• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bagi Masyarakat dan Lingkungan Sekitar

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

3. Bagi Masyarakat dan Lingkungan Sekitar

Karakteristik dan kebutuhan anak tunggal relatif sama dengan anak-anak pada umumnya. Oleh karena itu, masyarakat dan lingkungan sekitar diharapkan untuk tidak memberikan perlakuan secara khusus, pada anak tunggal. Ini bertujuan supaya anak tersebut bisa berkembang dengan baik dan semestinya sesuai dengan perkembangannya.

52

DAFTAR PUSTAKA

Alwisol. (2009).Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press

Bellak, L., & Abrams, David M. (1997). The TAT, The CAT, and The SAT in Clinical Use. Boston: Allyn and Bacon

Chaplin, J.P., Kartono, Kartini (penerjemah). (2001). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Desmita. (2009).Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Rosda

Falbo, Toni. (1977). The only child: A Review.Journal of Individual Psychology,

Vol 33(1), May 1977, 47-61.

Falbo, Toni. (1987).Only Children in the United States and China. Applied Social Psychology Annual, Vol. 7, 159-183

Feist, Jess & Gregory J. Feist. (2010). Teori Kepribadian (Buku 1). Jakarta: Salemba Humanika

Feist, Jess & Gregory J. Feist. (2010). Teori Kepribadian (Buku 2). Jakarta: Salemba Humanika

Goble, F.G. (1994). Mazhab Ketiga: Psikologi humanistic Abraham Maslow. Yogyakarta: Kanisius

Golda. (2010). Anak Tunggal Lebih Cerdas?. Diakses pada 26 April 2013 dari http://female.kompas.com/read/2010/01/14/09562187/anak.tunggal.lebih. cerdas

Gunarsa, Singgih D. (1997). Dasar dan Teori Perkembangan Anak. Jakarta: Gunung Mulia

Gunarsa, Singgih D. (2003). Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Jakarta: Gunung Mulia

Gustiana, Irma. (2012). Labeling, Positf atau Negatif?. Diakses pada 26 April 2013 dari http://www.anakku.net/labeling-positif-atau-negatif.html Hall, C. S. & Lindzey, G. (1993). Psikologi Kepribadian 2: Teori-teori Holistik

(organismik-fenomenologis). Yogyakarta: Kanisius

Hartini, Nurul. (2000). Deskripsi Kebutuhan psikologis Pada Anak panti asuhan.

Hurlock, E. B. (1990). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan.Jakarta: Erlangga

Hurlock, Elizabeth B. (1988). Perkembangan Anak (Jilid I, edisi 6). Jakarta: Erlangga

Jiao, Shulan. (1986).Comparative Study of Behavioral Qualities of Only Children and Sibling Children. Child Development, Vol. 57, No. 2, 357-361

Kusumaningtyas, Inneke Happy (2008). Kebutuhan-Kebutuhan (need) Psikologis dan Tekanan (press) Lansia yang Tinggal di Panti Wredha Pelkris Pengayoman Semarang . Other thesis, Unika Soegijapranata. Diakses pada 19 Oktober 2013 dari http://eprints.unika.ac.id/1693/

Landis, P.H. (1997).Your Marriage And Family Living. New York: McGraw-Hill Book Company.

Maisyarah. (2013). Kecemasan Ditinjau dari Kebutuhan Dasar yang Belum Terpenuhi. Jurnal Online PsikologiVol. 01. No. 01

Murray, Henry A. (1998). Manual TAT (Thematic Apperception Test). Alih bahasa: Aquilina Tanti Arini, S.Psi. Yogyakarta: Pusat Penerbitan dan Pengembangan Sumber Belajar Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma

Moloeng, Lexy J. (2004).Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosda Nuryanti, Lusi. (2008).Psikologi Anak. Jakarta: PT. Indeks

Papalia D.E. (2007). Human Development (10th Ed.). New York: McGraw-Hill Companies, Inc.

Poerwandari, Kristi. (2005). Pendekatan Kualitatif untuk Penelitian Perilaku Manusia.Jakarta: LP SP3 UI.

