• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Lampiran 5 Catatan Wawancara

CATATAN WAWANCARA PENGELOLA

Catatatan Wawancara 1 I. Identitas Diri

a. Nama : Mas Ep (Laki-laki/ Perempuan) b. Jabatan : PNBP (Pemasukan Negara Bukan Pajak) c. Alamat : RT 03 Dusun Suwanting

d. Pendidikan terakhir : SMK II. Daftar Pertanyaan

1. Apa saja potensi pariwisata yang ada di Dusun Suwanting?

Potensi pariwisatanya banyak yang pertama pasti pendakian yang kedua masih tentang alam sih kaya model agrowisata, dan outbond ditambah lagi soft trecking wisata keluarga

2. Apakah ada struktur kepengurusan atau lembaga yang menaungi pengelolaan pariwisata di Dusun Suwanting? Dan sejak kapan mulai berdiri?

Untuk kepengurusan sendiri sudah ada mbak. Sejarah berdirinya jalur pendakian kurang tau, Cuma denger-denger dari orangtua dulunya pernah ada tapi ditutup pada tahun 93/98 kita buka kembali sekitar tahun 2015. Terbenak inisatif untuk buka mengingat jaman sudah semakin maju dan dari sisi bisnis juga memnungkinkan, apa salahnya to buka kembali

3. Bagaimana tanggapan masyarakat terhadap adanya pariwisata ini?

Tanggapan masyarakat ketika adanya jalur pendakian mungkin awalnya rancu tapi lama-kelamaan mereka malah mendukung

4. Apakah masyarakat dilibatkan dalam pengembangan pariwisata?

ya, tentu masyarakat dilibatkan mbak karena masyarakat adalah pengelola dari pariwisata pendakian Taman Nasional Gunung Merbabu di Dusun Suwanting 5. Bagaimana bentuk pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Dusun

Suwanting dalam

a. Upaya pemasaran dan aksesbilitas untuk mempertajam dan memantapkan citra kepariwisataan

Bentuk pengembangan pariwisata kalau untuk untuk pemasaran paling gencar kita menggunakan media sosial lah, entah itu blog, entah itu facebook, instagram ataupun yang lainlah, yang pasti hampir 75% pemasaran jalur Suwanting melalui sosmed. Kalau untuk aksesbilitas jalan masuk menuju Suwanting alhamdulilah sekitar tahun 2013an akses jalan ketep kopeng sudah cor blog, dan dari dusun sendiri tidak kesulitan

b. Kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan mutu kerja dan meningkatkan kemampuan pengelolaan pariwisata.

147

untuk kegiatan anggota diantaranya sebagaian besar ditunjuk sebagai tim SAR,dan kebetulan salah satunya adalah saya yang langsung dari BASARNAS (Badan Search and Rescue Nasional),jadi untuk masalah evakuasi akibat kecelakaan di dunung insyallah Suwanting sudah siaplah karena telah bersertifikasi nasional, dan untuk lain misalkan kaya studi banding dengan jalur pendakian lain, dan untuk tentang alamlah misalhkan kaya metode penanaman ataupun yang lain konservasi alhamdulilah sudah dilaksankan. Untuk pelayanan sendiri alhamdulilah ramah mbak, anda sendiri bisa rasakan ataupun bertanya kepada wisatawan lain kalau jalur paling ramah adalah pelayanan Suwanting, meskipun jalur tidak ramah tapi warga ramah. Belum ada kegiatan khusus untuk kemampuan pengelolaan pariwisataan c. Upaya menampilkan produk-produk wisata yang bervariasi

Upaya untuk menampilkan produk wisata masih nihil mbak kecuali jalur pendakian saja, yang lain masih sekedar rencana dan wacana.

