BAB III METODE PENELITIAN TINDAKAN KELAS
E. Data dan Cara Pengumpulannya
1. Data
Berdasarkan Kamus Bahasa Indonesia data memiliki arti catatan
keterangan yang sesuai dengan bukti dan kebenaran.97 Data adalah semua
informasi atau keterangan yang berasal dari responden, maupun dokumen dalam bentuk statistik atau bentuk lainnya yang digunakan dalam keperluan
penelitian.98 Data yang diperlukan dalam penelitian ini ada dua macam, yaitu
sebagai berikut.
a. Data Kualitatif
Data kualitatif meruakan data yang berbentuk tulisan, bukan data yang
berbentuk angka ataupun bilangan.99 Data kualitatif yang terdapat dalam
penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Profil SD Bahrul Ulum Surabaya.
2) Materi yang disampaikan dalam penelitian tindakan kelas. 3) Media yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas.
4) Pernyataan verbal siswa dan guru yang diperoleh dari hasil
wawancara sehubungan dengan proses pembelajaran dan
pemahaman terhadap materi.
97 Bambang Marhijanto, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Masa Kini, (Surabaya: Terbit Terang), 76.
98 Joko Subagyo, Metode Penelittian dalam Teori dan Praktek, (Jakarta: Rineka Cipta, 2006), 87.
b. Data Kuantitatif
Data kuantitatif yaitu data yang berupa bilangan atau angka-angka. Data dalam penelitian ini yang termasuk dalam data kuantitatif adalah sebagai berikut.
1) Data jumlah siswa kelas V-B SD Bahrul Ulum Surabaya. 2) Data persentase ketuntasan mininal.
3) Data nilai siswa kelas VāB SD Bahrul Ulum Surabaya. 4) Data skor akhir aktivitas guru dan siswa dari lembar observasi.
2. Cara Pengumpulan Data
Cara pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut.
a. Wawancara
Wawancara adalah sebuah kegiatan tanya jawab antara pewawancara dengan narasumber. Wawancara bertujuan untuk memperoleh informasi
yang lebih jelas mengenai tujuan peneliti. 100 Wawancara dapat
digunakan untuk mengumpulkan data-data pribadi, pandangan-pandangan dan pengalaman seseorang terkait suatu topik yang ingin diperoleh.
Kegiatan wawancara pada penelitian ini dilakukan pada saat pra siklus. Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa narasumber yaitu guru
100 Jauhar Fuad & Hamam, Teori dan Praktik Penelitian Tindakan Kelas (PTK), (Tulungagung: STAIN Tulungagung Press, 2012), 21.
mata pelajaran tematik kelas V-B SD Bahrul Ulum Surabaya untuk mengetahui hasil pembelajaran tematik terkait pemahaman siswa pada materi bagaimana tubuh mengolah makanan, dan kepada beberapa siswa kelas V-B SD Bahrul Ulum Surabaya untuk mengetahui proses pelaksanaan kegiatan pembelajaran tematik yang telah dilakukan. b. Observasi
Observasi atau pengamatan adalah suatu cara pengumpulan data yang dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh informasi tentang suatu
objek. 101 Melalui kegiatan observasi, peneliti dapat menilai dan
mengumpulkan data-data yang diperlukan selama penelitian.
Kegiatan observasi yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu untuk mengamati aktivitas guru dan aktivitas osiswa selama proses pembelajaran berlangsung. Instrumen yang digunakan dalam observasi penelitian ini yaitu berupa lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Instrumen yang digunakan menggunakan jenis rating scale. Rating scale ialah salah satu jenis isntrumen observasi yang penilainnya menggunakan jawaban skala skor bertingkat seperti 1, 2, 3, dan 4. Dari hasil yang diperoleh berupa angka, kemudia dijelaskan dala bentuk
kalimat atau data kualitatif.102
101 Djaali & Pudji Muljono, Pengukuran dalam Bidang Pendidikan, (Jakarta: Program Pasca Sarjana UNJ, 2000), 16.
102 Sunarti & Selly Rahmawati, Penilaian dalam Kurikulum 2013, (Yogyakarta: ANDI, 2014), 53.
c. Tes
Tes adalah sebuah kegiatan memberikan sejumlah pertanyaan yang dapat dijawab dengan benar atau salah. Tes dapat berupa tes tertulis, tes
lisan, da tes praktik atau tes kinerja.103
Pada penelitian ini, peneliti menggunakan tes tulis yang dituangkan dalam butir soal pilihan ganda yang terdiri dari 17 soal dan 3 soal uraian dengan mengacu pada indikator yang telah disusun. Tes dilaksanakan pada tahap pra siklus dan pada tahap siklus I dan II dengan tujuan untuk mengumpulkan data tentang kemampuan pemahaman siswa terhadap materi sistem pencernaan manusia.
d. Dokumentasi
Dokumentasi yaitu metode pengumpuulan data yang didapatkan dari arsip dokumen, catatan, surat, dan foto. Metode dokumentasi dilakukan untuk mengumpulkan data tentang absensi kelas, data nilai, nama dan jumlah siswa, serta foto-foto proses pebelajaran di kelas V-B SD Bahrul Ulum Surabaya.
3. Teknik Analisis Data
Analisis data merupakan teknik atau cara yang digunakan dala mengolah data hasil penelitian. Tujuan dari analisis data yaitu untuk
mengetahui bukti kepastian darihasil penelitian.104 Data yang diambil dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut.
a. Data Aktivitas Guru dan Siswa
Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data aktivitas guru dan siswa yaitu menggunakan pedoman instrumen lembar observasi guru dan lembar observasi siswa. Melalui lembar observasi aktivitas guru dan siswa, maka dapat diperoeh nilai kemampuan guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Analisis observasi dapat dihitung menggunakan
rumus sebagai berikut.105
š = š
š Ć 100 Rumus 3.1.
Keterangan:
P = nilai akhir yang akan dicari.
f = jumlah skor aktivitas yang dilakukan guru/siswa n = jumlah skor total.
Hasil nilai tersebut dapat dikatergorian menjadi nilai akhir duru atau siswa dalam pembelajaran berdasakan kemampuan sebagai berikut.
Tabel 3.1
Kriteria Keberhasilan Aktivitas Guru / Siswa
Nilai Akhir Kriteria Kemampuan
91-100 Sangat Baik 81-90 Baik 71-80 Cukup 61-70 Kurang ā¤60 Sangat kurang
104 Agus Akhmadi, Penelitian Tindakan, 88.
b. Penilaian Tes Individu
Penilaian tes individu dilakukan untuk mengetahui kemampuan pemahaman masing-masing individu setelah proses pembelajaran. Penilaian tes individu terdiri dari beberapa butir soal pilihan ganda dan uraian dengan format penilaian yang tertulis dengan rumus sebagai berikut.106
šššš ššāšš = š ššš ššššššššā
š ššš šššš ššššĆ 100 rumus 3.2
Kemudian, untuk mengetahui rata-rata kelas maka dapat
dihitung menggunakan rumus sebagai berikut.107
š„ =āš„
āš rumus 3.3
Keterangan: X = nilai rata-rata āx = jumlah semua nilai ān = jumlah siswa. c. Nilai Ketuntasan Belajar
Nilai ketuntasan hasil berlajar siswa dapat diketahui melalui analisis sederhana menggunakan persentase (%). Indikator keberhasilan atau ketuntasan hasil belajar siswa ditentukan dengan KKM yang ditetapkan yaitu 72 untuk mata pelajaran IPA dan 71 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pembelajaran dianggap telah tuntas
106 Sunarti & Selly Rahmawati, Penilaian dalam..., 85.
apabila 80% dari total siswa telah mendapat nilai KKM. Persentase ketuntasan belajar siswa dapat dihitung menggunakan rumus sebagai berikut.108
š =ā š šš š¤š š¦ššš š”š¢šš”šš ššššššš
ā š šš š¤š Ć 100 rumus 3.4
Tabel 3.2
Tingkat Ketuntasan Hasil Belajar Siswa
Tingkat Ketuntasan Kriteria
91% - 100% Sangat Baik 81% - 90% Baik 71% - 80% Cukup 61% - 70% Kurang ā¤60% Sangat kurang