LAPORAN KEUANGAN
December 31 , 2013 Estimate of Completion
13. BANK AND OTHER FINANCIAL INSTITUTION LOANS (continued)
PT Bank Capital Indonesia Tbk (BCI) (lanjutan) PT Bank Capital Indonesia Tbk (BCI) (continued) Pinjaman Perusahaan dari BCI, mencakup persyaratan
yang membatasi hak Perusahaan (negative covenants) yang dalam pelaksanaannya membutuhkan persetujuan tertulis dari BCI. Melalui surat tanggal 23 Agustus 2013, BCI, setuju untuk mencabut negative covenants yaitu mengadakan rapat umum pemegang saham yang acaranya mengubah anggaran dasar Perusahaan, permodalan, susunan direksi dan komisaris serta pemegang saham mayoritas kecuali telah mendapat persetujuan dari BCI.
Pada bulan Pebruari 2012, GBMJ memperoleh pinjaman modal kerja dari BCI dengan maksimum pinjaman sebesar Rp 20.000.000.000, tingkat bunga sebesar 12% per tahun (floating) dan jangka waktu pinjaman selama 12 bulan. Pada bulan Pebruari 2014, pinjaman ini telah diperpanjang sampai dengan bulan Pebruari 2015.
Pinjaman ini dijamin dengan tanah berstatus HGB atas nama NB seluas 20.040 m2yang berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah.
The Company’s loan from BCI, includes requirements that limit the Company's right (negative covenants) which in practice requires the prior written consent of BCI. By letter dated August 13, 2013, BCI, has agreed to revoke the negative covenants to held general meeting of shareholders for changing its articles of association, capital structure, and commissioners, directors and majority shareholders unless have been approved by BCI.
In February 2012, GBMJ obtained working capital loans from BCI with a maximum credit amount of Rp 20,000,000,000, and bears interest rate of 12% per year (floating) with a loan term of 12 months. In February 2014, the loan has been extended until February 2015.
This loan is secured by a percel of land with HGB of NB with an area of 20,040 m2located in Sukoharjo, Central Java.
Pada bulan April 2012, MMM memperoleh pinjaman modal kerja dari BCI dengan maksimum pinjaman sebesar Rp 14.000.000.000, tingkat bunga sebesar 12,5% per tahun dengan jangka waktu pinjaman selama 12 bulan sampai dengan tanggal 3 Mei 2013. Pinjaman ini telah dilunasi pada bulan Agustus 2013.
In April 2012, MMM obtained working capital loan from BCI with maximum credit amount of Rp 14,000,000,000, and bears interest rate of 12.5% per annum with a loan term of 12 months which is until May 3, 2013. This loan has been paid on August 2013.
Pada bulan Juli 2013, GBMJ memperoleh tambahan pinjaman sebesar Rp 13.600.000.000 untuk mengambil alih pinjaman MMM dari BCI.
Pinjaman ini dijamin dengan tanah berstatus HGB atas nama GBMJ seluas 80.340 m2dan tanah berstatus girik seluas 3.542 m2yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat.
In July 2013, GBMJ obtained additional loan amounting to Rp 13,600,000,000 to take over MMM’s loan from BCI.
This loan is secured by percel of land with HGB of GBMJ with an area of 80,340 m2and land of girik with an area 3,542 m2located in Bekasi, West Java.
PT Bank Mayapada International Tbk (BMI)
Pada bulan Agustus 2011, GS memperoleh fasilitas pinjaman tetap on demand untuk modal kerja dari BMI dengan maksimum pinjaman sebesar Rp 50.000.000.000 dan tingkat bunga sebesar 13% per tahun (floating), dan jatuh tempo pada bulan Agustus 2012. Pinjaman ini telah diperpanjang sampai dengan bulan Agustus 2014 dengan tingkat bunga sebesar 13,5% per tahun (floating).
Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan tanah berstatus HGB atas nama PJB, seluas 71.392 m2yang berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah.
Pinjaman GS dari BMI, mencakup persyaratan yang
PT Bank Mayapada International Tbk (BMI)
In August 2011, GS obtained fixed loan facility on demand for working capital of BMI with a maximum credit amount of Rp 50,000,000,000 with an interest rate of 13% per annum (floating), and due in August 2012. The loan was extended until August 2014 with interest rate of 13.5% per annum (floating).
The loan is secured by a parcel of land with HGB of PJB, covering an area of 71,392 m2 located in Sukoharjo, Central Java.
GS’s loan from BMI, includes requirements that limit the
PT GADING DEVELOPMENT Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL-TANGGAL 31 DESEMBER 2013 DAN 2012 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT GADING DEVELOPMENT Tbk AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2013 AND 2012 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAINNYA (lanjutan)
13. BANK AND OTHER FINANCIAL INSTITUTION LOANS (continued)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Utang bank BTN pada tahun 2012, merupakan pinjaman
SIP melalui beberapa fasilitas. Pada bulan Juni 2013, SIP telah dilepaskan (Catatan 30).
Fasilitas pinjaman SIP dijamin dengan:
Tanah dengan beberapa sertifikat HGB atas nama SIP dan bangunan yang berdiri diatasnya pada proyek Grand Regency seluas 54.785 m2 di Bantar Gebang, Bekasi.
Tanah dengan sertifikat HGB atas nama SIP seluas 36.522 m2di Sindangjaya, Tangerang.
Tanah dengan beberapa sertifikat HGB atas nama SIP dengan sisa luas efektif seluas 138.688 m2dan 20 bangunan diatasnya di Desa Jejalenjaya dan Sumber Jaya, Tambun, Bekasi.
Corporate guarantee dari PT Pamulang Graha Central Mas, pihak berelasi.
Jaminan pribadi (personal guarantee) dari pihak berelasi atas nama Budi Kartika, Djaja Hendrawan dan Andry Soetarto.
Cessie atas seluruh piutang yang berkaitan dengan penjualan rumah yang dibiayai oleh BTN.
Bank loan from BTN in 2012, were loan of SIP obtained from several facilities. On June 2013, SIP has been disposed (Note 30).
SIP facilities are secured by:
Land with legal status are HGB of SIP and the buildings at the Grand Regency project area of 54,785 m2in Bantar Gebang, Bekasi.
Land with legal status are HGB of SIP with an area of 36,522 m2in Sindangjaya, Tangerang.
Land status HGB of SIP with effective area of 138,688 m2 area and 20 buildings in Jejalenjaya village and Sumber Jaya village, Tambun, Bekasi.
Corporate guarantee of PT Pamulang Graha Central Mas, a related party.
Personal guarantee’s related parties from Budi Kartika, Djaja Hendrawan and Andry Soetarto.
Cessie on all accounts receivable related to the sale of house financed by BTN.
PT Bank Mutiara Tbk
Utang bank PT Bank Mutiara Tbk pada tahun 2012 merupakan fasilitas pinjaman kredit SIP. Pada bulan Juni 2013, SIP telah dilepas (Catatan 30).
Fasilitas pinjaman SIP dijamin dengan 7 bidang tanah yang terletak di komplek perumahan Villa Permata Cikarang seluas 40.951 m2, Kab. Bekasi, Kec. Cibarusah, Desa Sindangmulya, atas nama SIP
PT Bank Mutiara Tbk
Bank loan PT Bank Mutiara Tbk in 2012 were loan facilities of SIP. On June 2013, SIP has been disposed (Note 30).
SIP loan facility is secured by 7 parcel of land located in a residential Villa Permata Cikarang with an area of 40,951 m2, Kab. Bekasi, Kec. Cibarusah, Sindangmulya village, on behalf of SIP.
PT Star Finance
Pada bulan Oktober 2012, GS mendapatkan fasilitas pinjaman anjak piutang dengan recourse dari PT Star Finance dengan maksimum pinjaman sebesar Rp 35.000.000.000 untuk modal kerja, tingkat bunga 15% per tahun dengan jangka waktu 12 bulan sampai dengan bulan Oktober 2013. Pada bulan Oktober 2013, fasilitas ini telah diperpanjang sampai dengan bulan Oktober 2014. Pinjaman ini dijamin dengan piutang dari penjualan apartemen GS senilai Rp 40.830.690.727.
PT Star Finance
In October 2012, GS obtained a factoring with recourse loan facility from PT Star Finance with a maximum credit of Rp 35,000,000,000 for working capital, and bears interest rate of 15% per with a loan term of 12 months until October 2013. In October 2013, the loan has been extended until October 2014. The loan is secured by receivables from the sale of GS apartments amounting to Rp 40,830,690,727.
