INSTRUMEN OBSERVASI SISWA
E. Analisis Data dan Pengujian Hipotesis
Untuk mengetahui pengaruh variabel X (Penerapan Isi kitab al-Akidah wal-Akhlak) terhadap variabel Y (Pembentukan Akhlak) siswa kelas X jurusan keagamaan MA Ma’arif NU Assa’adah Bungah Gresik, maka penulis menguji
menggunakan pendekatan statistik dengan teknis analisa Regresi Linier Sederhana menggunakan perhitungan manual dengan rumus142:
Y = α + bX
α = (Σ Yi) (Σ X
2 i) –( Σ Xi) ( Σ Xi Y
i)
n Σ X
2i –(Σ Xi)
2b = nΣ Xi Y
i–( Σ Xi) ( Σ Yi )
n Σ X
2i –(Σ Xi)
2 Keterangan : α = bilangan konstan b = koefisien korelasi X = variabel bebas Y = variabel terikatBerdasarkan angket dan data kedua variabel tersebut, dapat disusun tabel untuk mencari pengaruh penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak depag RI terhadap pembentukan akhlak siswa kelas X jurusan keagamaan di MA Ma’arif NU Assa’adah Bungah Gresik.
Tabel 4.12
Tabel pengaruh penerapan isi kitab al-akidah wal-akhlak depag RI terhadap pembentukan akhlak siswa kelas X jurusan keagamaan di MA Ma’arif NU
Assa’adah Bungah Gresik.
No. Var.X Var.Y X2 Y2 XY
1 38 39 1444 1521 1482
2 39 34 1521 1156 1326
3 41 39 1681 1521 1599
142
4 39 36 1521 1296 1404 5 43 39 1849 1521 1677 6 39 38 1521 1444 1482 7 39 37 1521 1369 1443 8 37 37 1369 1369 1369 9 40 40 1600 1600 1600 10 40 33 1600 1089 1320 11 37 36 1369 1296 1332 12 44 41 1936 1681 1804 13 35 35 1225 1225 1225 14 36 36 1296 1296 1296 15 45 41 2025 1681 1845 16 39 34 1521 1156 1326 17 43 41 1849 1681 1763 18 37 35 1369 1225 1295 19 42 36 1764 1296 1512 20 43 37 1849 1369 1591 21 42 40 1764 1600 1680 22 39 40 1521 1600 1560 23 41 37 1681 1369 1517 24 40 36 1600 1296 1440 25 41 37 1681 1369 1517 26 38 35 1444 1225 1330 27 41 37 1681 1369 1517 28 36 37 1296 1369 1332 29 38 36 1444 1296 1368 30 44 41 1936 1681 1804 31 41 40 1681 1600 1640 32 41 39 1681 1521 1599
33 36 34 1296 1156 1224 34 40 35 1600 1225 1400 35 44 41 1936 1681 1804 36 41 40 1681 1600 1640 37 41 35 1681 1225 1435 38 39 37 1521 1369 1443 39 38 36 1444 1296 1368 Jumlah 1557 1457 62399 54639 58309
Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa :
Σ X = 1557 ; Σ Y = 1457 ; Σ X2 = 62399 ; Σ Y2 = 54639 ; Σ XY = 58309
Kemudian nilai tersebut dimasukkan kedalam rumus berikut :
α = (Σ Yi) (Σ X2 i) –( Σ Xi) ( Σ Xi Yi ) n Σ X2 i –(Σ Xi)2 α = (1457) (62399) – (1557) (58309) 39 X 62399 - (1557)2 α = 90915343 – 90787113 2433561 – 2424249 α = 128230 9312 α = 13,770
Persamaan regresi linier sederhana diatas adalah sebagai berikut :
b = nΣ Xi Yi–( Σ Xi) ( Σ Yi ) n Σ X2 i –(Σ Xi)2 b = 39 X 58309 – (1557) (1457) 39 X 62399 – (1557)2 b = 2274051– 2268549 2433561 – 2424249 b = 5502 9312 b = 0,5908
Y = α + bX
= 13,770 + (0,5908 X )
Diketahui bahwa nilai dari penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak adalah 88,7 maka :
= 13,770+ (0,5908) (88,7) = 66,173
Jadi diperkirakan rata-rata nilai dari Penerepan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak adalah adalah sebesar 66,1
a. Uji Linieritas Regresi
Dalam uji liniearitas dapat digunakan langkah-langkah sebagai berikut : 1) Menghitung jumlah kuadrat total
Jk (T) = Σ Y2
= 54639
2) Menghitung jumlah kuadrat regresi [JK reg (a) ] Jk (a) = (Σ Y)2 n = (1457)2 39 = 2122849 39 = 54432,025
3) Menghitung jumlah kuadrat regresi [ Jk reg (b/a) ] Jk (b/a) = b [ ΣXY – (Σ X) (Σ Y) ]
n
= 0,5908 [58309 – (1557) (1457) ] 39
= 83,3482325
4) Menghitung jumlah kuadrat residu [ JK res ] Jk (s) = Σ Y2 – {Jk (a) + Jk (b/a)}
= 54639 – {54432,025 + 83,3482325} = 123,6268
5) Menghitung jumlah kuadrat galat Jk (b/a) = Σ [ ΣY2– ( XY2) ] n = Σ [ 54639 – (583092) ] 39 = ( 54639- 87177935,4) = - 87123296
6) Menghitung rata-rata jumlah kuadrat regresi [RJKreg(a)] [RJKreg(a)] = JKreg(a)
= 54432,025
7) Menghitung rata-rata jumlah kuadrat regresi [RJKreg(a/b)] [RJKreg(a/b)] = JKreg(b/a)
= 83,3482325
8) Menghitung rata-rata jumlah kuadrat residu [RJKres] RJKres = RJKres
n-2 = 123,6268 39-2
= 3,34126 9) Menghitung Fhitung
Fhitung = JK reg (b/a) RJKres = 83,3482325 3,34126486
= 24,945 10)Menghitung nilai Ftabel
Ftabel = F (α) (1, n-2) = (0,05) (1, 39-2) = 4,11
11)Membandingkan F hitung dan F tabel
Tujuan membandingkan antara Ftabel dan Fhitung adalah untuk mengetahui, apakah H0 ditolak atau diterima berdasarkan kaidah pengujian.
12)Membuat keputusan apakah Ha atau H0 yang diterima, menerima atau menolak H0.
Menghitung koefisien korelasi dengan menggunakan rumus :
r = ∑ ∑ ∑ √[ ∑ ∑ ] [ ∑ ∑ ] maka :
2
2
1457 54639 39 1557 62399 39 1457 1557 58309 39 r
2433561 2424249
2130921 2122849
2268549 -2274051 r
9312
8072
5502 r 75166464 5502 r 859 , 8669 5502 r 0,6346 rUntuk menguji koefisien korelasi digunakan statistik student t untuk pengujian nol Ho: P = O melawan H1: P > 0 dengan kriteria Ho ditolak jika t hitung lebih besar dari t daftar distribusi. Adapun rumus t yang digunakan adalah:
t = �√�−2 √1−�2 = 0,6346√39−2 √1− 0,63462 = 3,86008 0,77284 = 4,9946
Mencari Nilai t Tabel
Untuk taraf nyata 0,05 dan dk 37 dari daftar distribusi t diperoleh t = 2,026 yang diperoleh dari penelitian ini berarti antara penerapan isi kitab al-Akidah
wal-Akhlak mempunyai korelasi yang signifikan terhadap pembentukan akhlak siswa. Kemudian untuk mengetahui beberapa persen korelasi tersebut, maka perlu dicari r determinannya, yaitu:
Berdasarkan hasil analisis diperoleh t hitung sebesar 4,9946 maka t hitung > t tabel (4,994 > 2,026), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak memiliki pengaruh yang signifikan dengan pembentukan akhlak siswa.
r determinan = r2 x 100%
= (0,6346 )2 x 100% = 0,4027 = 40,2% = 40 %
Jadi pembentukan akhlak siswa kelas X jurusan keagamaan MA Ma’arif NU Assa’adah Bungah Gresik yang dipengaruhi oleh penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak Depag RI adalah sebesar 40 %.
Kesimpulan dari hasil perhitungan manual diatas dapat diketahui bahwa:
1. Terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak depag RI terhadap pembentukan akhlak siswa kelas X jurusan keagamaan MA Ma’arif NU Assa’adah Bungah Gresik.
2. Berdasarkan hasil analisis secara manual untuk taraf nyata 0,05 diperoleh f hitung sebesar 24,9 dan f tabel 4,11 maka f hitung > f tabel (24,9>4,11), dan didapatkan pula t hitung sebesar 4,9946 maka t hitung > t tabel (4,994 > 2,026), maka kesimpulannya Ha diterima dan Ho ditolak.
tingkat pengaruh penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak depag RI terhadap pembentukan akhlak siswa kelas X jurusan keagamaan MA Ma’arif NU Assa’adah Bungah Gresik tergolong kuat. Korelasi kedua variabel tersebut menghasilkan 0,634 yang terdapat diantara 0,60-0,799.
4. Dari hasil perhitungan secara manual terdapat 40 % variabel pembentukan akhlak siswa kelas X jurusan keagamaan MA Ma’arif NU Assa’adah Bungah Gresik dipengaruhi oleh variabel penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak, sisanya sebesar 60 % dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya.
Kemudian langkah selanjutnya adalah untuk menghindari kesalahan dalam hitung manual dengan melakukan pembuktian melalui Uji SPSS.143 Rumus statistika yang digunakan dalam Uji SPSS dengan menggunakan Regresi linier Sederhana untuk memperoleh hasil yang lebih Valid dan realibel, berikut adalah hasil uji spss secara rinci :
Descriptive Statistics
Mean Std. Deviation N
pembentukan akhlak siswa 37.3590 2.33382 39
penerapan isi kitab al-akidah wal-akhlak
39.9487 2.51259 39
Correlations
pembentukan akhlak siswa
penerapan isi kitab al-akidah
wal-akhlak
Pearson Correlation pembentukan akhlak siswa 1.000 .623
143
SPSS adalah sebuah program aplikasi yang memiliki kemampuan analisis statistik cukup tinggi serta sistem manajemen data pada lingkungan grafis dengan menggunakan menu-menu deskriptif
penerapan isi kitab al-akidah
wal-akhlak .623 1.000
Sig. (1-tailed) pembentukan akhlak siswa . .000
penerapan isi kitab al-akidah
wal-akhlak .000 .
N pembentukan akhlak siswa 39 39
penerapan isi kitab al-akidah
wal-akhlak 39 39
Variables Entered/Removedb
Model Variables Entered
Variables
Removed Method
1 penerapan isi kitab
al-akidah wal-akhlaka . Enter
a. All requested variables entered.
b. Dependent Variable: pembentukan akhlak siswa
Model Summaryb
Model R R Square Adjusted R Square
Std. Error of the
Estimate Durbin-Watson
1 .623a .388 .371 1.85095 2.253
a. Predictors: (Constant), penerapan isi kitab al-akidah wal-akhlak
b. Dependent Variable: pembentukan akhlak siswa
ANOVAb
Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.
1 Regression 80.212 1 80.212 23.413 .000a
Residual 126.762 37 3.426
Total 206.974 38
ANOVAb
Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.
1 Regression 80.212 1 80.212 23.413 .000a
Residual 126.762 37 3.426
Total 206.974 38
b. Dependent Variable: pembentukan akhlak siswa
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 14.259 4.783 2.981 .005
penerapan isi kitab al-akidah
wal-akhlak .578 .120 .623 4.839 .000
a. Dependent Variable: pembentukan akhlak siswa
Residuals Statisticsa
Minimum Maximum Mean Std. Deviation N
Predicted Value 34.4974 40.2798 37.3590 1.45287 39
Residual -4.38863 3.18961 .00000 1.82643 39
Std. Predicted Value -1.970 2.010 .000 1.000 39
Std. Residual -2.371 1.723 .000 .987 39
Kesimpulan dari hasil perhitungan SPSS diatas dapat diketahui bahwa:
1) Pada tabel Descriptive Statistics, memberikan informasi tentang mean, standart deviasi, banyaknya data dari variabel-variabel independent dan dependent.
a) Rata-rata (mean) pembentukan akhlak siswa (dengan jumlah data (N) 39 subjek) adalah 37,35 dengan standar deviasi 2,333
b) Rata-rata (mean) Penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak (dengan jumlah data (N) 39 subjek) adalah 39,94 dengan standar deviasi 2,512.
2) Pada tabel Correlation, memuat korelasi atau hubungan antara variabel penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak dengan pembentukan akhlak siswa.
a) Dari tabel tersebut dapat diperoleh besarnya korelasi 0,623 dengan signifikasi 0,000. Karena signifikasi < 0,05, maka H0 ditolak, yang berarti Ha diterima. Artinya ada hubungan yang signifikan antara Penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak dengan pembentukan akhlak siswa.
b) Berdasarkan harga koefisien korelasi yang positif yaitu 0,623, maka arah hubungannya adalah positif. Hal ini menunjukkan bahwa semakin sering melakukan Penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak maka akan diikuti oleh semakin tinggi pembentukan akhlak siswa, dan sebaliknya. c) Dari tabel nilai “r” product moment dengan df= 37, diketahui bahwa
taraf signifikan 5% adalah 0,324.144 Dari hasil tersebut diketahui bahwasanya rxy = 0,623 lebih besar dari pada nilai “r”tabel product moment. Apabila nilai rxy diinterpretasikan dengan tabel interpretasi r product moment, maka 0,623 berada diantara 0,60-0.799 yang tergolong hubungan yang kuat. Jadi berdasarkan hasil tabel
Correlation dapat diketahui Penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak memiliki hubungan atau pengaruh yang kuat terhadap pembentukan akhlak siswa.
144
3) Pada tabel Variables Entered, menunjukkan variabel yang dimasukkan adalah variabel Penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak dan tidak ada variabel yang dikeluarkan (removed), karena metode yang digunakan adalah metode enter.
4) Pada tabel Model Summary, diperoleh hasil R Square sebesar 0,388 angka ini adalah hasil pengkuadratan dari harga koefisien korelasi, atau 0,623 X 0,623 = 0,388). R Square disebut juga dengan koefisien determinasi, yang berarti 38,8% variabel pembentukan akhlak siswa dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel Penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak, sisanya sebesar 61,2% dipengaruhi oleh variabel lainnya. R Square berkisar dalam rentang antara 0 sampai 1, semakin besar harga R Square maka semakin kuat hubungan kedua variabel.
5) Pada tabel Coefisient, diperoleh model regresi yaitu sebagai berikut: Y = 14,259 + 0,578 X
Y = Pembentukan Akhlak
X = Penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak Atau dengan kata lain:
Pembentukan Akhlak = 14,259 + 0,578 Penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak
a. Konstanta sebesar 14,259 menyatakan bahwa jika tidak ada Penerapan isi kitab al-akidah wal-akhlak, maka Pembentukan akhlak siswa adalah 14,259.
b. Koefisien regresi sebesar 0,578 menyatakan bahwa setiap penambahan (karena terdapat tanda (+)) 1 skor Penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak akan meningkatkan Pembentukan akhlak siswa sebesar 0,578. c. Untuk analisis regresi linear sederhana, harga koefisien korelasi
(0,623) adalah juga harga Standardized Coefficients (beta).
6) Pada tabel ANOVA dapat dianalisis
a) Membuat hipotesis dalam uraian kalimat
H0 :Model regresi linear sederhana tidak dapat digunakan untuk memprediksi pengaruh Penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak dalam meningkatkan pembentukan akhlak siswa kelas X jurusan keagamaan MA Ma’arif NU Assa’adah Bungah Gresik.
Ha:Model regresi linear sederhana dapat digunakan untuk memprediksi pengaruh Penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak dalam meningkatkan pembentukan akhlak siswa kelas X jurusan keagamaan MA Ma’arif NU Assa’adah Bungah Gresik.
b) Kaidah pengujian
(1) Dengan cara membandingkan nilai Fhitung dengan Ftabel: Jika : Fhitung ≤ Ftabel maka H0 diterima.
Jika : Fhitung ≥ Ftabel maka H0 ditolak. Dimana :
4,11. Maka H0 ditolak dan Ha diterima. (2) Dengan membandingkan nilai probabilitas:
Jika probabilitas (sig) > α maka H0 diterima. Jika probabilitas (sig) < α maka H0 ditolak. Dimana :
Dari tabel Anova dapat diketahui tingkat signifikansi/ probabilitas (sig) = 0,000 < 0,05
Membandingkan Fhitung dan Ftabel serta sig α
Ternyata : Fhitung = 23,413 ≥ Ftabel = 4,11 , maka H0 ditolak dan Ha diterima.
Ternyata : 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. c) Keputusannya:
Model regresi linear sederhana dapat digunakan untuk memprediksi Pengaruh Penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak dalam meningkatkan pembentukan akhlak siswa kelas X jurusan keagamaan MA Ma’arif NU Assa’adah Bungah Gresik.
7) Uji-t digunakan untuk menguji kesignifikanan koefisien regresi. Dalam hal ini didapatkan hasil dari t hitung SPSS adalah sebesar 4,839. Sedangkan dari nilai distribusi t tabel145 untuk taraf nyata 0,05 diperoleh angka
145
sebesar 2,026 , maka t hitung > t tabel (4,839 > 2,026), kesimpulannya Ha diterima dan Ho ditolak.
8) Pada tabel Residuals, memuat tentang nilai minimum dan maksimum, mean, standart deviasi dari predicted value dan nilai residualnya. Pada tabel Plot, memuat gambar plot pada normal probability plot.
PENUTUP
A. Kesimpulan
Sebagai akhir dari rangkaian penelitian yang berjudul “Pengaruh Penerapan Isi Kitab al-Akidah wal-Akhlak Departemen Agama RI Terhadap Pembentukan Akhlak Siswa Kelas X Jurusan Keagamaan di MA Ma’arif NU Assa’adah Bungah Gresik” dengan mengacu pada rumusan masalah penelitian dan hasil dari penyajian data serta analisis data yang terkumpul, maka peneliti menyusun kesimpulan sebagai berikut:
1. Penerapan Isi Kitab al-Akidah wal-Akhlak di MA Ma’arif NU Assa’adah Bungah Gresik secara garis besar bisa dikategorikan baik. Hal ini berdasarkan hasil Interview dan Observasi tentang Penerapan Isi Kitab al-Akidah wal-Akhlak di MA Ma’arif NU Assa’adah Bungah Gresik, didapatkan bahwa pelaksanaan dari kegiatan belajar mengajar mata pelajaran Akidah Akhlak menggunakan kitab al-Akidah wal-Akhlak Depag RI sudah baik, dilihat dari cara guru mengajar, keaktifan dan sikap siswa dikelas, serta hasil observasi dari mengikuti kegiatan dan perilaku siswa di Sekolah.
Adapun berdasarkan hasil kuesioner Penilaian Afektif Dewan Guru tentang Penerapan Isi Kitab al-Akidah wal-Akhlak (Materi Kewajiban-kewajiban Manusia) didapatkan hasil prosentase kuesioner sebesar 88,2% dan prosentase tersebut berada pada interval 75% - 100% yang tergolong
dalam kategori sangat baik. Sedangkan berdasarkan hasil angket siswa tentang Penerapan Isi Kitab al-Akidah wal-Akhlak, didapatkan hasil prosentase angket sebesar 88,7% dan prosentase tersebut berada pada interval 75% - 100% yang tergolong kedalam kategori sangat baik. 2. Pembentukan akhlak siswa kelas X jurusan keagamaan di MA Ma’arif NU
Assa’adah Bungah Gresik secara garis besar dapat dikategorikan baik. Hal ini berdasarkan dari hasil Interview kepada narasumber, dapat diketahui bahwa banyak sekali upaya yang dilakukan oleh sekolah dalam rangka pembentukan akhlak siswa, baik secara langsung atau tidak langsung. Sehingga dapat diketahui bahwa Akhlak Siswa MA Ma’arif NU Assa’adah dibentuk dengan sangat baik, khususnya siswa jurusan keagamaan.
Adapun berdasarkan hasil dari angket siswa tentang Pembentukan Akhlak Siswa Kelas X Jurusan Keagamaan, didapatkan hasil prosentase angket sebesar 83% dan prosentase tersebut berada pada interval 75% - 100% yang tergolong kedalam kategori sangat baik.
3. Pengaruh Penerapan Isi Kitab al-Akidah wal-Akhlak Departemen Agama RI Terhadap Pembentukan Akhlak Siswa Kelas X Jurusan Keagamaan di MA Ma’arif NU Assa’adah Bungah Gresik, berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dan telah dibuktikan dengan analisis statistik regresi linier menunjukkan bahwa Penerapan Isi Kitab al-Akidah wal-Akhlak
berpengaruh terhadap Pembentukan Akhlak Siswa Kelas X Jurusan Keagamaan.
Adapun dalam analisis data dari perhitungan SPSS diperoleh data F hitung sebesar 23,413, maka F hitung > F tabel (23,413 > 4,11), dan diperoleh pula data t hitung sebesar 4,839, maka t hitung > t tabel (4,827 > 2,026), dan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya Penerapan Isi Kitab al-Akidah wal-Akhlak Departemen Agama RI memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Pembentukan Akhlak Siswa Kelas X Jurusan Keagamaan di MA Ma’arif NU Assa’adah Bungah Gresik. Kemudian diketahui juga bahwa Penerapan Isi Kitab al-Akidah wal-Akhlak Departemen Agama RI dapat mempengaruhi Pembentukan Akhlak Siswa Kelas X Jurusan Keagamaan MA Ma’arif NU Assa’adah Bungah Gresik sebesar 38,8 % sedangkan sisanya sebesar 61,2 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya.
B. Saran
Dari serangkaian temuan penelitian, maka penulis memberikan beberapa saran sebagai berikut:
1. Kepada Pendidik
Penerapan Isi kitab al-Akidah wal-Akhlak Depag RI peserta didik di MA Ma’arif NU Assa’adah sudah baik. Akan tetapi masih banyak yang perlu dibenahi dan ditingkatkan dalam proses kegiatan belajar
mengajar, khususnya dari pelajaran akidah akhlak itu sendiri. Guru juga harus selalu berupaya membentuk akhlak peseta didik baik melalui pengajaran di dalam kelas maupun di luar kelas dan melalui kegiatan-kegiatan keagamaan yang ada di Madrasah. Hal ini akan menunjang upaya sekolah dalam mewujudkan visi dan misi untuk menciptakan peserta didik yang berakhlakul karimah.
2. Kepada Peserta Didik
Kepada seluruh peserta didik MA Ma’arif NU Assa’adah, khususnya dari adik-adik kelas X keagamaan hendaknya selalu berusaha memahami setiap materi pelajaran yang disampaikan guru, agar nantinya adik-adik dapat lebih mudah dalam menerapkannya pada kehidupan. Peserta didik juga hendaknya dapat menyadari pentingnya akhlak terpuji dan selalu termotivasi untuk melaksanakan Akhlak Mahmudah dalam kehidupan sehari-hari, sehingga akan membentuk para peserta didik agar yang memiliki karakter diri seorang muslim ideal di masa mendatang, dan melahirkan generasi muda yang memiliki nilai-nilai akhlak terpuji dalam setiap sendi-sendi kehidupan untuk kebaikan diri, masyarakat, agama, serta nusa dan bangsa.
3. Kepada Lembaga/ Sekolah
Penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak di MA Ma’arif NU Assa’adah tergolong dalam kategori baik. Akan tetapi Alangkah baiknya jika pihak sekolah dapat lebih mengembangkan lagi nilai-nilai
kepesantrenan dalam rangka membentuk akhlak peseta didik agar lebih baik lagi, misalnya dengan memperbanyak kajian-kajian kitab kuning di luar jam sekolah dan dikoordinasi secara baik kepada para peserta didik dengan harapan dapat mencegah peserta didik mengalami degradasi moral karena telah dibentengi oleh nilai-nilai keagamaan yang kuat. 4. Kepada Orang Tua.
Dalam Penelitian ini ditemukan bahwa pengaruh dari penerapan isi kitab al-Akidah wal-Akhlak terhadap pembentukan akhlak adalah sebesar 38,8 % sedangkan sisanya di pengaruhi oleh Faktor-faktor lain, yakni Faktor Internal dan Faktor Eksternal lainnya. Faktor-faktor tersebut tidak kalah Pentingnya dalam hal pembentukan akhlak dari peserta didik itu sendiri. Diantaranya banyak faktor yang juga mempengaruhi ialah faktor lingkungan, pergaulan, keluarga, dan masyarakat. Diharapkan untuk seluruh orang tua agar selalu mengawasi dan memberikan pemahaman tentang nilai-nilai keagamaan di dalam keluarga kepada anak-anak mereka, serta memilihkan lingkungan yang baik untuk perkembangan dari peserta didik, sehingga dapat meningkatkan akhlak terpuji dan ketaatan beragama para peserta didik.