• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bingkai ( Framing ) Koran Sindo Edisi Kamis, 3 Juli 2014

BAB IV. HASIL TEMUAN DAN ANALISIS DATA

B. Agenda Media Koran Sindo dalam Pembingkaian Pesan ( Framing ) Berita

1. Bingkai ( Framing ) Koran Sindo Edisi Kamis, 3 Juli 2014

Tabel 4.1

Analisis Sintaksis Berita 1

Struktur Unit Teks Keterangan

Sintaksis Headline Dukungan SBY Perkuat Prabowo-Hatta Judul Lead JAKARTA-Dukungan Ketua Umum

Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada masa-masa akhir menjelang Pemilu Presiden (pilpres) dinilai makin mendongkrak elektabilitas

Lead

„ Latar Dukungan Presiden SBY kepada

Prabowo-Hatta pada masa-masa akhir menjelang pemilu presiden dinilai

makin mampu mendongkrak

elektabilitas Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Lead

Kutipan “Dulu saya memperkirakan kekuatan

Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK masih imbang sepekan terakhir menjelang pilpres. Tapi prediksi saya berubah setelah Demokrat atas restu SBY resmi

mendukung,” ujar Iswandi kemarin. “Dan itu bisa terjadi secara nasional,”

Paragraf 3

Paragraf 7

16

ujarnya.

“Maka jika SBY bicara langsung, itu akan sangat menentukan,” kata agung. “Jadi kondisi ini seperti tutup ketemu botol. SBY yang sejak lama naksir dan Prabowo memang memberi bukti mendapat dukungan besar. Dengan begitu, saya menilai hanya keajaiban yang bisa mengalahkan

Prabowo-Hatta,” ujar dia.

“Jangan lupa, Rustriningsih itu kader

perempuan PDIP, dia punya segmen sendiri. Olehnya, perempuan bisa

merasa terwakili secara psikologis,”

ujarnya.

“Dia adalah kader PDIP, kader

ideologis yang punya pengaruh.

Dukungannya memang bisa

meningkatkan suara Prabowo-Hatta di sekitaran wilayah Kebumen karena dia

mantan Bupati Kebumen,” paparnya. “Sebab, dalam Pilgub Jawa Tengah lalu,

Rustriningsih juga memberikan dukungan ke calon gubernur Bibit Waluyo yang tak didukung PDIP dan hasilnya adalah kemenangan mutlak Ganjar Pranowo sebagai calon gubernur

yang diajukan PDIP,” kata Hasto.

Paragraf 8

Paragraf 10

Paragraf 11

Paragraf 13

Pernyataan Dua pengamat politik, yakni Iswandi Syahputra dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan Agung Supario dari Universitas Indonesia (UI) menilai Prabowo-Hatta mendapat keuntungan yang besar atas dukungan yang datang menjelang pencoblosan itu.

Menurut survey Indo Barometer, Prabowo-Hatta akan menang dengan perolehan suara 53% jika tren positifnya bisa terus dipertahankan.

Ada tiga alasan, menurut dia sehingga dukungan SBY tersebut disebut berpengaruh signifikan. Pertama,

Paragraf 1

Paragraf 2

bagaimanapun SBY adalah Ketua Dewan Pembina Demokrat yang juga presiden yang memegang simpul-simpul birokrasi dan pusat kekuasaan di Indonesia. Kedua, Demokrat masih memiliki pendukung loyal yang terbukti dengan ...

Pernyataan SBY, menurut dia, bisa mempengaruhi pemilih mengambang dan bahkan bisa mengalihkan suara dari pasangan Jokowi-JK ke Prabowo-Hatta. Dia mengatakan, popularitas kader Partai Demokrat yang kini masuk dalam tim pemenangan Prabowo-Hatta jauh dibawah SBY. Bahkan SBY lebih dikenal dibandingkan Partai Demokrat itu sendiri.

Dalam padangan Iswandi Syahputra, setidaknya ada tiga alasan mengapa dukungan Demokrat diberikan di saat-saat akhir menjelang pilpres. Menurut dia, SBY dikenal sejak lama sebagai seorang king maker. ....

Menurutnya, tanpa dukungan kader PDIP itupun Prabowo-Hatta di Jawa Tengah bisa mendapatkan 40% dengan dukungan Rustriningsih, dia yakin suara di Jawa Tengah akan imbang, bahkan dimenangi.

Menurut Agung Supario, dukungan Rustriningsih sebagai kader ideologis PDIP bisa memecah suara Jokowi-JK di Jawa Tengah. Rustrianingsih dinilai bisa membuat kader PDIP memilih Prabowo-Hatta. Namun, dengan catatan, Rustriningsih harus mengkampanyekan capres-cawapres nomor urut 1 tersebut secara terbuka.

Juru Bicara Tim Pemenangan Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, memastikan hal itu tidak mengganggu kondisi internal PDIP. Hasto bahkan sesumbar bahwa Rustriningsih tidak akan mengurangi

Paragraf 7 Paragraf 8 Paragraf 9 Paragraf 11 Paragraf 12 Paragraf 14

suara Jokowi-JK di Jawa Tengah. Penutup Menurut Hasto, ada atau tidak adanya

dukungan dari Rustriningsih tidak akan mengurangi suara Jokowi-JK di Jawa

Tengah. “Sebab, dalam Pilgub Jawa Tengah lalu, Rustriningsih juga memberikan dukungan ke calon gubernur Bibit Waluyo yang tak didukung PDIP dan hasilnya adalah kemenangan mutlak Ganjar Pranowo sebagai calon gubernur yang diajukan

PDIP,” kata Hasto.

Dilihat dari struktur sintaksis, Koran Sindo menurunkan berita mengenai dukungan SBY terhadap Prabowo dengan judul “Dukungan SBY Perkuat Prabowo

-Hatta”. Menurut Eriyanto, headline merupakan aspek sintaksis dari wacana berita dengan tingkat kemenonjolan yang tinggi yang menunjukkan kecendrungan berita. Sehingga headline mempunyai fungsi framing yang kuat. 17

Pada lead berita, Koran Sindo menjelaskan bahwasanya dukungan Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada masa-masa akhir menjelang menjelang pemilu presiden, dinilai mampu mendongkrak dan meningkatkan elektabilitas Prabowo-Hatta sebagai calon pasangan capres-cawapres pada pilpres 2014. Masuknya dukungan partai demokrat menambah serentetan koalisi merah putih pada kubu Prabowo-Hatta.

Dalam teks berita, Koran Sindo mewawancarai dua pengamat politik dari universitas terkemuka, penjelasan Iswandi Syahputra dari UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta yang begitu komprehensif dan juga Agung Supario dari Universitas Indonesia (UI). Fungsi kutipan kedua pengamat politik dari universitas terkemuka

17

Eriyanto, Analisis Framing : Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media, (Yogyakarta: LKiS Pelangi Aksara, 2008), h.257.

ini tidak lain merupakan cara Sindo membentuk opini publik. Keduanya berpandangan bahwasanya dukungan SBY penting sekali menjangkau dan meningkatkan elektabilitas Prabowo-Hatta sebagai capres-cawapres pada pilpres 2014. Ini dapat dilihat dari kutipan sebagai berikut:

Ada tiga alasan , menurut dia , sehingga dukungan SBY tersebut disebut berpengaruh signifikan. Pertama, bagaimanapun SBY adalah Ketua Dewan Pembina Demokrat yang juga presiden yang memegang simpul-simpul birokrasi dan pusat kekuasaan di Indonesia. Kedua, demokrat masih memiliki pendukung loyal yang terbukti dengan perolehan suara 10% pada pemilu legislatif lalu. “kalau suara demokrat itu misalnya bocor 2% saja,

artinya masih ada 8%. Saya kira ini sangat besar dan menetukan untuk kemenangan Prabowo-Hatta”, ujar dia

Ketiga, dukungan SBY yang dianggap sukses oleh negara tetangga selama 10 tahun memimpin Indonesia bisa mengubah persepsi internasional terhadap Prabowo. Dukungan SBY itu secara tidak langsung akan memberikan garansi kepada dunia internasional bahwa Prabowo itu layak dipercaya, bukan hanya Jokowi yang selama ini dinilai lebih dipercaya dunia internasional.18

Pernyataan SBY, menurut dia, bisa memengaruhi pemilih mengambang dan bahkan bisa mengalihkan suara dari pasangan Jokowi-JK ke Prabowo-Hatta, “Dan itu bisa terjadi secara nasional”.19

Dapat dikatakan dengan mewawancarai kedua narasumber tersebut, secara tidak langsung Sindo ingin menjelaskan kepada pembaca bahwa pernyataan dari kedua pengamat politik ini, Iswandi dan Agung, cukup relevan untuk meyakinkan masyarakat bahwa dengan dukungan SBY pada masa-masa akhir menjelang pemilu makin mampu mendongkrak tingkat keterpilihan Prabowo-Hatta. Bahkan mampu memengaruhi pemilih mengambang dan mengalihkan suara dari Jokowi-JK ke Prabowo-hatta.

Tabel 4.2

18

Dukungan SBY Perkuat Prabowo-Hatta,” Koran Sindo, 3 Juli 2014, h.2.

19

Analisis Skrip Berita 1 Struktur Unit Teks

Skrip What Dukungan SBY makin memperkuat tingkat elektabilitas Prabowo-Hatta pada masa-masa akhir menjelang pemilu presiden (pilpres) 2014.

