TINJAUAN PUSTAKA
B. Uji Coba Instrumen
1. Analisis Deskriptif
Analisis deskriptif dalam penelitian ini meliputi: analisis karakterisitik sebagian followers Real JKTStation, analisis statisitik deskriptif yang terdiri dari: nilai maksimal, minimal, mean, dan standar deviasi, serta kategorisasi jawaban responden. Adapun pembahasan mengenai masing-masing analisis deskriptif disajikan sebagai berikut: a. Karakteristik Responden
Karakteristik responden yang diamati dalam penelitian ini meliputi: jenis kelamin, usia, penghasilan. Deskripsi karakteristik responden disajikan sebagai berikut:
1) Usia
Deskripsi karakteristik responden berdasarkan usia disajikan pada tabel berikut ini:
Tabel 10. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Usia Frekuensi Persentase (%)
<21 tahun 65 46,4
21-25 tahun 31 22,1
26-30 tahun 27 19,3
>30 tahun 17 12,1
Jumlah 140 100,0
Sumber: Data Primer 2016
Tabel di atas menunjukkan bahwa responden yang berusia kurang dari 21 tahun yakni sebanyak 65 orang (46,4%), responden yang berusia antara 21-25 tahun yakni sebanyak 31 orang (22,1%), responden yang berusia antara 26-30 tahun yakni sebanyak 27 orang (19,3%), dan responden yang berusia antara lebih dari 30 tahun yakni sebanyak 17 orang (12,1%). Dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden berusia kurang dari 21 tahun (46,4%).
2) Jenis Kelamin
Deskripsi karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin disajikan pada tabel di bawah ini:
Tabel 11. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Frekuensi Persentase (%)
Laki-Laki 91 65,0
Perempuan 49 35,0
Jumlah 140 100
kelamin laki-laki sebanyak 91 orang (65%) dan responden dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 49 orang (35%). Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas yang menjadi responden berjenis kelamin laki-laki (65%).
3) Pendidikan Terakhir
Deskripsi karakteristik karyawan responden berdasarkan pendidikan terakhir disajikan pada tabel berikut ini:
Tabel 12. Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir
Pendidikan Frekuensi Persentase (%)
SMP 14 10,0
SMA 95 67,9
Perguruan Tinggi 31 22,1
Jumlah 140 100,0
Sumber: Data Primer 2015
Tabel di atas menunjukkan bahwa responden dengan tingkat pendidikan SMP sebanyak 14 orang (10%), responden dengan tingkat pendidikan SMA sebanyak 95 orang (67,9%), dan responden dengan tingkat pendidikan Perguruan Tinggi sebanyak 31 orang (22,1%). Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas yang menjadi responden dengan tingkat pendidikan SMA (67,9%).
4) Penghasilan
Deskripsi karakteristik responden berdasarkan penghasilan disajikan pada tabel berikut ini:
Penghasilan Frekuensi Persentase (%) <Rp 1.000.000,00 81 57,9 Rp 1.000.000,00 - Rp 2.000.000,00 26 18,6 >Rp 2.000.000,00 33 23,6 Jumlah 140 100,0
Sumber: Data Primer 2015
Tabel di atas menunjukkan bahwa responden dengan penghasilan kurang dari Rp 1.000.000,00 sebanyak 81 orang (57,9%), responden dengan penghasilan antara Rp 1.000.000,00-Rp 2.000.000,00 sebanyak 26 orang (18,6%), dan responden dengan penghasilan lebih dari Rp 2.000.000,00 sebanyak 33 orang (23,6%). 5) Asal Daerah
Deskripsi karakteristik responden berdasarkan asal daerah disajikan pada tabel berikut ini:
Tabel 14. Karakteristik Responden Berdasarkan Asal Daerah Asal Daerah Frekuensi Persentase
(%)
Yogyakarta 95 67,9
Luar Yogyakarta 45 32,1
Jumlah 140 100,0
Sumber: Data Primer 2015
Tabel di atas menunjukkan bahwa responden yang berasal dari Yogyakarta sebanyak 95 orang (67,9%) dan responden yang berasal dari luar Yogyakarta sebanyak 45 orang (32,1%).
Deskripsi karakteristik responden berdasarkan komunitas RealJKT Station disajikan pada tabel berikut ini:
Tabel 15. Karakteristik Responden Berdasarkan Komunitas Real JKT Station
Komunitas Real JKTStation Frekuensi Persentase (%)
Ya 140 100
Tidak 0 0
Jumlah 140 100,0
Sumber: Data Primer 2015
Tabel di atas menunjukkan bahwa seluruh responden berasal dari komunitas RealJKT Station sebanyak 140 orang (100%).
b. Deskripsi Kategori Variabel
Deskripsi kategori variabel menggambarkan penilaian responden terhadap variabel komunitas merek, kepercayaan merek, kesadaran merek, dan loyalitas merek. Data hasil penelitian kemudian dikategorikan ke dalam tiga kelompok yaitu tinggi, sedang, dan rendah. 1) Komunitas Merek
Hasil analisis deskriptif pada variabel komunitas merek diperoleh nilai minimum sebesar 23,00; nilai maksimum sebesar 51,00; mean sebesar 38,5571; dan standar deviasi sebesar 5,68511. Selanjutnya variabel komunitas merek dikategorikan dengan menggunakan skor rerata (M) dan simpangan baku (SD). Jumlah butir pertanyaan untuk variabel komunitas merek terdiri dari 11 pertanyaan yang masing-masing mempunyai skor 1, 2, 3, 4 dan 5.
nilai minimum (Xmin) dan nilai maksimum (Xmak) diketahui, maka selanjutnya mencari nilai rata-rata ideal (Mi) dengan Rumus Mi = ½ (Xmak + Xmin), mencari standar deviasi ideal (SDi) dengan rumus SDi = 1/5 (Xmak-Xmin). Berdasarkan acuan norma di atas, mean ideal variabel komunitas merek adalah 33. Standar deviasi ideal adalah 8,8. Kategorisasi untuk variabel komunitas merek disajikan pada tabel berikut ini.
Tabel 16. Kategorisasi Variabel Komunitas Merek
Kategori Interval Skor Frekuensi Persentase (%)
Tinggi X ≥ 41,80 48 34,3
Sedang 24,20 ≤ X < 41,80 90 64,3
Rendah X< 24,20 2 1,4
Jumlah 140 100,0
Sumber: Data Primer 2016
Tabel di atas menunjukkan bahwa responden yang memberikan penilaian terhadap komunitas merek dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 48 orang (34,3%), responden yang memberikan penilaian terhadap komunitas merek dalam kategori sedang yaitu sebanyak 90 orang (64,3%), dan responden yang memberikan penilaian terhadap komunitas merek dalam kategori rendah yaitu sebanyak 2 orang (1,4%).
2) Kepercayaan Merek
Hasil analisis deskriptif pada variabel kepercayaan merek responden diperoleh nilai minimum sebesar 8,00; nilai maksimum
2,60850. Selanjutnya variabel variabel kepercayaan merek dikategorikan dengan menggunakan skor rerata (M) dan simpangan baku (SD). Jumlah butir pertanyaan untuk variabel variabel kepercayaan merek terdiri dari 4 pertanyaan yang masing-masing mempunyai skor 1, 2, 3, 4 dan 5.
Penentuan kecenderungan variabel kepercayaan merek, setelah nilai minimum (Xmin) dan nilai maksimum (Xmak) diketahui, maka selanjutnya mencari nilai rata-rata ideal (Mi) dengan Rumus Mi = ½ (Xmak + Xmin), mencari standar deviasi ideal (SDi) dengan rumus SDi = 1/5 (Xmak-Xmin). Berdasarkan acuan norma di atas, mean ideal variabel kepercayaan merek adalah 12. Standar deviasi ideal adalah 3,20. Kategorisasi untuk variabel kepercayaan merek disajikan pada tabel berikut ini.
Tabel 17. Kategorisasi Variabel Kepercayaan Merek
Kategori Interval Skor Frekuensi Persentase (%)
Tinggi X ≥ 15,20 50 35,7
Sedang 8,80 ≤ X < 15,20 88 62,9
Rendah X< 8,80 2 1,4
Jumlah 140 100,0
Sumber: Data Primer 2016
Tabel di atas menunjukkan bahwa responden yang memberikan penilaian terhadap variabel kepercayaan merek dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 50 orang (35,7%), responden yang memberikan penilaian terhadap variabel kepercayaan merek dalam
yang memberikan penilaian terhadap variabel kepercayaan merek dalam kategori rendah yaitu sebanyak 2 orang (1,4%).
3) Kesadaran Merek
Hasil analisis deskriptif pada variabel kesadaran merek diperoleh nilai minimum sebesar 6,00; nilai maksimum sebesar 20,00; mean sebesar 14,5000; dan standar deviasi sebesar 2,71023. Selanjutnya variabel kesadaran merek dikategorikan dengan menggunakan skor rerata (M) dan simpangan baku (SD). Jumlah butir pertanyaan untuk variabel kesadaran merek terdiri dari 4 pertanyaan yang masing-masing mempunyai skor 1, 2, 3, 4 dan 5.
Penentuan kecenderungan variabel kesadaran merek, setelah nilai minimum (Xmin) dan nilai maksimum (Xmak) diketahui, maka selanjutnya mencari nilai rata-rata ideal (Mi) dengan Rumus Mi = ½ (Xmak + Xmin), mencari standar deviasi ideal (SDi) dengan rumus SDi = 1/5 (Xmak-Xmin). Berdasarkan acuan norma di atas, mean ideal variabel kesadaran merek adalah 12. Standar deviasi ideal adalah 3,20. Kategorisasi untuk variabel kesadaran merek disajikan pada tabel berikut ini.
Kategori Interval Skor Frekuensi Persentase (%)
Tinggi X ≥ 15,20 54 38,6
Sedang 8,80 ≤ X < 15,20 83 59,3
Rendah X< 8,80 3 2,1
Jumlah 140 100,0
Sumber: Data Primer 2016
Tabel di atas menunjukkan bahwa responden yang memberikan penilaian terhadap variabel kesadaran merek dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 54 orang (38,6%), responden yang memberikan penilaian terhadap kesadaran merek dalam kategori sedang yaitu sebanyak 83 orang (59,3%), dan responden yang memberikan penilaian terhadap kesadaran merek dalam kategori rendah yaitu sebanyak 3 orang (2,1%).
4) Loyalitas Merek
Hasil analisis deskriptif pada variabel loyalitas merek diperoleh nilai minimum sebesar 14,00; nilai maksimum sebesar 33,00; mean sebesar 25,5357; dan standar deviasi sebesar 3,65885. Selanjutnya variabel loyalitas merek dikategorikan dengan menggunakan skor rerata (M) dan simpangan baku (SD). Jumlah butir pertanyaan untuk variabel loyalitas merek terdiri dari 7 pertanyaan yang masing-masing mempunyai skor 1, 2, 3, 4 dan 5. Kategorisasi untuk variabel loyalitas merek disajikan pada tabel berikut ini.
Penentuan kecenderungan variabel loyalitas merek, setelah nilai minimum (Xmin) dan nilai maksimum (Xmak) diketahui, maka selanjutnya mencari nilai rata-rata ideal (Mi) dengan Rumus Mi = ½
SDi = 1/5 (Xmak-Xmin). Berdasarkan acuan norma di atas, mean ideal variabel loyalitas merek adalah 21. Standar deviasi ideal adalah 5,60. Kategorisasi untuk variabel loyalitas merek disajikan pada tabel berikut ini.
Tabel 19. Kategorisasi Variabel Loyalitas Merek
Kategori Interval Skor Frekuensi Persentase (%)
Tinggi X ≥ 26,60 57 40,7
Sedang 15,40 ≤ X < 26,60 82 58,6
Rendah X< 15,40 1 0,7
Jumlah 140 100,0
Sumber: Data Primer 2016
Tabel di atas menunjukkan bahwa responden yang memberikan penilaian terhadap loyalitas merek dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 57 orang (40,7%), responden yang memberikan penilaian terhadap loyalitas merek dalam kategori sedang yaitu sebanyak 82 orang (58,6%), dan responden yang memberikan penilaian terhadap loyalitas merek masuk dalam kategori rendah sebanyak 1 orang (0,7%).