BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. AnalisisInterpretasi (Pembahasan)
Dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh darivariabel X terhadap Y maka dilakukan pengelohan data menggunakan spss 21. Regresi liniear berganda
1. Hasil Analisis Regresi Liniear Berganda
Analisis liniear berganda bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak nya pengaruh dua atau lebih variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) pada penelitian terhadap tiga variabel bebas yaitu kualiatas pada sektor pendidikan, usia dan sektor kesehatan serta variabel terikatnya yaitu pertumbuhan ekonomi.
a. Dependent Variable: Pertubuhan Ekonomi Sumber : data diolah di SPSS 21
Berdasarkan uji regresi liniear berganda pada tabel 4.7 diketahui constant (α) sebesar 6.342 sedangkan nilai usia sebesar 125.nilai pendidikan sebesar 055 dan nilai kesehatan 048 (b/koefisien regresi).
Sehingga persamaan regresinya dapat di tulis :
Y = α + b₁ X₁bX₂ + bX₃ + e
Y= 6,342 + 0,125 X1+ 0,055 X2– 0,048 X3+ e
Koefisien-koefisien regresi tersebut dapat diterjemahkan berikutini :
a. Dari persamaan regresi diketahui bahwa nilai α= 6.342 yang berarti nilai konstanta bernilai negative artinya nilai variabel bebas di anggap konstan atau sama dengan nol,maka pertumbuhan ekonomi semakin berkurang b. Nilai Koefisien X1sebesar 125 yang berartinilai koefisienX1bernilai positif
yang artinya bahwa setiap kenaikan 1% kualitas sumber daya manusia usia maka pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan sebesar 125%.
c. Nilai koefisien X2sebesar 0,55 yang berarti nilai kofesien X2bernilai positif yang artinya bahwa setiap kenaikan1% kualitas sumber daya manusia sektor pendidikan maka pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan sebesar 0,55%.
d. Nilai kofisien X3sebesar 048 yang berartinilai koefisien X3 bernilai negatif yang artinya bahwa setiap kenaikan1% kualiatas sumber daya manusia sektor kesehatan maka prtumbuhan ekonomi mengalami penurunan sebesar 048%.
2. Uji t
Uji t bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh persial (sendiri) yang di berikan variabrel bebas(x) terhadapvariabel terikat(Y) adapun syarat pengambilan keputusan berdasarkan nilai signifikansi adalah:
a. Jika nilai signifikansi (Sig). < probabilitas 0,05 maka ada pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikaT (Y) atau hipotesis di terma.
b. Jika nilai signifikansi (Sig). > probabilitas 0,05 maka tidak ada pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat(Y) atau hipotesis ditolak.
Jika berdasarkan perbandingan nilait hitung dengant tabel :
1. Jika nilai thitung>ttabelmaka ada pengaruh variabel bebas (X) terhadap vaiabel terikat (Y) atau hipotesis diterima.
2. Jika nilai hitung<ttabelmaka tidak ada pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) atau hipotesis ditolak.
Uji t
Coefficientsa
Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig.
B Std. Error Beta
1
(Constant) 6.342 1.140 5.563 .113
Usia .125 .090 1.060 1.393 .396
Penidikan .055 .125 .410 .439 .737
Kesehatan .048 .056 .894 .866 .546
a. Dependent Vvvariable: Pertubuhan Ekonomi
Berdasarkan pada tabel4.7 dapat dilihat hasil uji parsial penelitian, namun sebelum menyimpulkan hipotesis diterima atau ditolak,terlebih dahulu menentukan
Ttabel = (α/2 ; n – k – 1) = (0,05/2 ; 5 – 3 – 1)
= (0,025 ; 1) [dilihat pada distribusi nilai ttabel] = 12,71
a. Berdasarkan nilai hasil signifikasi untuk pengaruh variabelX1 kualitas sumber daya manusiaVusia, menghasilkan nilai thitung (1,393< 12,71), sedangkan nilai signifikansi (Sig) diatas diketahui nilai Signifikansi (Sig) variabel kesehatan (X1) sebesar0,396 dimana0,396> 0,05. Darihasil tersebut dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak yang berarti pembangunan
infrastruktur sektor kesehatan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomidi kota makassar tahun 2014-2018.
b. Berdasarkan nilai hasil signifikasi untuk pengaruh variabelX2 kualitas sumber daya manusia sektor pendidikan, menghasilkan nilai thitung (0,439<
12,71), sedangkan nilai signifikansi (Sig) diatas diketahui nilai Signifikansi (Sig)variabel pendidikan(X2) sebesar0,737 dimana 0,737>0,05. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa H2 ditolak yang berarti kualitas sumber daya manusia sektor pendidikan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di kota makassar tahun 2014-2018 c. Berdasarkan nilai hasil signifikasi untuk pengaruh variabel X3 kualitas
sumber daya manusia sektor kesehatan, menghasilkan nilai thitung (0,866<
12,71), sedangkan nilai signifikansi (Sig) diatas diketahui nilai Signifikansi (Sig) variabel pertanian(X3) sebesar 0,546 dimana 0,546> 0,05. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa H3ditolak yang berarti sektor kesehatan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di kota makassar tahun 2014-2018
3. Uji f
Uji f ini di lakukan Untuk melihat pengaruh variabel variabel- Inpenden Secara, keseluruhan. Pengujian Ini Dilakukan Dengan Membandingkan Antara Nilai SSignifikasi yang di peroleh Dari Hasil Perhitungan Dengan Derajat Kesalahan ( α) yang di tolerir dalam penelitian iniyaitu α = 0,05
Dasar Pengambilan Keputusan : a. Berdasarkan Nilai Signifikasi (sig)
1. Apa bila Nilai Signifikansi Yang Di Peroleh < dari α = 0,05 maka semua variabel bebas secara keselruhan berpengaruh nuata terhadap variabel terikat
2. Apabila nilai signifikansi yang di peroleh > dari α = 0,05 maka semua variabel bebas secara keselruhan berpengaruh nuata terhadap variabel terikat
b. Berdasarkan perbandingan nilai F-hitung dengan F tabel
1. Jikanilai F-hitung > F-tabel maka semua variabel bebas secara keseluruhan tidak berpengaruh nayata terhadap variabel terikat 2. Jika nilai F-hitung < F-tabel maka semua variabel bebas secara
keseluruhan tidak berpengaruh nayata terhadap variabel terikat Tabel 4.8
Hasil uji simultan (uji F)
ANOVAa
a. Dependent Variable: Pertubuhan Ekonomi
b. Predictors: (Constant), Kesehatan, Usia, Penidikan
Berdasarkan hasil uji regresi pada tabel 4.8 dapat di simpulkan 1. Berdasarkan nilai signifikansi dari output Anova
Berdasarkan tabel output spss di atas diketahui nilai sig adalah 0,000 karena nilai signifikansi 0,000<0,05 maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan dalam uji f dapat disimpulkan bahwa variabel
bebas secara keseluruhan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan ekonomi.
2. Berdasarkan perbandingan Nilai F-hitung dan F-tabel
Berdasarkan tabel output spss di atas di ketahui nilai hitung 746 > F-tabel
4. Kofisiendeterminasi( R2)
Koefisien determinasi berfungsi untuk mengetahui berapa persen pengaruh yang diberikan variabel X secara simultan terhadap variabel Y.
Tabel 4.9
Tabel R2 (Koefisien Determinasi) Model Summary
a. Predictors: (Constant), Kesehatan, Usia, Penidikan
Berdasarkan tabel 4.9 hasil uji koefisien determinasi diatas menjelaskan besarnya nilai korelasi atau hubungan (R) yaitu sebesar 0,236.
Darihasil tersebut diperoleh koefisien determinasi (R square)sebesar 0,691, variabel independen kesehatan ,pendidikan danpertanian mempengaruhi variabel dependen investasi adalah sebesar69,1%, selebihnya 30,9%
dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diketahui.
1. Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia Proporsi Usia Produktif Terhadap Pertumbuhan Ekonomi
Berdasarkan Hasil Regresi Diperoleh Bahwa Dari Hasil Penelitian pada Variabel X1yaitu kualitas sumber daya manusia usia bernilai positif yang artinya bahwa setiap kenaikan 1% kualitas sumber daya manusia usia maka pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan sebesar 0,125%. Maka
dapat dikatakan bahwa semakin tinggi kualitas sumber daya manusia usia maka pertumbuhan ekonomi yang ada juga semakin meningkat. Jika sumber daya manusia baik dapatmeningkatkan sumberdaya manusiayang ada.Tetapi usiajuga tidaksepenuhnya mempengaruhi pertumbuhan ekonomi tetapi ada variabel lain yang juga mempengaruhinya yaitu variabel sektor pendidkan dan sektor kesehatan
Hasil penelitian ini berbeda dengan penelitian Fajar (2015), dengan judulpenelitian pengaruh kualitas sumber daya manusia tehadap pertumbuhan ekonomi menggunakan metode kuantitatif dengan hasil penelitian variabel usia berpengaruh negatif dan secara statistic signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.
2. Pengaruh kualitas sumber daya manusia sektor pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi
Berdasarkan hasil regresi diperoleh bahwa dari hasil penelitian pada variabel X2 yaitu kualitas sumber daya manusia sektor pendidikan bernilai positif yang artinya bahwa setiap kenaikan1% kualitas sumber daya manusai sektor pendidikan maka pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan sebesar 0,125%.Maka dapat dikatakan bahwa semakin tinggi tingkat kualitas sumber daya manusia sektor pendidikan maka pertumbuhan ekonomi yangada juga semakin meningkat. Sehingga prasarana dan sarana pendidikan baik maka akan menciptakan kelangsungan dan kelancaran dalam beraktifitas, serta peningkatan kualitas pendidikan maka akan melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas sehingga dapat meningkatakan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Tetapi kualitas pendidikanjuga tidak sepenuhnya mempengaruhi pertumbuhan ekonomi
tetapi ada variabel lain yang juga mempengaruhinya yaitu variabel sektorkesehatan danusia produktif.Hasil penelitian ini berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh penelitian freshka hasiani (2015), denganjudul penelitiankualitas sumber daya manusia tehadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten pelalawan menggunakan metode kuantitatif denganhasil penelitianvariabel pendidikan berpengaruh secara simultan dan secara statistic tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi
3. Pengaruh kualitas sumber daya manusia terhadap pertumbuhan ekonomi sektor kesehatan
Berdasarkan Hasil Regresi diperoleh Bahwa Dari Hasil Uji Penelitian Pada Variabel X3 yaitu kualitas sumber daya manusia sektor kesehatan bernilai positif yang artinya bahwa setiap kenaikan 1% kualitas sumber daya manusia Sektor Kesehatan maka pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan sebesar 0,048%. Maka dapat dikatakan bahwa jika kualitas sumber daya manusia sektorkesehatan meningkat maka nilai pertumbuhan ekonomi juga semakin tinggi. Kualitas sumber daya manusia sektor kesehatan maka pertumbuhan ekonomi Yang Ada Juga Semakin Meningkat Jika Sektor Kesehatan Baik Maka Dapat Dikatakan Terciptanya Hidup Sehat Bagi Suatu Masyarakat Dan Dapat meningkatkan Sumber daya Manusia YangAda Tetapi Pembangunan Infrastkutur KesehatanJuga Tidak Sepenuhnya juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi TetapiAda Variabellain yang jugamempengaruhinya Takut VariabelPembangunan Infrastruktursektor pendidikandan usia .
Hasil penelitian ini berbeda dengan penelitian yang dilakukan penelitian etik dkk (2015),Dengan Judul Penelitian Pengaruh kualitas
sumber daya manusia dan infastruktur terhadap pertumbuhan investasi di galeri investasi BEI , Yangmenggunakan Metode kuantitatif metode dengan hasil penelitian variabel kesehatan berpengaruh positif dan secara statik Signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi . Yang Berbeda Dengan Hasil Penelitian Ialah Sektor kesehatan berpengaruh positif dan Signigikan
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan Hasil Penelitian Yang Telah Peneliti Lakukan Dengan judul Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Makassar Maka Dapat diberikan kesimpulan Sebagai berikut :
1. Usia (X1), berpengaruh positif tetapi tidak signifikan hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi (sig) variable usia (X1) sebesar 0,396 > 0,05 dari Hasil Tersebut dapat Disimpulkan Bahwa H1ditolak yang berarti usia berpengaruh tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di kota Makassar tahun 2014-2018.
2. Pendidikan (X2) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi (sig) variable pendidikan (X2) sebesar 0,737 > 0,05 Dari Hasil Tersebut Dapat Disimpulkan Bahwa H2ditolak Yang Berarti Pendidikan berpengaruh tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di kota Makassar tahun 2014-2018.
