• Tidak ada hasil yang ditemukan

F. Contoh Persiapan Retret Model Shared Christian Praxis

1. Contoh Persiapan PPKM II dengan Model Shared Christian

a. Identitas PPKM 1) 2) Tema Tujuan : :

Panggilan untuk menjadi seorang katekis.

Membantu mahasiswa untuk semakin yakin dengan panggilannya yaitu menjadi pewarta sabda Allah, agar mereka semakin termotivasi dan selalu merasa diteguhkan sehingga penggilan tersebut dapat dijalankan melalui keterlibatan dalam hidup

3) 4) 5) 6) 7) 8) Peserta Tempat Waktu Model Metode Sarana : : : : : :

menggereja di dalam kampus. Mahasiswa IPPAK-USD semester II Kampus IPPAK-USD

Februari 2010

Shared Christian Praxis - Diskusi

- Sharing - Informasi

- Membaca Kitab Suci

- Hening

- Nonton slide video

- Tanya Jawab

- Refleksi Pribadi

- Renungan

- Mrk 2:13-17

- Mrk 8:27-35

- Kertas dan alat tulis

- Buku KE

- LCD

- Laptop

- Kaset DVD Player

- Video profil IPPAK “Oase kecil di tengah keringnya zaman”

9) 10) Sumber Bahan Jadual : : - Gitar

- Teks Cerita, “Ketulusan hati seorang katekis”

- Video “Oase kecil di tengah keringnya zaman”

- Mrk 2:13-17

- Mrk 8:27-35

- Bergant, Dianne & Robert J. Karris. (2002a). Tafsir Alkitab Perjanjian Baru. Yogyakarta: Kanisius, h. 85.

- Sumarno Ds. (2006). PPL PAK PAroki. Yogyakarta: Puskat, h. 15.

- Tim SAV. (2003). Oase Kecil di Tengah Keringnya Zaman. Yogyakarta: Puskat.

- Groome, Thomas H. (1997). Shared Christian Praxis: Suatu Model Berkatekese. Yogyakarta: Puskat. h. 4.

- Komisi Kateketik KAS. (1997a). Mengikuti Yesus Kristus 1: Buku Pegangan Calon Baptis. Yogyakarta: Kanisius. h. 28.

- Wharton, Paul. (1994). 111 Cerita & Perumpamaan bagi Para Pengkhotbah dan Guru. Yogyakarta: Kanisius. h. 40.

Hari I

16.00-16.30: Minum 16.30-17.00: Pengantar 17.00-18.00: Langkah I

“Melihat pengalaman dipanggil untuk masuk IPPAK-USD”.

(Hening pribadi, pendalaman film,

sharing dengan satu atau dua teman) 18.00-18.30: Sharing dalam kelompok kecil 18.30-19.00: Arah peneguhan dari pembimbing 19.00-19.30: Makan malam

19.30-20.00: Langkah II

“Merefleksikan alasan-alasan dipanggil untuk menjadi mahasiswa IPPAK-USD”. (Refleksi pribadi dibantu beberapa pertanyaan, sharing dengan satu teman). 20.00-20.30: Sharing dalam kelompok kecil

20.30-21.00: Arah peneguhan dari pembimbing 21.00-21.30: Doa malam

21.30 : Istirahat Hari II

05.00-06.00: Bangun, senam pagi 06.00-06.30: Doa pagi, renungan pagi 06.30-07.00: Mandi

07.00-08.00: Sarapan 08.00-08.30: Langkah III

“Panggilan Levi dalam mengikuti Yesus” (merenungkan bacaan Kitab Suci dibantu dengan pertanyaan penuntun).

08.30-09.00: Sharing dalam kelompok kecil 09.00-09.30: Pengarahan dari pembimbing tentang tafsir

09.30-10.00: Minum

10.00-10.30: Membuat aktualisasi tentang bacaan Kitab Suci

10.30-11.00: Langkah IV

“Peranan mahasiswa IPPAK-USD sebagai murid Kristus”.

(Refleksi pribadi dibantu beberapa pertanyaan, sharing dengan satu teman). 11.00-11.30: Sharing dalam kelompok kecil

11.30-12.00: Rangkuman dari pembimbing 12.00-12.30: Langkah V

“Mewujudkan panggilan para mahasiswa IPPAK-USD sebagai murid Kristus.

