• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis dan Interpretasi Data

TEKNIK ANALISIS DATA MELALUI KUALITATIF A Pengolahan Data Secara Kualitatif

B. Analisis dan Interpretasi Data

Stringer dalam Syaodih (2005), mengemukakan ada beberapa teknik menginterpretasikan hasil analisis data secara naratif kualitatif, yaitu:

1. Memperluas analisis dengan mengajukan pertanyaan. Hasil analisis mungkin masih miskin dengan makna, dengan pengajuan beberapa pertanyaan hasil tersebut bisa dilihat dari segi maknanya. Pertanyaan dapat berupa seberapa besar hubungan atau perbedaan antara hasil analisis, pentyebab, aplikasi dan implikasi dari hasil analisis.

2. Hubungkan temuan dengan pengalaman pribadi. Penelitian tindakan sangat erat kaitannya dengan pribadi peneliti. Temuan hasil analisis bisa dihubungkan dengan pengalaman-pengalaman pribadi peneliti yang cukup kaya.

3. Minta nasehat dari teman yang kritis. Bila mengalami kesulitan dalam menginterpretasikan hasil analisis, mintalah pandangan kepada teman yang sprofesi dan memiliki pandangan yang kritis.

4. Hubungkan hasil-hasil analisis dengan literature. Faktor eksternal yang memiliki kekuatan dalam memberikan interpretasi selain teman atau kalau mungkin ahli adalah literature. Apakah makna dari temuan penelitian menurut pandangan para ahli, para peneliti dalam berbagai literature.

5. Kembalikan pada teori. Cara lain untuk menginterpretasikan hasil dari analisis data adalah hubungkan atau tinjaulah dari teori yang relevan dengan permasalahan yang dihadapi.

a. Analisis dan Interpretasi Sambil Jalan

Penelitian tindakan membantu peneliti pelaksana (guru, dosen, administrator) dengan data yang dapat digunakan secara formatif ataupun sumatif. Pengumpulan data seringkali harus dihentikan sesaat karena diperlukan untuk melakukan umpan balik mengadakan perbaikan. Untuk memberikan masukan bagi perbaikan, data yang sudah dikumpulkan perlu dianalisis dan interpretasikan.dengan demikian, analisis dan interpretasi data dapat dilakukan sepanjang proses penelitian. Proses penelitian tindakan bersifat spiral dialektik: diawali dengan pengumpulan data, dilanjutkan dengan analisis dan interpretasi, pembuatan rencana, pelaksanaan, pengumpulan data lagi, analisis dan interpretasi data lagi, dst.

Meskipun analisis dan interpretasi data dilakukan sambil berjalan, tetapi harus dihindari analisis dan interpretasi yang terlalu dini.para peneliti yang belum berpengalaman seringkali tergesa-gesa untuk melakukan analisis, interpretasi dan menarik kesimpulan. Penghentian sementara penelitian harus didasarkan atas kematangan atau kelengkapan data yang telah diperoleh. Untuk itu diperlukan kesabaran, kejelian dan pemahaman apakah memang data yang diperlukan telah lengkap ditemukan.

Analisis dan interpretasi data diperlukan untuk merangkum apa yang telah diperoleh, menilai apakah data tersebut berbasis kenyataan, teliti, ajeg dan benar. Analisis dan interpretasi data juga diperlukan untuk memberikan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Hasil analisis dan interpretasi data akhirnya digunakan untuk memberikan masukan bagi perbaikan kegiatan baik bagi kegiatan peneliti sendiri maupun teman satu tim. Pada akhir kegiatan penelitian tindakan, hasil analisis dan interpretasi data digunakan untuk menarik kesimpulan dalam laporan.

b. Teknik Analisis Data

Teknik analisis data penelitian kualitatif berbeda dengan kuantitatif. Analisis data dalam penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan statistic, menghitung korelasi, regresi, uji perbedaan, analisis jalur, dsb. Penelitian tindakan dengan pendekatan kualitatifnya menggunakan analisis yang bersifat naratif- kualitatif. Geoffrey E. Mills (2000), mengemukakan beberapa teknik analisis data.

1) Mengidentifikasi tema-tema. Dari data yang dikumpulkan secara induktif dapat diidentifikasi tema-tema tertentu. Dari tema-tema kecil dapat disimpulkan tema yang lebih besar.

2) Membuat kode pada hasil survai, interview dan angket. Untuk setiap tema ataupun kelompok data dapat dibuat kode, umpamanya kode untuk perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hasil,dsb.

3) Ajukan pertanyaan-pertanyaan kunci: siapa, apa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana? Pertanyaan kunci dapat membantu mensistematisasikan data, sehingga membentuk satu kesatuan yang bermakna.

4) Buatlah reviu keorganisasian dari unit yang diteliti (sekolah). Stringer (1996) menyarankan keorganisasian sebagai berikut: visi dan misi, tujuan umum dan khusus, struktur organisasi, pelaksanaan, dan masalah-masalah, isu-isu dan kepedulian dari para pelaku.

5) Buatlah peta konsep. Memetakan secara visual faktor-faktor ang terkait, atau melatarbelakangi dan diakibatkan oleh sesuatu hal, seperti faktor-faktor yang melatarbelakangi dan diakibatkan oleh proses pembelajaran, hasil belajar, kegagalan siswa, dll.

6) Analisis faktor yang mendahului dan mengikuti. Menganalisis faktor-faktor yang mendahului mungkin juga menjadi penyebab dan yang mengikuti atau diakibatkan oleh sesuatu hal, kegiatan, masalah, dsb.