3. Kesehatan (X3), berpengaruh positif tetapi tidak signifikan hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi (sig) variable kesehatan (X3) sebesar 0,546> 0,05, dari Hasil Tersebut Dapat Di dinaikkan Bahwa H3ditolak yang Berarti kesehatan berpengaruh tidak signifikan Terhadap pertumbuhan Ekonomi di Kota Makassar tahun 2014-2018
B. Saran
1. Bagi pemerintah
Di harapkan Agar
Pihak Pemerintah Melakukan Peningkatan kualitas sumber daya manusia, Menyiapkan Regulasi Yang Mendukung Kemudahan dalam pendidikan, serta penpenyusunan PotensiPenelitian ini di lakukan dalam periode lima tahun 2014-2018 untuk itu peneliti dapat memberikan saran kepada peneliti selanjutnya agar dapat menambah priode waktu penelitian selanjutnya
2. Bagi Peneliti lain
65
Dengan adanya Hasil Penelitian Yang Didapatkan Oleh Peneliti Di harapkan Dapat dijadikan Sebagai Bahan Acuan Dan Referensi Dalam Melakukan Penelitian
Penelitian ini di lakukan dalam periode lima tahun 2014-2018 untuk itu peneliti dapat memberikan saran kepada peneliti selanjutnya agar dapat menambah priode waktu penelitian selanjutnya
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad, Ma’aruf. 2014. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Determinan dan Prospeknya, Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan. Volume 9, Nomor 1.
Arsyad, Lincolin. (1995). Pengantar dan Perancanaan Pembangunan Ekonomi Daerah Edisi pertama, BPFE. Yogyakarta
Boediono.2012. Seri Sinopsis Pengantar Ilmu Ekonomi No. 4, Teori Pertumbuhan Ekonomi, BPFE.Yogyakrta.
Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan, 2020. Dalam Angka Berita Resmi
Fitrah. Analisis Pengaruh Tingkat Investasi, Belanja Pemerintah dan Tenaga Kerja Terhadap PDRB di Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2001-2011.
IPM. Bps. go. Id.kota Makassar Pembangunan Manusia ..
Lincolin, Arsyad. 2015.Ekonomi Pembangunan, STIE YKPN. Yogyakarta.
Michael, Todaro. 2015. Pembangunan Ekonomi Di dunia Ketiga. akarta Erlangga Mulyadi. S, (2008) Ekonomi Sumber Daya Manusia
Nurul Huda, dkk. 2015.Ekonomi Pembangunan Islam. Cetakan ke-1.Prenadamedia Group Jakarta.
RahardjoAdisasmita. 2014. Pertumbuhan Wilayah dan Wilayah Pertumbuhan.Graha Ilmu, Yogyakarta.
---2013. Teori-Teori Pembangunan Ekonomi, Pertumbuhan Ekonomi dan Pertumbuhan wilayah. Cetakan Pertama. Graha Ilmu, Yogyakarta.
Said Sa’ad Marthon.2012.Ekonomi Islam Ditengah Krisis Ekonomi Global. Zikrul Hakim, Jakarta.
Sirait A. Robby.,(2006) Hubungan antara Pembangunan Manusia dengan Pertumbuhan Ekonomi jakarta.
Sriger Hermanto, (2006). Dampak Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penurunan Jumlah Penduduk Miskin,IPB and Brighten institute
67
i
Tahun PDRB(Milayar Rupiah )
2014 233988,05
2015 250802,99
2016 269401,31
2017 288814,17
2018 309202,40
ii Lampiran 2 hasil olah data
Jumlah Usia Produktif yang Bekerja dan tidak Bekerja di Kota Makassar pada tahun 2014-2018
Tahun Usia %
2014 126.2 4,9
2015 154.678 0,3
2016 200.02 3,0
2017 214.891 2,8
2018 214.891 2,8
Jenjang Pendidikan pada kota Makassar pada tahun 2014-2018
Tahun Pendidikan %
2014 152.317 8,8
2015 115.118 11,7
2016 245.959 5,5
2017 565.726 2,3
2018 275.742 4,9
Status Kesehatan Masyarakat Kota Makassar pada tahun 2014-2018
Tahun Kesehatan %
2014 22.560 4,1
2015 20.026 4;6
2016 19.457 4,8
2017 12.044 7,7
2018 19.360 4,6
iii Uji t
Coefficientsa
Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig.
B Std. Error Beta
a. Dependent Variable: Pertubuhan Ekonomi
Hasil Regresi Berganda
a. Dependent Variable: Pertubuhan Ekonomi
Hasil uji simultan (uji F)
ANOVAa
a. Dependent Variable: Pertubuhan Ekonomi
b. Predictors: (Constant), Kesehatan, Usia, Penidikan
iv
Tabel R2 (Koefisien Determinasi) Model Summary
Model R R Square Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 .831a .691 -.236 .21420
a. Predictors: (Constant), Kesehatan, Usia, Penidikan
by Tahap Tutup
Submission date: 30-Aug-2021 08:58AM (UTC+0700) Submission ID: 1637922066
File name: SKRIPSI_FIX_3.docx (232.42K) Word count: 10317
Character count: 74300