• Tidak ada hasil yang ditemukan

Berdasarkan analisis lingkungan internal dan eksternal perusahaan, maka dapat diformulasikan alternatif stategi yang dapat dilaksanakan dengan alat analisis SWOT seperti terlihat pada Gambar 10. Berdasarkan analisis matriks SWOT, maka alternatif strategi yang diperoleh adalah sebagai berikut :

Strategi S-O

a) Menjalin kerjasama yang kontinu dengan pemasok bahan baku dan dinas terkait guna memperoleh bahan baku berkualitas dan pemasaran produk (S1, S2, S6, S9, O4, O5, O6, O7)

Awal Putra Mandiri memiliki keinginan untuk dapat mengembangkan usahanya. Adanya keuletan pemilik dalam mengelola usaha serta hubungan yang terjalin baik antara pemilik dengan beberapa pihak merupakan suatu kekuatan yang dapat digunakan untuk menangkap peluang-peluang yang ada. Untuk dapat mengembangkan usahanya, UKM Awal Putra Mandiri perlu melakukan kerja sama yang kontinu dengan beberapa pihak diantaranya kerjasama dengan pemasok dalam hal penyediaan bahan baku yang berkualitas dan sesuai standar perusahaan, kerjasama dengan pemerintah daerah untuk memperoleh informasi terkait pameran untuk memasarkan produknya maupun pelatihan-pelatihan yang dapat menambah pengetahuan pemilik dalam hal pengolahan dan kewirausahaan, serta pemanfaatan program pemerintah dalam pengembangan UMKM untuk memperoleh tambahan permodalan. Dengan demikian, diharapkan UKM Awal Putra Mandiri dapat berkembang menjadi suatu usaha yang besar dan meningkatkan kapasitas produksi sate bandeng. (Strategi integrasi kebelakang, integrasi kedepan, penetrasi pasar).

b) Meningkatkan diversifikasi produk olahan bandeng (S1, S2, S3, S4, S6, S9, S10, O1, O2, O4, O5, O6, O7)

Disamping sate bandeng, UKM Awal Putra Mandiri juga melakukan diversifikasi produk olahan ikan bandeng yaitu abon ikan bandeng dan sosis

97 bandeng. Meskipun produk ini belum diproduksi secara masal, namun permintaan terhadap produk tersebut sangat baik. Dengan kekuatan yang dimiliki oleh perusahaan dan dengan memanfaatkan peluang yang ada, maka perusahaan dapat terus meningkatkan diversifikasi produk olahan ikan bandeng, seperti membuat kerupuk ikan bandeng, mpek-mpek bandeng, nugget bandeng, bandeng crispy, kornet bandeng, bakso ikan bandeng, bandeng kalengan dan produk olahan lainnya dengan berbahan dasar ikan bandeng. Dengan cara ini suatu perusahaan tidak akan bergantung pada satu jenis produk. Selain itu, perusahaan pun memiliki sumber daya yang memadai untuk mendukung pelaksanaan diversifikasi produk olahan ikan bandeng seperti tenaga kerja, bahan baku dan peralatan penunjang lainnya. Untuk dapat lebih meyakinkan konsumen seperti halnya pada sate bandeng, perusahaan juga terus berupaya melengkapi kemasan untuk produk diversifikasinya seperti ijin dari Dinas Kesehatan Kota Serang, labelisasi halal MUI, PIRT, dan informasi nilai gizi dari produk olahannya tersebut.

Strategi W-O

a) Memanfaatkan kredit yang ditawarkan oleh pemerintah untuk pengembangan usaha (W2, W4, W5, O5, O6)

Keterbatasan modal yang di alami UKM Awal Putra Mandiri sangat berpengaruh terhadap pengembangan usaha yang dilakukan perusahaan. Sebagai contoh, hingga saat ini UKM Awal Putra Mandiri belum memiliki toko untuk mendisplay produknya di lokasi yang strategis. Awal Putra Mandiri juga membutuhkan modal untuk mendistribusikan produknya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, UKM Awal Putra Mandiri dapat memanfaatkan skim kredit yang diberikan oleh lembaga keuangan terutama kredit bagi usaha kecil dan menengah melalui program pemerintah yang memberikan bantuan modal bagi UMKM.

