BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.2 Analisis Hasil Penelitian
4.2.2 Analisis Data
4.2.2.2 Analisis Regresi
Berdasarkan hasil uji asumsi klasik yang telah dilakukan di atas, dapat disimpulkan bahwa model regresi yang dipakai dalam penelitian ini telah memenuhi model estimasi yang Best Linear Unbiased Estimator (BLUE) dan layak untuk dilakukan analisis statistik selanjutnya, yaitu melakukan pengujian hipotesis. Adapun hasil pengolahan data dengan analisis regresi dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Tabel 4.6 Analisis Regresi Coefficients Model a Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) -3.437 .618 -5.560 .000 LNDAR .156 .879 .051 .178 .861 LNDER .781 .306 .546 2.552 .018 LNTATO .620 .794 .185 .780 .444
a. Dependent Variable: LNROE
Sumber : Output SPSS, diolah Penulis, 2012
Berdasarkan Tabel 4.6 pada kolom Unstandardized Coefficients bagian B diperoleh model persamaan regresi linier berganda yaitu:
Y = -3,437 + 0,156 (X1) + 0,781 (X2) + 0,620 (X3) + e dimana:
Y = Profitabilitas
X1 = Debt to Total Assets Ratio X2 = Debt to Total Equity Ratio X3 = Total Assets Turnover
Penjelasan dari nilai a, b1, b2 dan b3 pada Unstandardized Coefficients tersebut dapat dijelaskan dibawah ini.
Nilai B Constant (a) = -3,437 = konstanta
Nilai konstanta ini menunjukkan bahwa apabila tidak ada nilai variabel bebas yaitu DER, DAR dan TATO, maka nilai profitabilitas yang dilihat dari nilai Y tetap sebesar -3,437.
Nilai b1 = 0,156 = Leverage keuangan (DAR)
Koefisisen regresi ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan leverage keuangan (DAR) sebesar 1 satuan, maka perubahan profitabilitas yang dilihat dari nilai Y akan bertambah sebesar 0,156 dengan asumsi variabel lain dianggap tetap atau sama dengan nol.
Nilai b2 = 0,781 = Leverage keuangan (DER)
Koefisien regresi ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan leverage keuangan (DER) sebesar 1 satuan, maka perubahan profitabilitas yang dilihat dari nilai Y akan bertambah sebesar 0,781 dengan asumsi variabel lain dianggap tetap atau sama dengan nol.
Nilai b3= 0,620 = Perputaran total aktiva (TATO)
Koefisisen regresi ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan perputaran total aktiva (TATO) sebesar 1 satuan, maka perubahan profitabilitas yang dilihat dari nilai Y akan bertambah sebesar 0,620 dengan asumsi variabel lain dianggap tetap atau sama dengan nol.
4.2.3. Pengujian Hipotesis
Dalam penelitian ini hipotesis diuji dengan menggunakan analisis regresi berganda yaitu Uji Koefisien Determinasi / Regresi (R2). Uji regresi digunakan untuk mengukur proporsi atau persentase sumbangan variabel independen yang diteliti terhadap variasi naik turunnya variabel dependen. Koefisien korelasi dikatakan kuat apabila data nilai R berada diantara 0,5 dan mendekati 1. Nilai R Square adalah 0 sampai dengan 1. Apabila nilai R Square semakin mendekati 1, maka variabel-variabel independen mendekati semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen. Sebaliknya, semakin kecil nilai R Square maka kemampuan variabel-variabel independen untuk menjelaskan variasi variabel dependen semakin terbatas. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan program statistik, maka diperoleh hasil yang dapat dilihat pada Tabel 4.7
Tabel 4.7
Koefisian determinasi (R square)
Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .698a .487 .417 1.17227
a. Predictors: (Constant), LNTATO, LNDER, LNDAR
Sumber : Output SPSS, diolah Penulis, 2012
Pada model summary diatas di atas, angka R sebesar 0,698 menunjukkan bahwa korelasi atau hubungan antara Return On Equity (Y) dengan Debt to Total Assets (X1), Debt to Total Equity (X2) dan Total AssetsTurnover (X3) mempunyai hubungan yang kuat karena > 0,5 (50%) yaitu 69,8 %. Angka Adjusted R Square
atau koefisien determinasi adalah 0,417 atau 41,7 %. Angka ini mengindikasikan bahwa variasi dari kedua variabel independennya mampu menjelaskan variasi variabel dependen sebesar 41,7% dan sisanya 58,3% (100% - 41,7%) dijelaskan oleh faktor-faktor lain tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. Kemudian Standard Error of the Estimate adalah sebesar 1,17227, di mana semakin kecil angka ini akan membuat model regresi semakin tepat untuk memprediksi Return On Equity.
