BAB II TINJAUAN LITERATUR
2.3 Pengertian Biaya Modal
2.3.1 Biaya Modal Individual
Caraperhitunganbiayamodal: 1. BiayaModalHutangJangkaPendek
Hutang jangka pendek (hutang lancar) merupakan hutang yang jangka waktu pengembaliannya kurangdarisatu tahun. Hutangjangkapendek
terdiridarihutangperniagaan(tradeaccountpayable),hutangweseldan kreditjangkapendekdaribank.Biayamodaldaripenggunaanhutang(cost ofdebt)dapatdihitungdengancara:
Biayahutangsetelahpajak=biayahutangsebelumpajak(1,0–tingkat pajak).Atau
Dimana:
Kt: Biayahutangjangkapendeksetelahpajak
Kb: Biaya hutang jangka pendek sebelum pajak yaitu sebesar tingkat bungahutang
t : tingkatpajak
2. Biayamodalhutangjangkapanjang
Biayahutangyangditanggungolehperusahaanyangmenggunakandana hutangtidaklainadalahsebeartingkatkeuntunganyangdisyaratkanoleh investor(pemilikdana).Padadasarnyabiayapenggunaanhutangjangka panjang(costofdebt)yangbiasanyaberasaldariobligasi(costofbond) dapat dihitung dengan menggunakan cara seperti perhitungan tingkat pendapataninvestasidalamobligasidenganrumus(metode)singkatdan metodepresentvalue:
a. Perhitunganbiayamodalhutangobligasi(kd)denganmetodesingkat Biayamodalhutangjangkapanjangdenganmetodeinimenggunakan rumus:
Dimana:
I : Bungahutangjangkapanjang(obligasi)satutahundalamrupiah
N :Harganominalobligasiataunilaiobligasipadaakhirumurnya Nb:Nilaibersihpenjualanobligasi
n :Umurobligasi
Kemudian menyelesaikan biaya modal sebelum pajak (kd) menjadi biayamodalatasdasarsetelahpajak(ki).Biayasetelahpajak(ki)=kd (1-t)
b. PerhitunganbiayamodalhutangdeganmetodePresentValue
Perhitunganbiayamodaldarihutangjangkapanjang(obligasi)dengan menggunakantabelpresentvalueseringdisebutmetodeaccurate.
+ +
Untuk memperoleh besarnya biaya modal (kd) yang kita cari, kita menggunakancaracoba-coba.
3. BiayaModalSahamPreferen
Biayamodalsahampreferen(costofpreferredstockataukp)adalahbiaya rill yang harus dibayar apabila perusahaan menggunakan dana dengan menjual saham preferen. Biaya modal saham preferen diperhitungkan sebesattingkatkeuntunganyangdisyaratkan(requiredrateofreturn)oleh investor pemegang saham preferen. Artinya tingkat keuntungan yang diharapkanolehinvestormerupakanbiayayangharusditanggungemiten. Biayamodalsahampreferenberupadividen yangbesarnyatetap.Oleh karenaitu,sahampreferenmempunyaisifatcampuranantarahutangdan saham biasa. Mempunyai sifat hutang, karena saham preferen mengandung kewajiban yang tetap untuk mengadakan pembayaran dividensecaraperiodik.Memilikisifatsepertisahambiasakarenasaham
preferen merupakan bukti kepemilikan perusahaan yang mengeluarkan saham preferen tersebut. Demikian pula ketika perusahaan terpaksa likuidasi, maka perusahaan pemegang saham preferen mempunyai hak didahulukansebelumpemegangsahambiasa.
Pembayaran dividen saham preferen dilakukan setelah pendapatan dikurangi pajak, sehingga biaya modal saham preferen tidak perlu disesuaikandenganpajak.Biayamodalpenggunaansahampreferen(kp) dihitungdenganmembagidividenperlembarsahampreferen(Dp)dengan hargasahampreferensaatini(Po).
Dimana:
Kp:Biayasahampreferen Dp:Dividensahampreferen
Po:Hargasahampreferensaatini(hargaproses)
Apabilaadabiayapenerbitansaham(floatationcost)makabiayamodal sahampreferendihitungatasdasarpenerimaankasbersihyangditerima (Pnet).
4. Biayamodalsahambiasadanlabaditahan
Biayamodalsahambiasadanlabaditahanatauseringdisatukanmenjadi biaya modal sendiri (biaya ekuitas) atau kadang-kadang disebut biaya modalsahambiasasaja.Biayaekuitasmerupakanbiayayangdikeluarkan olehperusahaanyangmemperolehdanadenganmenjualsahambiasaatau menggunakanlabaditahanuntukinvestasi.Biayamodalsahambiasaatau
biayaekuitas(costofequityatauke)dapatmengalamipeningkatansecara internaldenganmenahanlabaatausecaraeksternaldenganmenjualatau mengluarkan saham biasa baru. Perusahaan dapat membagikan laba setelah pajak yang diperoleh sebagai dividen atau menahannya dalam bentuk laba ditahan. Laba yang ditahan tersebut kemudian digunakan untuk investasi (reinvestasi) di dalam perusahaan. Laba ditahan yang digunakan untuk investasi kembali tersebut perlu diperhitungan biaya modalnya.
