• Tidak ada hasil yang ditemukan

BENEFITS Pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014,

Perusahaan mencatat liabilitas imbalan pasca kerja berdasarkan perhitungan internal yang dilakukan oleh manajemen.

As of December 31, 2015 and 2014, the Company’s estimated liabilities for employees benefits are based on the internal calculation prepared by the management.

2015 2014

Usia pensiun 55 tahun 55 tahun Pension ages

Tingkat diskonto 9% 9% Discount rate

Tingkat kenaikan gaji 6% 6% Incremental salary rate

Tingkat mortalita TMI III TMI III Mortality rate

12. LIABILITAS DIESTIMASI ATAS IMBALAN KERJA KARYAWAN (lanjutan)

12. ESTIMATED LIABILITIES FOR EMPLOYEES’

BENEFITS (continued) Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan

konsolidasian adalah sebagai berikut:

The movement of net liabilities in the consolidated statement of financial position is as follows:

2015 2014

Saldo awal tahun 308.313.107 321.349.195 Beginning balance

Beban tahun berjalan (lihat Catatan 15) 14.407.097 35.636.702

Expense in current period (see Note 15) Pengukuran kembali keuntungan

aktuarial (280.187.969 ) (48.672.790 )

Remeasurement of actuarial gains

Saldo Akhir Tahun 42.532.235 308.313.107 Ending Balance

Sensitivitas dari keseluruhan kewajiban pensiun terhadap perubahan asumsi dasar tertimbang pada tanggal 31 Desember 2015 adalah sebagai berikut:

The sensitivity of the overall pension liability to changes in the weighted principal assumptions as of December 31, 2015 is as follows:

2015 Tingkat suku bunga diskonto Kenaikan sebesar/

Increase of 8%

Tingkat kenaikan gaji Kenaikan sebesar/

Increase of 5% dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek Perusahaan (PT EDI Indonesia), susunan pemegang saham dan komposisi kepemilikan saham pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014 adalah sebagai berikut:

Based on the shareholders list issued by the Share Administrator Bureau of the Company (PT EDI Indonesia), the Company and Subsidiaries' shareholders and ownership composition as of December 31, 2015 and 2014 are as follows:

Total (Rp) Shareholders Cause First Ventures

Ltd. (dahulu Kena Asset Management

Limited) 32.277.798 94,38 32.277.798.000

Cause First Ventures Ltd. (formerly Kena

Asset Management Limited) Masyarakat (dengan

kepemilikan

masing-masing dibawah 5%) 1.920.317 5,62 1.920.317.000

Public (with ownership below 5%, each)

Jumlah 34.198.115 100,00 34.198.115.000 Total

13. MODAL SAHAM (lanjutan) 13. SHARE CAPITAL (continued) Berdasarkan perjanjian jual beli saham tanggal

16 April 2014, kepemilikan saham Indo Setubara Ltd.

pada Perusahaan dan Entitas Anak sejumlah 32.277.798 saham atau 94,38% telah dijual dan dialihkan ke Cause First Ventures Ltd. (dahulu Kena Asset Management Limited).

Based on sale and purchase of shares agreement dated April 16, 2014, Indo Setubara Ltd. share ownership in the Company and Subsidiaries totalling 32,277,798 or 94.38% has been sold and transferred to Cause First Ventures Ltd. (formerly kena Asset Management Limited).

Manajemen Permodalan Capital Management

Dalam mengelola permodalannya, Perusahaan dan Entitas Anak senantiasa mempertahankan kelangsungan usaha serta memaksimalkan manfaat bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.

In managing capital, the Company and Subsidiaries safeguard its ability to continue as a going concern and to maximize benefits to the shareholders and other stakeholders.

Perusahaan dan Entitas Anak secara aktif dan rutin menelaah dan mengelola permodalannya untuk memastikan struktur modal dan pengembalian yang optimal bagi pemegang saham, dengan mempertimbangkan efisiensi penggunaan modal berdasarkan arus kas operasi dan belanja modal, serta mempertimbangkan kebutuhan modal di masa yang akan datang.

The Company and Subsidiaries actively and regularly review and manage its capital to ensure the optimal capital structure and returns to the shareholders, taking into consideration the efficiency of capital use based on operating cash flows and capital expenditures and also future capital needs.

Tidak terdapat perubahan pendekatan manajemen dalam mengelola permodalannya pada periode berjalan.

There were no changes to the management approach to capital management during the period.

14. TAMBAHAN MODAL DISETOR 14. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL Merupakan selisih antara nilai nominal saham

dengan harga saham yang di tawarkan kepada masyarakat sebesar Rp 2.476.380.000.

Represents the difference between the nominal value of shares and the price of shares offered to the public amounted to Rp 2,476,380,000.

15. BEBAN USAHA 15. OPERATING EXPENSES

Rincian beban usaha adalah sebagai berikut: The details of operating expenses are as follows:

2015 2014

Pencadangan piutang tak tertagih 985.312.516 - Allowance for bad debts Gaji, upah dan tunjangan 375.438.300 671.792.254 Salaries, wages and allowances

Sewa 303.073.700 169.258.300 Rental

Jasa profesional 301.531.520 133.750.000 Professional fee

Utilitas 71.170.570 67.662.110 Utility

Perijinan 42.412.700 43.608.000 Licenses

Imbalan kerja karyawan Employee benefits

(lihat Catatan 12) 14.407.097 35.636.702 (see Note 12)

Perjalanan dinas 6.074.000 36.580.542 Travelling

Penyusutan (lihat Catatan 7) 2.737.484 6.330.293 Depreciation (see Note 7)

Studi kelayakan - 200.000.000 Feasibility study

Konseptual layanan studi tambang - 125.000.000 Conceptual study-mine service

Penurunan nilai goodwill - 12.855.185 Impairment goodwil

Lain-lain 574.048.617 390.747.705 Others

Jumlah 2.676.206.504 1.893.221.091 Total

16. TRANSAKSI DENGAN PIHAK YANG BERELASI 16. RELATED PARTIES TRANSACTIONS Dalam kegiatan usaha yang normal, Perusahaan dan

Entitas Anak melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:

In the normal course of business, the Company and Subsidiaries engage in transactions with related parties.The transactions and balances with these related parties are as follows:

2015 2014

Utang Pihak Berelasi Due to related parties

Cause First Ventures Ltd. Cause First Ventures Ltd.

(dahulu Kena Asset (formerly Kena Asset

Management Limited) 13.917.516.879 164.575.000 Management Limited) Advaita Power Resources Pte. Ltd. - 8.683.766.091 Advaita Power Resources Pte. Ltd.

Cause First Ventures Pte. Ltd. - 1.415.836.068 Cause First Ventures Pte. Ltd.

Jumlah 13.917.516.879 10.264.177.159 Total

Persentase terhadap The percentage to total

jumlah liabilitas 91,20% 74,05% liabilities

Pada tanggal 28 Desember 2015, Perusahaan telah

menerima surat pemberitahuan atas pengalihan utang dari Advaita Power Resources Pte. Ltd. dan Cause First Ventures Pte. Ltd. ke Cause First Ventures Ltd.

(dahulu Kena Asset Management Limited).

On December 28, 2015, the Company received a notification letter of debt transfer from Advaita Power Resources Pte. Ltd. and Cause First Ventures Pte. Ltd. to Cause First Ventures Ltd.

(formerly Kena Asset Management Limited).

Berdasarkan perjanjian pengalihan piutang (CESSIE) antara Advaita Power Resources Pte. Ltd. dengan Cause First Ventures Ltd., tanggal 28 Desember 2015 dan berdasarkan surat pemberitahuan pengalihan piutang yang diterima Perusahaan atas utang dari Advaita Power Resources Pte. Ltd. saat ini utang Perusahaan sebesar Rp 8.803.594.975 dialihkan ke Cause First Ventures Ltd.

Based on the transfer of receivable agreement (CESSIE) between Advaita Power Resorces Pte. Ltd. and Cause First Ventures Ltd. on December 28, 2015 and based on the notice of transfer of receivable received by the Company on payable to Advaita Power Resources Pte. Ltd.

amounted to Rp 8,803,594,975, the Company’s payable is now transferred to Cause First Ventures Ltd.

Berdasarkan perjanjian pengalihan piutang (CESSIE) antara Cause First Ventures Pte. Ltd. dengan Cause First Ventures Ltd., tanggal 28 Desember 2015 dan berdasarkan surat pemberitahuan pengalihan piutang yang diterima Perusahaan atas utang dari Cause First Ventures Pte. Ltd. saat ini utang Perusahaan sebesar Rp 2.155.836.068 dialihkan ke Cause First Ventures Ltd.

Based on the transfer of receivable agreement (CESSIE) between Cause First Ventures Pte. Ltd. and Cause First Ventures Ltd. on December 28, 2015 and based on the notice of transfer of receivable received by the Company on payable to Cause First Ventures Pte. Ltd. amounted to Rp 2,155,836,068, the Company’s payable is now transferred to Cause First Ventures Ltd.

Utang kepada Cause First Ventures Ltd. memiliki syarat dan ketentuan yang sama dengan kreditur terdahulu.

Due to Cause First Ventures Ltd. has the same term and condition with the previous creditors.

Pada tahun 2014, Perusahaan dan Entitas Anak telah menerima surat pemberitahuan atas pengalihan utang dari Mr. Fakir Chand, Mr. Kiran Vadlamani, Mr. Satyamurthy Vadlamani dan Mr. Ravindra kepada Advaita Power Resources Pte. Ltd. Utang kepada Advaita Power Resources Pte. Ltd. memiliki syarat dan ketentuan yang sama dengan kreditur terdahulu.

In 2014, the Company and Subsidiaries received a notification letter of debt transfer from Mr. Fakir Chand, Mr. Kiran Vadlamani, Mr. Satyamurthy Vadlamani and Mr. Ravindra to Advaita Power Resources Pte. Ltd. Due to Advaita Power Resources Pte. Ltd. has the same term and condition with the previous creditors.

16. TRANSAKSI DENGAN PIHAK YANG BERELASI (lanjutan)

16. RELATED PARTIES TRANSACTIONS (continued)

Pada tahun 2014, Perusahaan dan Entitas Anak telah menerima surat pemberitahuan atas pengalihan utang dari Indo Setubara Ltd. (ISBL) ke Cause First Ventures Ltd. (dahulu Kena Asset Management Limited). Utang ke Cause First Ventures Ltd. (dahulu Kena Asset Management Limited) memiliki syarat dan ketentuan yang sama dengan kreditur terdahulu.

In 2014, the Company and Subsidiaries received a notification letter of debt transfer from Indo Setubara Ltd. (ISBL) to Cause First Ventures Ltd. (formerly Kena Asset Management Limited). Due to Cause First Ventures Ltd. (formerly Kena Asset Management Limited) has the same term and condition with the previous creditor.

Utang pihak berelasi merupakan pinjaman tanpa bunga dan tidak memiliki jadwal pengembalian yang pasti.

Due to related parties represents non-interest bearing loan and has no definite repayment schedule.

Sifat hubungan dan transaksi dengan pihak berelasi tersebut dirangkum sebagai berikut:

The nature of transactions and relationship with those related parties are summarized as follows:

Pihak-pihak Berelasi

Sifat Relasi/

Nature of Relationship

Transaksi/

Transaction Related Parties

Cause First Ventures Ltd.

(dahulu Kena Asset

Management Limited) Pemegang saham/

Shareholder

Pinjaman untuk operasional Perusahaan dan Entitas Anak/Loan for

operational of the Company and

Subsidiaries

Cause First Ventures Ltd.

(formerly Kena Asset Management Limited)

Cause First Ventures Pte., Ltd.

Di dalam pengendalian ISBL/ Controlled by

ISBL Cause First Ventures Pte., Ltd.

Advaita Power Resources Pte., Ltd.

Di dalam pengendalian ISBL/ Controlled by

ISBL

Advaita Power Resources Pte., Ltd.

Imbalan Kerja Manajemen Kunci Employee Benefits of Key Management Personnel Manajemen kunci Perusahaan adalah Dewan Direksi

dan Dewan Komisaris. Ringkasan jumlah imbalan kerja manajemen kunci tersebut adalah sebagai berikut:

The key management of the Company consists of Directors and Commissioners. The summary of employee benefits of key management is as follows:

2015 2014

Imbalan kerja jangka pendek 60.382.656 338.095.596 Short-term employee benefits Imbalan pasca kerja jangka panjang 9.461.262 147.483.497

Long-term post employment Benefits

Jumlah 69.843.918 485.579.093 Total

17. RUGI PER SAHAM 17. LOSS PER SHARE Rugi per saham dihitung dengan membagi rugi yang

diatribusikan kepada pemilik induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama tahun berjalan. Rugi per saham untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014 masing-masing sebagai berikut:

Loss per share is calculated by dividing the loss attributable to the equity holders of the parent company by the weighted average number of shares outstanding during the current year. Loss per share for the years ended December 31, 2015 and 2014 respectively, is as follows:

2015 2014

Jumlah rugi komprehensif Total comprehensive loss

yang diatribusikan kepada attributable to the owners of the

pemilik entitas induk (2.200.861.283 ) (1.833.039.893 ) parent entitiy

Rata-rata tertimbang jumlah saham Weighted-average number of

Yang beredar 34.198.115 34.198.115 shares outstanding

Jumlah Rugi per Saham (64,36 ) (53,60 ) Total Loss Per Share

18. INFORMASI SEGMEN 18. SEGMENT INFORMATION

Sejak tahun 2011, Perusahaan dan Entitas Anak sudah tidak melakukan bisnis usaha peternakan dan memulai bisnis baru yaitu bidang pertambangan sehingga tidak ada pemisahan atas informasi segmen.

Since 2011, the Company and Subsidiaries have no longer operated in farm business and has started a new business in mining, their sole segment.

19. INSTRUMEN KEUANGAN 19. FINANCIAL INSTRUMENTS

Berikut ini adalah nilai tercatat dan estimasi nilai wajar atas aset dan liabilitas keuangan Perusahaan dan Entitas Anak pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014:

The following amounts are carrying values and estimated fair values of financial assets and liabilities of the Company and Subsidiaries as of December 31, 2015 and 2014:

2015

Nilai Tercatat / Carrying Amount

Estimasi Nilai Wajar / Estimated Fair

Value

Aset Keuangan Financial Assets

Kas dan bank 15.667.161 15.667.161 Cash on hand and in banks

Piutang lain-lain – pihak ketiga 985.312.516 985.312.516 Other receivable – third party

Aset lain-lain 1.150.000 1.150.000 Other asset

Jumlah Aset Keuangan 1.002.129.677 1.002.129.677 Total Financial Assets

Liabilitas Keuangan Financial Liabilities

Beban masih harus dibayar 643.745.709 643.745.709 Accrued expenses

Utang dividen 657.278.150 657.278.150 Dividend payable

Utang pihak berelasi 13.917.516.879 13.917.516.879 Due to related parties Jumlah Liabilitas Keuangan 15.218.540.738 15.218.540.738 Total Financial Liabilities

19. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 19. FINANCIAL INSTRUMENTS (continued) 2014

Nilai Tercatat / Carrying Amount

Estimasi Nilai Wajar / Estimated Fair

Value

Aset Keuangan Financial Assets

Kas dan bank 47.787.257 47.787.257 Cash on hand and in banks

Piutang lain-lain – pihak ketiga 1.970.625.032 1.970.625.032 Other receivable – third party

Aset lain-lain 19.150.000 19.150.000 Other asset

Jumlah Aset Keuangan 2.037.562.289 2.037.562.289 Total Financial Assets

Liabilitas Keuangan Financial Liabilities

Beban masih harus dibayar 877.724.166 877.724.166 Accrued expenses

Utang lain-lain 11.325.500 11.325.500 Other payable

Utang dividen 657.278.150 657.278.150 Dividend payable

Utang pihak berelasi 10.264.177.159 10.264.177.159 Due to related parties Jumlah Liabilitas Keuangan 11.810.504.975 11.810.504.975 Total Financial Liabilities Nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan lancar

mendekati nilai wajar karena jangka waktu jatuh tempo yang pendek atas instrumen keuangan tersebut.

The carrying amounts of current assets and liabilities approximate their fair values due to short-term maturities of these instruments.

Aset keuangan tidak lancar yang tidak memiliki kuotasi di pasar aktif dan nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal diukur pada biaya perolehan.

Non-current asset which do not have quoted prices in active markets and fair value cannot be measured reliable are measured at cost.

20. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 20. FINANCIAL RISK MANAGEMENT Berbagai aktivitas yang dilakukan membuat

Perusahaan dan Entitas Anak terekspos terhadap berbagai risiko keuangan: risiko kredit, dan risiko likuiditas. Tujuan dari manajemen risiko Perusahaan dan Entitas Anak adalah untuk mengidentifikasi, mengukur, mengawasi, dan mengelola risiko dasar dalam upaya melindungi kesinambungan bisnis dalam jangka panjang dan meminimalkan dampak yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan Perusahaan dan Entitas Anak.

The Company and Subsidiaries’ activities expose them to certain financial risks: credit risk and liquidity risk. The objectives of the Company and Subsidiaries’ risk management are to identify measure, monitor and manage basic risks in order to safeguard the Company and Subsidiaries’ long-term business continuity and to minimize potential adverse effects on the financial performance of the Company and Subsidiaries.

Risiko utama dari instrumen keuangan Perusahaan dan Entitas Anak adalah risiko kredit dan risiko likuiditas. Direksi menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola masing-masing risiko tersebut yang dijelaskan dengan lebih rinci sebagai berikut:

The main risks arising from the Company and Subsidiaries’ financial instruments are credit risk and liquidity risk. The Directors of the Company review and agree policies for managing each of these risks, which are described in more details as follows:

20. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 20. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

a. Risiko Kredit a. Credit Risk

Risiko kredit adalah risiko di mana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal memenuhi liabilitasnya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan.

Credit risk is the risk where one of the parties on a financial instrument will fail to meet its obligations and caused the other party suffered financial losses.

Risiko kredit terutama berasal dari penempatan dana pada bank, piutang lain, dan aset lain-lain.

Credit risk arises from cash in banks, other receivable, and other asset.

Perusahaan dan Entitas Anak meminimalisir risiko kredit dengan menyimpan dana hanya pada bank yang memiliki reputasi baik, melakukan hubungan usaha hanya kepada pihak ketiga yang memiliki kondisi keuangan yang kuat dan reputasi yang baik.

The Company and Subsidiaries minimized credit risk from bank deposits by placing their funds only in banks of good standing and trades only with creditworthy third parties.

Pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014, Manajemen berpendapat bahwa tidak terjadi konsentrasi risiko kredit.

As of December 31, 2015 and 2014, Management opted t h a t there is no concentration of credit risk.

Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum Perusahaan dan Entitas Anak terhadap risiko kredit adalah sebesar nilai tercatat masing-masing kategori dari aset keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian seperti ditunjukkan pada tabel di bawah ini:

At the reporting date, the Company and Subsidiaries’ maximum exposure to credit risk is represented by the carrying amount of each class of financial assets presented in the consolidated statement of financial position as shown in the table below:

2015 2014

Aset keuangan Financial assets

Kas dan bank 15.667.161 47.787.257 Cash on hand and in banks

Piutang lain-lain – pihak ketiga 985.312.516 1.970.625.032 Other receivable – third party

Aset lain-lain 1.150.000 19.150.000 Other asset

Jumlah 1.002.129.677 2.037.562.289 Total

b. Risiko Likuiditas b. Liquidity Risk

Risiko likuiditas adalah risiko bahwa Perusahaan dan Entitas Anak akan menghadapi kesulitan dalam melunasi liabilitas keuangan karena kekurangan dana.

Liquidity risk is the risk that the Company and Subsidiaries will encounter difficulty in meeting financial obligations due to shortage of funds.

Perusahaan dan Entitas Anak mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan kas dan bank untuk memungkinkan Perusahaan dan Entitas Anak dalam memenuhi komitmen Perusahaan dan Entitas Anak untuk operasi normal Perusahaan dan Entitas Anak.

The Company and Subsidiaries manage liquidity risk by maintaining sufficient cash on hand and in banks to enable the Company and Subsidiaries to meet the Company and Subsidiaries commitment to the normal operation of the Company and Subsidiaries.

20. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 20. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued) b. Risiko Likuiditas (lanjutan) b. Liquidity Risk (continued)

Tabel di bawah ini menggambarkan profil jatuh tempo atas liabilitas keuangan Perusahaan dan Entitas Anak pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014, berdasarkan jumlah pembayaran kontraktual yang tidak terdiskonto.

The table below summarizes the maturity profile of the Company and Subsidiaries’

financial liabilities as of December 31, 2015 and 2014, respectively, based on contractual undiscounted payments.

2015