ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
C. Analisis Data
3. Analisis Urutan Kepentingan Kepuasan Konsumen
Analisis ini digunakan untuk menjawab permasalahan yang kedua, yaitu atribut yang paling menentukan tingkat kepuasan responden produk makanan laut. Masing- masing responden mengurutkan prioritasnya berdasarkan tingkat kepuasanya. Adapun bobot dari menu makanan laut berdasarkan tingkat kepuasanya adalah sebagai berikut :
Tabel V.9
Perhitungan Bobot Masing- masing Atribut rumah makan Urutan
Kepentingan
Atribut-atribut Perhitungan bobot Masing-masing Atribut 1 Harga 4/10 x 100 = 40 2 Pelayanan 3/10 x 100 = 30 3 Kebersihan 2/10 x 100 = 20 4 Lokasi 1/10 x 100 = 10
Tabel V.10
Perhitungan Bobot Masing- masing Menu makanan laut Urutan
Kepentingan
Menu makanan laut Perhitungan bobot Masing-masing menu
makanan laut 1 Ikan Bakar 6/21 x 100 = 28,57 2 Ikan Goreng 5/21 x 100 = 23,80 3 Sup Kakap 4/21 x 100 = 19,04 4 Cumi Asam Manis 3/21 x 100 = 14,28 5 Udang Asam Manis 2/21 x 100 = 9,52 6 Cumi Saos Tiram 1/21 x 100 = 4,76
Untuk memperoleh urutan kepentingan tingkat kepuasan responden secara menyeluruh dilakukan dengan cara, menghitung jumlah responden untuk setiap urutan tingkat kepuasan responden, kemudian hasilnya dikalikan dengan bobot masing- masing atribut.
a. Rekapitulasi urutan kepentingan atribut rumah makan Tabel V.11
Rekapitulasi Urutan Kepentingan Kepuasan Konsumen Urutan
Kepentingan
1 2 3 4
Bobot Atribut Harga Pelayanan Kebersihan Lokasi
40 35 25 19 21
30 20 30 34 16
20 19 22 27 32
10 26 23 20 31
b. Rekapitulasi urutan kepentingan jenis makanan laut Tabel V.12
Rekapitulasi Urutan kepentingan Kepuasan Konsumen
Kemudian dilakukan perkalian urutan kepentingan kepuasan konsumen dengan jumlah responden sebagai berikut :
1. Perkalian urutan kepentingan kepuasan responden berdasarkan atribut rumah makan: a) Atribut Harga = (35 x 40) + (20 x 30) + (19 x 20) + (26 x 10) = 1400 + 600 + 380 + 260 = 2640 b) Atribut Pelayanan = (25 x 40) + (30 x 30) + (22 x 20) + (23 x 10) = 1000 + 900 + 440 + 230 = 2570 Urutan Kepentingan 1 2 3 4 5 6 Bobot Menu makanan laut Ikan bakar Ikan goreng Sup kakap Cumi asam manis Udang asam manis Cumi saos tiram 28,57 44 17 7 12 5 15 23,80 8 25 19 26 10 12 19,04 12 22 38 6 7 15 14,28 16 7 15 25 14 23 9,52 9 10 13 15 38 15 4,76 11 19 8 16 26 10
c) Atribut Kebersihan = (19 x 40) + (34 x 30) + (27 x 20) + (20 x 10) = 760 + 1020 + 540 + 200 = 2520 d) Atribut Lokasi = (21 x 40) + (16 x 30) + (32 x 20) + (31 x 10) = 840+ 480 + 640 + 300 = 2260
2. Perkalian urutan kepentingan kepuasan responden berdasarkan menu makanan laut: a) Ikan bakar = (44 x 28,57) + (8 x 23,80) + (12 x 19,04) + (16 x 14,28) + (9 x 9,52) + (11 x 4,76) = 1257,08 + 190,4 + 228,48 + 228,48 + 85,68 + 52,36 = 2042,48 b) ikan goreng = (17 x 28,57) + (25 x 23,80) + (22 x 19,04) + (7 x 14,28) + (10 x 9,52) + (19 x 4,76) = 485,69 + 833 + 595+ 418,88 + 99,96 + 95,2 = 2527,73
c) Sup kakap
= (7 x 28,57) + (19 x 23,80) + (38 x 19,04) + (15 x 14,28) + (13 x 9,52) +(8 x 4,76)