Secarateoritisperusahaanyangmenggunakanlabauntukreinvestasiharus memperoleh keuntungan minimla sebesar tingkat kentungan jika pemegangsahammenginvestasikandananyakedalamperusahaandengan tingkatrisikoyangsama.Halinikarenakeuntungansetelahpajaktersebut sebenarnya merupakan hak bagi pemegang saham biasa. Tingkat keuntunganyangdiharapkanolehpemegangsahamdariinvestasidengan tingkat risiko tertentu adalah sebesar ke. Pemegang saham dapat memperoleh return sebesar ke dengan membeli saham perusahaan lain yangsejenis.Sehinggaapabilaperusahaantidakdapatmenginvestasikan labaditahandanmemperolehtingkatkeuntuganpalingtidaksebesarke, makasebaiknyaperusahaanmembagikannyadalambentukdividen,dan membiarkanpemegangsahammelakukaninvestasisendiri.Olehkarena itubiayamodaldaripenggunaanlabaditahanuntukinvestasiakansama denganbiayapenggunaanmodalsahambiasa.
Untuk menghitung biaya ekuitas (ke) ada beberapa model pendekatan yaitu:
a. Pendekatanmodeldiskontodividen(dividenddiscountmodel)
Model diskonto dividen (MDD) menjelaskan bahwa biaya ekuitas (ke), merupakan tingkat diskonto yang menyeimbangkan nilai sekarangdarikeseluruhandividenperlembarsahamyangdiharapkan di masa yang akan datang, sehingg biaya modal merupakan factor diskontodaridividenyangada.Rumuspendekataniniadalah:
Dimana:
Po:hargapasarshambiasapadasaatini Dt:Dividenyangditerimauntukperiodet
Ke:Tingkatkeuntunganyangdiisyaratkaninvestor
Darirumus di atasterlihat bahwabesarnyake ditentukanolehdividen yangdiharapkanakanditerimaselamaperiodet.asumsiyangdigunakan dalammetodeinibahwapemegangsahamakanmemilikisahamtersebut untukjangkawaktu yangtakterbatas,dandividen yangditerimatidak mengalami pertumbuhan. Asumsi ini merupakan salah satu kelemahan modelini,karenasahamdapatdiperjualbelikansewaktu-waktu.Sehingga dalamkenyataanmodeldividenyangmengalamipertumbuhandirasalebih realistis. Para investor selalu menginginkan hasil investasinya yang ditunjukkanolehdividenmengalamipertumbuhandariwaktukewaktu atau dari tahun ke tahun. Dengan demikian apabila dividen yang
diharapkanmengalamipertumbuhan(growth)sebesargpertahun,maka biayaekuitasdapatdicaridenganrumus:
DimanaDomerupakan dividen yangditerimapadawaktut=0.Apabila diasumsikan bahwa biaya ekuitas (ke) lebih besar daripada tingkat pertumbuhandividennya,makarumusnyamenjadi:
DimanaD1=Do(1+g),sehinggarumusbiayaekuitasnyaadalah:
b. PendekatanCAPM(CapitalAssetPricingModel)
Model CAPM (model penetapan harga aktiva modal) merupakan modelpenetapanbiayamodaldenganmenganalisishubunganantara tingkatreturnsahamiatauRiyangdiharapkandenganreturnpasar (marketreturnatauRm)yangterjadi.Besarnyatingkatreturnsaham yangdiharapkanolehinvestorinimerupakanbiayamodalyangharus dikeluarkanolehemiten.ModelCAPMinidipengaruhioleh3faktor yaitu:besarnyatingkatbungabebasrisiko(riskfreerate,Rt),risiko sistematis yang ditunjukkan oleh koefisien beta dan premium risikopasaryngditunjukkanolehselisihantarareturnpsardengan returnsaham(Rm-Ri).RumusuntukmencarireturnsahamIatauRi denganmodelCAPMadalahsebagaiberikut:
Dimana:
Ri:Tingkatreturnsahamyangdiharapkan Rf:Tingkatreturnbebasrisiko
Rm:Returnportofoliopasaryangdiharapkan
Dalam rumus di atasterlihatbahwa besarnya returnsaham I yang diharapkan (Ri) dipengaruhi antara lain oleh return pasarnya (Rm). Besarnyapengaruh returnpasar terhadap return saham individual i tergantungpadabesarnyakoefisienbetasahamI( i).Betamerupakan koefisienyangmenunjukkansensitivitastingkatkeuntungansekuritas (saham)terhadapperubahanpasar.Apabilabeta=1,00artinyasuatu sahammemilikistandardeviasiataurisikoyangsamadenganrisiko pasarrata-ratapasar.
Portofolio (penganekaragaman) investasi yang terdiri atas saham- saham dengan beta = 1 akan memiliki standar deviasi yang sama dengan indekspasar. Artinya, apabila risiko portofolio saham =1, maka sama dengan risiko pasar yang ada. Sedangkan saham atau sekuritas dengan koefisien beta = 0,5 berarti sekuritas itu akan berubah sebesar setengah dari risiko pasar sehingga harga pasar sekuritas akan cenderung bergerak setengah kali perubahan pasar. Sekuritas dengan koefisien beta lebih besar dari 1 (satu) akan memberikantingkatkeuntunganyanglebihbesardarirata-ratapasar bila kondisi pasar membaik, dan sebaliknya memberikan tingkat
keuntunganyanglebihrendahdarirata-ratapasarbilakondisipasar melemah.Koefisienbetasekuritasyangmengukurperubahanpasar terhadapsebuahsekuritasdapatdicaridenganmeregresikantingkat keuntungan sekuritas sengan tingkat keuntungan portofolio pasar. Untuklebihjelasnyakitapelajaricontohberikutmengenaipengaruh returnpasarterhadapreturnsaham(sekuritas)individual: