• Tidak ada hasil yang ditemukan

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

Dalam dokumen BIDANG ARSIP DAN MUSEUM (Halaman 21-30)

~u.

( RAPAT S:ETUJU )

Selanjutnya DIM 62. Ini ke Panja juga~ Bisa disetujui, Pemerintah ya.

Setuju?

( RAPAT SETUID)

DIM 63 ayat a, usulan Pemerintah: "Penetapan strategi dan k:ebijakan pengelolaan Surat Utang Negara tennasuk kebijakan pengendalian resikon.

F. PDIP huruf ~ '~tap".

F. PG, ''tetap".

F. PPP, tidak memberikan pendapat.

F. KB, setelah kata '•penetapan" ditambah dengan kata "sistem".

Sehingga menjadi: a. ''Penetapan sistem strategi dan kebijakan pengeloJaan

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

Surat Utang Negara termasuk kebijaba pengmdalin msiko".

F. Reformasi, tidak memberikan pendapat..

F. TNII POLRI, "tetap".

-, ,_ · -_,",,~c.:~"'-,--ce·:--F. PBB, tidak memberikan pendapat.

F. KKI, "tetap".

F. PDU, "tetap".

Saya persilakan Fraksi KebangJdtan Bangsa 1IObJk memberikaB argumentatif atas usulannya ini.

ANGGOTA F. KB (DRS. B. AMIN SAID~

Terimakasih Pimpinan.

Di sini Fraksi Kebangkitan Bangsa menpsulbn agar setclala. bla ''penetapan" itu ditambahkan dengan "sistem" sehillgga selenghpoJa berbunyi: a. "Penetapansistem strategi dankebijabapea&elolaao Slot UJtaog Negara termasuk kebijakan pengendalian resiko".

Di sini tambab bta "sistem" untukmeleogkapi..,a y;mg.-..clia•&m oleh Pemerin• karena bagi Fraksi Kebangkitan Bnp~ "'petuap.nsisleld"

di samping "s1rategi dankebijakan pengeloJaan", ibtjup1e.r~Basakdai bagim yang dipandangperlu untukdirnasukkan di siDi

Demikian.

Terima kasih.

KETUA RAPAT : Baik.

Sebaiknya saya minta pendapat Frabi-fnlbi Saya persilakan Fraksi PDIP terlebih

dahula.

ANGGOTA F. PDIP (WILLEIM

M.

"l'UTIJARIMA, s..JL):

Mungkin kami mohon penjelasan

clari Penaiatalt

dulu 1eldaa&

''perencanaan dan penetapan strubur-struktur portotOiio"" ita tliwnabWI bagaimana?

Terima

kasih.

KETUA RAPAT :

Nanti munglin pada waktunyalitakemhalibnnp.laPaaerinlah.

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

Sekarang ini dulu saja, dari Fraksi-fraksi. Nanti pada waktunya Pemerintab akan mendapatkan kesempatan. Silakan Fraksi PDIP.

ANGGOTA F. PDIP (DRS. SUTANTO PRANOTO, MM):

Saya pikir sebelum mendapat penjelasan, karena saya kebetulan di sini baru Pak, belum ada koordinasi.

KETUA RAPAT :

Usulan Fraksi PDIP di sini "tetap", artinya Fraksi PDIP setuju apa yang disampaikan oleh usulan Pemerintah. Akan tetapi sekarang ada usulan dari Fraksi Kebangkitan Bangsa yang diminta

untuk

ditambah "penetapan sistem".

Jadi ditambah kata "sistem". Nab apakah ini bisa disetujui tidak usulan dari Fraksi Kebangkitan Bangsa ini. Itu substansinya

ANGGOTA F. PDIP (MATHEOS FORMES):

Pak Ketua, saya kira kami tetap dengan usulan ini karena k.alau "sistem"

mungkin akan terkait dengan usulan kami yang pertama, soal lembaga, kelembagaan itu. Saya kirakalau itu belum

putus,

kami belum bisa ini. Terima kasih.

KETUA RAPAT : Baik,

Saya persilakan dari Fraksi Partai Golkar.

ANGGOTA F. PG (H. ABDULLAH ZAINIE, S.H.):

Jadi saya begini

Pak

Ketua.

Sayajustru ingjn sekali supaya Pemerintah langsungjawab ini, karena Fraksi Partai Golkar tidak mempunyai pendapat. Tetapi saya kira kalau mau diberikan pendapat begini.

KETUA RAPAT : Sebentar Pak.

Kalau saya koreksi, Fraksi Partai Golkar di sini "tetap''. Jadi artinya punya pendapat Pak.

ANGGOTA F. PG (B. ABDULLAH ZAINIE, S.R):

lya, pendapatnya ''tetap" artinya seperti apa yang dirumuskan Pemerintah itu. Untuk "Penetapan sistem strategi dan kebijakan pengelolaan Surat Utang

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

Negara'', saya kim sudah cukupblukh10en1uatdidalam ~

ini bahwa yaogditetapbndidaJampengeloJaao SuratUtangNepmiai ~

. "strategi dan kebijakan" ~a. Jadi gpsa)alt sislan saya ~ • ..._ .utii dia sudah, apakah peogelolaan ito saiD s~ tretapi blau "mdegi dan kebijakan pengelolaan Sural: Utang ~ sayalila lebih tepat iln..

Jadi tidak perlu memabi "sisb:ot~ di situ..

Terima kasih..

KETUA RAPAT :

Frabi PPP saya persi1abD Pak Danial.

ANGGOTA F. PPP (H. M.. DANIAL TANDJUNG):

Karenatidakdijelasbnapa yangditnaksnd ~'"-yasaya usuaku supaya "tetap", sajadeh..

KETUA RAPAT : Fraksi Refonnasi.

ANGGOTA F'. REFORMASI (RSYAMSUL BALD~ MBA, M.M., MSc):

Iya,

Terima kasih Pimpinan.

Jadi "sistem" ito kan di dalamnya 1elmasuk "'strategi

du

kebijablllr"" ~

Kalau digunabn kata "sistem""' mab blimataya mungkin mea.jadii :

"Penetapan sistmt pengelolaan Sural Utang Nepra'"4 Tetapi blaB sudsab ada "strategi dankebijakan"', "sistan~ -nyaticlakpedu.. IDi lebih,blm~~

lebih luas, Pak.

Jadi blau kita iogin fobs kepada ~etapaa strak:gi dan ~jakm~.,

sistem ttu u UICilidiM*'AaJL

" . ., . tidak perl ..1:- .___

Terima kasih.

DTUARAPAT:

Saya persilabn Fraksi TNII POLRl

ANGGOTA F. TNII POLRI (DRS. SUDIRMAN, ~ Msi):

1ya bJau kita berbicam sis1an, Wah saiD pendekatan

siaa

ilaiDCUIIIl1llt input dan ou1put sistern

ita

dalam

1Nmtuk

block btD: yang menrJapatbn d.:ii

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

lingkungan strategi dan lain-lain sebagainya itu, mengeluarkan output yang dikehendaki melalui metode manajemen, kemudian material, row materialnya, itu mengeluarkan output dari sesuatu yang diinginkan.

Jadi di situ terlihat bahwasanya dia itu tersendiri, berbeda dia dengan ini kan mengacu kepad ayat (2) Pasal 9. Jadi bagian-bagian daripada ayat {2).

Sehingga kurang logis kalau menurut kami, yang seharusnya "sistem" itu lebih besar, kemudian di bawahnya itu "pengelolaan dan lain sebagainya", di bawah

"pengelolaan" -nya itu ada lagi anaknya, "penetapan strategi" dan lain sebagainya.

Jadi itu kurang mengena. Apalagi kalau kita nanti cantumkan "sistem"

itu kita beragumentasi dengan macam-macam pandangan, pendapat-pendapat, itu akan makin complecatedlagi. Sedangkan di sini, itu sudahjelas bahwasanya

"penetapan strategi, kebijakan dan lain sebagainya''.

Sehingga dengan demikian, kami menganggap ini ''tetap".

Terima kasih.

KETUA RAPAT : Fraksi PBB Pak Kahan.

ANGGOTA F. PBB (H. M. S. KABAN, S.E., Msi):

Iya,

Terima kasih.

Di dalam DIM ini kami tidak berpendapat, tetapi sesuai dengan kondisi yang berkembang, sebenarnya tambahan usulan kata-kata ''sistem", itu sebenarnya sifatnya penegasan saja.

Jadi artinya bisa diterima, bisa juga tidak diterima, jadi tergantung kepada kita ini mau yang mana. Ini menyangkut masalah penyempurnaan kalimat saja. Malah sebenarnya cukup kalau menurut kami kalaupun memang mau dikembangkan, kata-kata "penetapan" itu juga tidak perlu.

