• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS STAKEHOLDER

Dalam dokumen Studi Kelayakan RSIA.pdf (Halaman 56-64)

ASPEK TEKNIS DAN TEKNOLOGI

4.2 ANALISIS STAKEHOLDER

Pihak-pihak yang terlibat dalam Proyek RSIA HARAPAN BUNDA SIDOARJO ini adalah :

a. Owner / Equity Investor (Pemilik Proyek) b. Pemerintah

Studi Kelayakan RSIA Harapan Bunda Sidoarjo 49 e. Manajemen RS f. Costumer / Pasien g. Kontraktor Utama h. Konsultan i. Supplier Medis j. Dokter Tamu k. Supplier Farmasi

Setiap pihak dalam proyek RSIA HARAPAN BUNDA SIDOARJO ini memiliki tugas, hak dan kewajiban atas perannya didalam proyek.

4.2.1 Owner / Equity Investor (Pemilik Proyek)

Pemilik proyek pada RSIA HARAPAN BUNDA SIDOARJO ini adalah Yayasan HJ TARPIANIE dan bertindak sebagai pihak pemrakarsa proyek (pemilik ide), dimana pada dasarnya pemberi tugas sebagai pihak yang awam menyampaikan maksud dan kehendaknya untuk membangun kepada mereka yang terpercaya dan dikenal memiliki keahlian dibidang konstruksi. Ahli konstruksi yang dipercaya tersebut ditugaskan untuk menuangkan prakarsa pemberi tugas kedalam bentuk gagasan rancangan (desain) dan kemudian sekaligus membangunnya (diwujudkan secara fisik).

Dengan didasarkan atas asas saling pecaya secara profesional (trust worthy) mereka membentuk kesepakatan. Ahli konstruksi memberikan pelayanan jasa melalui keahliannya sedangkan pemberi tugas menyediakan imbalan tertentu atas pelayanan yang diberikan tersebut.

Tugas dan wewenang owner / equity investor antara lain :

1. mengurus administrasi dan perijinan pelaksanaan proyek pada pihak-pihak yang berkesesuaian, baik kepada pemerintah maupun kepada pihak yang terkait lainnya.

2. memilih tim pembangunan proyek bertanggung jawab dalam pendanaan proyek sesuai dengan kesepakatan kontrak

3. memberikan data-data yang dibutuhkan kepada konsultan

4. mempersiapkan dokumen lelang dan kelengkapan lelang lainnya menentukan pemenang lelang

5. memberikan keputusan terhadap perubahan waktu pelaksanaan 6. menyatakan setuju atau tidak setuju terhadap perubahan pekerjaan

Studi Kelayakan RSIA Harapan Bunda Sidoarjo 50

pertanggungjawaban dari pihak-pihak lain yang terkait dengan proyek ini 4.2.2 Pemerintah

Pemerintah dalam hal ini merupakan pihak yang bertugas sebagai regulator, pihak yang mengeluarkan peraturan atas tata guna lahan, perpajakan dan perizinan. Seluruh kegiatan proyek harus sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dalam kegiatan proyek pembangunan RSIA HARAPAN BUNDA SIDOARJO ini, pemerintah terkait adalah Dinas Tata Kota Kabupaten Sidoarjo yang mengeluarkan peraturan tentang Intensitas Ruang untuk Pemanfaatan Bangunan yang menuntun pihak perencana agar dapat merencanakan bangunan sesuai dengan peruntukkannya. Selain itu juga terlibat Dinas Kesehatan yang mengeluarkan perizinan tentang pembangunan rumah sakit ini. Pada saat pengoperasian rumah sakit juga terlibat Dinas Kebersihan yang berkewajiban untuk melakukan pengangkutan atas sampah rumah sakit (bukan berbahaya) maupun sampah berbahaya yang telah mengalami pengolahan sebelumnya dan juga Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sidoarjo yang mengeluarkan rekomendasi Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Kewajiban dari pemerintah adalah :

1. Mengeluarkan perizinan yang menjamin bahwa peruntukkan bangunan sesuai dengan rencana tata ruang

2. Menjamin bahwa bangunan yang didirikan memiliki fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan bangunan itu sendiri (misalnya : rumah sakit memiliki fasilitas pengolahan limbah, dll)

Hak dari pemerintah adalah :

1. Menerima pembayaran pajak atas objek yang dikenai pajak

2. Mengeluarkan surat penyegelan atas bangunan apabila ditemukan bangunan tidak sesuai dengan rencana awal dan peraturan yang berlaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

Studi Kelayakan RSIA Harapan Bunda Sidoarjo 51

Merupakan badan atau lembaga yang dapat meminjamkan dana kepada proyek dalam proses pembangunan sebagai tambahan dana selain ekuitas pemilik proyek. Lender ini biasanya berupa bank, asuransi, leasing company atau lembaga keuangan lainnya.

Kewajiban dari Lender adalah :

1. Memberikan sejumlah uang sesuai dengan kontrak yang ada

2. Membuat surat perjanjian di atas materai tentang perjanjian pinjaman agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari

Hak dari lender adalah :

1. Mendapatkan pembayaran atas uang yang dipinjam sesuai dengan perjanjian diawal

2. Mendapatkan bunga atau keuntungan atas uang yang dipinjamkan sesuai dengan perjanjian

3. Mendapatkan jaminan bahwa uang yang dipinjam akan kembali sesuai dengan perjanjian

4. Proyek yang meminjam dana kepada lender berkewajiban untuk membayarkan

4.2.4. Insurance Company

Perusahaan asuransi disini adalah pihak yang diberikan kepercayaan oleh owner atas investasi yang dimilikinya yaitu bangunan dan alat-alat medisnya

Kewajiban dari perusahaan asuransi ini adalah : 1. Memberikan jaminan atas bangunan dan alat-alat medis

2. Memberikan penggantian kerugian apabila bangunan ataupun alat-alat medis mengalami gangguan fungsi/kerusakan sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan

Studi Kelayakan RSIA Harapan Bunda Sidoarjo 52

1. Mendapatkan pembayaran premi atas perlindungan yang diberikan kepada aset yang dimiliki oleh rumah sakit

2. Menolak membayarkan pengganti atas kerugian apabila tidak sesuai dengan perjanjian

4.2.5. Manajemen Rumah Sakit

Manajemen Rumah Sakit merupakan pihak yang melakukan pengelolaan dan kegiatan operasional atas proyek RSIA HARAPAN BUNDA SIDOARJO ini. Untuk mendukung kegiatan manajemen rumah sakit diperlukan perangkat organisasi yang terdiri dari departemen-departemen yang bertanggung jawab atas bagiannya masing-masing.

Kewajiban dari Manajemen Rumah Sakit adalah :

1. Mengelola, mengoperasikan melakukan tindakan yang dapat memberikan keuntungan kepada Proyek RSIA HARAPAN BUNDA SIDOARJO.

2. Membuat peraturan yang harus dipatuhi oleh seluruh pihak di RSIA HARAPAN BUNDA SIDOARJO selama masa operasional.

3. Membuat laporan bulanan yang dapat dipertanggung jawabkan kepada pihak owner / pemilik modal.

4. Menjaga kualitas, mutu dan nama baik RSIA HARAPAN BUNDA SIDOARJO

5. Membuat program-program untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan program

6. Membuat program pendidikan dan pelatihan bagi para dokter maupun pekerja medis lainnya untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan kualitas medis

7. Memberikan pelayanan kesehatan yang memuaskan bagi pasien

8. Memberikan informasi pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan jumlah pasien

Hak dari pihak Manajemen Rumah Sakit adalah :

1. Menerima pembayaran atas pelayanan medis yang diterima dari pasien 2. Melakukan pengelolaan dan pengoperasian atas RSIA HARAPAN

Studi Kelayakan RSIA Harapan Bunda Sidoarjo 53

telah ditetapkan

4.2.6. Customer / Pasien

Dalam sebuah rumah sakit, pasien merupakan konsumen utama. Pasien ini dapat merujuk untuk berobat rawat inap, rawat jalan, poliklinik, atau sekedar menebus obat di apotik. Dengan kondisi keuangan yang berbeda-beda, pasien diberikan kebebasan untuk memilih kelas rawat inap sesuai dengan kemampuan.

Kewajiban dari pasien adalah :

1. Mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan oleh Manajemen RS 2. Menyelesaikan segala urusan administrasi (keuangan)

3. Mendapatkan pelayanan medis yang memadai sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit

4. Mendapatkan informasi tentang pelayanan medis yang ada

5. Mendapatkan kemudahan pembayaran dengan asuransi (bila memiliki)

4.2.7. Kontraktor Utama

Setelah tersusun dokumen perencanaan yang terdiri dari gambar arsitektur dan gambar detail teknis, spesifikasi teknis serta administratif barulah kemudian dilaksanakan pembangunan fisik. Sehingga peran utama kontraktor adalah sebagai pengelola sumber daya yang bertugas untuk mengubah dokumen perencanaan menjadi keluaran-keluaran berupa bangunan fisik.

Oleh pihak kontraktor gambar perencanaan sebagai bagian dari dokumen perencanaan kemudian diperjelas dan diterjemahkan menjadi gambar-gambar kerja untuk keperluan operasi dan pelaksanaan. Melalui gambar kerja tersebut kontraktor harus mengarahkan para mandor dan pekerjanya untuk dapat memasang komponen-komponen dengan sebaik-baiknya dan setepat mungkin.

4.2.8. Konsultan

Konsultan perencana merupakan pihak yang ditunjuk owner untuk merencanakan dan mendesain bangunan. Pekerjaan konsultan adalah memberikan dan menuangkan pemikiran, gagasan, atau ide yang lebih

Studi Kelayakan RSIA Harapan Bunda Sidoarjo 54

penunjukkan langsung oleh pihak owner dan terkait dalam perjanjian yang telah dibuat diantara keduanya.

Tugas dan wewenang konsultan perencana bidang arsitektur antara lain: 1. Melaksanakan desain arsitektur proyek secara lengkap beserta

gambar-gambar yang dibutuhkan, berdasarkan keinginan owner

2. Memberikan saran atau konsultansi mengenai bidang arsitektur kepada owner

Tugas dan wewenang konsultan perencana bidang struktur antara lain : 1. Melakukan penyelidikan yang diperlukan dalam perencanaan struktur 2. Bertanggung jawab atas perencanaan struktur lengkap dengan detail

material yang dibutuhkan termasuk perhitungan-perhitungan struktur

3. Melakukan perhitungan tambahan perubahan desain atas permintaan owner (sesuai kesepakatan keduanya)

Tugas dan wewenang konsultan bidang Mekanikal dan Elektrikal (M/E) yaitu merencanakan dan memasang instalasi mekanikal dan listrik.

Hak dari konsultan adalah mendapatkan pembayaran sesuai dengan jasa konsultasi yang diberikan.

4.2.9. Supplier alat-alat medis

Supplier alat-alat medis adalah supplier yang ditunjuk untuk melakukan pengadaan atas alat-alat medis seperti meja operasi, tempat tidur elektrik, dll. Kewajiban dari supplier adalah untuk menyediakan barang-barang sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan dengan tepat waktu dan sesuai budget. Sedangkan hak dari supplier adalah mendapatkan pembayaran atas hasil pengadaan barang.

4.2.10 Perusahaan Asuransi Kesehatan

Perusahaan asuransi ini merupakan pihak yang terkait dengan kebutuhan pendanaan terkait dengan kesehatan pasien dimana pasien sebagai costumer dari RSIA HARAPAN BUNDA SIDOARJO. Kewajiban dari perusahaan asuransi adalah memberikan jaminan asuransi kesehatan yang memadai kepada pasien sesuai dengan premi yang dibayarkan. Hak dari

Studi Kelayakan RSIA Harapan Bunda Sidoarjo 55

premi asuransi oleh pelanggan (pasien). 4.2.11 Dokter Tamu

Dokter tamu adalah pihak yang memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien terkait dengan profesinya sebagai dokter yang terikat dengan kode etik kedokteran.

Kewajiban dari dokter tamu adalah :

1. Memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan bidang ilmu yang ditekuninya secara maksimal untuk meningkatkan pelayanan RS

2. Memberikan pembayaran atas setiap pasien yang dilayani sesuai dengan perjanjian dengan Manajemen RS

Hak dari dokter tamu adalah :

1. Dapat memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia 2. Menerima pembayaran atas pasien yang dilayaninya

4.2.12 Supplier Farmasi

Supplier farmasi merupakan supplier yang menjalin kerjasama dengan pihak manajemen rumah sakit terkait dengan pengadaan farmasi atau obat-obatan maupun peralatan medis untuk operasional misalnya autoclave, dll. Kewajiban dari supplier adalah untuk menyediakan barang-barang sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan dengan tepat waktu dan sesuai budget. Sedangkan hak dari supplier adalah mendapatkan pembayaran atas hasil pengadaan barang.

Dari keterkaitan yang terjadi antar stakeholder maka suatu proyek rumah sakit dikatakan layak jika semua stakeholder bersedia untuk memenuhi kewajibannya sehingga mendapatkan hak yang sesuai dengan perjanjian awal yang telah disepakati. Sehingga terjadi suatu hubungan mutualisme yang saling menguntungkan baik antar pihak yang terlibat atau dengan kata lain semua ekspektasi stakeholder telah terpenuhi.

Studi Kelayakan RSIA Harapan Bunda Sidoarjo 56

Dalam menjalankan operasionalnya, RSIA HARAPAN BUNDA SIDOARJO ini membutuhkan tenaga kerja agar dapat beroperasi dengan baik. Didalamnya, terdapat pihak-pihak yang terkait dan mendukung pelaksanaan proyek agar tercapai sasaran dari proyek tersebut.

Berikut adalah gambaran pihak-pihak yang terkait berupa struktur organisasi pada Gambar 4.1. dan Tabel 4.6.

Gambar 4.1. Struktur Organisasi RSIA HARAPAN BUNDA SIDOARJO

Kabag Umum

Subag Keuangan

Komite Medis Satuan Pengawas Internal

Kabid YanMed

UGD

Kabid Penunjang Medik

Unit Farmasi Unit Laboratorium Unit Gizi Unit RM Kamar Operasi YAYASAN HJ TARPIANIE

Dalam dokumen Studi Kelayakan RSIA.pdf (Halaman 56-64)

Dokumen terkait