• Tidak ada hasil yang ditemukan

VI ANALISIS KELAYAKAN USAHA

6.1. Analisis Aspek Non Finansial

6.1.2. Aspek Teknis

Menurut Subagyo (2007) indikator suatu usaha dikatakan layak untuk dijalankan bila dinilai dari aspek teknis produksi adalah jika secara teknis usaha tersebut dapat dilakukan dan suistainable. Analisis secara teknis berhubungan dengan proses pembangunan suatu usaha secara teknis dan pengoperasiannya setelah usaha dijalankan. Aspek ini menjelaskan beberapa bagian utama dalam

pelaksanaan suatu usaha, seperti input usaha (penyediaan) dan output (produksi) berupa barang-barang nyata dan jasa.

Berdasarkan variabel-variabel utama yang perlu mendapat perhatian dalam penentuan lokasi perusahaan maka Peternakan Domba Tawakkal memiliki lokasi yang cukup strategis. Lokasi Peternakan Domba Tawakkal yang strategis dapat dilihat dari keberadaan bahan baku (pakan hijauan) yang selalu tersedia. Hal ini dikarenakan posisi Peternakan Domba Tawakkal dekat dengan berbagai area lapangan hijau tempat tumbuhnya pakan hijauan seperti daerah Lido dan kebun rumput warga sekitar Desa Cimande. Untuk konsentrat ampas tahu juga sangat mudah didapatkan karena banyak pabrik pengolah tahu di wilayah Bogor. Selain itu, lokasi perusahaan juga dekat dengan jalan raya sehingga memudahkan transportasi pengangkutan pakan. Fasilitas pendukung utama lainnya berupa tenaga listrik dan air tersedia cukup baik.

Variabel utama lainnya yang terpenting dalam penentuan lokasi perusahaan adalah letak pasar yang dituju. Variabel ini berkaitan dengan tujuan dari perusahaan sendiri yaitu menjadi perusahaan peternakan yang mampu memenuhi permintaan pasar khususnya wilayah Bogor. Posisi perusahaan yang terletak di Bogor cukup strategis sebagai lokasi produksi dan tidak mengalami masalah yang signifikan bagi pihak perusahaan, dan bila dilihat dari segi supply

tenaga kerja, lokasi perusahaan saat ini tidak menjadi masalah karena kebutuhan tenaga kerja masih terpenuhi.

Saat ini Peternakan Domba Tawakkal sudah beroperasi dalam skala menengah. Karena permintaan akan daging domba cukup tinggi, maka peluang untuk meraih keuntungan besar dapat diperoleh dengan memperluas skala usaha. Kapasitas perusahaan juga masih belum dimanfaatkan secara optimal. Hal ini dapat dijadikan modal dalam rencana perluasan skala usaha. Dapat dikatakan bahwa Peternakan Domba Tawakkal masih sangat berpotensi untuk meningkatkan skala usahanya untuk mencapai skala ekonomis.

Kandang utama Peternakan Domba Tawakkal didirikan di desa Cimande Hilir Kecamatan Caringing Kabupaten Bogor. Kandang dibangun dari bahan kayu dengan umur ekonomis selama sepuluh tahun. Layout dan gambar kandang di peternakan dapat dilihat pada Lampiran 4.

a. Ketersediaan bahan baku

Bahan baku utama yang dibutuhkan untuk kegiatan operasional adalah pakan ternak. Pakan yang dibutuhkan yaitu ampas tahu sebagai konsentrat dan rumput hijau. Ampas tahu diperoleh dari pabrik ampas tahu di wilayah Bogor yaitu Caringin, Cigombong, Cikereteg, dan Batu Tulis yang dibeli dengan sistem kontrak. Hijauan diperoleh dari kegiatan menyabit rumput yang disabit di sekitar daerah Cigombong (Lido, Ciletuh, dan Sempur), Caringin, Pancawati, dan Ciherang Bogor. Setiap hari, penyabit rumput harus menyediakan 30 karung rumput hijau per kandangnya. Hijauan tidak terlalu sulit untuk didapatkan di daerah Cimande masih banyak lapangan-lapangan kosong dan kebun-kebun sengon yang menghasilkan rumput hijau. Tidak ada perjanjian khusus antara Peternakan Domba Tawakkal dengan pemilik kebun karena adanya hubungan yang saling menguntungkan antara kedua belah pihak. Peternakan Domba Tawakkal mendapatkan rumput secara mudah dan kebun pemilik lahan bersih dari rumput liar.

b. Tenaga listrik dan air

Listrik diperlukan untuk proses penerangan pada kandang, kantor dan untuk memompa air dari sumur bor ke bak penampungan. Listrik diperoleh perusahaan dengan berlangganan kepada PLN serta membayar iuran tiap bulan sesuai daya yang digunakan. Daya listrik yang digunakan pada Peternakan Domba Tawakkal adalah sebesar 900 watt, karena kebutuhan untuk memompa air dengan menggunakan empat mesin pompa air.

