• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

2. Bagi Penelitian Selanjutnya

a. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah proses pengelompokkan subjek yang kurang sesuai dengan kriteria dalam kelompok lekat objek transisi dan tidak lekat objek. Dalam hal ini, informasi yang didapat ketika melakukan pengelompokkan subjek yang memiliki kelekatan objek kurang maksimal, hanya melalui metode skala dan memberikan pertanyaan informal yang kurang mendalam sehingga kurang menunjukkan bahwa kelompok tersebut benar-benar memiliki kelekatan objek atau tidak. Untuk penelitian selanjutnya, sebaiknya menggunakan metode wawancara mendalam agar informasi yang didapatkan cukup maksimal.

b. Penelitian selanjutnya juga disarankan untuk melihat faktor-faktor lain yang mempengaruhi munculnya depresi, sehingga dapat mengontrol faktor-faktor tersebut agar dapat mengungkap tingkat depresi seseorang.

c. Selain itu, untuk subjek penelitian selanjutnya diharapkan mengambil lebih banyak sampel. Hal ini dimaksudkan agar hasil penelitiannya dapat digeneralisasikan.

66

DAFTAR PUSTAKA

Adiyanti, Maria, G,. 1991. Perkembangan Kelekatan Anak “The Development of Children Attachment”. BPPS-UGM Vol 4.

Asthiningsih, N.W., Wiwin, Marchira, C.R., Sedyowinarso, Marlyono. 2010. Hubungan Kemampuan Kontrol Diri dengan Kecenderungan Depresi pada Mahasiswa Program Studi B PSIK FK UGM. Berita Kedokteran Masyarakat Vol. 26.

Azwar, Saifuddin. 1997. RELIABILITAS dan VALIDITAS. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, Saifuddin. 1999. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bachar, Phd. Eytan, et al,. 1998. Childhood vs. Adolescence Transitional Object Attachment, and Its Relation to Mental Health and Parental Bonding. Child psychiatry and human development, Vol 28.

Beck, Aaron, T. 1967. Depression. Staples.

Beck, Aaron, T., Emery, Gary, Greenberg, Ruth, L. 1985. Anxiety disorders and phobias: a cognitive perspective. Basic Books.

Beck, Aaron, T. 1996. Beck Depression Inventory. The Psychological Corporation. USA.

Cardasis, William. et al., 1997. Transitional Object and Borderline Personality Disorder. Am J Psychiatry 154:2.

DeLongis, A., Coyne, J.C., Dakof,G., Folkman, S., & Lazarus, R.S. 1982. The Relationship of Hassles, Upfitss, and Major Life Events to Health Status. Health Psychology Vol. 1.

Durand, V. Mark., Barlow, David., H. 2006. Intisari Psikologi Abnormal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Erkolahti, R., Nystrom, M. 2009. The Prevalence of Transitional Object Use in Adolescene: is there a Connection between the Existence of a Transitional Object and Depressive Symptoms?. Eur Child & Adolescene Psychiatry Vol. 18 No. 7

Feldman, Robert, S. 2012. Pengantar Psikologi Understanding Psychology. Salemba humanika: Jakarta.

Greist, M.D., John, H., dan James W. 1987. Depresi dan Penyembuhannya. Gunung mulia: Jakarta.

Hadi, S,. 1991. Analisis Butir Untuk Instrumen. Yogyakarta: CV. Andi Offset. Hasan, M., Iqbal. 2002. Pokok-pokok Materi Metodologi Penelitian &

Aplikasinya. Ghalia Indonesia.

Helmi, Avin Fadilla. 2004. Model Teoritik Gaya Kelekatan, Atribusi, Respon Emosi, dan Perilaku Marah. Buletin Psikologi, No.2.

Hernawan, Andiono diunduh pada 15 Maret 2013 http://www.lensaindonesia.com/2012/10/10/penyakit-depresi-menjadi-wabah-tingkat-global.html

Hidayat, Atep Afia diunduh pada 15 Maret 2013 http://m.kompasiana.com/post/kejiwaan/2011/10/24/174-juta-orang-alami-stres-dan-depresi/

Hooley, Jill, M., Hil, D.P., Murphy, Molly Wilson. 2012. Adult Attachment to TransitionalObjects and BorderlinePersonality Disorder. Journal of Personality DisordersVol. 26.

King, Laura, A,. 2010. Psikologi Umum Sebuah Pandangan Apresiatif Buku 2. Salemba humanika: jakarta.

Lazarus, R.S., & Cohen, J. 1977. Environmental Stress In J. Wohlwill & I. Altman (Eds). Human Behavior and Environment. New York: Plenum. Lemme, BarbaraHansen. 1947. Development in Adulthood. Susan Badger: USA. Litt, Carole, J,. 1986. Theories of Transitional Object Attachment: An Overview.

International Journal of Behavioral Development 9: 383.

Lubis, NamoraLumongga. 2009. Depresi Tinjauan Psikologis. Prenada Media: Jakarta.

Malepo, PhineasLesiba. 2008. “What Does that Mean?” Objects of Significance in Residential Programmers for Young Person in South Africa. University South Africa.

Noi, Swee Tay., Smith, J., Peter. 1991. Bagaimana Mengendalikan Stres: ditujukan Khusus Untuk Kehidupan Kota di Asia. Pustaka Utama Grafiti: Jakarta.

Ocvitasari, Lely, 2009. Transitional Object Attachment (studi kasus pada orang dewasa). Universitas Muhammadiyah Malang.

Purwanto, Erwan, .A, Sulistyastuti, Dyah, .R,. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif untuk Administrasi Publik dan Masalah-masalah Sosial. Yogyakarta: Gava Media.

Qonitatin, Novi, Widyawati, S., Asih, G.A. 2011. Pengaruh Katarsis dalam Menulis Ekspresif sebagai Intervensi Depresi Ringan pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi UNDIP Vol. 9.

Robinson, John P., Shaver, Phillips R., Wrightsman, Lawrence S. 1991. Measures of Personality and Social Psychological Attitudes, Volume 1. USA: Gulf Professional.

Santoso, A. 2010. Statistik Untuk Psikologi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Santrock, John, W,. 2002. LIFE-SPAN DEVELOPMENT Perkembangan Masa Hidup Jilid I. Erlangga: Jakarta.

Santrock, John, W,. 2002. LIFE-SPAN DEVELOPMENT Perkembangan Masa Hidup Jilid II. Erlangga: Jakarta.

Schneiderman, Leo. 2000. Willa Cather: Transitional Object And Creativity. Imagination, Cognition and Personality, Vol 19.

Suryabrata, Sumadi. 2008. Metodologi Pengantar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sutcliffe, J,. 2002. Baby Bonding, Membentuk Ikatan Batin dengan Bayi. Taramedia & Restu Agung: Jakarta.

Wahyuni, Dwi, 2010. Depresi. Magistra No. 74.

Winnicott,.D,.W.1953. Transitional objectsand transitional phenomena. Int J. Psychoanal 34:89–96

Winnicott,.D,.W.1971. Playing and Reality. Int J. Psychoanal Vol. 34.

Trihendradi, C. 2009. Step By Step SPSS 16 Analisis Data Statistik. Andi: Yogyakarta.

69

Lampiran 1.

Eksplikasi Konstruk Item Skala Kelekatan Objek Transisi

sebelum Uji Coba

Atribut sejenis Komponen presentase

Benda yang memberikan kenyamanan dan ketenangan

1) Merasa nyaman ketika berada didekat benda favorit (boneka, selimut, potongan kain, teddy bear, mainan lembut, dll)

2) Merasa tenang ketika bisa menggenggam benda favorit

3) Merasa nyaman bukan karena kehadiran benda favorit, tetapi karena kehadiran orang lain

4) Merasa tenang ketika orang lain memperhatikan

33,33 %

Benda yang bertahan sejak kecil

1) memiliki benda favorit seperti selimut, boneka, potongan kain, teddy bear, mainan lembut dll sejak kecil dan sebagai benda favorit

2) Memiliki benda favorit yang dimiliki sejak kecil

3) Tidak pernah mencuci benda tersebut dari kecil

4) Tidak menggantikan benda tersebut dengan benda yang sejenis

5) Benda tersebut terlihat kotor dan bau 6) Diri sendiri yang memilih benda itu sendiri 7) Menyukai tekstur dari benda yang lembut 8) Memiliki benda favorit tetapi bukan benda

sejak kecil

9) Memiliki benda favorit yang sering dicuci 10)Memiliki benda favorit yang dapat

digantikan dengan benda yang sejenis 11)Memiliki benda favorit karena pemberian

orang lain

33,33 %

Benda yang mengurangi kecemasan

1) Merasa takut ketika tidur sendiri dan harus ada benda tersebut disamping tempat tidur 2) Kesulitan untuk tidur ketika benda tersebut

tidak ada

3) Tidak merasa takut ketika tidur tanpa benda favorit

4) Tetap bisa tidur meski tanpa benda tersebut

33,33%

Lampiran 2.

Item Skala Kelekatan Objek Transisi sebelum Uji Coba

Atribut sejenis No.Item Total Presentase

Benda yang bertahan sejak kecil

1) Saya memiliki benda favorit seperti selimut, boneka, potongan kain, teddy bear, mainan lembut dll sejak kecil 3) Saya memiliki benda favorit yang dimiliki sejak kecil 5) Saya tidak pernah mencuci benda tersebut dari kecil 7) Saya tidak menggantikan benda tersebut dengan benda

yang sejenis

9) Saya memiliki benda favorit hingga kotor dan bau 11) Saya sendiri yang memilih benda itu sebagai benda favorit 13) Saya menyukai tekstur benda tersebut karena lembut 25) Saya merasa jika benda favorit tersebut lebih penting

daripada kehadiran ibu saya

26)Saya selalu membawa benda favorit ketika pergi keluar kota 14) Saya tidak memiliki benda favorit yang saya miliki sejak

kecil

6) Saya memiliki benda favorit yang sering dicuci 16) Saya memiliki benda favorit yang dapat digantikan

dengan benda yang sejenis

20) Saya memiliki benda favorit karena pemberian orang lain 18) Saya memiliki benda favorit tetapi saya tidak menyukai

jika benda tersebut kotor dan bau

24) Saya lebih mementingkan kehadiran ibu dari pada hanya sekedar benda tertentu

12) Saya tidak membawa benda favorit ketika pergi keluar kota 16 33,33 % Benda yang memberikan kenyamanan dan ketenangan

19) Saya merasa nyaman ketika berada didekat benda favorit (boneka, selimut, potongan kain, teddy bear, mainan lembut, dll)

15) Saya merasa tenang ketika bisa menggenggam benda favorit

27) Saya merasa berada didekat ibu saya, ketika saya menggenggam benda favorit

8) Saya merasa nyaman bukan karena kehadiran benda favorit, tetapi karena kehadiran orang lain

22) Saya merasa tenang ketika orang lain memperhatikan 28) Saya tidak merasa bahwa terdapat kaitan antara benda

favorit dengan kehadiran ibu

6 33,33%

Benda yang

mengurangi kecemasan

23) Saya merasa takut ketika tidur sendiri

17) Ketika saya tidur, benda favorit terebut harus berada didekat saya

21) Saya kesulitan untuk tidur ketika benda tersebut tidak ada 2) Saya tidak merasa takut ketika tidur tanpa benda favorit 10) Meskipun saya memiliki benda favorit, saya tidak selalu

membawanya ketempat tidur

4) Saya akan tetap bisa tidur meski tanpa benda favorit tersebut

6 33,33%

Lampiran 3.

Atribut sejenis No.Item Total Presentase

Benda yang bertahan sejak kecil

5)Saya tidak pernah mencuci benda tersebut dari kecil(5)

9)Saya memiliki benda favorit hingga kotor dan bau (11)

25) Saya merasa jika benda favorit tersebut lebih penting daripada kehadiran ibu saya (9)

26)Saya selalu membawa benda favorit ketika pergi keluar kota (17)

14) Saya tidak memiliki benda favorit yang saya miliki sejak kecil (3)

18) Saya memiliki benda favorit tetapi saya tidak menyukai jika benda tersebut kotor dan bau (14)

24) Saya lebih mementingkan kehadiran ibu dari pada hanya sekedar benda tertentu (16)

7 33,33 %

Benda yang memberikan kenyamanan dan ketenangan

19) Saya merasa nyaman ketika berada didekat benda favorit (boneka, selimut, potongan kain, teddy bear, mainan lembut, dll)(1)

15) Saya merasa tenang ketika bisa menggenggam benda favorit (2)

27)Saya merasa berada didekat ibu saya, ketika saya menggenggam benda favorit (13) 22)Saya merasa tenang ketika orang lain

memperhatikan

28)Saya tidak merasa bahwa terdapat kaitan antara benda favorit dengan kehadiran ibu (18)

5 33,33%

Benda yang mengurangi kecemasan

23) Saya merasa takut ketika tidur sendiri (4) 17) Ketika saya tidur, benda favorit terebut harus

berada didekat saya (7)

21) Saya kesulitan untuk tidur ketika benda tersebut tidak ada (15)

2) Saya tidak merasa takut ketika tidur tanpa benda favorit (6)

10) Meskipun saya memiliki benda favorit, saya tidak selalu membawanya ketempat tidur (12) 4) Saya akan tetap bisa tidur meski tanpa benda

favorit tersebut (10)

6 33,33%

Lampiran 4.

SKALA PENELITIAN

Disusun oleh: Bernadeta Dwi Hapsari

099114063

Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma

Yogyakarta 2013

Yogyakarta, ...2013

Dengan hormat,

Berkaitan dengan program akademik, khususnya mata kuliah Skripsi, perkenankanlah saya memohon bantuan saudara/i untuk mengisi skala penelitian.

Penelitian ini menggunakan skala yang berisikan pernyataan mengenai perasaan atau keadaanyang sedang dialami akhir-akhir ini. Bacalah terlebih dahulu petunjuk pengerjaan pada setiap permulaan skala.

Hasil dari angket ini akan digunakan untuk kepentingan akademik dan saya menjamin kerahasiaan segala informasi yang diberikan. Demikian permohonan saya, atas kerjasama dan bantuan saudara/i, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

PERNYATAAN KESEDIAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa saya bersedia mengisi skala ini dengan tidak di bawah paksaan atau tekanan pihak tertentu, akan tetapi dengan sukarela demi membantu terlaksananya penelitian ilmiah ini.

Semua jawaban yang saya berikan, murni berdasarkan ata apa yang saya alami dan bukan berdasarkan pandangan masyarakat pada umumnya. Saya juga mengijinkan jawaban saya dapat digunakan sebagai data penelitian ilmiah ini.

..., .../.../2013

DATA IDENTITAS Inisial : Usia : ... tahun Pekerjaan : Jenis Kelamin: SKALA B PETUNJUK PENGISIAN

Berikut ini terdapat beberapa pernyataan mengenai perilaku atau pengalaman lekat dengan objek. Saudara/i diminta untuk memberikan jawaban yang paling sesuai dengan perilaku yang saudara/i miliki. Keterangan mengenai pilihan jawaban yang tersedia dijelaskan sebagai berikut:

YA Jika pernyataan tersebut SESUAI dengan perilaku atau pengalaman saudara/i

TIDAK Jika pernyataan tersebut TIDAK SESUAI dengan perilaku atau pengalaman saudara/i

Berilah tanda centang (√) pada salah satu alternatif jawaban yang dianggap

sesuai dengan pengalaman perilaku lekat objek yang dialami oleh saudara. Contoh:

No. Pernyataan YA TIDAK

1. Saya memiliki benda favorit seperti selimut, boneka, potongan kain, teddy bear, mainan lembut dll sejak kecil

Dalam skala ini, tidak ada penilaian benar atau salah, karena jawaban yang diharapkan adalah jawaban yang sesuai dengan perilaku yang sebenarnya.

Isilah seluruh pernyataan dan jangan sampai ada yang terlewati. Selamat mengerjakan.

No. Pernyataan YA TIDAK

1. Saya merasa nyaman ketika berada didekat benda favorit (boneka, selimut, potongan kain, teddy bear, mainan lembut, dll)

2. Saya merasa tenang ketika bisa menggenggam benda favorit

3. Saya tidak memiliki benda favorit yang yang saya miliki sejak kecil

4. Saya merasa takut ketika tidur sendiri

5. Saya tidak pernah mencuci benda favorit dari kecil

6. Saya tidak merasa takut ketika tidur tanpa benda favorit

7. Ketika saya tidur, benda favorit tersebut harus berada didekat saya

8. Saya merasa tenang ketika orang lain memperhatikan

9. Saya merasa jika benda favorit tersebut lebih penting daripada kehadiran ibu saya

10. Saya akan tetap bisa tidur meski tanpa benda favorit tersebut

11. Saya memiliki benda favorit hingga kotor dan bau

12. Meskipun saya memiliki benda favorit, saya tidak selalu membawanya ke tempat tidur

menggenggam benda favorit

14. Saya memiliki benda favorit tetapi saya tidak menyukai jika benda tersebut kotor dan bau

15. Saya kesulitan untuk tidur ketika benda favorit tersebut tidak ada

16. Saya lebih mementingkan kehadiran ibu saya dari pada hanya sekedar benda tertentu

17. Saya selalu membawa benda favorit ketika pergi ke luar kota

18. Saya tidak merasa bahwa terdapat kaitan antara benda favorit dengan kehadiran ibu

Lampiran 5.

Disusun oleh: Bernadeta Dwi Hapsari

099114063

Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma

Yogyakarta 2013

Dengan hormat,

Berkaitan dengan program akademik, khususnya mata kuliah Skripsi, perkenankanlah saya memohon bantuan saudara/i untuk mengisi skala penelitian.

Penelitian ini menggunakan skala yang berisikan pernyataan mengenai perasaan atau keadaanyang sedang dialami akhir-akhir ini. Bacalah terlebih dahulu petunjuk pengerjaan pada setiap permulaan skala.

Hasil dari angket ini akan digunakan untuk kepentingan akademik dan saya menjamin kerahasiaan segala informasi yang diberikan. Demikian permohonan saya, atas kerjasama dan bantuan saudara/i, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

Dengan ini saya menyatakan bahwa saya bersedia mengisi skala ini dengan tidak di bawah paksaan atau tekanan pihak tertentu, akan tetapi dengan sukarela demi membantu terlaksananya penelitian ilmiah ini.

Semua jawaban yang saya berikan, murni berdasarkan ata apa yang saya alami dan bukan berdasarkan pandangan masyarakat pada umumnya. Saya juga mengijinkan jawaban saya dapat digunakan sebagai data penelitian ilmiah ini.

..., .../.../2013

Inisial : Usia : ... tahun Pekerjaan : Jenis Kelamin: SKALA A PETUNJUK PENGISIAN

Berikut ini terdapat beberapa pernyataan yang berisikan mengenai perasaan atau keadaan yang sedang dialami akhir-akhir ini. Saudara/i diminta untuk melingkari nomor di sebelah jawaban yang paling mencerminkan keadaan yang sebenarnya, jika lebih dari satu jawaban yang cocok maka subjek melingkari nomor yang paling tinggi.

Contoh :

0. Saya tidak merasa sedih. 1. Saya merasa sedih

2. Sepanjang waktu saya sedih

3. Saya demikian sedih atau tidak bahagia sehingga saya tidak tahan lagi rasanya.

Dalam skala ini, tiak ada penilaian benar atau salah, karena jawaban yang diharapkan adalah jawaban yang sesuai dengan perasaan atau keadaan yang sebenarnya. Isilah seluruh pernyataan dan jangan sampai ada yang terlewatkan.Selamat mengerjakan.

1. 0. Saya tidak merasa sedih. 1. Saya merasa sedih.

2. Sepanjang waktu saya sedih

3. Saya demikian sedih atau tidak bahagia sehingga saya tidak tahan lagi rasanya.

2. 0. Saya tidak terlalu berkecil hati mengenai masa depan saya. 1. Saya merasa kecil hati mengenai masa depan saya.

2. Saya merasa bahwa tidak ada suatu pun yang dapat saya harapkan.

3. Saya merasa bahwa masa depan saya tanpa harapan dan bahwa semuanya tidak dapat membaik.

3. 0. Saya tidak mengganggapdiri saya sebagai orang yang gagal.

1. Saya merasa bahwa saya telah gagal lebih daripada kebanyakan orang.

2. Saat saya menengok ke masa lalu, maka yang terlihat oleh saya hanyalah kegagalan.

3. Saya merasa bahwa saya adalah seorang yang gagal total.

4. 0. Saya memperoleh banyak kepuasan dari hal-hal yang saya lakukan, sama seperti sebelumnya.

1. Saya tidak lagi menikmati berbagai hal, seperti yang pernah saya rasakan dulu. 2. Saya tidak memperoleh kepuasan dari apapun lagi.

3. Saya tidak puas atau bosan dengan segalanya.

5. 0. Saya tidak terlalu merasa bersalah.

1. Saya merasa bersalah dihampir seluruh waktu. 2. Saya agak merasa bersalah disebagian besar waktu. 3. Saya merasa bersalah sepanjang waktu.

6. 0. Saya tidak merasa seoalah saya sedang dihukum. 1. Saya merasa mungkin saya sedang dihukum. 2. Saya pikir saya akan dihukum.

3. Saya merasa bahwa saya sedang dihukum.

2. Saya muak dengan diri saya sendiri. 3. Saya membenci diri saya sendiri.

8. 0. Saya tidak merasa lebih buruk daripada orang lain.

1. Saya mencela diri saya karena kelemahan-kelemahan atau kesalahan saya. 2. Saya menyalahkan diri saya sepanjang waktu karena kesalahan-kesalahan saya. 3. Saya menyalahkan diri saya untuk semua hal buruk yang terjadi.

9. 0. Saya tidak punya sedikit pun pikiran untuk bunuh diri.

1. Saya mempunyai pikiran-pikiran untuk bunuh diri, namun saya tidak akan melakukannya.

2. Saya ingin bunuh diri.

3. Saya akan bunuh diri jika saya ada kesempatan.

10.0. Saya tidak lebih banyak menangis dibandingkan biasanya. 1. Saya lebih banyak menangis daripada sebelumnya. 2. Saya menangis karena masalah kecil.

3. Saya merasa ingin menangis, namun saya tidak dapat menangis walaupun saya menginginkannya.

11.0. Saya tidak lebih terganggu oleh berbagai hal dibandingkan biasanya. 1. Kini saya sedikit lebih pemarah daripada biasanya.

2. Saya agak jengkel atau terganggu dan membuat saya sulit untuk bertahan. 3. Saya merasa jengkel atau terganggu ketika melakukan sesuatu.

12.0. Saya tidak kehilangan minat saya terhadap orang lain dan aktifitas saya. 1. Saya agak kurang berminat terhadap orang lain dibandingkan biasanya. 2. Saya kehilangan hampir seluruh minat saya pada orang lain dan aktifitasnya. 3. Saya telah kehilangan seluruh minat saya pada apapun.

13.0.Saya mengambil keputusan-keputusan hampir sama baiknya dengan yang biasa saya lakukan.

lakukan.

2. Saya mengalami kesulitan lebih besar dalam mengambil keputusan-keputusan dari pada sebelumnya.

3. Saya sama sekali tidak dapat mengambil keputusan-keputusan lagi.

14.0. Saya tidak merasa bahwa keadaan saya tampak lebih buruk dari yang biasanya. 1. Saya khawatir saya tampak tua atau tidak menarik.

