DAN ASUMSI OLEH MANAJEMEN
14. UTANG BANK DAN CERUKAN (lanjutan) BANK LOANS AND OVERDRAFT (continued) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Pada tanggal 26 Mei 2014, Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja Transaksional sebesar Rp100.000.000.000 dengan tingkat suku bunga sebesar 11,00% per tahun. Perusahaan juga memperoleh fasilitas Invoice
Financing dan fasilitas Bank Garansi masing-
masing sebesar Rp25.000.000.000 dan Rp10.000.000.000. Seluruh fasilitas ini dijamin dengan persediaan barang dagang Perusahaan sebesar Rp135.000.000.000 (Catatan 8) yang diikat secara bersama-sama.
On May 26, 2014, the Company obtained Transactional Working Capital Loan facility amounting to Rp100,000,000,000 with interest at 11.00% per annum. The Company also obtained Invoice Financing facility and Bank Guarantee facility in the amount of Rp25,000,000,000 and Rp10,000,000,000, respectively. These facilities are secured jointly by the Company’s inventories amounting to Rp135,000,000,000 (Note 8).
Pada tanggal 25 Mei 2015, jumlah fasilitas Kredit Modal Kerja Transaksional dinaikkan menjadi Rp175.000.000.000 dengan tingkat suku bunga sebesar 10,20% per tahun. Perusahaan juga memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja Revolving
sebesar Rp25.000.000.000 dengan tingkat suku bunga sebesar 10,40% per tahun. Fasilitas Kredit Modal Kerja Transaksional, Kredit Modal Kerja
Revolving, dan Bank Garansi tersebut dijamin
dengan persediaan barang dagang Perusahaan sebesar Rp223.000.000.000 (Catatan 8) yang diikat secara bersama-sama.
On May 25, 2015, the Transactional Working Capital Loan facility was increased to a total amount of Rp175,000,000,000 with interest at 10.20% per annum. The Company also obtained Revolving Working Capital Loan facility amounting to Rp25,000,000,000 with interest at 10.40% per annum. The Transactional Working Capital Loan facility, Revolving Working Capital Loan facility, and Bank Guarantee facility are secured jointly by
the Company’s inventories amounting to
Rp223,000,000,000 (Note 8).
Pada tanggal 29 Maret 2016, tingkat suku bunga Fasilitas Kredit Modal Kerja Transaksional dan Kredit Modal Kerja Revolving tersebut diturunkan menjadi 9,50% per tahun.
On March 29, 2016, the interest rate of Transactional Working Capital Loan facility and Revolving Working Capital Loan was reduced to 9.50% per year.
Pada tanggal 3 Mei 2016, Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit Jangka Pendek sebesar Rp250.000.000.000 dengan tingkat suku bunga yang ditetapkan pada saat penarikan yang berkisar antara 7,50% - 8,50% per tahun di tahun 2016, dan dijamin dengan persediaan barang dagang Perusahaan sebesar Rp127.000.000.000 (Catatan 8).
On May 3, 2016, the Company obtained a Short- Term Credit facility of Rp250,000,000,000 with the interest rate set at the time of withdrawal in 2016 in the range of 7.50% - 8.50% per annum, and was secured with the Company's inventories of Rp127,000,000,000 (Note 8).
Pada tanggal 26 Mei 2016, jumlah fasilitas Kredit Modal Kerja Transaksional diturunkan menjadi Rp150.000.000.000 dengan tingkat suku bunga sebesar 9,50% per tahun dan jumlah fasilitas Kredit Modal Kerja Revolving dinaikkan menjadi Rp50.000.000.000 dengan tingkat suku bunga sebesar 9,50% per tahun.
On May 26, 2016, the Transactional Working
Capital Credit facility was decreased to
Rp150.000.000.000 with interest at 9.50% per annum and the Revolving Working Capital Credit facility was increased to Rp50,000,000,000 with interest at 9.50% per annum.
Pada tanggal 22 Juni 2016, tingkat suku bunga fasilitas Kredit Modal Kerja Transaksional tersebut diturunkan menjadi 9,00% per tahun dan pada tanggal 26 September 2016, tingkat suku bunga fasilitas tersebut diturunkan lagi menjadi 8,50% per tahun.
On June 22, 2016, the interest rate of Transactional Working Capital Credit facility was decreased to 9.00% per annum, and on September 26, 2016 the interest rate of this facility was further decreased to 8.50% per annum.
14. UTANG BANK DAN CERUKAN (lanjutan) 14. BANK LOANS AND OVERDRAFT (continued) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Fasilitas Kredit Modal Kerja Transaksional, Kredit Modal Kerja Revolving, Kredit Jangka Pendek, dan Bank Garansi tersebut dijamin dengan piutang usaha dan persediaan barang dagang Perusahaan sebesar Rp460.000.000.000 (Catatan 8) yang diikat secara bersama-sama.
The Transactional Working Capital Loan facility, Revolving Working Capital Loan facility, Short- Term Credit facility and Bank Guarantee facility are jointly secured by the Company’s trade receivables and inventories amounting to Rp460,000,000,000 (Note 8).
Fasilitas tersebut mengharuskan Perusahaan untuk menjaga Current Ratio minimum 1,2x, Debt to EBITDA Ratio maksimum 3,9x, dan Debt Service
Coverage Ratio minimum 1,2x, dan menjaga
belanja modal tahunan maksimal sebesar AS$12.000.000.
These facilities require the Company to maintain Current Ratio at a minimum of 1.2x, Debt to EBITDA Ratio at a maximum of 3.9x, and Debt Service Coverage Ratio at a minimum of 1.2x, and ensure the annual capital expenditures are at a maximum of US$12,000,000.
Fasilitas-fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 25 Mei 2017.
These facilities will expire on May 25, 2017.
The Bank Nationalnobu Tbk The Bank Nationalnobu Tbk
Pada bulan November 2015, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit Pinjaman Tetap-On
Demand (PT-OD1) untuk pembiayaan piutang
usaha sebesar Rp50.000.000.000 dengan tingkat suku bunga sebesar 8,88% - 9,95% per tahun di tahun 2016 (2015 : 10,50% per tahun). Pinjaman ini dijamin dengan persediaan barang dagang Perusahaan sebesar Rp50.000.000.000 (Catatan 8) yang diikat secara fidusia.
In November 2015, the Company obtained Fixed Loan-On Demand (PT-OD1) credit facility for the financing of trade receivables amounting to Rp50,000,000,000 with an interest rate of 8.88% - 9.95% per annum in 2016 (2015 : 10.50% per annum). This loan is secured by the Company's
merchandise inventory amounting to
Rp50,000,000,000 (Note 8), which is covered by fiduciary agreement.
Pada bulan Juni 2016, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit Pinjaman Tetap-On Demand (PT- OD3) Money Market Line sebesar Rp50.000.000.000 dengan tingkat suku bunga berkisar antara 7,65% - 8,55% per tahun di tahun 2016. Pinjaman ini dijamin dengan persediaan barang dagang Perusahaan sebesar Rp50.000.000.000 (Catatan 8) yang diikat secara fidusia.
In June 2016, the Company obtained Fixed Loan- On Demand (PT-OD3) Money Market Line amounting to Rp50,000,000,000 with interest ranging from 7.65% - 8.55% per annum in 2016. This loan facility is secured by the Company's
inventories amounting to Rp50,000,000,000
(Note 8), which is covered by fiduciary agreement.
Pada tanggal 15 November 2016, jumlah fasilitas kredit Pinjaman Tetap-On Demand (PT-OD1) diturunkan menjadi Rp25.000.000.000, dan jumlah fasilitas kredit Pinjaman Tetap-On Demand (PT- OD3) Money Market Line dinaikkan menjadi Rp75.000.000.000.
On November 15, 2016, the Fixed Loan-On Demand (PT-OD1) credit facility was decreased to Rp25,000,000,000 and Fixed Loan-On Demand (PT-OD3) Money Market Line was increased to Rp75,000,000,000.
Pinjaman tersebut mengharuskan Perusahaan untuk menjaga Current Ratio minimum 1,2x, Debt
to EBITDA Ratio maksimum 3,9x, dan Debt Service
Coverage Ratio minimum 1,2x.
The loan requires the Company to maintain Current Ratio at a minimum of 1.2x, Debt to EBITDA Ratio at a maximum of 3.9x, and Debt Service Coverage Ratio at a minimum of 1.2x.
Fasilitas ini berakhir pada tanggal 17 November 2017.