• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.2. Penyajian Dan Analisis Data

4.2.1. Analisis Tema dan Sub Tema Rubrik Opini Kompas

51

mencapai 610.000 eksemplar. Pembaca koran ini mencapai 2,25 juta orang di seluruh Indonesia. Seperti kebanyakan surat kabar yang lain, harian Kompas dibagi menjadi tiga halaman bagian, yaitu bagian depan yang memuat berita nasional dan internasional, bagian berita bisnis dan keuangan, serta bagian berita olahraga.

4.2. Penyajian Dan Analisis Data

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan lembang coding form yang kemudian disajikan dalam bentuk tabel frekuensi. Dari tabel frekuensi yang ada maka dapat dilakukan analisis dan menarik kesimpulan dari data yang ada. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada periode Oktober 2009 sampai dengan Desember 2009 didapat 28 tema opini yang diteliti dari 277 total tema opini yang terdapat pada rubrik opini surat kabar Kompas periode Oktober 2009 sampai dengan Desember 2009.

4.2.1. Analisis Tema dan Sub Tema Rubrik Opini Kompas

Setelah melakukan penelitian selama kurun waktu yang telah ditentukan yaitu mulai dari bulan Oktober 2009 sampai dengan Desember 2009 pada tema opini di surat kabar Kompas setelah melalui proses pengkodingan dari 28 sampel tema utama, diperoleh data sebagai berikut :

52

Tabel 4.1.

Tema Rubrik Opini Di Kompas Periode Oktober 2009 sampai dengan Desember 2009

No Kategorisasi Tema Frekuensi Persentase

1. Perang, Pertahanan, Dan Diplomasi 3 10,71 2. Politik Dan Pemerintahan 6 21,43

3. Kegiatan Ekonomi 1 3,57

4. Kejahatan/Kriminal 5 17,86

5. Kesehatan Dan Kesejahteraan Masyarakat 3 10,71

6. Human Interest 6 17,86

7 Bencana 3 10,71

8 Pendidikan 2 7,14

Jumlah 28 100

Sumber: Data Primer

Secara keseluruhan dari bulan Oktober 2009 sampai Desember 2009, jenis kategori tema berita utama yang paling banyak frekuensinya adalah kategori politik dan pemerintahan sebanyak 21,43% (6 tema utama), kemudian kategori kejahatan dan human interest sebanyak 17,86% (5 tema utama), dan yang memiliki prosentase sebanyak 10,71% (3 tema utama) diperoleh dari kategori perang, pertahanan dan diplomasi, kategori kesehatan dan kesejahteraan masyarakat serta kategori bencana. Sedangkan yang memiliki prosentase 7,14% (2 tema utama) ada pada kategori pendidikan, dan sisanya dengan prosentase 3,57% (1 tema utama) diperoleh kategori kegiatan ekonomi.

Besarnya tampilan kategori politik dan pemerintahan pada periode bulan Oktober 2009 sampai dengan bulan Desember 2009 dikarenakan pada beberapa bulan tersebut merupakan hari menjelang hari pelantikan presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang kedua sebagai presiden Republik Indonesia. SBY mewarisi sebuah Indonesia yang sangat terpuruk dari 4

53

presiden sebelumnya. Hutang IMF yang banyak karena Suharto dan Habibie dulu berpikir itu hal yang baik untuk diambil. BUMN (indosat) yang terjual ke Singtel di Singapura oleh MS. Citra Indonesia sebagai negara teroris karena MS tidak sigap terhadap terorisme. Anggota DPR yang korup gila-gilaan. Jika kita lihat, hampr semua kasus DPR yag korupsi, melakukan korupsinya di masa GD dan MS. Harga minyak dunia naik teus dalam 6 tahun tapi 4 presiden tidak ada yang berani kurangi subsidi karena akan mematikan popularitas. Di tahun 2002-2003 Pemda DKI membayar gaji pegawai dengan menggunakan hutang luar negeri. Untuk gaji pegawai kita ngutang. Hidup mahal tapi banyak hutang.

