JALAN SIRTU - Permukaan
s Batu pada lapisan sirtu terdiri dari batu pecah yang dipadatkan melalui mesin gilas, yang menjamin permukaan halus dan tahan lama.
s Tembok di samping saluran mendukung permukaan sirtu dan mencegah
erosi permukaan.
Alternatif:
s Memang perlu ada lapisan permukaan yang baik, dengan batu pecah dan campuran dari seluruh ukuran batu.
s Mungkin jalantelford, tetapi disarankan untuk lokasi yang mempunyai tanjakan yang lebih tinggi.
Saluran
Desain – Konstruksi– O & M
Jalan telasah yang baik
Mengapa lebih baik ?
JALAN TELASAH
s Batu yang mempunyai satu bidang datar disusun dengan teliti agar
permukaan halus dan tidak licin.
Alternatif:
s Jalantelford, tetapi permukaan akan lebih kasar dan tajam. s Jalan rabat beton.
s Jalan aspal, yang akan jauh lebih mahal.
Saluran
Jalur Kendaraan Bahu
Desain – Konstruksi– O & M
Konstruksi jalan rabat beton yang ekonomis
Mengapa lebih baik ?
JALAN RABAT BETON
s Permukaan beton sangat layak untuk tanjakan dan tempat yang sering
terkena banjir.
s Jarak antar kedua jalur tidak boleh lebih dari 80 cm, sesuai dengan ukuran standar kendaraan.
s Jalur tengah harus dari bahan yang tembus air, seperti pasir dan sirtu. Jalur tengah harus lebih tinggi dari slab beton sehingga air dapat mengalir melalui slab menuju selokan.
s Rabat beton selebar jalan disarankan untuk tikungan (tidak dibagi dua).
Alternatif:
s Rabat beton yang satu jalur (selebar jalan). Namun harus terdiri dari
slab-slab yang berukuran 0,6 x 1 meter sehingga jalan tidak mudah pecah.
Lebar bagian tengah antara 50 s.d. 80 cm
Rabat beton sistem dua jalur
Desain – Konstruksi– O & M
Jalan rabat beton
Mengapa lebih baik ?
JALAN RABAT BETON
s Permukaan beton dipakai terutama pada tanjakan atau tempat yang sering
mengalami banjir.
s Alur kecil memperkasar permukaan agar daya friksi meningkat (tidak licin).
Alternatif:
s Jalan beton dua jalur.
s Bisa memilih pola alur yang berbeda, dengan menggunakan sapu lidi supaya permukaan beton lebih kasar.
Diberi alur kecil-kecil supaya tidak licin
Rabat beton
Saluran terlalu kecil dan kurang dalam
Desain – Konstruksi– O & M
Permukaan halus untuk daerah di bawah 3%
Permukaan kasar untuk tanjakan 3% s.d 7%
Beton dengan alur besar 7% s.d. 20%
Desain– Konstruksi – O & M
Jalan dengan rabat beton pada bagian yang menanjak Transisi dari jalan beton ke jalan sirtu sudah baik
Mengapa lebih baik ?
JALAN BETON
s Permukaan beton dipakai pada tanjakan.
s Alur memperkasar permukaan agar daya friksi meningkat dan jalan tidak licin.
Alternatif:
s Jalan telford pada bagian yang menanjak.
Bagian tanjakan lebih tinggi
Bagian datar
Jalan sirtu
Desain – Konstruksi– O & M
Tembok penahan tanah di pinggir jalan sirtu
Mengapa lebih baik ?
TEMBOK PENAHAN TANAH
s Tembok penahan tanah tidak membutuhkan tempat banyak, walaupun
relatif mahal dibanding jalan yang memakai lereng alamiah.
s Lubang untuk suling pada tembok berfungsi untuk membuang air dari
tanah, agarsub-basejalan cepat kering.
Alternatif:
s Jalan pada timbunan biasa.