(Refleksi pribadi dibantu beberapa pertanyaan, sharing dengan satu teman).

12.30-13.00: Makan siang 13.00-14.30: Istirahat 14.30-15.00: Mandi

15.00-15.30: Sharing dalam kelompok kecil 15.30-16.00: Arah peneguhan dari pembimbing 16.00-16.30: Minum

Bagian kedua

16.30-16.45: Pengantar

16.45-17.30: Langkah I: “Melihat pengalaman Suka duka dalam mengikuti Yesus Kristus”.

(Refleksi, sharing dibantu dengan pertanyaan).

17.30-18.00: Sharing dalam kelompok kecil 18.00-18.30: Peneguhan dari pembimbing

18.30-19.00: Langkah II: “Merefleksikan pengalaman suka duka dalam mengikuti Yasus Kristus”

(refleksi, sharing dibantu dengan pertanyaan)

19.00-19.30: Makan malam

19.30-20.00: Sharing dalam kelompok kecil 20.00-20.30: Rangkuman dari pembimbing

20.30-21.00: Langkah III: “Panggilan Petrus sebagai murid Kristus”.

(merenungkan bacaan Kitab Suci dibantu dengan pertanyaan penuntun).

21.00-21.30: Doa malam dan renungan malam 21.30 : Istirahat

Hari III

05.00-06.00: Bangun, senam pagi 06.00-06.30: Mandi

06.30-07.00: Doa pagi, renungan pagi 07.00-08.00: Sarapan

08.00-08.30: Sharing dalam kelompok kecil 08.30-09.30: Tafsir dari pembimbing

09.30-10.00: Langkah IV

“Peranan mahasiswa IPPAK-USD dalam mengikuti Yesus Kristus dengan segala konsekuensinya”

(refleksi, sharing dibantu dengan pertanyaan).

10.00-10.30: Minum

10.30-11.00: Rangkuman atas langkah IV 11.30-12.00: Langkah V

dalam mengikuti Yesus Kristus”.

(refleksi, sharing dibantu pertanyaan penuntun).

12.00-12.30: Sharing membuat niat-niat dalam kelompok kecil

12.30-13.30: Misa Penutup

13.30-14.00: Makan siang dan sayonara

b. Pemikiran Dasar

Mahasiswa IPPAK-USD diharapkan dapat menghayati pangilannya sebagai calon katekis agar mereka dapat menjalankan tugas perutusannya dengan baik. Tetapi pada kenyataannya masih ada mahasiswa IPPAK-USD yang belum sepenuhnya memaknai arti panggilannya sebagai seorang katekis. Masih ada mahasiswa yang masih bimbang dan mencari jalan panggilannya.

Sebagai murid Kristus mahasiswa IPPAK-USD perlu memahami panggilannya sebagai seorang calon katekis. Melalui Mrk 2:13-17 kita diajak untuk melihat bahwa Yesus memanggil semua orang untuk mengikuti-Nya sekali pun itu orang pendosa. Mahasiswa IPPAK-USD sebagai calon katekis dipanggil untuk menjadi murid Kristus dengan latar belakang yang berbeda-beda. Melalui latar belakang yang berbeda tersebut, mahasiswa akan disatukan antara satu dengan yang lain, sehingga akan menjadi satu kesatuan yang beranekaragam. Mahasiswa IPPAK-USD memiliki kemampuan yang dapat mengembangkan diri dan bakat mereka. Melalui panggilan yang kita terima ini, diharapkan kita dapat meneladani tugas-tugas Yesus Kristus bagi umat manusia.

Selain itu melalui Mrk 8:27-35 kita diajak untuk melihat bahwa jika kita memilih Yesus sebagai sumber hidup, apa konsekuensi atau syaratnya. Dalam mengikuti Yesus kita harus benar-benar mengenal Dia sang juru selamat, seperti yang kita dengar dalam percakapan Yesus dengan muridnya. Jika tidak mengenal-Nya mustahil kita bisa mengikutinya. Menjadi pengikut Yesus, kita juga harus mau menanggung penderitaan yang tujuannya untuk mendewasakan iman kita.

