• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tabel ada d

DAFTAR PUSTAKA

Adi, Isbandi R. 2003. Pemberdayaan, Pengembangan Masyarakat dan Intervensi Komunitas. LP Fakultas Ekonomi UI. Jakarta

Alisjahbana S. Armida. 2000. Pengembangan Pariwisata Daerah Memasuki Era Otonomi Daerah dan Desentralisasi. Makalah Panel Diskusi ISEI. Bandung

Alwi, Hasan. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Penerbit Balai Pustaka. Jakarta

Antariksa, B. 2011. Peluang dan Tantangan Pengembangan Kepariwisataan di Indonesia. Puslitbang Kepariwisataan. Kemenparekraf

Ardika. 2000. Beberapa Pokok Pikiran Tentang Pengembangan Wisata Bahari di Bali. Naskah Lengkap Seminar Nasional Universitas Nasional. Denpasar

Badan Pusat Statistik Kabupaten Natuna. 2011. Natuna Dalam Angka. BPS dan Bappeda Kabupaten Natuna

Badan Pusat Statistik Kabupaten Natuna. 2011. Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Natuna Menurut Lapangan Usaha Tahun 2007-2011. BPS dan Bappeda Kabupaten Natuna

Badan Pusat Statistik Kabupaten Natuna. 2011. Buku Saku Kabupaten Natuna. BPS dan Bappeda Kabupaten Natuna

Bappeda dan Penanaman Modal Kabupaten Natuna. 2011. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Natuna. Bappeda dan Penanaman Modal Kabupaten Natuna

BPP-PSPL UNRI. 2006. Kajian Potensi Wisata Bahari di Pulau Bunguran Kabupaten Natuna. Coremap II Critc LIPI dan BPP-PSPL UNRI

Bungin. B. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. RajaGrafindo Persada. Jakarta Chandler, E.E. 1962. Strategy and Structure : Chapters in the History of American

Industrial Entreprice. The MIT Press. Chambridge, Massachusetts

Choy Low. D.C, and Heillbronn. K. 1996. Ecotourism : An Annotated Bibliography, Research Report South ROC and Commonwealth Department of Tourism Cooper, C., Fletcher, J., Gilbert, D., and Wanhill, S. 1993. Tourism: Principle and

Practice, Longman Scientific & Technical. Harlow

Dahuri. R., J. Rais, S.P. Ginting, M.J. Sitepu. 2001. Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Pradnya Paramita. Jakarta

Dahuri, R. 2003. Paradigma Baru Pembangunan Indonesia Berbasis Kelautan. Orasi Ilmiah. Guru Besar Tetap. Bidang Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. IPB

David, R. 2011. Strategic Management : Consept and Cases. Prentice Hall. New Jersey.

David, R. 2004. Manajemen Strategis Konsep. PT. INDEKS, Jakarta

Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna. 2010. Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) Kabupaten Natuna. Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna Ercui, Z. Man, Q. 2012. The SWOT Analisys of Qingdou Marine Culture Industry.

Advance in Asian Sosial Science (AASS), Vol. 3 No. 1, 2012. World Science Publisher. United States

Fadillah, A. Dewi, G Triana. Hardjanto. A. 2012. Analisys of Alternatif Strategy in Coastal Tourism Development in Aceh Besar, Indonesia After Tsunami Disaster. International Journal of Social Science and Humanity, Vol. 2 No. 3, May 2012

Freuler. G. 1963. Contributions to Tourism Statistics. CHET. German

Gibbs and Bromley. 1989. The Community-Based Natural Resouce Management Network. dalam:www.cbnrm.net.

Harriot, J. Vicky. 2002. Marine Tourism Impact and Their Management on The Great Barrier Reef. CRF Reef Research Centre Technical Report No. 46. CRC Reef Research Centre. Townsville

Ismayanti. 2008. Pengantar Pariwisata. PT. Grasindo, Jakarta

Kemenparekraf. 2011. Newsletter Pariwisata Indonesia. Vol. 2 No. 24. Desember 2011. Kemenparekraf

Kemenparekraf. 2011. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) kemenparekraf

Keraf. 2000. Dimensi Budaya Ekologi Pesisir Dalam Pengembangan Wisata Bahari. Naskah Seminar Kajian Budaya Universitas Udayana. Denpasar

Learned, Christensen. 1965. Business Policy : Text and Cases. Homewood : Richard D. Irwin

Lewaherilla, E. Niki. 2002. Pariwisata Bahari : Pemanfaatan Potensi Wilayah Pesisir dan Lautan. Makalah, Falsafah Sains. Program Pascasarjana S3 Institut Pertanian Bogor

Marimin. 2004. Teknik dan Aplikasi Pengambilan Keputusan Kriteria Majemuk. Grasindo. Jakarta

Marrus, Stephanie. K. 1984. Building The Strategic Plan : Find, Analyze, and Present The Right Information. Wiley. USA

Mcintosh, R, W. 1984. Tourism : Principle, Practices, Philosophies. Grid Publishing, Inc., Colombus, Ohio

Mcintyre, G. 1993. Sustainable Tourism Development : Guide for Local Planner. World Tourism Organization. Madrid, Spain

Mulyadi dan S. Nurhayati. 2002. Pengertian Pariwisata. Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata. Pusat Pelatihan dan Pendidikan. Jakarta

Pendit. 2003. Ilmu Pariwisata. PT. Pradnya Paramita. Jakarta

Porter, E.M. 1985. Competitive Advantage : Creating and Sustaining Superior Performance. The Free Press. New York

Porter, E.M. 1990. The Competitive Advantage Of Nations. The Free Press. New York Rangkuti, F. 2004. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. PT. Gramedia

Pustaka Utama, Jakarta

Rai, K. Ashok, Baredar Prashant. 2012. SWOT and Need Analisys of Tourism Industry in India. International Journal of Business Management and Research (IJBMR). Vol. 2, Sep 2012. TJPRC Pvt. Ltd

Nurisyah, S. 2001. Rencana Pengembangan Fisik Kawasan Wisata Bahari di Wilayah Pesisir Indonesia. Buletin Taman dan Lansekap Indonesia. Perencanaan, Perancangan dan Pengelolaan Volume 3 Nomor 2, 2000. Studio Arsitektur Pertamanan Fakultas Pertanian IPB. Bogor

Saleh Wahab, 1975. Tourism Management. Tourism International Press, London Singarimbun, M, Effendi, S, 1989. Metode Penelitian Survey. LP3ES. Jakarta Soekanto, S. 1999. Sosiologi : Suatu Pengantar. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta Soeriatmadja, R.E. 1997. Ilmu Lingkungan. Penerbit ITB. Bandung

Spillane, J.J. 1987. Ekonomi Pariwisata : Sejarah dan Prospeknya. Penerbit Kanisius, Yogyakarta

Steele, P. 1995. Ecotourism : An Economic Analysis. Journal of Sustainable Tourism 3 (1) : 29-44

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuntitatif dan Kualitatif. CV. Alfabeta. Bandung Suparmoko, M. 2008. Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan. BPFE,

Yogyakarta

Suwantoro, G. 1997. Dasar-dasar Pariwisata. Penerbit Andi. Yogyakarta

Swarbooke, J. 1998. Sustainable Tourism Development. CABI Publishing. London Tregoe. B.B, and Zimmerman. J.W. 1980. Top Management Strategy : What is It and

What to Make It Work. Simon and Schuster. New York

Wardiyanta. 2010. Metodologi Penelitian Pariwisata. Penerbit Andi. Jakarta

Wardiyanto. Baiquni, M. 2010. Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Penerbit Lubuk Agung. Bandung

Warpani, P. Suwardjoko. Warpani, P. Indira. 2007. Pariwisata Dalam Tata Ruang Wilayah. Penerbit ITB. Bandung

Wheat. S. 1994. Taming Tourism. Geographical Magazine Vol. 66, No. 4, pp. 16-19 Wirawan, S. 2009. Pengembangan Daya Tarik Wisata Bahari Secara Berkelanjutan di

Nusa Lembongan Kabupaten Klungkung. Program Pascasarjana Universitas Udayana. Bali

Yoeti Oka, A. 1997. Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. PT. Pradnya Paramita. Jakarta

Yoeti Oka, A. 1998. Ekonomi Pariwisata : Introduksi, Informasi dan Implementasi. Kompas, Jakarta

Yoeti Oka, A. 2001. Pengantar Ilmu Pariwisata. Angkasa, Jakarta

Yuliandra, F. 2007. Ekowisata Bahari Sebagai Alternatif Pemanfaatan Sumberdaya Pesisir Berbasis Konservasi. Departemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. IPB. Bogor

Lampiran 1. Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Menurut Pintu Masuk

No

Pintu Masuk Wisatawan Mancanegara

(U=Udara, L=Laut, D=Darat)

2010 2011 Pertumbuhan

(%)

1 Ngurah Rai, Bali (U) 2.546.023 2.788.706 9,53

2 Soekarno- Hatta dan Tj Priuk (L+U) 1.887.495 1.998.193 5,86

3 Kep.Riau (L+U) 1.520.253 1.709.511 12,45

4 Polonia, Sumut (U) 162.410 192.650 18,62

5 Juanda, Jatim (U) 168.888 185.815 10,02

6 Husein Sastranegara, Jabar (U) 90.278 115.285 27,70

7 Adi Sucipto, DIY (U) 46.987 48.160 2,50

8 Minangkabau, Sumbar (U) 27.482 30.585 11,29

9 Entikong, Kalbar (D) 23.436 25.254 7,76

10 Adi Sumarmo, Jateng (U) 22.350 23.830 6,62

11 Sultan Syarif K II, Riau (U) 15.278 21.982 43,88

12 Sam Ratulangi, Sulut (U) 20.220 20.074 -0,27

13 Selaparang, NTB (U) 17.288 17.938 3,76

14 Sepinggan, Kaltim (U) 10.824 15.607 44,19

15 Makassar, Sulsel (U+L) 16.211 14.295 -11,82

Total 6.575.423 7.207.885 9,62

Lampiran 2. Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Propinsi Kepulauan Riau Tahun 2011

No Asal Wisatawan Pintu Masuk Jumlah Batam (L+U) Tg. Pinang (L) Tg. Uban (L) Tg. Balai Karimun (L) 1 Singapura 695.153 72.059 108.737 38.633 914.582 2 Malaysia 153.733 12.573 14.273 60.777 241.356 3 Jepang 19.161 183 24.078 99 43.521 4 Korea Selatan 48.203 576 26.472 69 75.320 5 Taiwan 3.565 186 5.089 126 8.966 6 China 22.019 1.921 30.284 371 54.595 7 India 27.176 1.820 17.951 1.206 48.153 8 Philipina 34.774 1.263 11.927 441 48.405 9 Hongkong 2.121 334 9.560 55 12.070 10 Thailand 3.789 158 1.222 286 5.455 11 Australia 9.639 523 15.059 77 25.298 12 Amerika Serikat 10.124 500 9.143 53 19.820 13 Inggris 13.741 747 15.638 131 30.257 14 Belanda 3.186 244 2.208 41 5.679 15 Jerman 3.484 391 6.009 17 9.901 16 Perancis 3.078 341 7.302 98 10.819 17 Rusia 509 58 1.974 5 2.546 18 Arab Saudi 171 1 119 0 291 19 Mesir 77 15 44 0 136

20 Uni Emirat Arab 28 0 21 0 49

21 Bahrain 9 0 24 0 33

22 Lainnya 107.841 12.287 30.219 1.912 152.259

Total 1.161.581 106.180 337.353 104.397 1.709.511 Sumber : Pusdatin – Kemenparekraf, 2011 diolah

Lampiran 3. Kuesioner Penentuan Lokasi Pariwisata Bahari Prioritas