Sri Amiranti** dan Erwin Sudarma*** Jurusan Arsitektur FTSP – ITS
ARSITEKTUR KOTA SURABAYA : SEBUAH TANTANGAN.
Berdasarkan teori Currant (1983) mengenai komponen visual untuk urban experience, teori Hershberger (1977) mengenai meaning of architecture yang diperkuat oleh teori Weber (1996) mengenai bentuk dan interpretasinya, maka penulis memperoleh sebuah skema pendekatan untuk kegiatan memprediksi pemaknaan arsitektur kota (misalnya : Surabaya) oleh penggunanya, sebagai berikut :
Gambar 5. Skema Pendekatan Prediksi Pemaknaan Pengguna Terhadap Arsitektur Kota (Amiranti, 2010, adopsi dari Currant, 1983, Hershberger, 1977 dan Weber, 1996
Bila diterapkan di lapangan, maka kegiatan memprediksi pemaknaan arsitektur kota (misalnya Surabaya) dapat dilakukan dengan menggunakan tabel seperti dicontohkan di bawah ini.
Contoh : Tabel Prediksi Pemaknaan Arsitektur Kota Surabaya Oleh Penggunanya
Keterangan :
*Obyek arsitektur kota (bangunan, koridor, kawasan, dan sebagainya dalam kawasan kota yang diamati)) **Komponen visual bangunan dari Currant (1983)
***Makna arsitektur dari Hershberger (1977).
Sumber : Amiranti, 2010, adaptasi dari Currant dan Hershberger.
E. KESIMPULAN.
• Salah satu indikator keberhasilan arsitektur kota adalah bila pemanfaatan arsitektur kota sesuai dengan rancangan peruntukannya/ penggunaannya.
• Bila terjadi pemanfaatan arsitektur kota yang tidak sesuai dengan harapan arsiteknya, maka penyebabnya adalah adanya pemaknaan arsitektur kota oleh penggunanya yang berbeda dengan pemaknaan yang ditawarkan oleh arsiteknya .
• Perbedaan pemaknaan dipengaruhi oleh perbedaan subsistem perilaku (behavioral subsystems) serta motivasi dan kebutuhan seseorang (yaitu : nilai-nilai yang dianut, kebutuhan peran sosialnya, kepribadian, kondisi organismiknya, minat serta eksperiensinya terhadap makna dan penggunaan suatu lingkungan sebelumnya)
• Proses pemaknaan arsitektur kota melibatkan proses psikologis hubungan pengguna kota dengan lingkungan kotanya.
• Memprediksi makna arsitektur kota Surabaya oleh penggunanya akan mengurangi kesenjangan antara peruntukan dan pemanfaatan arsitektur kotanya.
F. DAFTAR PUSTAKA
Amiranti, Sri & Sudarma, Erwin, 2003,
Karakteristik Lokasi PKL di Wilayah Perkotaan, Pendekatan Behavior Setting dalam Perancangan Kota, Laporan Penelitian Proyek DUE-Like, Jurusan Arsitektur FTSP-ITS, Surabaya.
Amiranti, Sri, 2007, Urban Psychology, Kertas Kerja MK S2 Arsitektur ITS, Alur Perancangan Kota, Semester 3. Amiranti, Sri & Sudarma, Erwin, 2008,
Eksperiensi Ruang Perkotaan Di Kawasan Tropis, Jelajah Rancangan Kawasan Kota Yang tanggap Lingkungan Sosio-Psikologis, makalah pada Seminar Nasional Peran Arsitektur Kota Dalam Mewujudkan Kota Tropis, Jurusan Arsitektur UNDIP, Semarang.
Amiranti, Sri & Sudarma, Erwin, 2009,
Pendekatan Psikologi Lingkungan Perkotaan Dalam Perancangan Kota, Jurnal Penataan Ruang Volume 3 Nomer 2 Januari 2009, PWK ITS, Surabaya.
Amiranti, Sri, 2009, Lingkungan Arsitektur dan Perilaku Pemanfaatannya, Tinjauan Pendekatan Determinisme Arsitektur dalam Perancangan Arsitektur, Jurnal Tesa Arsitektur Vol 7, Nomor 1, Juni 2009, hal 1-9, Jurusan Arsitektur UNIKA Soegiyapranata, Semarang
Amiranti, Sri, 2010, Arsitektur Perilaku I dan II, Kertas Kerja MK di S2 Arsitektur ITS, Bidang Studi Kritik Arsitektur, Semester 1 dan 2
Amiranti, Sri, 2010, Arsitektur Perilaku, Kertas Kerja MK S2 Arsitektur, Bidang Studi Perancangan Arsitektur, Semester 2.
Curran, Raymond J, 1983, Architecture & The Urban Experience, Van Nostrand Reinhold Company Inc, New York.
Hershberger, Robert G, 1977, Predicting The Meaning of Architecture, in Lang, Jon ed, Designing for Human Behavior, Dowden, Hutchingon & Ross, Inc, Pensylvania.
Lang, Jon, 1987, Creating Architectural Theory, The Role of Behavioral Sciences in Environmental Design,
Van Nostrand Reinhold Co, New York.
Lefebvre, Henri,1991, The Production of Space,: Basil Blackwell; Oxford, dalam Cook, Hannah, 2006, Meaning and Use, University of Sheffield, School of Architecture
Madanipour, Ali, 1996, Design of Urban Space, An Inquiry Into a Socio- Spatial Process, John Wiley & Sons, Chichester.
Vuksta, Michael A, 2008, Experiencing Architecture: A Sensory and Creative Approach, Yale-New Haven Teachers Institute
Weber, Ralf, 1995, On The Aesthetics of Architecture, A Psychological Approach to The Structure and The Order of Perceived Architectural Space, Avebury, Aldershot England.
G. DAFTAR RIWAYAT HIDUP Identitas :
Sri Amiranti S, Ir, MS , Dosen tetap dan Kalab Perancangan Kota Jurusan ArsitekturFTSP- ITS, Email : [email protected]
Pengalaman Mengajar Yang Terkait Topik Tulisan.
a) MK. Pengantar Arsitektur & Perilaku
(Semester 1-2 SKS), di S2 Arsitektur ITS, Alur Kritik & Perancangan , 2000 – 2009.
b) MK. Perancangan Arsitektur & Perilaku (Semester 2 - 2 SKS), di S2 Arsitektur ITS, Alur Kritik & Perancangan, 2000 – 2009.
c) MK. Isyu Arsitektur & Rancangan Perilaku (Semester 3 - 2 SKS), di S2 Arsitektur ITS, Alur Kritik & Perancangan, 2000 – 2009.
d) MK. Urban Psychology (Semester 3 - 2 SKS), di S2 Arsitektur ITS, Alur Perancangan Kota, 1998 – 2009. e) MK. Manajemen Aspek Non Fisik
Dalam Perkembangan Perumahan dan Permukiman (Semester 3 - 2 SKS), di S2 Arsitektur, Alur Perumahan & Permukiman Kota, 1998- 2009.
f) MK. Arsitektur Perilaku I dan II (Semester 1- 3 SKS dan Semester 2 – 2 SKS), di S2 Arsitektur ITS, Bidang Studi Kritik Arsitektur, 2010.
g) MK. Arsitektur Perilaku (Semester 2 – 2 SKS), di S2 Arsitektur ITS, Bidang Studi Perancangan Arsitektur, 2010.
Pengalaman penelitian dan Publikasi Ilmiah Terkait Topik Tulisan :
1. Pengaruh Tatanan Tapak Pemukiman Terhadap Pola Interaksi Sosial Penghuninya, Tesis S2 UGM, 1990.
2. Pola Pemanfaatan Sumberdaya Lahan DAS Solo Hilir di Kabupaten Gresik, Penelitian SPP/DPP ITS, 1998.
3. Kajian Aspirasi dan Perilaku Masyarakat di Wilayah Pantai Timur Surabaya, 1999, LPPM ITS.
4. Kajian Pola Defensi dan Personalisasi Teritori Perumahan, Studi Kasus Perumahan ITS Kampus Sukolilo, Penelitian SPP/DPP ITS, 2001.
5. Karakteristik Lokasi PKL Di Wilayah Perkotaan dengan Pendekatan Konsep
“Behavior Setting”, Studi Kasus Kota Surabaya, Research Grant DueLike ITS, 2003.
6. Kontribusi Setting Fisik RSS Dalam Pembentukan “Place Attachment” Penghuninya, Penelitian Dasar DP3M, DIKTI, 2005.
7. Understanding Housing Environment Psychology Dimension As Residential Satisfaction Determinant, publikasi ilmiah dalam Journal of Architecture & Environment REGOL, Volume 3 No. 2, October 2004, p. 55-64, Department of Architecture, Faculty of Civil Engineering & Planning, ITS.
8. Penelusuran Potensi Pendekatan “Territoriality” dan :Behavior Setting” Sebagai Kriteria Penentu Kepuasan Bermukim Penghuni Perumahan; Studi Kasus RSS di Surabaya ( Penelusuran Potensi Pendekatan “Territoriality” untuk Menjelaskan Gejala Perubahan Setting Fisik RSS oleh Penghuninya) , Laporan Penelitian Fundamental Multi Years Tahun I dan II, dengan dana DP3M- DIKTI, FTSP-ITS, Surabaya.
9. Pendekatan Psikologi Lingkungan Perkotaan dalam Perancangan Kota, publikasi ilmiah dalam Jurnal Penataan Ruang Vol. 3, Nomor 2, Januari 2009, hal 97-103, Jurusan PWK FTSP-ITS, Surabaya.
10. Kajian Karakteristik Lokasi PKL di Wilayah Perkotaan Sebagai Bagian dari Manajemen Kota, publikasi ilmiah dalam Jurnal Purifikasi, Jurnal Teknologi dan Manajemen Lingkungan, Vol 9, Nomor 2, hal 155-166, Jurusan Teknik Lingkungan FTSP-ITS, Surabaya (akreditasi nasional). 11. Lingkungan Arsitektur & Perilaku
Pemanfaatannya, Tinjauan Pendekatan Determinisme Arsitektur dalam Perancangan Arsitektur, publikasi ilmiah dalam Jurnal Tesa Arsitektur, Vol 7, Nomor 1, Juni 2009, hal 1-9, Jurusan Arsitektur UNIKA Soegiyapranata, Semarang.
Pengalaman Penyaji Makalah Seminar Terkait Topik Tulisan :
1. Penyaji makalah berjudul : Memahami Aspek Kemanusiaan Dalam Penyediaan Ruang Luar Di Wilayah Perkotaan, pada Seminar Peningkatan Kebutuhan dan Kualitas Ruang Luar di Wilayah Perkotaan, di ITS 1998.
2. Penyaji makalah berjudul : The Correlation Between Human Settlement Arrangement With The Pattern of Interaction of Its Inhabitant, pada 11th Conference on Environment-Behavior di Sidney, Australia, 1998.
3. Penyaji makalah berjudul : Peranan Psikologi Dalam Desain Ruang Arsitektur dan Kota, pada Seminar Nasional Psikologi Ruang Arsitektur dan Kota di FPS-UNDIP Semarang, 2001.
4. Penyaji makalah berjudul : Memahami Aspek Psikologi Lingkungan Arsitektur Dalam Perancangan Arsitektur Perumahan, pada Seminar Nasional Arsitektur Perumahan di Indonesia, di Universitas Parahiangan Bandung, 2004. 5. Penyaji makalah berjudul : The
Characteristics of Street Vendor Location in City Area, A Behavioral Setting Approach, pada Seminar Internasional Culture of Living di UGM Yogyakarta, 2005.
6. Penyaji makalah berjudul : Pendekatan “Place Attachment” Dalam Pengelolaan Lingkungan Sosial Perkotaan Terkait Kegiatan Relokasi Permukiman Penduduk, pada Seminar Nasional Pembangunan Perkotaan di Universitas Trisakti, Jakarta, 2005.
7. Penyaji makalah berjudul Housing Post Occupancy Evaluation: Contribution of Territoriality Concept; Toward The Creation of Housing Environment As Sustainable Human Spatial Environment, pada Seminar on The 2nd Malay Architecture as Lingua Franca &The 8th Seminar on Sustainable Environmental Architecture, Universitas Kristen Petra, Surabaya, Agustus 2007.
8. Penyaji makalah berjudul Eksperiensi Ruang Kota di Kawasan Tropis; Jelajah Rancangan Kawasan Perkotaan Yang Tanggap Lingkungan Sosio-Psikologis,
makalah disampaikan pada Seminar Nasional Peran Arsitektur Perkotaan dalam Pembentukan Kota Tropis, UNDIP, Semarang, Agustus 2008.