Tembok penahan tanah
Desain – Konstruksi– O & M
Air dibuang dari belakang tembok penahan tanah
Mengapa lebih baik ?
DINDING PENAHAN
s Jika air dari belakang tembok tidak dapat dibuang, tekanan air akan naik dan tembok mungkin retak atau berguling. Itulah sebabnya dipasang suling.
s Akan lebih baik jika suling diletakkan dengan pola, tapi lebih banyak suling di bawah.
Alternatif:
s Tidak ada.
= Lubang
Tembok penahan tanah
Tembok penahan tanah
Desain – Konstruksi– O & M
Penanaman di daerah timbunan
Mengapa lebih baik ?
PEKERJAAN TANAH – Bagian timbunan
s Timbunan baru harus ditanami perdu dan pohon secara merata menutup
permukaan tanah, untuk meningkatkan stabilitasnya.
s Dipertimbangkan untuk memilih perdu/rumput yang dapat cepat tumbuh.
s Sudut alamiah telah dipertimbangkan.
Alternatif:
s Tembok penahan tanah dapat memperpendek lereng, tetapi cukup mahal.
Tanaman yang baru ditanam Tidak ada perlindungan tebing!
Desain - Kontruksi - O&M -Dampak Lingkungan
Tidak ada perlindungan terhadap erosi pada dinding selokan sebelah kiri jalan
Bagaimana dibuat lebih baik ?
SALURAN
s Memperhalus permukaan talud, kalau bisa.
s Talud dilindungi batu kosong.
s Talud dilindungi pasangan batu atau beton.
Mengapa ?
s Saluran akan terisi endapan, kemudian aliran air bisa menghancurkan talud. s Jika saluran tertutup atau terisi endapan, aliran air menjadi tidak lancar,
akibatnya air akan mengalir ke tempat lain dan menimbulkan kerusakan yang berat.
s Genangan air akan merusak dasar jalan dansub-basenya,kemudian dapat merusak permukaan bila saluran meluap.
Jalan
Saluran
Tidak ada perlindungan terhadap erosi
Desain –Konstruksi– O & M – Dampak Lingungan
Air tidak bisa dibuang melalui saluran pinggir karena taludnya lebih tinggi daripada bahu jalan
Bagaimana dibuat lebih baik ?
SALURAN
s Setiap 5 meter talud perlu dipotong agar air bisa masuk, dengan potongan selebar 30 cm.
s Pengaspalan jalan dilanjutkan sampai dengan saluran. Jangan lupa harus
ada punggung sapi di jalan.
s Potong ketinggian talud sehingga air dari permukaan jalan bisa mengalir ke selokan.
s Membersihkan tanaman dari bahu jalan agar air lebih lancar masuk ke
saluran. Untuk tanaman yang bisa menahan erosi dapt juga dipertahankan namun harus rajin dipotong supaya tidak terlalu tinggi. Fungsi tanaman pendek ini lebih pada untuk mencegah erosi.
Mengapa ?
s Jika air tidak bisa masuk ke saluran, akan terjadi banjir atau genangan air yang akan mengancam permukaan jalan dan bahu.
Saluran
Jalan
Talud saluran lebih tinggi daripada bahu Rumput di atas bahu pinggir jalan
Desain –Konstruksi – O & M– Dampak Lingungan
Hasil erosi membendung air pada saluran
Genangan air menyebabkan penumbuhan tanaman pada saluran
Bagaimana dibuat lebih baik ?
SALURAN – Tempat galian
s Mengambil seluruh tanah di atas kemiringan alamiah maksimal.
s Kalau tidak bisa, membangun tembok penahan tanah.
s Menjamin bahwa air bisa mengalir ke saluran. Saluran harus dibersihkan secara periodik.
Mengapa ?
s Sudut maksimal tidak boleh diabaikan.
s Air tidak bisa mengalir apabila saluran terisi endapa
Saluran
Tampang melintang Sudut alamiah
maksimal
Tanah ini lama-lama akan terkena erosi
Desain -Kontruksi - O&M- Dampak Lingkungan
Air tidak bisa mengalir ke saluran - air akan mengalir di atas permukaan dan merusak
Air tidak bisa mengalir ke saluran - air akan mengalir diatas permukaan dan merusak jalan
Bagaimana dibuat lebih baik ?
SALURAN – Pemukaan jalan
s Memotong tanah yang lebih tinggi daripada jalan di sebelah kiri agar air bisa mengalir di atas bahu.
s Menggali saluran di sebelah kanan.
s Menjamin bahwa air dapat mengalir di atas bahu kanan ke saluran.
s Tebing dipotong agar sesuai dengan sudut alamiah maksimal.
s Harus rajin membersihkan endapan dan hasil erosi pada saat pemeliharaan
rutin.
Mengapa ?
s Kalau air tidak bisa mengalir ke saluran, akan meluap di jalan dan bahan permukaan akan hanyut.
s Air seharusnya dibuang secepat mungkin dari permukaan jalan.
Tampang Melintang aktual
Sudut Alamiah Maksimal
Bahan terkena erosi
Desain -Kontruksi - O&M - Dampak Lingkungan
Air tidak bisa mengalir ke saluran karena bahu jalan penuh tanaman dan lebih tinggi dari permukaan jalan
Bagaimana dibuat lebih baik ?
SALURAN – Permukaan jalan
s Mengurangi ketinggian tanah dan membersihkan tanaman dari bahu jalan
s Saluran dibuat lebih dalam.
s Pada saat pemeliharaan rutin, harus membersihkan saluran dan memotong
rumput.
Mengapa ?
s Jika air tidak bisa masuk ke saluran, air akan membasahi dasar dan merusak permukaan (Lihatlah halaman berikutnya).
Tampang melintang yang direncanakan
Saluran
Air mengalir di atas jalan, bukan
di saluran
Jalan
Tumpukan tanah dan tanaman menghindari
pengaliran air
Rumput pada bahu jalan
Desain –Konstruksi – O & M– Dampak Lingkungan
Contoh air mengalir di atas jembatan dan kerusakannya
Bahu jalan Air mengalir di jalan tapi tidak mengalir di saluran
Jalan Bahu Saluran Aliran Air Saluran Jalan Jalan
Tanah dan vegetasi menghindari aliran
ke saluran
Tampang melintang yang
direncakan
Timbunan tanah dan vegetasi menghindari
Desain –Konstruksi – O & M– Dampak Lingkungan
Air tidak bisa lari ke saluran, sehingga bahan permukaan akan rusak
Bagaimana dibuat lebih baik ?
SALURAN – Permukaan jalan
s Memastikan air bisa dibuang ke saluran pinggir jalan.
s Permukaan dipadatkan sekali lagi.
s Jika memungkinkan dibagian tanjakan dibuat dari rabat beton atau telasah.
s Masalah seperti ini harus mendapat perhatian pada saat pemeliharaan.
Mengapa ?
s Jika air tidak bisa masuk ke saluran pinggir jalan, jalan akan terkena banjir dan bahan permukaan akan hilang.
Bagian tanjakan
Bagian datar Bahan permukaan terhanyut
Bahan yang terhanyut dari atas
Desain –Konstruksi – O & M– Dampak
Contoh jalantelfordyang kurang baik dan permukaannya terkena aliran air Saluran kurang besar
Permukaan kehilangan material
Material yang terhanyut dibawa ke sini
Alur besar di jalan disebabkan aliran air di jalan
Desain –Konstruksi – O & M– Dampak Lingungan
Tidak ada pertimbangan terhadap aliran air di permukaan jalan
Permukaan jalan yang kurang dipadatkan
Bahu terkena pengaliran air -sekarang mau longsor
Kedalaman alur sampai pada dasar jalan Alur yang sangat dalam,
Desain – Konstruksi –O & M – Dampak Lingkungan
Jika bekesting tidak dibongkar, gorong-gorong tidak berfungsi semestinya
Bagaimana dibuat lebih baik ?
GORONG-GORONG
s Membongkar semua kayu bekesting kalau beton sudah kuat.
s Meletakkan batu besar di tempat pembuangan untuk menghindari erosi.
Mengapa ?
s Bekesting yang tidak dicabut akhirnya akan membusuk, jatuh, dan
menghambat pengaliran air. Selain itu dapat mengakibatkan pintu gorong-gorong menjadi lebih kecil dan permukaannya menjadi kasar.
Batu besar harus diletakkan dekat dengan tempat pembuangan dari
gorong-gorong.
Desain – Konstruksi – O & M – Dampak Lingkungan
Air sulit masuk ke gorong-gorong karena bekesting tidak dibongkar pada saat beton sudah keras
Bagaimana dibuat lebih baik ?
GORONG-GORONG
s Membongkar seluruh bekesting, baik dalam maupun luar.
s Memperbesar dan memperdalam bak penerima air di depan
gorong-gorong.
lihat contoh bak penerima. ( Lihat contoh baik).
Mengapa ?
s Bekesting yang tidak dibongkar akan menghambat pengaliran air. s Pengaliran tidak terhambat.
Saluran
Saluran
Bekesting belum dibongkar
Desain– Konstruksi –O & M – Dampak Lingkungan
Pasir dan batu menutup gorong-gorong dan menghambat aliran air
Bagaimana dibuat lebih baik ?
GORONG-GORONG
s Membersihkan muka gorong-gorong dari pasir dan batu – air harus bisa
mengalir lewat gorong-gorong O&M.
s Memasang tempat penangkap pasir di sebelah hulu gorong-gorong untuk
mencegah penumpukan pasir di depan gorong-gorong (harus dibersihkan sewaktu-waktu).
s Direncanakan dari tahap perencanaan.
Mengapa ?
s Jika air dibendung di depan gorong-gorong lama-lama air akan meluap dan merusak permukaan jalan atau memotong jalan sama sekali.
DesainKonstruksi – O & M – Dampak Lingkungan
Kerusakan yang disebabkan oleh kurangnya pemadatan tanah di bagian atas dan bawah buis beton, dan juga lapisan atas tanah terlalu dangkal sehingga beban
kendaraan mengenai gorong-gorong
Bagaimana dibuat lebih baik ?
SALURAN – Pembuangan air
s Diatas buis beton harus ditutup dengan tanah sedalam 40 cm atau 1/2 lebar diameter buis, mana yang lebih besar (lapisan beton 15 cm).
s Ditambah lapisan tanah atau sirtu dan dipadatkan.
s Menjamin bahwa air dari sekitar jalan dapat mengalir dengan lancar ke
saluran Harus membersihkan saluran secara periodik.
Mengapa ?
s Aliran air dengan mudah dapat mengkikis permukaan jalan sirtu atau sampai ke dasar jalan.
s Menjamin bahwa air dapat mengalir ke saluran dengan jarak yang paling pendek.
s Bila ada terbendung di saluran, akan meluap ke jalan, terutama di daerah penggalian, dan akan menghancurkan permukaan jalan ataupun dasar jalan (lihat foto).
Gorong-gorong buis beton Kepala gorong-gorong
Desain – Konstruksi– O & M
Saluran yang terbentuk dengan baik, dengan kemiringan alamiah
Mengapa lebih baik ?
SALURAN
s Kemiringan alamiah lebih kuat untuk menahan erosinya sendiri.
s Saluran dengan kemiringan alamiah mengurangi resiko erosi, namun
kegiatan pemeliharaan tetap harus dilakukan.
s Harus memperhatikan lebar minimum (atas dan bawah) serta kedalaman
minimal.
Alternatif:
s Talud saluran dibuat dari pasangan batu atau beton (lebih mahal tetapi mengurangi O&M).