Dari pertemuan ini diharapkan kita semakin bisa menyadari bahwa kita masuk IPPAK-USD merupakan suatu panggilan dari Allah yang diberikan kepada kita untuk mewartakan Kerajaan Allah di tengah-tengah umat. Kita sebagai calon katekis. Sebagai mahasiswa IPPAK-USD mulai sejak dini harus yakin dan mantab atas panggilan kita sebagai calon katekis, sehingga mulai sejak sekarang pun kita sudah dapat mengembangkan bakat dan kemampuan kita sebagai calon katekis yakni ikut terlibat dalam hidup menggereja.

c. Pengembangan Langkah-langkah 1). Bagian pertama

a). Sub tema I : Memperkuat panggilan sebagai mahasiswa IPPAK-USD b). Sub tujuan I : Membantu para mahasiswa IPPAK-USD untuk semakin

memahami arti panggilannya sebagai mahasiswa IPPAK-USD, sehingga mereka semakin terpanggil dan mantab atas jalan panggilan yang diberikan oleh Tuhan yaitu sebagai calon katekis.

(1). Hari I

(b). 16.30-17.00: Pengantar 1)) Pengantar teknis atau acara

PPKM II akan berlangsung selama dua hari penuh. Setiap harinya terdapat lima langkah. Langkah pertama kita akan bersama-sama melihat pengalaman konkrit hidup kita; langkah kedua kita akan merefleksikan pengalaman hidup kita; langkah yang ketiga kita akan mendalami bacaan Kitab Suci yang nantinya akan dikaitkan dengan pengalaman kita. Langkah keempat kita akan menerapkan apa yang sudah diajarkan oleh Yesus Kristus dalam hidup kita sehari-hari dan langkah kelima kita akan membuat suatu niat konkrit dan akan kita jalankan dalam kehidupan kita sehari-hari. Selama dua hari ini, diharapkan para mahasiswa dapat mengikuti PPKM dengan sebaik-baiknya, gunakan waktu, pikiran dan tenaga dengan sebaik-baiknya pula.

2)) Pengantar tema

Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus, pada pagi hari ini kita berkumpul di sini untuk meneruskan PPKM I yang pernah kita ikuti satu tahun yang lalu di Sanata Dharma pusat. Pada kesempatan ini tema yang akan kita gali ialah “Panggilan untuk menjadi seorang katekis”. Melalui tema ini kita akan bersama-sama saling meyakinkan dan meneguhkan panggilan kita sebagai seorang katekis, sehingga kita akan semakin mantab akan pilihan kita yaitu menjadi pewarta sabda Allah di tengah-tengah umat.

3)) Lagu pembukaan “Jangan Lelah”

Roh Kudus yang bri kekuatan Yang mengajar dan menompang

Tiada lelah bekerja bersama-Mu Tuhan Yang slalu mencukupkan....atas segalanya Ratakan tanah bergelombang

Timbunlah tanah yang berlubang

Menjadi siap dibangun, di atas dasar iman (2x)

4)) Doa pembukaan

Allah Bapa yang maha pengasih puji dan syukur kami panjatkan kepada-Mu atas segala rahmat dan kasih-kepada-Mu sehingga kami masih boleh Kau kumpulkan di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat. Bapa Engkau telah mengundang kami untuk Kau jadaikan seorang pewarta sabda-Mu, kiranya Engkau selalu menguatkan kami, sehingga kami dapat menjadi seorang katekis yang dapat mengembangkan iman umat dengan bijaksana. Melalui pertemuan ini kami mohon hadirlah di tengah-tengah kami sehingga segala sesuatu yang terjadi sesuai dengan kehendak-Mu. Amin.

(c). 17.00-18.00: Langkah I: “Melihat pegalaman dipanggil untuk masuk IPPAK-USD”.

(Hening pribadi, pendalaman film, sharing dengan satu atau dua teman).

