• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis elom!ang ,eca" Dengan )ala Ulang

Dalam dokumen Analisa Data Perencanaan Dermaga (Halaman 34-48)

Pada perencanaan Dermaga "indesi perlu di cek gelombang pecah yang terjadi di lokasi dermaga. Di depan dermaga berada kedalaman yang ber/ariasi dari 1 m sampai $ m. Karena pengaruh perubahan kedalaman laut, tinggi gelombang berubah selama penjalaran dari laut dalam menuju pantai. 0inggi gelombang semakin besar dan akhirnya akan pecah  pada kedalaman tertentu.

2ntuk menghitung gelombang pecah di lokasi dermaga digunakan perhitungan periode ulang gelombang pecah dengan kala ulang $ tahun dengan data sebagai berikut <

0inggi gelombang laut dalam  " .! ? -,56- m

Periode gelombang $ .! ? 6,35+dt

Gelombang dengan kala ulang $ tahun di asumsikan berasal dari arah gelombang dominan yang menuju ke pantai "indesi, yaitu Barat 4aut.

Perhitungan kedalaman gelombang pecah dengan kala ulang $ tahun dapat dilihat  pada 0abel di ba'ah ini.

Ta!el 4. 22.Perhitungan Gelombang Pecah Dengan Kala 2lang $ 0ahun

am!ar 4. 1;.

Grafik Penentuan 4okasi Gelombang Pecah Dengan Kala 2lang $ 0ahun Dari Gambar di atas diketahui bah'a tinggi gelombang pecah adalah 1, meter pada kedalaman 1,$ meter. Dengan demikian dapat disimpulkan bah'a gelombang datang dengan kala ulang $ tahun mengalami pecah ketika mengenai struktur dermaga. #ika bangunan  berada pada kedalaman sekitar d b ? 1,$ m maka bangunan mengalami serangan maksimum dari gelombang datang. Apabila bangunan berada pada kedalaman kurang dari d b ? 1,$ m maka bangunan mengalami serangan gelombang pecah. 0inggi gelombang mencapai maksimum ketika gelombang tersebut pecah. &etelah pecah gelombang yang menjalar  menuju pantai adalah lebih kecil dari tinggi gelombang pecah.

4.2.2.1'. 5lu8$uasi #u8a Air Lau$

A. 5lu8$uasi #u8a Air Lau$ )arena elom!ang %

Wave Set Up

&

2ntuk perhitungan tinggi muka air laut yang disebabkan oleh gelombang adalah sebagai berikut < d b ? *,-6 > b ? *,-6 @ ,331 ? ,++* m L& ? ,*$ d b ? ,*$ @ ,++* ? ,*16 m & b ?  0,536 Hb2 /3 g1 /2T  ?  0,536 x0,5112 /3 9,811 /2 x2,169 ?  ,$ m

&' Wave Set !p! ? L&  & b

? ,+6 9 ,$! ? ,*16 m

B. 5lu8$uasi #u8a Air Lau$ )arena Angin %

Wi! Set Up

&

2ntuk perhitungan tinggi muka air laut yang disebabkan oleh angin adalah sebagai  berikut < Panjang fetch ? +,53 km ? +.53 m diambil fetch terpanjang! / ? -6 knot ? *1,1* m)det Lh ? ( @ c @ v2 2gd ? +.53 @ %,$ @ *5 @ 14,412 2 x9,81 x1,5 ? ,3*- m

+. 5lu8$uasi #u8a Air Lau$ )arena ,emanasan lo!al %

 Sea "evel Rise

&

2ntuk perhitungan tinggi muka air laut yang disebabkan oleh pemanasan global diambil dari grafik perkiraan kenaikan muka air laut karena pemanasan global 0riatmodjo, *+++!. Gambar berikut menunjukkan bah'a perkiraan kenaikan muka air laut karena  pemanasan global di tahun -*5 sebesar * cm.

am!ar 4. 19.