PT Pasific Multi Finance PT Pasific Multi Finance Pada bulan April 2013, GS memperoleh fasilitas
pinjaman anjak piutang dari PT Pasific Multi Finance dengan maksimum pinjaman sebesar Rp 5.000.000.000 untuk modal kerja, tingkat bunga 15% per tahun dengan jangka waktu 12 bulan sampai dengan bulan April 2014.
Pinjaman ini dijamin dengan piutang dari penjualan apartemen GS senilai Rp 9.742.317.000.
In April 2013, GS obtained a loan facility from PT Pasific Multi Finance with maximum credit amounting to Rp 5,000,000,000 for working capital with interest rate of 15% per annum with a loan term of 12 months until April 2014. The loan is secured by receivables from the sale of GS’s apartments Rp 9,742,317,000.
PT GADING DEVELOPMENT Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL-TANGGAL 31 DESEMBER 2013 DAN 2012 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT GADING DEVELOPMENT Tbk AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2013 AND 2012 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAINNYA (lanjutan)
13. BANK AND OTHER FINANCIAL INSTITUTION LOANS (continued)
PT Beta Inti Multifinance
Pada Pebruari 2010, MMM mendapatkan fasilitas pinjaman factoring with recourse dari PT Beta Inti Multifinance dengan maksimum pinjaman sebesar Rp 20.500.000.000, pinjaman ini dikenakan tingkat bunga mengambang sebesar 19% per tahun dan diangsur setiap bulan. Pencairan pinjaman dilakukan dua tahap. Pencairan tahap pertama sebesar Rp 17.000.000.000, jangka waktu pembayaran angsuran dan bunga selama 23 bulan sampai dengan bulan Januari 2012. Pencairan tahap kedua sebesar Rp 3.500.000.000, jangka waktu pembayaran angsuran selama 12 bulan sampai dengan bulan Januari 2011, atas pinjaman ini dikenakan tingkat bunga efektif sebesar 17% per tahun.
PT Beta Inti Multifinance
In February 2010, the MMM obtained recourse factoring credit facility from PT Beta Inti Multifinance with a maximum credit of Rp 20,500,000,000, with a floating interest rate of 19% per annum and payable in monthly installments. Loan disbursement is done in two stages.
The first withdrawal amounted to Rp 17,000,000,000, repayment and interest period is for 23 months or up to January 2012. Second withdrawal amounted to Rp 3,500,000,000, with installment payments over a period of 12 months up to January 2011, the loan bears an effective interest rate of 17% per annum.
Berdasarkan surat perubahan perjanjian kredit, tanggal jatuh tempo fasilitas tersebut diperpanjang sampai dengan bulan Januari 2013. Pinjaman ini telah dilunasi pada bulan Pebruari 2013.
Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012, Grup telah memenuhi persyaratan dan pembatasan sesuai dengan perjanjian dan surat persetujuan perubahan pembatasan bank dan lembaga keuangan lainnya.
Based on the letter of credit agreement amandment, the facility has been extended until January 2013. This loan has been paid in February 2013.
On December 31, 2013 and 2012, the Group has complied with the requirements and restrictions in accordance with the agreements with and approval letter from banks and other financial institutions.
14. UANG MUKA PENJUALAN 14. SALES ADVANCE
2013 2012
Pihak ketiga Third parties
Apartemen 42.034.814.628 18.063.148.332 Apartment
Rumah tinggal 1.693.021.427 2.755.155.940 Houses
Jumlah 43.727.836.055 20.818.304.272 Total
Persentase pembayaran uang muka sebagai berikut: The percentage of advance payment are as follows:
2013 2012
Apartemen Apartment
100%sds 10.426.139.280 4.394.120.001 ss 100%
50% sampai dengan 99% 17.583.168.970 2.737.467.034 50% up to 99%
20% sampai dengan 49% - 9.319.292.647 20% up to 49%
Dibawah 20% 14.025.506.378 1.612.268.650 Under 20%
Sub-jumlah 42.034.814.628 18.063.148.332 Sub -total
Rumah tinggal Houses
Dibawah 20% 1.693.021.427 2.755.155.940 Under 20%
PT GADING DEVELOPMENT Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL-TANGGAL 31 DESEMBER 2013 DAN 2012 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT GADING DEVELOPMENT Tbk AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2013 AND 2012 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)