Aliaga, I. L., M. J. M. Alferez, M. Barrionuevo, T. Nestares, M. R. S. Sampelayo dan M. S. Campos. 2003. Study of nutritive utilization of protein and magnesium in rats with resection of the distal small intestine. Beneficial effect of goat milk. J. Dairy Science. 86: 2968-2966.
Ansel, H. C. 1989. Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi. Edisi IV. Terjemahan:
F. Ibrahim. Universitas Indonesia Press, Jakarta.
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. 2004. Peraturan Teknis Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pemanis Buatan dalam Produk Pangan. Direktorat Standardisasi Produk Pangan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 1998. Susu Segar. SNI 01-3141-1998. Badan Standarisasi Nasional , Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 1999. Susu Bubuk. SNI 01-2970-1999. Badan Standarisasi Nasional , Jakarta.
Bandelin, F. J. 1989. Compressed tablets by wet granulation. Dalam: H. A.
Liberman., L. Lachman dan J. B. Schwartz (Editor). Pharmaceutical Dosage Forms. Volume I. Marcel Dekker Inc, New York.
Banker, G.S. dan R. Anderson. 1994. Tablet. Dalam: L. Lachman, H. A. Lieberman dan J. L. Kanig (Editor). Teori dan Praktek Farmasi Industri. Edisi II.
Terjemahan: S. Suyatmi, Universitas Indonesia Press, Jakarta.
Barrionuevo, M., M. J. M. Alferez, I. L. Aliaga, M. R. S. Sampelayo dan M. S.
Campos. 2002. Beneficial effect of goat milk on nutritive utilization of iron and copper in malabsorption syndrome. J. Dairy Science. 85: 657-664.
Blakely, J. dan D. H. Bade. 1991. Ilmu Peternakan. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Buckle, K. A., R. A. Edwards, G. H. Fleet dan M. Wooton. 1985. Ilmu Pangan.
Terjemahan. Purnomo dan Adiono. UI Press, Jakarta.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1979. Farmakope Indonesia. Edisi III.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1995. Farmakope Indonesia. Edisi IV.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Devendra, C. dan M. Burns. 1994. Produksi Kambing di Daerah Tropis. Terjemahan:
Idk H. Putra. Penerbit Institut Teknologi Bandung, Bandung.
Dewan Standarisasi Nasional. 1992. Cara uji makanan dan minuman. SNI 01-2891-1992. Dewan Standarisasi Nasional, Jakarta.
Direktorat Jenderal Peternakan. 2003. Buku Statistik Peternakan. Direktorat Jenderal Bina Produksi Peternakan. Departemen Pertanian Republik Indonesia, Jakarta.
Dewi, S. L. S. 1987. Pemanis nutritif dan non nutritif. Dalam: S. Fardiaz., R.
Dewanti dan S. Budijanto (Editor). Bahan Tambahan Kimia (Food Additives). Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia. Gabungan
Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia. Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Fehr, P. M. dan D. Sauvant. 1980. Composition and yield of goat milk as affected by nutritional manipulation. J. Dairy Science. 63: 1671-1680.
Gibbons, J. D. 1975. Non Parametric Methods for Quantitative Analysis. Elsevier Co., Alabama.
Haenlein, G. F. W. 2004. Goat milk in human nutrition. J. Small Ruminant Research.
51:155-163.
Indonesian National Committee of International Dairy Federation (IDNC IDF). 2005.
Indonesian dairy development and Its obstacle. Inauguration and International Dairy Federation (IDF) Seminar, Jakarta.
Lachman, L., H. A. Lieberman dan J. L. Kanig. 1994. Teori dan Praktek Farmasi Industri. Edisi II. Terjemahan: S. Suyatmi. Universitas Indonesia Press, Jakarta.
Lieberman, H. A., L. Lachman dan J. B. Schwartz. 1989. Pharamaceutical Dosage Forms-Tablet. Volume 1. Marcel Dekker Inc, New York.
Maree, H. P. 2001. Goat milk and its use as aHypo-Allergenic infant food.
http/www. Milk compare. Htm. [22 mei 2001].
Marletta, D., S. Bordonaro, A. M. Guastella, P. Falagiani, N. Crimi dan G. D. Urso.
2004. Goat milk with different αS2 – casein content : Analysis of allergenic potency by REAST-Inhibition Assay. J. Small Ruminant Research. 52: 19-24.
Marshall, K. 1989. Kompresi dan konsolidasi serbuk bahan padat. Dalam:
L. Lachman, H. A. Lieberman dan J. L. Kanig (Editor). Teori dan Praktek Farmasi Industri. Edisi I. Terjemahan: S. Suyatmi, Universitas Indonesia Press, Jakarta.
Martodihardjo, S. 1996. Pelepasan teoflin secara terkontrol dari matrik hidroksipropil metilselulosa viskositas tinggi. Majalah Farmasi Indonesia. 7 (3): 152-161.
Master, K. 1979. Spray Drying Hand Book. John Wiley and Sons. New York.
Moeljanto, R. D. dan B. T. W. Wiryanta. 2002. Khasiat dan Manfaat Susu Kambing.
Agro Media Pustaka, Jakarta.
Muchtadi, T.R. dan Sugiyono. 1992. Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Park, Y. W. 1993. Hypo-allergenic and therapeutic significance of goat milk.
J. Small Ruminant Research. 14: 151-159.
Prasetyo, L. H. 1992. Pemikiran dalam upaya peningkatan mutu genetik kambing.
Prosiding Domba dan Kambing untuk Kesejahteraan Masyarakat. Sarasehan Usaha Ternak Domba dan Kambing Menyongsong Era PJPT II. Ikatan Sarjana Ilmu-ilmu Peternakan Indonesia. Himpunan Peternakan Domba dan Kambing Indonesia, Cabang Bogor, Bogor: 22-25.
Rahman, A., S. Fardiaz., W. P. Rahayu, Suliantari dan C. C. Nurwitri. 1992.
Teknologi Fermentasi Susu. Penerbit Pusat Antar Universitas. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Rippie, E. G. 1989. Pencampuran. Dalam: L. Lachman, H. A. Lieberman dan J. L.
Kanig (Editor). Teori dan Praktek Farmasi Industri. Edisi I. Terjemahan: S.
Suyatmi. Universitas Indonesia Press, Jakarta.
Rohdiana, D. 2004. Pemanis buatan. http://www. Pikiran Rakyat.
Com/cetak/0304/25/cakrawala/penelitian.htm. [25 Maret 2004].
Rotthauser, B., G. Kraus dan P. C. Schmidt. 1998. Optimization of an effervescent tablet formulation containing spray dried L-leucine and polyethylene glicol 600 as lubricants using a central composite design. J. Pharmaceuties and Biopharmaceuties. 46: 85-94.
Said, N. 2004. Pembuatan tablet effervescent berbahan baku susu kambing sebagai pangan tambahan (food supplement) dengan metode granulasi basah. Skripsi.
Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Salminen, S. dan A. Hallikainen. 1990. Sweeteners. Dalam: A. L. Branen., P. M.
Davidson dan S. Salminen (Editor). Food Additive. Marcell Dekker, Inc.
New York, Basel. Hal: 297-326.
Singh, J., K.S. Dinesh dan L. K. Jain. 1982. Acid and flavour production and proteolytic activity by yoghurt starters. J. Dairy Science. 10: 125-128.
Soekarto, S. T. 1981. Penilaian Organoleptik untuk Industri Pangan dan Hasil Pertanian. Bharata Karya Aksara, Jakarta.
Soeparno. 1992. Prinsip Kimia dan Teknologi Susu. Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Sutama, I. K. 1997. Kambing peranakan etawah, kambing perah Indonesia. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Balai Penelitian Ternak, Bogor.
Sutriyo. 2002. Teori Pencampuran dan Granulasi (Mixing and Granulation).
Departemen Farmasi. Universitas Indonesia, Depok.
Steel, R. G. D. dan J. H. Torrie. 1995. Prinsip dan Prosedur Statistik: Suatu Pendekatan Biometrik. Terjemahan: B. Sumantri. Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Tambing, S. N. 2004. Beternak kambing perah, peluang menjanjikan. http://www.
Pikiran rakyat. Com/cetak/1004/14/cakrawala/penelitian.htm. [14 oktober 2004]
Triwulaningsih, E. 1986. Beberapa parameter genetik sifat kuantitatif kambing peranakan etawah (PE). Tesis. Magister Sains Fakultas Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Voigt, R. 1994. Buku Pelajaran Teknologi Farmasi. Terjemahan: S. Noerono. Gadjah Mada University Press, Jakarta.
Walpole, R. E. 1995. Pengantar Statistik. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.
Jakarta.
Wells, J. I. 1987. Pharmaceutical Preformulation : The Physicochemical Properties of Drug Substences. E. Horwood Limited Publishers-Chichester Halsted Press. Chichester, Brisbane, Toronto, New York.
Widodo. 2003. Bioteknologi Industri Susu. Dua Warna, Yogyakarta.
Winarno, F.G. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
LAMPIRAN
Bobot Tablet A2 Pengikat yang Berbeda pada Penelitian Pendahuluan
Formula Keseragaman
Keterangan : 1 = Bahan pengikat amilum 2 = Bahan pengikat kitosan 3 = Bahan pengikat HPMC 4 = Bahan pengikat PVP
Lampiran 2. Grafik Keseragaman Bobot dari 20 Tablet Hisap Susu Kambing pada Penelitian Utama
Bobot Tablet B2
Lampiran 5. Sidik Ragam Nilai Kekerasan Tablet Hisap Susu Kambing pada Penelitian Pendahuluan
Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F Perlakuan 3 58,49282000 19,49760667 42,04 0,0001*
Galat 36 16,69774000 0,46382611
Total 39 12,31846667
* = hasil sangat berbeda nyata
Lampiran 6. Hasil Uji Lanjut Duncan Multiple Range Test terhadap Kekerasan Tablet Hisap Susu Kambing pada Penelitian Pendahuluan
Lampiran 7. Sidik Ragam Nilai Bobot Tablet Hisap Susu Kambing pada Penelitian Pendahuluan
Sumber Keragaman
db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 8308,10000000 2769,36666667 32,98 0,0001*
Galat 36 3023,40000000 83,98333333
Total 39 11331,5000000
* = hasil sangat berbeda nyata
Lampiran 8. Hasil Uji Lanjut Duncan Multiple Range Test terhadap Bobot Tablet Hisap Susu Kambing pada Penelitian Pendahuluan
Bahan Pengikat N Rataan Huruf
Kitosan 10 227,1 A
HPMC 10 226 A
Amilum 10 204,8 B
PVP 10 193,1 C
Lampiran 9. Sidik Ragam Nilai Laju Alir Tablet Hisap Susu Kambing Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 6,18606667 2,06202222 2,69 0,1170
Galat 8 6,13240000 0,76655000
Total 11 12,31846667
Lampiran 10. Sidik Ragam Nilai Kompresibilitas Tablet Hisap Susu Kambing
Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 8,25406667 2,75135556 0,97 0,4545
Galat 8 22,77773333 2,84721667
Total 11 31,03180000
Lampiran 11. Sidik Ragam Nilai Kekerasan Tablet Hisap Susu Kambing Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 2,23705000 0,74568333 3,57 0,0665
Galat 8 1,66890267 0,20861283
Total 11 3,90595267
Lampiran 12. Sidik Ragam Nilai Keregasan Tablet Hisap Susu Kambing Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 0,03340000 0,01113333 0,76 0,5493
Galat 8 0,11780000 0,01472500
Total 11 0,15120000
Lampiran 13. Sidik Ragam Nilai Bobot Tablet Hisap Susu Kambing Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 37,59083333 12,53027778 0,13 0,9389
Galat 8 764,74333333 95,59291667
Total 11 802,33416667
Lampiran 14. Sidik Ragam Nilai Tebal Tablet Hisap Susu Kambing Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 0,02570833 0,00856944 0,64 0,6123
Galat 8 0,10773333 0,01346667
Total 11 0,13344167
Lampiran 15. Sidik Ragam Nilai Diameter Tablet Hisap Susu Kambing Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 0,00004167 0,00001389 0,44 0,7278
Galat 8 0,00025000 0,00003125
Total 11 0,00029167
Lampiran 16. Sidik Ragam Nilai Kadar Air Tablet Hisap Susu Kambing Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 0,53566667 0,17855556 0,39 0,7663
Galat 8 3,70240000 0,46280000
Total 11 4,23806667
Lampiran 17. Sidik Ragam Abu Tablet Hisap Susu Kambing
Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 1,40475833 0,46825278 4,67 0,0362*
Galat 8 0,80226667 0,10028333
Total 11 2,20702500
Keterangan : * = hasil berbeda nyata
Lampiran 18. Hasil Uji Lanjut Duncan Multiple Range Test terhadap Abu
Lampiran 19. Sidik Ragam Lemak Tablet Hisap Susu Kambing
Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 0,12026667 0,04008889 2,18 0,1683
Galat 8 0,14713333 0,01839167
Total 11 0,26740000
Lampiran 20. Sidik Ragam Protein Tablet Hisap Susu Kambing
Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 3,38309167 1,12769722 1,72 0,2398
Galat 8 5,24433333 0,65554167
Total 11 8,62742500
Lampiran 21. Sidik Ragam Uji Mutu Hedonik terhadap Warna Tablet Hisap Susu Kambing
Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 8,56172917 2,85390972 0,43 0,7328
Galat 116 772,25825000 6,65739871
Total 119 780,81997917
Lampiran 22. Sidik Ragam Uji Mutu Hedonik terhadap Aroma Tablet Hisap Susu Kambing
Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 15,39872917 5,13290972 0,60 0,6138
Galat 116 986,02875000 8,50024784
Total 119 1001,42747917
Lampiran 23. Sidik Ragam Uji Mutu Hedonik terhadap Tekstur Tablet Hisap Susu Kambing
Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 1,65166667 0,55055556 0,08 0,9704
Galat 116 791,42533333 6,82263218
Total 119 793,07700000
Lampiran 24. Sidik Ragam Uji Mutu Hedonik terhadap Rasa Tablet Hisap Susu Kambing
Sumber Keragaman db Jumlah Kuadrat Kuadrat Total F hitung Pr >F
Perlakuan 3 26,20575000 8,73525000 1,05 0,3723
Galat 116 962,93016667 7,30112213
Total 119 989,13591667
Lampiran 25. Hasil Analisis Kruskal Wallis untuk Warna Tablet Hisap Susu Kambing
Formula N (Jumlah Panelis) Median Rataan Ranking Z
A 40 4,000 76,5 -0,63
Keterangan : * tidak berbeda nyata
Lampiran 26. Hasil Analisis Kruskal Wallis untuk Aroma Tablet Hisap Susu Kambing
Formula N (Jumlah Panelis) Median Rataan Ranking Z
A 40 3,000 76,7 -0,60
Keterangan : * tidak berbeda nyata
Lampiran 27. Hasil Analisis Kruskal Wallis untuk Tekstur Tablet Hisap Susu Kambing
Formula N (Jumlah Panelis) Median Rataan Ranking Z
A 40 4,000 80,0 -0,08
Keterangan : * tidak berbeda nyata
Lampiran 28. Hasil Analisis Kruskal Wallis untuk Rasa Tablet Hisap Susu Kambing
Formula N (Jumlah Panelis) Median Rataan Ranking Z
A 40 3,000 65,1 -2,43
Keterangan : * tidak berbeda nyata
Lampiran 29. Hasil Analisis Kruskal Wallis untuk Penampakan Umum Tablet Hisap Susu Kambing
Formula N (Jumlah Panelis) Median Rataan Ranking Z
A 40 4,000 76,1 -0,69
Keterangan : * tidak berbeda nyata
Lampiran 30. Format Uji Hedonik Tablet Hisap Susu Kambing UJI HEDONIK TABLET HISAP SUSU KAMBING Nama Panelis : ...
Tanggal Pengujian : 05 Agustus 2005
Jenis Sampel : Tablet Hisap Susu Kambing
Instruksi : Berikan penilaian saudara terhadap warna, aroma, tekstur, rasa dan penampakan umum dengan mengisi nilai pada kolom sesuai dengan parameter yang disediakan.
Kode Warna Aroma Tekstur Rasa Penampakan
Umum
128
395
243
426
Lampiran 31. Format Uji Mutu Hedonik Tablet Hisap Susu Kambing
Keterangan : Skala garis yang digunakan sebesar 15 cm
Warna Aroma Tekstur Rasa UJI MUTU HEDONIK TABLET HISAP SUSU KAMBING
Nama Panelis : ...
Tanggal Pengujian : 05 Agustus 2005
Jenis Sampel : Tablet Hisap Susu Kambing
Instruksi : Berikan penilaian saudara terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa dengan memberikan tanda I pada garis di bawah ini sesuai dengan penilaian saudara.
Warna
Lampiran 32. Foto (a) Granul dan (b) Tablet Hisap Susu Kambing
(a) Granul Susu Kambing
(b) Tablet Hisap Susu Kambing
Lampiran 33. Foto Bahan-Bahan Pembuatan Tablet Hisap Susu Kambing
Nama : Susu kambing skim bubuk Nama : HPMC
Warna : Putih Warna : Putih
Bentuk : Serbuk halus Bentuk : Serbuk halus Guna : Bahan aktif Guna : Bahan pengikat
Nama : Aspartam Nama : Mannitol
Warna : Putih Warna : Putih
Bentuk : Serbuk halus Bentuk : Serbuk halus Guna : Pemanis buatan Guna : Bahan pengisi
Nama : Talk Nama : Mannitol
Warna : Putih Warna : Putih
Bentuk : Serbuk halus Bentuk : Serbuk halus Guna : Pelincir, pelicin dan anti lekat Guna : Bahan pengisi
Lampiran 34. Foto Alat untuk Evaluasi Granul dan Evaluasi Tablet
Flowmeter Bulk Density Tester
Hardness Tester Friabilitas Tester
Pencetak Tablet Jangka Sorong
Oven Ayakan (Mesh)