1. Total unit penyertaan sebesar Rp.500 juta 2. Dana awal penerbitan sebesar Rp.12,5 milyar
3. Komposisi portofolio min.48% sd. 98% di efek pendapatan tetap a.l; Obligasi Syariah, SWBI,CD Mudharabah Muqayaddah, CD Mudharabah Mutlaqah, Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank serta efek-efek lain yang bersifat syariah dan max.50% pada efek yang bersifat ekuitas a.l. saham prinsip syariah (jii)
4. Minimum pembelian setiap kali Rp. 1 juta atau maksimum 2% dari total unit yang dijual. 5. Pembelian reksadana dapat dilakukan dioutlet bni securities dan bni syariah
6. Biaya pembelian sebesar 0,75% dan biaya penjualan kembali 0%. 7. Pengalihan ke reksadana non syariah tidakdikenakan biaya 8. Fasilitas bebas pajak atas return yang diterima dari investor
9. Imbalan jasa MI pertahun max.1% berdasarkan NAB dihitung secara harian dan dibayar setiap bulan.
10. Imbalan jasa kustodian pertahun max.0,25% dari NAB harian dan dibayar setiap bulan. 11. Pembayaran penjualan kembali selambat-lambatnya 7 hari kerja (t+7).
Tujuan Investasi BNI DanaPlus Syariah adalah memberikan tingkat pertumbuhan nilai investasi yang lebih baik dan optimal dalam jangka panjang kepada para pemodal yang berpegang kepada Syariah Islam dengan hasil investasi yang bersih dari unsur riba' dan gharar.
KEUNTUNGAN BERINVESTASI DI BNI REKSADANA SYARIAH 1. Terjangkau (minimum pembelian Rp.1.000.000,-
2. Likuiditas Terjamin (dapat dicairkan sewaktu-waktu) 3. Bebas Pajak (bukan objek pajak)
4. Transparan (investasi ditentukan didepan, audit 1x setahun) 5. Pengelolaan Portofolio yang profesional
6. Bebas biaya pencairan (tidak dikenakan penalti) 7. Hasil yang optimal (dibanding deposito)
8. Mudah dijangkau dari segala penjuru (ATM,Phoneplus) 9. Return dihitung berdasarkan perubahan NAB
10. .Minimum pencairan penjualan Rp.500.000,- 11. Waktu pencairan penjualan setiap saat 12. Penalti tidak ada
13. Biaya pembelian 0,75% dari investasi
14. Penjualan kembali atau pengalihan tanpa biaya
15. Proyeksi pencairan penjualan T +1 (maksimum T+7)/bursa Tata cara Pembukaan Rekening dan Pembayaran
Setiap pemodal yang ingin membeli Unit penyertaan BNI Dana Syariah dan/atau BNI DanaPlus Syariah terlebih dahulu diharuskan untuk mengisi Formulir pembukaan Rekening dengan melampirkan fotocopi identitas diri (KTP/SIM/Paspor - untuk Pemegang Unit Penyertaan perorangan ) dan fotocopi akte pendirian perusahaan, NPWP, daftar anggota direksi dan
komisaris serta surat kuasa dari direksi kepada pejabat yang ditunjuk untuk melakukan transaksi dengan disertai fotokopi KTP atau Paspor dari yang memberi memberi dan diberi kuasa.
Formulir Pembukaan Rekening dapat diperoleh di Kantor Manajer Investasi (PT. BNI SECURITIES) dan outlet-outletnya serta di kantor-kantor cabang BNI Syariah .
Pembayaran pembelian Unit Penyertaan BNI Dana Syariah dan / atau BNI DanaPlus Syariah dapat dilakukan secara tunai, cek atau giro dalam mata uang rupiah yang ditujukan ke rekening sbb:
Inkaso
Bagi anda yang membutuhkan penagihan warkat-warkat yang berasal dari kota lain secara cepat dan aman, percayakan jasa inkaso kepada BNI Syariah
Musyarahah
Pendanaan Syariah Bersama memajukan usaha Anda
Pembiayaan syariah ditujukan untuk memenuhi kebutuhan usaha Anda sesuai dengan prinsip syariah, yakni bagi hasil, jual beli dan sewa beli yang terbebas dari penetapan bunga.
Dengan prinsip syariah Anda akan mendapatkan pembiayaan yang adil. Prinsip kami, kemajuan usaha Anda adalah juga kemajuan BNI Syariah.
Manfaatkan fasilitas pembiayaan dari BNI Syariah, dengan persyaratan yang mudah dan fleksibel. Segera hubungi Cabang BNI Syariah terdekat.
Tujuan Pembiayaan:
l. Pembiayaan konsumtif, untuk memenuhi kebutuhan Anda akan barang-barang konsumtif: kendaraan, rumah tinggal, furniture, dll.
2. Pembiayaan produktif, untuk membantu perusahaan Anda dalam memperoleh modal kerja dan barang modal.
Manfaat :
1. Rasa tentram, karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Rasa aman, karena prinsip syariah akan memberikan pembiayaan yang lebih adil. 3. Rasa tenang, karena tidak ada beban bunga yang ditetapkan di depan.
JENIS-JENIS MUSYARAKAH A. Musyarakah kepemilikan B. Musyarakah akad (kontrak). Al-Inan
Adalah kontrak antara dua orang atau lebih. Setiap fihak memberikan suatu porsi dari
keseluruhan dana dan berpartisipasi dalam kerja. Kedua fihak berbagi dalam keuntungan dan kerugian sebagaimana yang disepakati diantara mereka, tetapi tidak disaratkan sama, baik dalam
dana maupun kerja atau bagi hasil (hal ini harus disepakati diantara mereka). Jenis ini dibolehkan oleh semua ulama.
Musyarakah Mufawadha
Adalah kontrak antara dua orang atau lebih. Setiap fihak memberikan suatu porsi dari
keseluruhan dana dan berpartisipasi dalam kerja. Kedua fihak membagi keuntungan dan kerugian secara sama. Adalah syarat dari jenis musyarakah ini bahwa dana yang diberikan, kerja,
tanggungjawab dan beban hutang dibagi secara sama oleh fihak-fihak itu. Mazhab Hanafi dan Maliki membolehkan musyarakah jenis ini tetapi memberikan banyak batasan terhadapnya. Musyarakah A'maal
Adalah kontrak antara dua orang yang sepakat untuk menerima pekerjaan secara bersama dan berbagi keuntungan dari pekerjaan itu. Misalnya dua orang dari profesi atau keahlian yang sama sepakat untuk bekerja bersama dan membagi keuntungan yang timbul dari pekerjaan itu dengan dasar kesepakatan. Musyarakah ini kadang-kadang disebut Musyarakah Abdan atau Sanaa'i Musyarakah A'maal dibolehkan oleh Mazhab Hanafi, Maliki dan Hanbali. Ia dianggap sah baik jika profesi itu sama atau sebaliknya. Kebolehannya didasarkan kepada bukti-bukti termasuk persetujuan terbuka dari Nabi SAW. Lagipula ia didasarkan kepada perwakilan (wakalah) yang juga dibolehkan. Musyarakah jenis ini telah lama digunakan tanpa ada yang menyangkal. Musyarakah Wujuh
Adalah kontrak antara dua orang atau lebih yang memiliki reputasi dan prestise baik` serta ahli dalam bisnis. Fihak yang berkontrak membeli barang secara kredit dari perusahaan, tergantung kepada reputasi mereka dan menjual barang itu secara tunai. Mereka berbagi dalam keuntungan dan kerugian berdasarkan jaminan kepada penyuplai yang disediakan oleh tiap mitra. Karenanya musyarakah jenis ini tidak memerlukan modal, sebab ia didasarkan pada kredit yang didukung oleh jaminan. Karenanya ia kadang-kadang disebut "musyarakah piutang".
APLIKASI DALAM PERBANKAN 1. Pembiayaan Proyek.
Musyarakah biasanya diaplikasikan untuk pembiayaan proyek dimana nasabah dan bank sama-sama menyediakan dana untuk membiayai proyek tersebut. Seteleh proyek itu selesai nasabah mengembalikan dana tersebut bersama bagi hasil yang telah disepakati untuk bank.
2. Modal Ventura
Pada bank-bank yang dibolehkan investasi dalam kepemilikan perusahaan, musyarakah diterapkan dalam skema modal ventura . Penanaman modal dilakukan untuk jangka waktu tertentu, dan setelah itu bank melakukan divestasi baik secara singkat maupun bertahap.
Mudharabah
Mudharabah merupakan jenis pembiayaan atas dasar prinsip bagi hasil (Mudharabah
Muqayadah) sesuai dengan kesepakatan, dimana pihak Bank selaku penyedia modal (sahibul maal) menyediakan dana 100%. Sedangkan pihak nasabah, bertindak selaku pengelola
(mudharib), dengan keuntungan dibagi menurut kesepakatan dimuka dan apabila rugi ditanggung oleh sahibul maal. Pembiayaan ini dapat disalurkan untuk berbagai jenis usaha yakni
perdagangan, perindustrian dan pertanian serta jasa. SKEMA PEMBIAYAAN MUDHARABAH :
Murabahah
Pembiyaan Murabahah memaiaki prinsip jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati, dengan pihak bank selaku penjual dan nasabah selaku pembeli.
Karakteristiknya adalah penjual harus memberitahu harga produk yang ia beli dan menentukan suatu tingkat keuntungan sebagai tambahannya Pembayaran dapat dilakukan secara angsuran sesuai dengan kesepakatan bersama.
Pembiayaan ini cocok untuk Anda yang membutuhkan tambahan asset namun kekurangan dana untuk melunasinya secara sekaligus.
Syarat-syarat:
1. Bank Islam memberitahu biaya modal kepada nasabah. 2. Kontrak pertama harus sah.
3. Kontrak harus bebas dari riba.
4. Bank Islam harus menjelaskan setiap cacat yang terjadi sesudah pembelian dan harus membuka semua hal yang berhubungan dengan cacat.
5. Bank Islam harus membuka semua ukuran yang berlaku bagi harga pembelian, misalnya jika pembelian dilakukan secara hutang.
6. Jika syarat dalam 1, 4 atau 5 tidak dipenuhi, pembeli memiliki pilihan: a. melanjutkan pembelian seperti apa adanya.
b. kembali kepada penjual dan menyatakan ketidaksetujuan. c. membatalkan kontrak.
SKEMA MURABAHAH
Pembiayaan ini dapat diaplikasikan kepada pembiayaan di sektor-sektor perdagangan, industri, pertanian dan jasa.
Contoh Perhitungan Angsuran Murabahah
Kebutuhan Investasi Rp. 12,000,000.00
Modal Sendiri Rp. 4,000,000.00
Pembiayaan Bank Rp. 8,000,000.00
Jangka Waktu 3 Tahun
Harga Beli Bank Rp. 8,000,000.00
Margin Bank Rp. 2,520,000.00
Harga Jual Bank Rp. 10,520,000.00 Angsuran Per Bulan Rp. 292,222,22 Ijarah
Ijarah Bai Ut Takjiri adalah pembiayaan berdasarkan prinsip sewa beli. Pembiayaan ini sesuai untuk Anda yang menginginkan tambahan asset yang diperoleh melalui sewa yang pada akhirnya bertujuan untuk pengalihan kepemilikan asset tersebut kepada Anda.
Pembiayaan Ijarah
Dalam produk ijarah akan ditawarkan 2 (dua) jenis produk yang sangat cocok dengan kebutuhan msayarakat saat ini yaitu:
- Ijarah Bai Ut Takjiri
- Ijarah Musyarakah Muntanaqisah. Ijarah Bai Ut Takjiri
Produk Ijarah ini, suatu kontrak sewa yang diakhiri dengan penjualan.