Perkiraan Kenaikan Muka Air 4aut Karena Pemanasan Global 0riatmodjo, *+++!.

4.2.2.11.

 #esi$ Water "evel 

 %DL&

 Desin Water %evel  D"4! digunakan untuk mengetahui tinggi rencana bangunan  pantai. Adapun penentuan ele/asi D"4 dipengaruhi oleh fluktuasi muka air laut karena

gelombang, angin dan pemanasan global.

 Desin Water %evel  D"4! yang diperoleh sebagai berikut <

;l/. D"4 ? &' F Lh F fluktuasi muka air laut akibat pemanasan global F >>"4

? ,*16 F ,3*- F ,* F *,6

? -,35 m

4.2.. ,asang Suru$

Peramalan pasang surut untuk perencanaan Pelabuhan Perintis "indesi menggunakan data pasang surut jamjaman dengan durasi pengamatan. &elanjutnya dari data pengamatan  pasang surut tersebut dapat diolah menjadi grafik berupa besaran >>"4, M>"4, M&4, M4"4, 44"4 yang menunjukkan besar fluktuasi muka air laut. &edangkan dari peramalan  pasang surut tersebut kemudian diambil nilai >"4 tertinggi. Kemudian dibandingkan antar 

hasil data pasang surut yang diolah dengan >"4 tertinggi dan dari peramalan yang kemudian diambil >"4 yang lebih tinggi, digunakan sebagai dasar perencanaan. Mengenai tabel data  pasut bulanan terla&pir !, selanjutnya adalah penjelasan mengenai perhitungan analisa pasut dan penjelasan hasil peramalan pasut. Data pasang surut pada bulan Desember -*% dapat dilihat pada 0abel di ba'ah ini.

Ta!el 4. 2.Data Pasang &urut Bulan Desember -*%

Dari 0abel 1.-% data pasang surut di atas maka dapat dihitung ele/asi >"4, M>"4, M&4, M4"4, 4"4 sebagai berikut <

>"4 ? *,6 m M>"4 ?

 Max n ? 50,50 31 ? *,5% m M&4 ?

Total

n ? 819,90 31 x24 ? *,* m M4"4 ?

 Min n ? 12,50 31 ? ,1 m 4"4 ? ,- m

Gambar 1.- berikut merupakan grafik pasang surut pada bulan Desember -*% sesuai dengan data yang diperoleh.

am!ar 4. 2'.

Grafik Pasang &urut Bulan Desember -*%

2ntuk mengetahui pasang surut jangka panjang maka dilakukan analisis metode  #d&iralty. 0abel di ba'ah ini merupakan pengolahan data pasang surut bulan Desember 

Keterangan <

A < Besaran amplitudo kur/a pasang surut G < &udut fasa

& < >arga &ean sea level  muka air 

M- < Konstanta yang dipengaruhi oleh bulan &- < Konstanta yang dipengaruhi oleh matahari

 :- < Konstanta yang dipengaruhi oleh jarak akibat bulan yang berbentuk elips

K- < Konstanta yang dipengaruhi oleh jarak akibat lintasan matahari yang berbentuk elips 8* < Konstanta yang dipengaruhi oleh deklinasi bulan

P* < Konstant yang dipengaruhi oleh deklinasi matahari

K* < Konstanta yang dipengaruhi oleh deklinasi bulan dengan deklinasi matahari M1 < Konstanta yang dipengaruhi oleh bulan sebanyak - kali

M&1 < Konstanta yang dipengaruhi oleh Enteraksi antara M- dan

>"4 ? & F M-F&-F:-FK-FK*F8*FP*! ? *+3,-$ cm M>"4 ? & F M-F&-! ? *$6,66 cm M&4 ? & ? **,*% cm M4"4 ? &  M-F&-! ? 5*,%6 cm 4"4 ? &  M-F&-F:-FK-FK*F8*FP*! ? --,31 cm

0ipe pasang surut nilai formhal!<

( ? K*F8*! ) M-F&-!

? ,56

Berdasarkan nilai formhal di atas, maka kriteria pasang surut adalah pasang surut tipe campuran condong harian ganda &i/ed tide prevailin se&idiurnal !.

#ika mengacu pada 4"4 sebagai ele/asi , centimeter, maka parameter pasang surut di ba'ah ini < >"4 ? *31,$* cm M>"4 ? *%5,*1 cm M&4 ? 63,%+ cm M4"4 ? %6,51 cm 4"4 ? , cm

4.. )e!u$u"an ila?a" ,erairan

2ntuk menetukan kebutuhan 'ilayah perairan pelabuhan dipelukan data kapal rencana yang melayani 'ilayah "indesi, Kabupaten Kepulauan apen. Pada penyusunan 4aporan Akhir ini, kapal rencana yang digunakan dalam Perencanaan Dermaga Pelabuhan Perintis "indesi yaitu kapal dengan bobot $ D"0, yaitu KM. Papua 4ima karakteristik sebagai  berikut <

Ta!el 4. 2.&pesifikasi 0eknis Kapal Motor 

am!ar 4. 21. %ayout  Kapal Perintis =encana

140 %,- m

$* m

4..1. Alur ,ela?aran

Aspekaspek yang harus diperhitungkan dalam tata letak alur pelayaran masuk   pelabuhan <

Alur pelayaran sedapat mungkin menghindari adanya tikungan 9 tikungan.

Bila terdapat beberapa tikungan, maka jarak antar tikungan minimal * @ 4 4 ?  panjang kapal rencana!

&udut sumbu pertemuan tikungan tidak boleh lebih dari %o, bila lebih dari %o, maka diameter tikungan harus membentuk busur dengan jarijari minimal *4, atau untuk  kondisi tertentu dapat N $4 dengan penambahan lebar alur.

2ntuk menghitung kebutuhan lebar alur pelayaran, digunakan kriteria perencanaan alur   pelayaran access channel ! berdasarkan  P+#N0 1 +#P" 0ode  dan 20D+ . &tandar dengan  P+#N0 1 +#P" 0ode mempunyai asumsi sebagai berikut <

-

Kecepatan kapal vessel speed ! < maksimum 6 knots.

-

Kecepatan arus< maksimum 1 knots sejajar sumbu alur pelayaran.

-

Kecepatan angin < &oderate crosswind menurut skala 3eaufort !.

-

 3ank clearence < *,$ @ B dimana B ? lebar kapal.

-

A < lebar lintasan manu/er kapal ? *,6 @ B.

-

 < ruang bebas antara lintasan manu/er A! ? B, tetapi tidak boleh kurang % m.

-

Dengan demikian diperoleh lebar dimensi alur pelayaran untuk - kapal yang  berpapasan adalah 3,5 @ B.

am!ar 4. 22.

Dimensi 0ipikal Alur Pelayaran 2ntuk Dua Kapal Bertemu Pada &atu "aktu ang Bersamaan Bruun, P., *+6*!

&edangkan menurut 20D+  dimensi lebar alur pelayaran untuk dua kapal yang bertemu secara bersamaan disajikan pada 0abel berikut ini <

Ta!el 4. 2:.

4ebar Alur Pelayaran 8DE, *++*!

,anjang Alur )ondisi ,ela?aran Le!ar

=elatif panjang Kapal sering bersimpangan - 4oa

Kapal tidak sering bersimpangan *,$ 4oa

&elain dari alur atas Kapal sering bersimpangan *,$ 4oa

Kapal tidak sering bersimpangan 4oa

Dari dua kriteria perhitungan perencanaan alur pelayaran access channel !, yaitu  berdasarkan P+#N0 1 +#P" 0ode dan 20D+ didapat lebar alur pelayaran sebagai berikut <

Ta!el 4. 2.

Perhitungan 4ebar Alur Pelayaran

A$uran Asumsi Le!ar Alur

Dalam dokumen Analisa Data Perencanaan Dermaga (Halaman 34-48)

Dokumen terkait