Tampang melintang menurut gambar desain
Bahu
min 30 cm min 50 cm
Jalan sedang dibangun
Desain– Konstruksi – O & M
Talud tebing dari pasangan batu bata
Mengapa lebih baik ?
SALURAN
s Air dapat terbuang dengan cepat.
s Jalan dan bahu terlindungi dari pengikisan oleh tembok dari pasangan
batu.
Alternatif:
s Saluran dari tanah dapat dibuat, tetapi makan tempat lebih banyak dan kalah stabilitas; saluran tanah juga perlu lebih banyak pemeliharaan.
Potongan melintang sesuai desain
Air masuk dari jalan Jalan
Saluran dengan talud vertikal dari bahan batu bata yang ditutup spesi. Tebing mundur
dari pinggir saluran.
Desain – Konstruksi– O & M
Jalantelfordyang baik dilengkapi dengan saluran dari pasangan batu
Catatan : Bahu jalan belum selesai. Harus ditimbun untuk melindungi pinggir jalan dan untuk mendukung pembuangan air ke saluran.
Mengapa lebih baik ?
SALURAN
s Saluran yang dilindungi mempunyai kapasitas jauh lebih tinggi.
s Bahu jalan terlindungi dari daya aliran air dengan adanya tembok dari pasangan batu.
s Saluran yang dilindungi lebih mudah dibersihkan mengurangi
pemeliharaan.
Alternatif:
s Saluran dari tanah dapat dibuat, tetapi makan tempat lebih banyak dan kalah stabilitas; saluran tanah juga perlu lebih banyak pemeliharaan.
Bahu belum tertimbun
Saluran dengan talud vertikal dari pasangan
batu
Desain – Konstruksi – O & M
Bangunan terjunan diperlukan bila kemiringan dasar saluran masih tinggi
Mengapa lebih baik ?
SALURAN
s Bangunan terjunan pada saluran yang cukup besar kemiringannya (di
atas 2%) mengurangi tenaga air yang mengakibatkan erosi di saluran menjadi kecil.
Alternatif:
s Dasar saluran dibuat dari beton atau pasangan batu kosong.
s Bangunan terjunan dapat berupa batu besar yang dipasang pada jarak tertentu.
Harus diletakkan batu besar di bawah bangunan terjun Talud saluran
Desain – Konstruksi – O & M
Bak penerima air untuk gorong-gorong buis beton
Mengapa lebih baik?
GORONG GORONG – Bak penerima
s Bak penerima menangkap endapan agar tidak masuk gorong-gorong dan
menghambat aliran air.
s Fungsi bak penerima juga adalah untuk mengurangi kecepatan aliran air.
s Ukuran minimal garis tengah buis beton 40 cm.
s Bak penerima harus dibersihkan secara rutin.
Alternatif:
s Tidak harus pakai beton. Tembok dapat dibuat dari pasangan batu atau batu kosong. Gorong-gorong buis beton Jalan Diam. min. 40 cm Air mengalir ke saluran Air mengalir ke saluran
Bak penerima air dari beton
Desain – Konstruksi –O & M
Bak/saluran penerima air yang efektif
Mengapa lebih baik ?
GORONG GORONG – Bak penerima
s Ada bak penerima di antara saluran dan gorong gorong.
s Gorong-gorong harus cukup besar (minimal garis tengah 40 cm).
s Harus dibersihkan secara rutin.
Alternatif:
s Talud dari beton.
Air mengalir di saluran Min. diameter 40cm
Sayap dibuat dari pasangan batu Bak penerima Loneng
Design – Kontruksi– O & M
Jalur air keluar dari gorong-gorong
Mengapa lebih baik ?
GORONG GORONG – Bak pembuangan
s Air mengalir semakin jauh dari gorong-gorong melalui saluran.
s Batu besar didalam saluran akan mencegah pengikisan lantai.
s Panjangnya perlindungan tergantung aliran maksimal, tetapi minimal satu meter.
Alternatif:
s Sayap dan lantai dapat dibuat dari pasangan batu atau batu kosong.
Batu besar seharusnya diletakkan dekat dengan
gorong-gorong Sayap dan lantai dari
beton
Jalan
Desain – Konstruksi– O & M
Pembuangan air secara efektif dari bak pembuangan gorong-gorong
Mengapa lebih baik ?
GORONG GORONG – Bak pembuangan
s Air dari gorong-gorong tersalurkan jauh dari jalan.
s Batu belah yang besar harus diletakkan dekat bangunan agar tidak terkena
pengikisan.
s Panjang perlindungan tergantung arus maksimal, tetapi minimal satu meter.
Alternatif:
s Sayap dan lantai dari beton.
Harus ada batu di ujung bangunan
Loneng Sayap dari pasangan
Desain – Konstruksi– O&M
Pembuangan dari gorong-gorong
Mengapa lebih baik ?
GORONG-GORONG - Pembuangan
s Batu besar di sebelah hilir gorong-gorong akan membantu mencegah erosi
atau kerusakan pada bangunan. Panjangnya tergantung debit, tetapi harus minimal 1 meter.
s Sayap dibuat dari pasangan batu.
Alternatif:
s Memperpanjang lantainya gorong-gorong.
Air mengalir lewat gorong-gorong Jalan
Batu besar terletak di hilir gorong-gorong
Sayap dari pasangan batu
Gorong-gorong plat beton
Desain– Konstruksi – O & M
Pembuangan dari kotak gorong-gorong
Mengapa lebih baik ?
GORONG-GORONG - Pembuangan
s Gorong-gorong kotak adalah alternatif daripada harus membangun
jembatan.
s Konstruksi cukup sederhana dan murah.
s Batu besar di sebelah hilir gorong-gorong akan membantu mencegah erosi
atau kerusakan pada bangunan.
s Panjangnya tergantung debit, tetapi harus minimal 3 meter untuk bangunan
besar.
Alternatif:
s Jembatan kecil atau jembatan sabo yang biasanya digunakan untuk mengalirkan lahar dari gunung berapi , tetapi jauh lebih mahal.
Harus ada batu besar di sebelah hilir bangunan
Sayap dari pasangan batu
Desain -Konstruksi - O & M- Dampak Lingkungan
Air yang membasahi baja dapat menyebabkan karat
Bagaimana dibuat lebih baik ?
JEMBATAN - Karat
s Buatlah ketentuan penting ketika tahap pendesainan selesai, sehingga air tidak akan terjebak atau menetap pada permukaan baja.
s Secara berkala periksalah seluruh titik kritis dimana pengaratan dapat terjadi (O&M).
s Bersihkan seluruh karat dengan kuas baja dan setelah itu dicat dengan cat tahan karat.
Mengapa ?
s Karat akan mempengaruhi kekuatan baja.
Titik kritis terjadinya perkaratan
Desain - Konstruksi -O & M - Dampak Lingkungan
Bekesting di bawah slab beton tidak dibongkar
Bagaimana dibuat lebih baik?
JEMBATAN - Bekesting
s Bongkar seluruh bekesting (setelah beton mencapai kekuatan penuh).
Mengapa ?
s Jika kayu tersebut lapuk, maka akan jatuh ke bawah.
s Kayu menyerap dan menyimpan kelembaban, dan ini dapat menimbulkan karat lebih cepat.
Papan bekesting yang tidak dibongkar Bekesting dalam
Desain - Konstruksi -O & M - Dampak Lingkungan
Batang pohon di tengah jalur sungai akan menutup dan menghambat aliran air
Bagaimana dibuat lebih baik ?
JEMBATAN - Ruang di bawah jembatan
s Bersihkan bagian bawah jembatan dari berbagai material - air harus dapat
mengalir bebas di bawah jembatan O&M.