1)) Intisari film

Dalam cuplikan video “Oase kecil di tengah keringnya zaman” menggambarkan profil IPPAK-USD, dimana Prodi IPPAK-USD memiliki berbagai macam kegiatan yang dapat diikuti oleh mahasiswa IPPAK-USD untuk mengembangkan diri mereka. Selain itu mahasiswa IPPAK-USD memiliki

kekhasan tersendiri, yaitu keakraban antar mahasiswa dengan mahasiswa, mahasiswa dengan dosen dan karyawan. Melalui cuplikan tersebut diharapkan dapat menggerakkan hati kita untuk tetap menjalani jalan panggilan kita sebagai calon katekis, dan kita semakin dimantabkan untuk tetap setia dalam panggilan kita ini.

2)) Peserta diminta untuk haning sejenak dengan dibantu pertanyaan berikut: a)) Renungkanlah cuplikan profil IPPAK-USD tadi, apakah anda pernah merasa

terpanggil?

b)) Renungkanlah pengalaman anda saat anda terpanggil menjadi mahasiswa IPPAK-USD!

(d). 18.00-18.30: Sharing dalam kelompok kecil

Peserta diminta untuk sharing dalam kelompok kecil mengungkapkan pengalaman saat terpanggil menjadi mahasiswa IPPAK-USD.

(e). 18.30-19.00: Arah peneguhan dari pembimbing

Kita pasti mempunyai berbagai macam panggilan yang ada dalam diri kita masing-masing. Panggilan tersebut pastinya akan mendorong kita untuk semakin memotivasi kita dalam menjalaninya, apalagi panggilan tersebut sesuai dengan kemauan kita sendiri.

Cuplikan profil IPPAK-USD tadi dapat menjadi dorongan bagi kita sebagai calon katekis untuk terus menjadi pewarta sabda Allah di tengah-tengah

umat zaman seakarang ini. Melalui cuplikan tersebut diharapkan kita semakin mantab akan panggilan kita sebagai seorang calon katekis.

(f). 19.00-19.30: Makan malam

Peserta bersama pembimbing dipersilahkan menikmati hidangan malam yang telah tersedia.

(g). 19.30-20.00: Langkah II: “Merefleksikan alasan-alasan dipanggil untuk menjadi mahasiswa IPPAK-USD”.

(Refleksi pribadi dibantu beberapa pertanyaan,

sharing dengan satu teman)

1)) Peserta diminta untuk hening sejenak merefleksikan pengalaman-pengalaman pribadi dan pengalaman-pengalaman teman-teman yang telah diungkapkan pada langkah I.

2)) Peserta diminta untuk merefleksikan pertanyaan tersebut dengan dibantu oleh pertanyan berikut: alasan-alasan apa yang menyebabkan anda merasa terpanggil untuk menjadi calon katekis?

(h). 20.00-20.30: Sharing dalam kelompok kecil

Peserta diminta untuk mengungkapkan hasil refleksinya dalam kelompok kecil, sehingga dapat saling menguatkan satu dengan yang lain.

Banyak alasan bagi kita untuk terpanggil menjadi calon katekis. Contohnya karena kita ingin dekat dengan Tuhan dan ingin mengembangkan diri dan Gereja, khususnya melalui keterlibatan dalam hidup mengereja. Sebagai calon katekis kita diharapkan dapat mewartakan sabda Allah salah satunya dengan terlibat dalam kehidupan menggereja. Panggilan kita sebagai katekis tidak hanya sebatas mampu memuji Tuhan untuk diri sendiri, tetapi dapat membantu orang lain dalam mengembangkan iman mereka.

(j). 21.00-21.30: Doa malam

Peserta bersama pembimbing dipersilahkan doa malam baik bersama maupun secara pribadi.

(k). 21.30: Istirahat

Peserta dan pembimbing dipersilahkan untuk istirahat malam.

(2). Hari II

(a). 05.00-06.00: Bangun, senam pagi

Peserta dapat melakukan senam pagi bersama-sama.

(b). 06.00-06.30: Doa pagi, renungan pagi

Peserta dan pembimbing dipersilahkan untuk mengadakan doa atau renungan pagi bersama.

Peserta dipersilahkan mandi dan menyiapkan diri untuk acara selanjutnya.

(d). 07.00-08.00: Sarapan

Peserta bersama pembimbing dipersilahkan menikmati sarapan pagi yang telah tersedia.

(f). 08.00-08.30: Langkah III: “Panggilan Levi dalam mengikuti Yesus”.

(pengantar, merenungkan bacaan Kitab Suci dibantu dengan pertanyaan penuntun).

Saudara-saudari yang terkasih kita sudah merefleksikan pengalaman-pengalaman kita sendiri saat kita merasa dipanggil khususnya atas panggilan kita sebagai calon katekis. Melalui refleksi tersebut kita semakin mantab dan termotivasi atas panggilan kita sebagai calon katekis. Pada kesempatan ini kita diajak untuk mendengarkan sabda Tuhan yaitu dari Injil Markus 2:13-17.

Peserta diminta untuk merenungkan Kitab Suci dari Injil Matius 2:13-17, dibantu dengan pertanyaan penuntun sebagai berikut:

1)) Ayat-ayat mana yang menunjukkan panggilan hidup?

2)) Dalam perikope tersebut sikap mana yang menunjukkan siap untuk dipanggil?

(g). 08.30-09.00: Sharing dalam kelompok kecil

Peserta diminta untuk mengungkapkan hasil refleksi pribadinya dalam kelompok kecil.

(h). 09.00-09.30: Pengarahan dari pembimbing tentang tafsir

Pendamping memberikan tafsir dari Mrk 2:13-17 dan menghubungkannya dengan tanggapan peserta dalam hubungannya dengan tema dan tujuan, misalnya sbb:

Perikope ini menggambarkan seorang pendosa yang dipanggil Yesus untuk menjadi murid-Nya. Yesus tidak pernah membeda-bedakan siapa yang akan Dia jadikan murid. Panggilan sebagai murid Kristus, yakni mereka yang siap sedia untuk setia menjadi murid-Nya, mengikuti karya-karya Yesus di dunia. Kita sebagai calon katekis juga harus siap sedia menjalankan karya-karya Yesus di dunia zaman sekarang ini.

Ayat 14, misalnya menunjukkan bahwa Yesus telah memanggil Lewi pemungut cukai untuk makan dan minum bersama Yesus, dengan segera ia meninggalkan pekerjaannya untuk mengikuti Yesus. Ayat tersebut mengingatkan kita bahwa sebagai murid Kristus kita mempunyai latar belakang yang berbeda-beda, tetapi Yesus tidak pernah membedakan hal tersebut. Kita dipanggil untuk mengikuti-Nya dengan setia sebagai calon katekis untuk mewartakan sabda Allah di zaman sekarang ini.

Ayat 17, menunjukkan bahwa Yesus justru mencari para pendosa supaya mengikuti-Nya. Seperti yang diungkapkan Yesus: “bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit”. Perikope tersebut memberi semangat kepada kita sebagai calon katekis untuk memahami bahwa mengikuti Yesus berarti makanan mereka, terutama Ekaristi mereka. Kita diajak untuk menyadari kelemahan dan kebutuhan kita agar kelak kita mendapatkan penyembuhan hidup

dalam arti kita semakin setia akan panggilan kita sebagai pengikut Kristus yaituy menjadi katekis.

Dalam mengikuti Yesus Kristus sikap yang harus kita miliki ialah sikap berani membela kebenaran, mau menerima orang-orang di sekitar kita sekalipun mereka adalah seorang pendosa, di situ kita diajak untuk dapat saling menerima dan memaafkan seperti yang telah Yesus ajarkan kepada para murid-Nya dan kita semua. Sikap yang dapat kita contoh dari Yesus demi panggilan kita sebagai calon katekis yaitu sikap saling mengasihi satu sama lain. Yesus mengajarkan kasih kepada kita agar kita dapat mengasihi sesama kita siapapun mereka. Melalui sikap-sikap yang Yesus ajarkan kepada kita, diharapkan kita sebagai mahasiswa IPPAK-USD semakin mampu menjalankan tugas perutusan kita sebagai calon katekis yang dapat memberi contoh atau teladan bagi orang lain.

(i). 09.30-10.00: Minum

Peserta dipersilahkan untuk menikmati minuman dan makanan yang telah tersedia.

(j). 10.00-10.30: Membuat aktualisasi tentang bacaan Kitab Suci.

Peserta diminta untuk membuat aktualisasi mengenai bacaan Kitab Suci yang telah mereka baca dan renungkan.

