• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan

DAFTAR PUSTAKA

2.1.3 Analisis SWOT

Analisis SWOT menurut Rangkuti (2005:19) adalah suatu cara menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal menjadi langkah-langkah strategi dalam pengoptimalan usaha yang lebih menguntungkan. Dalam analisis faktor-faktor internal dan eksternal akan ditentukan aspek-aspek yang menjadi kekuatan (Strengths), kelemahan (Weakness), kesempatan (Opportunities), dan yang menjadi ancaman (Treaths) sebuah organisasi. Dengan begitu akan dapat ditentukan berbagai kemungkinan alternatif strategi yang dapat dijalankan.

Menurut Kamus Wikipedia:

“Analisis SWOT (singkatan bahasa Inggris dari kekuatan/strengths, kelemahan/weaknesses, kesempatan/opportunities, dan ancaman/threats) adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan

ancaman dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi factor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut”.

Analisis SWOT terdiri dari empat faktor, yaitu: 1 Strengths (kekuatan)

Merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri. 2. Weakness (kelemahan)

Merupakan kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada. Kelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri. 3. Opportunities (peluang)

Merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang terjadi. Kondisi yang terjadi merupakan peluang dari luar organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri. misalnya kompetitor, kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekitar.

4. Threats (ancaman)

Merupakan kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat mengganggu organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.

Setelah dibuat pemetaan analisis SWOT maka dibuatlah tabel matriks dan ditentukan sebagai tabel informasi SWOT. Kemudian dilakukan pembandingan antara faktor internal yang meliputi Strength dan Weakness

strategi alternatif untuk dilaksanakan. Strategi yang dipilih merupakan strategi yang paling menguntungkan dengan resiko dan ancaman yang paling kecil. Selain pemilihan alternatif analisis SWOT juga bisa digunakan untuk melakukan perbaikan dan improvisasi.

Dengan mengetahui kelebihan (Strength dan Opportunities) dan kelemahan kita (Weakness dan Threats), maka kita melakukan strategi untuk melakukan perbaikan diri. Mungkin salah satu strateginya dengan meningkatkan Strength dan Opportunities atau melakukan strategi yang lain yaitu mengurangi Weakness dan Threats.

Analisis ini didasarkan pada logika bahwa strategi yanng dipilih adalah Strategi yang dapat memaksimalkan kekuatan (strength) dan peluang Peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (weakness) dan ancaman (threats). Analisis SWOT paling umum digunakan sebagai kerangka logis yang mengarahkan pembahasan dan refleksi mengenai situasi dan alternatif dasar suatu perusahaan. Analisis ini sering kali dilakukan sebagai rangkaian dari diskusi kelompok manajerial. Apa yang dipandang oleh seorang manajer sebagai peluang, mungkin dianggap sebagai ancaman oleh yang lain. Demikian pula halnya kekuatan bagi seorang manajer mungkin merupakan kelemahan bagi yang lain. Kerangka SWOT menyediakan dasar yang terorganisasi untuk diskusi awal.

Menurut David (2010:327) berikut ini adalah empat elemen startegi matriks SWOT:

1. Strategi SO (SO Sratregies)

Memanfaatakan kekuatan internal organisasi untuk menarik keuntungan dari peluang eksternal. Semua manajer tentunya menginginkan organisasi mereka berada dalam posisi dimana kekuatan internal dapat digunakan untuk mengambil keuntungan dari berbagai trend an kejadian eksternal. Secara umum, organisasi akan menjalankan strategi WO, ST, atau WT untuk mencapai situasi dimana mereka dapat melaksanakan Strategi WO. Jika sebuah perusahaan memiliki kelemahan besar, maka perusahaan akan berjuang untuk mengatasinya dan mengubahnya menjadi kekuatan. Ketika sebuah organisasi dihadapkan pada ancaman yang besar, maka organisasi akan berusaha untuk mengindarinya untuk berkonsentrasinyan pada peluang.

2. Startegi WO ( WO Strategies)

Strategi ini bertujuan untuk memperbaiki kelemahan internal dengan cara mengambil keuntungan dari peluang eksternal. Terkadang, peluang-peluang besar muncul. Tetapi perusahaan atau organisasi memiliki kelemahan internal yang menghalanginya memanfaatkan peluang tersebut.

3. Strategi ST (ST Strategies)

Strategi ini mengunakan kekuatan sebuah organisas untuk menghindari atau mengurangi dampak ancaman eksternal. Hal ini bukan berarti bahwa suatu organisasi yang kuat harus selalu menghadapi ancaman secara langsung didalam lingkungan eksternal.

4. Strategi WT (WT Strategies)

Strategi ini merupakan taktik defensif yang diarahkan untuk mengurangi kelemahan internal serta mengindari ancaman eksternal. Sebuah organisasi yang menghadapi berbagai ancaman eksternal dan kelemahan internal benar-benar dalam posisi yang membahayakan. Dalam kenyataannya perusahaan semacam itu mungkin harus berjuang untuk bertahan hidup, melakukan merger, penciutan, menyatakan diri bangkrut, atau memilih likuidasi. Berikut ini adalah tabel matriks SWOT secara singkat.

Tabel 2.1 Matriks SWOT FAKTOR INTERNAL FAKTOR EKSTERNAL STRENGTHS (S) Daftarkan 5-10 kekuatan Internal disini

WEAKNESSES (W) Daftarkan 5-10 kekuatan Internal disini

OPPORTUNITIES (O) Daftarkan 5-10 kekuatan

Eksternal disini

STRATEGI S-O Buat strategi disini yang menggunakan

kekuatan untuk memanfaatkan peluang

STRATEGI W-O Buat strategi disini yang

memanfaatkan peluang untuk mengatasi kelemahan THREATS (T) Daftarkan 5-10 kekuatan Eksternal disini STRATEGI S-T Buat strategi disini yang menggunakan

kekuatan untuk menghindari ancaman

STRATEGI W-T Buat strategi disini yang

meminimalkan kelemahan dan menghindari ancaman

Sumber Hunger dan Wheelen (2003:231 )

1) S-O Strategi : Menggunakan kekuatan unuk memanfaatkan peluang.

2) W-O Strategi : Memanfaatkan peluang untuk mengatasi kelemahan.

3) S-T Strategi : Menggunakan kekuatan untuk

mengatasi/mengurangi dampak dari ancaman. 4) W-T Strategi : Menghilangkan atau mengurangi kelemahan agar

Dari hasil kompetisi diatas akan diperoleh banyak kemungkinan strategi yang dapat dilakukan organisasi. Tetapi, organisasi harus berani memilih beberapa strategi yang kritikal dan memberikan dampak terbesar bagi kemajuan organisasi, organisasi harus mempertimbangkan pemilihan strategi yang sesuai dengan nilai-nilai perusahaan dan tanggung jawab organisasi terhadap lingkungan skitar (social respomsibilty). Dengan mempertimbangkan hal-hal diatas makan akan diperoleh starategi yang diterima oleh anggota masyarakat.

2.1.3.1 Langkah- langkah Analisis Data dalam Analisis SWOT Langkah penelitian ini akan menerangkan bagaimana analisis dilakukan, mulai dari data mentah yang ada sampai pada hasil penelitian yang dicapai. Dalam penelitian ini, langkah-langkah analisis menurut David, (2004:188) data dilakukan sebagai berikut:

1.Melakukan pengklasifikasian data, faktor apa saja yang menjadi kekuatan dan kelemahan sebagai faktor internal organisasi, peluang dan ancaman sebagai faktor eksternal organisasi. Pengklasifikasian ini akan menghasilkan tabel informasi SWOT. 2.Melakukan analisis SWOT yaitu membandingkan antara faktor

eksternal Peluang (Opportunities) dan Ancaman (Threats) dengan faktor internal organisasi Kekuatan (Strength) dan Kelemahan (Weakness).

3.Dari hasil analisis kemudian diinterpretasikan dan dikembangkan menjadi keputusan pemilihan strategi yang memungkinkan untuk dilaksanakan. Strategi yang dipilih biasanya hasil yang paling memungkinkan (paling positif) dengan resiko dan ancaman yang paling kecil.