6. Apakah terdapat mitra dalam pengembangan berbasis masyarakat ? Apabila iya, bagaimana hubungan kerja yang ada?

Untuk masalah mitra swasta belum ada, tapi karena Merbabu sendiri milik Taman Nasional ya mbak selian itu kan Taman Nasional juga mengelola hutan konservasi jadi untuk masalah mitra kita gak begitu mementingkan, mungkin untuk besuk jika ada outbond dan dunhill, itu bisa

7. Apakah ada kegiatan yang praktis dan mendorong tumbuhnya wirausahawan lokal yang mampu bersaing untuk pengembangan pariwisata?

Kegiatan yang bermanfaat untuk warga jadi ada yang bisa buka kios, warung, dll

8. Siapa saja yang berperan dalam pengembangan pariwisata, dan bagaimana perannya?

Yang berperan dalam pengembangan pariwisata adalah seluruh masyarakat Suwanting.

9. Bagaimana peran dan inisiatif masyarakat dalam pengembangan pariwisata? Inisiatif yang dilakukan masyarakat yang pertama dalam pelayanannya, membenahi jalur, yang ketiga untuk masalah sampai sekarang juga masih terkondisi, sama paling itu mbak kan dari basecamp sampai batas kawasan itu cukup jauh, dari pihak basecamp juga menyediakan ojek mbak

10.Apakah masyarakat ikut ber partisipasi dalam pembuatan kebijaksanaan dan pengambilan keputusan untuk pengembangan pariwisata berbasis masyarakat?

.ya

11.Apakah masyarakat ikut berpartisipasi dalam identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian serta pemanfaatan dalam pengembangan pariwisata?

Masyarakat pasti dilibatkan dalam pengambilan keputusan, pembuatan kebijaksanaan, identifikasi masalah, perencanan, pelaksanaan dan pengendalian basecamp

148

12.Bagaimana bentuk partisisipasi yang diberikan oleh masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat?

Bentuk partisipasi yang diberikan yang pasti pada sat ada perkumpulan warga, yang pertama pasti gagasan yang kedua pasti tenaga mbak

13.Apa saja faktor yang mendorong masyarakat untuk ikut berpatisipasi dalam pengembangan pariwisata?

Faktor pendorong partisipasi dilihat dari positivnya warga sendiri sudah bisa merasakan dari hasil pariwisata pendakian ini, yang kedua kualitas hidup lumayan naik, ekonomi juga lumayan membaik

14.Apa saja faktor yang menghambat masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pengembangan pariwisata ?

Belum ada faktor yang menghambat

15. Bagaimana strategi dari pihak pengelola untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata?

Karena disini adat gotong royong masih kental jadi tuntutan lingkungan 16.Perubahan apa yang terjadi dari adanya partisipasi masyarakat dalam

pengembangan pariwisata?

Kesejahteraan ekonomi masyarakat meningkat, banyak yang sekarang mulai membuka usaha seperti toko souvenir jualan makanan mateng, jasa porter dan lainnya lah mbak.

17.Apakah pemerintah juga ikut berperan dalam pengembangan pariwisata? Kalau untuk pemerintahan baru sampai desalah karena untuk masalah kabupaten belum mbak soalnya Gunung Merbabu itu hak sepenuhnya milik Taman Nasional Gunung Merbabu

18.Bagaimana pendanaan untuk pengelolan pariwisata, dari mana diperoleh dan untuk apa saja?

Kalau untuk pendanaan diperoleh dari hasil retribusidama parkir, untuk sementara ini sih penggunaanya untuk aksesbilitas mbak kaya pembuatan tugu, dan untuk kegiatan TPA mbak

Magelang, 9 Februari 2017 Validator

149 Catatatan Wawancara 2

I. Identitas Diri

a. Nama : Bapak Rb (Laki-laki/ Perempuan) b. Jabatan : Tim Evakuasi

c. Alamat : RT 04 Dusun Suwanting d. Pendidikan terakhir : SD

II. Daftar Pertanyaan

1. Apa saja potensi pariwisata yang ada di Dusun Suwanting?

Potensi pertama jalur pendakian , pecinta alam-alam itu, yang bikin menarik ya cuma pemandangan itu aja

2. Apakah ada struktur kepengurusan atau lembaga yang menaungi pengelolaan pariwisata di Dusun Suwanting? Dan sejak kapan mulai berdiri?