Pramono, Wahyu (2010). Kekuatan Dan Kelemahan Penelitian Kualitatif. Jurnal Antropologi, 1 (1). ISSN 1410-8356

Prihartono, A.K. (2003).Kebutuhan Psikologis Mantan penderita Penyakit Kusta di Wireskat. Other thesis, Unika Soegijapranata. Diakses pada 20 Oktober 2013 dari http://eprints.unika.ac.id/5055/

Santrock, John W. (2006).Live-Span Development (Jilid I). Jakarta: Erlangga Santrock, John. W. (2011).Perkembangan Anak (Jilid 1). Jakarta: Erlangga Sarosa, Samiaji. (2012).Penelitian Kualitatif.Jakarta: PT. Indeks

Sujata. (2012). Pola Asuh Ibu yang Memiliki Anak Tunggal. Diakses pada 20

April 2013 dari

http://repository.gunadarma.ac.id/handle/123456789/1909

Wenar, C. & Kerig, P. (2000). Developmental Psychopathology. USA: McGraw Hill Inc.

Widyaningrum, Renny. (2010). Kebutuhan-Kebutuhan Psikologis Pada Remaja Cerebral Palsy.Other thesis. Unika Soegijapranata.

Wong, Donna L. (2009). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC

Yusuf, Syamsu. (2010). Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Lampiran 1. Subjek 1 (AN)

1. Identitas Subjek

Inisial : AN

Jenis Kelamin : Perempuan

Tempat Tanggal Lahir : Sleman, 30 Juni 2005

Usia : 7 tahun

Pendidikan : TK

Pekerjaan : Pelajar

Urutan Kelahiran : Anak tunggal

Agama : Islam

Alamat : Pomahan, Krodan, Maguwoharjo, Depok, Sleman

2. Identitas Orang tua

Keterangan Ayah Ibu

Inisial S A

Usia 59 tahun 36 tahun

Pendidikan S1 SMP

Pekerjaan Wiraswasta Wiraswasta

Status Pernikahan Menikah Menikah

Agama Islam Islam

3. Latar Belakang Subjek

Subjek merupakan anak tunggal. Menurut subjek, subjek merupakan orang yang pintar membaca namun menurut pengasuh, subjek masih kesulitan dalam membaca. Subjek tidak pernah bermusuhan dengan teman-teman subjek. Kegiatan yang disukai subjek, yaitu main boneka, rumah-rumahan, bersepeda bersama teman-teman lingkungan sekitar rumah subjek dan menonton sinetron.

Setiap hari subjek bermain bersama teman-teman di lingkungan rumah subjek. Beberapa kali subjek bertengkar dengan teman subjek karena berebut mainan. Subjek memiliki banyak teman di sekolah, namun subjek menceritakan bahwa teman subjek yang bernama Lupi merupakan anak nakal. Selain itu, beberapa temannya juga sering nakal, menuduh-nuduh teman, menendang teman, menatap sinis kepada teman. Meskipun demikian subjek tidak suka mengikuti kenakalan teman-teman subjek dan tidak mau dihasut karena subjek takut kepada Allah.

Menurut subjek, teman-teman subjek di sekolah adalah teman-teman yang baik. Akan tetapi jika subjek berbisik-bisik dengan salah satu teman,

teman-teman subjek yang lain tidak menyukainya. Subjek juga memiliki musuh di sekolah.

Menurut subjek, ayah dan ibu subjek merupakan orang tua yang baik. Hal ini ditunjukan dari perhatiannya kepada subjek saat membangunkan subjek untuk berangkat sekolah supaya tidak terlambat. Namun orang tua subjek juga merupakan orang tua yang galak karena ketika subjek melakukan kesalahan, orang tua subjek akan memarahi subjek. Relasi subjek dengan sepupu subjek cukup baik, subjek menyayangi sepupu subjek sehingga jika subjek main bersama teman-teman, subjek selalu mengajak sepupu tersebut. Subjek sering mengbrol-ngobrol dengan saudara dan orang tua subjek.

Masalah yang sedang dialami subjek saat ini adalah subjek mangalami kesulitan untuk memahami pelajaran yang diberikan di sekolah. Selain itu, subjek juga suka menangis ketika dimusuhi teman-teman dan jika tidak diberi uang jajan atau ketika uang jajan yang diberikan tidak cukup untuk membeli jajanan yang diinginkan subjek.

Level Tematik Tiap Kartu

Kartu 1

Cerita:

Doni dan Doni, Doni dan Danang dan,, Doni sedang makan soto, dia meng.., dia, dia makan soto dirumah, dia mengajak temannya Doni dan Dono. Dulu,, Dulu,, Dulu mau makan, Doni makanlah soto itu, ga papa..

Inquiry : Terus? Terus peristiwa ini menyenangkan, besok lagi kita ayo kita makan lagi sama-sama teman-teman. Oh gitu, terus tadi yang namanya Dono yang mana? Ini (sambil menunjuk anak yang paling kanan) ini Dono. Ini?

(sambil menunjuk anak yang duduk ditengah) da ini apa tuh. Danang? Danang.

Ini?(sambil menunjuk anak yang paling kiri) Dulu.Hmm.. emm..Terus perasaan mereka ginamana? Senang? Senang,, senang.. oh perasaan mereka senang? Hmm terus kenapa mereka makan bareng-bareng disini? Namanya itu,,

kenapa? Kenapa mereka makan bareng-bareng disini? Karena,, karena,, karena tidak,, karena tidak,, karena tidak ada musuh permusuhan. Tidak ada permusuhan? Hmm terus abis emm,,emm sebelum mereka makan, mereka ngapain? Emm berbaca doa. Baca doa,, emm gitu. Nah terus setelah makan mereka gimana? Cuci tangan trus cuci tangan pulang tidur. Oh gitu terus ada yang mau diceritain lagi ga? (menggelengkan kepala) udah? Itu aja?

utamanya yang mana? Ini (menunjuk anak yang paling kiri). oh iya,, kan ini yang ngajak.Oh gitu,,ini laki-laki semua ya?Hmm?Laki-laki semua?Hm’mh.. Sumber: Dari buku cerita

Tema Deskriptif Tema Interpretif Tema Diagnostik Doni sedang makan soto

di rumah mengajak kedua temannya untuk ikut makan. ini

menyenangkan, besok lagi kita ayo kita makan lagi sama-sama teman-teman. Mereka makan bareng-bareng disini karena tidak ada permusuhan. Sebelum makan membaca doa. Setelah makan, cuci tangan terus pulang tidur

Seorang anak mengajak temannya untuk makan. Perasaan mereka senang karena bisa makan bersama-sama. Mereka bisa makan bersama karena tidak ada permusuhan. Sebelum makan mereka berdoa dan setelah makan mereka cuci tangan kemudian tidur - Kebutuhan makan / oral - Kebutuhan berafiliasi dengan teman - Kebutuhan menjalankan peraturan - Kebutuhan beristirahat Kartu 2 Cerita :

Dulu, do,, Dulu Dolo dan adik adiknya bermain tarik tambang, yang menang, emm yang menang adik, yang menang Dulu dan adiknya, Dono kalah. Dono,, Dono ma, Dono mau bales, Dono balesnya pake tangan ba,, ba,, apa itu,, bermain kelereng, siapa yang menang nanti, nanti bisa bebas bermain.

Inquiry : Hmm gitu, terus perasaan ini gimana? Perasaan mereka? Sedih dan senang. Yang sedih yang mana? Ini (sambil menunjuk anak yang sendirian) ini sedih? karena? Kalah. Ohh,, kalau yang ini menang karena? (menunjuk dua orang anak) Karena menang bermain. Hmm,, kenapa,, kenapa mereka main tarik tambang? Karena sebelum bermusuhan dia berteman. Hmm,, jadi mereka ini emm siapa? (menunjuk ketiga anak) temenan, apa sodaraan atau gimana?

Temanan. Temenan,, yang ini emm umur berapa? Ini umur 6 tahun (anak yang sendirian). Ini? (menunjuka anak yang berdua dan lebih besar) 7 tahun.

Ini?(menunjuk anak yang berdua dan lebih kecil) 3 tahun 4 tahun. 4 tahun? (mengangguk) Hmm terus setelah, setelah mereka main,, emm apa tarik

tambang, mereka ngapain? Mereka bermusuhan. Ehm bermusuhan berkelahi.

Bermusuhan berkelahi?Adik adiknya Dolu menengkar kakaknya dan temen.Oh gitu, jadi ini (menunjuk anak yang paling kecil) yang bikin mereka berantem?

Bukan. Terus? Yang apa yang bikin beranteman ini kan, ini kan yang menang berdua terus ini kan dikerjain bersama jadinya menang ini terus yang ini kalah.

Oh gitu ya, ada lagi yang mau diceritain?Tidak udah. Tokoh utamanya yang ini (menunjuk anak besar yang berdua)si Dulu ini?hmmh.

Sumber: Dari buku majalah anak-anak

Tema Deskriptif Tema Interpretif Tema Diagnostik Dulu Dono dan adik

adiknya bermain tarik tambang. Yang menang Dulu dan adiknya, Dono kalah. Perasaannya sedih karena kalah. Setelah bermain tarik tambang mereka bermusuhan berkelahi. Yang bikin beranteman ini kan, ini kan yang menang berdua terus ini kan dikerjain bersama jadinya menang ini terus yang ini kalah

Tiga orang anak yang bermain. Seorang anak sedih karena kalah. Setelah bermain mereka bermusuhan karena ada ketidakadilan dalam permainan tersebut. - Kebutuhan bernain - Kebutuhan akan keadilan - Kebutuhan agresifitas - Perasaan sedih karena

kalah

Kartu 3

Cerita :

Kakek, kakek dan cucunya lagi nonton tv, dia bersama menonton tv sinetron, sinetron, sinetron naik haji bubur eh opo jenenge tukang bubur naik haji.

Inquiry : Terus-terus? Terus kakek, kakek udud. Udud? Hmmh.. oh iya, terus gimana? Kakek, kakek tidur dikorsi, adik tidur dilantai terus ayah membangunkan kakek terus kakek tidur ditempat tidur, adik, adik tidur ditempat tidur sama kakek.Oh gitu, terus emm kenapa mereka nonton tv bareng? Karena bertemu nonton tv. Oh gitu, emm perasaan si kakek ini gimana? Senang.

Senang? Kenapa senang? Karena nonton tv bersama cucunya. Terus kalau cucunya? Cucunya senang menonton bersama kakek. Oh gitu, ada lagi? Eh, ini

anaknya umur berapa? 5 tahun. Kalau kakeknya? Kakeknya 28.. Tokoh utamanya,, ini. (menunjuk cucunya).

Sumber: Dari film

Tema Deskriptif Tema Interpretif Tema Diagnostik Kakek dan cucu sedang

menonton TV. Kakek tidur di kursi dan adik tidur di lantai. Ayah membangunkan kakek dan adik, kemudian mereka tidur bersama. Perasaan mereka senang karena bisa menonton bersama

Seorang anggota keluarga dan anak yang senang karena melakukan kegiatan bersama (tidur dan memonton TV) - Kebutuhan beraktivitas dengan keluarga(n. afiiliation) - Kebutuhan untuk beristirahat / tidur Kartu 4 Cerita :

Ibu, ibu, ibu belanja, belanja sama anaknya bernama Dunu. Dolu dan Dunu. Umurnya 4 tahun dan 5 tahun. 4,, 5 tahun. Ibu membawa Dulu kerumah Dulu mandi Dolu naik sepedah kerumah. Mama jalan, ibu jalan.

Inquiry : Terus gimana perasaan ibunya ini? sedih karena karena berjalan capek sedih.Kalau perasaan anaknya? Sedih juga karena capek bermain sepeda sama adiknya, karena ini udah muncul bulan. udah muncul bulan? bulannya ini kan (menunjuk ke gambar bulan) oh iya, terus mereka akhirnya gimana?

Akhirnya, akhirnya sudah sampai dirumah mereka mandi makan terus tidur.

Emm,, gitu, terus apa lagi yang mau uli certain? Udah. Emm tadi tu apa tokoh utamanya yang mana? Inget ga? Hmm,,hmm ini (menunjuk ibunya) ibunya?

(mengangguk)emm gitu.

Sumber: Dari buku komik

Tema Deskriptif Tema Interpretif Tema Diagnostik Ibu belanja sama anaknya

bernama Dolu dan Dunu. Ibu membawa Dulu

Ibu yang melakukan kegiatan bersama anak. Ibu dan anak tersebut

- Kebutuhan berafiliasi dengan ibu

kerumah Dulu mandi Dolu naik sepedah kerumah. Ibu sedih karena karena berjalan capek. Anaknya sedih juga karena capek bermain sepeda sama adiknya. Akhirnya sudah sampai dirumah mereka mandi makan terus tidur

kelelahan setelah melakukan kegiatan mereka (berjalan dan bersepeda). Akhirnya mereka pulang, mandi, makan dan tidur

- Kebutuhan makan / oral - Kebutuhan beristirahat Kartu 5 Cerita :

Dika dan, Dika, Dika dan Dimas, Dika dan Dimas tidur malam, dia, dia, dia tidur malam dia tidurnya bersama-sama. Dia tidur ditempat tidur berdua, dia namanya Dika dan Dimas umurnya 4 tahun sama 3 tahun.

Inquiry : Terus, emm,, Kenapa mereka tidur bersama?Karena tempat tidurnya cuma ada satu karena sahabat dan bayi baru lahir akan disatukan sama tempatnya.

Ohh, mereka ini sodaraan apa temanan? Sodara eh, sodara. Sodara? Emm,, terus perasaan mereka gimana? Senang. Senang, kenapa senang? Senang bermain bersama, temenan, tidak bermusuhan. Terus emm setelah setelah mereka disini mereka ngapain? Mereka tidur, tidur sampai malam jam 12, ia bangun jam 6 terus mandi, makan, bermain dibel,, dibelakang rumah, ditaman. Oh gitu, terus sebelum,, sebelum mereka tidur bersama ini mereka ngapain? Emm,,, sebelum mereka tidur? Nonton tv. Nonton tv? Nonton apa? Nonton doraemon dan spongebob.Oh, terus mereka bersama-sama?(mengangguk)iya? Hmm..terus apa lagi? Uli liat gambar yang lain ga?mau diceritain apa lagi?

Udah. Udah? Itu aja? Hm’mh.. ini masih inget ceritanya? Hmm, masih dikit... Tokoh utamannya ini (menunjuk seorang anak) tokoh utamanya ini mba. Siapa itu namanya? Dika apa Dimas?Dika.

Sumber: Dari buku belajar sekolah

Tema Deskriptif Tema Interpretif Tema Diagnostik Dika dan Dimas tidur

malam bersama-sama. Mereka tidur bersama

Dua saudara yang tidur bersama-sama dan melakukan kegiatan

- Kebutuhan berafiliasi dengan saudara - Kebutuhan bermain

karena tempat tidurnya cuma ada satu karena sahabat dan bayi baru lahir akan disatukan sama tempatnya. Mereka bersaudara. Perasaannya senang bermain bersama, temenan, tidak

bermusuhan. Setelah itu mereka Mereka tidur malam jam 12, ia bangun jam 6 terus mandi, makan, bermain dibelakang rumah, ditaman

bersama-sama. Perasaan mereka senang karena bisa bermain bersama, bersahabat dan tidak bermusuhan.

- Kebutuhan beristirahat / tidur - Kebutuhan menjalin

relasi yang akrab / harmonis dengan saudara

Kartu 6

Cerita :

Ka do, ka Dulu dan adiknya. Adiknya bernama Danang. Danang ga bisa tidur. Danang tu.. Danang kedinginan ga punya ga punya bantal. Dia tidurnya ga bisa karena kepalanya ga ada bantal.

Inquiry : Terus gimana? Si Danang tadi kan, si Danang kan ga bisa tidur..

tidur..terus?Karena Danang ga bisa tidur karena ga,, ga ada bantal. Hmm,, terus akhirnya gimana? Kan ga bisa tidur, terus akhirnya gimana? Akhirnya makan terus ambil bantal ketempat bantal di di bela,, ditempat nenek.. ditempat nenek? Hmm.. eh emm,, sebelum mereka tidur disini mereka ngapain? Berbaca doa.

Berbaca doa? Hmm.. kenapa mereka tidur disini? Karena ,, karena mereka punya tempat tidur. Mereka punya tempat tidur? Hmm.. terus ini uli ngeliat gambar yang lain ga? (menggelengkan kepala) engga? Mau cerita apa lagi?

Udah. Udah? Hmm,, mba mau tanya terus ini emm adiknya siapa, Danang ini adiknya siapa?Adiknya Dulu.Dulu? Hmm terus umurnya adinya ini berapa? 4 tahun.Adiknya umur 4 tahun? Hmm terus Dimas sama Dulu ini namanya Dulu kn? (mengangguk) Dimas sama Dulu ini temenan apa sodaraan? Temen eh sodaraan. Sodaraan? Gimana perasaannya? Perasaannya senang. Siapa yang senang, perasaannya semuanya senang? Hmm Cuma senang Dulu dan Dimas, Danang tidak senang karena pusing. Hmm kl Danang emm tidak senangnya tu gimana? Sedih? Sedih karena ga ada bantal. Hmm.. ada lagi? Udah. Udah?

Emm tokoh utamanya tadi yang mana? Inget ga?Ini. (seorang anak yang masih membuka matanya)hmm yaa..yang cowo ini.

Sumber: Dari buku belajar kelas 6

Tema Deskriptif Tema Interpretif Tema Diagnostik Dulu dan adiknya

bernama Danang. Danang ga bisa tidur. Danang kedinginan ga punya bantal. Dia tidurnya ga bisa karena kepalanya ga ada bantal. Akhirnya makan terus ambil bantal ketempat bantal di di bela,, ditempat nenek. Sebelum tidur mereka membaca doa.

Seorang anak sedang kedinginan dan tidak bisa tidur karena tidak punya bantal. Ia kemudian makan dan mengambil bantal di rumah nenek. Sebelum tidur mereka berdoa - Kebutuhan akan kenyamanan fisik - Kebutuhan makan / oral - Kebutuhan mengatasi masalah dengan meminta bantuan orang lain Kartu 7 Cerita :

Raksasa,, eh anak, ini namanya.. Ridwan.

Inquiry :Ridwan?Ridwan sedang masak, tiba-tiba ada, ada, ada, ada raksasa, dia datang untuk memakannya,, dii,,dia datang eh dia berjanji sama ibunya, ibunya pergi ke pasar, ibunya beli sayuran untuk makan. Dii, rid,, Ridwan maa,, masak air Dulu,, datanglah raksasa mengambil si Ridwan,, Ridwan meminta tolong kepada,, kepada ayahnya dan temen-temen ayahnya,, dia me,, dia langsung mengurus, mengusir raksasa. Hmm,, terus emm akhirnya emm raksasanya bisa nangkep si Ridwan apa engga? Bisa karena Ridwan,, karena Ridwan manjat pohon,, pohon kan tinggi terus apa tu namanya,, ini raksasa kan sudah itu nangkap. Oh gitu,, hmm terus perasaan Ridwan ini gimana? Perasaan Ridwan sedih karena ditangkep raksasa. Dia dikurung dikurungan tempat raksasa di gua,, gua luas disana dia ada,, ada binantang buas, binatangnya ular, babi hutan sama serigala. Emm,, Terus perasaan raksasanya? Senang karena menculik Ridwan didesa pulau. Oh gitu,,terus ini emm,,tokoh utamanya yang mana? Hmmh?

mana? Yang ini (menunjuk raksasa) yang raksasa? (mengangguk) ohh.. terus hmm mau cerita apa lagi?Udah.

Sumber: Dari buku Bahasa Indonesia

Tema Deskriptif Tema Interpretif Tema Diagnostik Anak namanya Ridwan

sedang masak, tiba-tiba ada raksasa, dia datang untuk memakannya. Dia berjanji sama ibunya, ibunya pergi ke pasar, ibunya beli sayuran untuk makan. Datanglah

raksasa mengambil si Ridwan,, Ridwan meminta tolong kepada ayahnya dan temen-temen ayahnya,, dia langsung mengurus, mengusir raksasa. Raksasa bisa nangkep Ridwan. Perasaan Ridwan sedih karena ditangkep raksasa. Dia dikurung dikurungan tempat raksasa di gua,, gua luas disana dia ada,, ada binantang buas, binatangnya ular, babi hutan sama serigala.

Seorang anak yang sedang melakukan kegiatan, tiba-tiba terancam bahaya. Ia meminta tolong pada ayah dan teman-teman ayahnya. Namun tidak bisa. Akhirnya ia sedih karena tidak bisa menghindari atau melarikan diri dari bahaya / ancaman tersebut (ditangkap oleh raksasa)

- Kebutuhan akan rasa aman dari bahaya - Kebutuhan untuk

ditolong / mendapat pertolongan

Kartu 8

Cerita :

Hmm.. Ibu, ibu dan ibu dan ibu ini dan anaknya mau pergi ke tam,, ke taman pesta. Dia mengajak ka, dia mengajak, ibu mengajak temannya ikut.. dia, dia suruh meminum disuruh minum. Dia berbisikan mengomongkan ibu dan anaknya itu.

Inquiry : Tadi mana ibunya yang mana? Ini (menunjuk ibu yang tidak memegang gelas).terus hmm temen ibunya?Ini dan ini (yang sedang memegang gelas dan anak disebelahnya) ini siapa? Ini anaknya ini. laki-laki apa perempuan? Laki-laki. Hmm ini anak ibunya juga laki-laki? Hm’mh,, ini

anaknya yang ini. ini kelas SD ini dah kerja. Hmm oh gitu. Terus tadi mereka mau pergi kamana? Mau ke mau ke taman pesta. Taman pesta,, knapa mereka mau ketaman pesta? Karena bersenang-senang disana. Bersenang-senang? Hmm perasaan mereka ini gimana? Senang. Senang? Semuanya senang?

(mengangguk)terus sebelum kumpul disini mereka kemana? Mereka ke,, ke, ke mirota Dulu mem,, membeli kado. Hmm… gitu .. terus ketaman mini. Terus ini tokoh utamanya yang mana?Hah?Tokoh utamanya yang mana?Ini (menunjuk seorang ibu yang tidak memegang gelas) yang mana? Ini.. ibunya itu? ohh,, ibunya ini umur berapa taun? Hmm 29 hmm eh bukan ding umurnya tu 27 aja.

27? (mengangguk) terus ini anaknya? Hmm ibu,,ibunya ke anaknya ini gimana? Hah? Ibunya ke anaknya ini gimana perasaannya? Hmm baik.

sayang? Sayang ga?Sayang. Hmm terus mereka,, mereka kenapa mau ikut ke pesta sama si ibu? Karena diundang untuk kepesta taman in, taman mini.Emm gitu,, Terus setelah mereka ke pesta, mereka gimana? Rasanya senang ga dirumah, pindah ke taman mini. Abis,, Abis dari pesta? Mereka sekarang senang? Terus ngapain abis dari pesta? Tidur dirumah, pagi-pagi sekolah anaknya. Anaknya emang itu umur berapa? 6 tahun. Hmm apa lagi ada yang mau diceritain ga?Udah. Tokoh utamanya ini. (menunjuk seorang ibu yang tidak

Dokumen terkait