• Tidak ada hasil yang ditemukan

PKB berupaya mendidik konsumen bertanggung jawab sehingga akan tetap tersedia cukup sumber daya alam yang

berkualitas bagi semua, sekarang dan masa yang akan datang

Peran Penting Pendidikan Konsumsi

Berkelanjutan

Dari segi kebijakan pemerintah perlu melakukan pro- poor dengan pembangunan ekonomi yang merata di seluruh wilayah, mengeluarkan kebijakan khusus (affirmative policy) untuk memastikan keadilan terutama bagi kelompok marjinal, dan redistribusi hasil kekayaan sumber daya alam antar daerah, kebijakan prioritas alokasi anggaran bagi kelompok miskin. PKB dalam hal ini berperan untuk membangun kesadaran tentang pentingnya keadilan sosial yang menjamin konsumsi berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Tumbuhnya Kelas Menengah – Harus lebih Produktif daripada Konsumtif

Kelas menengah telah tumbuh dalam beberapa tahun terakhir, yang menunjukkan meningkatnya daya beli masyarakat. Sisi buruk dari kelas menengah ini adalah gaya hidup mereka yang biasanya ditunjukkan dengan tingkat konsumsi yang tinggi, karena mereka tidak memiliki masalah finansial, dan telah melewati tahap sekedar bertahan hidup. Mereka ini cenderung untuk mengkonsumsi berdasarkan kelas sosial ekonomi, untuk kesenangan, dan di luar keputusan yang rasional. Gaya hidup semacam ini akan mengarah pada naiknya tingkat konsumsi sumber daya alam. Dari sisi konsumerisme, kelompok kelas menengah ini memerlukan nilai yang menganggap penting untuk menjadi kelompok yang produktif, melakukan inovasi demi kesejahteraan manusia, untuk keamanan lingkungan dan kehidupan budaya yang hidup. Penelitian, pengembangan teknologi dan pendidikan adalah hal-hal kunci dimana investasi menjadi krusial untuk memecahkan masalah kelangkaan sumber alam, kesehatan, dan pengangguran.

Kelompok Khusus sebagai kelompok strategis bagi

PKB: Netizen

Pertumbuhan jaringan (media) sosial dengan menggunakan internet telah membentuk kelompok netizen, yaitu mereka yang menggunakan facebook, blog, twitter, dan email sebagai alat komunikasi yang intensif di luar kegiatan sehari-hari (off line). Netizen di Indonesia sangat aktif, menurut survey yang dilakukan oleh peneliti MarkPlus Taufik, netizen menghabiskan lebih dari 3 jam tiap hari untuk menggunakan internet, dimana online menjadi gaya hidup (WWF, 2011, p. 165).

Solidaritas sosial disini merupakan ungkapan dari rasa empati terhadap orang lain dan kemauan untuk membantu dan membuat perubahan dalam hidup orang lain. Program Tanggung Jawab Sosial (Corporate Social Responsibility) dan program sejenis lainnya merupakan tindakan tanggung jawab kewargaan dari perusahaan (citizenship) sebagai anggota masyarakat. Secara individu dan sebagai solidaritas sosial umumnya diungkapkan dalam bentuk bantuan langsung kepada orang terdekat dan komunitas terdekat yang memerlukan bantuan untuk hidup layak dengan bantuan langsung, maupun tidak langsung melalui lembaga yang mempunyai program pengentasan kemiskinan (seperti lembaga keagamaan, badan amal, lembaga swadaya masyarakat, sukarelawan dan sebagainya).

Berbagai bentuk program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan, yang dapat diberikan oleh perusahaan maupun individu dan sebagai keluarga. Program dan kegiatan bagi keluarga kurang mampu tersebut antara lain meliputi:dukungan pendidikan bagi anak keluarga miskin dan sarana sekolah yang bermutu (termasuk guru dan manajemen sekolah), pelayanan kesehatan yang memenuhi syarat (peralatan, tenaga medis, vaksinasi, pembuatan sarana sanitasi dsb), berbagai bahan pokok (produk pangan, produk kebersihan, pakaian dsbnya), memberikan keterampilan dan pengetahuan perusahaan (seperti keahlian manajemen keuangan, wirausaha, strategi pemasaran dan komunikasi, diversifikasi produk, disain, dan sebagainya) agar mendapat pekerjaan yang lebih baik, memberi akses keuangan yang mudah dan ringan.

Gambar 4.2: Program kesehatan masyarakat yang didukung oleh perusahaan dan individu yang mampu sebagai tanda solidaritas sosial

Dalam masyarakat terdapat nilai-nilai yang menghargai alam dan manusia, serta pengetahuan dan keahlian untuk bertahan hidup dalam tantangan dan peluang. Nilai-nilai tersebut adalah penting karena lingkungan adalah pendukung kehidupan manusia, sedangkan nilai perdamaian dan penghormatan pada sesama manusia akan mencegah konflik dan menciptakan perdamaian dan kehidupan produktif. Memiliki hubungan yang kuat pada satu komunitas adalah kunci dalam dunia yang memiliki hubungan yang kompleks dengan perbedaan sosial, budaya, ekonomi, minat politik dimana kemampuan toleransi dan rasa saling menghargai diperlukan.

Perlunya Etika Pemasaran

Pemasaran yang agresif di media massa, internet, papan iklan, dan kunjungan ke rumah, telah membuat masyarakat, terutama di perkotaan, dan khususnya generasi muda, dipaparkan pada kehidupan mewah, yang sesungguhnya bukanlah menyajikan kebutuhan yang benar-benar diperlukan. Mereka tidak memerlukan berbagai produk, baju, aksesoris, yang terus menerus berubah (ganti model), barunya perangkat elektronik (gadget) sangat menggiurkan karena terus menerus berubah semakin canggih, demikian juga beragam motor dan mobil, yang lebih nyaman dan bergaya, yang semuanya mencerminkan gaya hidup tertentu. Sebagai tambahan, kosmetik sering menawarkan kecantikan yang menawan sehingga sulit untuk ditolak, dan adanya wisata ke tujuan sangat populer dengan lokasi yang amat jauh, merupakan pilihan pilihan yang menggoda. Gaya hidup semacam inilah yang sangat menarik bagi kelompok kelas menengah dan kelas atas. Namun, bisa pula hal ini terjadi pada mereka dengan daya beli terbatas, karena bujukan iklan

Gambar 4.3: Beragam gadget dan komputer dapat dimanfaatkan sebagai media komunikasi PKB

Gambar 4.4: Menghargai makanan lokal sebagai bagian dari PKB

Produk Lokal – menghargai apa yang dimiliki

Tiap daerah memiliki keunikan lingkungan keragamannya. Di dunia dimana penggunaan sumber alam secara efisien diperlukan, maka pemanfaatan dari jasa lingkungan yang ada akan mengurangi biaya transportasi produk dari daerah lain (imported). Penduduk perlu tahu sumber alam apa saja dan produk yang tersedia di daerahnya serta mengoptimalkan manfaat dari sumber daya alam setempat. Penggunaan aset lokal untuk penduduk setempat dengan memanfaatkan kapasitas lokal akan meningkatkan ketahanan dari komunitas tersebut dan menghindarkan masalah akibat ketergantungan pada sumber alam dan produk luar. Pengetahuan budaya lokal, keterampilan dan nilai yang dipegang dari Netizen dapat menjadi target dari iklan (marketing) dan sebagai target pendidikan PKB karena kelompok ini mencari dan mendapatkan informasi dari internet dan media sosial. Temuan dari survey tersebut menjelaskan bahwa perempuan adalah Pengelola Keuangan Rumah Tangga (Chief Financial Officer) di rumah tangga yang menentukan pembelian kebutuhan sehari-hari, kebutuhan anak- anak, dan besarnya tabungan. Sedangkan untuk hal lain dilakukan berdasarkan keputusan bersama antara suami dan istri (pp. 138-142). Bagi generasi muda survey menemukan bahwa lebih dari setengah dari seluruh responden adalah pemburu harga murah yang memutuskan secara rasional, tetapi hampir 30% dari generasi muda adalah korban penjualan retail dimana mereka memutuskan membeli sesuatu secara impulsif, bukan berdasarkan apa yang sesungguhnya mereka perlukan. PKB dalam hal ini dapat memperkuat generasi muda dalam membuat keputusan yang tepat sebagai pembeli, dan mendidik calon korban dari iklan dan harga murah seperti diskon dan sale (pp. 202-204).

Ada dua hal yang dapat menghancurkan kemanusiaan: