.24/FC.27

Pada tabel 25.3 memperlihatkan 36 responden menyukai ekspresi yang ditampilkan artis Korea (39,1 %), kemudian ada 17 responden yang mengatakan sangat menyukai ekspresi yang ditampilkan artis Korean Wave. ekspresi disini ditekankan kepada mereka yang penikmat drama Korea, dimana ekspresi orang Korea terlihat lebih jelas disini. Mereka menyukai ekspresi artis Korean Wave karena ekspresi yang ditampilkan berbeda dengan ekspresi artis sinetron di Indonesia. Di mana ekspresi artis Korea terlihat lebih menjiwai dan natural, sehingga penonton bisa terbawa emosi (senang atau sedih) ketika menontonnya. Sedangkan responden yang kurang menyukai ada 24 responden (26,1 %) dan tidak suka ada 15 responden (16,3 %). Mereka yang tidak menyukai dan kurang menyukai rata-rata mempunyai alasan yang sama : terkadang artis Korea ekspresinya Overreact dan merasa kurang berkenan di hati ketika melihat akting dari artis Korea tersebut.

4.3.3.12 Cocok tidak ekspresi artis Korean Wave kita tiru

Dokumen terkait