(k). 10.30-11.00: Langkah IV: “Peranan mahasiswa IPPAK-USD sebagai murid Kristus”. (pengantar dari pembimbing, hening/refleksi dengan pertanyaan penuntun).

Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus, kita sudah merefleksikan pengalaman kita sebagai seorang yang telah dipanggil Tuhan untuk menjadi calon katekis yang setia dalam mengikuti Yesus Kristus. Seluruh pengalaman kita juga telah semakin diperdalam lewat bacaan Kitab Suci. Melalui bacaan Kitab Suci kita telah menemukan sikap-sikap yang harus kita jalankan sebagai calon katekis yang setia mengikuti Yesus Kristus. Melalui sikap-sikap tersebut diharapkan kita sungguh-sungguh dapat meneladani apa yang telah diajarkan Yesus kepada kita.

Peserta diminta untuk hening sejenak dengan merenungkan pertanyaan berikut: Apa makna panggilan kita bagi anda sebagai mahasiswa IPPAK-USD?

(l). 11.00-11.30: Sharing dalam kelompok kecil

Peserta diminta untuk mengungkapkan jawaban yang sudah direnungkan secara pribadi terlebih dahulu.

(m). 11.30-12.00: Rangkuman dari pembimbing

Sebagai calon katekis diharapkan kita dapat memaknai arti panggilan yang ada dalam diri kita agar panggilan tersebut sungguh dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya guna mengembangkan iman umat. Kita diminta untuk setia dalam menjalankan karya-karya Yesus Kristus di tengah-tengah umat zaman sekarang yang semakin maju. Banyak tantangan yang akan kita temukan di sana, melalui tantangan tersebut justru akan membuat kita semakin memaknai arti panggilan kita sebagai katekis.

(n). 12.00-12.30: Langkah V: “Mewujudkan panggilan para mahasiswa IPPAK- USD sebagai murid Kristus.

(pengantar, refleksi pribadi dibantu beberapa pertanyaan, sharing dengan satu teman).

Saudara-saudari yang terkasih, pengalaman yang sudah kita refleksikan diharapkan sungguh-sungguh nyata dalam kehidupan kita selanjutnya. Kita sudah mendalami panggilan kita sebagai mahasiswa IPPAK-USD dengan melihat tayangan Profil IPPAK-USD. Panggilan yang telah kita jalani merupakan anugrah dari Tuhan yang harus kita syukuri. Banyak alasan-alasan yang memampukan kita untuk menjawab panggilan menjadi mahasiswa IPPAK-USD salah satunya ialah ingin dapat mengembangkan Gereja kita tercinta ini. Melalui bacaan Kitab Suci kita semakin diteguhkan dan dikuatkan akan panggilan kita sebagai calon katekis. Kita sudah menemukan sikap-sikap yang diajarkan Yesus kepada kita, agar kita selalu meneladani sikap-sikap Yesus tersebut untuk perkembangan diri kita sebagai calon katekis. Melalui langkah-langkah tersebut dapat membantu kita untuk menemukan dan membuat niat-niat yang akan kita laksanakan dalam kehidupan sehari-hari, yakni dalam menjawab panggilan kita sebagai seorang calon katekis yang setia dalam menjalankan karya perutusan Yesus Kristus.

Peserta diminta untuk memikirkan dan membuat niat-niat (pribadi, kelompok atau bersama) untuk lebih meningkatkan mutu iman peserta dalam menjawab panggilannya sebagai calon katekis. Berikut ini adalah pertanyaan penuntun untuk membantu peserta dalam membuat niat-niat:

Niat apa yang hendak kita bangun agar kita semakin mampu dan mantab untuk mejawab panggilan kita sebagai mahasiswa IPPAK-USD yang setia akan tugas-tugas perutusan Yesus Kristus?

(o). 12.30-13.00: Makan siang

Peserta dan pembimbing dipersilahkan untuk menikmati makan siang yang sudah tersedia.

(p). 13.00-14.30: Istirahat

Peserta dan pembimbing dipersilahkan untuk istirahat siang.

(q). 14.30-15.00: Mandi

Peserta dipersilahkan mandi dan mempersiapkan diri untuk acara selanjutnya.