Mengapa ?
s Jika air terbendung maka akan membahayakan jembatan itu sendiri. s Air yang terbendung kemungkinan akan naik ke jalan sehingga dapat
menyebabkan kerusakan yang serius pada jalan dan sekitarnya. s Dampak lingkungan, contoh : banjir dapat terjadi.
Bagian yang tertutup Bagian yang
terbuka
Batang pohon di jalur sungai
Ruang dibawa jembatan yang sesungguhnya
Desain - Konstruksi -O & M - Dampak Lingkungan
Pengguna jembatan dapat menyebabkan kerusakan pada jembatan kayu
Bagaimana dibuat lebih baik ?
JEMBATAN LANTAI KAYU
s Periksa kondisi papan kayu jembatan secara berkala.
s Gantilah segera papan kayu yang sudah lapuk dengan kayu yang
kualitasnya lebih bagus.
s Papan kayu sebaiknya dicat dengan cat yang dapat melindungi
permukan kayu.
Mengapa ?
s Kecelakaan bisa terjadi bagi pengguna jembatan kayu.
s Kestabilan dan kesatuan jembatan kemungkinan akan berpengaruh.
Papan kayu yang lapuk dan rusak
Desain - Konstruksi -O & M - Dampak Lingkungan
Bagian yang rusak dan hilang serta papan kayu yang lapuk menandakan pekerjaan O&M yang tidak bagus
Bagaimana dibuat lebih baik ?
JEMBATAN LANTAI KAYU
s Periksalah kondisi bagian tepi jembatan, papan kayu dan dukungan
jembatan kayu secara berkala.
s Segera ganti bagian-bagian yang rusak.
Mengapa ?
s Kecelakaan dapat saja terjadi.
s Kestabilan dan kesatuan jembatan kayu dapat berpengaruh.
Papan dan balok kayu yang lapuk Bagian tepi yang
Desain - Konstruksi - O & M- Dampak Lingkungan
Pemeliharaan yang baik sangat penting untuk menjaga keamanan dan bentuk yang bagus pada jembatan gantung
Bagaimana dibuat lebih baik ?
KABEL
s Penguat kabel(warpel)sangat diperlukan untuk menjaga agar kabel
tetap dalam tarikan yang benar dan selalu kuat.
s Bersihkan dan beri minyak pada kabel secara berkala.
s Jagalah agar air dan lumpur tidak menetap di bagian bajanya Bahaya
karat !
Mengapa ?
s Fungsi kabel adalah untuk menahan beban jembatan - pastikan selalu dalam keadaan yang baik.
s Hindari karat akan merusak elemen baja jembatan.
Pengikatan kabel kurang baik
Tanaman tumbuh di atas tiang ! Jarum keras
Penguat kabel(warpel)
Desain - Konstruksi -O & M- Dampak Lingkungan
Kabel yang melendut tidak dapat berfungsi dengan baik
Bagaimana dibuat lebih baik ?
KABEL
s Periksalah lubang-lubang (cincin) dan gantilah bila rusak.
s Pastikan kabel masuk dalam loop.
s Lindungi baja dari karat.
Mengapa ?
s Kabel haruslah dapat menghubungkan seluruh dukungan untuk mendapatkan stabilitas yang baik.
Kabel harus masuk ke lubang supaya lebih kaku
Kabel harus diikat - kaku
Lubang (cincin)
Penyangga
Desain - Konstruksi -O & M- Dampak Lingkungan
Tampak dari bawah Tampak dari atas
Batang gantung seharusnya di sekrup pada balok dukungannya, tidak di tekuk !
Bagaimana dibuat lebih baik ?
PENGGANTUNG
s Gantilah batang penggantung dan gunakan sambungan ulir (drat) ke
penyangga-penyangga. s Lindungi baja dari karat.
Mengapa ?
s Batang gantung akan memindahkan beban jembatan ke kabel penggantung - jagalah agar tetap dalam kondisi yang baik.
s Penggunaan sambungan ulir (drat) dapat menyesuaikan panjang batang