Jadi "Strategi dan kebijakan pengelolaan Surat Utang Negara termasuk kebijakan pengendalian resiko", itu sudah cukup. Tetapi kalau memang kita tidak ingin apa, ya tetap seperti ini juga tidak apa-apa.

Jadi kami moderat saja dalam hal ini.

Terima kasih.

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

KETUA RAPAT :

Fraksi PDU saya penilakm.

ANGGOTA

i..

PDU (DitS. ABDULLAH AL WAHDI):

Terima bsib SaJdam KelDa.

Kami berpeadapathallwa ~serategidaobbijaba"' hadalah bagian daripadasBtan,llaaya lebihtObs, &si&Wm' ada lehih Ius lagi.

Oleh kareDaitu, bmi IDED§"'tl,8PW.wa ~stralegi dan ~ebjalat'" sudah cukup ditempatba di dalam DJM ini Jaditidak perlu memahi (G:sisliem"'~

Demikiaa.

Terima kasih..

KETUA RAPAT :

Fraksi Kebangkitan Baagsa sebelum ke Pem.eri~ttah., saya iagin sampaikan, Fraksi PDIP '"letap"' dan juga ingin mendengatbn ldarifikasi dari Pemerintah.

F. ~ "tetap".

F. PPP, juga "tetap~.

F. Refo~jugaminta ~'tetap".

F. TNIIPOL~jugamilda~" ..

F. PBB,juga walau.puo ke sanal.e marl tetapi akbimyamimta ~'~.

F. PDU, minta "tetap·~

Apakah sebelmn saya kembalikan ke Pem~ sa)B rasa pedu Pemerintah memberibD. peajeJasan supaya kita pas :semua.

Silabn Pemerintalt..

P:EMERlNTAII/ MENTERI KEIJAXGAN:

Terima kasih, Saudam Pimpioa.

Kamisebagai peogusulmemangtea1Dnyabamsnya posisi bnai ~'"~

yaitu bahwa juduiDya adalah "Peogelolaan Surat Utang Negani" daD

sebagainya,

sekumng-btanga.yameliputi

hethapi

aspek iDi. Da iRi dimulai dengan suatu kata ~ yai1u "penelapao" ataB ita '"lan,gkah tertentli'_,jadi melalrukan sesuatu. Dan ini kila buat konsisten sampai ke yang h.

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

Mengenai yang a ini Pak, DIM 63 ini memang

kalau

pendapatPemerintab,

"strategi dan kebijakan" ini yang saya kira merupakan aspek yang operasional dan fokus. dalam hal pengelolaan Surat Utang Negara ini.

Mengenai "sistem" -nya, saya kira memang itu mencakup sebetulnya semua yang kita bahas mengenai Surat Utang ini adalah suatu sistem yang menyeluruh yang saya kira dicakup dalam pembahasan dari berbagai segi lebih dari soal pengelolaan saja. Ini kami ingin menyampaikan bahwa dalam hal ini barangkali "sistem" ini terlalu besar untuk ditampung dalam ayat (2) a di sini, Pak.

Demikian pendapat kami.

KETUA RAPAT :

Bagaimana Fraksi Kebangkitan Bangsa?

ANGGOTA F. KB (H. ARIS AZHARI SIAGIAN, S.H.):

Iya itu, tadi kan sebelum ke Menteri supaya hemat waktu, sudah dicabut tidak usah diserahkan ke sana. Jadi Ian jut.

KETUA RAPAT : Ada tambahan?

ANGGOTA F. KB (H. M. MUKHTAR NOERJAYA, Msi):

Jadi sebenarnya kami mau bertahan Pak, cuma karena mayoritas minta, di voting pun kalah saya kalah, jadi saya tarik saja.

KETUA RAPAT : Baik,

Karena dari pihak pengusul "ditarik kembali", dan kembali kepada usulan Pemerintah, maka bisa kita setujui ya.

Setuju?

( RAPAT SETUJU )

Baik, DIM 64 ayat b: "Perencanaan dan penetapan struktur portofolio utang negara".

F. PDIP, huruf b dihapus.

F. PG, "tetap".

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

F. PPP, tidak memberikan pendapat.

F. KB, setelah kata "perencanaan" ditambah dengan kata

"pengendalian". Sehingga menjadi b: "Perencanaan pengendalian dan penetapan struktur porto folio utang negara".

