DAFTAR ISTILAH
Pengurangan Risiko Bencana Pengurangan Risiko Bencana Penguran
Pengurangan risiko bencana gan risiko bencana adalah konsep dan praktik adalah konsep dan praktik mengurangi risiko bencanamengurangi risiko bencana melalui upaya sistematis untuk
melalui upaya sistematis untuk menganalisa dan mengelola aktor-aktor penyebabmenganalisa dan mengelola aktor-aktor penyebab dari bencana termasuk dengan dikuranginya paparan terhadap ancaman, dari bencana termasuk dengan dikuranginya paparan terhadap ancaman, penurunan kerentanan manusia dan properti, pengelolaan lahan dan lingkungan penurunan kerentanan manusia dan properti, pengelolaan lahan dan lingkungan yang
yang bijaksana, bijaksana, serta meningkatkan serta meningkatkan kesiapsiagaanan kesiapsiagaanan terhadap terhadap kejadian kejadian yangyang merugikan.
merugikan. Pendidikan Pendidikan
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara akti mengembangkan belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara akti mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat dan Negara.
masyarakat dan Negara. Pengarusutamaan PRB Pengarusutamaan PRB
Proses dimana pertimbangan-pertimbangan pengurangan risiko bencana Proses dimana pertimbangan-pertimbangan pengurangan risiko bencana dikedepankan oleh organisasi/individu yang terlibat di dalam pengambilan dikedepankan oleh organisasi/individu yang terlibat di dalam pengambilan keputusan dalam pembangunan ekonomi, sik, politik, sosial-budaya suatu
keputusan dalam pembangunan ekonomi, sik, politik, sosial-budaya suatu negaranegara pada level nasional, wilayah daerah dan/atau lokal; serta proses-proses dimana pada level nasional, wilayah daerah dan/atau lokal; serta proses-proses dimana pengurangan risiko bencana dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan pengurangan risiko bencana dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan tersebut.
tersebut.
Pendidikan Siaga Bencana Pendidikan Siaga Bencana
Usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses Usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara akti
pembelajaran agar peserta didik secara akti mengembangkan potensi dirinya untuk mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kecakapan hidup d
memiliki kecakapan hidup dalam mengantisipasi bencana melalui pengorganisasianalam mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian dan langkah-langkah yang tepat guna dan
dan langkah-langkah yang tepat guna dan berdaya guna.berdaya guna. Komite Sekolah
Komite Sekolah Organisasi
Organisasi mandiri yang dibentuk dalmandiri yang dibentuk dalam rangka meningkatkan mutu, peam rangka meningkatkan mutu, pemerataan,merataan, dan esiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan. Ia menjadi ruang bagi dan esiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan. Ia menjadi ruang bagi orangtua, masyarakat, dan pihak sekolah menyampaikan aspirasi dan merumuskan orangtua, masyarakat, dan pihak sekolah menyampaikan aspirasi dan merumuskan kebijakan bagi peningkatan pendidikan di sekolah. Ia merupakan badan independen kebijakan bagi peningkatan pendidikan di sekolah. Ia merupakan badan independen yang tidak memiliki hubungan hirarkis dengan Kepala Sekolah. Ia menjadi mitra yang tidak memiliki hubungan hirarkis dengan Kepala Sekolah. Ia menjadi mitra kepala sekolah dalam menjalankan peran dan ungsinya dalam memajukan kepala sekolah dalam menjalankan peran dan ungsinya dalam memajukan sekolah.
sekolah. KTSP KTSP
Kurikulum operasional y
Kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan ang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuanoleh masing-masing satuan pendidikan. Sekolah dan kepala sekolah mengembangkan KTSP dan silabus pendidikan. Sekolah dan kepala sekolah mengembangkan KTSP dan silabus berdasarkan a). Kerangka dasar kurikulum, b). Standar kompetensi, dibawah berdasarkan a). Kerangka dasar kurikulum, b). Standar kompetensi, dibawah supervisi Dinas Pendidikan K
Datar Istilah Datar Istilah 76 76 Ekstra kurikuler Ekstra kurikuler
adalah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk adalah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga
pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangankependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah/madrasah.
di sekolah/madrasah. Standar Kompetensi Standar Kompetensi
ukuran kompetensi minimal yang harus dicapai peserta didik setelah mengikuti ukuran kompetensi minimal yang harus dicapai peserta didik setelah mengikuti suatuproses pembelajaran pada satuan pendidikan tertentu.
suatuproses pembelajaran pada satuan pendidikan tertentu. Kompetensi
Kompetensi
kemampuan bersikap, berpikir, dan bertindak secara konsisten sebagai kemampuan bersikap, berpikir, dan bertindak secara konsisten sebagai perwujudan dari pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dimiliki peserta didik. perwujudan dari pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dimiliki peserta didik. Standar Nasional Pendidikan
Standar Nasional Pendidikan
Standar Nasional Pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan Standar Nasional Pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah
di seluruh wilayah hukum NKRI. Lingkup standar hukum NKRI. Lingkup standar nasional pendidikan meliputi: nasional pendidikan meliputi: a.a. standar isi, b. standar proses, c. standar kompetensi lulusan, d. standar pendidik dan standar isi, b. standar proses, c. standar kompetensi lulusan, d. standar pendidik dan tenaga kependidikan, e. standar sarana dan prasarana, . standar pengelolaan, g. tenaga kependidikan, e. standar sarana dan prasarana, . standar pengelolaan, g. standar pembiayaan, h. standar penilaian pendidikan.