Who Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

When Masa-masa akhir menjelang pemilu presiden (pilpres) 2014

Where Melalui pernyataannya pada jumpa pers di media pada beberapa waktu.

Why Dukungan SBY sangat berpengaruh terhadap tingkat elektabilitas Prabowo-Hatta. Karena SBY merupakan Ketua Dewan yang juga memegang simpul-simpul birokrasi dan pusat kekuasaan di Indonesia. demokrat juga memiliki pendukung loyal pada Pileg lalu, dan juga dukungan SBY bisa mengubah persepsi Internasional terhadap Prabowo bahwa ia layak di percaya.

How Dengan memberi dukungan resmi dari Partai Demokrat kepada Prabowo-Hatta yang dapat meningkatkan elektabilitas Prabowo-Hatta. SBY effect tersebut bisa jauh lebih signifikan pengaruhnya.

Dari struktur skrip, kelengkapan 5W+1H dijelaskan oleh Koran Sindo dengan mengisahkan berita ini sebagai bentuk dukungan seorang SBY, sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat sekaligus presiden RI kepada pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Dalam berita tersebut disebutkan bahwa dukungan SBY memiliki kekuatan yang begitu sangat besar. Salah satunya yaitu karena SBY pemegang kendali simpul-simpul birokrasi pada masa kepemerintahannya sebagai presiden. Demokrat juga masih memiliki pendukung loyal (loyalis) pada pileg lalu meski beberapa aktor politik dari Partai Demokrat terjerat kasus pencucian atau suap di KPK, salah satunya yaitu Andi Malaranggeng, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), dan juga Anas Urbaningrum selaku Ketua Umum Partai Demokrat. Namun, terbukti ini tidak menyurutkan minat pendukung loyal Demokrat untuk tetap mendukung partai tersebut. Terakhir,

dukungan SBY mampu menyedot perhatian seluruh negara terhadap perspektif buruk Prabowo di mata dunia internasional, bahwa ia layak dipercaya.

Tabel 4.3

Analisis Tematik Berita 1

Struktur Unit Teks Keterangan

Tematik Detail Apalagi, Prabowo-Hatta perlu terus mempertahankan tren positifnya di detik-detik akhir untuk dapat finis sebagai pemenang pada pilpres 9 Juli nanti.

Sementara itu, kabar dukungan, mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih kepada Prabowo-Hatta, dinilai akan memberi kontribusi signifikan.

Paragraf 2

Paragraf 11

Koherensi Sebab-Akibat

Menurut survey Indo Barometer, Prabowo-Hatta akan menang dengan perolehan suara 53% jika tren positifnya bisa terus dipertahankan. Agung Supario menilai dukungan resmi dari Partai Demokrat sangat penting bagi Prabowo-Hatta karena akan makin meningkatkan elektabilitasnya di detik-detik akhir.

Meski demikian, SBY effect tersebut bisa jauh lebih signifikan pengaruhnya jika dia yang secara langsung menyampaikan dukungannya. Paragraf 2 Paragraf 6 Paragraf 6 Koherensi Pembeda

SBY effect tersebut bisa jauh lebih signifikan pengaruhnya jika dia yang secara langsung menyampaikan dukungannya.

popularitas kader Partai Demokrat yang kini masuk dalam tim pemenangan Prabowo-Hatta jauh dibawah SBY.

Bahkan SBY lebih dikenal

dibandingkan Partai Demokrat itu sendiri.

Paragraf 6

Paragraf 8

Koherensi Penjelas

Pernyataan SBY, bisa mempengaruhi pemilih mengambang dan bahkan bisa mengalihkan suara dari pasangan

Jokowi-JK ke Prabowo-Hatta.

Berdasarkan susunan tematik pada teks berita di atas, maka kita akan menemukan detail berita dan beberapa koherensi. Detail berita diatas, menyatakan bahwa tingkat elektabilitas Prabowo-Hatta semakin menanjak sejak bertambahnya dukungan SBY kepada pasangan capres-cawapres ini. Namun, Prabowo-Hatta tetap harus mempertahankan tren positifnya hingga detik-detik akhir untuk dapat finis sebagai pemenang pada pilpres 9 Juli nanti. Sementara itu juga, kabar dukungan, mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih kepada Prabowo-Hatta, dinilai akan memberi kontribusi signifikan terhadap tingkat elektabilitas Prabowo-Hatta di Jawa Tengah, yang ditenggarai sebagai basis massa Jokowi-JK.

Koherensi sebab-akibat yaitu proposisi atau kalimat satu dipandang akibat atau sebab dari proposisi lain.20 Misal koherensi sebab-akibat dapat kita lihat pada paragraf 2, bahwasanya menurut survey Indo Barometer, Prabowo-Hatta akan menang dengan perolehan suara 53% jika tren positifnya bisa terus dipertahankan. Jadi, berdasarkan teks tersebut, survey Indo Barometer menyatakan bahwa jika tren positif Prabowo-Hatta bisa terus dipertahankan hingga detik-detik akhir menjelang pemilu, maka Prabowo-Hatta akan menang dengan perolehan suara 53%.

