• Tidak ada hasil yang ditemukan

http://www.balikpapan.go.id/index.php?option=c om_balikpapan&task=iklim, diunduh 15 Oktober 2010.

Irwan, Z. D., 2003. Prinsip-Prinsip Ekologi dan Organisasi Ekosistem Komunitas dan Lingkungan. Bumi Aksara.

Kwok, A.G., 1998. Thermal comfort in tropical

classrooms. ASHRAE Transactions Symposia

SF-98-7-5.

Sujatmiko, W, M. N. Alfata, F. Kusumawati, dan A. Sugiharto, 2011. Respon Termal Penghuni dan Rancangan Model Selubung untuk Kenyamanan Termal Hunian: Studi Kasus Rumah Tinggal di Malang, Ambon, dan Balikpapan, serta Rusun Pasar Jumat dan Kemayoran Jakarta. Prosiding Kolokium Hasil

Litbang Permukiman 2011. Pusat Litbang

Permukiman-PU.

Sujatmiko, W, W. Hendradjit, dan Soegijanto, 2008. Menuju Penyusunan Standar Kenyamanan Adaptif di Indonesia. Prosiding Pertemuan

Ilmiah Standardisasi (PPIS) 2008. BSN.

Sujatmiko, W., 2010. Kajian Tingkat Kenyamanan Termal Rusunawa Cigugur Cimahi Berdasarkan Hasil Pengukuran Lapangan. Jurnal Teknik Sipil UPH Vol. 7 No. 1 Maret 2010.

Sujatmiko, W., 2010. Studies on Thermal Comfort

Level and Occupants Thermal Adaptive Behaviours in the Pasar Jumat Multi-Stories Building. Proceeding 2nd International

Seminar on Eco-Settlements. Sanur. 2-5 November 2010, RIHS.

Sujatmiko, W., Made Aryati, 2010. Studi Kenyamanan Termal Bangunan Tradisional Sumbar. Prosiding Seminar Nasional Jelajah Arsitektur Negeri 2010. Balai PTPT Denpasar-Pusat Litbang Permukiman PU.

LAMPIRAN

Tabel L1 Data responden Batu Ampar-Balikpapan No H ar i & T gl Jam Unit R es po nd en clo met Besaran Fisik

Ruangan Indeks Termal Kesan Termal

Tdb

(oC) (%) RH (m/s) ET* SET* TSENS DISC PMV Kenetralan Va terimaan Keter- Preferensi 1 Sa bt u, 31 -7 -10 10:00 AB 8 Er 0,7 1 27,7 83 0,1 29,5 30,1 0,7 1,4 1,2 -3 1 3 2 Es 0,6 1 27,7 83 0,1 29,3 29,2 0,6 1,1 1,1 -3 2 3 3 11:00 AC 8 Ju 0,8 1 28,7 81 0,1 31,0 32,2 1,0 2,1 1,7 1 1 1 4 Ab 0,7 1 28,7 81 0,1 30,8 31,4 0,9 1,8 1,6 0 1 2 5 11:30 AC 4 Ha 0,6 1 28,7 81 0,1 30,6 30,6 0,8 1,6 1,4 -3 1 3 6 Si 0,6 1 28,7 81 0,1 30,6 30,6 0,8 1,6 1,4 -1 1 3 7 12:15 AC 2 St 0,6 1 29,2 80 0,1 31,2 31,3 0,9 1,8 1,6 -2 1 1 8 Am 0,7 1 29,2 80 0,1 31,4 32,1 1,0 2,0 1,7 -3 1 2 9 13:30 X 45 Yu 0,6 1 29,2 80 0,1 31,2 31,3 0,9 1,8 1,6 3 1 1 10 Sa 0,7 1 29,2 80 0,1 31,4 32,1 1,0 2,0 1,7 3 1 1 11 M in ggu , 1 A gus t 10:00 AA 5 Id 0,8 1 27,7 83 0,1 29,7 30,9 0,8 1,7 1,4 -2 1 2 12 Ch 0,7 1 27,7 83 0,1 29,5 30,1 0,7 1,4 1,2 0 1 2 13 Nu 0,8 1 27,7 83 0,1 29,7 30,9 0,8 1,7 1,4 3 1 3 14 10:55 AA 29 Su 0,6 1 28,4 82 0,1 30,2 30,3 0,8 1,5 1,3 0 1 1 15 Ma 0,6 1 28,4 82 0,1 30,2 30,3 0,8 1,5 1,3 0 1 1 16 Mh 0,6 1 28,4 82 0,1 30,2 30,3 0,8 1,5 1,3 0 1 1 17 11:30 AA 8 Fr 0,6 1 28,7 81 0,1 30,6 30,6 0,8 1,6 1,4 0 1 2 18 Ti 0,6 1 28,7 81 0,1 30,6 30,6 0,8 1,6 1,4 0 1 2 19 Sf 0,6 1 28,7 81 0,1 30,6 30,6 0,8 1,6 1,4 0 1 2 20 12:05 Z 35 Ha 0,7 1 29,2 80 0,1 31,4 32,1 1,0 2,0 1,7 0 1 2 21 Ye 0,6 1 29,2 80 0,1 31,2 31,3 0,9 1,8 1,6 0 1 2 22 Hd 0,7 1 29,2 80 0,1 31,4 32,1 1,0 2,0 1,7 0 1 2 23 14:00 X 9 Yt 0,8 1 32,1 66 0,1 33,9 35,1 1,6 3,1 2,6 3 1 1 24 Fa 0,8 1 32,1 66 0,1 33,9 35,1 1,6 3,1 2,6 -2 1 1 25 De 0,6 1 32,1 66 0,1 33,7 33,9 1,5 2,6 2,5 3 1 1 26 Ah 0,8 1 32,1 66 0,1 33,9 35,1 1,6 3,1 2,6 0 1 1 27 15:06 AB 9 Gd 0,6 1 31,1 65 0,1 32,3 32,5 1,3 2,1 2,2 0 1 1 28 Si 0,7 1 31,1 65 0,1 32,4 33,1 1,3 2,3 2,2 0 1 1 29 15:46 AA 19 Nu 0,6 1 31,5 65 0,1 32,8 33,0 1,4 2,3 2,3 3 1 1 30 Im 0,6 1 31,5 65 0,1 32,8 33,0 1,4 2,3 2,3 3 1 1 31 16:00 AA 21 Mu 0,6 1 31,1 67 0,1 32,5 32,7 1,3 2,2 2,2 3 1 1 32 Wa 0,6 1 31,1 67 0,1 32,5 32,7 1,3 2,2 2,2 3 1 1 33 17:00 AB 85 El 0,8 1 30,2 69 0,1 31,8 33,0 1,2 2,3 2,0 3 1 1 34 Hi 0,6 1 30,2 69 0,1 31,6 31,7 1,1 1,9 1,9 1 1 1 35 Ah 0,7 1 30,2 69 0,1 31,7 32,4 1,2 2,1 2,0 -2 1 2 36 17:30 AA 14 Ha 0,6 1 30,1 71 0,1 31,6 31,8 1,1 1,9 1,9 0 1 2 37 Mu 0,7 1 30,1 71 0,1 31,8 32,5 1,2 2,1 1,9 -2 1 2 38 Se ni n, 2 -8 -2010 11:05 Y 2 As 0,6 1 27,2 89 0,1 28,9 28,9 0,5 1,1 1,0 -2 1 2 39 Sf 0,7 1 27,2 89 0,1 29,2 29,8 0,7 1,3 1,1 0 1 2 40 11:40 Z 5 Rs 0,6 1 27 92 0,1 28,8 28,7 0,5 1,0 0,9 -1 1 3 41 To 0,6 1 27 92 0,1 28,8 28,7 0,5 1,0 0,9 -2 1 2 42 12:00 Z 36 Su 0,6 1 27,2 91 0,1 29,0 29,0 0,5 1,1 1,0 -2 1 2 43 Ha 0,6 1 27,2 91 0,1 29,0 29,0 0,5 1,1 1,0 -2 1 2 44 Mu 0,6 1 27,2 91 0,1 29,0 29,0 0,5 1,1 1,0 0 1 2 45 12:15 Z 7 In 0,7 1 29,2 81 0,1 31,5 32,2 1,0 2,1 1,7 -2 1 3 46 Yu 0,7 1 29,2 81 0,1 31,5 32,2 1,0 2,1 1,7 -2 1 2 47 An 0,6 1 29,2 81 0,1 31,3 31,4 0,9 1,8 1,6 -2 1 2 48 13:00 AC 6 Re 0,8 1 29,6 81 0,1 32,3 33,5 1,2 2,6 2,0 0 1 1 49 Nu 0,6 1 29,6 81 0,1 31,9 32,1 1,0 2,0 1,8 0 1 1

KUESIONER

1. Kenetralan Termal. Mohon Saudara beri tanda (V) pada skala di bawah ini yang menggambarkan kesan termal Saudara terhadap ruangan tempat Saudara berada saat ini: (jika diinginkan boleh memberi tanda diantara dua skala): -3 dingin -2 sejuk -1 agak sejuk 0 netral 1 agak hangat 2 hangat 3 panas. 2. Keterterimaan Termal. Menurut Saudara,

apakah kondisi termal ruangan ini sudah sesuai/cocok dengan kondisi tubuh Saudara? 0 Ya (dpat diterima/sudah sesuai) 0 Tidak (tidak dapat diterima/tidak sesuai)

3. Preferensi Termal. Silakan pilih lingkaran dibawah ini sesuai dengan yang Saudara harapkan saat ini: Saya ingin ruangan ini menjadi: 30 lebih hangat 20 tidak berubah/tetap 10 lebih sejuk

4. Kondisi Angin. A. Silakan pilih lingkaran di bawah ini sesuai dengan yang saudara rasakan saat ini berkaitan dengan kondisi aliran udara (angin) di ruangan ini: 60 sangat sesuai/sangat

dapat diterima 50 cukup sesuai/cukup dapat diterima 40 agak sesuai/agak dapat diterima 30 agak tidak sesuai/agak tidak dapat diterima 20 cukup tidak sesuai/cukup tidak dapat diterima 10 sangat tidak sesuai/sangat tidak dapat diterima

B. Saya ingin di ruangan ini: 30 lebih banyak aliran udara (angin) 20 tetap seperti ini (tidak berubah) 10 lebih sedikit aliran udara (angin) 5. Kondisi Keringat. A. Di ruangan ini kondisi

keringat Saudara? 40 tidak keluar 30 keluar sedikit 20 keluar sedang 10 keluar banyak. B. Keringat yang keluar: 20 cepat menguap dan tidak terasa lengket 10 tidak cepat menguap dan terasa lengket di kulit

6. Kenyamanan Umum. Seberapa nyaman ruangan ini menurut Saudara? 60 sangat nyaman 50 cukup nyaman 40 agak nyaman 30 agak tidak nyaman 20 cukup tidak nyaman 10 sangat tidak nyaman.

Katalog dan Abstrak UDC

54.002.68

Kus Kustiasih, Tuti

p Penentuan angka kebutuhan oksigen kimia air limbah dengan mempertimbangkan faktor ketidakpastian, kasus IPAL di Puslitbang Permukiman / Tuti Kustiasih.-- Jurnal Permukiman.-- Vol. 6 No. 3 November 2011.-- Hal. 121-128. -- Bandung : Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman, 2011.

181 hlm. : ilus. : 30 cm Abstrak : hlm. 121 ISSN : 1907-4352

I. OXYGEN – WASTE WATER 1. Judul

Kesalahan pengukuran adalah penyimpangan nilai yang diukur dari nilai benar X0. Tujuan penelitian adalah menentukan angka COD air limbah pada influen dan efluen di instalasi pengolahan air limbah di Pusat Litbang Permukiman dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi dan prosedur perhitungan ketidakpastian pengukuran. Penentuan kebutuhan oksigen kimia (COD) dilakukan secara kimia menggunakan oksidator kuat Kalium Bikromat (K₂Cr₂07) pada kondisi asam dan panas dengan katalisator perak sulfat. Hasilnya pada tingkat kepercayaan 95% dan k = 2, adalah influen = 33,43 ±0,26mg/L dan efluen =13,53 ±0,10mg/L, maka efisiensi pengolahan air limbah adalah 59,53%.

Kata kunci : ketidakpastian, biofilter, oksidator, katalisator, kualitas UDC

626.814

Med Medawaty, Ida

k Kinerja kolam Sanita dalam pengolahan air limbah rumah tangga di perkantoran / Ida Medawaty dan R. Pamekas.—Jurnal Permukiman.-- Vol. 6 No. 3 November 2011.-- Hal. 129-137. -- Bandung : Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman, 2011.