= 199,99 + 452,2 + 723,52 + 214,2 + 123,76 + 38,08 = 1751,75
d) Cumi asam manis
= (12 x 28,57) + (26 x 23,80) + (6 x 19,04) + (25 x 14,28) + (15 x 9,52) + (16 x 4,76)
= 342,84 + 618,8 + 114,24 + 357+ 142,8 + 76,16 = 1651,84
e) Udang asam manis
= (5 x 28,57) + (10 x 23,80) + (7 x 19,04) + (14 x 14,28) + (38 x 9,52) + (26 x 4,76)
= 142,85 + 238 + 133,28 + 199,92 + 361,76 + 123,76 = 1199,57
f) Cumi saos tiram
= (15 x 28,57) + (12 x 23,80) + (15 x 19,04) + (23 x 14,28) + (15 x 9,52) + (10 x 4,76)
= 428,55 + 285,6 + 285,6 + 328,44 + 142,8 + 47,6 = 1518,59
Secara ringkas hasil perhitungan di atas dapat dilihat dalam tabel 5.13 sebagai berikut :
a. Dilihat Dari Atribut rumah makan Dua Putra Tabel V.13
Urutan Atribut Yang Paling Memuaskan Konsumen Atribut-atribut Urutan Kepentingan Kepuasan Bobot Hasil Perhitungan Harga 1 40 2640 Pelayanan 2 30 2570 Kebersihan 3 20 2520 Lokasi 4 10 2260
Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa atribut yang paling menentukan kepuasan responden rumah makan Dua Putra adalah harga dengan hasil (2640). Urutan kedua adalah atribut pelayanan dengan hasil (2570). Urutan ketiga adalah atribut kebersihan dengan hasil (2520). Sedangkan atribut yang kurang menentukan kepuasan responden adalah atribut lokasi dengan hasil (2260).
b. Dilihat Dari Menu Makanan Laut Tabel V.14
Urutan Jenis makanan laut Yang Paling Memuaskan Konsumen Menu Makanan Laut Urutan KepentinganKepuasan Bobot Hasil Perhitungan Ikan Bakar 2 28,57 2042,48 Ikan Goreng 1 23,80 2527,73 Sup Kakap 3 19,04 1751,75
Cumi Asam Manis 4 14,28 1651,84 Udang Asam Manis 6 9,52 1199,57 Cumi Saos Tiram 5 4,76 1518,59
Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa produk yang paling menentukan memuaskan responden rumah makan Dua Putra adalah ikan goreng dengan hasil (2527,73). Urutan kedua adalah ikan bakar dengan hasil (2042,48). Urutan ketiga adalah sup kakap dengan hasil (1751,75). Urutan keempat adalah cumi asam manis dengan hasil (1651,84). Urutan kelima adalah cumi saos tiram dengan hasil (1518,59). Sedangkan atribut yang kurang menentukan kepuasan responden adalah udang asam manis dengan hasil (1199,57).
3. Pembahasan
Pada bagian ini akan dibahas mengenai hasil analisis data yang dimulai dari gambaran mengenai karakteristik responden yang datang di rumah makan Dua Putra dan kepuasan konsumen.
a. Analisis Presentase
Responden yang menikmati produk makanan rumah makan Dua Putra dilihat dari Jenis kelamin, Usia, Tingkat pendidikan terakhir, Pekerjaan, Pendapatan, dan Daerah asal dapat dipersentasekan sebagai berikut:
1. Berdasarkan jenis kelamin
Responden yang berjenis kelamin pria sebanyak 58 responden atau 58% dan yang berjenis kelamin wanita sebanyak 42 responden atau 42% dari 100 responden.
2. Berdasarkan usia
Responden yang berusia 17-26 tahun sebanyak 34 responden atau 34% selanjutnya yang berusia 27-36 tahun ada 30 responden atau 30% sedangkan yang berusia 37-46 tahun ada 22 responden atau 22% dan yang berusia 47 tahun keatas sebanyak 14 responden atau 14% dari jumlah keseluruhan responden.
3. Berdasarkan tingkat pendidikan
Responden yang berpendidikan terakhir SD ada 8 responden atau 8%, yang berpendidikan terakhir SMP ada 15 responden atau 15%, yang berpendidikan SMU ada 37 responden atau 37% dan yang berpendidikan
Akademi/PT sebanyak 40 responden atau 40% dari jumlah keseluruhan responden.
4. Berdasarkan pekerjaan
Responden yang bekerja sebagai pegawai swasta ada 16 responden atau 16%, yang bekerja sebagai pegawai negeri ada 19 responden atau 19%, yang bekerja sebagai wiraswasta ada 36 responden atau 36% dan yang sebagai mahasiswa/pelajar ada 28 responden atau 28% dari jumlah keseluruhan responden.
5. Berdasarkan pendapatan
Responden yang memiliki pendapatan dibawah Rp.200.000 ada 10 responden atau 10%, yang memiliki pendapatan Rp.200.000-Rp.400.000 ada 25 responden atau 25%, yang memilki pendapatan Rp.400.000-Rp.800.000 ada 45 responden atau 45% dan yang memiliki pendapatan di atas Rp.800.000 ada 20 responden atau 20% dari jumlah keseluruhan responden.
6. Berdasarkan daerah asal
Responden yang berasal dari luar Jawa ada 5 responden atau 5%, yang berasal dari DIY ada 55 responden atau 55%, yang berasal dari DKI ada 12 responden atau 12%, yang berasal dari Jawa tengah ada 21 responden atau 21% dan yang berasal dari Jawa Timur ada 7 responden atau 7% dari jumlah keseluruhan responden.
Dari data di atas dapat diperoleh informasi bahwa sebagian besar konsumen adalah berjenis kelamin pria dengan status pekerjaan sebagai wiraswasta. Di lihat dari usia dan tingkat pendidikan terakhir, sebagian besar konsumen berusia antara 17-26 tahun dan berpendidikan program sarjana. Sebagian besar responden berasal dari daerah DIY, ini disebabkan karena jarak antara DIY dengan Gunung Kidul tidak terlalu jauh. Biasanya Wisatawan yang mengadakan perjalalan ke berbagai tempat pariwisata pantai yang berada disekitar daerah Gunung Kidul khususnya di pantai Baron.
b. Analisis Indeks Kepuasan Konsumen
1. Analisis indeks kepuasan responden pada atribut rumah makan Dua Putra Pada kuesioner yang kedua berkaitan dengan tingkat Kepuasan Konsumen pada atribut-atribut rumah makan Dua Putra. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa tingkat kepuasan responden rumah makan Dua Putra pada atribut-atribut secara keseluruhan adalah positif yang dapat diartikan bahwa responden merasa puas terhadap atribut rumah makan Dua Putra. Dimana hasil perhitungan Indeks Kepuasan Pelanggan secara keseluruhan adalah sebesar 0,11.
Setelah mengetahui kinerja perusahaan dan harapan responden secara keseluruhan yang ditunjukkan melalui hasil IKP sebesar 0,11 maka sela njutnya dijelaskan secara peratribut. Untuk atribut harga hasil IKP nya sebesar 0,110 artinya responden puas pada kinerja atribut tersebut.
Responden merasa puas terhadap atribut harga karena manfaat yang dirasakan oleh responden lebih tinggi dibandingkan dengan harga. Begitu juga untuk atribut pelayanan menunjukkan angka IKP yang positif sebesar 0,0667 yang berarti responden merasa puas. Responden merasa puas karena kecepatan pelayanan yang diberikan oleh setiap waiter rumah makan Dua Putra cukup baik. Selain itu didukung keramah- tamahan dan sopan-santun yang baik.
Untuk atribut kebersihan juga menunjukkan hasil yang positif yaitu dengan angka IKP sebesar 0,250. Hal ini berarti responden merasa puas terhadap kinerja atribut tersebut. Ini disebabkan karena kinerja kebersihan pada meja, kursi, lantai, wastawel, peralatan makan dan kebersihan makanan yang disajikan cukup bersih.