Koherensi pembeda yaitu proposisi atau kalimat satu dipandang kebalikan atau lawan dari proposisi atau kalimat lain.21 Misal koherensi pembeda ini dapat kita lihat pada paragraf 8 dengan pernyataan bahwasanya, SBY lebih dikenal dibandingkan Partai Demokrat itu sendiri. Pada kalimat tersebut terdapat kata lebih dan dibandingkan. Kata-kata tersebut menunjukkan akan arti perbandingan.

20

Eriyanto, Analisis Framing : Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media, h.263.

21

Koherensi penjelas adalah proposisi atau kalimat satu dilihat sebagai penjelas proposisi atau kalimat lain. Misal koherensi penjelas ini dapat kita temukan pada kalimat paragraf 7, bahwa:

Pernyataan SBY, bisa mempengaruhi pemilih mengambang dan bahkan bisa mengalihkan suara dari pasangan Jokowi-JK ke Prabowo-Hatta.22 Maksud dari pernyataan tersebut menjelaskan kepada kita, bahwa dukungan yang diberikan SBY tidak hanya akan memengaruhi pemilih mengambang, namun juga mampu mengalihkan suara dari pasangan Jokowi-JK ke Prabowo-Hatta.

Tabel 4.4

Analisis Retoris Berita 1 Struktur Unit Teks

Retoris Leksikon Naksir, king maker, pendukung loyal, simpul birokrasi, tutup ketemu botol.

Bold Dukungan SBY Perkuat Prabowo-Hatta

Italic Effect, Pertama, Kedua, Ketiga, King maker, naksir, Underline -

Kapital SBY, UIN, UI, JK, PDIP.

Foto/gambar Calon presiden Prabowo Subianto menyampaikan orasi politik dalam kampanye akbar di GOR Satria Purwokerto, Jawa Tengah, kemarin. Dalam kampanye yang dihadiri ribuan pendukung dan simpatisan tersebut, Prabowo mengajak mereka untuk memilih pemimpin yang amanah dan tegas.

Pada berita ini kalimat yang dicetak tebal (bold), yaitu Dukungan SBY Perkuat Prabowo-Hatta. Kalimat tersebut sengaja dicetak tebal karena merupakan judul berita. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Djaka Susila pada sesi wawancara:

“Judul dengan bold yang dihitamkan akan jauh lebih menarik dan menonjol dibandingkan dengan judul tanpa di-bold (cetak tebal).”23

22

Sehingga, Ukuran huruf (font size) pada judul berita harus terlihat berbeda dibandingkan dengan ukuran huruf dari isi berita. Hal ini dilakukan guna memperlihatkan sisi penting dari sebuah berita, dengan menonjolkan sisi huruf pada judul berita. Untuk unsur cetak miring (italic) diperlihatkan pada kata effect, pertama, kedua, ketiga, king maker, naksir. Cetak miring digunakan untuk memperlihatkan bahwa kata-kata tersebut tidak biasa digunakan dalam keseharian. Kata-kata tersebut dikategorikan sebagai bahasa ilmiah. Terkecuali penggunaan kata pertama, kedua, dan ketiga, menunjukkan akan sesuatu yang penting. Sehingga dilakukan pembedaan dengan kata-kata yang lainnya. Sedangkan, unsur garis bawah (underline) tidak ditemukan dalam teks berita ini.

Leksikonberasal dari bahasa Yunani yakni, lexikόn atau lexikόs. Arti dari kata tersebut kira-kira adalah perihal kata. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Leksikon memiliki arti sebagai kosakata, kamus yg sederhana, daftar istilah dalam suatu bidang disusun menurut abjad dan dilengkapi dengan keterangannya, komponen bahasa yg memuat semua informasi tentang makna dan pemakaian kata dalam bahasa.24 Leksikon pada teks berita ini diantaranya yaitu, kata Naksir, king maker, pendukung loyal, simpul birokrasi, tutup ketemu botol. Sementara itu, penggunaan huruf kapital terdapat pada kata-kata SBY, UIN, UI, JK, dan PDIP. Berita ini juga dilengkapi dengan foto calon presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan orasi politik dalam kampanye akbar di GOR Satria Purwokerto, Jawa Tengah, di depan massa pendukung dan simpatisannya.

23

Wawancara pribadi dengan Wapemred Koran Sindo, Jakarta 2 Juli 2014.

24

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): Kamus Versi Online/Daring (Dalam JAringan), Diakses dari http://kbbi.web.id/leksikon, Pada 19 September, Pkl 07.30.

Dokumen terkait