Namun, disisi lain UKM Awal Putra Mandiri belum memiliki sistem administrasi keuangan yang tersusun rapi dan sesuai dengan aturan keuangan sebagaimana mestinya. Hal ini merupakan kelemahan yang dimiliki perusahaan karena saat ini pengajuan kredit ke lembaga-lembaga keuangan memiliki beberapa syarat yang terkadang memberatkan UKM, seperti salah satu contohnya yaitu

98 laporan keuangan yang harus tersusun rapi. Oleh karena itu, pembinaan maupun pelatihan yang diberikan oleh Dinas Perindustrian dan Perdangan Kota Serang mengenai pembukuan merupakan suatu peluang bagi perusahaan untuk meningkatkan kapasitas SDM dalam hal pembukuan. Disamping sebagai salah satu syarat dalam pengajuan kredit kepada lembaga-lembaga keuangan, adanya sistem pembukuan yang rapi dapat digunakan sebagai alat untuk melihat besarnya keuntungan secara pasti. (integrasi kedepan dan integrasi horizontal)

b) Membangun jaringan distribusi produk dalam menjangkau segmentasi pasar yang lebih luas (W3, W4, O1, O2, O3, O4, O5, O6)

Hingga saat ini UKM Awal Putra Mandiri belum memiliki jaringan distribusi produk yang baik untuk dapat menjangkau segmentasi pasar yang lebih luas. Dengan adanya peluang seperti peningkatan jumlah penduduk, tingkat konsumsi ikan yang meningkat, tadisi membawa oleh-oleh khas daerah, dukungan pemda Banten dan Kota Serang, program KUR dan perkembangan teknologi memberikan kesempatan kepada Awal Putra Mandiri untuk menjangkau segmentasi pasar yang lebih luas. Salah satu strategi yang dapat dilakukan oleh perusahaan yaitu dengan meningkatkan kontrol atas distributor atau pengecer dengan menjalin kerjasama dalam hal pendistribusian produk serta memastikan kerjasama yang terjalin dapat kontinu. Dengan cara seperti ini, UKM Awal Putra Mandiri dapat memperkenalkan produknya ke wilayah geografis yang baru dalam rangka memperluas wilayah pemasaran dan secara tidak langsung berdampak terhadap peningkatan kapasitas produksi. (penetrasi pasar, pengembangan pasar) Strategi S-T

a) Meningkatkan kualitas dan inovasi produk agar dapat bersaing dipasaran (S1, S2, S3, S4, S5, S7, S8, S9, T2, T3, T4)

Seiring dengan meningkatnya persaingan dalam industri serta hambatan masuk industri sate bandeng tergolong rendah maka UKM Awal Putra Mandiri harus dapat mempertahankan pasar konsumen yang telah ada dengan cara mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas produk. Dengan adanya keuletan pemilik dalam mengelola usaha, hubungan baik dengan beberapa pihak, tenaga

99 kerja lokal yang terampil dan berpengalaman sangat membatu Awal Putra Mandiri dalam upaya meningkatkan kualitas produksnya seperti dalam hal pemilihan bahan baku dan proses produksi dalam membuat adonan sate bandeng, mempertahankan nilai gizi produk, pengemasan degan menggunakan daun pisang untuk tetap menjaga agar aroma sate bandeng dan pengemasan menggunakan

vacuum sealer untuk menjaga agar produk tidak terkena bakteri dan lebih tahan

lama. Dengan demikian mutu produk akan terjamin. Disamping itu, produk sate bandeng yang di produksi UKM Awal Putra Mandiri telah memilliki izin dari Dinas Kesehatan Kota Serang, sehingga membuat masyarakat percaya dan meningkatkan loyalitas konsumen terhadap produk yang dihasilkan.Selain itu, untuk dapat bersaing dipasaran, perlu dilakukan inovasi terhadap produk yang dihasilkan oleh UKM Awal Putra Mandiri yaitu inovasi pada hal rasa. Selama ini, produk sate bandeng yang banyak dijual dipasaran, memilliki rasa yang hampir sama yaitu rasa gurih dan pedas. Untuk dapat memanjakan konsumennya, UKM Awal Putra Mandiri harus mampu menghadirkan sate bandeng dengan lebih banyak varian rasa seperti rasa barbeque, saus padang dan rendang. Dengan adanya inovasi pada produk dapat menjadi alternatif pilihan bagi konsumen dan diharapkan dapat meningkatkan penjualan perusahaan. (pengembangan produk) b) Meningkatkan pelayanan kepada konsumen (S1, S6, T2, T4)

Konsumen merupakan unsur penting dalam menjalankan suatu usaha. Adanya konsumen yang loyal dapat berdampak terhadap peningkatan penjualan suatu perusahaan. Sebagai suatu bisnis yang ingin terus berkembang, keberadaan konsumen merupakan suatu faktor yang penting bagi perusahaan.Untuk itu, UKM Awal Putra Mandiri selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi para konsumennya, seperti keramahan dalam melayani konsumen, menyediakan layanan pesan antar, pengiriman tepat waktu serta bonus bagi konsumen yang membeli dalam jumlah banyak. Disamping itu, perusahaan juga tidak segan untuk meminta masukan kepada konsumen terkait pelayanan serta produk yang dihasilkannya. Peningkatan pelayanan juga dapat dilakukan perusahaan tidak hanya pemberian bonus melainkan diskon/potongan harga bagi konsumen yang melakukan pembelian dalam jumlah banyak. Adanya hubungan baik dengan para

100 konsumen akan mampu meningkatkan penjualan produk dan mengetahui kebutuhan konsumen sehingga dapat meningkatkan pendapatan, produksi maupun pemasaran produk dalam rangka mengatasi masalah tingkat persaingan industri yang semakin tinggi, serta hambatan masuk industri yang rendah dengan menciptakan loyalitas konsumen terhadap produk Awal Putra Mandiri. (penetrasi pasar)

Strategi W-T

a) Melakukan perbaikan dalam pengelolaan dan pengalokasian keuangan (W4, W5, T1, T4)

Masalah yang dihadapi UKM Awal Putra Mandiri yaitu adanya keterbatasan modal serta sistem keuangan dan administrasi yang dimiliki perusahaan hingga saat ini masih dikelola secara sederhana. Pencatatan yang dilakukan hanya sebatas mencatat berapa uang yang keluar untuk dibelikan bahan baku, sedangkan uang yang masuk dari hasil penjualan tidak pernah tercatat. Hal ini menyebabkan perusahaan sulit untuk melihat secara pasti berapa keuntungan yang diperoleh. Oleh karena itu, Awal Putra Mandiri harus bisa mengatur keuangan perusahaan sebaik mungkin dengan membuat pencatatan yang rapi dalam sistem keuangan sehingga keuangan perusahaan mudahdikontrol. Hal ini juga penting dilakukan karena adanya ancaman fluktuasi harga bahan baku dan tingkat persaingan antar usaha sejenis yang dapat menurunkan tingkat penjualan UKM Awal Putra Mandiri. Dengan demikian perusahaan dapat terus menjaga serta mempertahankan usaha.

b) Restrukturisasi Organisasi Perusahaan (W1, W3, T4)

Manajemen perusahaan yang diterapkan pada UKM Awal Putra Mandiri belum tertata dengan rapi. Untuk dapat mengatasi hal tersebut, salah satu upaya yang dapat dilakukan UKM Awal Putra Manndiri yaitu dengan menambah tenaga kerja bagian pemasan untuk meningkatkan penjualan produk. Hal ini dilakukan untuk mengurangi masalah tumpang tindih pekerjaan sehingga tidak ada lagi tugas ganda yang dilakukan oleh pemilik dan pemilik dapat fokus mengontrol perusahaan sendiri. Disamping itu, sebaiknya pemilik membuat job description

101 yang jelas mengenai tugas yang harus dilakukan oleh masing-masing pekerja sehingga perusahaan dapat menyaingi perusahaan sejenis yang telah memiliki divisi pemasaran secara khusus.

Gambar 10. Matriks SWOT UKM Awal Putra Mandiri

Kekuatan (S)

1. Keuletan pemilik dalam mengelola usaha 2. Hubungan baik antara

pemilik dan karyawan 3. Tenaga kerja lokal yang

terampil dan berpengalaman 4. Promosi melalui teknologi

informasi

5. Sudah memiliki labelisasi kemasan

6. Pelayanan pesan antar bagi konsumen

7. Kualitas produk yang dihasilkan baik

8. Penggunaan teknologi dalam proses penggilingan daging dan pengemasan

9. Hubungan baik dengan pemasok dalam hal sistem pembayaran

10.Adanya aktivitas penelitian dan pengembangan

Kelemahan (W) 1.Tumpang tindih

pekerjaan

2.Belum ada pemisahan antara aktivitas usaha dan aktivitas rumah tangga 3.Belum memiliki jaringan

distribusi yang kontinu 4.Keterbatasan modal usaha 5.Administrasi dan pencatatan keuangan/akuntansi masih sederhana Peluang (O) 1. Pertumbuhan jumlah penduduk

2. Trend konsumsi ikan meningkat

3. Tradisi membawakan oleh- oleh khas daerah

4. Dukungan Disperindagkop dan DKP Provinsi Banten 5. Dukungan pemerintah untuk

membantu pengembangan UMKM melalui program KUR

6. Perkembangan teknologi informasi.

7. Ketersediaan pemasok yang cukup banyak

Strategi (S-O)

1. Menjalin kerjasama yang kontinu dengan pemasok bahan baku dan dinas terkait guna memperoleh bahan baku berkualitas dan pemasaran produk (S1,S2, S6, S9, O4, O5, O6, O7) 2. Meningkatkan diversifikasi

produk olahan bandeng (S1, S2, S3, S4, S6, S9, S10, O1, O2, O4, O5, O6, O7)

Strategi (W-O)

1. Memanfaatkan kredit yang ditawarkan oleh pemerintah untuk pengembangan usaha (W2, W4, W5, O5, O6) 2. Membangun jaringan

distribusi produk untuk menjangkau segmentasi pasar yang lebih luas (W3, W4, O1, O2, O3, O4, O5, O6)

Ancaman (T)

1. Fluktuasi harga bahan baku 2. Hambatan masuk industri

rendah

3. Ancaman produk substitusi 4. Tingkat persaingan antar

industri tinggi

Strategi (S-T)

1. Meningkatkan kualitas dan inovasi produk agar dapat bersaing dipasaran (S1, S2, S3, S4, S5, S7, S8, S9, S10, T2, T3, T4) 2. Meningkatkan pelayanan kepada konsumen (S1, S6, T2,T4) Strategi (W-T) 1. Melakukan perbaikan dalam pengelolaan dan pengalokasian keuangan (W4, W5, T1, T4) 2. Restrukturisasi organisasi perusahaan(W1, W3, T4)

102 7.7 Matriks QSPM

Setelah diperoleh beberapa alternatif stategi melalui tahap pencocokan yaitu matriks IE dan SWOT, maka tahap terakhir adalah tahap keputusan dengan menggunakan alat analisis QSPM.

QSPM merupakan alat analisis yang digunakan untuk menentukan daya tarik relatif dari berbagai strategi berdasarkan sejauh mana faktor strategis internal dan eksternal dimanfaatkan atau diperbaiki. Nilai AS diperoleh melalui pengisian kuisioner yang dimulai oleh pemilik usaha sate bandeng pada UKM Awal Putra Mandiri. Nilai AS yang telah diperoleh kemudian dirata-ratakan.Nilai AS rata-rata tersebut kemudian dikalikan dengan bobot rata-rata yang diperoleh dari IFE dan EFE sehingga menghasilkan nilai TAS. Setelah itu, dilakukan penjumlahan nilai STAS yang diperoleh dengan menjumlahkan nilai TAS pada setiap faktor internal dan eksternal.

Berdasarkan hasil analisis QSPM, diperoleh prioritas strategi yang dapat diterapkan oleh UKM Awal Putra Mandiri dari mulai nilai tertinggi seperti yang terdapat pada Tabel 22. Berdasarkan hasil analisis QSPM, diperoleh bahwa meningkatkan kualitas dan inovasi produk agar dapat bersaing dipasaran merupakan prioritas utama yang dapat diterapkan oleh UKM Awal Putra Mandiri dengan nilai total (STAS) sebesar 6.471.

Tabel 22.Matriks QSP

Strategi STAS

ST 5 Meningkatkan kualitas dan inovasi produk agar dapat

bersaing dipasaran 6.473

ST 2 Meningkatkan diversifikasi produk olahan bandeng 6.128 ST 1

Menjalin kerjasama yang kontinu dengan pemasok bahan baku dan dinas terkait guna memperoleh bahan baku berkualitas dan pemasaran produk

