• Tidak ada hasil yang ditemukan

Arsitektur Melayu Langkat

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.8. Arsitektur Melayu Langkat

Leluhur kesult si pintar ukum. Masa Syahdan turun ke Del Tahun 1884 Sultan Musa akibat m Istana di Darul Aman (

17

sudah turun-temurun (Mudra, 2004). Menurut Islam yang mempengaruhi pada arsitektur lelaki dengan ruang perempuan. Ukiran-ukira

inan menggunakan motif bentuk bunga, daun, hindari motif manusia maupun hewan (Husny, 1976

elayu Langkat

sultanan Langkat adalah Dewa Syahdan denga sa kekuasannya tahun 1500 -1580. Tidak lama ke

eli tua, kemudian pindah ke Guri atau Buluh C 1884 Kesultanan Langkat mengalami kemakmur

t melakukan kontra dengan Belanda. Sultan Musa an (Gambar 2.15).

Gambar 2.14. Arsitektur Melayu

Sumber : Omtatok (2012)

17

nurut Sinar (1993) ur melayu berupa ukiran pada elemen daun, buah, sulur-, 1976).

gan gelar Sibayak a kemudian Dewa uh Cina.

uran pada masa n Musa mendirikan

18

Gambar 2.15. Istana Darul Aman

Sumber : Tembakaudeli.blogspot.com

Gambar 2.16. Mesjid Azizi, Tanjung Pura

Sumber : Tembakaudeli.blogspot.com

19

Pada tanggal bergelar Sultan Mahm Aman. Sultan Mahm membangun balai K Kerapatan menjadi use

Gambar 2.

Gambar

19

al 24 Oktober 1927 Sultan Aziz digantikan Mahmud AbdulAziz Abdul Jalil Rahmadsyah

Mahmud melanjutkan pemerintahan Sultan Kerapatan Langkat (Gambar 2.17), dan se useum Kabupaten Langkat (Gambar 2.18).

r 2.17. Kantor Kerapatan Langkat pada tahun 1933

Sumber : Tembakaudeli.blogspot.com

bar 2.18. Museum Kabupaten Langkat tahun 2014

Sumber : Kualikata (2014)

19

kan oleh anaknya h di Istana Darul an Aziz dengan n sekarang kantor

un 1933

2014

20

Akibat sering membangun Istana ba

Istana Darussa sudah dipengaruhi ol dapat dilihat pada pap

Gambar 2.19. Ist

Sum

Gamba

Sum

20

g terkena banjir Sultan Mahmud pindah ke Ta baru yaitu istana Darussalam di Tanjung Pura.

ussalam di bangun oleh arsitek Belanda. Gaya a oleh arsitektur Kolonial Belanda. Pengaruh papan tebukan Istana.

19. Istana Darul Aman terkena Banjir pada tahun 1921

Sumber : Tembakaudeli.blogspot.com

bar 2.20. Istana Darussalam, Tanjung Pura

Sumber : Tembakaudeli.blogspot.com

20

Tanjung Pura dan a.

a arsitektur Istana ruh gaya tersebut hun 1921

21

Akibat revol dan di bangunlah repl istana langkat ini diba

Gam Sum Gambar 2.21. P Sum Gam 21

revolusi bangunan Istana Darussalam di hancur replika istana Langkat yang letaknya di kota dibangun tahun 2001. (Juhdi, 2015)

ambar 2.22. Replika istana Langkat, Stabat

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

21. Papan tebukan Istana Darussalam, Tanjung P

Sumber : Tembakaudeli.blogspot.com

ambar 2.23. Denah replika Istana Langkat

Sumber : diolah dari

21

ncurkan oleh rakyat kota Stabat. Replika

Pura

22

Bangunan me bertingkat dan mengg terdapat teban layar pada bangunan melay layar tersebut sudah di

Bentuk plafond disebut daun sayap y Ornamen pada daun s

Gambar 2.24. A

Sumbe

Gamba

Sum

22

melayu Langkat menggunakan bentuk atap nggunakan bahan atap genteng (Gambar 2.24 ar yang berfungsi sebagai ventilasi atap. Bent elayu Langkat berbentuk bulat dan terbuat da h dipengaruhi oleh arsitektur Belanda (Gambar 2.25

fond melengkung seperti bentuk kuba. Ujung p yang harus ditutupi dengan ornamen agar un sayap ialah bunga pecah lima (gambar 2.27). bar 2.24. Atap arsitektur melayu Langkat

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

bar 2.25. Teban layar melayu Langkat

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

22

p bubungan lima 2.24). Pada atap entuk teban layar dari beton, teban bar 2.25).

ung-ujung plafond ar tidak kelihatan.

).

23

Terdapat lebah lisplang. Lebah berg memiliki makna sebaga

Gambar 2.26. P Sum Gambar Sum Gamba Sum 23

bah bergantung pada atap. Lebah bergantung ergantung terbuat dari kayu yang diukir. Le

bagai kehidupan makmur.

bar 2.26. Plafond arsitektur melayu Langkat

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

bar 2.27. Detail ornemen bunga pecah lima Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

mbar 2.28. Lebah begantung pada atap

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

23

g diletakkan pada Lebah bergantung

24

Kolom pada ornamen pucuk rebun batangnya kuat namun melayu Langkat rama

Gamba

Sum

Ga

Sum

24

da arsitektur melayu Langkat berbentuk bul ebung. Pucuk rebung menggambarkan pohon

un ranting dan daunnya merunduk yang bera mah tamah ketika menyambut tamu.

bar 2.30. Kolom arsitektur Melayu Langkat

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

Gambar 2.29. Detail lebah begantung

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

24

bulat dan diberi pohon bambu yang rarti bahwa orang

25

Pintu pada m (gambar 2.32). Pada a Langkat. Fungsi tebok pintu ialah serbuk laya

Gamba

Sum

Gambar 2.31. O

Sum

25

melayu Langkat berbentuk persegi yang ter da atas pintu dibuat tebok yang diukir dengan or

bok sebagai ventilasi. Ornamen tebok yang di ayar (gambar 2.33).

mbar 2.32. Pintu arsitektur melayu Langkat

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

r 2.31. Ornamen pucuk rebung pada kolom

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

25

terbuat dari kayu n ornamen melayu g digunakan pada

26

Jenis jendela seperti bentuk pintu. jendela dibuat tebok jendela ialah bunga hut

Gam Sum Gambar Sum Gam Sum 26

la pada melayu Langkat ialah kuari. Bentuk u. Bahan jendela terbuat dari kayu. Sama sepe bok yang berfungsi sebagai ventilasi. Ornam

hutan (gambar 2.35).

ambar 2.33. Detail ornamen sebuk layar

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

bar 2.34. Jendela arsitektur melayu Langkat

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

ambar 2.35. Detail ornemen bunga hutan

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

26

ntuk jendela sama eperti pintu, diatas namen tebok pada

27

Lantai pada r ornamen yang mirip de

Dinding pada banguna Ornamen yang terda rebung dan pokok kol Gam

Gam

27

da replika istana Langkat ialah keramik. Pada p dengan bintang-bintang (gambar 2.36).

unan melayu Langkat biasanya di beri ornam dapat pada dinding bangunan Istana Langka n pokok kolan.

ambar 2.36. Lantai arsitektur melayu Langkat

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

ambar 2.37. Ornamen pucuk rebung didinding

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

27

ada lantai diberi

namen atau hiasan. kat adalah pucuk at

ng

28

Terdapat 4 bua berlawanan, tangga y Jumlah anak tangga tebukan atau pegangan t

Sum

Gam

28

buah tangga, tangga utama diletakkan dari ara a yang ketiga dan keempat berorientasi lang a pada setiap tangga 22 buah. Pada tangga gan tangga.

Gambar 2.39. Tangga utama

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

ambar 2.38. Ornamen pokok kolan di dinding

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

28

arah orintasi yang angsung ke jalan. gga terdapat papan

ng

29

Gamba

Sum

29

bar 2.42. Detail kolom pada papan tebukan tangg

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

Gambar 2.40. Tangga samping

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

Gambar 2.41. Papan tebukan

Sumber : Dokumentasi pribadi (2015)

29

angga

30

Arsitektur me panca persada (gamba sebagai tempat menun Sultan. Fungsi yang menikah. Bentuk ata Menurut sejarah kesul Malaka.

Dokumen terkait