• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aplikasi Perangkat Lunak Yang Digunakan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.11 Jaringan Komputer

2.1.3 Aplikasi Perangkat Lunak Yang Digunakan

a. Pengertian PHP

PHP merupakan bahasa interpreter yang hampir mirip dengan bahasa C

dan perl yang memiliki kesederhanaan dalam perintah. PHP dapat digunakan

bersamaan dengan WML sehingga pembangunan situs web site dapat dilakukan

dengan cepat dan mudah. PHP dapat digunakan untuk memperbarui

(meng-update) database, menciptakan database, dan mengerjakan perhitungan

matematika. PHP dapat di ambil gratis melalui internet dengan alamat situs

http://www.PHP.net. Menurut dokumen resmi PHP, PHP adalah singkatan dari Hypertext Preprocessor.

PHP merupakan bahasa scripting (berbentuk script) yang menyatu dengan

HTML dan dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang penulis

berikan akan sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke

browser (client side) hanya hasilnya saja. Secara khusus, PHP dirancang untuk

membangun sebuah web dinamis.

Artinya, ia dapat membentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan yang

up to date. Misalnya penulis bisa menampilkan isi database ke dalam halaman

web. Pada prinsipnya , PHP mempunyai fungsi yang sama dengan scipt-script

seperti ASP (Active Server Page), Cold Fusion dan lain-lain. Untuk menjalankan

b. Dasar-dasar PHP

PHP dijalankan dalam file berekstensi .PHP, .PHP3 atau .phtml, tetapi

secara umum ekstensi file PHP adalah (.PHP). Kode PHP menyatu dengan tag –

tag HTML dalam satu file. Kode PHP diawali dengan tag <? atau <?PHP dan

ditutup dengan ?>.

PHP diawali sebagai berikut :

<?PHP ... ... ?> File contoh1.PHP: <html> <head> <title> Contoh Sederhana </title> </head> <body> <?PHP

echo(“Hallo apakabar? Nama saya PHP script”); ?>

</body> </html>

Gambar 2.2 Hasil dari file contoh 1.PHP

http://www.ilmukomputer.com//2003/Anon%20Kuncoro%20Widi

gno

VARIABLE

Dalam PHP setiap nama variable diawali tanda dollar ($). Misalnya nama

variable a dalam PHP ditulis dengan $a. Jenis suatu variable ditentukan pada saat

jalannya program dan tergantung pada konteks yang digunakan.

File contoh2.php: <?php $a=”5”; $b=”2”; $hasil=$a+$b; echo($hasil); ?> hasilnya adalah:

Gambar 2.3 Contoh dari variabel

STRUKTUR KONTROL IF

Konstruksi IF digunakan untuk melakukan eksekusi suatu statement secara

bersyarat. Cara penulisannya adalah sebagai berikut:

if (syarat) { statement } atau: if (syarat) { statement } else { statement lain } atau: if (syarat pertama) { statement pertama }

elseif (syarat kedua) {

statement kedua }

{ statement lain } File contoh5.php: <?php $a=4; $b=9; if ($a>$b) {

echo(“a lebih besar dari pada b”); }

elseif ($a<$b) {

echo(“a lebih kecil b”); }

else {

echo(“a sama dengan b”); }

?>

Hasilnya adalah:

Gambar 2.4 Contoh Struktur Kontrol IF WHILE

Bentuk dasar dari statement While adalah sebagai berikut:

w hile ( syar at ) {

st at em ent }

Arti dari statement While adalah memberikan perintah untuk menjalankan

statement dibawahnya secara berulang-ulang, selama syaratnya terpenuhi.

File contoh6.php: <?php $a=1; while ($a<10) { echo($a);

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com 5 $a++; } ?> Hasilnya adalah:

Gambar 2.5 Contoh Statement While FOR

Cara penulisan statement FOR adalah sebagai berikut:

for (ekspresi1; ekspresi2 ; ekspresi3) statement

b)ekspresi2 menunjukkan syarat yang harus terpenuhi untuk menjalankan

statement.

c) ekspresi3 menunjukkan pertambahan nilai untuk suatu variable

File contoh7.php: <?php for ($a=0;$a<10;$a++) { echo(“Nilai A = ”); echo(“$a”); echo(“<br>”); } ?> Hasilnya adalah:

SWITCH

Statement SWITCH digunakan untuk membandingkan suatu variable

dengan beberapa nilai serta menjalankan statement tertentu jika nilai variable

sama dengan nilai yang dibandingkan. Struktur Switch adalah sebagai berikut:

switch (variable) case nilai: st at em ent case nilai: st at em ant case nilai: st at em ent File contoh8.php: <?php $a=2; switch($a) { case 1:

echo(“Nilai variable a adalah satu”); break;

case 2:

echo(“Nilai variable a adalah dua”); break;

case 3:

echo(“Nilai variable a adalah tiga”); break;

} ?>

Hasilnya adalah:

REQUIRE

Statement Require digunakan untuk membaca nilai variable dan

fungsi-fungsi dari sebuah file lain. Cara penulisan statement Require adalah:

require(namafile); Statement Require ini tidak dapat dimasukkan diadalam suatu

struktur looping misalnya while atau for. Karena hanya memperbolehkan

pemangggilan file yang sama tersebut hanya sekali saja.

File contoh9.php:

<?php

$a=”Saya sedang belajar PHP”; function tulistebal($teks) { echo(“<b>$teks</b>”); } ?> File contoh10.php: <?php require(“contoh9.php”);

tulistebal(“Ini adalah tulisan tebal”); echo(“<br>”);

echo($a); ?>

Hasilnya adalah:

INCLUDE

Statement Include akan menyertakan isi suatu file tertentu. Include dapat

diletakkan didalam suatu looping misalkan dalam statement for atau while.

File contoh11.php:

< ?php

echo( “ - - - < br > ” ) ; echo( “ PHP adalah bahasa scr ipt ing< br > ” ) ; echo( “ - - - < br > ” ) ; echo( “ < br > ” ) ; ?> File contoh12.php: < ?php for ( $b= 1; $b< 5; $b+ + ) {

include( “ cont oh11.php” ) ; }

?>

Hasilnya adalah:

c. Kelebihan PHP

PHP terkenal dengan mempunyai 4 kelebihannya yaitu 4P (Four Pee) :

1. Practical / Praktis

PHP adalah bahasa pemrograman yang sangat longgar dalam penulisan,

dan ini meningkatkan kepraktisan buat para penggunanya. Misalnya saja

programmer tidak diharuskan untuk menuliskan atau menghapus variabel.

Walaupun kadang mereka juga tidak bisa mengatakan dengan mudah yang

kemudian dipanggil dalam sebuah skrip, menebak formula terbaik dalam

penetapan variabel secara otomatis kemudian menghapus variabel dan dan

mengembalikan resource ke sistem setelah skrip berhasil di eksekusi. Pada

akhirnya, PHP mampu membuat programmer lebih berpikir pada tujuan akhir dari

project yang akan dibuat.

2. Power

Sudah menjadi rahasia umum kalau PHP mampu membuat halaman

dinamis, memanipulasi form, dan dapat dihubungkan dengan database. Selain

yang disebutkan tadi, ternyata PHP juga dapat melakukan hal – hal di bawah ini :

a. Membuat dan memanipulasi file Macromedia Flash, gambar, dan Portable

Document Format PDF.

b. Berkomunikasi dengan LDAP.

c. Berkomunikasi dengan banyak protocol, termasuk IMAP, POP3 dan NNTP.

d. Berkomunikasi dengan Credit-Card Processing Solution.

3. Possibility

Jarang ada developer PHP yang terikat pada suatu implementasi

Contohnya ada pada database yang didukung oleh PHP. Kurang lebih semuanya

ada 25 database, termasuk Adabas D, dBase, FrontBase, Hyperwave, IBM DB2,

Informix, Ingres, Interbase, mSQL, direct MS-SQL, MySQL, Oracle, Oyrimos,

PostgreSQL, Solid, Sybase, Unix dbm dan Velocis.

Kemampuan string-parsing juga bisa dianggap sebagai banyaknya

kemungkinan yang ditawarkan oleh PHP. Dalam hal ini, PHP memiliki lebih dari

85 function untuk memanipulasi string. Kelebihan ini tak hanya akan menawarkan

keleluasaan untuk melakukan operasi string yang kompleks, namun juga

menjembatani program yang memiliki functionalitas yang sama (seperti Python

dan Perl) lewat PHP.

4. Price

PHP merupakan salah satu open source software, yang dapat diartikan sebagai

berikut :

a. PHP dapat dimodifikasi, didistribusikan, dan diintegrasikan dengan produk

lain oleh penggunanya,

b. Pengembangan dan auditing yang dilakukan secara terbuka,

c. Semua orang bebas berpartisipasi.

d. Definisi MYSQL

Berikut ini akan dijelaskan mengenai beberapa definisi MYSQL untuk

memperjelas pengertian tentang software ini :

Suatu relational database, menyimpan data dalam bentuk tabel-tabel yang

kemudian akan diletakkannya semua data dalam satu ruang penyimpanan yang

besar.

b) MYSQL adalah Open Source Software (perangkat lunak).

Open Source artinya bahwa software tersebut memungkinkan untuk digunakan

dan dimodifikasi oleh siapa saja.

c) MYSQL menggunakan GPL (GNU General Public License)

Untuk menentukan apakah seseorang memenuhi persyaratan untuk

menggunakan software tersebut dalam situasi yang berbeda. Jika seseorang

merasa tidak nyaman dengan GPL atau ingin menggunakan MYSQL untuk

aplikasi bisnis, maka orang tersebut dapat membeli lisensi yang bersifat

komersial.

e. Koneksi Database MySql dengan PHP

Berikut penulisan fungsi script untuk koneksi ke database MySQL :

1. mysql_connect()

Perintah ini digunakan untuk melakukan koneksi ke server database MySQL,

fungsi ini memiliki format penulisan sebagai berikut. mysql_connect (host,

username, password) ;

2. mysql_select_db()

Perintah ini digunakan untuk memilih database yang ada di server MySQL,

fungsi ini memiliki format penulisan sebagai berikut.

mysql_select_db (nama_database, pengenal_koneksi) ;

Perintah ini digunakan untuk melakukan query atau menjalankan permintaan

terhadap sebuah tabel atau sejumlah tabel database, fungsi ini memiliki format

penulisan sebagai berikut.

mysql_query (permintaan, pengenal koneksi) ;

Sedangkan pada tugas akhir ini menggunakan sebuah perangkat lunak untuk

mengolah database yaitu Xampp.Langkah langkah pembuatan sebuah database di

xampp setelah melalui proses penginstalan adalah membuka web browser

kemudian ketikkan localhost pada url addressnya. Pilih menu phpMyAdmin

seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini

Ketikkan nama database yang ingin dibuat, lalu klik tombol create untuk

membuat database tersebut seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini

Gambar 2.11 Membuat Database

Apabila database berhasil dibuat maka akan muncul pesan “Database coba

has been created.” seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini

Dokumen terkait