6.097 ST 6 Meningkatkan pelayanan kepada konsumen 6.001 ST 3 Membangun jaringan distribusi produk untuk menjangkau

segmentasi pasar yang lebih luas 5.975

ST 4 Memanfaatkan kredit yang ditawarkan pemerintah untuk

pengembangan usaha 5.780

ST 7 Melakukan perbaikan dalam pengelolaan dan pengalokasian

keuangan 5.548

103 Berdasarkan matriks QSP, secara berurutan prioritas strategi yang dapat dilakukan oleh UKM Awal Putra Mandiri adalah meningkatkan kualitas dan inovasi produk agar dapat bersaing dipasaran, meningkatkan diversifikasi produk olahan bandeng, menjalin kerjasama yang kontinu dengan pemasok bahan baku dan dinas terkait guna memperoleh bahan baku berkualitas dan pemasaran produk yang kontinu, meningkatkan pelayanan kepada konsumen, membangun jaringan distribusi produk untuk menjangkau segmentasi pasar yang lebih luas, memanfaatkan kredit yang ditawarkan oleh pemerintah untuk pengembangan usaha, melakukan perbaikan dalam pengelolaan dan pengalokasian keuangan, restrukturisasi organsasi perusahaan. Semua strategi ini dapat dilakukan oleh Awal Putra Mandiri untuk mengembangkan usahanya.

104 VIII. KESIMPULAN DAN SARAN

8.1. Kesimpulan

1. a) Berdasarkan hasil analisis lingkungan internal pada UKM Awal Putra Mandiri, dapat diidentifikasifaktor kunci yang menjadi kekuatan bagi UKM Awal Putra Mandiri antara lain keuletan pemilik dalam mengelola usaha, hubungan baik antara pemilik dengan karyawan, tenaga kerja lokal yang terampil dan berpengalaman, promosi melalui teknologi dan informasi, sudah memiliki labelisasi kemasan, layanan pesan antar bagi konsumen, kualitas produk yang dihasilkan baik, penggunaan teknologi dalam proses penggilingan daging dan pengemasan, hubungan baik dengan pemasok dalam hal sistem pembayaran, adanya aktivitas penelitian dan pengembangan. Kelemahan yang dimiliki UKM Awal Putra Mandiri antara lain, tumpang tindih pekerjaan, belum ada pemisahan antara aktivitas usaha dengan aktivitas rumah tangga, belum memiliki jaringan distribusi yang kontinu, keterbatasan modal usaha, dan administrasi dan pencatatan keuangan masih sederhana.

b) Faktor kunci yang menjadi peluang bagi UKM Awal Putra Mandiri antara lain pertumbuhan jumlah penduduk, trend konsumsi ikan meningkat, tradisi membawakan oleh-oleh khas daerah, dukungan DisperindagKop Kota Serang dan DKP Provinsi Banten, dukungan pemerintah untuk membantu pengembangan UMKM melalui program KUR, perkembangan teknologi informasi, ketersediaan pemasok yang cukup banyak. Sedangkan faktor kunci yang menjadi ancaman bagi UKM Awal Putra Mandiri antara lain fluktuasi harga bahan baku, hambatan masuk industri rendah, ancaman produk substitusi, tingkat persaingan antar industri tinggi.

c) Hasil analisis matriks I-E menggambarkan bahwa UKM Awal Putra Mandiri berada pada posisi tumbuh dan membangun. Strategi intensif (penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk) dan strategi integratif (integrasi kebelakang, integrasi kedepan dan integrasi

105 horizontal) merupakan dua strategi yang dapat digunakan pada sel tersebut.

2. Pada matriks SWOT diperoleh delapan alternatif strategi, kemudian melalui matriks QSP diperoleh prioritas strategi yang sebaiknya dijalankan oleh perusahaan yaitu (1) meningkatkan kualitas dan inovasi produk agar dapat bersaing dipasaran, (2) meningkatkan diversifikasi produk olahan bandeng, (3) menjalin kerjasama yang kontinu dengan pemasok bahan baku dan dinas terkait guna memperoleh bahan baku berkualitas dan pemasaran produk, (5) membangun jaringan distribusi produk untuk menjangkau segmentasi pasar yang lebih luas, (6) memanfaatkan kredit yang ditawarkan oleh pemerintah untuk pengembangan usaha, (7) melakukan perbaikan dalam pengelolaan dan pengalokasian keuangan, dan (8) restrukturisasi organsasi perusahaan. 8.2 Saran

1) UKM Awal Putra Mandiri sebaiknya dapat mengimplementasikan prioritas strategi pengembangan usaha yang disesuaikan dengan visi, misi serta tujuan usahanya.

2) Untuk penelitian selanjutnya, sebaiknya menganalisis aspek usaha atau penelitian mengenai kinerja usaha pada UKM Awal Putra Mandiri, sehingga dapat membantu perusahaan untuk menilai kinerja perusahaannya dan dapat digunakanan sebagai acuan untuk mengambil tindakan-tindakan selanjutnya dalam rangka mencapai visi dan misi usahanya.

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SATE BANDENG

Dokumen terkait