standar pembiayaan, h. standar penilaian pendidikan. Sumber/bahan belajar
Sumber/bahan belajar
adalah rujukan, objek dan/atau bahan yang
adalah rujukan, objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran.digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik, nara sumber, serta Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik, nara sumber, serta lingkungan sik, alam, sosial, dan budaya.
lingkungan sik, alam, sosial, dan budaya. Standar isi
Standar isi
adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Standar proses
Standar proses
adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan.
lulusan.
Standar kompetensi lulusan Standar kompetensi lulusan
adalah kualikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan adalah kualikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
keterampilan.
Standar pendidik dan tenaga kependidikan Standar pendidik dan tenaga kependidikan
adalah kriteria pendidikan prajabatan dan kelayakan sik maupun mental, serta adalah kriteria pendidikan prajabatan dan kelayakan sik maupun mental, serta pendidikan dalam jabatan.
pendidikan dalam jabatan. Standar sarana dan prasarana Standar sarana dan prasarana
adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan d
adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal tentangengan kriteria minimal tentang ruang belajar, tempat berolahraga, tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, ruang belajar, tempat berolahraga, tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain, tempat berkreasi dan berekreasi, serta sumber bengkel kerja, tempat bermain, tempat berkreasi dan berekreasi, serta sumber
belajar lain, yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk belajar lain, yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi inormasi dan komunikasi.
penggunaan teknologi inormasi dan komunikasi. Standar pengelolaan
Standar pengelolaan
adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan perencanaan, adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, atau nasional agar tercapai esiensi dan eektivitas kabupaten/kota, provinsi, atau nasional agar tercapai esiensi dan eektivitas penyelengga
penyelenggaraan raan pendidikan.pendidikan. Standar pembiayaan
Standar pembiayaan
adalah standar yang mengatur komponen dan besarnya biaya operasi satuan adalah standar yang mengatur komponen dan besarnya biaya operasi satuan pendidikan yang berlaku selama satu tahun; dan
pendidikan yang berlaku selama satu tahun; dan Standar penilaian pendidikan
Standar penilaian pendidikan
adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme, prosedur, adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik.
dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik. Bencana
Bencana
adalah suatu peristiwa yang disebabkan oleh alam atau ulah manusia, yang adalah suatu peristiwa yang disebabkan oleh alam atau ulah manusia, yang dapat terjadi secara tibatiba atau perlahan-lahan, yang menyebabkan hilangnya dapat terjadi secara tibatiba atau perlahan-lahan, yang menyebabkan hilangnya jiwa
jiwa manusia, manusia, kerusakan kerusakan harta harta benda benda dan dan lingkungan, lingkungan, di di mana mana masyarakatmasyarakat setempat dengan segala kemampuan dan sumberdayanya tidak mampu untuk setempat dengan segala kemampuan dan sumberdayanya tidak mampu untuk menanggulanginya.
menanggulanginya. Bahaya
Bahaya
adalah situasi, kondisi, atau
adalah situasi, kondisi, atau karakteristik biologis, geogras, sosial, ekonomi, politik,karakteristik biologis, geogras, sosial, ekonomi, politik, budaya dan teknologi suatu masyarakat di suatu wilayah untuk jangka waktu budaya dan teknologi suatu masyarakat di suatu wilayah untuk jangka waktu tertentu yang berpotensi menimbulkan korban dan kerusakan.
tertentu yang berpotensi menimbulkan korban dan kerusakan. Kerentanan
Kerentanan
adalah tingkat kekurangan kemampuan suatu masyarakat untuk mencegah, adalah tingkat kekurangan kemampuan suatu masyarakat untuk mencegah, menjinakkan, mencapai kesiapan, dan menanggapi dampak bahaya tertentu. menjinakkan, mencapai kesiapan, dan menanggapi dampak bahaya tertentu. Kerentanan dapat berupa kerentanan sik, ekonomi, sosial dan tabiat, yang dapat Kerentanan dapat berupa kerentanan sik, ekonomi, sosial dan tabiat, yang dapat ditimbulkan oleh
ditimbulkan oleh beragam penyebabberagam penyebab.. Kemampuan
Kemampuan
adalah penguasaan sumberdaya, cara, dan kekuatan yang dimiliki masyarakat, adalah penguasaan sumberdaya, cara, dan kekuatan yang dimiliki masyarakat, yang memungkinkan mereka untuk, mempersiapkan diri, mencegah, menjinakkan, yang memungkinkan mereka untuk, mempersiapkan diri, mencegah, menjinakkan, menanggulangi, mempertahankan diri serta dengan cepat memulihkan diri dari menanggulangi, mempertahankan diri serta dengan cepat memulihkan diri dari akibat bencana.
akibat bencana. Risiko
Risiko
adalah kemungkinan timbulnya kerugian pada suatu wilayah dan kurun waktu adalah kemungkinan timbulnya kerugian pada suatu wilayah dan kurun waktu tertentu yang timbul karena suatu bahaya menjadi bencana. Risiko dapat berupa tertentu yang timbul karena suatu bahaya menjadi bencana. Risiko dapat berupa kematian, luka, sakit, hilang, jiwa terancam, hilangnya rasa aman, mengungsi, kematian, luka, sakit, hilang, jiwa terancam, hilangnya rasa aman, mengungsi, kerusakan atau kehilangan harta dan gangguan kegiatan masyarakat.
kerusakan atau kehilangan harta dan gangguan kegiatan masyarakat. Pencegahan
Datar Pustaka Datar Pustaka 78 78 Mitigasi Mitigasi
adalah upaya yang dilakukan untuk mengurangi dampak bencana, baik secara adalah upaya yang dilakukan untuk mengurangi dampak bencana, baik secara sik struktural melalui pembuatan bangunan-bangunan sik, maupun non sik struktural melalui pembuatan bangunan-bangunan sik, maupun non sik-struktural melalui perundang-undangan dan pelatihan.
struktural melalui perundang-undangan dan pelatihan. Kesiapsiagaan
Kesiapsiagaan
adalah upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana, melalui adalah upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana, melalui pengorganisasian langkah-langkah yang tepat guna dan berdaya guna.
pengorganisasian langkah-langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Peringatan Dini
Peringatan Dini
adalah upaya untuk memberikan tanda peringatan bahwa bencana kemungkinan adalah upaya untuk memberikan tanda peringatan bahwa bencana kemungkinan akan segera terjadi, yang menjangkau masyarakat, segera, tegas tidak akan segera terjadi, yang menjangkau masyarakat, segera, tegas tidak membingungkan, resmi.
membingungkan, resmi. Tanggap Darurat
Tanggap Darurat
adalah upaya yang dilakukan segera pada saat kejadian bencana, untuk adalah upaya yang dilakukan segera pada saat kejadian bencana, untuk menanggulangi dampak yang ditimbulkan,
menanggulangi dampak yang ditimbulkan, terutama berupa penyelamatan korbanterutama berupa penyelamatan korban dan harta benda, evakuasi dan pengungsian.
dan harta benda, evakuasi dan pengungsian. Bantuan Darurat
Bantuan Darurat
merupakan upaya untuk memberikan bantuan berkaitan dengan pemenuhan merupakan upaya untuk memberikan bantuan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar berupa pangan, sandang, tempat tinggal sementara, perlindungan, kebutuhan dasar berupa pangan, sandang, tempat tinggal sementara, perlindungan, kesehatan, sanitasi dan air bersih.
kesehatan, sanitasi dan air bersih. Pemulihan
Pemulihan
adalah proses pengembalian kondisi masyarakat yang terkena bencana, dengan adalah proses pengembalian kondisi masyarakat yang terkena bencana, dengan memungsikan kembali sarana dan prasarana pada keadaan semula dengan memungsikan kembali sarana dan prasarana pada keadaan semula dengan melakukan upaya memperbaiki prasarana dan pelayanan dasar (jalan, listrik, air melakukan upaya memperbaiki prasarana dan pelayanan dasar (jalan, listrik, air bersih, pasar, puskesmas, dll).
bersih, pasar, puskesmas, dll). Rehabilitasi
Rehabilitasi
adalah upaya langkah yang dilakukan setelah kejadian bencana untuk membantu adalah upaya langkah yang dilakukan setelah kejadian bencana untuk membantu masyarakat memperbaiki rumahnya, asilitas umum dan asilitas sosial penting, dan masyarakat memperbaiki rumahnya, asilitas umum dan asilitas sosial penting, dan menghidupkan kembali roda
menghidupkan kembali roda perekonomian.perekonomian. Rekonstruksi
Rekonstruksi
adalah program jangka menengah dan jangka panjang guna perbaikan sik, sosial adalah program jangka menengah dan jangka panjang guna perbaikan sik, sosial dan ekonomi untuk mengembalikan kehidupan masyarakat pada kondisi yang dan ekonomi untuk mengembalikan kehidupan masyarakat pada kondisi yang sama atau lebih baik d
sama atau lebih baik dari sebelumnya.ari sebelumnya. Penanggulangan Bencana
Penanggulangan Bencana
adalah seluruh kegiatan yang meliputi aspek perencanaan dan penanggulangan adalah seluruh kegiatan yang meliputi aspek perencanaan dan penanggulangan bencana, pada sebelum, saat dan sesudah terjadi bencana, mencakup tanggap bencana, pada sebelum, saat dan sesudah terjadi bencana, mencakup tanggap darurat, pemulihan, pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan.