• Tidak ada hasil yang ditemukan

Daftar SPDT12-TH (Subsektor Tanaman Hortikultura)

Dalam dokumen Pedoman Teknis Pencacahan Produksi (Halaman 44-49)

4.1 . Tata Cara Pengisian Daftar

Rincian 1 dan 2, nilai pada kolom (4) tidak perlu diisi

B. Pupuk dan Obat-obatan

5. Blok V: Catatan

4.3. Daftar SPDT12-TH (Subsektor Tanaman Hortikultura)

Rumah tangga tani dicacah dengan daftar SPDT12-TH apabila rumah tangga tersebut mengusahakan jenis komoditas hortikultura yang waktu panen dan jualnya berada pada referensi waktu survei (setahun kalender), meskipun waktu penanaman berada diluar referensi waktu survei.

a. Daftar ini terdiri dari 5 blok, yaitu:

1. Blok I, digunakan untuk mendapatkan keterangan yang lengkap dan jelas

2. Blok II, digunakan untuk mencatat keterangan petugas pencacah dan pemeriksa. 3. Blok III, digunakan untuk mencatat jenis komoditas, luas tanam dan luas panen

yang diusahakan serta hasilnya selama setahun kalender.

4. Blok IV, digunakan untuk mencatat pengeluaran untuk biaya produksi selama setahun kalender.

5. Blok V, digunakan untuk catatan.

b. Cara Pengisian :

1. Blok I dan Blok II

Blok I dan II diisi sesuai dengan isian Blok I, dan II daftar SPDT12-K.

2.Blok III dan IV

Blok III dan IV ditanyakan pada petani dengan usaha utamanya di Subsektor Hortikultura

Kegiatan usaha pertanian tanaman hortikultura meliputi : penyiapan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan sebagainya. Batas Minimal Usaha (BMU) rumah tangga yang dikategorikan sebagai rumah tangga hortikultura dapat dilihat pada Lampiran 1.

Banyaknya komoditas atau isian pada Blok III tergantung dari banyaknya jenis komoditas yang diusahakan pada daftar SPDT12-K Blok III.C.

Blok III: Jenis komoditas, Luas Tanam dan Luas Panen yang diusahakan

serta hasilnya selama setahun kalender

Tujuan blok ini adalah untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber pendapatan rumah tangga pertanian yang mencakup jenis komoditas, luas tanam dan luas panen yang diusahakan dan produksi selama setahun kalender dari masing-masing jenis komoditas yang diusahakan pada SPDT12-K Blok III.C.

Tuliskan jenis komoditas pada Blok III berdasarkan jenis-jenis komoditas yang ada di SPDT12-K Blok III.C.

Penulisan jenis komoditas harus selengkap-lengkapnya, misalnya: cabai

38 Pedoman Pencacahan Produksi SPDT12 Misalnya :

Pada tanggal 17 Oktober 2012 Bu Dwi didatangi petugas survei SPDT12-TH sebagai responden karena mempunyai usaha bawang merah sebagai komoditas utama. Bu Dwi mempunyai usaha pertanian Hortikultura sebanyak 2 jenis komoditas, yaitu bawang merah dan mangga.

Maka Blok III harus diisi 2 komoditas.

Komoditas 1: JENIS KOMODITAS : BAWANG MERAH (1 dari 2)

Komoditas 2: JENIS KOMODITAS : MANGGA (2 dari 2)

Frekuensi Panen adalah berapa kali terjadi panen dalam setahun.

a. Tanaman Semusim: tanaman yang dipanen sekaligus atau berumur kurang

dari 1 tahun. Frekuensi panen dihitung satu kali panen sampai tanaman dibongkar habis (misalnya cabe, semangka, dll).

b. Tanaman Tahunan: tanaman yang berumur lebih dari 1 tahun dan

bisa dipanen berkali-kali. Frekuensi panen dalam setahun adalah jumlah panen yang dilakukan dalam setahun. Tanaman seperti pisang, pepaya, jambu yang panennya dilakukan sepanjang tahun dengan frekuensi panen lebih dari 98 maka dituliskan 98.

Bulan Panen adalah bulan saat petani melakukan panen. Jika petani melakukan panen pada bulan Januari tetapi masih ada sisa panen yang dilakukan awal Februari maka yang diisikan adalah Januari. Cara pengisian bulan panen adalah melingkari angka didepan bulan panen (boleh lebih dari satu), lalu jumlahkan angka-angka yang dilingkari dan masukkan nilainya kedalam kotak disebelah kanan. Bila Frekuensi Panen : 98, maka Bulan Panen : masukkan nilai 8888 kedalam kotak disebelah kanan.

Blok III terdiri dari 4 kolom, yaitu:

- Kolom (1): Rincian

Isikan salah satu kode satuan pada kotak di Kolom (2) sesuai dengan rincian di Kolom (1).

Kode 1 bila satuannya : Pohon Kode 2 bila satuannya : Rumpun

Kode 3 bila satuannya : M2

- Kolom (3): Banyaknya

- Kolom (4): Nilai (Rp 000).

Blok III terdiri atas 9 rincian, yaitu:

- Rincian 1: Luas Tanam/Jumlah Pohon

Isikan kode satuan pada kolom (2) dan banyaknya pada kolom (3).

- Rincian 2: Luas Panen/Jumlah Tanaman Menghasilkan

Isikan kode satuan pada Kolom (2), dan banyaknya pada kolom (3).

Luas panen adalah luas tanaman yang dipungut hasilnya baik tanaman tersebut cukup umur atau belum, baik yang bersifat normal maupun puso. Bila selama setahun kalender suatu lahan ditanami tanaman semusim dan dipanen dua kali, maka luas panen pada Blok III adalah dua kali luas lahan. Pada rincian 1 dan 2, nilai pada kolom (4) tidak perlu diisi.

- Rincian 3: Produksi yang Dihasilkan

Cara pengisiannya sama dengan cara pengisian daftar SPDT12-TP.

- Rincian 4: Produksi yang Dijual

Cara pengisiannya sama dengan cara pengisian daftar SPDT12-TP.

- Rincian 5: Produksi yang dikonsumsi sendiri

Cara pengisiannya sama dengan cara pengisian daftar SPDT12-TP.

- Rincian 6: Produksi yang diberikan kepada pihak lain

Cara pengisiannya sama dengan cara pengisian daftar SPDT12-TP.

- Rincian 7: Status lahan yang diusahakan:

Cara pengisiannya sama dengan cara pengisian daftar SPDT12-TP Misalnya:

Bu Dwi memiliki 2 bidang lahan yang diusahakan. Satu bidang lahan seluas 1 Ha untuk tanaman bawang merah disewa dari Bapak Ilham dan 1 Ha

40 Pedoman Pencacahan Produksi SPDT12 lainnya untuk usaha Mangga merupakan milik sendiri.

Dalam hal ini status lahan yang diusahakan untuk jenis komoditas bawang merah adalah sewa (kode 2) dilingkari. Sedangkan untuk komoditas mangga status lahan yang dilingkari adalah milik sendiri (kode 1).

- Rincian 8: Apakah melakukan sistem bagi hasil?

Cara pengisiannya sama dengan cara pengisian daftar SPDT12-TP.

- Rincian 9: Jika Ya, Berapa persen : .... %

Cara pengisiannya sama dengan cara pengisian daftar SPDT12-TP.

Untuk mengisi Blok III (produksi selama setahun kalender) diperlukan Lembar

Kerja Produksi (SPDT12-LKP). Cara pengisiannya sama dengan cara pengisian daftar SPDT12-LKP untuk tanaman pangan.

Blok IV: Pengeluaran untuk komoditas yang dipanen selama setahun

kalender

Blok ini digunakan untuk mencatat segala macam pengeluaran/biaya untuk komoditas yang dipanen selama setahun kalender.

Cara pengisian Blok IV Daftar TH sama dengan Daftar SPDT12-TP.

3. Blok V: Catatan

Blok ini disediakan untuk mencatat/menampung hal-hal yang tidak bisa ditampung/dimasukkan ke blok lainnya yang dianggap perlu/penting oleh pencacah (KSK).

Dalam hal ini, waktu panen harus berada pada referensi waktu survei (selama setahun kalender). Untuk tanaman semusim pengeluaran/biaya yang dicatat adalah segala macam pengeluaran/biaya untuk tanaman yang dipanen selama setahun kalender walaupun pengeluaran/biaya tersebut dikeluarkan sebelum referensi waktu survei, dan untuk tanaman tahunan pengeluaran yang dicatat adalah segala macam pengeluaran/biaya dalam referensi waktu survei.

Dalam dokumen Pedoman Teknis Pencacahan Produksi (Halaman 44-49)

Dokumen terkait