181 hlm. : ilus. : 30 cm Abstrak : hlm. 129 ISSN : 1907-4352

I. WASTE WATER – MANAGEMENT 1. Pamekas, R. 2. Judul

Metoda penelitian dengan modifikasi kolam dibagi menjadi 2 (dua) unit sistem. Setiap kolam ditanami tanaman yang berbeda jenis dan kerapatannya. Analisa kualitas meggunakan tabel silang, sedangkan hubungan parameter menggunakan teknik regresi sederhana. Hasil olahannya satu kelas lebih tinggi.

Kata kunci : air limbah, kolam Sanita, ekologi, perkantoran, rumah tangga UDC

546.212

Sut Sutjahjo, Nurhasanah

k Konsumsi dan pelanggan air minum di kota besar dan metropolitan / Nurhasanah Sutjahjo, Fitrijani Anggraini dan R. Pamekas. -- Jurnal Permukiman.-- Vol. 6 No. 3 November 2011.-- Hal. 138-146.-- Bandung : Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman, 2011.

181 hlm. : ilus. : 30 cm Abstrak : hlm. 138 ISSN : 1907-4352

I. WATER 1. Anggraini, Fitrijani 2. Pamekas, R. 3. Judul

Keragaman disain kriteria konsumsi air menciptakan pelayanan air minum yang tidak memadai sehingga dilakukan kaji ulang pada kota besar dan metropolitan terpilih. Evaluasi dilaksanakan terhadap parameter tarif air, banyaknya pelanggan, banyaknya air yang didistribusikan, dan konsumsi air. Kesimpulan pelanggan rumah tangga pemakai air minum terbesar 65-85% dengan konsumsi air minum rata-rata untuk rumah sederhana 135-145 L/org/hari, rumah menengah 146-155 L/org/hari, dan rumah mewah 156-245 L/org/hari.

UDC 728

Mas Masri, Rina Marina

a Analisis dampak lingkungan untuk pembangunan perumahan di kawasan Bandung Utara berbasis model sistem dinamis / Rina Marina Masri dan Iskandar Muda Purwaamijaya.-- Jurnal Permukiman.-- Vol.6 No. 3 November 2011.-- Hal.147-153.-- Bandung : Pusat Penelitian dan PengembanganPermukiman, 2011.

181 hlm. : ilus. : 30 cm Abstrak : hlm. 147 ISSN : 1907-4352

I. HOUSING DEVELOPMENT 1. Purwaamijaya, Iskandar Muda 2. Judul

Hasil penelitian meliputi faktor-faktor pemicu paling berpengaruh terhadap pembangunan perumahan, prioritas dampak penting hipotetik hasil pelingkupan, analisis dampak pembangunan perumahan terhadap lingkungan dan kebijakan rencana pengelolaan serta pemantauan lingkungan di kawasan Bandung Utara berdasarkan analisis sensitivitas model sistem dinamis.

Kata kunci : analisis, dampak, pembangunan, perumahan, model, sistem, dinamis UDC

725

Sab Sabaruddin, Arief

m Model perhitungan kandungan emisi CO₂ pada bangunan gedung / Arief Sabaruddin, Tri Harso Karyono dan Rumiati Tobing.-- Jurnal Permukiman.-- Vol. 6 No. 3 November 2011.-- Hal. 154-163.-- Bandung : Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman, 2011.

181 hlm. : ilus. : 30 cm Abstrak : hlm. 154 ISSN : 1907-4352

I. BUILDING 1. Karyono, Tri Harso 2. Tobing, Rumiati 3. Judul

Model perhitungan kandungan emisi CO₂ pada bangunan gedung adalah alat untuk menghitung kandungan emisi CO₂ pada bangunan gedung yang menggunakan acuan SNI Analisa Biaya Konstruksi.

Kata kunci : emisi CO₂, efek gas rumah kaca, pemanasan global, bangunan gedung, energi UDC

725.141

Suj Sujatmiko, Wahyu

k Kenyamanan termal adaptif hunian kawasan Mangrove Centre, Batu Ampar Balikpapan/ Wahyu Sujatmiko, Fanny Kusumawati dan Aan Sugiarto.-- Jurnal Permukiman.-- Vol. 6 No. 3 November 2011.— Hal. 164-174.-- Bandung : Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman, 2011.

181 hlm. : ilus. : 30 cm Abstrak : hlm. 164 ISSN : 1907-4352

I. RESIDENTIAL – BUILDING 1. Kusumawati, Fanny 2. Sugiarto, Aan 3. Judul

Dikaji kenyamanan termal adaptif responden perumahan Graha Indah Balikpapan. Responden menginginkan kondisi netral sedikit di atas kondisi rata-rata dengan kondisi preferensi Tdb = 28,1ºC, ET*=30ºC. Hasil analisis iklim memperlihatkan kondisi ekstrim minimum dan maksimum sepanjang tahun yang selalu di luar zona nyaman 80% ASHRAE.

Kata kunci: kenyamanan termal adaptif, responden rumah tinggal, konstruksi ringan, waktu tunda rendah, ventilasi silang

Catalogue and Abstract UDC

54.002.68

Kus Kustiasih, Tuti

d Determination of the chemical oxygen demand of wastewater by considering the uncertainty factor in case of wastewater treatment plant at the Research Institute for Human Settlements / Tuti Kustiasih. –Jurnal Permukiman. – Vol. 6 No. 3 November 2011. – Page 121 – 128. – Bandung : Research Institute for Human Settlements, 2011.

181 Pages : Ilus. : 30 cm Abstract : Page 121 ISSN : 1907 – 4352

I. OXYGEN – WASTE WATER 1. Title

Measurement error is the deviation of the measured values of the true value of X0. Objectives of the study is to determine the COD number of wastewater in influent and effluent at wastewater treatments plant in the Research Institute for Human Settlements by considering factors that influence the calculation of measurements uncertainty and procedures. Determination of chemical oxygen demand (COD) is chemically using a strong oxidizing agent Potassium Bicrhomate (K₂Cr₂07) under acidic conditions and heat with Silver Sulfate catalyst. The result at 95% confidence level and k = 2, is the influent = 33.43 ±6 mg/L and effluent =13.53 ± 0.10 mg/L, then the efficiency of wastewater treatment plan is 59.53%.

Keywords : uncertainty, biofilter, oxidant, catalyst, quality UDC

626.841

Med Medawaty, Ida

s Sanitation pond performance in domestic wastewater treatment in the office/ Ida Medawaty and R. Pamekas. -- Jurnal Permukiman. –- Vol. No. 3 November 2011. -– Page 129 – 137. -– Bandung : Research Institute for Human Settlements, 2011.

181 Pages : Ilus. : 30 cm Abstract : Page 129 ISSN : 1907 – 4352

I. WASTE WATER – MANAGEMENT 1. Pamekas, R. 2. Title

Research method with a modification of the pond that is divided into two units of the system, each pond is planted with different plant species and density, quality analysis and relationships with cross. Table parameter with simple regression, the results of research that could improve the quality of the sanitation pond processed on grade higher. Keywords : wastewater, sanitation pond, ecology, office, domestic

UDC 546.212

Sut Sutjahjo, Nurhasanah

d Drinking water consumption and customers in big cities and metropolitan / Nurhasanah Sutjahjo, Fitrijani Anggraini and R. Pamekas.-- Jurnal Permukiman. –- Vol. 6 No. 3 November 2011. – -Page 138– 146. -- Bandung : Research Institute for Human Settlements, 2011.

181 Pages : Ilus. : 30 cm Abstract : Page 138 ISSN : 1907 – 4352

I. WATER 1. Anggraini, Fitrijani 2. Pamekas, R. 3. Title

The variety of the available design criteria of water consumption to create a proper water supply service are inadequate. Thus be reexamined in big cities and metro selected. The evaluation of parameters water tariffs customers, number of water distributed to customers, and consumption or average water consumption per capita and per day. Conclusion customers are the largest water users 65-85% with the average consumption of drinking water of 135-145 L/cap/day for simple housing, 146-155 L/cap/day for medium housing and 156-245 L/cap/day for luxury housing.

UDC 728

Mas Masri, Rina Marina

e Environmental impact assessment for housing development in North Bandung zone based on model dynamic system / Rina Marina Masri and Iskandar Muda Purwaamijaya. -– Jurnal Permukiman. -- Vol. 6 No. 3 November 2011. -- Page 147 – 153. –- Bandung : Research Institute for Human Settlements, 2011.

181 Pages : Ilus. : 30 cm Abstract : Page 147 ISSN : 1907 – 4352

I. HOUSING DEVELOPMENT 1. Purwaamijaya, Iskandar Muda 2. Title

Result of research are trigger factors which factors which most influenced to housing development, hypotetic important impact priority resulted scooping, impact analysis of housing development to environment and policy environmental management and monitoring plan in North Bandung zone based on sensitivity analysis of dynamic system model.

Keywords : analysis, impact, development, housing, model, system, dynamic UDC

725

Sab Sabaruddin, Arief

t The calculation model embodied CO₂ emissions for building / Arief Sabaruddin, Tri Harso Karyono and Rumiati Tobing. -- Jurnal Permukiman. – -Vol. 6 No. 3 November 2011. –- Page 154 – 163. --Bandung : Research Institute for Human Settlements, 2011.

181 Pages : Ilus. : 30 cm Abstract : Page 154 ISSN : 1907 – 4352

I. BUILDING 1. Karyono, Tri Harso 2. Tobing, Rumiati 3. Title

Model calculation of the content of CO₂ emissions in building is a tool to calculate the content of CO₂ emissions in buildings that use reference SNI Construction Cost Analysis.

Keywords : CO₂, emissions, greenhouse gas effect, global warming UDC

725.141

Suj Sujatmiko, Wahyu

a Adaptive thermal comfort of Mangrove Center residential area, Batu Ampar Balikpapan / Wahyu Sujatmiko, Fanny Kusumawati and Aan Sugiarto. –- Jurnal Permukiman. -– Vol. 6 No. 3 November 2011. –- Page 164 – 174. –- Bandung : Research Institute for Human Settlements, 2011.

181 Pages : Ilus. : 30 cm Abstract : Page 164 ISSN : 1907 – 4352

I. RESIDENTIAL – BUILDING 1. Kusumawati, Fanny 2. Sugiarto, Aan 3. Title

Assessed an adaptive thermal comfort in the Graha Indah Balikpapan results show that the respondents wanted a neutral condition slightly above average condition with thermal preference is Tdb = 28.1ºC, ET* = 30ºC. Results of climatic analysis shows that the minimum and maximum extreme conditions throughout the year which is always outside the comfort zone of 80% ASHRAE.

Indeks Subjek A Air limbah = 129, 130, 131, 132, 133, 134, 135, 136, 137. Air minum = 138, 139, 140, 141, 142, 143, 144, 145, 146. Analisis = 147, 149, 150, 151. B Bangunan gedung = 154, 155, 159. Biofilter = 121. D Dampak = 147, 149, 150, 151. E

Efek gas rumah = 154, 155. Ekologi = 129.

Emisi CO2 = 154, 155, 155, 156, 157, 158, 159, 160, 161, 162, 163.

K

Katalisator = 121, 123.

Kenyamanan termal adatif = 164, 165. Ketidakpastian = 121, 122, 123, 124, 125, 128. Kolam Sanita = 129, 130, 131, 132, 133, 134, 135, 136. Konstruksi ringan = 164, 170. Kota besar = 138, 142. Kota metropolitan = 138, 139, 140, 141, 142. Kualitas = 121, 122, 123. Konsumsi air = 138, 139, 142, 143, 144, 145. M

Model sistem dinamis = 147, 149. O Oksidator = 121. P Pelayanan = 138, 140, 141, 142. Pemanasan global = 154. Pembangunan = 147, 149, 150, 151. Perkantoran = 129. Perumahan = 147, 148, 149, 150. R

Responden rumah tinggal = 164. Rumah tangga = 129, 130, 137. W

Waktu tunda rendah = 164, 169.

A

Adaptive thermal comfort = 164, 165. Analysis = 147, 149, 150, 151. B Big city = 138, 142. Biofilter = 121. Building = 154, 155, 159. C Catalyst = 121, 122. D Development = 147, 149, 150, 151. Domestic = 129, 130, 137. Drinking water = 138, 139, 140, 141, 142, 143, 144, 145, 146. E Ecology = 129. Emisi CO2 = 154, 155, 155, 156, 157, 158, 159, 160, 161, 162, 163. G Global warming = 154.

Greenhouse gas effect = 154, 155. H Housing = 147, 148, 149, 150. I Impact = 147, 149, 150, 151. L Lightweight construction = 164, 170. Low time lag = 164, 169.

M

Metro city = 138, 139, 140, 141, 142. Model system dinamic = 147, 149. O Office = 129. Oxidant = 121. Q Quality = 121, 122, 123. R Residential building = 164. S Sanitation pond = 129, 130, 131, 132, 133, 134, 135, 136. Service = 138, 140, 141, 142. U Uncertainty = 121, 122, 123, 124, 125, 128. W Waste water = 129, 130, 131, 132, 133, 134, 135, 136, 137. Water consumption = 138, 139, 142, 143, 144, 145

Indeks Pengarang

Aan Sugiarto. Kenyamanan termal adaptif hunian kawasan Mangrove Centre, Batu Ampar Balikpapan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Hal. 164-174.

Aan Sugiarto. Komposisi campuran optimum bata beton berlubang dengan limbah batubara dari industri tekstil. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 1 April 2011. Hal. 47-52.

Agus Sarwono. Kriteria kelayakan penerapan fire safety management (FSM) pada bangunan gedung dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 1 April 2011. Hal. 1 - 8.

Agus Sarwono. Peningkatan layanan institusi pemadam kebakaran melalui penerapan rencana induk kebakaran (RIK), studi kasus : Kota Pontianak Kalimantan Barat. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 2 Agustus 2011. Hal. 100-107.

Alex Abdi Chalik. Formulasi kebijakan sistem pengolahan sampah perkotaan berkelanjutan, studi kasus : DKI Jakarta. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman.Vol. 6 No. 1 April 2011. Hal. 18 – 30.

Arief Sabaruddin. Model perhitungan kandungan emisi CO₂ pada bangunan gedung. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Hal. 154-163.

Aryenti. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dengan cara 3R (reduce, reuse, recycle) di lingkungan permukiman ditinjau dari segi sosial ekonomi masyarakat. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 2 Agustus 2011. Hal. 75-83.

Aryenti. Peningkatan peran serta masyarakat melalui gerakan menabung pada bank sampah di Kelurahan Babakan Surabaya, Kiaracondong Bandung. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 1 April 2011. Hal. 40-46.

Deasy Widyastomo. Perubahan pola permukiman tradisional suku Sentani di pesisir Danau Sentani. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 2 Agustus 2011. Hal. 84-92. Fanny Kusumawati. Kenyamanan termal adaptif hunian kawasan Mangrove Centre, Batu Ampar Balikpapan.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Hal. 164-174.

Fitrijani Anggraini. Konsumsi dan pelanggan air minum di kota besar dan metropolitan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Hal. 138-146.

Fitrijani Anggraini. Aspek kelembagaan pada pengelolaan tempat pemrosesan akhir sampah regional. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 2 Agustus 2011. Hal. 65-74. Heni Suhaeni. Kepadatan penduduk dan hunian berpengaruh terhadap kemampuan adaptasi penduduk di

lingkungan perumahan padat. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 2 Agustus 2011. Hal. 93-99.

Heni Suhaeni. Sistem spasial berbasis budaya menghasilkan ruang produktif untuk industri kreatif. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 1 April 2011. Hal. 53-59 Ida Medawaty. Kinerja kolam Sanita dalam pengolahan air limbah rumah tangga di perkantoran. Pusat

Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Hal. 129-137.

Ida Medawaty. Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan air limbah rumah tangga secara komuna. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 1 April 2011. Hal. 31 – 39. Iskandar Muda Purwaamijaya. Analisis dampak lingkungan untuk pembangunan perumahan di kawasan

Bandung Utara berbasis model sistem dinamis. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Hal. 147-153.

Muhammad Nurfajri Alfata. Studi kenyamanan termal adaptif rumah tinggal di Kota Malang, studi kasus : Perumahan Sawojajar 1 Kota Malang. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 1 April 2011. Hal. 9 -17.

Nurhasanah Sutjahjo. Konsumsi dan pelanggan air minum di kota besar dan metropolitan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Hal. 138-146.

R. Pamekas. Konsumsi dan pelanggan air minum di kota besar dan metropolitan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Hal. 138-146.

R. Pamekas. Kinerja kolam Sanita dalam pengolahan air limbah rumah tangga di perkantoran. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Hal. 129-137.

Rina Marina Masri. Analisis dampak lingkungan untuk pembangunan perumahan di kawasan Bandung Utara berbasis model sistem dinamis. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Hal.147-153.

Rumiati Tobing. Model perhitungan kandungan emisi CO₂ pada bangunan gedung. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Hal. 154-163.

Suprapto. Pengaruh temperatur tinggi terhadap kekuatan leleh dan kuat tarik pada bahan baja melalui uji api. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 2 Agustus 2011. Hal. 108-115

Sutjahjo. Konsumsi dan pelanggan air minum di kota besar dan metropolitan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Hal. 138-146.

Teguh Esa Wibawa. Pengaruh temperatur tinggi terhadap kekuatan leleh dan kuat tarik pada bahan baja melalui uji api. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 2 Agustus 2011. Hal. 108-115.

Tri Harso Karyono. Model perhitungan kandungan emisi CO₂ pada bangunan gedung. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Hal. 154-163.

Tuti Kustiasih. Penentuan angka kebutuhan oksigen kimia air limbah dengan mempertimbangkan faktor ketidakpastian, kasus IPAL di Puslitbang Permukiman. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Hal. 121-128.

Wahyu Sujatmiko. Kenyamanan termal adaptif hunian kawasan Mangrove Centre, Batu Ampar Balikpapan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Hal. 164-174.

Indexs Authors

Aan Sugiarto. Adaptive thermal comfort of Mangrove Center residential area, Batu Ampar Balikpapan. Research Institute for Human Settlements. Jurnal Permukiman. Vol. 6. No. 3 November 2011. Page 164 – 174.

Aan Sugiarto. The optimum mix design of charge coal waste from textile factory for concrete hollow block. Research Institute for Human Settlements. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 1 April 2011. Page. 47 - 52. Agus Sarwono. Feasibility criteria for application of fire safety management in buildings and influenced factors.

Research Institute for Human Settlements. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 1 April 2011. Page. 1 – 8. Agus Sarwono. Service improvement of fire department through the implementation of fire urban master plan

(FUM) Pontianak, West Kalimantan case study. Research Institute for Human Settlements. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 2 August 2011. Page 100 – 107.

Alex Abdi Chalik. Policy formulation for sustainable urban solid waste treatment system, the case study : Jakarta Metropolitan Area. Research Institute for Human Settlements. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 1 April 2011. Page. 18 – 30.

Arief Sabaruddin. The calculation model embodied CO₂ emissions for building. Research Institute for Human Settlements. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Page 154 – 163 .

Aryenti. Community participation through traffic increase in waste bank or village cart Kiaracondong Bandung, Babakan Surabaya. Research Institute for Human Settlements. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 1 April 2011. Page. 40 - 46.

Aryenti. Increase of community participation in management of trash using 3R (reduce, reuse, recycle) program in settlement environment from socio-economic aspect. Research Institute for Human Settlements. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 2 August 2011. Page 75 – 83

Deasy Widyastomo. The alteration in the traditional settlement patterns of Sentani tribe lake shores. Research Institute for Human Settlements. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 2 August 2011. Page 84 – 92.

Fanny Kusumawati. Adaptive thermal comfort of Mangrove Center residential area, Batu Ampar Balikpapan. Research Institute for Human Settlements. Jurnal Permukiman. Vol. 6. No. 3 November 2011. Page 164 – 174.

Fitrijani Anggraini. Drinking water consumption and customers in big cities and metropolitan. Research Institute for Human Settlements. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 3 November 2011. Page 138– 146. Fitrijani Anggraini. Institutional aspects in the management of regional final waste processing site. Research

Institute for Human Settlements. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 2 August 2011. Page 65 – 74.

Heni Suhaeni. Population density has effected on the inhabitants adaption in the densely. Research Institute for Human Settlements. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 2 August 2011. Page 93 – 99.

Heni Suhaeni. Spatial system which cultural basis results productive space for creative industry. Research Institute for Human Settlements. Jurnal Permukiman. Vol. 6 No. 1 April 2011. Page. 53 – 59.

Ida Medawaty. Community development in waste water domestic management by communal. Research

Dokumen terkait