Air merupakan kebutuhan yang mutlak, baik untuk keperluan hidup ternak, sanitasi, maupun keperluan sehari-hari. Kebutuhan air bersih untuk keperluan operasional peternakan maupun untuk kepentingan lainnya pada saat ini didapatkan dari sumber air yang berasal dari tiga sumur gali dan satu sumur bor, yang sebelumnya ditampung pada bak penampung air yang berjumlah empat penampung air pada masing-masing kandangnya. Sumber air ini digunakan untuk mandi para pegawai, untuk memandikan domba, membersihkan selokan kandang, lantai kandang dan mencuci kandang juga digunakan untuk kebutuhan sehari-hari karyawan. Kondisi geografis Kabupaten Bogor membuat ketersediaan air

tercukupi sepanjang tahun sehingga setiap kebutuhan operasional yang membutuhkan air selalu dapat tercukupi sacara melimpah.

c. Fasilitas Trasportasi

Transportasi yang dibutuhkan oleh Peternakan Domba Tawakkal yaitu mobil pick-up untuk mengangkut rumput, ampas tahu dan juga untuk mengantar domba ke konsumen. Peternakan Domba Tawakkal memiliki dua unit mobil pick- up untuk kegiatan opersional di peternakan. Kondisi umum di daerah Cimande baik karena Tawakal Farm dekat dengan jalan umum yang teraspal dan dekat dengan jalan raya yang menghubungkan dengan desa lain. Kondisi jalan yang baik ini menunjang kelancaran transportasi kegiatan operasional (Gambar 3).

Gambar 3. Mobil Angkut dan Fasilitas Jalan Menuju Peternakan Domba Tawakkal Tahun 2012

Sumber : Peternakan Domba Tawakkal (2012)

Transportasi digunakan baik untuk mengangkut ternak, makanan ternak, sampai dengan kegiatan pendukung lainnya Kegiatan operasional dimulai pada pukul 06.00 WIB dan mobil angkut akan membawa karyawan penyabit untuk mencari rumput. Pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB maka rumput akan dibawa ke kandang untuk dibagikan kepada domba. Pencarian rumput dan pengangkutan ampas tahu dilakukan secara bersamaan sehingga dibutuhkan dua kenderaan operasional. Ketersediaan mobil angkut sangat membantu sehingga memudahkan pengangkutan pakan menuju Peternakan Domba Tawakkal.

Kondisi jalan menuju Peternakan Domba Tawakkal masih semi batu dan belum diaspal. Meski demikian, ketika hujan tidak akan mengganggu proses keluar masuknya kenderaan ke Peternakan Domba Tawakkal

d. Lay Out

Keberhasilan dalam pemeliharaan ternak sangat dipengaruhi oleh tersedianya bangunan kandang yang baik. Kandang yang baik akan berpengaruh terhadap peningkatan laju pertumbuhan dan kesehatan domba. Terdapat lima unit kandang pada lokasi peternakan, yaitu kandang A, B, C, D dan E. Posisi kelima kandang membentang dari Utara ke Selatan dan dinding kandang menghadap arah Timur dan Barat. Posisi yang seharusnya yaitu kandang menghadap ke Timur Barat dan dindingnya menghadap Utara Selatan. Posisi kandang Peternakan Tawakkal ini menyebabkan sinar matahari hanya sampai ke beberapa tempat saja yaitu pada pagi hari sinar matahari mengenai kandang paling kanan dan pada sore hari mengenai kandang paling kiri. Walaupun tidak mendapatkan sinar matahari secara bersamaan, namun hal ini tidak memberikan pengaruh yang berarti bagi pertumbuhan domba.. Sinar matahari penting bagi kesehatan domba dan menjaga agar keadaan kandang tidak lembab.

Sistem perkandangan yang dimiliki di Peternakan Domba Tawakkal yaitu menggunakan kandang panggung. Ada beberapa kelebihan dan kekurangan kandang panggung, di antaranya sebagai berikut.

Kelebihan kandang panggung :

a. Kandang relatif lebih bersih karena kotoran, urine dan sampah langsung jatuh ke bawah kolong sehingga lantai kandang selalu dalam keadaan kering.

b. Perkembangan kuman/bibit penyakit dapat ditekan sehingga ternak jadi lebih sehat.

Kekurangan kandang panggung : a. Biaya pembuatan lebih mahal.

b. Ada risiko kecelakaan karena ternak dapat terperosok. c. Kandang memikul lebih berat.

Besar kecilnya kandang (ukuran bangunan kandang) ditentukan dari populasi yang ingin dicapai. Setiap ekor domba memerlukan luas ruangan (pen) yang berbeda sesuai dengan umurnya. Pada penggemukan (fattening) dan pembibitan (breeding) di peternakan domba Tawakkal terdapat dua jenis kandang yang berbeda yaitu kandang sekat (individu) dan kandang koloni (kelompok). Di peternakan Tawakkal kandang sekat atau individu digunakan untuk kandang

penggemukan. Untuk ukuran bobot badan domba 15 -35 kg kandang sekat per individu berukuran panjang 110 cm, lebar 45 cm dan tinggi 100 cm. Untuk domba ukuran bobot badan domba 35 100 kg berukuran panjang 130 cm, lebar 75 cm

dan tinggi 110 cm.

Kandang yang digunakan untuk pembibitan di Peternakan Domba Tawakkal menggunakan kandang koloni (kelompok) yang mempunyai ukuran panjang 110 cm, lebar 130 cm dan tinggi 90 cm yang diisi oleh domba 2-3 ekor dan kandang koloni untuk domba dara berukuran panjang 300 cm, lebar 150 cm dan tinggi 90 cm yang diisi oleh domba 6-8 ekor. Selain itu, mempunyai kandang untuk kawin domba dengan bentuk kandang koloni yang mempunyai ukuran panjang 220 cm, lebar 190 cm dan tinggi 90 cm yang terletak di kandang D.

Kandang dibangun bersekat-sekat yang dapat dilepas dan dipasang kembali sesuai kebutuhan pemeliharaan. Sekat untuk sistem individu dibuat hanya cukup untuk satu ekor domba dengan ukuran panjang 95-100 cm dan lebar 45-50 cm. Sekat untuk sistem koloni bervariasi ukurannya, hal ini karena adanya perbedaan desain sekat pada tiap-tiap kandang. Perbedaan desain sekat ini juga meneyebabkan terjadinya perbedaan jumlah domba yang dapat ditampung pada tiap kandang koloni pada masing-masing kandang. Ukuran kandang pada Peternakan Domba Tawakkal dapat dilihat pada Tabel 11.

Tabel 12. Ukuran kandang yang terdapat di Peternakan Domba Tawakkal Kandang Panjang (cm) Lebar (cm) Tinggi (cm) Tinggi Panggung (cm) A B C D E 3060 3060 3000 3300 3000 320 360 800 750 800 270 270 355 355 355 75 75 150 100 100 Sumber : Peternakan Domba Tawakkal (2012)

Kandang yang dibuat harus cukup kuat. Tiang-tiang kandang harus mampu menopang semua beban dari keseluruhan bangunan kandang. Oleh karena itu, jenis bahan yang digunakan harus dipilah-pilah. Bagian-bagian tertentu, seperti dinding dan atap harus dibuat seringan mungkin, tetapi cukup kuat, sirkulasi udara yang baik dan sesuaikan dengan kondisi setempat.

Tiang kandang harus dapat menyangga keseluruhan bangunan kandang sehingga kandang berfungsi dengan baik dan tahan lama. Tiang utama yang digunakan di Peternakan Domba Tawakkal adalah kayu balok (kayu nangka). Kayu ini sangat kuat dan tahan terhadap air yang memungkinkan kayu menjadi lembab dan keropos. Kayu balok ini memiliki ketebalan yang berukuran 12 cm x 12 cm dan panjang tiga meter. Tiang utama berfungsi untuk menyangga beban kandang dan isinya. Tiang utama yang digunakan di Peternakan Domba Tawakkal dapat dilihat pada Gambar 4.

Gambar 4. Tiang Utama Kandang Domba di Peternakan Domba Tawakkal Tahun 2012

Sumber : Peternakan Domba Tawakkal (2012)

Di Peternakan Domba tawakkal dinding kandang terbuat dari papan dan bilah bambu dengan bagian dinding bercelah. Dinding kandang berguna untuk membentengi domba agar tidak lepas keluar, menahan angin langsung masuk ke dalam kandang dan menahan keluarnya panas dari tubuh ternak itu sendiri pada malam hari. Untuk menjamin sirkulasi udara dalam kandang selalu dalam keadaan segar dan tidak terlalu panas di saing hari atau domba tidak kedinginan pada malam hari, maka konstruksi kandang dapat diatur dengan cara membuat dinding kandang bercelah sehingga memberi kesempatan sinar matahari untuk masuk secara langsung ke dalam kandang yang membantu mengurangi mikroba penyakit. Dinding kandang di Peternakan Domba Tawakkal dapat dilihat pada Gambar 5.