Sedangkan untuk atribut lokasi memilki hasil IKP sebesar 0,0450 yang berarti responden merasa puas. Responden merasa puas pada atrib ut ini karena lokasi rumah makan Dua Putra yang strategis karena dekat dengan pantai. Selain itu responden yang memarkirkan kendaraanya merasa aman karena lokasi parkir yang luas dan petugas parkir yang menjaga kendaraan responden.
2. Analisis indeks kepuasan pelanggan pada menu makanan laut
Dari hasil perhitungan urutan kepuasan responden diketahui bahwa tingkat kepuasan responden rumah makan Dua Putra pada menu makan laut secara keseluruhan adalah positif. Dimana hasil perhitungan Indeks
Kepuasan Pelanggan sama dengan hasil perhitungan pada atribut rumah makan yaitu sebesar 0,11.
Setelah mengetahui kinerja perusahaan dan harapan responden secara keseluruhan yang ditunjukkan melalui hasil IKP sebesar 0,11 maka selanjutnya dijelaskan secara per atribut. Untuk ikan bakar IKP nya sebesar 0,2100 artinya responden puas. Begitu juga dengan ikan goreng menunjukkan angka IKP sebesar 0,1700 yang berarti responden puas.
Untuk soup kakap dan cumi asam manis juga menunjukkan hasil yang positif yaitu dengan angka IKP sebesar 0,1100 untuk sup kakap dan 0,0700 untuk cumi asam manis. Sedangkan untuk udang asam manis memiliki hasil IKP sebesar 0,0400 yang berarti responden juga merasa puas. Dan untuk cumi saos tiram juga menunjukkan hasil yang positif yaitu dengan angka sebesar 0,1000.
c. Analisis Urutan Kepentingan Kepuasan Konsumen
1. Urutan Kepentingan kepuasan Konsumen berdasarkan atribut rumah Makan.
Hasil analisis kuesioner bagian ketiga menunjukan bahwa atribut yang paling menentukan tingkat kepuasan responden dalam mengkomsumsi produk makanan laut adalah atribut harga dengan nilai ( 2940). Sedangkan urutan yang kedua adalah atribut pelayanan dengan
nilai (2570). Pada urutan yang ketiga adalah atribut kebersihan dengan nilai (2520). Urutan terakhir adalah atribut lokasi dengan nilai (2260). Jika dihubungkan antara urutan kepentingan kepuasan konsumen dengan hasil indeks kepuasan konsumen dapat di ketahui sebagai berikut. Untuk atribut harga juga perlu diperhatikan, karena responden peka terhadap harga. Menurut hasil indeks kepuasan responden bahwa atribut harga merupakan atribut yang berada pada urutan kedua setelah atribut kebersihan. Untuk mencapai kepuasan responden yang paling optimal, perusahaan dapat memberikan diskon bagi pelanggan yang dianggap sebagai pelanggan potensial.
Sedangkan untuk atribut pelayanan, masih diperlukan peningkatan kinerja walaupun responden sudah puas. Sebab untuk mencapai kualitas pelayanan yang optimal masih perlu peningkatan kerja. Sedangkan menurut urutan kepentingan kepuasan responden atribut pelayanan juga ikut menentukan kepuasan responden yaitu berada pada urutan kedua sesudah atribut harga. Kemudian untuk atribut kebersihan juga perlu diperhatikan, karena konsumen sangat memperhatikan kebersihan. Menurut konsumen, atribut kebersiha n juga menentukan kepuasan konsumen yang berada pada urutan ketiga. Sedangkan menurut hasil indeks kepuasan pelanggan bahwa atribut kebersihan merupakan atribut yang memiliki tingkat kepentingan yang paling tinggi dibanding dengan atribut yang lain.
Untuk atribut lokasi konsumen sangat mengharapkan dimana ada pada urutan kepentingan pertama yang dapat memberikan kepuasan. Untuk atribut ini konsumen sudah merasa puas, walaupun tingkat kepuasannya lebih rendah dibandingkan dengan kepuasan atribut yang lain. Menurut konsumen atribut ini juga memberikan kepuasan, tetapi setelah atribut harga, pelayanan, dan kebersihan terpenuhi.
2. Urutan Kepentingan Kepuasan Konsumen atas menu makanan laut. Menu makanan laut yang paling menentukan tingkat kepuasan konsumen dalam mengkonsumsi makanan laut adalah ikan bakar dengan nilai (2042,48). Sedangkan urutan yang kedua adalah ikan goreng dengan nilai (2527,73). Pada urutan yang ketiga adalah sup kakap dengan nilai (1751,75). Dan disusul urutan keempat adalah cumi asam manis dengan nilai (1652,84). Setelah cumi asam manis kemudian cumi saos tiram dengan nilai (1518,59). Sedangkan urutan yang terakhir adalah udang asam manis dengan nilai (1199,57).
Jika dihubungkan antara urutan kepentingan kepuasan konsumen dengan hasil indeks kepuasan pelanggan dapat diketahui sebagai berikut. Menurut hasil indeks kepuasan pelanggan dan urutan kepentingan kepuasan konsumen bahwa ikan bakar memiliki tingkat kepuasan yang lebih tinggi dibanding dengan yang lainnya.
Walaupun demikian pihak rumah makan masih perlu memperhatikan keinginan ataupun keluhan-keluhan dari konsumen. Untuk ikan goreng sudah cukup baik, walaupun demikian tetap perlu mempertahankan kualitas rasa maupun penyajiannya. Sebab untuk mencapai kepuasan konsumen yang optimal masih perlu peningkatan kualitas. Sedangkan menurut urutan kepentingan kepuasan konsumen, ikan goreng juga ikut menentukan kepuasan konsumen yaitu berada pada urutan kedua setelah ikan bakar. Kemudian untuk sup kakap juga perlu diperhatikan, menurut konsumen sup kakap juga menentukan kepuasan yang berada pada urutan ketiga, tetapi menurut hasil indeks kepuasan pelanggan bahwa sup kakap berada pada urutan kedua setelah ikan bakar.
Sedangkan untuk udang asam manis memiliki tingkat kepuasan yang paling rendah diband ing dengan jenis makanan yang lain. Sehingga pihak rumah makan harus lebih memperhatikan kepuasan pelanggan pada jenis makanan ini. Sedangkan menurut hasil indeks kepuasan pelanggan cumi asam manis berada pada urutan kelima.
67 BAB VI
KESIMPULAN, SARAN DAN KETERBATASAN PENELITIAN
A. KESIMPULAN
Setelah melakukan penelitian dan kemudian menganalisis data yang diolah, maka penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut :
1. Analisis Persentase
a. Di rumah makan Dua Putra jumlah konsumen pria lebih banyak jika
dibandingkan dengan konsumen wanita. Hal ini dapat dilihat dari jumlah responden pria sebanyak 58% dari jumlah keseluruhan responden.
b. Di rumah makan Dua Putra konsumen yang berusia17 - 26 tahun
paling banyak yaitu 34 % dari jumlah keseluruhan responden.
c. Di rumah makan Dua Putra konsumen yang berpendidikan terakhir
program sarjana paling banyak yaitu 40% dari jumlah keseluruhan responden.
d. Di rumah makan Dua Putra konsumen yang status pekerjaanya
Wiraswasta paling banyak yaitu36% dari jumlah keseluruhan responden.
2. Analisis Indeks Ke puasan Pelanggan (IKP)
Indeks kepuasan pelanggan yakni responden yang datang di rumah makan Dua Putra dan menikmati produk makanan menunjukkan bahwa
responden merasa puas dengan apa yang diberikan oleh pihak rumah makan. Hal ini dapat dilihat pada hasil indeks kepuasan pelenggan rumah makan Dua Putra yang menunjukkan angka sebesar 0,11.
B. SARAN
Dari hasil analisis penelitian serta kesimpulan yang telah diambil, maka penulis memberikan saran sebagai berikut, pihak rumah makan sebaiknya tetep meningkatkan kinerjanya terhadap semua atribut yang ada, minimal mempertahankan. Walaupun responden relatif sudah puas. Tetapi untuk mempertahankan konsumen yang sudah puas dan menarik pelanggan baru, perusahaan perlu menciptakan kepuasan rasponden yang optimal dengan kinerja yang lebih tinggi atau dengan cara memberikan harga yang standar sesuai dengan menu makanan dan memberikan diskon kepada pelanggan, mengadakan pelatihan kepada setiap karyawan agar lebih terampil dalam menyajikan makanan. Diadakannya kotak surat sebagai wadah penyampaian saran dan kritik kepada pihak rumah makan.
C. KETERBATASAN PENELITIAN
Dalam penelitian ini penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan, kelemahan dan juga penelitian ini jauh dari kesempurnaan. Hal ini dikarenakan beberapa kendala dan keterbatan yang dihadapi oleh penulis. Faktor-faktor yang menyebabkan skripsi ini belum sempurna adalah :
1. Penelitian ini bersifat studi kasus sehingga hasil penelitian ini hanya berlaku di rumah makan Dua Putra pantai Baron dan tidak berlaku bagi perusahaan lain.
2. Keterbatasan kemampuan penelitian. Hal ini disebabkan oleh belum
adanya pengalaman peneliti dalam melakukan penelitian sebelumnya. Maka penelitian ini masih perlu untuk disempurnakan lagi dengan penelitian selanjutnya.
70
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsini. (1996). Prosedur penelitian, Pendekatan Praktek, Penerbit
PT Rineka Cipta, Edisi Revisi III, Jakarta.
Engel, at al. (1994). Perilaku Konsumen, Edisi keenam, Jilid 1, Penerbit Binarupa
Aksara, Jakarta.
Hadi, Sutrisno dan Pamardyanto, Seno. (1991). Analisis Butir untuk Instrumen
Angkaet, Tes dan Skala nilai dengan BASICA, Penerbit Andy Offset, Yogyakarta
Husein, Umar. (1997). Metodologi Penelitian : Aplikasi Dalam Pemasaran.
Penerbit Gramedia Pstaka
Kotler, Philip. (1997). Manajemen Pemasaran, Edisi Bahasa Indonesia, Jilid 1,
Penerbit PT. Perhalindo, Jakarta.
Moleong, Lexy. (1998). Metode Penelitian Kualitatif, Penerbit Remaja Karya,
Bandung.
Marsum, WA. (1991). Restoran dan Segala Permasalahannya, Penerbit Andy
Offset, Yogyakarta.
Swastha, Basu. DH. (1984). Azas-azas Marketing, Penerbit Liberty, Edisi 3,
Yogyakarta.
Swastha, Basu. DH dan Handoko.Hani T. (1987). Manajemen Pemasaran,
Analisis Perilaku Konsumen, Penerbit Liberty, Edisi Pertama Jilid 1, Jakarta
Supranto, J. (1997). Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan, Cetakan 1, Jakarta.
Stanton, Wiliam J. (1995). Prinsip-prinsip Pemasaran, Penerbit Erlangga, Jakarta.
Sugiarto, Endar. (1996). Pengantar Akomodasi dan Restoran, Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Tjiptono, Fandy. (1995). Strategi Pemasaran, Penerbit Andy Offset, Yogyakarta.
Umar, Husein. (1997). Metodologi Penelitian, Aplikasi dalam Pemasaran,
Lampiran I
Yogyakarta, Juni 2007
Kepada :
Yth. Bpk/ibu/saudara konsumen produk makanan laut Di rumah makan Dua Putra.
Dengan hormat,
Penyususn adalah mahasiswa universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang sedang melaksanakan tugas akhir yaitu penyusunan skripsi dengan judul Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Atribut rumah makan dan Menu makanan laut. Manfaat yang akan diperoleh dari penelitian ini untuk mengetahui kepuasan konsumen terhadap produk makanan laut di Rumah makan Dua Putra. Untuk mancapai hal tersebut terlebih dulu harus diketahui harapan dan penelitian anda terhadap produk makanan laut di Rumah makan Dua Putra anda dimohon untuk mengisi kuesioner sesuai dengan pendapat dan keyakinan anda yang sebenarnya.
Terimakasih atas kesedian anda untuk bekerja sama.
Hormat Saya,
Lampiran I
DAFTAR KUESIONER