(r). 15.00-15.30: Sharing dalam kelompok kecil

Peserta diminta membuat niat-niat bersama dalam kelompok kecil agar niat-niat tersebut semakin diperkuat satu sama lain. Setelah membuat niat-niat bersama peserta diminta untuk saling membuat dukungan niat, agar antara satu dengan yang lain dapat saling meneguhkan.

(s). 15.30-16.00: Arah peneguhan dari pembimbing

Niat yang sungguh ingin kita laksanakan akan membawa dampak yang baik bagi panggilan kita sebagai calon katekis. Kita dapat menjalankan

tugas-tugas sesuai dengan kehendak Kristus. Melalui PPKM II ini diharapkan kita semakin mantab dengan panggilan kita seabgai calon katekis, yang nantinya akan berkarya di tengah-tengah umat zaman sekarang.

(t). 16.00-16.30: Minum

Peserta dipersilahkan untuk menikmati hidangan yang telah tersedia.

2). Bagian kedua

a). Sub tema II : Konsekuensi mengikuti Yesus Kristus

b). Sub tujuan II : Membantu mahasiswa IPPAK-USD supaya semakin sadar bahwa dalam mengikuti Kristus harus menderita, baik secara fisik maupun mental sehingga semakin mampu menerima segala konsekuensi dalam mengikuti Kristus serta mampu bersyukur atas pengalaman hidupnya dalam melayani Tuhan serta dalam proses pendewasaan iman.

(1). 16.30-16.45: Pengantar

Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus, lima langkah dalam PPKM II ini telah kita lalui yaitu dengan tema “Memperkuat panggilan sebagai mahasiswa IPPAK-USD”. Melalui apa yang telah kita bicarakan dari kemarin sore hingga hari ini, telah membawa kita kepada keyakinan bahwa sebagai mahasiswa IPPAK-USD yang dipanggil untuk menjadi calon katekis harus mempunyai sikap-sikap yang telah diajarkan Yesus kepada kita demi perkembangan diri kita dan Gereja.

Selanjutnya kita akan menggali lebih dalam akan panggilan kita sebagai calon katekis yang bersedia mengikuti Yesus Kristus dengan segala konsekuensinya. Melalui pertemuan ini diharapkan kita semakin mantab dalam panggilan kita sebagai mahasiswa IPPAK-USD yang dipanggil untuk menjadi calon katekis yang baik demi perkembangan diri kita dan Gereja kita. Marilah saudara-saudari yang terkasih kita bersama-sama kembali merenungkan pangilan kita sebagai murid Kristus yang mengikuti-Nya dengan segala konsekuensinya.

(2). 16.45-17.30: Langkah I: “Melihat pengalaman suka duka dalam mengikuti Yesus Kristus”. (Refleksi, membaca cerita, sharing dibantu dengan pertanyaan penuntun).

(a). Membagikan teks cerita “Ketulusan Hati Seorang Katekis” kepada peserta dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk membaca dengan teliti di dalam hati dan mempelajari sendiri-sendiri terlebih dahulu, yang kemudian diberi kesempatan untuk menceritakannya kembali.

(b). Intisari cerita “ Ketulusan Hati Seorang Katekis” tersebut adalah:

Dalam cerita tadi diceritakan bahwa seorang katekis yang bernama Pak Yunus yang sangat sabar dalam pelayanannya sebagai katekis di lingkungan tempat tinggalnya. Dengan tulus hati dan pengorbanan ia membantu umat di lingkungan agar mau terlibat aktif. Usaha Pak Yunus sia-sia, dan malahan ia dibenci, dicemooh dan dihina oleh masyarakat, dan tidak dihargai oleh umatnya. Namun meskipun demikian, usaha dan semangat Pak Yunus tidaklah mengendor,

melainkan tetap bertambah. Pak Yunus tetap tegar dan sungguh bertanggungjawab menjalani panggilannya, dan ia tetap sadar bahwa Tuhan selalu menyertai setiap langkahnya.

(c). Pengungkapan pengalaman: Peserta diajak untuk mendalami cerita tersebut dengan tuntunan beberapa pertanyaan:

1)) Apa suka duka yang telah diterima oleh Pak Yunus dalam pelayanannya sebagai seorang katekis dan pengikut Kristus?

2)) Ceritakanlah pengalaman suka duka anda dalam menjalani panggilan sebagai