Gambar 5. Dinding Kandang Domba di Peternakan Domba Tawakkal Tahun 2012

Sumber : Peternakan Domba Tawakkal (2012)

Tinggi lantai kandang rata-rata sekitar 130 cm dari permukaan tanah. Hal ini dilakukan agar kondisi kandang tidak terlalu lembab akibat genangan air dari tanah di bawah lantai kandang. Lantai kandang di Peternakan domba Tawakkal terbuat dari bilahan bambu dengan lebar celah 1,5-2 cm sehingga kotoran dan air kencing mudah jatuh ke tempat penampungan dan tidak menumpuk di lantai kandang. Di bawah lantai kandang A dan B disemen dengan kemiringan 45o sedangkan kandang C, D, E dibiarkan beralaskan tanah datar. Fungsi lantai ialah tempat untuk berdirinya ternak dan pelepas lelah untuk berbaring. Persyaratan lantai kandang antara lain harus rata, tidak licin, tak terlalu keras atau tajam dan tahan lama Hal ini dapat dilihat pada Gambar 6.

Gambar 6. Lantai Kandang Domba di Peternakan Domba Tawakkal Tahun 2012 Sumber : Peternakan Domba Tawakkal (2012)

Pintu kandang yang digunakan di peternakan domba Tawakkal terbuat dari kayu durian. Ukuran pintu setiap kandang berbeda-beda, untuk kandang A dan B bentuk pintu setengah badan dan terletak di bagian depan dan belakang,

sedangkan bentuk kandang C, D, dan E terdapat pintu di bagian depan saja. Ukuran pintu kandang A lebar 70 cm dan tinggi 110 cm sebanyak satu buah pintu, pintu kandang B lebar 100 cm dan tinggi 110 cm sebanyak satu buah pintu, pintu kandang C lebar 90 cm dan tinggi 190 cm sebanyak dua buah pintu, pintu kandang D dan E dengan lebar 80 cm dan tinggi 195 cm masing-masing memiliki dua buah pintu. Pintu kandang berguna untuk memasukkan dan mengeluarkan domba saat pemeliharaan dan memudahkan peternak peternak dalam membersihkan kandang.

Tempat pakan yaitu tempat untuk menyediakan pakan seperti rumput dan ampas tahu. Fungsi tempat pakan untuk menghindari pakan berupa hijauan tidak termakan karena berceceran di lantai, terinjak-injak, dan tercampur dengan kotoran domba. Ukuran yang dimiliki di peternakan domba Tawakkal untuk tempat pakan domba penggemukan berukuran lebar atas 45 cm, lebar bawah 35 cm, tinggi bagian dalam 25 cm dan tinggi bagian luar 35 cm. Tempat pakan khusus ampas tahu berupa bahan plastik atau bekas tempat menyimpan minyak sayur yang telah dibelah dua bagian, dengan ukuran lebar 30 cm, panjang 50 cm dan tinggi kedalaman 15 cm. Tempat pakan dapat dilihat pada Gambar 7 .

Gambar 7. Pakan Untuk Rumput dan Tempat Pakan Untuk Ampas Tahu di Peternakan Domba Tawakkal Tahun 2012

Sumber : Peternakan Domba Tawakkal (2012)

Kandang di peternakan domba Tawakkal berupa pangung sehingga tangga kandang diperlukan agar para petugas ataupun domba yang kebetulan keluar masuk tidak akan mengalami kesulitan Tangga yang dimiliki di peternakan domba Tawakkal yaitu terbuat dari bahan semen. Dapat dilihat pada Gambar 8.

Gambar 8. Tangga Kandang Domba di Peternakan Domba Tawakkal Tahun 2012 Sumber : Peternakan Domba Tawakkal (2012)

Berdasarkan hasil analisis teknis, dapat dikatakan bahwa usaha dari bisnis domba yang dilaksanakan layak untuk dilaksanakan. Ketersediaan sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan teknis dapat disediakan oleh pemilik peternakan. Pakan hijauan dan ampas tahu yang tersedia sepanjang tahun menjadikan kegiatan teknis dapat dilakukan secara suistainable. Peralatan dan teknologi yang digunakan masih sederhana, namun tidak mengganggu kelancaran aktifitas para karyawan saat bekerja.

Dokumen terkait