• Tidak ada hasil yang ditemukan

LANDASAN TEORI

A. Masalah sikap optimisme 1. Pengertian sikap optimisme

3. Ciri-ciri sikap optimisme

Sikap optimisme adalah sikap atau pandangan hidup yang dalam segala hal dipandang kebaikannya saja. Dan pada hakikatnya setiap manusia menginginkan suatu keberhasilan atau kesuksesan. Adapun ciri-ciri sikap optimisme adalah:

a. Mempunyai tujuan

Rahasia dari orang-orang yang berhasil adalah terletak pada tujuan yang luhur, untuk itu tidak henti-hentinya belajar untuk menggunakan

9 Ibid, him. 70. 10 Ibid, him. 73-74

22

waktunya untuk mewujudkan tujuan mereka. Milikilah cita-cita yang luhur itu dan berusahalah untuk meraih cita-cita Anda tersebut dengan usaha yang tidak mengenal lelah.

b. Minat dan kemauan

Dalam upaya mewujudkan cita-cita memerlukan minta atau kemauan yang sungguh-sungguh. Jika minat itu telah tumbuh maka tidak akan timbul perasaan menyesal terhadap sesuatu yang sengaja dikorbankan demi tercapainya apa yang dicita-citakan.

c. Motivasi

Motivasi adalah sebab-sebab yang menjadi dorongan bagi seseorang dalam melaksanakan usaha / peketjaannya. Motivasi itu sendiri merupakan dasar dari setiap tindakan, pikiran dan pendapat yang dilakukan oleh setiap manusia.

d. Ambisi

Ambisi adalah sesuatu yang dapat Anda capai karena Anda mempunyai kemampuan menempatkan diri Anda dalam posisi itu dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan keadaan wajar Anda atau pengetahuan Anda.

e. Mendayagunakan otak

Otak dapat menyimpan sejumlah keterangan yang hampir tidak terbatas banyaknya dalam bank ingatan kira-kira 30 - 60 menit setelah

23

keterangan itu diterima, mengambang kesana-kemari jadi belum terdafitar dengan seteguh-teguhnya untuk berbicara pada otak.

f. Berpikir kreatif

Berpikir kreatif adalah bagaimana mengarahkan segenap kekeuatan pikiran kepada pokok persoalan yang menarik perhatian kita.

g. Daya cipta

Daya cipta adalah kesanggupan batin atau pikiran untuk mengadakan sesuatu.

h. Angan-angan

Angan-angan adalah idaman atau cita-cita atau maksud atau niat.11 i. Imajinasi

Imajinasi adalah apa yang diciptakan oleh daya angan-angan. Dengan bermodalkan angan-angan maka anda menemukan imaginasi.

j. Gagasan atau ide

Gagasan atau ide merupakan buah dari hasil pengamatan dan penafsiran terhadap inspirasi yang ia peroleh.12

k. Tekad dan perjuangan

Tekad dan peijuangan yang membara adalah cermin dari suatu prinsip yang teguh dan tidak tergoyahkan.

l. Keberanian

11 Ibid him. 129 - 160. 12

24

Berfikir benar adalah obat untuk rendah diri. Orang-orang yang tekad untuk berhasil, yang selalu berkata 'saya pasti berhasil' biasanya lebih dekat dengan kenyataan dari pada orang yang selalu berpikir ragu-ragu. m. Keteguhan hati

Keteguhan hati adalah rahasia dalam diri seseorang untuk terus mengatakan pergi dan berbuat.

n. Ketabahan

Tidak ada pekerjaan atau sesuatu hal yang dikerjakan yang tidak akan menguji semangat, keberanian, dan ketabahan. Ketabahan hati untuk bertahan dalam memperjuangkan sesuatu adalah suatu bukti bahwa keberhasilan akan segera diraih.

o. Keuletan

Keuletan adalah ketahanan dan kekerasan hati seseorang dalam upaya meraih apa yang telah ditargetkan.13

Akan merupakan kebodohan kalau mengatakan bahwa ada suatu "rahasia" untuk menjalani kehidupan yang gembira dan dengan energi tinggi. Optimis yang praktis menggunakan alat yang berbeda-beda untuk mengatasi situasi yang berbeda-beda pula, dan hanya totalitas dari semua kualitas ini sajalah yang menjadikan mereka sukses. Ciri sikap optimisme adalah:

25

a. Optimis jarang merasa terkej ut oleh kesulitan

Optimis yang berpikiran keras menyadari bahwa mereka hidup di sebuah dunia yang tidak sempuma tempat cinta berakhir, orang yang tidak berdosa dan orang yang sakit mati.

b. Optimis mencari pemecahan sebagian masalah

Optimis adalah orang-orang yang suka mengambil tindakan. Ketika ada kesulitan mereka tidak duduk diam, sambil meremas-remas tangannya, sebaliknya merekateijun ke kancah persoalan dan mulai bekerja mengatasi sebagian masalah, walaupun pemecahan masalah yang tuntas belum mulai tampak.

c. Optimis merasa yakin bahwa mereka mempunyai pengendalian atas masa depan mereka

Optimis yang praktis adalah orang-orang yang bertindak ; ada manfaatnya untuk menyelidiki secara lebih mendalam sumber pandangan ini. Ada juga motivasi yang mendorong beberapa orang untuk mulai mengikis masalahnya, bahkan ketika pemecahan belum tampak.

d. Optimis memungkinkan terjadinya pembaharuan secara teratur

Optimis pada kemampuan untuk dilahirkan kembali ada pada diri setiap orang, dan hal itu menawarkan harapan yang luas sekali bagi orang yang kehabisan motivasi.

26

14

Utama.

e. Optimis menghentikan alur pemikiran mereka yang negatif

Optimis atau pesimis sebagian besar merupakan keputusan yang diambil secara sadar, bahwa kita mempunyai pengendalian yang besar sekali atas suasana hati kita, dan mungkin yang paling bahwa kita bisa mengubah cara kita merasakan dengan mengoreksi cara kita berpikir. 14 f. Optimis meningkatkan kekuatan apresiasi mereka

Hampir tidak ada situasi yang baik sepenuhnya atau buruk sepenuhnya. Tetapi dalam diri kita memiliki alat untuk memilih apa yang mendapat pusat perhatian kita, dan kita dapat mengarahkan alat untuk menyeleksi itu kemana pun juga.

g. Optimisme menggunakan imajinasi mereka untuk melatih sukses

Optimis selalu melakukan tindakan tidak tergesa-gesa dan menjalani semua langkah perlahan-lahan dalam imajinasi. Kadang-kadang pengulangan itu membosankan, tetapi hal itu penting dilakukan secara teratur. Mereka dengan jelas membayangkan hal-hal baik yang teijadi di masa mendatang.

h. Optimis selalu gembira bahkan ketika mereka tidak merasakan bahagia Kalau Anda merasa patah semangat, sungguh mengesankan betapa Anda bisa mengubah suasana hati Anda kalau Anda bersikap antusias. i. Optimis merasa yakin mereka memiliki kemampuan yang hampir tidak

terbatas untuk diulur

Alan Loy Me. Ginnis, Kekuatan Optimisme, alih bahasa Anton Adiwiyoto, Jakarta, Mitra 1995. him. 56 - 67.

27

Tidak peduli berapa pun umur mereka, mereka memiliki keyakinan yang sangat kokoh bahwa apa yang terbaik dari diri mereka belum mereka capai.

j. Optimis membina banyak cinta dalam kehidupan mereka

Mereka memperhatikan orang-orang yang sedang berada dalam kesulitan, mereka menyentuh banyak hal dan membuat cinta mengandung banyak arti. Kemampuan untuk mengagumi dan menikmati banyak hal pada diri orang lain ini merupakan daya yang sangat kuat yang membantu mereka memperoleh optimisme.

k. Optimis suka bertukar berita baik

Tukar-menukar kabar baik akan membangkitkan semangat optimisme l. Optimis menerima apa yang tidak bisa diubah

Meninggalkan masa lalu di belakang kita dan menerima dunia seperti apa adanya dan bukannya berusaha memperbaiki seketika.15

B. Masalah motivasi belajar

Dokumen terkait