7) Buatlah bentuk-bentuk penyajian dari temuan. Temuan hasil penelitian dapat disajikan dalam berbagai bentuk seperti table, grafik, peta, bagan, dll.

8) Kemukakan apa yang belum/tidak ditemukan. Bertolak dari data yang telah ditemukan, dapat diidentifikasi hal-hal yang belum ditemukan.

c. Teknik Interpretasi Data

Stringer dalam Syaodih (2005) mengemukakan beberapa teknik menginterpretasikan hasil analisis data kualitatif.

1) Memperluas analisis dengan mengajukan pertanyaan. Hasil analisis mungkin masih miskin dengan makna, dengan pengajuan beberapa pertanyaan hasil tersebut bisa dilihat maknanya. Pertanyaan dapat berkenaan dengan hubungan atau perbedaan antara hasil analisis, penyebab, aplikasi dan implikasi dari hasil analisis.

2) Hubungkan temuan dengan pengalaman pribadi. Penelitian tindakan sangat erat kaitannya dengan pribadi peneliti. Temuan hasil analisis bisa dihubungkan dengan pengalaman-pengalaman pribadi peneliti yang cukup kaya.

3) Minta nasihat dari teman yang kritis. Bila mengalami kesulitan dalam menginterpretasikan hasil analisis, mintalah pandangan kepada teman yang seprofesi dan memiliki pandangan kritis.

4) Hubungan hasil-hasil analisis dengan literatur. Faktor eksternal yang memiliki kekuatan dalam memberikan interpretasi selain teman, atau kalau mungkin ahli adalah literature. Apakah makna dari temuan penelitian menurut pandangan para ahli, para peneliti dalam berbagai literatur.

5) Kembalikan pada teori. Cara lain untuk menginterpretasikan hasil dari analisis data adalah hubungkan atau tinjaulah dari teori yang relevan dengan permasalahan yang dihadapi.

Setelah pengumpulan analisis data dilakukan dan interpretasikan makna- makna yang terkandung di dalamnya, ajukanlah pertanyaan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Rencana kegiatan dalam pendidikan dan kurikulum pengajaran dapat dilakukan dalam beberapa tingkatan, yaitu tingkatan secara individual oleh perorangan, guru, dosen, administrator, tim, sekolah, atau unit-unit pendidikan lainnya. Ada beberapa langkah dalam pengembangan rencana kegiatan pelaksanaan penelitian tindakan.

1) Rangkuman temuan dari pertanyaan-pertanyaan penelitian 2) Saran-saran target yang akan dicapai

3) Penentuan orang yang akan melakukan kegiatan 4) Nara sumber yang sebaiknya dihubungi

5) Penentuan orang yang akan memonitor pengumpulan data 6) Jadwal waktu

7) Sumber-sumber

Penelitian tindakan berbeda dengan penelitian biasa. Penelitian ini dilakukan oleh pelaksana pendidikan seperti guru, dosen, dan administrator untuk kepentingan pelaksana sendiri dan subjek yang dilayani seperti siswa dan mahasiswa. Metode untuk melaksanakan dan bekerjasama dalam pelaksanaan

penelitian tindakan disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai. Evaluasi terhadap hasil dari penelitian tindakan berbeda dengan penelitian biasa.

Geoffrey E. Mills memberikan beberapa kriteria untuk mengevaluasi hasil dari penelitian tindakan.

1) Apakah penelitian tindakan anda dapat dilaksanakan

2) Pengguna, siapa pengguna dari hasil/laporan penelitian anda?

3) Format, apakah laporan disajikan dalam format yang dapat diterima pengguna? 4) Prasangka, adakah kemungkinan prasangka-prasangka yang muncul terhadap

laporan penelitian anda?

5) Posisi professional, apakah hasil penelitian membantu dalam posisi professional anda?

6) Sikap reflektif, apakah kegiatan penelitian meningkatkan sikap reflektif anda, terutama terhadap kurikulum dan pembelajaran?

7) Peningkatan kehidupan, apakah kegiatan dalam penelitian anda meningkatkan kehidupan subjek penelitian (siswa, mahasiswa, dll).

8) Tindakan, tindakan-tindakan apa yang telah anda lakukan?

9) Hubungan data dengan tindakan, apakah tindakan yang disarankan berhubungan dengan data yang ditemukan?

10) Dampak, apakah tindakan yang anda lakukan memberikan dampak terhadap proses dan hasil kegiatan?

12) Reaksi kawan-kawan, bagaimana reaksi dari kawan-kawan seprofesi terhadap temuan anda tindakan yang disarankan dalam penelitian anda?

LATIHAN

Setelah Anda mempelajari Kegiatan Pembelajaran 5 dalam BBM ini, Anda harus melakukan tugas latihan yang dirancang dari materi Kegiatan yang sama, supaya Anda lebih memperdalam pemahaman materi yang diuraikan dalam BBM ini. Latihan yang harus Anda lakukan dengan cara mendiskusikan dengan teman sejawat Anda, yaitu:

1. Jelaskan tiga langkah analisis data dalam metode analisis data naratif kualitatif?

2. Anda bandingkan analisis data kualitatif menurut Seiddel dengan Jenice Mc Drury, tunjukan kelebihan dan kekurangan masing-masing?

3. Bagaimana langkah-langkah interpretasi hasil analisis data menurut Stringer? 4. Bagaimana langkah-langkah kategorisasi menurut Geoffrey E. Mill?

5. Jelaskan procedural penghentian dan pemerosesan data sehingga peneliti memutuskan untuk menghentikannya dan kemukakan kriterianya?