Untuk mengetahui apakah masing – masing variabel yaitu DAR, DER dan TATO yang dianggap secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap ROE, dilakukan pengujian hipotesis. Pengujian hipotesis secara statistik dilakukan dengan menggunakan uji t dan uji F.
4.2.3.1. Uji Parsial (t-test)
Uji t dilakukan untuk mengetahui apakah secara parsial variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen. Dalam uji t digunakan hipotesis seperti yang terlihat berikut ini.
H0: b1,b2,b3 = 0, artinya DAR, DER, TATO tidak berpengaruh terhadap ROE secara parsial pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Ha: b1,b2,b3 ≠ 0, artinya DAR, DER, TATO berpengaruh terhadap ROE secara parsial pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Kriteria:
H0 diterima dan Ha ditolak jika sig hitung > sig penelitian, untuk α = 5% variabel X1, X2dan X3 secara parsial tidak mempengaruhi variabel Y.
Ha diterima dan H0 ditolak jika sig hitung < sig penelitian , untuk α = 5% variabel X1, X2dan X3 secara parsial mempengaruhi variabel Y.
Tabel 4.8 Uji Statistik t Coefficients Model a Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) -3.437 .618 -5.560 .000 LNDAR .156 .879 .051 .178 .861 LNDER .781 .306 .546 2.552 .018 LNTATO .620 .794 .185 .780 .444
a. Dependent Variable: LNROE
Sumber : Output SPSS, diolah Penulis, 2012
Tabel 4.8 menunjukkan hasil pengujian statistik t sehingga dapat menjelaskan pengaruh variabel independen secara parsial.
1) Pengaruh leverage keuangan (DAR) terhadap profitabilitas (ROE)
Variabel leverage keuangan (DAR) memiliki t hitung 0,178 dengan nilai signifikansi 0,861 artinya secara parsial leverage keuangan tidak berpengaruh terhadap profitabilitas pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia .
2) Pengaruh leverage keuangan (DER) terhadap profitabilitas (ROE)
Variabel leverage keuangan (DER) memiliki t hitung 2,552 dengan nilai signifikansi sebesar 0,018 hal ini menunjukkan secara parsial leverage
keuangan berpengaruh terhadap profitabilitas pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia .
3) Pengaruh rasio perputaran total aktiva (TATO) terhadap profitabilitas (ROE)
Variabel rasio perputaran total aktiva memiliki t hitung 0,780 dengan nilai signifikansi 0,444. Hal ini menunjukkan bahwa perputaran total aktiva tidak berpengaruh terhadap profitabilitas secara parsial pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
4.2.3.2. Uji Simultan (F-test)
Uji F dilakukan untuk mengetahui apakah variabel independen secara bersama-sama (simultan) mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen. Pembuktian dilakukan dengan cara membandingkan nilai kritis, F(tabel) dengan F(hitung) yang terdapat pada tabel analisis df variance.
Dalam uji F digunakan hipotesis yang disebutkan dibawah ini :
Ho : b1,b2,b3 = 0, artinya Debt to Total Assets, Debt to Total Equity, Total Assets Turnover tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Equity secara simultan pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Ha : b1,b2,b3 ≠ 0, artinya Debt to Total Asset, Debt to Total Equity, Total Assets Turnover berpengaruh signifikan terhadap Return On Assets secara simultan pada perusahaan teksti dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Kriteria:
H0 diterima dan Ha ditolak jika sig hitung > sig penelitian, untuk α = 5% variabel X1, X2 dan X3 secara simultan tidak mempengaruhi variabel Y.
Ha diterima dan H0 ditolak jika sig hitung < sig penelitian, untuk α = 5% variable X1, X2 dan X3 secara simultan mempengaruhi variabel Y.
Tabel 4.9 Hasil Uji F
ANOVA Model
b
Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 28.693 3 9.564 6.960 .002a
Residual 30.233 22 1.374
Total 58.926 25
a. Predictors: (Constant), LNTATO, LNDER, LNDAR b. Dependent Variable: LNROE
Sumber : Output SPSS, diolah Penulis, 2012
Hasil uji F yang ditampilkan dalam Tabel 4.8 menunjukkan bahwa nilai Fhitung adalah 6,960 dengan tingkat signifikansi 0,002 yang lebih kecil dari 0,05 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak, artinya variabel bebas yaitu DAR, DER, TATO secara simultan berpengaruh terhadap profitabilitas (ROE) pada tingkat kepercayaan 95%.