Produk ini ditawarkan untuk memberikan pelayanan kepada nasabah yang memerlukan asset yang diperoleh melalui sewa yang pada akhirnya bertujuan untuk pemindahan kepemilikan asset tersebut kepada penyewa, yang lebih dikenal sebagai "Ijarah Muntahia Bittamliik/Ijarah Wa Iqtina". Yang pada intinya produk ini adalah dengan prinsip sewa beli, dimana harga sewa dan harga beli ditetapkan bersama diawal perjanjian.
1. Nasabah memesan untuk menyewa barang kepada Bank. 2. Bank membeli dan membayar barang kepada Supplier. 3. Supplier mengirim barang kepada Nasabah.
4. Nasabah membayar sewa kepada Bank.
5. Masa sewa diakhiri dengan nasabah membeli barang tersebut. Ijarah Musyarakah Muntanaqisah
Dalam produk ini ditawarkan kepada nasabah yang ingin memiliki suatu asset dengan jalan membayar secara bertahap, oleh karena yang bersangkutan hanya memiliki dana sebagian maka ditempuh dengan jalan bermusyarakah dengan Bank.
Disepakati antara Bank dengan Nasabah untuk berkongsi dengan menyertakan modal masing-masing sesuai dengan yang disepakati untuk membeli suatu asset. Assset tersebut kemudian disewakan kepada nasabah dengan harga sewa yang disepakati. Oleh karena pihak nasabah bermaksud memiliki asset tersebut pada akhir sewa, maka nasabah tidak mengambil bagian dari uang sewa tersebut dan seluruhnya diserahkan kepada Bank sebagai upaya penambahan modal miliknya, dengan demikian semakin banyak angsuran semakin bertambah modal nasabah, dan semakin berkurang modal Bank sampai modal bank menjadi Nol/nihil sehingga asset tersebut menjadi milik nasabah.
Produk ini akan diaplikasikan kepada pembiyaan kepemilikan rumah (sebagai alternatif dari KPR).
Deposito Mudharabah
Deposito Mudharabah merupakan investasi Anda baik secara individu maupun perusahaan dalam bentuk deposito yang sesuai dengan prinsip syariah yakni Mudharabah Muthlaqah*), yang
merupakan pilihan tepat bagi anda yang ingin menginvestasikan dana selama jangka waktu tertentu. Dana Anda akan diinvestasikan pada sektor riil yang menguntungkan untuk memajukan ekonomi ummat, sehingga selain berinvestasi anda sekaligus juga beribadah.
Persyaratan Mudah:
. Membawa Kartu Identitas diri asli (KTP)/SIM/Paspor atau identitas lainnya . Nilai nominal minimal sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah)
. Mengisi dan menandatangani aplikasi pembukaan rekening Keunggulan: s
1. Uang Anda aman duniawi dan ukhrowi karena dikelola sesuai syariah.
2. Bagi hasil dapat diambil setiap bulan atau otomotis dikreditkan ke rekening tabungan mudharabah atau giro wadiah anda atau dikliringkan.
3. Dana dioperasikan ke sektor-sektor usaha yang menguntungkan dan tidak bertentangan dengan syariah serta difokuskan kepada sektor riil untuk memajukan ekonomi ummat. Dengan dikelola oleh SDM BNI Syariah yang profesional investasi anda akan berkembang dan
* ) Mudharabah Muthlaqah
Merupakan simpanan dana masyarakat (pemilik dana / shahibul maal) yang oleh BNI Syariah (mudharib) dapat dioperasikan untuk mendapatkan keuntungan. Hasil keuntungan tersebut akan dilakukan bagi hasil antara pemilik dana dan pihak bank sesuai dengan nisbah yang disepakati. Kiriman Uang
Dengan teknologi on-line Bank BNI, anda akan mendapatkan kemudahan pengiriman uang seketika, baik antar sesama kantor cabang Bank BNI Syariah ataupun dengan kantor cabang Bank BNI lain. Bagi anda pemegang rekening tabungan Syariahplus, pengiriman uang juga bisa anda lakukan melalui fasilitas open transfer via ATM Bank BNI.
Inkaso
Bagi anda yang membutuhkan penagihan warkat-warkat yang berasal dari kota lain secara cepat dan aman, anda bisa percayakan jasa inkaso kepada Bank BNI Syariah.