Agung, I.G.A.A. 2010. Pengaruh perbaikan gizi kesehatan terhadap produktivitas kerja. Skripsi. Fakultas MIPAUniversitas Hindu Indonesia. Denpasar.
Achmadi. U, F. 2012. Dasar-dasar Penyakit Berbasis Lingkungan. Buku. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Ahmadi, S. 2008. Faktor risiko kejadian malaria di Desa Lubuk Nipis Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim. Tesis. Program Studi Magister Kesehatan Lingkungan Universitas Diponegoro. Semarang.
Anies. 2005. Manajemen Berbasis Lingkungan (Solusi Mencegahdan Menanggulangi Penyakit Menular). Buku. Elex Media Komputindo. Jakarta.
Ariati, Y., Wigati, H. Andris, dan Sukowati. 2008. Bioekologi vektor nyamuk malaria Anopheles sundaicus di Kecamatan Nongsa, Kota Batam tahun 2008. Jakarta.
Arikunto, S. 2011. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Buku. Rineka Cipta. Jakarta.
Arsin, A. 2003. Analisis Perilaku Masyarakat Terhadap Kejadian Malaria di Pulau Kapoposang, Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Buku. Medika.
Makasar.
Arsin, A. 2012. Malaria di Indonesia Tinjauan Aspek Epidemiologi. Buku.
Masagena Press. Makassar.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Lampung Timur. 2013. Profil Kecamatan Labuhan Maringgai. Buku. Lampung Timur.
Bengen, D.G. 2002. Ekosistem dan Sumberdaya Alam Pesisir dan Laut serta Prinsip Pengelolaannya. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB. Bogor.
Center for International Forestry Research. 2007. Hutan dan Kesehatan Manusia. Buku. Bogor.
62
Departemen Kesehatan RI. 1999. Pedoman Epidemiologi Penyakit Malaria. Buku.
Dirjen PPM dan PLP. Jakarta.
Departemen Kesehatan RI. 2001. Pedoman Ekologi dan Aspek Perilaku Vektor. Buku. Dirjen PPM dan PLP. Jakarta.
Departemen Kesehatan RI. 2004. Pedoman Ekologi dan Aspek Perilaku Vektor. Buku. Jakarta.
Departemen Kesehatan RI. 2007. Ekologi dan Aspek Perilaku Vektor, Direktorat Jendran Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Pemukiman. Buku. Jakarta.
Departemen Kesehatan RI. 2007. Penyelidikan dan Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (Pedoman Epidemologi Penyakit). Buku. Jakarta.
Departemen Kesehatan RI.2008. Surveilans Epidemologi Penyakit (pep); edisi 1.
Buku. Jakarta.
Departemen Kesehatan RI. 2008. Pedoman Penatalaksanaan Kasus Malaria di Indonesia. Buku. Jakarta.
Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Buku. Konisius.Yogyakarta.
Efransyah, L. Lazuardi, dan M. Hasanbasri. 2009. Akses pelayanan puskesmas setelah kebijakan pelayanan kesehatan gratis di Kota Lubuk Linggau.
Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Ernawati, K., S. Budhi, Duarsa, Artha, Rifqatussa’adah. 2011. Hubungan faktor risiko individu dan lingkungan rumah dengan malaria di Punduh Pedada Kabupaten Pesawaran Propinsi Lampung Indonesia 2010. Jurnal Makara, Kesehatan. 15(2): 51—55p.
Fachrul, M.F. 2007. Metode Sampling Bioekologi. Buku. Bumi Aksara. Jakarta.
Fatmah. 2006. Respon imunitas yang rendah pada tubuh manusia usia lanjut.
Jurnal Makara. 10(1): 47—53p.
Ghufran, M.H.K.K. 2012. Ekosistem Mangove. Buku. Rineka Cipta. Jakarta.
Greenpeace Southeast Asia. 2013. Laut Indonesia dalam Krisis. http://www.greenpeace.org/seasia/id/PageFiles/533771/Laut%20Indonesi a%20dalam%20Krisis.pdf. Diakses 10 Februari 2014.
Hadi, M., U. Tarwat, dan R. Rahadian. 2009. Biologi Insekta Entamologi. Buku.
63
Harjana, D. 2013. Malaria. http://gejalapenyakitmu.blogspot.com/2013/06/ gejala-malaria-penyebab-pencegahan-pengobatan-penyakit.html. Diakses 9 Februari 2014.
Harmendo. 2008. Faktor risiko kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. Tesis. Magister Kesehatan Lingkungan Universitas Diponegoro. Semarang.
Harijanto, P.N. 2000. Malaria Epidemologis, Patogenesis, Manifestasi Klinis, dan Penanganan. Buku. EGC. Jakarta.
Hurlock, E.B. 2002. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Buku. Erlangga. Surabaya.
Indriyanto. 2005. Ekologi Hutan. Buku. PT Bumi Aksara. Jakarta.
Istibsyaroh, I. 2012. Umur merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku kesehatan.Skripsi. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Kementerian Kesehatan RI. 2011. Epidemologi Malaria di Indonesia. Buku.
Jakarta.
Khazali, M. 2005. Panduan Teknis Penanaman Mangrove Bersama Masyarakat. Buku. Wetlands International-Indonesia Programme. Bogor.