F.

Reformasi, tidak mernberikan pendapat.

F.

1NII POLRI, "tetap".

F.

PBB, tidak rnemberikan pendapat.

F.

K.KI, (i'tetap".

F.

PDU, "tetap".

Saya persilakan Fraksi PDIP untuk memberikan argumentatifnya sehubungan dengan huruf b dihapus, apak.ah a dan b disatukan ke a.

Saya persilakan.

ANGGOTA F. PDIP (WILLEIM M. TUTUARIMA, S.H):

Terima kasih, Ketua Pimpinan Rapat.

Kami ini, komitmen kami dengan DIM 43. Di sini menyangkut portofolio Surat Utang Negara di sini kami juga menghendaki dihapus dan putusannya kemarin ada di Panja. Sehingga, kami sepakat bahwa

ini

perlakuannya adalah kaitannya dengan DIM 43, maka inikita bawa ke Panja saja nanti, selesaikan tuntas di sana.

Terima kasih.

KETUA RAPAT :

Fraksi PDIPbetul, itu DIM 64 kaitannya erat dengan Panja. Akan tetapi Fraksi Kebangkitan Bangsa saya persilakan apakah mau dicabut atau di Panj a kan. Silakan.

ANGGOTA F. KB (H. M. MUKHTAR NOERJAYA, Msi):

Saya kira setelah saya pelajari, mencermati dengan seksama, maka saya

"tarik" Pak.

KETUA RAPAT : Baik,

Karena pengusul menarik usulan di DIM 64, dan ini erat kaitannya betul apa yang disampaikan Fraksi PDIPbahwa ini terkait dengan DIM Nomor 43,

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

DJab saya usnlbn ini di ke Panja bn.

Bisa diselujui?

Pemeriotah bisa ya Se11gu?

( RAPAT SETUJU)

Saya JDaSUk ke DIM 65 "Penerbitan Surat Utang Negara", saya ingin sampaikan semoa fiaksi mengusulkan tetap, jadi tidak ada perubahan. Bisa

~ft..ah,; n Setu. '

~·~- gu.

DIM 66 juga "te1ap".

Sequ?

(RAPAT SETUJU )

(RAPAT SETUJU)_

DIM 67 juga tidak ada usulan perubahan. Setuj u?

( RAP AT SETUJU )

DIM 61 jugademikian, tidak ada usulan perubahan. Setuju?

( RAPAT SETUJU )

DIM 69. Usulan Pemerintah: "Penanaman dana pada investasi jangka pa.dek yang berresiko rendah".

F. PDJP, lnuaf

g

"dihapus".

F.

P<i

"dihapus".

F.

PPP~

uslllu

perubahannya: "Dana yang belum terpakai dapat dimmfaattan 1lll1ul investasijangb pendek yang berresil;o rendah atau untuk llallaio seperti yug1elab disetujui oleh DPR dalam persetujuan RAPBN".

F. :KB, "tetap".

F. ~ penjelasan perlu diminimalkan resiko dan diharapkan dibindadcan speblasi Pemerintah di masa datang. Ini masuk "Penjelasan UmUDl"' atau

bag;tn•uma.

F.

TNIJPOLlti~ "tetap~.

F. PBB, tidal. mempunyai pendapat.

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

F.

KKI, "tetap"'.

F.

PDU, "tetap".

Akan tetapi Fraksi PDIP saya tadi lupa membacakan dalam keterangannya, fraksi tidak sesuai dengan Pasal4 Undang-undang ini dalam haltujuan.

Fraksi TNII POLRI

juga

memberikan keterangan. Pada penjelasan perlu penjelasan terhadap yang berresiko

rendah.

Ini

sama

dengan Fraksi Reformasi.

Saya

persilakan

Fraksi PDIP dulu

untuk

menjelaskan penggantian atau huruf g dihapus dengan keterangan tidak sesuai dengan Pasal 4 Undang-undangini.

Saya

persilakan

Fraksi PDIP.

ANGGOTA F. PDIP (WILLEIM M. TUTUARIMA, MM):

Terima kasih.

Sebagaimana

kita ketahui bahwa salah satu

diantaranya untuk Pemerintah

Dalam dokumen BIDANG ARSIP DAN MUSEUM (Halaman 21-30)

Dokumen terkait