• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mengapa lebih baik?

Dalam dokumen Gambar Infrastruktur Baik dan Buruk (Halaman 28-81)

JALAN SIRTU - Permukaan

s Batu pada lapisan sirtu terdiri dari batu pecah yang dipadatkan melalui mesin gilas, yang menjamin permukaan halus dan tahan lama.

s Tembok di samping saluran mendukung permukaan sirtu dan mencegah

erosi permukaan.

Alternatif:

s Memang perlu ada lapisan permukaan yang baik, dengan batu pecah dan campuran dari seluruh ukuran batu.

s Mungkin jalantelford, tetapi disarankan untuk lokasi yang mempunyai tanjakan yang lebih tinggi.

Saluran

Desain – Konstruksi– O & M

Jalan telasah yang baik

Mengapa lebih baik ?

JALAN TELASAH

s Batu yang mempunyai satu bidang datar disusun dengan teliti agar

permukaan halus dan tidak licin.

Alternatif:

s Jalantelford, tetapi permukaan akan lebih kasar dan tajam. s Jalan rabat beton.

s Jalan aspal, yang akan jauh lebih mahal.

Saluran

Jalur Kendaraan Bahu

Desain – Konstruksi– O & M

Konstruksi jalan rabat beton yang ekonomis

Mengapa lebih baik ?

JALAN RABAT BETON

s Permukaan beton sangat layak untuk tanjakan dan tempat yang sering

terkena banjir.

s Jarak antar kedua jalur tidak boleh lebih dari 80 cm, sesuai dengan ukuran standar kendaraan.

s Jalur tengah harus dari bahan yang tembus air, seperti pasir dan sirtu. Jalur tengah harus lebih tinggi dari slab beton sehingga air dapat mengalir melalui slab menuju selokan.

s Rabat beton selebar jalan disarankan untuk tikungan (tidak dibagi dua).

Alternatif:

s Rabat beton yang satu jalur (selebar jalan). Namun harus terdiri dari

slab-slab yang berukuran 0,6 x 1 meter sehingga jalan tidak mudah pecah.

Lebar bagian tengah antara 50 s.d. 80 cm

Rabat beton sistem dua jalur

Desain – Konstruksi– O & M

Jalan rabat beton

Mengapa lebih baik ?

JALAN RABAT BETON

s Permukaan beton dipakai terutama pada tanjakan atau tempat yang sering

mengalami banjir.

s Alur kecil memperkasar permukaan agar daya friksi meningkat (tidak licin).

Alternatif:

s Jalan beton dua jalur.

s Bisa memilih pola alur yang berbeda, dengan menggunakan sapu lidi supaya permukaan beton lebih kasar.

Diberi alur kecil-kecil supaya tidak licin

Rabat beton

Saluran terlalu kecil dan kurang dalam

Desain – Konstruksi– O & M

Permukaan halus untuk daerah di bawah 3%

Permukaan kasar untuk tanjakan 3% s.d 7%

Beton dengan alur besar 7% s.d. 20%

Desain– Konstruksi – O & M

Jalan dengan rabat beton pada bagian yang menanjak Transisi dari jalan beton ke jalan sirtu sudah baik

Mengapa lebih baik ?

JALAN BETON

s Permukaan beton dipakai pada tanjakan.

s Alur memperkasar permukaan agar daya friksi meningkat dan jalan tidak licin.

Alternatif:

s Jalan telford pada bagian yang menanjak.

Bagian tanjakan lebih tinggi

Bagian datar

Jalan sirtu

Desain – Konstruksi– O & M

Tembok penahan tanah di pinggir jalan sirtu

Mengapa lebih baik ?

TEMBOK PENAHAN TANAH

s Tembok penahan tanah tidak membutuhkan tempat banyak, walaupun

relatif mahal dibanding jalan yang memakai lereng alamiah.

s Lubang untuk suling pada tembok berfungsi untuk membuang air dari

tanah, agarsub-basejalan cepat kering.

Alternatif:

s Jalan pada timbunan biasa.

Tembok penahan tanah

Desain – Konstruksi– O & M

Air dibuang dari belakang tembok penahan tanah

Mengapa lebih baik ?

DINDING PENAHAN

s Jika air dari belakang tembok tidak dapat dibuang, tekanan air akan naik dan tembok mungkin retak atau berguling. Itulah sebabnya dipasang suling.

s Akan lebih baik jika suling diletakkan dengan pola, tapi lebih banyak suling di bawah.

Alternatif:

s Tidak ada.

= Lubang

Tembok penahan tanah

Tembok penahan tanah

Desain – Konstruksi– O & M

Penanaman di daerah timbunan

Mengapa lebih baik ?

PEKERJAAN TANAH – Bagian timbunan

s Timbunan baru harus ditanami perdu dan pohon secara merata menutup

permukaan tanah, untuk meningkatkan stabilitasnya.

s Dipertimbangkan untuk memilih perdu/rumput yang dapat cepat tumbuh.

s Sudut alamiah telah dipertimbangkan.

Alternatif:

s Tembok penahan tanah dapat memperpendek lereng, tetapi cukup mahal.

Tanaman yang baru ditanam Tidak ada perlindungan tebing!

Desain - Kontruksi - O&M -Dampak Lingkungan

Tidak ada perlindungan terhadap erosi pada dinding selokan sebelah kiri jalan

Bagaimana dibuat lebih baik ?

SALURAN

s Memperhalus permukaan talud, kalau bisa.

s Talud dilindungi batu kosong.

s Talud dilindungi pasangan batu atau beton.

Mengapa ?

s Saluran akan terisi endapan, kemudian aliran air bisa menghancurkan talud. s Jika saluran tertutup atau terisi endapan, aliran air menjadi tidak lancar,

akibatnya air akan mengalir ke tempat lain dan menimbulkan kerusakan yang berat.

s Genangan air akan merusak dasar jalan dansub-basenya,kemudian dapat merusak permukaan bila saluran meluap.

Jalan

Saluran

Tidak ada perlindungan terhadap erosi

Desain –Konstruksi– O & M – Dampak Lingungan

Air tidak bisa dibuang melalui saluran pinggir karena taludnya lebih tinggi daripada bahu jalan

Bagaimana dibuat lebih baik ?

SALURAN

s Setiap 5 meter talud perlu dipotong agar air bisa masuk, dengan potongan selebar 30 cm.

s Pengaspalan jalan dilanjutkan sampai dengan saluran. Jangan lupa harus

ada punggung sapi di jalan.

s Potong ketinggian talud sehingga air dari permukaan jalan bisa mengalir ke selokan.

s Membersihkan tanaman dari bahu jalan agar air lebih lancar masuk ke

saluran. Untuk tanaman yang bisa menahan erosi dapt juga dipertahankan namun harus rajin dipotong supaya tidak terlalu tinggi. Fungsi tanaman pendek ini lebih pada untuk mencegah erosi.

Mengapa ?

s Jika air tidak bisa masuk ke saluran, akan terjadi banjir atau genangan air yang akan mengancam permukaan jalan dan bahu.

Saluran

Jalan

Talud saluran lebih tinggi daripada bahu Rumput di atas bahu pinggir jalan

Desain –Konstruksi – O & M– Dampak Lingungan

Hasil erosi membendung air pada saluran

Genangan air menyebabkan penumbuhan tanaman pada saluran

Bagaimana dibuat lebih baik ?

SALURAN – Tempat galian

s Mengambil seluruh tanah di atas kemiringan alamiah maksimal.

s Kalau tidak bisa, membangun tembok penahan tanah.

s Menjamin bahwa air bisa mengalir ke saluran. Saluran harus dibersihkan secara periodik.

Mengapa ?

s Sudut maksimal tidak boleh diabaikan.

s Air tidak bisa mengalir apabila saluran terisi endapa

Saluran

Tampang melintang Sudut alamiah

maksimal

Tanah ini lama-lama akan terkena erosi

Desain -Kontruksi - O&M- Dampak Lingkungan

Air tidak bisa mengalir ke saluran - air akan mengalir di atas permukaan dan merusak

Air tidak bisa mengalir ke saluran - air akan mengalir diatas permukaan dan merusak jalan

Bagaimana dibuat lebih baik ?

SALURAN – Pemukaan jalan

s Memotong tanah yang lebih tinggi daripada jalan di sebelah kiri agar air bisa mengalir di atas bahu.

s Menggali saluran di sebelah kanan.

s Menjamin bahwa air dapat mengalir di atas bahu kanan ke saluran.

s Tebing dipotong agar sesuai dengan sudut alamiah maksimal.

s Harus rajin membersihkan endapan dan hasil erosi pada saat pemeliharaan

rutin.

Mengapa ?

s Kalau air tidak bisa mengalir ke saluran, akan meluap di jalan dan bahan permukaan akan hanyut.

s Air seharusnya dibuang secepat mungkin dari permukaan jalan.

Tampang Melintang aktual

Sudut Alamiah Maksimal

Bahan terkena erosi

Desain -Kontruksi - O&M - Dampak Lingkungan

Air tidak bisa mengalir ke saluran karena bahu jalan penuh tanaman dan lebih tinggi dari permukaan jalan

Bagaimana dibuat lebih baik ?

SALURAN – Permukaan jalan

s Mengurangi ketinggian tanah dan membersihkan tanaman dari bahu jalan

s Saluran dibuat lebih dalam.

s Pada saat pemeliharaan rutin, harus membersihkan saluran dan memotong

rumput.

Mengapa ?

s Jika air tidak bisa masuk ke saluran, air akan membasahi dasar dan merusak permukaan (Lihatlah halaman berikutnya).

Tampang melintang yang direncanakan

Saluran

Air mengalir di atas jalan, bukan

di saluran

Jalan

Tumpukan tanah dan tanaman menghindari

pengaliran air

Rumput pada bahu jalan

Desain –Konstruksi – O & M– Dampak Lingkungan

Contoh air mengalir di atas jembatan dan kerusakannya

Bahu jalan Air mengalir di jalan tapi tidak mengalir di saluran

Jalan Bahu Saluran Aliran Air Saluran Jalan Jalan

Tanah dan vegetasi menghindari aliran

ke saluran

Tampang melintang yang

direncakan

Timbunan tanah dan vegetasi menghindari

Desain –Konstruksi – O & M– Dampak Lingkungan

Air tidak bisa lari ke saluran, sehingga bahan permukaan akan rusak

Bagaimana dibuat lebih baik ?

SALURAN – Permukaan jalan

s Memastikan air bisa dibuang ke saluran pinggir jalan.

s Permukaan dipadatkan sekali lagi.

s Jika memungkinkan dibagian tanjakan dibuat dari rabat beton atau telasah.

s Masalah seperti ini harus mendapat perhatian pada saat pemeliharaan.

Mengapa ?

s Jika air tidak bisa masuk ke saluran pinggir jalan, jalan akan terkena banjir dan bahan permukaan akan hilang.

Bagian tanjakan

Bagian datar Bahan permukaan terhanyut

Bahan yang terhanyut dari atas

Desain –Konstruksi – O & M– Dampak

Contoh jalantelfordyang kurang baik dan permukaannya terkena aliran air Saluran kurang besar

Permukaan kehilangan material

Material yang terhanyut dibawa ke sini

Alur besar di jalan disebabkan aliran air di jalan

Desain –Konstruksi – O & M– Dampak Lingungan

Tidak ada pertimbangan terhadap aliran air di permukaan jalan

Permukaan jalan yang kurang dipadatkan

Bahu terkena pengaliran air -sekarang mau longsor

Kedalaman alur sampai pada dasar jalan Alur yang sangat dalam,

Desain – Konstruksi –O & M – Dampak Lingkungan

Jika bekesting tidak dibongkar, gorong-gorong tidak berfungsi semestinya

Bagaimana dibuat lebih baik ?

GORONG-GORONG

s Membongkar semua kayu bekesting kalau beton sudah kuat.

s Meletakkan batu besar di tempat pembuangan untuk menghindari erosi.

Mengapa ?

s Bekesting yang tidak dicabut akhirnya akan membusuk, jatuh, dan

menghambat pengaliran air. Selain itu dapat mengakibatkan pintu gorong-gorong menjadi lebih kecil dan permukaannya menjadi kasar.

Batu besar harus diletakkan dekat dengan tempat pembuangan dari

gorong-gorong.

Desain – Konstruksi – O & M – Dampak Lingkungan

Air sulit masuk ke gorong-gorong karena bekesting tidak dibongkar pada saat beton sudah keras

Bagaimana dibuat lebih baik ?

GORONG-GORONG

s Membongkar seluruh bekesting, baik dalam maupun luar.

s Memperbesar dan memperdalam bak penerima air di depan

gorong-gorong.

lihat contoh bak penerima. ( Lihat contoh baik).

Mengapa ?

s Bekesting yang tidak dibongkar akan menghambat pengaliran air. s Pengaliran tidak terhambat.

Saluran

Saluran

Bekesting belum dibongkar

Desain– Konstruksi –O & M – Dampak Lingkungan

Pasir dan batu menutup gorong-gorong dan menghambat aliran air

Bagaimana dibuat lebih baik ?

GORONG-GORONG

s Membersihkan muka gorong-gorong dari pasir dan batu – air harus bisa

mengalir lewat gorong-gorong O&M.

s Memasang tempat penangkap pasir di sebelah hulu gorong-gorong untuk

mencegah penumpukan pasir di depan gorong-gorong (harus dibersihkan sewaktu-waktu).

s Direncanakan dari tahap perencanaan.

Mengapa ?

s Jika air dibendung di depan gorong-gorong lama-lama air akan meluap dan merusak permukaan jalan atau memotong jalan sama sekali.

DesainKonstruksi – O & M – Dampak Lingkungan

Kerusakan yang disebabkan oleh kurangnya pemadatan tanah di bagian atas dan bawah buis beton, dan juga lapisan atas tanah terlalu dangkal sehingga beban

kendaraan mengenai gorong-gorong

Bagaimana dibuat lebih baik ?

SALURAN – Pembuangan air

s Diatas buis beton harus ditutup dengan tanah sedalam 40 cm atau 1/2 lebar diameter buis, mana yang lebih besar (lapisan beton 15 cm).

s Ditambah lapisan tanah atau sirtu dan dipadatkan.

s Menjamin bahwa air dari sekitar jalan dapat mengalir dengan lancar ke

saluran Harus membersihkan saluran secara periodik.

Mengapa ?

s Aliran air dengan mudah dapat mengkikis permukaan jalan sirtu atau sampai ke dasar jalan.

s Menjamin bahwa air dapat mengalir ke saluran dengan jarak yang paling pendek.

s Bila ada terbendung di saluran, akan meluap ke jalan, terutama di daerah penggalian, dan akan menghancurkan permukaan jalan ataupun dasar jalan (lihat foto).

Gorong-gorong buis beton Kepala gorong-gorong

Desain – Konstruksi– O & M

Saluran yang terbentuk dengan baik, dengan kemiringan alamiah

Mengapa lebih baik ?

SALURAN

s Kemiringan alamiah lebih kuat untuk menahan erosinya sendiri.

s Saluran dengan kemiringan alamiah mengurangi resiko erosi, namun

kegiatan pemeliharaan tetap harus dilakukan.

s Harus memperhatikan lebar minimum (atas dan bawah) serta kedalaman

minimal.

Alternatif:

s Talud saluran dibuat dari pasangan batu atau beton (lebih mahal tetapi mengurangi O&M).

Tampang melintang menurut gambar desain

Bahu

min 30 cm min 50 cm

Jalan sedang dibangun

Desain– Konstruksi – O & M

Talud tebing dari pasangan batu bata

Mengapa lebih baik ?

SALURAN

s Air dapat terbuang dengan cepat.

s Jalan dan bahu terlindungi dari pengikisan oleh tembok dari pasangan

batu.

Alternatif:

s Saluran dari tanah dapat dibuat, tetapi makan tempat lebih banyak dan kalah stabilitas; saluran tanah juga perlu lebih banyak pemeliharaan.

Potongan melintang sesuai desain

Air masuk dari jalan Jalan

Saluran dengan talud vertikal dari bahan batu bata yang ditutup spesi. Tebing mundur

dari pinggir saluran.

Desain – Konstruksi– O & M

Jalantelfordyang baik dilengkapi dengan saluran dari pasangan batu

Catatan : Bahu jalan belum selesai. Harus ditimbun untuk melindungi pinggir jalan dan untuk mendukung pembuangan air ke saluran.

Mengapa lebih baik ?

SALURAN

s Saluran yang dilindungi mempunyai kapasitas jauh lebih tinggi.

s Bahu jalan terlindungi dari daya aliran air dengan adanya tembok dari pasangan batu.

s Saluran yang dilindungi lebih mudah dibersihkan mengurangi

pemeliharaan.

Alternatif:

s Saluran dari tanah dapat dibuat, tetapi makan tempat lebih banyak dan kalah stabilitas; saluran tanah juga perlu lebih banyak pemeliharaan.

Bahu belum tertimbun

Saluran dengan talud vertikal dari pasangan

batu

Desain – Konstruksi – O & M

Bangunan terjunan diperlukan bila kemiringan dasar saluran masih tinggi

Mengapa lebih baik ?

SALURAN

s Bangunan terjunan pada saluran yang cukup besar kemiringannya (di

atas 2%) mengurangi tenaga air yang mengakibatkan erosi di saluran menjadi kecil.

Alternatif:

s Dasar saluran dibuat dari beton atau pasangan batu kosong.

s Bangunan terjunan dapat berupa batu besar yang dipasang pada jarak tertentu.

Harus diletakkan batu besar di bawah bangunan terjun Talud saluran

Desain – Konstruksi – O & M

Bak penerima air untuk gorong-gorong buis beton

Mengapa lebih baik?

GORONG GORONG – Bak penerima

s Bak penerima menangkap endapan agar tidak masuk gorong-gorong dan

menghambat aliran air.

s Fungsi bak penerima juga adalah untuk mengurangi kecepatan aliran air.

s Ukuran minimal garis tengah buis beton 40 cm.

s Bak penerima harus dibersihkan secara rutin.

Alternatif:

s Tidak harus pakai beton. Tembok dapat dibuat dari pasangan batu atau batu kosong. Gorong-gorong buis beton Jalan Diam. min. 40 cm Air mengalir ke saluran Air mengalir ke saluran

Bak penerima air dari beton

Desain – Konstruksi –O & M

Bak/saluran penerima air yang efektif

Mengapa lebih baik ?

GORONG GORONG – Bak penerima

s Ada bak penerima di antara saluran dan gorong gorong.

s Gorong-gorong harus cukup besar (minimal garis tengah 40 cm).

s Harus dibersihkan secara rutin.

Alternatif:

s Talud dari beton.

Air mengalir di saluran Min. diameter 40cm

Sayap dibuat dari pasangan batu Bak penerima Loneng

Design – Kontruksi– O & M

Jalur air keluar dari gorong-gorong

Mengapa lebih baik ?

GORONG GORONG – Bak pembuangan

s Air mengalir semakin jauh dari gorong-gorong melalui saluran.

s Batu besar didalam saluran akan mencegah pengikisan lantai.

s Panjangnya perlindungan tergantung aliran maksimal, tetapi minimal satu meter.

Alternatif:

s Sayap dan lantai dapat dibuat dari pasangan batu atau batu kosong.

Batu besar seharusnya diletakkan dekat dengan

gorong-gorong Sayap dan lantai dari

beton

Jalan

Desain – Konstruksi– O & M

Pembuangan air secara efektif dari bak pembuangan gorong-gorong

Mengapa lebih baik ?

GORONG GORONG – Bak pembuangan

s Air dari gorong-gorong tersalurkan jauh dari jalan.

s Batu belah yang besar harus diletakkan dekat bangunan agar tidak terkena

pengikisan.

s Panjang perlindungan tergantung arus maksimal, tetapi minimal satu meter.

Alternatif:

s Sayap dan lantai dari beton.

Harus ada batu di ujung bangunan

Loneng Sayap dari pasangan

Desain – Konstruksi– O&M

Pembuangan dari gorong-gorong

Mengapa lebih baik ?

GORONG-GORONG - Pembuangan

s Batu besar di sebelah hilir gorong-gorong akan membantu mencegah erosi

atau kerusakan pada bangunan. Panjangnya tergantung debit, tetapi harus minimal 1 meter.

s Sayap dibuat dari pasangan batu.

Alternatif:

s Memperpanjang lantainya gorong-gorong.

Air mengalir lewat gorong-gorong Jalan

Batu besar terletak di hilir gorong-gorong

Sayap dari pasangan batu

Gorong-gorong plat beton

Desain– Konstruksi – O & M

Pembuangan dari kotak gorong-gorong

Mengapa lebih baik ?

GORONG-GORONG - Pembuangan

s Gorong-gorong kotak adalah alternatif daripada harus membangun

jembatan.

s Konstruksi cukup sederhana dan murah.

s Batu besar di sebelah hilir gorong-gorong akan membantu mencegah erosi

atau kerusakan pada bangunan.

s Panjangnya tergantung debit, tetapi harus minimal 3 meter untuk bangunan

besar.

Alternatif:

s Jembatan kecil atau jembatan sabo yang biasanya digunakan untuk mengalirkan lahar dari gunung berapi , tetapi jauh lebih mahal.

Harus ada batu besar di sebelah hilir bangunan

Sayap dari pasangan batu

Desain -Konstruksi - O & M- Dampak Lingkungan

Air yang membasahi baja dapat menyebabkan karat

Bagaimana dibuat lebih baik ?

JEMBATAN - Karat

s Buatlah ketentuan penting ketika tahap pendesainan selesai, sehingga air tidak akan terjebak atau menetap pada permukaan baja.

s Secara berkala periksalah seluruh titik kritis dimana pengaratan dapat terjadi (O&M).

s Bersihkan seluruh karat dengan kuas baja dan setelah itu dicat dengan cat tahan karat.

Mengapa ?

s Karat akan mempengaruhi kekuatan baja.

Titik kritis terjadinya perkaratan

Desain - Konstruksi -O & M - Dampak Lingkungan

Bekesting di bawah slab beton tidak dibongkar

Bagaimana dibuat lebih baik?

JEMBATAN - Bekesting

s Bongkar seluruh bekesting (setelah beton mencapai kekuatan penuh).

Mengapa ?

s Jika kayu tersebut lapuk, maka akan jatuh ke bawah.

s Kayu menyerap dan menyimpan kelembaban, dan ini dapat menimbulkan karat lebih cepat.

Papan bekesting yang tidak dibongkar Bekesting dalam

Desain - Konstruksi -O & M - Dampak Lingkungan

Batang pohon di tengah jalur sungai akan menutup dan menghambat aliran air

Bagaimana dibuat lebih baik ?

JEMBATAN - Ruang di bawah jembatan

s Bersihkan bagian bawah jembatan dari berbagai material - air harus dapat

mengalir bebas di bawah jembatan O&M.

Mengapa ?

s Jika air terbendung maka akan membahayakan jembatan itu sendiri. s Air yang terbendung kemungkinan akan naik ke jalan sehingga dapat

menyebabkan kerusakan yang serius pada jalan dan sekitarnya. s Dampak lingkungan, contoh : banjir dapat terjadi.

Bagian yang tertutup Bagian yang

terbuka

Batang pohon di jalur sungai

Ruang dibawa jembatan yang sesungguhnya

Desain - Konstruksi -O & M - Dampak Lingkungan

Pengguna jembatan dapat menyebabkan kerusakan pada jembatan kayu

Bagaimana dibuat lebih baik ?

JEMBATAN LANTAI KAYU

s Periksa kondisi papan kayu jembatan secara berkala.

s Gantilah segera papan kayu yang sudah lapuk dengan kayu yang

kualitasnya lebih bagus.

s Papan kayu sebaiknya dicat dengan cat yang dapat melindungi

permukan kayu.

Mengapa ?

s Kecelakaan bisa terjadi bagi pengguna jembatan kayu.

s Kestabilan dan kesatuan jembatan kemungkinan akan berpengaruh.

Papan kayu yang lapuk dan rusak

Desain - Konstruksi -O & M - Dampak Lingkungan

Bagian yang rusak dan hilang serta papan kayu yang lapuk menandakan pekerjaan O&M yang tidak bagus

Bagaimana dibuat lebih baik ?

JEMBATAN LANTAI KAYU

s Periksalah kondisi bagian tepi jembatan, papan kayu dan dukungan

jembatan kayu secara berkala.

s Segera ganti bagian-bagian yang rusak.

Mengapa ?

s Kecelakaan dapat saja terjadi.

s Kestabilan dan kesatuan jembatan kayu dapat berpengaruh.

Papan dan balok kayu yang lapuk Bagian tepi yang

Desain - Konstruksi - O & M- Dampak Lingkungan

Pemeliharaan yang baik sangat penting untuk menjaga keamanan dan bentuk yang bagus pada jembatan gantung

Bagaimana dibuat lebih baik ?

KABEL

s Penguat kabel(warpel)sangat diperlukan untuk menjaga agar kabel

tetap dalam tarikan yang benar dan selalu kuat.

s Bersihkan dan beri minyak pada kabel secara berkala.

s Jagalah agar air dan lumpur tidak menetap di bagian bajanya Bahaya

karat !

Mengapa ?

s Fungsi kabel adalah untuk menahan beban jembatan - pastikan selalu dalam keadaan yang baik.

s Hindari karat akan merusak elemen baja jembatan.

Pengikatan kabel kurang baik

Tanaman tumbuh di atas tiang ! Jarum keras

Penguat kabel(warpel)

Desain - Konstruksi -O & M- Dampak Lingkungan

Kabel yang melendut tidak dapat berfungsi dengan baik

Bagaimana dibuat lebih baik ?

KABEL

s Periksalah lubang-lubang (cincin) dan gantilah bila rusak.

s Pastikan kabel masuk dalam loop.

s Lindungi baja dari karat.

Mengapa ?

s Kabel haruslah dapat menghubungkan seluruh dukungan untuk mendapatkan stabilitas yang baik.

Kabel harus masuk ke lubang supaya lebih kaku

Kabel harus diikat - kaku

Lubang (cincin)

Penyangga

Desain - Konstruksi -O & M- Dampak Lingkungan

Tampak dari bawah Tampak dari atas

Batang gantung seharusnya di sekrup pada balok dukungannya, tidak di tekuk !

Bagaimana dibuat lebih baik ?

PENGGANTUNG

s Gantilah batang penggantung dan gunakan sambungan ulir (drat) ke

penyangga-penyangga. s Lindungi baja dari karat.

Mengapa ?

s Batang gantung akan memindahkan beban jembatan ke kabel penggantung - jagalah agar tetap dalam kondisi yang baik.

s Penggunaan sambungan ulir (drat) dapat menyesuaikan panjang batang

Dalam dokumen Gambar Infrastruktur Baik dan Buruk (Halaman 28-81)

Dokumen terkait