• Tidak ada hasil yang ditemukan

“Perencanaan kinerja merupakan proses

CUSTOMER PERSPECTIVE

1

Terwujudnya aparatur sipil negara Balitbang KP yang kompeten, profesional dan berkepribadian

1 Indeks kompetensi dan integritas

Balitbang KP 77 Balitbang KP yang handal dan mudah diakses

3

Persentase unit kerja Balitbang KP yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar

50

3

Terwujudnya birokrasi Balitbang KP yang efektif, efisien dan berorientasi pada layanan prima

4 Nilai Kinerja Reformasi Birokrasi Balitbang KP Balitbang KP secara efisien dan ekuntabel

6 Nilai kinerja anggaran Balitbang

KP 85

7 Persentase Kepatuhan terhadap

SAP lingkup Balitbang KP 100

5

Meningkatnya hasil

penyelenggaraan Litbang dan layanan Iptek yang mendukung produktivitas usaha dan

pendapatan negara dari sektor KP

8

Jumlah hasil litbang KP yang terfasilitasi dalam rekomendasi teknologi untuk masyarakat dan industri

27

9

Jumlah rekomendasi dan inovasi litbang yang terfasilitasi untuk dijadikan bahan kebijakan

20 INTERNAL PROCESS PERSPECTIVE

6

Tersedianya rekomendasi dan

masukan kebijakan pembangunan KP yang efektif dan kapabilitas sumberdaya Litbang dan layanan Iptek KP

12

Proporsi fungsional non-litbang Sekretariat Balitbang KP dibandingkan total pegawai Sekretariat Balitbang KP

7

SASARAN STRATEGIS INDIKATOR

KINERJA UTAMA TARGET

14

Prosentase jumlah kelembagaan lingkup Balitbang KP yang terakreditasi dibandingkan

kerjasama litbang yang terbentuk (buah)

15

16 Jumlah Profesor riset yang

dikukuhkan 3

17 Persentase data dan informasi

Balitbang KP yang terkelola 100 18

Persentase promosi dan diseminasi hasil Litbang yang terfasilitasi KP yang berbasis PBK

82,50

22

Persentase pengelolaan

administrasi dan ketatausahaan Balitbang KP yang sesuai ketentuan

95

23

Jumlah sarana dan prasarana, serta kelembagaan litbang KP yang ditingkatkan kapasitasnya

1 LEARN & GROWTH PERSPECTIVE

8

Terwujudnya aparatur sipil negara (ASN) Sekretariat Balitbang KP yang kompeten, profesional dan

berkepribadian

24 Indeks kompetensi dan integritas

Sekretariat Balitbang KP 77 25

Jumlah ASN yang ditingkatkan kompetensinya lingkup Sekretariat Balitbang KP

20

9

Tersedianya manajemen pengetahuan Sekretariat Balitbang KP yang handal dan mudah diakses

26

Persentase unit kerja Sekretariat Balitbang KP yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar (%)

50

10

Terwujudnya birokrasi Sekretariat Balitbang KP yang efektif, efisien dan berorientasi pada layanan prima

27 Nilai Kinerja Reformasi Birokrasi Sekretariat Balitbang KP

A (85,5) 28 Nilai SAKIP Sekretariat Balitbang KP BB

(75)

11

Terkelolanya anggaran pembangunan Sekretariat Balitbang KP secara efisien dan ekuntabel

29 Nilai kinerja anggaran Sekretariat

Balitbang KP 85

30 Persentase Kepatuhan terhadap SAP

Sekretariat Balitbang KP (%) 100

2. 3. P ERJANJIAN K INE RJA T AHUN AN (P KT)

Dengan diterbitkanya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah maka setiap instansi pemerintah wajib menyusun “Perjanjian Kinerja” berdasarkan alokasi anggaran yang dikelolanya.

Perjanjian Kinerja pada dasarnya adalah pernyataan komitmen yang merepresentasikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja secara jelas dan terukur dalam rentang waktu satu tahun.

Tujuan khusus perjanjian kinerja adalah untuk : 1) Meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kinerja aparatur; 2) sebagai wujud nyata komitmen antara penerima amanah dengan pemberi amanah; 3) sebagai dasar penilaian keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi; 4) menciptakan tolak ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur; dan 5) sebagai dasar pemberian reward atau punishment. Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan telah membuat Perjanjian Kinerja Tahun 2016 secara berjenjang sesuai dengan kedudukan, tugas, dan fungsi yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan. Penetapan Kinerja Tahun 2016 merupakan tolok ukur evaluasi akuntabilitas kinerja pada akhir tahun 2016. Penetapan Kinerja Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan disusun berdasarkan Renstra 2015-2019 yang direvisi dengan adanya Balanced Scorecard (BSC), sehingga secara substansi terdapat perbedaan pada dokumen Penetapan Kinerja dibanding tahun–tahun sebelumnya dalam periode Renstra 2010-2014.

Substansi Rencana Kinerja Tahunan (RKT) maupun Penetapan Kinerja (PK) memuat tentang sasaran-sasaran strategis yang akan dicapai pada tahun 2016, yang mengacu pada Rencana Strategis Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan tahun 2015-2019, yang dijabarkan dalam Tabel 2.5 berikut :

1. P ERJ ANJI AN KI NERJ A V ERS I AWAL (PE R -MARET 2016)

Perjanjian Kinerja Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan

Tahun 2016 (Versi penandatanganan Maret 2016) yang dianggarkan sebesar Rp.

229,865,176,000,-

Tabel 2.5. PE RJA NJ IA N KI N ERJ A T AH U N AN ( P K T) S E K RE T ARI A T B A LI TB A NG KP ( PE R -MA R ET , 2016)

SASARAN STRATEGIS INDIKATOR

KINERJA UTAMA TARGET

CUSTOMER PERSPECTIVE

1

Terwujudnya aparatur sipil negara Balitbang KP yang kompeten, profesional dan berkepribadian

1 Indeks kompetensi dan integritas

Balitbang KP 77 Balitbang KP yang handal dan mudah diakses

3

Persentase unit kerja Balitbang KP yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar

50

3

Terwujudnya birokrasi Balitbang KP yang efektif, efisien dan berorientasi pada layanan prima

4 Nilai Kinerja Reformasi Birokrasi Balitbang KP Balitbang KP secara efisien dan ekuntabel

6 Nilai kinerja anggaran Balitbang

KP 85

7 Persentase Kepatuhan terhadap

SAP lingkup Balitbang KP 100

5

Meningkatnya hasil

penyelenggaraan Litbang dan layanan Iptek yang mendukung produktivitas usaha dan

pendapatan negara dari sektor KP

8

Jumlah hasil litbang KP yang terfasilitasi dalam rekomendasi teknologi untuk masyarakat dan industri

18

9

Jumlah rekomendasi dan inovasi litbang yang terfasilitasi untuk dijadikan bahan kebijakan

30 INTERNAL PROCESS PERSPECTIVE

6

Tersedianya rekomendasi dan

masukan kebijakan pembangunan KP yang efektif dan kapabilitas sumberdaya Litbang dan layanan Iptek KP

12

Proporsi fungsional non-litbang Sekretariat Balitbang KP dibandingkan total pegawai Sekretariat Balitbang KP

7

13 Persentase penetapan status lingkup Balitbang KP yang terakreditasi dibandingkan dengan total kel embagaan Balitbang KP

33,30

15

Jumlah jejaring dan/atau

kerjasama litbang yang terbentuk (buah)

15

16 Jumlah Profesor riset yang

dikukuhkan 3

17 Persentase data dan informasi

Balitbang KP yang terkelola 100 18

Persentase promosi dan diseminasi hasil Litbang yang terfasilitasi KP yang berbasis PBK

82,50

22

Persentase pengelolaan

administrasi dan ketatausahaan Balitbang KP yang sesuai ketentuan

95

23

Jumlah sarana dan prasrana, serta kelembagaan litbang KP yang ditingkatkan kapasitasnya

1 LEARN & GROWTH PERSPECTIVE

8

Terwujudnya aparatur sipil negara (ASN) Sekretariat Balitbang KP yang kompeten, profesional dan

berkepribadian

24 Indeks kompetensi dan integritas

Sekretariat Balitbang KP 77 25

Jumlah ASN yang ditingkatkan kompetensinya lingkup Sekretariat Balitbang KP

242

SASARAN STRATEGIS INDIKATOR

KINERJA UTAMA TARGET

9

Tersedianya manajemen pengetahuan Sekretariat Balitbang KP yang handal dan mudah diakses

26

Persentase unit kerja Sekretariat Balitbang KP yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar (%)

50

10

Terwujudnya birokrasi Sekretariat Balitbang KP yang efektif, efisien dan berorientasi pada layanan prima

27 Nilai Kinerja Reformasi Birokrasi Sekretariat Balitbang KP

A (85,5) 28 Nilai SAKIP Sekretariat Balitbang KP BB

(75)

11

Terkelolanya anggaran pembangunan Sekretariat Balitbang KP secara efisien dan ekuntabel

29 Nilai kinerja anggaran Sekretariat

Balitbang KP 85

30 Persentase Kepatuhan terhadap SAP

Sekretariat Balitbang KP (%) 100

2. P ERJ ANJI AN KI NERJ A V ERS I AP BN -P (PE R-M EI 2016)

Perjanjian Kinerja Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan Tahun 2016 (Versi penandatangan Mei 2016) yang dianggarkan sebesar Rp. 74,017,606,000,-.

Adapun terjadinya perubahan tapja ini dikarenakan untuk menyesuaikan target kinerja berdasarkan struktur anggaran yang baru (DIPA APBN-P) dan struktur organisasi yang baru, dimana struktur 2 (dua) balai besar pada DIPA yang baru (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kelautan serta Balai Besar Inovasi Dan Alih Teknologi Kelautan Dan Perikanan) telah dihapuskan karena tidak disetujui MKP sehingga wewenang anggaran serta kegiatannya dilimpahkan ke satker lainnya (sesuai KEP. KABALITBANG KP No. 118/KEP-BALITBANG KP/2016). Pada struktur APBN-P ini juga terjadi penurunan jumlah anggaran Sekretariat Balitbang KP sebesar 155,847,570,000,- dari semula 229,865,176,000,- menjadi 74,017,606,000,-. Oleh karenanya penting kiranya untuk dilakukan penyesuaian (revisi) tapja berdasarkan struktur anggaran dan organisasi yang baru agar kinerja organisasi dapat tetap terjaga sesuai dengan tapja baru yang telah an yang telah direncanakan. Adapun tapja perubahan berdasarkan DIPA APBN-P dapat dilihat pada table 2.6 dibawah ini.

Tabel 2.6. PE RJA NJ IA N KI N ERJ A T AH U N AN ( P K T) S E K RE T ARI A T B A LI TB A NG KP ( PE R -M EI, 2016 )

SASARAN STRATEGIS INDIKATOR

KINERJA UTAMA TARGET

CUSTOMER PERSPECTIVE