• Tidak ada hasil yang ditemukan

H. Usulan Pengembangan

VII. DAFTAR PUSTAKA

3. Blok Curah Malang

Kelompok Tani Luas (Ha) Jumlah tanaman

Buruh Tani 7,18 1570

Rukun Santoso 13,25 1812

Curah Malang I 7,1 1652

Lampiran 5 Manfaat Jenis Tanaman Pokok di Lahan Rehabilitasi Desa Wonoasri No Tanaman

pokok Manfaat

1 Nangka Biji: tepung, konsumsi, pendingin, tonik, patinya untuk penyakit hati; Daun: luka, borok, bisul, pakan ternak; Kulit kayu: tapal, tali, kain, pewarna jubah; Daging: pendingin, tonik, aneka olahan makanan; Akar: penyakit kulit, sesak napas, ekstrak akar: demam, mencret, malaria; Kayu: penenang, lebih unggul dari jati; Empulur: aborsi; Getah: bisul bernanah, gigitan ular, pembengkakan kelenjar.

(Soepadmo 1997; Sastrahidajat 1986; Mujenah 1993)

2 Petai Nilai gizinya sekelas apel, mengandung antioksidan yang bisa menangkal macam-macam penyakit, meningkatkan kemampuan belajar anak dan menghilangkan depresi, penyedap makanan, sumber energi, vitamin C, fosfor, obat hati dan ginjal, menjaga saluran pencernaan.

(www.balittro.go.id, masenchipz.com)

3 Kedawung Biji: konsumsi, kembung, nyeri haid, akan bersalin, demam nifas, penguat lambung; Kulit batang: mencret, kudis; Daun: perut nyeri, , mulas; Kulit buah: obat kudis, mencuci kepala.

(Puspita 2006; Dewi 2007; www.hupelita.com; Mujenah 1993)

4 Mengkudu Buah: memulihkan dari kanker, penyakit jantung, gangguan pencernaan, Diabetes tipe 1 dan 2, stroke, zat antibakteri, obat batuk, radang amandel, sariawan, tekanan darah tinggi, beri-beri, melancarkan kencing, radang ginjal, radang empedu, radang usus, disentri, sembelit limpa, lever, kencing manis, cacingan, cacar air, kegemukan, sakit pinggang, sakit perut dan masuk angin.menurunkan tekanan darah tinggi dan sejumlah penyakit lain; Akar:zat pewarna; Daun; masuk angin, kencing manis, Kulit kayu: disentri, batuk rejan; Putik bunga: radang usus dan lambung.

(Mujenah 1993, pustakaalbayaty.wordpress.com,prawira.wordpress.com;

www.balittro.go.id)

5 Asam Biji: pengental cetak tekstil, pencegahan diare, konsumsi, minyak biji: cat, vernis; Tepung biji: olahan makanan, disentri, diare; Kulit kayu: asma, gangguan datang bulan, demamluka, borok, bisul, ruam, obat kuat, abunya pencernaan; Daun muda: rematik, luka, tapal radang, bengkak persendian, bengkak, penghilang rasa sakit, batuk, radang selaput mata; Daging buah: obat pendingin, pencahar, ketombe, nyeri haid, alergi, sariawan, cacar air. ( Mujenah 1993; Verheij dan Coronel (editor) 1997; carahidup.um.ac.id; books.google.co.id)

6 Mangga Buah: dikonsumsi, olahan makanan, antioksidan dan betakaroten, Vitamin C, mengobati stroke, desinfektan tubuh, pembersih darah, penurun panas badan, penghilang, antibiotik; Kulit batang: antibiotik; Inti biji: pakan ternak; Biji: obat pengelat; Kayu: arang; kulit batang: antibiotik.

(Gruezo 1997; www.indonesiaindonesia.com; situs hijau.co.id; toiusd.multiply.com)

7 Kluwih dan sukun

Daun: demam, penambah ASI, penyakit kuning (hepatitis), pakan ternak, penangkal racun; Kulit buah: demam, penambah ASI; Buah: bahan pangan, pakan ternak; Kayu: bahan bangunan, papan selancar, perahu, mainan, kotak, peti, konstruksi ringan, penghalang angin; Bunga jantan kering: obat nyamuk; Bulir bunga jantan: kain; Kulit kayu: kain; Getah: tapal perahu, permen karet, perangkap burung, obat diare.

(infopekalongan.com; Angkasa dan Nazaruddin 1994; iptek.net.id;

Lampiran 5 (lanjutan) No Tanaman

pokok

Manfaat

8 Kemiri Biji; bumbu dapur, disentri, kencing nanah, asma, campuran obat, sembelit, cat, pabrik sabun, minyak biji; kerontokan rambut, bengkak, demam, kudis, luka bakar, pemeliharaan rambut, sakit kepala; Kulit kayu: disentri, murus darah, sariawan; Daun: resam tubuh; Bungkil: pupuk; Kayu: perabot, anak korek api.

(Dewi 2007; Mujenah 1993; Zuhud et al. 2000; Heyne 1987)

9 Duwet Buah: konsumsi, olahan makanan, obat kencing manis; Daun: obat kencing manis, pakan ternak; Bunga: madu nektar; Kulit kayu: obat kumur, pewarna, kencing manis, diare, pewarna jala, perlambat keasaman tuak; Biji: kencing manis, disentri, diare, dan penyakit lainnya; Pohon: naungan, penahan angin; Kayu: bahan bakar, bangunan. (Heyne 1987; www.iptek.net.id; Tohir 1981; Sastrahidajat 1986; Verheij dan Coronel (editor) 1997)

10 Flamboyan Tanaman hias

(http://anekaplanta.wordpress.com/2007/12/26/flamboyan-tanaman-terindah-di-dunia/)

11 Jambu air Buah; konsumsi, olahan makanan; Kayu: bahan bangunan, kayu bakar; kulit batang: frambusia, sariawan.

(Tohir 1981; id.wikipedia.org; Mujenah 1993)

12 Knitu Daun: obat diabetes, rematik; Kulit batang: tonik, stimulant; Buah: konsumsi, olahan makanan; Kayu: konstruksi, cabang-cabang tua untuk menumbuhkan anggrek, tanaman hias.

(community.kompas.com; iptek.net; Verheij dan Coronel (editor) 1997) 13 Trembesi Biji berkhasiat sebagai urus-urus. Daunnya untuk sakit kulit atau kudis.

(kambing.ui.ac.id)

14 Kepuh Abu kulit buah: pewarna merah; Daun: terkilir, demam; Kulit batang: kencing kurang lancer; Buah: pewarna jingga; Biji: jamu, haid tidak teratur, konsumsi, minyak: koreng, trachoma, lampu, cat; Kayu: konstruksi sementara; Pohon: peneduh.

(www.kehati.or.id; Mujenah 1993)

15 Jambu mete Biji: konsumsi, minyak untuk lepuhan pada kaki pecah-pecah, kutil, katimumul, jerawat; Buah semu: konsumsi, olahan makanan, mual, obat kumur, gurah; Kulit kayu: bahan tinta, bahan pencelup, atau bahan pewarna; Kulit batang: obat kumur, obat sariawan, katimumul, zat penyamak; Gum/blendok: perekat buku, anti gengat; Akar: pencuci perut; Daun: konsumsi, obat luka bakar, radang amandel, ruam kulit; Getah buah: lepra, borok, eksema; Minyak biji: kena racun makanan; Kulit biji: pakan unggas, industri (pengawet kayu, jala penangkap ikan), kayu bakar; Ampas cangkang: bahan bakar; Kayu: perkakas kualitas rendah; Semua bagian: sakit kulit, pembersih mulut, pencahar.

(Mujenah 1993; Eijnathen 1997; Heyne 1987; www.iptek.net.id; warnadunia.com)

16 Pakem Biji: antiseptik, pengawet ikan, rambut kotor, haid tidak teratur; Kayu: batang korek api; Daun: obat cacing; Kulit kayu: mematikan ikan (tuba ikan) maupun udang; Inti biji: pembersih kutu / caplak pada lembu, pengganti minyak kelapa, minyak oles radang sendi dan penyakit kulit; Getah daun: koreng; Akar: rematik.