Kustanti, A. 2011. Manajemen Hutan Mangrove. Buku. Institut Pertanian Bogor Press. Bogor.
Kusumo, P. D. 2012. Kolonisasi mikrobiota normal dan pengaruhnya pada perkembangan sistem imunitas neotanal. Jurnal Widya. 29 (320): 55— 63p.
Lembaga Penelitian Unila dan Balai Pengelolaan Hutan Mangrove Wilayah II. 2011. Ekowisata Mangrove Pesisir Lampung Timur. Buku. Lembaga Penelitian Unila. Bandar Lampung.
Masela, D. F. 2012. Pengaruh struktur dan komposisi mangrove bagi kerapatan nyamuk di Desa Kopi dan Desa Minanga Kecamatan Bintauna. Jurnal Cocos. 1(2): 1—8p.
Medicinus. 2013. Dysmenorrhea dan endometriosis. Jurnal Medicinus: Scientific Journal of Pharmaceutical Development and Medical Application. 26(2): 1—67.
Minalenari. 2013. Malaria. http://neverstopkeepmoving.wordpress.com/ 2013/01/28/malaria/. Diakses 9 Februari 2014.
64
Muti’ah, R. 2012. Penyakit malaria dan mekanisme kerja obat-obat antimalaria. Jurnal Alchemy. 2(2): 80—91p.
Onrizal. 2008. Teknik Survei dan Analisa Data Sumber Daya Mangrove.
Departemen Kehutanan Universitas Sumatera Utara. Medan.
Prabowo, A. 2004. Hubungan pekerjaan yang menginap di hutan dengan kejadian malaria di Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah. Thesis. IKM Universitas Indonesia. Jakarta.
Priyandina, A. N. 2011. Pengaruh lingkungan dan perilaku terhadap kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Sanggau Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau. Jurnal. Mahasiswa Pspd FK Universitas Tanjungpura. 1(1): 1—16p.
Rahmawaty. 2006. Upaya pelestarian mangrove berdasarkan pendekatan masyarakat. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan.
Rusmana, D. 2009. Aspek onkologi human papillomavirus. Jurnal Maranatha. 9 (1): 95—101p.
Safar, R. 2010.Parasitologi Kedokteran Edisi Khusus. Buku. YramaWidya. Bandung.
Safitri. 2009, Habitat perkembangbiakan dan beberapa aspek perilaku Anopheles sundaicus di Keceamatan Padang Cermin Kabupaten Lampung Selatan. Thesis. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Saikhu, A. 2011. Faktor risiko lingkungan dan perilaku yang mempengaruhi kejadian kesakitan malaria di Propinsi Sumatera Selatan (analisis lanjut data riset kesehatan dasar 2007). Jurnal Penelitian Penyakit Tular Vektor Aspirator. 3(1): 1—10p.
Santjaka, A. 2013, Malaria Pendekatan Model Kausalitas. Buku. Nuha Medika. Yogyakarta.
Saputro, G.B. 2009. Peta Mangrove Indonesia. Buku. Pusat Survei Sumber Daya Alam Laut, Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal). Jakarta.
Sari, R. M., L.P. Ambarita, dan H. Sitorus. 2013. Akses pelayanan kesehatan dan kejadian malaria di Provinsi Bengkulu. Jurnal Penelitiandan Pengembangan Kesehatan. 23(4): 158—164p.
65
Shinta, S. Sukowati, A. Pradana., Marjianto, dan P. Marjana. 2013. Beberapa aspek perilaku anopheles maculatus theobald di Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Kesehatan. 41(3): 131—141p.
Suryandari, D. 2013. Hubungan antara factor jarak pelayanan dengan pemanfaatan pos kesehatan desa di Desa Gawanan Kecamatan Kolomadu.Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta.
Sutanto, I., I. Ismid, P. K. Syarifuddin, dan S. Sungkar. 2008. Parasitologi Kedokteran. Edisi ke-4. Buku. Fakultas Kedokteran Indonesia. Jakarta.
Sushanti, N. 1999. Fauna Anopheles di Daerah Bekas Pantai Mangrove Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Lampung Selatan. Buletin Penelitian Kesehatan. 26(1): 1—14p.
Taken, W. dan B. G. J. Knots. 2008. Malaria Vector control: Current and Future Strategiess. Buku. Laboratory of Entomology, Wegeningen University and Research Centre. Netherland.
Undang-Undang RI No.41. 1999. Tentang Kehutanan. Jakarta.
Undang-Undang RI No.19. 2004. Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang, Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999, Tentang Kehutanan Menjadi Undang-Undang. Jakarta.
Steenis, C.G.G.J. 2006. Flora. Buku. Pradnya Paramita. Jakarta.
Yudhastuti, R. 2008. Gambaran faktor lingkungan daerah endemis malaria di Daerah Berbatasan (Kabupaten Tulungagung dengan Kabupaten Trenggalek). Jurnal Kesehatan Lingkungan. 4(2): 9—20p.
Yuliasamaya, A. Darmawan, dan R. Hilmanto. 2014. Perubahan tutupan hutan mangrove di Pesisir Kabupaten Lampung Timur (Mangrove forest cover change along the coast of East Lampung Regency. Jurnal Sylva Lestari. 2(3): 111—124p.