Sejarahnya sih ceritanya pada tgl 8 Februari 2015, ada orang datang dari Wonosobo 8 orang mau naik, tapi kita gak boleh dan kita janji saya mintain nomor telpon dan saya bilang “udah mas, mas ninggalin nomor telpon disini besuk misalkan jalur pendakian udah bener, mas bisa beneran naik, kemudian 15 maret, namun waktu itu belum ada simaksi, dan alhamdulilah dia sampai puncak dan akhirnya bisa memberi tahu ke teman yang lain.

3. Bagaimana tanggapan masyarakat terhadap adanya pariwisata ini?

Tanggapan masyarakat ya bisaalah yang namanya pertama kali kita buka pariwisata itu adalah yang namanya orang banyak pasti banyak yangmengkritiki kan, tapi kira biarin aja, siapa tau kan besuk lama- kelamanaan dia menjadi suka alhamdulilah sampai masyarakat ikut repon dan menikmati hasilnya

4. Apakah masyarakat dilibatkan dalam pengembangan pariwisata? Masyarakat dilibatkan dalam pengembangan pariwisata

5. Bagaimana bentuk pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Dusun Suwanting dalam

a. Upaya pemasaran dan aksesbilitas untuk mempertajam dan memantapkan citra kepariwisataan

Upaya pemasarannya ya Cuma dari temen ke temen sama kita posting lewat fb, instagram, media sosiallah

b. Kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan mutu kerja dan meningkatkan kemampuan pengelolaan pariwisata.

Untuk itu untuk mutu kerja itu ya bukan Cuma kita saja ataupun bukan Cuma dari warga, kita penanganan bersama, dari buka jalur, pengelola basecamp dan perawatan jalur itu bersama. Sebenarnya kita untuk itu kita cuma melakukan pelatihan sedikit demi sedikit dari teman teman yang datang untuk latian bersama di Dusun Suwanting. Kalau khusus untuk kemampuan pengelolaan pariwisata sendiri kita belum ada, paling di kita lebih ke pemeliharaan, perawatan, penambahan infrastruktur. Paling kalau pengeloaan lebih kaya sharing sama basecamp jalur lain.

150

Selain pariwisata pendakian kita belum ada produk wisata yang lain, paling kalau dari luar negeri, kita ajak untuk ke kebun.

6. Apakah terdapat mitra dalam pengembangan berbasis masyarakat ? Apabila iya, bagaimana hubungan kerja yang ada?

Untuk mitra pemasaran baru sebagian besar dari UMY Yogya, sama tour opertaor yogya dan AGMM Magelang

7. Apakah ada kegiatan yang praktis dan mendorong tumbuhnya wirausahawan lokal yang mampu bersaing untuk pengembangan pariwisata?

Kegiatan yang bermanfaat untuk warga jadi ada yang bisa buka kios, warung, dll

8. Siapa saja yang berperan dalam pengembangan pariwisata, dan bagaimana perannya?

Yang berperan dalam pengelolaan pariwisata adalah seluruh masyarakat, ada apa-apa ya kami tanggung bersama, yang tanggung jawab bukan hanya yang membuat dan membuka jalur, tapi seluruh masyarakat semua ikut bertanggung jawab, saat ada sesuatu yang terjadi masyarakat dilibatkan secara penuh baik dari gagasan, tenaga ataupun dana yang lain.

9. Bagaimana peran dan inisiatif masyarakat dalam pengembangan pariwisata? Ketika ada permaslahan, masyarakat langsung respect kita cari sumber masalahnya, apa masalahnya, solusinya bagaimana di selesaikan bersama 10.Apakah masyarakat ikut berpartisipasi dalam pembuatan kebijaksanaan dan

pengambilan keputusan untuk pengembangan pariwisata berbasis masyarakat? Ya, karena disini itu masih guyub sih mbak, jadi ya untuk menentukan sesuatu pasti dilakukan musyawarah dimana masyarakat semua terlibat, terutama sih tokoh masyarakat.

11.Apakah masyarakat ikut berpartisipasi dalam identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian serta pemanfaatan dalam pengembangan pariwisata?

Masyarakat pasti dilibatkan dalam pengambilan keputusan, pembuatan kebijaksanaan, identifikasi masalah, perencanan, pelaksanaan dan pengendalian basecamp

12.Bagaimana bentuk partisisipasi yang diberikan oleh masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat?

Bentuk partisipasi kalau masyarakat ya dibantu sama relawan ikut memasarkan dan menyambut tamulah

Kalau untuk dana kita jarang memberikan langsung berwujud uang mbak, tapi langsung memberikan berupa barang yang dibutuhkan. Seperti saat kerja bakti warga disini dijaah bergilir untuk membuatkan konsumsinya mbak

13.Apa saja faktor yang mendorong masyarakat untuk ikut berpatisipasi dalam pengembangan pariwisata?

Untuk kebersihan jalur kita seharusnya kerja sama dengan orang sekampung bukan urusan pribadi, dan masyarakat diwajibkan untuk mengikuti kegiatan pariwisata apabila tidak ikut maka akan dikenakan biaya sebesar 50.000- 70.000

151

14.Apa saja faktor yang menghambat masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pengembangan pariwisata ?

Yang namanya masyarakat kan banyak ya mbak, pasti adalah satu dua yang tidak ikut bisa mungkin karena kurang suka, males, atau kenapa saya kurang tahu, kan hati nurani orang saya tidak tahu

15.Bagaimana strategi dari pihak pengelola untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata?

Ya dengan denda tadi, kalau gak ikut tau gak datang di denda 50.000

16.Perubahan apa yang terjadi dari adanya partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata?

Yang jelas ada perubahan mbak, dulu Dusun Suwanting sepi, setelah adanya jalur pendakian menjadi ramai, untuk pemasukan saya kurang tahu, tapi alhamdulilah jalan dan nambah silaturahmi

.

17.Apakah pemerintah juga ikut berperan dalam pengembangan pariwisata? Pemerintah yang ikut berperan dalam pengembangan masih sampai kawasan Desa mbak, karena kita juga memberikan kontribusi untuk kas Desa

18.Bagaimana pendanaan untuk pengelolan pariwisata, dari mana diperoleh dan untuk apa saja?

Untuk pendanaan pengelolaan itu udah urusan Taman Nasional karena uang simaksi kita setorkan ke pihak Taman Nasional, kalau untuk desa sendiri diperoleh dari simaksi dan parkir untuk pengembangan mushola atau TPA.

Magelang, 12 Februari 2017 Validator

152 Catatatan Wawancara 3

I. Identitas Diri

a. Nama : Mas Ed (Laki-laki/ Perempuan) b. Jabatan : Seksi Humas

c. Alamat : RT 07 Dusun Suwanting d. Pendidikan terakhir : SMA

II. Daftar Pertanyaan

1. Apa saja potensi pariwisata yang ada di Dusun Suwanting?

Potensi pariwisata yang ada di dusun kami adalah jalur pendakian Gunung Merbabu, terus banyak juga kebudayaannya kaya soreng, sholawatan, rejeban. 2. Apakah ada struktur kepengurusan atau lembaga yang menaungi pengelolaan

pariwisata di Dusun Suwanting? Dan sejak kapan mulai berdiri?

Struktur pengurusnya sudah ada mbak. Pariwisata pendakian berdiri sejak maret 2015, untuk sejarahnya dulu udah ada digunakan untuk kegiatan sehari- hari warga namun atas inisiatif warga akhirnya membuka pariwisata

3. Bagaimana tanggapan masyarakat terhadap adanya pariwisata ini?

Tanggapan masyarakat cukup baik, selalu menyambut pendaki dengan baik, menyapa dan pasti bilang monggo pinarak ke semua wisatawan.

4. Apakah masyarakat dilibatkan dalam pengembangan pariwisata?

Dalam pengembangan pariwisata pendakian yang di Dusun Suwanting masyarakat ikut terlibat entah itu jaga basecamp, evakuasi ataupun lainnya. 5. Bagaimana bentuk pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Dusun

Suwanting dalam

a. Upaya pemasaran dan aksesbilitas untuk mempertajam dan memantapkan citra kepariwisataan

Upaya pemasarannya dilakukan dengan offline dan online dimana terdapat kios-kios yang menjual douvenir yang khas dari dusun kami.

b. Kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan mutu kerja dan meningkatkan kemampuan pengelolaan pariwisata.

Untuk kegiatan yang sudah dilakukan oleh masyarakat seperti penanaman untuk mengurangi terjadinya longsor juga, terus ada bersih-bersih sampah, dan pembenahan jalur pendakian. Untuk meningkatkan kemampuan masyarakat sendiri dalam perawatan kawasan ada pelatihan dari kementrian hutan dan lingkungan. .

c. Upaya menampilkan produk-produk wisata yang bervariasi

Upayanya ya dari pemasaran tadi , saat ini produk wisata yang ada baru pendakian gunung merbabu itu tadi

6. Apakah terdapat mitra dalam pengembangan berbasis masyarakat ? Apabila iya, bagaimana hubungan kerja yang ada?

Hubungan dengan mitra ya sangat baik karena kerja sama hingga menguntungkan kedua belah pihak

7. Apakah ada kegiatan yang praktis dan mendorong tumbuhnya wirausahawan lokal yang mampu bersaing untuk pengembangan pariwisata?

153

Setiap warga yang punya usaha kegiatannya paling sharing satu sama lain dan melakukan pemasaran untuk pengembangan usahanya, rata-rata mereka itu gak bikin sendiri, jadi beli yang memproduksi dengan harga miring, baru dijual lagi. Soalnya orang sini pekerjaan utamanya kalau gak ngeyek ya tani 8. Siapa saja yang berperan dalam pengembangan pariwisata, dan bagaimana

perannya?

Yang berperan pariwisata yakni masyarakat, berperan saat tugas piket jaga

basecamp, evakuasi kecelakaan, membersihkan sampah, memmperbaiki jalan

yang rusak

9. Bagaimana peran dan inisiatif masyarakat dalam pengembangan pariwisata? Ketika ada permaslahan, masyarakat langsung respect kita cari sumber masalahnya, apa masalahnya, solusinya bagaimana di selesaikan bersama 10.Apakah masyarakat ikut berpartisipasi dalam pembuatan kebijaksanaan dan

pengambilan keputusan untuk pengembangan pariwisata berbasis masyarakat? Ya karena setiap individu diwajibkan untuk berpatisipasi dalam pengembangan pariwisata itu, untuk itu masyarakat juga ikut andil dalam pengembilan keputusan yang bersangkutan pada pariwisata tersebut

11.Apakah masyarakat ikut berpartisipasi dalam identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian serta pemanfaatan dalam pengembangan pariwisata?

Masyarakat ikut terlibat dalam hal yang menyangkut pariwisata ini mulai identifikasi masalah sampai evaluasi, karena masyarakat merupakan pengelola 12.Bagaimana bentuk partisisipasi yang diberikan oleh masyarakat dalam

pengembangan pariwisata berbasis masyarakat?

Bentuk partisipasi yang diberikan masyarakat dalam pengembangan yakni gagasan dan tenaga untuk evakuasi, pembenahan jalur operasi bersih kan dibutuhkan banyak tenaga mbak

13.Apa saja faktor yang mendorong masyarakat untuk ikut berpatisipasi dalam pengembangan pariwisata?

Faktor pendorong untuk berpartisipasi adalah desa kami kan terletak di pelosok, biar masyarakat luas itu tahu kalau dusun suwanting itu ada potensi pariwisata

14.Apa saja faktor yang menghambat masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pengembangan pariwisata ?

Faktor yang menghambat karena masyarakat memiliki profesi dan kesibukan masing-masing jadi masyarakat itu tidak bisa ikut penuh dalam andil dalam kegiatan pengembangan pariwisata

15.Bagaimana strategi dari pihak pengelola untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata?

Strategi untuk masyarakat agar ikut berpatisiapsi adalah dengan membagi masyarakat bapak-bapak ataupun pemuda menjadi kelompok-kelompok agar masyarakat itu bisa bergiliran dan diwajibkan, jadi setiap individu ikut andil

154

16.Perubahan apa yang terjadi dari adanya partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata?

Perubahan yang terjadi masyarakat menjadi lebih akrab, banyak pengetahuan pengembangan pariwisata dan pengelolaan hutan konservasi

17.Apakah pemerintah juga ikut berperan dalam pengembangan pariwisata? Pemerintah ikut andil dalam pemberian izin untuk membuka jalur pendakian 18.Bagaimana pendanaan untuk pengelolan pariwisata, dari mana diperoleh dan

untuk apa saja?

Pendanaan diperoleh dari simaksi setiap pendaki, dan untuk fasilitas

basecamp, tiket Taman Nasional dan juga menjadi uang khas dusun untuk

pembangunan di Dusun kami.

Magelang, 12 Februari 2017 Validator

(...)

155 Catatatan Wawancara 4

I. Identitas Diri

a. Nama : Bapak St (Laki-laki/ Perempuan) b. Jabatan : Ketua Paguyuban (Ketua Dusun) c. Alamat : RT 03 Dusun Suwanting

d. Pendidikan terakhir : SMP II. Daftar Pertanyaan

1. Apa saja potensi pariwisata yang ada di Dusun Suwanting?

Potensi sih banyak, tapi yang digali sama masyarakat cuma potensi jalur pendakian, karena saat ini yang banyak diminati ya naik gunung itu.

2. Apakah ada struktur kepengurusan atau lembaga yang menaungi pengelolaan pariwisata di Dusun Suwanting? Dan sejak kapan mulai berdiri?

Struktur kepengurusan ada, Sejarah berdirinya jalur, awal-awalnya mendirikan jalur pendakian itu meningkatkan kesejahteraan,yang terutama mengurangi pangangguran anak muda, setelah itu setelah dibuka jalur pendakian dan memiliki izin dari pihak Taman Nasional Gunung Merbabu, kini kesejahteraan warga meningkat yang awalnya warung-warung hanya satu dua kini menjadi lebih banyak

3. Bagaimana tanggapan masyarakat terhadap adanya pariwisata ini?

Tanggapan masyarakat sangat baik dan mendukung penuh karena, saya katakan mendukung penuh karena masyarakat mau berjaga 24 jam juga sewaktu-waktu ada evakuasi ada yang jaga yang diatas, yang ada di jalur pendakian , itu yang jaga langsung respon untuk mengirimkan bantuan keadaan yang membutuhkan mbak, bantuan apapun warga kami siap untuk membantu pengunjung atau pendaki

4. Apakah masyarakat dilibatkan dalam pengembangan pariwisata?

Memang tujuan kami adalah menghidupkan pemikiran warga kami dengan adanya jalur pendakian terutama pertama untuk menambah income, mengurangi pengangguran dan menambah wawasan bagi warga kami, yang awalnya tidak tahu apa itu pendaki, apa itu jalur pendakian,setelah mendapatkan izin resmi dari Taman Nasional adanya jalur pendakian. Jadi ya masyarakat semua terlibat.

5. Bagaimana bentuk pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Dusun Suwanting dalam

a. Upaya pemasaran dan aksesbilitas untuk mempertajam dan memantapkan citra kepariwisataan

Pemasarannya dengan internet, mulut ke mulut. Terus ada juga pernah survey kesini minta penjelasan-penjelasan atau informasilah, melalui internet

b. Kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan mutu kerja dan kemampuan pengelola pariwisata

Kegiatan yang ada seperti pelatihan itu sudah ada mbak namun belum semua masyarakat dilibatkan karena andilnya kurang karena hal ini menyangkut banyaknya anggota yang ada jadi kami bagi rata setiap warganya.

156

Sebenarnya untuk potensi pertanian, itu bisa menjadi aikon untuk Dusun Suwanting sendiri, namun karena basic kami itu merupakan petani yang hanya sekedar keturunan, jadi pengetahuan kami tentang agrowisata masih minim mbak, kalau untuk harapan kami sih dari pemerintah memiliki upaya untuk mengembangkan potensi tersebut.

6. Apakah terdapat mitra dalam pengembangan berbasis masyarakat ? Apabila iya, bagaimana hubungan kerja yang ada?

Kalau untuk mitra swasta sendiri belum ada, paling mitranya sama pihak Taman Nasional Gunung Merbabu

7. Apakah ada kegiatan yang praktis dan mendorong tumbuhnya wirausahawan lokal yang mampu bersaing untuk pengembangan pariwisata?

Untuk kegiatan kewirausahaan kemarin kami sudah didatangi dari pihak kecamatan, tentang bank sampah mengingat disini merupakan pariwisata pendakian maka banyak sampah yang dibawa turun oleh pendaki, saya minta dari pohak kecamatan untuk mengadakan pelatihan pemanfaatan sampah dari pendaki, tapi sampai sekarang belum ada kelanjutannya, tujuan kami sampah- sampah yang bisa dimanfaatkan atau didaur ulang kalau ada pelatihan dari pemerintah sampah itu bisa dimanfaatkan untuk kerajinan seperti souvenir

mbak.

8. Siapa saja yang berperan dalam pengembangan pariwisata, dan bagaimana perannya?

Yang berperan dalam pengembangan masyarakat yakni semua masyarakat terutama tokoh-tokoh masyarakat, masing-masing ketua RT, dimana Suwanting sendiri memiliki 8 RT. Per RT semua dilibatkan dan sudah dibentuk ketua piket per RT dibentuk menjadi 2 yakni kelompok A dan Kelompok B

9. Bagaimana peran dan inisiatif masyarakat dalam pengembangan pariwisata? Untuk inisiatif sebenarnya lumayan banyak namun masih sulit direalisasikannya, seperti saja kami kemarin sudah mengusulkan kepada pihak Taman Nasional untuk diberikan jin membuat Rumah Panggung dibatas kawasan atau POS1, tap sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari pihak Taman Nasional

10.Apakah masyarakat ikut berpartisipasi dalam pembuatan kebijaksanaan dan pengambilan keputusan untuk pengembangan pariwisata berbasis masyarakat?

Memang kami sangat prioritaskan untuk semua kegiatan yang ada di Dusun Suwantng, untuk pengambilan keputusan kami melibatkan semua masyarakat terutama tokoh-tokoh masyarakat sebagai pihak penengah, karena keputusan yang ada di Dusun Suwanting ini berdasarkan musyawarah bersama mbak. Karena apa yang ada di Dusun Suwanting adalah tanggungjawab kita semua 11.Apakah masyarakat ikut berpartisipasi dalam identifikasi masalah,

perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian serta pemanfaatan dalam pengembangan pariwisata?

157

Masyarakat ikut terlibat dalam hal yang menyangkut pariwisata ini mulai identifikasi masalah sampai evaluasi, karena masyarakat merupakan

Dokumen terkait