Kategori kejahatan pada periode bulan Oktober 2009 sampai dengan bulan Desember 2009 juga tergolong banyak dikarenakan beberpa waktu yang lalu terdapat kasus kriminal melalui jejaring sosial. Potensi kejahatan internet makin meningkat dengan makin banyaknya pengakses internet, terutama dengan pemanfaatan telepon cerdas yang kian hari harga dan tarifnya kian terjangkau. Dan basis "cybercrime" ke depan pun akan beralih ke jejaring sosial dengan makin banyaknya pengguna jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan sebagainya. Selain kasus kejahatan melalui jejering sosial juga terdapat kejahatan korupsi yang dilakukan oleh Anggodo yang masih belum selesai.

Kategori human interest pada periode bulan Oktober 2009 sampai dengan bulan Desember 2009 terdapat 5 tema yang meliputi masalah kelistrikan, kontroversi dan kerukunan antar umat beragama. Dalam hal

54

kelistrikan belakangan ini listrik menjadi bagian kebutuhan dasar masyarakat. Saat ini kondisi kelistrikan dalam keadaan siaga dan defisit. Terdapat juga berita mengenai kontroversi talangan bank Century, para politisi ulung tidak luput dari kesesatan logika baik secara paralogis maupun sofistik. Selain itu juga terdapat tema mengenai kerukunan antar umat beragama, pada bulan Desember terdapat perayaan Natal bagi umat kristiani. Sebagai seorang muslim, mengucapkan selamat hari Natal bukan hanya menjadi kesadaran persaudaraan, melainkan tuntutan keimanan yang sangat mendasar.

Kategori perang, pertahanan dan diplomasi pada periode bulan Oktober 2009 sampai dengan bulan Desember 2009 terdapat 10,71% dari jumlah tema keseluruhan. Pada bulan Oktober tersebut merupakan waktu pelantikan presiden RI yaitu bapak SBY yang kedua kalinya. Seiring dengan pergantiak pemimpin di Indonesia, raykat Indonesia dan masyarakat internasional sering mengenang peran negara ini dalam forum internasional pada masa lalu. Beberapa waktu yang lalu presiden SBY dalam perjalannya menghadiri KTT, yang dijadwalkan bertemu dengan Presiden komisi Eropa Jose Manuel. Ini merupakan kunjungan pertama presiden RI ke Uni Eropa guna memenuhi undangan presiden Komisi UE sebagai Selain itu terdapat juga berita mengenai penolakan ekstradisi Thaksin di Kamboja, penolakan ini tidak mengejutkan. Sebelumnya pemerintah Kamboja berulang kali menegaskan akan menolak setiap permohonan estradisi Thaksin.

Kategori kesehatan dan kesejahteraan masyarakat pada Oktober 2009 sampai dengan bulan Desember 2009 terdapat 10,71%. Dalam hal ini

55

menyangkut masalah kesetaraan gender. Masalahnya, bukan hanya urusan KTP, tetapi memerlukan koordinasi dan penegakan aturan perundang-undangan yang berefek jera lintas departemen dan kementerian. Selain itu masalah kesehatan menyangkut gizi yang dapat dikendalikan jika angka kemsikinan dikurangi dan keadilan yang kian merata. Angka kemiskinan di Indonesia relatif telah berkurang meski krisis ekonomi satu dekade lalu benar-benar telah merontokkan sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Kategori bencana yang beberapa tahun belakangan ini sering terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Kejadian bencana yang terjadi tersebut sungguh membuat bangsa Indonesia menjadi terpukul dan sedih mengalirkan air mata untuk para korban bencana. Sumbangan bantuan pun berdatangan baik secara material maupun bahan-bahan baku dari mereka yang peduli terhadap korban bencana. Akan tetapi sungguh ironi sekali di tengah-tengah bencana ini masih ada saja oknum-oknum yang memanfaatkan moment ini dengan cara mengambil hak dari mereka yang seharusnya mendapatkan jatah bantuan. ditambah lagi ditengah-tengah bencana ini ada orang-orang yang menghambur-hamburkan uang demi kepentingan pribadinya seperti pelantikan dewan dan juga MUNAS partai beringin.

Kategori pendidikan pada Oktober 2009 sampai dengan bulan Desember 2009 terdapat 7,14%, dalam hal ini mengenai mutu pendidikan yang ada di Indonesia, dimana kinerja tampak meningkat saat mengurus proses sertifikasi. Namun, setelah itu, mereka kembali bertuas seperti semula, tidak ada perbaikan performance, yang terkait kinerja pendidik adalah

56

keinginan guru untuk mampu meneliti. Hal ini membuat murid-murid menjadi putus ada menjelang Ujian Nasional, sehingga terdapat beberapa siswa yang menempuh jalan pintas dengan membeli jawaban Ujian Nasional dengan harga yang sangat tinggi.

Kategori kegiatan ekonomi pada Oktober 2009 sampai dengan bulan Desember 2009 terdapat 3,57%, dalam hal ini mengenai target pertumbuhan wilayah tahun 2010, dimana targetnya ditetapkan di atas 6,3% sehingga pada akhir 2014 perekonomian Indonesia tumbuh lebih dari 7,0%. Diperkirakan tahun 2020 terjadi swasembada semua kebutuhan pangan domestik dan ekspor secara simultan sebagai implementasi visi pemerintah memberi makan dunia.

Untuk mempertajam analisis isi mengenai tema rubrik opini dalam surat kabar Kompas, berikut ini akan disajikan deskripsi pengelompokkan berita berdasarkan kategori serta sub kategori yang ada.

1. Kategori Tema Perang, Pertahanan, Dan Diplomasi

Beberapa berita yang termasuk dalam kategori perang, pertahanan dan diplomasi adalah berbagai kegiatan Indonesia di ASEAN. Penolakan ekstradisi atas Thaksin di Kamboja dan kegiatan kunjungan SBY di Uni Eropa. Pembahasan mengenai tema utama tersebut dimasukkan kategori ini.

Berikut ini adalah pengelompokkan berita berdasarkan kategori perang, pertahanan dan diplomasi sebagaimana tersaji dalam tabel 4.2.

57

Tabel 4.2.

Kategori Tema Perang, Pertahanan, Dan Diplomasi Dalam Tema Rubrik Opini Surat Kabar Kompas

Bulan Oktober 2009 s/d Desember 2009

No Sub Kategorisasi Jumlah Prosentase

1 Pertahanan 1 33,33

2 Diplomasi 2 66,67

Jumlah 3 100

Sumber: Data Primer

Dari tabel 4.2 dapat dilihat bahwa pengkategorian yang ada pada tabel diatas yang paling banyak ada pada sub kategori perang, pertahanan dan diplomasi sebanyak 3 atau sebesar 10, 17%. Sub kategori politik banyak menyoroti tentang diplomasi.

Pertahanan merupakan suatu hal yang berhubungan dengan masalah kegiatan negara dalam mempertahankan kedaulatan bangsa. Dalam kelompok ini termasuk isi yang berhubungan dengan pertikaian bersenjata antara dua negara atau lebih. Isi yang berhubungan dengan masalah-masalah dan kegiatan-kegiatan angkatan pemerintahan, serta pertahanan Negara. Contoh sub kategori Pertahanan yang dimuat pada surat kabar Kompas bulan Oktober 2009 sampai Desember 2009, berikut isi tema opini :

PENOLAKAN EKSTRADISI ATAS THAKSIN

Phnom Penh menolak tegas permohonan ekstradisi Thailand atas Thaksin Shinawatra. Penolakan ini tidak mengejutkan. Sebelumnya pemerintah Kamboja berulang kali menegaskan akan menolak setiap permohonan ekstradisi Thaksin. Dimata Thailand, penolakan ekstradisi dipandang sebagai campur tangan urusan dalam negeri. Thaksin dimata Bangkok adalah buron dari proses hukum dan putusan pengadilan.

58

Berdasarkan opini tersebut dapat diketahui bahwa merupakan buron dari proses hukum dan peradilan, menurut hukum Nasional Tahilan Thaksin dinggap buron dan sudah dijatuhi hukuman penjara. Kamboja beranggapan tuduhan Thailand atas Thaksin tidak beralasan, Kamboja beranggapan Thaksin adalah korban politik, karena Thaksin merupakan aset penting dalam pembangunan ekonomi Kamboja.

Diplomasi merupakan hal yang berkaitan dengan masalah hubungan diplomatik antar negara guna menjalin kerjsasama yang baik dengan negara lain dan kegiatan-kegiatan resmi dari para duta besar dan pejabat diplomatik lainnya dan berita-berita mengenai masalah yang sedang terjadi di luar negeri juga termasuk di dalamnya. Kategori sub tema diplomasi sebanyak 2 atau 66,67%, yang membahas tentang peran Indonesia di ASEAN. Berikut adalah kutipan sub tema diplomasi:

ASEAN DAN PERAN INDONESIA

Salah satu tugas terberat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dilantik untuk masa jabatan kedua adalah merevitalisasi peran internasional Indonesia. Dengan modal dukungan politik yang kuat di dalam negeri, SBY berpeluang besar membawa Indonesia berkiprah lebih aktif dalam hubungan internasional. Dalam hal ini adalah hubungan internasional di ASEAN.

Dapat dilihat dalam tulisan opini tersebut Indonesia sejak krisis keuangan tahun 1998 sempat melopori terbentyknya piagam ASEAN dan menjadi tuan rumah konferensi PBB tentang perubahan iklim. Krisis tidak hnaya melumpuhkan perekonomian Indonesia,, tetapi juga mengakibatkan

59

reformasi politik yang pada gilirannya mendorong pergantian pemerintahan yang cukup berat.

Indonesia memiliki peranan yang penting di ASEAN. Lepas dari masalah-masalah demokratisasi Indonesia dan berbagai kasus pelanggaran HAM di Tanah Air, Indonesia dapat menjadi motor penggerak pembentukan Badan HAM ASEAN karena posisi Indonesia yang relatif lebih baik dari negara-negara ASEAN lainnya. Bila Indonesia mengambil peran yang lebih efektif dalam pembentukan Badan HAM ASEAN ini, idealnya tidak hanya cita-cita Piagam ASEAN yang tercapai, ettapi juga mendorong sistem HAM yang lebih baik di Indonesia.

SBY, RI DAN UNI EROPA

Presiden SBY dalam perjalanan menghadiri KTT Perubahan Iklim di Kopenhagen, Denmark, bersama sejumlah menteri dan gubernur akan singgah melakukan kunjungan kerja do Brussels, Paris, dan Berlin. Ini adalah kunjungan pertama Presiden RI ke Uni Eropa sebagai kunjungan balasan, yang sekaligus menandai dibukanya peta baru hubungan RI-EU, pasca berlakunya Traktat Lisabon, 1 Desember 2009.

Dapat dilihat dalam tulisan opini menunjukkan bahwa kunjungan Presiden RI ke UE ini sangat penting mengingat baru-baru ini dibuka peta baru hubungan RI-UE pasca pencabutan larangan terbang 13 Juli 2009 tentu membuka peluang besar sekaligus tantangan berat yang segera untuk diantisipasi ke depan.

60

Realitas poltik UE sebagai pemain penting di tataran global ini adalah posisi strategis yang harus didekati dan dimanfaatkan kekuatannya. Regulasi, peraturan dan standar yang diciptakannya, jika ke depan tidak diantisipasi, akan membuat Indonesia sulit dan tertinggal dari negara ASEAN lainnya. Komptetisi dan merebut nilai tambah ke tingkat dunia menempatkan Indonesia harus mampu meningkatkan daya saing. Tidak cukup lagi Indonesia hanya memiliki dan mengandalkan daya tarik tetapi lemah daya saing.

2. Kategori Tema Politik dan Pemerintahan

Beberapa berita yang termasuk dalam kategori politik dan pemerintahan adalah berbagai kegiatan dari badan-badan pemerintah, baik tingkat daerah atau nasional. Persoalan politik atau pengangkatan seseorang calon atau pejabat untuk suatu kedudukan penting. Pembahasan konsep-konsep pemerintah seperti kebebasan politik atau kebebasan berbicara dimasukkan kategori ini.

Berikut ini adalah pengelompokkan berita dalam rubrik opini surat kabar Kompas berdasarkan kategori politik dan pemerintahan sebagaimana tersaji dalam tabel 4.3.

Tabel 4.3.

Kategori Tema Poltik dan Pemerintahan Dalam Tema Rubrik Opini Surat Kabar Kompas

Bulan Oktober 2009 s/d Desember 2009

No Sub Kategorisasi Jumlah Prosentase

1 Partai 1 16,66

2 Politik 1 16,66

3 Pemerintahan 4 66,67

Jumlah 6 100

61

Dari tabel 4.3 dapat dilihat bahwa pengkategorian yang ada pada tabel diatas yang paling banyak ada pada sub kategori partai sebanyak 1 atau sebesar 16,66%.

Partai adalah adalah suatu badan politik yang berkaitan dengan kegiatan elit politik dalam pemerintahan guna mencapai kedudukan yang diinginkan oleh partai politiknya. Hal ini berkaitan dengan kegiatan musyawarah partai Golkar di Pekanbaru, Riau, yang membahas tentang jaringan organisasi dan dukungan kekuasaan di luar partai Golkar.

SENJA KALA POLITIK PARTAI GOLKAR

Musyawarah nasional VIII Partai Golkar di Pekanbaru, Riau, akhirnya memilih Aburizal Bakrie sebagai ketua umum Partai Golkar 2009-2015. Aburizal, yang masih Menko Kesra, telah diduga akan memenangi pertarungan karena memiliki tiga hal: Gizi, jaringan organisasi pendukung, dan dukungan kekuasaan dari luar partai Golkar karena dekat dengan Presiden SBY.

Meskipun ketua umum Golkar diganti dengan yang baru, akankah dapat membangkitkan kembali partai Golkar dalam lima tahun mendatang. Suasana politik yang berkembang di dalam partai ini sekarang, masih menunjukkan betapa godaan kekuasaan masih merasuk pengurus partai Golkar.

Ketidaksiapan atau ketidakberanian partai Golkar menjadi kekuatan oposisi ternyata mengalahkan akal sehat. Namun, jika mau dan berani, dapat saja partai Golkar bermanuver secara manis jika sadar bahwa di dalam koalisi politik yang sangat luas pada kabinet mendatang. Golkar

62

juga memberi sumbangsih positif bagi keseimbangan eksekutif dan legislatif.

Politik adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Definisi lain dari politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional. Dalam sub tema politik ada sebanyak 1 atau 16,66%, yang membahas tentang pekerjaan MPR yang semakin besar yang kini sudah nampak di depoan mata.

SURAT POLTIK UNTUK MPR BARU

MPR baru saja dibentuk. Pekerjaan besar sudah di depan mata. Kita menunggu akan ada amandemen konstitusi lagi setelah empat perubahan. Di luar itu, tidak dapat disangkal, wajah konstitusi kita sudah berubah. Politik mendahului normativitas konstitusi. Kehendak politik sudah bulat. Konstitusi sudah dibentuk. Ini adalah momen suci dalam pembentukan konstitusi yang mendefinisikan secara utuh siapa rakyat dan siapa bukan. Dalam opini di atas menunjukkan bahwa bangsa Indonesia belum mengenali bagaimana sesungguhnya wjah konstitusi Indonesia. Konstitusi menjadi tidak berbentuk secara normatif akibat lalai melihat maksud awal pembuatannya. Kebulatan kehendak yang menghasilkan konstitusi berbasis kebangsaan menurutut bentuk politik yang definitif. Kebangsaan harus diterjemahkan dalam bentuk politik demokratik, unitarian, presidensil, republikan, dan monokameral. Ada dua alasan, pertama, kebangsaan membutuhkan pemerintahan yang kuat dan tegas. Kedua,

63

demokrasi liberal dengan prinisp persamaan peluang dapat meloloskan kekuatan antikebangsaan. Maka, kekuasaan harus tersentralisasi dan tidak terbagi.

Pemerintahan merupakan suatu kegiatan dalam pemerintahan yang menyangkut persoalan politik dan atau pengangkatan calon atau penjabat untuk suatu kedudukan tertentu baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun partai politik. Selanjunya sub tema pemerintahan dengan 4 tema utama atau sebesar 66,67%, yang membahas mengenai persoalan politik dalam pemerintahan.

MENYELAMATKAN KOTA

Tata pemerintahan yang baik, tanpa pelibatan aktif masyarakat miskin perkotaan dalam pengambilan keputusan yang terkait nasib masyarakat, dan tanpa menangulangi korupsi, perencanaan perkotaan di segenap pelosok tanah air tidak akan ada manfaatnya.

Berdasarkan opini tersebut menunjukkan bahwa jika ingin menyelamatkan sebuah kota maka pertama yang harus dilakukan adalah menanggulangi korupsi yang saat ini banyak terjadi baik di kalangan bawah maupun kalangan atas, perencanaan kota yang sesuai dan matang sehingga pembangunan untuk menyelamatkan kota dapat segera terwujud dan tidak sia-sia. Saat ini banyak taman kota, tempat bermain, dan lapangan olahraga yang menghilang, dirubah menjadi bangunan yang bersifat komersil. Yang dapat mengakibatkan semakin merebahnya

64

kawasan kumuh dan liar tanpa kendali karena penduduk miskin kian terpinggirkan oleh penduduk yang dinilai lebih mampu secara ekonomi.

MEMAKNAI FORMASI KABINET

Dari sekitar 34 posisi menteri kabinet Indonesia Bersatu, hanya 10 orang yang dipercaya kembali Presiden SBY dengan kemungkinan posisi yang berubah. Sebagian besar lainnya, yang semula berharap-harap cemas ditelepon Sksertaris Kabinet Kepresidenan, harus gigit jari.

Berdasarkan opini di atas dapat dikatehui bahwa tidak seluruhnya yang dipanggil oleh Presiden SBY menjadi menteri dalam kabinatnya yang baru. Jika sebagian besar dari mereka yang dipanggil dipilih sebagai menteri, tampaknya format KIB II tidak jauh berbeda dengan kabinet sebelumnya. Artinya, Presiden SBY beranggapan, betapapun mandat politik yang diperolehnya dari rakyat amat absolut, dia tetap mengharapkan dukungan politik dari partai-partai di DPR.

POLEMIK MENKES, SEBUAH PERSPEKTIF Hampir satu dekade belakangan ini, jabatan menkes selalu diisi oleh seorang yang berlatar belakang klinisi (dokter spesialis). Naiknya Endang menjadi sebuah fenomena menariknya, ia berlatar belakang ilmu nonklinisi dan dikabarkan dekat dengan unit riset angkatan laut AS.

Berdasarkan opini di atas dapat dikatehui bahwa saat ini yang menjabat menjadi menkes adalah seseorang yang bukan memiliki latar belakang pendidikan klinisi, berbeda dengan menkes sebelumnya yang

65

dijabat oleh Siti Fadila. Siti Fadila adalah menkes yang memiliki latar belakang klinisi yang dalam setiap keputusannya selalu mementingkan masalah kesehatan masyarakat. Perbedaan latar belakang menkes sekarang dan terdahulu, terlihat dalam paradigma yang diusungkan. Pada periode menkes terdahulu, paradigm hulu ini tertelan riuh rendahnya aneka ragam program berparadigma hilir, salah satunya adalah jaminan kesehatan masyarakat. Sedangkan menkes yang saat ini lebih menekankan pada keseimbangan hulu dan hilir dengan memprioritaskan upaya-upaya promotif-preventif.

KISRUH HUKUM DAN FRAGMENTASI BANGSA Saat ini publik seakan sedang menyaksikan extravaganza di panggung politik dan hukum nasional. Belakangan ini terdapat suatu kejadian keruh yang terjadi antara dua lembaga penegak hukum, Polri dan KPK yang terlibat ketegangan serius.

Berdasarkan opini tersebut di atas dapat dikatehui bahwa Polri dan KPK sedang bersitegang satu dengan yang lainnya. Jika kita kilas balik ke belakang sejenak, lahirnya KPK juga dibidani oleh Polri dan Kejaksaan. Namun, KPK dilahirkan adalah dalam rangka menghajar korupsi dari negeri ini. Masalah korupsi adalah masalah pidana atau kriminalitas yang jelas melawan hukum. Masalah pidana maupun kriminalitas ataupun masalah gangguan alias melawan hukum di negeri ini telah ada institusi penegak hukum yakni kepolisian dan kejaksaan. Ketika KPK dilahirkan maka secara implisit memang ada sebuah ketidakpercayaan lagi terhadap

66

kedua lembaga negara tersebut mampu mengganyang korupsi dari negeri ini. Apapun yang terjadi sebenarnya masing-masing lembaga tersebut telah memiliki tugas pokok dan fungsi masing – masing. Dan tupoksi tersebut saling berkaitan satu sama lain yang seharusnya berjalan seiring sejalan dalam sebuah jalan yang akhirnya bertemu pada terminal akhir. Sayangnya, ketiga lembaga tersebut dilengkapi dengan perangkat yang sama.

3. Kategori Kegiatan Ekonomi

Beberapa berita yang termasuk dalam kategori ekonomi adalah seluruh kegiatan yang ada dasar ekonominya kecuali belanja pemerintah, seperti perdagangan, keuangan, dan perbankan, soal-soal perpajakan, kegiatan-kegiatan usaha swasta seperti perluasan sarana-sarana yang telah ada, masalah-masalah pertanian, perindustrian dan manajemen tenaga kerja. Berita-berita tentang perekonomian dan angkutan nasional sekalipun menyangkut tindakan pemerintah, dimasukan juga dalam kategori ini.

Berikut ini adalah pengelompokkan tema utama dalam rubrik opini surat kabar Kompas berdasarkan sub kategori tindakan pemerintah sebagaimana tersaji dalam tabel 4.4.

Tabel 4.4.

Kategori Kegiatan Ekonomi

Dalam Tema Rubrik Opini Surat Kabar Kompas Bulan Oktober 2009 s/d Desember 2009

No Sub Kategorisasi Jumlah Prosentase

1 Tindakan pemerintah 1 100

Jumlah 1 100

67

Berdasarkan tabel 4.4 di atas dapat diketahui bahwa dari 1 tema utama rubric opini hanya terdapat satu sub kategori saja yaitu sub kategori tindakan pemerintah.

Tindakan pemerintah dalam sub kategori dalam penelitian ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah dalam menjalankan kegiatan perekonomian negara dan yang berkaitan dengan kebijakan pemerintahan dalam kegiatan perekonomian. Contoh sub kategori tindakan pemerintah yang ditampilkan pada rubrik opini surat kabar Kompas periode Oktober 2009 s/d Desember 2009. Berikut isi tema:

PENYUMBATAN BIROKRASI

Dokumen terkait