AKUNTABILITAS KINERJA
3.1 Capaian Kinerja Tahun 2019
Akuntabilitas kinerja Biro Bina Program merupakan perwujudan kewajiban Biro Bina Program untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan/kegagalan pelaksanaan program dan kegiatan Biro Bina Program dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Capaian kinerja Biro Bina Program 2019 dihitung berdasarkan perbandingan antara realisasi kinerja selama tahun 2019 dengan target yang telah ditetapkan pada awal tahun 2019.
Pada tahun 2019 rata-rata capaian kinerja Biro Bina Program terhadap target yang telah ditetapkan mencapai 99,23 persen, capaian ini lebih rendah jika dibandingkan tahun 2018 yang mencapai 99,26 persen. Jika dilihat menurut sasaran strategis, capaian kinerja untuk SS1 memiliki rata rata capaian yang paling tinggi yaitu sebesar 99,93 persen.
Selanjutnya adalah SS3, dengan rata rata capaian sebesar 99,69 persen, dan terakhir SS2 dengan rata rata sebesar 98,08 persen.
Tabel 4. Rata-Rata Capaian Kinerja Biro Bina Program Menurut Sasaran Strategis Tahun 2019
Sasaran Strategis Jumlah
Indikator Capaian Kinerja (%)
(1) (2) (3)
1. Terlaksananya Perencanaan Program dan Kegiatan
BPS yang terpadu 3 99,93
2. Peningkatan Birokrasi Yang Akuntabel 2 98,08 3. Terlaksananya Reformasi Birokrasi Aparatur BPS 2 99,69
Rata Rata Sasaran 99,23
SS1. Terlaksananya Perencanaan Program dan Kegiatan BPS yang terpadu
Rata-rata tingkat capaian sasaran “Terlaksananya Perencanaan Program dan Kegiatan BPS yang Terpadu” tahun 2019 sebesar 99,93 persen, seluruh target dari indikator kinerja
Penganggaran yang terbit tepat waktu sebesar 100 persen meskipun jika dilihat dari volume yang dihasilkan di tahun 2019 lebih sedikit dibandingkan tahun 2018, dikarenakan penyesuaian dengan jumlah dokumen/laporan yang harus dibuat. Indikator Jumlah hari yang dibutuhkan untuk penyusunan Renja BPS dapat memenuhi target atau capaian kinerja sebesar 100 persen. Namun demikian, satu indikator yaitu Persentase Realisasi Anggaran terhadap PAGU capaiannya tidak dapat memenuhi target (99,79 persen), tetapi menunjukkan peningkatan 3,86 point jika dibandingkan dengan realisasi anggaran tahun 2018 sebesar 91,13 persen.
Tabel 5. Tingkat Pencapaian Kinerja Sasaran Terlaksananya Perencanaan Program dan Kegiatan BPS yang Terpadu Biro Bina Program Tahun 2019
Indikator Target
2019 Realisasi
2019 Capaian
(%) Realisasi
2018 Perubahan (%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Jumlah Dokumen/ Laporan Perencanaan dan Penganggaran yang terbit tepat waktu
523 523 100,00 531 -1,51
Jumlah hari yang dibutuhkan
untuk penyusunan Renja BPS 120 120 100,00 120 0
Persentase realisasi anggaran
terhadap PAGU 95 94,8 99,79 91,13 4,03
Rata rata Capaian Kinerja 99,93
Pencapaian Sasaran Terlaksananya Perencanaan Program dan Kegiatan BPS dari tahun 2015-2019 cukup berfluktuatif. Selama lima tahun hanya di tahun 2016, BPS dapat memenuhi target kinerja, selebihnya BPS masih belum dapat memenuhi target yang telah ditetapkan.
Namun demikian mulai tahun 2017-2019 menunjukkan tren peningkatan capaian kinerja Sasaran 1 ini, sebagaimana dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 6. Rata-Rata Pencapaian Kinerja Sasaran Terlaksananya Perencanaan Program dan Kegiatan BPS yang Terpadu Tahun 2015-2019
Dua indikator dalam Sasaran Terlaksananya Perencanaan Program dan Kegiatan BPS yaitu indikator Jumlah Dokumen/Laporan Perencanaan dan Penganggaran yang Terbit Tepat Waktu dan indikator Jumlah Hari yang Dibutuhkan untuk Penyusunan Renja BPS telah menunjukkan capaian kinerja yang baik dan dapat memenuhi target kinerja. Capaian indikator Jumlah Dokumen/Laporan Perencanaan dan Penganggaran yang Terbit Tepat Waktu pada tiga tahun terakhir telah memenuhi target (Capaian kinerja ≥ 100 persen) sebagaimana dapat dilihat pada gambar berikut ini.
Gambar 7. Capaian Kinerja Indikator Jumlah Dokumen/Laporan Perencanaan dan Penganggaran yang Terbit Tepat Waktu Tahun 2015-2019
97.25
100.16
98.46 98.90
99.93
2015 2016 2017 2018 2019
99.24
99.81 100.00
100.76
100.00
2015 2016 2017 2018 2019
Untuk indikator Jumlah Hari yang Dibutuhkan untuk Penyusunan Renja BPS sejak tahun 2015-2019 sudah memenuhi target, mengikuti jadwal penyusunan rencana kerja pemerintah.
Gambar 8. Capaian Kinerja Indikator Jumlah Hari yang Dibutuhkan untuk Penyusunan Renja BPS Tahun 2015-2019
Satu indikator yang masih harus ditingkatkan capaian kinerjanya adalah indikator Persentase Realisasi Anggaran terhadap PAGU. Peningkatan realisasi anggaran harus melibatkan semua pihak dan semua lini proses di BPS mulai dari perbaikan perencanaan, implementasi kegiatan dan anggaran, peran monitoring dan tindak lanjut dengan memegang prinsip Efisien, Efektif dan Ekonomis, tidak dapat hanya dilakukan oleh Biro Bina Program saja.
Gambar 9. Capaian Kinerja Indikator Persentase Realisasi Anggaran terhadap Pagu Tahun 2015-2019
100.00 100.00 100.00 100.00 100.00
2015 2016 2017 2018 2019
92.49
100.66
95.38 95.93
99.79
2015 2016 2017 2018 2019
SS2. Peningkatan Birokrasi yang Akuntabel
Capaian kinerja sasaran peningkatan birokrasi yang akuntabel tahun 2019 rata-rata sebesar 98,08 persen. Pencapaian yang tidak mencapai 100 persen ini dikarenakan indikator hasil penilaian SAKIP oleh Kementerian PAN & RB masih belum mencapai target yang telah dicanangkan sedangkan capaian indikator Jumlah Laporan Monitoring, dan Evaluasi yang terbit tepat waktu sebesar 100 persen.
Pada tahun 2019 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN dan RB) memberikan skor sebesar 75,011) atas pelaksanaan AKIP BPS.
Penilaian tersebut masih lebih rendah dari target 2019 yang sebesar 78,00 point atau dengan kata lain capaian kinerja BPS untuk indikator tersebut sebesar 96,17 persen.
Terhadap hasil ini, KemenPAN dan RB memberikan evaluasi dan rekomendasi yang diberikan untuk pelaksanaan AKIP BPS selanjutnya yaitu :
1. Monitoring evaluasi atas kinerja mitra BPS dalam pelaksanaan survei belum optimal sehingga belum sepenuhnya memberikan keyakinan kepada responden terkait kualitas kinerja mitra BPS tersebut
2. BPS telah melakukan pembinaan statistik sektoral beberapa tahun ini, namun hasil, indikator keberhasilan dan target yang ingin dicapai belum ditetapkan dan belum dijadikan kinerja utama dari BPS. Manfaat dari pembinaan statistik sektoral belum dirumuskan dalam IKU BPS sehingga hasilnya belum dapat diukur
3. BPS telah membangun aplikasi untuk pemantauan kinerja tiap satuan kerja (SiMonev), namun belum berfungsi secara optimal untuk mendorong perbaikan kinerja. Melalui aplikasi tersebut monitoring yang dilakukan masih berupa pemenuhan dokumen dan ketepatan waktu penyampaian dokumen saja, belum sepenuhnya memonitor capaian kinerja secara real time
4. Masih terdapat sasaran strategis dan indikator kinerja Eselon I yang relatif rendah jika dibandingkan dengan levelnya
Contoh : Deputian Bidang Metodologi dan informasi Statistik
SS = Meningkatnya kualitas hubungan dengan pengguna data (user engagement)
IK = Jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data informasi statistik melalui website
IK = Persentase konsumen yang puas terhadap akses data BPS
5. Masih ditemukan sasaran dan indikator kinerja di level lembaga yang masih berorientasi output, Contoh :
SS = Meningkatnya koordinasi dan kerja sama dalam penyelenggaraan SSN IK = Jumlah metadata kegiatan statistik sektoral dan khusus yang di himpun IK = Jumlah instansi yang mendapatkan rekomendasi kegiatan statistik IK = Jumlah instansi yang telah menindaklanjuti rekomendasi
Tabel 6. Tingkat Pencapaian Kinerja Sasaran Peningkatan Birokrasi yang Akuntabel Biro Bina Program Tahun 2019
Indikator Target
2019 Realisasi
2019 Capaian
(%) Realisasi
2018 Perubahan (%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Hasil Penilaian SAKIP oleh
Kementerian PAN & RB 78 75,011) 96,17 75,01 01) Jumlah Laporan Monitoring, dan
Evaluasi yang terbit tepat waktu 25 25 100,00 28 -10,71 Rata rata Capaian Kinerja 98,08
1) Hasil penilaian tahun 2019 belum ada, masih menggunakan Hasil Penilaian tahun 2018.
Sejak awal periode Renstra 2015-2019, capaian kinerja Sasaran Peningkatan Birokrasi yang Akuntabel belum dapat memenuhi target. Capaian tertinggi di tahun 2015, kemudian turun di tahun 2016. Di tahun 2017 dan 2018 capaian sasaran 2 ini meningkat walaupun peningkatannya belum sesuai dengan harapan. Rata-rata capaian Sasaran Peningkatan Birokrasi yang Akuntabel tahun 2015-2019 sebagaimana gambar berikut:
Gambar 10. Rata-Rata Pencapaian Kinerja Sasaran Peningkatan Birokrasi yang Akuntabel Tahun 2015-20191)
99.24
97.90 98.05 98.08 98.08
2015 2016 2017 2018 2019
Satu indikator dalam Sasaran Peningkatan Birokrasi yang Akuntabel yang belum dapat mencapai target kinerja selama periode Renstra adalah indikator Hasil Penilaian SAKIP oleh Kementerian PAN & RBB. Banyak hal yang harus dibenahi oleh BPS dalam upaya peningkatan SAKIP, beberapa diantaranya adalah perbaikan IKU BPS yang lebih berorientasi pada outcame sehingga manfaat dari BPS dapat lebih terukur serta penyusunan Indikator Kinerja Individu (IKI) untuk seluruh pegawai BPS sebagai salah satu ukuran kinerja pegawai sebagai penjabaran IKU BPS.
Gambar 11. Capaian Kinerja Indikator Hasil Penilaian SAKIP oleh Kementerian PAN & RB Tahun 2015-20191)
1) Hasil penilaian tahun 2019 belum ada, masih menggunakan Hasil Penilaian tahun 2018.
Indikator Jumlah Laporan Monitoring, dan Evaluasi yang Terbit Tepat Waktu sejak tahun 2015 sudah dapat memenuhi target dan harus tetap dipertahankan capaiannya.
Gambar 12. Capaian Kinerja Indikator Jumlah Laporan Monitoring, dan Evaluasi yang Terbit Tepat Waktu Tahun 2015-2019
98.48
95.79 96.10 96.17 96.17
2015 2016 2017 2018 2019
100.00 100.00 100.00 100.00 100.00
2015 2016 2017 2018 2019
SS3. Terlaksananya Reformasi Birokrasi Aparatur BPS
Sasaran “Terlaksananya Reformasi Birokrasi Aparatur BPS” tahun 2019 dapat tercapai dengan rata-rata capaian sebesar 99,69 persen. Capaian kinerja untuk indikator Jumlah Laporan Reformasi Birokrasi dan STATCAP Cerdas yang terbit tepat waktu sesuai target 2019. Sedangkan indikator Hasil penilaian Reformasi Birokrasi belum memenuhi target yang telah ditetapkan sebesar 99,37 persen. Pada tahun 2019 Kementerian PAN & RB memberikan skor sebesar 77,512) atas pelaksanaan RB BPS sedangkan target BPS sebesar 78.
Kementerian PAN dan RB memberikan penilaian dan rekomendasi untuk BPS agar lebih meningkatkan pelaksanaan reformasi birokrasi, beberapa hal yang masih perlu ditingkatkan diantaranya :
1. Rencana aksi pelaksanaan RB di tim lembaga belum mengakomodir seluruh layanan yang diberikan oleh BPS ke stakeholder yang terkait dengan core business BPS.
2. BPS belum melakukan pengukuran terhadap perubahan budaya kerja akibat pelaksanaan RB untuk mengetahui komponen budaya kerja yang belum kondusif untuk dilakukan perbaikan
3. Bisnis proses belum sepenuhnya menggambarkan kolaborasi dan sinergi antar unit, khususnya untuk mencapai kinerja instansi
4. Evaluasi organisasi sudah dilakukan, namun belum sepenuhnya dikaitkan dengan proses mewujudkan kinerja organisasi, agar terbentuk organisasi yang lebih efektif.
5. Perencanaan kebutuhan pegawai per tahun belum dikaitkan dengan rencana kinerja per tahun sehingga kemungkinan terjadinya bias dalam perencanaan kebutuhan pegawai
6. Pengembangan pegawai yang berorientasi kepada peningkatan kompetensi belum sepenuhnya didasarkan pada hasil penilaian kinerja yang diolah untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan
7. Monitoring Capaian Kinerja individu dan presensi pegawai di BPS Daerah belum terintegrasi langsung dengan pusat secara online, sehingga capaian kinerja individu dan kedisiplinan pegawai tidak dapat dipantau secara langsung secara real time.
8. Strategi unit/instansi dalam meningkatkan integritas dan pelayanan unit/organisasi belum tersampaikan dengan baik kepada stakeholder. Hal ini berdampak pada hasil survei eksternal beberapa satker belum baik
9. BPS telah banyak membuat inovasi pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah dan mempercepat layanan namun belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat dan stakeholder.
Tabel 7. Tingkat Pencapaian Kinerja Sasaran Terlaksananya Reformasi Birokrasi Aparatur BPS Biro Bina Program Tahun 2019
Sasaran/Indikator Target
2019 Realisasi
2019 Capaian
(%) Realisasi
2018 Perubahan (%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Jumlah Laporan Reformasi Birokrasi dan Statcap Cerdas yang terbit tepat waktu
1 1 100 1 0
Hasil Penilaian Reformasi Birokrasi oleh Kementerian PAN & RB
78 77,512) 99,37 77,51 0
Rata rata Capaian Kinerja 99,69
2) Hasil penilaian tahun 2019 belum ada, masih menggunakan Hasil Penilaian tahun 2018.
Selama periode Renstra 2015-2019, capaian kinerja Sasaran Terlaksananya Reformasi Birokrasi Aparatur BPS cukup berfluktuatif. Tahun 2015, capaiannya melampaui target yang ditetapkan, tetapi di tahun 2016 capaian kinerja sasaran tidak dapat memenuhi target.
Kemudian di tahun 2017 dan 2018 kembali melampaui taget kinerja. Sedangkan di tahun 2019, kembali belum dapat memenuhi target. (Masih menggunakan penilaian tahun 2018, karena hasil penilaian 2019 belum ada dari Kemen PAN & RB).
Gambar 13. Rata-Rata Pencapaian Kinerja Sasaran Terlaksananya Reformasi Birokrasi Aparatur BPS Tahun 2015-20192)
104.11
99.97 100.79 100.99
99.69
2015 2016 2017 2018 2019
Sejak tahun 2015, Indikator Jumlah Laporan Reformasi Birokrasi dan Statcap Cerdas yang Terbit Tepat Waktu sudah dapat memenuhi target dan harus tetap dipertahankan capaiannya.
Gambar 14. Capaian Kinerja Indikator Capaian Kinerja Indikator Jumlah Laporan Reformasi Birokrasi dan Statcap Cerdas yang Terbit Tepat Waktu Tahun 2015-2019
Satu indikator dalam Sasaran Terlaksananya Reformasi Birokrasi Aparatur BPS yang belum dapat mencapai target kinerja selama periode Renstra adalah indikator Hasil Penilaian Reformasi Birokrasi oleh Kementerian PAN & RB. Banyak hal yang harus dibenahi oleh BPS di semua area perubahan dalam upaya peningkatan Reformasi Birokrasi, beberapa diantaranya adalah peningkatan kolaborasi dan sinergi antar unit kerja BPS dalam pelaksanaan bisnis proses khususnya untuk mencapai kinerja instansi, pembuatan rencana aksi pelaksanaan RB yang mengakomodir seluruh layanan yang diberikan oleh BPS ke stakeholder terkait dengan core business BPS termasuk melakukan pengukuran keberhasilannya, perencanaan kebutuhan pegawai per tahun dikaitkan dengan rencana kinerja per tahun sehingga terjadinya bias dalam perencanaan kebutuhan pegawai dapat diminimalisir atau dihilangkan serta penguatan sistem APIP ke arah konsultasi online sehingga dapat lebih efisien dan dapat diakses oleh semua satuan kerja BPS.
100.00 100.00 100.00 100.00 100.00
2015 2016 2017 2018 2019
Gambar 15. Capaian Kinerja Indikator Hasil Penilaian Reformasi Birokrasi oleh Kementerian PAN & RB Tahun 2015-20192)
2) Hasil penilaian tahun 2019 belum ada, masih menggunakan Hasil Penilaian tahun 2018.