(Mujenah 1993)

17 Melinjo Daun: bahan pangan; Biji: bahan pangan; Kulit biji: bahan pangan; Daun: obat kurang darah; Kulit batang: serat kualitas tinggi, tali panah (Sumba), tali pancing, jarring.

Lampiran 5 (lanjutan) No Tanaman

pokok

Manfaat

18 Sirsak Buah: panganan olahan, peluruh keringat, anti kejang, kekurangan Vitamin C, disentri, ambeien, sakit kandung urine, anyang-anyangan, air buah: sembelit, empedu berbatu; Batang: kayu bakar; Daun: bisul, peluruh keringat, anti kejang, kekurangan vitamin C dan disentri, bisul, ambeien, sakit kandung urine dan anyang-anyangan.

(Sunarjono 1998; Hariana 2006; Mujenah 1993)

19 Pinang Biji: untuk menyirih, penguat struktur gigi, obat cacingan, batuk berdahak, penambah nafsu makan, sakit mata, mengecilkan rahim setelah melahirkan, hidung berdarah, perut kembung, gangguan pencernaan, bengkak, rasa penuh di dada, luka, kudis, batuk, berdahak, sakit gigi, sakit pinggang, diare, disentri, difteria, terlambat haid, keputihan, beri-beri, edema, malaria, memperkecil putih mata pada glukoma; Daun: penambah nafsu makn, nyeri lambung, diare, borok, antiseptic, sakit pinggang. Kulit biji: busung air, beri-beri, kelengar matahari, diuretic, pencahar; Kulit biji: disentri, obat cacing kremi/ pita; Akar: obat sakit perut, haid berlebih, hidung berdarah (mimisan), koreng, borok, bisul, eksim, kudis, difteri, cacingan (kremi, gelang, pita, tambang), mencret, disentri, mengatasi bengkak karena retensi cairan (edema), rasa penuh di dada, luka, batuk berdahak, diare, terlambat haid, keputihan, beri-beri, malaria, memeperkecil pupil mata; Umbut muda: patah tulang, sakit pinggang (salah urat), bahan pangan; Daun: penambah nafsu makan, sakit pinggang, pembungkus makanan, topi; Sabut: gangguan pencernaan, sembelit, beri-beri, dan edema.

(Zuhud 2000; balittro.litbang.deptan.go.id; Sastrahidajat 1986; Mujenah 1993)

20 Durian Buah: bahan pangan, penghangat badan, sembelit; Pohon: pencegah erosi di lahan-lahan yang miring; Batang: bahan bangunan/perkakas rumah tangga; Biji: alternatif pengganti makanan, olahan makanan; Kulit: bahan abu gosok, sembelit, pengasapan ikan; Akar: obat sakit demam, sakit kulit

Daun: demam, katimumul; Kayu: konstruksi.

(www.infopekalongan.com; Tohir 1981; Mujenah 1993; Verheij 1997)

21 Sapen Kayu komersial

22 Alpukat Buah: konsumsi, baik untu bayi, minyak: industri kosmetik: sabun, pelembab kulit; Daun: obat sakit pinggang; Batang: bahan bangunan; Tanaman: konservasi lahan yang miring dan curam.

(www.deptan.go.id; Sunarjono 1998; www.infopekalongan.com; Whiley 1997)

23 Jengkol Biji: bahan makanan, mencegah diabetes dan bersifat diuretik, kesehatan jantung, vitamin C, kandungan proteinnya lebih tinggi dari tempe, anemia, di samping bisa menyebabkan keracunan, penambah selera makan; Tanaman: kemampuan menyerap air tanah yang tinggi sehingga bermanfaat dalam konservasi air di suatu tempat.

(www.smallcrab.com)

24 Kedondong Kayu:kencing nanah, raja singa; Daun: batuk. (Mujenah,1993)

Lampiran 6 Manfaat Jenis Asli yang Berpotensi untuk Ditanam di Lahan Rehabilitasi TNMB

No Tanaman

rekomendasi Manfaat

1 Cabe jawa (Piper retrofractum Vahl.)

Akar dan daun: sakit gigi; Buah: kejang perut, beri-beri, obat kuat, wanita yang sedang nifas, minuman penyegar, penghilang keringat, demam, tekanan darah rendah, cholera, lemah syahwat; Akar: masuk angin, sakit gigi, perut kembung, mulas, muntah-muntah, memperbaiki pencernaan, merangsang nafsu makan, peluruh keringat, encok, infeksi pada hati, dan kesulitan dalam bersalin. (Mujenah 1993; Dewi 2007; Heyne 1987)

2 Kemukus (Piper cubeba L. F.)

Asma, kencing nanah, disentri, mengobati saluran pernafasan, penyakit perut lainnya. (Mujenah 1993; Heyne 1987; Dewi 2007) 3 Pule pandak

(Rauwolfia serpentina Benth.)

Akar: sesak napas, nyeri perut, demam, muntah-muntah, sakit kepala, gigitan ular, pemberantas cacing pada kuda; Getah: bintik putih pada mata; Daun dan bunga: salep luka pada kuda.(Heyne, 1987)

4 Sintok

(Cinnamomum sintok Blume.)

Kayu: bangunan (kurang awet); Kulit batang: obat luar, obat cacing perut, terkena racun binatang, mengurangi sekresi usus, sakit kejang perut bagian bawah, dan murus; Kayu: obat penyakit kelamin. (Heyne 1987)

5 Aren (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr.)

Nira: tidak teratur haid, sariawan, disentri, batuk, TBC, dahak berdarah, obat pencahar, wasir; Akar: ginjal,/ kandung kemih berbatu, anyaman tudung, benang kail, cambuk; Buah lontar: obat sakit kencing; Bunga/ akar: pencahar, peluruh kencing, obat cacingan, malaria; Getah: penawar racun, obat demam, perangsang, sakit gigi, batuk, disentri; Kayu: tongkat, talang, sagu; Daun: bungkus rokok, tali, lidi. (Mujenah 1993; Zuhud et al. 2000; Heyne 1987)

6 Langsat (Langsium domesticum Correa.)

Buah: pangan; Kayu: tahan lama, tiang rumah, gagang perabotan; Kulit buah: usir nyamuk, anti diare; Biji: demam; Kulit kayu: disentri, malaria, tapal, gigitan kalajengking. (Yaacob dan Rugsa 1997)

7 Bendo (Artocarpus elasticus Reinw.)

Kayu: sembelit, muntah, rumah, perahu, lesung, kotak pengepak, kulit batang: tambang, bekleding/ tutup pot bunga, keranjang bunga; Serat tambaran (batang 2 -4 tahun): tambang jala dan kail; Kulit nyamu: baju, kain kepala, kain pinggang, tikar; Kulit batang: sakit pinggang, alat kontrasepsi bagi wanita; Getah: putih, berbau manis, pahit sebagai pulut burung, obat disentri, mulas; Daun: obat TBC; Biji: sakit perut, minyak goreng, minyak rambut.(Heyne 1987; Mujenah 1993)

8 Suren (Toona sureni Blume)

Daun: insektisida; Pohon suren: mengusir serangga (repellant), digunakan dalam keadaan hidup, antifeedant (menghambat daya makan) terhadap larva serangga uji ulat sutera, (pengusir atau penolak) serangga, termasuk nyamuk; Kayu surian: perahu (ringan, tahan air laut), peti, kotak, meja tulis, almari pakaian (harum), perabot, kelas kuat III dan IV, kelas sedang untuk kayu bakar, dan termasuk kelas II untuk bahan baku pulp dan kertas; Kulit batang: pembengkakan limpa; Ekstrak daun: antibiotik; Kulit: obat demam, salep untuk pembengkakan limpa, disentri, dan mencret. (Heyne 1987; Mujenah 1993)

9 Bambu bulat (Bambusa sp)

Usuk pada proses pengasapan daun tembakau (Setiawan 1999) 10 Bambu wuluh

(Schizastycum blumei Nees)

Tiang rambatan tanaman pertanian, glantang pada proses pengasapan daun tembakau (Setiawan 1999)

Lampiran 6 (lanjutan) No Tanaman rekomendasi Manfaat 11 Bambu lamper (Schizastycum branchyladium Kurz)

Anyaman untuk dinding gudang tembakau, rumah, kandang ternak (Setiawan 1999) 12 Rotan warak (Plectomocomia elongata Blumei) Luka (Mujenah 1993) 13 Joho lawe (Terminalia belerica Roxb.)

Buah: pemelihara kehangatan badan (galihan), pewarna untuk kain, tetapi cepat luntur, penyamakan kulit. (Dewi 2007; Heyne 1987) 14 Cempedak

(Artocarpus champeden Spreng)

Pangan, kayu kuat, awet:bangunan, mebel, perahu; Kulit kayu: tambang; Getah: pukat burung. (Heyne 1987; Jansen 1997) 15 Bendoh (Entada

scandens Benth.)

Mengembalikan kondisi wanita setelah bersalin, penyakit lambung, kerajinan ukir (Dewi 2007)

16 Kapulaga (Amomum cardamomum Wild.)

Rimpang: kering, digiling untuk menghangatkan, obat sakit panas dan penyakit dalam; Minyak atsiri: rimpang dan akar; Buah: pengharum napas, gatal tenggorokan, air rebusan: obat kejang perut karena masuk angin (Heyne 1987; Dewi 2007)

17 Pulai (Alstonia scholaris Linn.)

Akar: menghilngkan pedih di badan dan dada, tukak hidung; Kayu: ukiran kasar, peti, korek api; Kulit: obat kuat lambung dan isi perut, kembung, limpa membengkak, demam, nifas, obat cacing, kencing manis, malaria, wasir, penyakit kulit dan obat kuat; Getah: obat luka pada hewan, jelutung palsu, beri-beri, syphillis; Kulit pulai kering sebagai campuran obat, penolak demam, malaria, kencing manis, obat cacing, dan penguat lambung (Dewi 2007; Heyne 1987)

18 Laos (Alpinia galanga L.)

Minyak atsiri berwarna kuning, resin, sebagai stimulan, karminatif, bumbu (Tjitrosoepomo 2005)

19 Pring ori (Bambusa bambos (L) Voss.)

Pelindung, tiang dan penyangga rumah, anyaman keranjang; Tunas muda: sayur; Daun dan ranting muda: pakan ternak (Heyne 1987) 20 Bambu apus

(Gigantochloa apus Kurz)

Galah gantungan tembakau; Rebung: obat cacing kuda, bangunan rumah, jembatan, anyaman, tali pengikat.(Heyne 1987)

21 Bambu betung (Dendrocalamus asper Schultes f.)

Tunas: konsumsi; Batang yang dilubangi dan diberi tanah menjadi tempat menanam, tempat air, bumbung penampung nira, tiang perahu dan tiang rumah, konstruksi jembatan gantung.(Heyne 1987)

22 Bambu matmat (Dinochloa scandens (Blume) O. Kuntze.)

Tunas: obat cacing; Batang: keranjang, pengikat pagar; Air bambu: obat sakit mata, menjernihkan pandangan, radang (obat dalam dan luar).(Heyne 1987)

23 Bambu rampal (Schizostachyum zollingeri Kurz)

Tunas untuk konsumsi; Batang: bilik, pengikat atap, penangkap ikan.(Heyne 1987)

24 Sambung otot Obat pegal linu, sakit otot (Dewi 2007) 25 Arjasa (Agenandra

javanica )

Campuran obat (Dewi 2007) 26 Iles-iles

(Amorpophallus sp.)

Lampiran 7 Rekomendasi Tindakan pada Lahan Rehabilitasi Blok Pletes (33,68 ha)

Dokumen terkait