2. Saya merasa bahwa ada perubahan-perubahan yang permanen dalam penampilan saya sehingga membuat saya tampak tidak menarik.

3. Saya yakin bahwa saya tampak jelek.

15.0. Saya dapat bekerja sama baiknya dengan waktu-waktu sebelumnya. 1. Saya membutuhkan suatu usaha ekstra untuk mulai melakukan sesuatu. 2. Saya harus memaksa diri sekuat tenaga untuk melakukan sesuatu. 3. Saya tidak mampu mengerjakan apapun lagi.

16.0. Saya tidak mengalami perubahan dalam pola tidur saya. 1. 1a. Saya dapat tidur lebih dari biasanya.

1b. Saya tidur lebih sedikit daripada biasanya 2. 2a. Tidur saya jauh lebih banyak dari biasanya.

2b. Tidur saya jauh lebih sedikit dari biasanya. 3. 3a. Saya tidur sepanjang hari.

3b. Saya terbangun 1-2 jam lebih awal dari biasanya dan tidak dapat tidur kembali.

17.0.Saya tidak lebih mudah marah dari pada biasanya. 1. Saya lebih mudah marah daripada biasanya. 2. Saya jauh lebih mudah marah daripada biasanya. 3. Saya mudah marah sepanjang waktu.

18.0.Saya tidak mengalami perubahan nafsu makan. 1. 1a. Nafsu makan saya lebih sedikit dari biasanya.

2b. Nafsu makan saya jauh lebih banyak dari biasanya. 3. 3a. Saya tidak memiliki nafsu makan sepanjang waktu.

3b. Saya menginginkan makanan sepanjang waktu.

19.0. Saya dapat berkonsentrasi dengan baik setiap saat. 1. Saya tidak dapat berkonsentrasi seperti biasanya.

2. Sangat sulit untuk mempertahankan pikiran saya pada hal apapun dalam waktu yang lama.

3. Saya tidak dapat berkonsentrasi pada hal apapun.

20.0. Saya tidak merasa lelah atau capek dari biasanya.

1. Saya lebih mudah lelah atau capek lebih awal dari biasanya. 2. Saya merasa lelah atau capek untuk melakukan banyak hal. 3. Saya merasa lelah atau capek untuk melakukan sebagian hal.

21. 0. Saya tidak melihat adanya perubahan dalam minat saya terhadap seks. 1. Saya kurang berminat dibidang seks dibandingkan biasanya.

2. Saya sangat kurang berminat terhadap seks.

Lampiran 6.

Lampiran 7.

1. Reliabilitas skala Kelekatan objek transisi

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 25 100.0

Excludeda 0 .0

Total 25 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.690 29

2. Reliabilitas Skala Beck Depression Inventory

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 25 100.0

Excludeda 0 .0

Total 25 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

3. Uji Daya Diskriminasi Item Skala Kelekatan Objek Transisi

Item Statistics Mean Std. Deviation N ko1 .72 .458 25 ko2 .68 .476 25 ko3 .76 .436 25 ko4 .56 .507 25 ko5 .48 .510 25 ko6 .44 .507 25 ko7 .60 .500 25 ko8 .68 .476 25 ko9 .60 .500 25 ko10 .60 .500 25 ko11 .68 .476 25 ko12 .72 .458 25 ko13 .72 .458 25 ko14 .68 .476 25 ko15 .80 .408 25 ko16 .64 .490 25 ko17 .72 .458 25 ko18 .60 .500 25 ko19 .80 .408 25 ko20 .60 .500 25 ko21 .68 .476 25 ko22 .52 .510 25 ko23 .40 .500 25 ko24 .60 .500 25 ko25 .56 .507 25 ko26 .68 .476 25 ko27 .76 .436 25 ko28 .44 .507 25 TX1 17.72 4.383 25

Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted ko1 34.72 77.377 -.093 .696 ko2 34.76 74.107 .306 .681 ko3 34.68 75.310 .177 .686

Dokumen terkait