• Tidak ada hasil yang ditemukan

Data Iklim Bulan September 2020 Stasiun BMKG Provinsi Banten dan DKI Jakarta

Sumber : UPT BMKG Banten dan DKI Jakarta

Rata-rata Maks Min Jumlah

(mm)

Hari Hujan

(hari)

1 Stasiun Klimatologi Tangerang Selatan 28.6 34.1 24.9 74 71 181.8 11

2 Stasiun Meteorologi Curug 27.2 33.6 23.1 80 68 221.0 9

3 Stasiun Meteorologi Maritim Serang 27.8 33.5 23.6 77 59 56.2 13

4 Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok 29.2 32.8 26.7 72 79 131.9 8

5 Stasiun Geofisika Tangerang 28.0 33.5 24.6 87 71 86.1 9

6 Stasiun Meteorologi Cengkareng 27.9 32.7 23.8 76 79 122.6 9

7 Stasiun Meteorologi Kemayoran 29.1 33.1 26.1 70 77 151.9 9

Temperatur Rata-rata (°C) Hujan

No. Pos Hujan Kelembapan

Udara (%) Penyinaran Matahari

11

3 PRAKIRAAN HUJAN BULAN NOVEMBER - DESEMBER 2020 DAN JANUARI 2021 3.1 Kondisi Dinamika Atmosfer Secara Global

Pada bulan September 2020 posisi semu matahari berada di selatan Ekuator, sehingga diprakirakan suhu muka laut di wilayah selatan equator mulai menghangat.

Suhu muka laut yang hangat di wilayah tersebut berimplikasi terhadap terhadap munculnya pusat tekanan udara rendah dan jumlah uap air yang dihasilkan sehingga memungkinkan terbentuknya awan hujan disekitarnya.

Kondisi cuaca di Indonesia termasuk wilayah Banten dikendalikan / dipengaruhi oleh fenomena-fenomena dinamika atmosfer berskala global, regional hingga lokal yang saling berinteraksi dan membentuk pola serta variabilitas cuaca dan iklim. Berikut adalah berbagai indeks prakiraan kondisi yang menguraikan keadaan dinamika atmosfer sebagai bahan pertimbangan kondisi untuk bulan November s/d Desember 2020 dan Januari 2021:

1. Anomali Suhu Muka Laut (SST):

Kondisi anomali suhu muka laut di sebagian besar Benua Maritim Indonesia (BMI) bulan Oktober 2020 diperkirakan Wilayah Samudera Hindia diprediksi didominasi anomali positif pada Oktober 2020, kemudian meluruh menuju normal hingga Maret 2021. SST Pasifik di wilayah Nino3.4 diprediksi didominasi anomali negatif.

Gambar 14. Anomali Suhu Muka Laut

Sumber: NCEP-USA

2. SOI (Southern Oscillation Indeks) dan Nino3.4 :

Berdasarkan Gambar 15, diketahui bahwa Indeks Nino 3.4 bulan Oktober

2020 tercatat pada kisaran -1.00 (La Nina Moderat). Berdasarkan rata-rata

Ensemble Forecast, Indeks Nino 3.4 diprakirakan terus menurun hingga

Desember 2020 dan berada pada posisi La Nina, kemudian meningkat

kembali menuju Netral mulai Januari hingga Maret 2021. Beberapa anggota

Ensemble Forecast memprediksi indeks Nino 3.4 berada pada posisi La Nina

Lemah hingga Moderat. Hal ini dapat berpengeruh terhadap peningkatan

konvektifitas di wilayah BMI.

12

Gambar 15. Prakiraan Anomali Wilayah Nino 3.4

Sumber : http://www.bom.gov.au/climate/ocean/outlooks/#region=NINO34

3. IOD (Indeks Ocean Dipole) :

Kondisi IOD (Indeks Ocean Dipole) di Samudera Hindia pada Oktober 2020 menunjukkan penurunan indeks IOD dan masih di kisaran normal.

Berdasarkan Gambar 16, nilai IOD pada bulan Oktober 2020 tercatat -0.4 (Netral) dan akan menurun menjadi -0.5 (IOD Negatif) pada November 2020, namun pada Desember 2020 hingga Maret 2021, IOD kembali naik menuju Netral.

Gambar 16. Prakiraan Indeks Dipole Mode

Sumber : http://www.bom.gov.au/climate/ocean/outlooks/#region=IOD

13

3.2 Monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) Bulan September Dasarian III Tahun 2020 Monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) pada Dasarian III September 2020 di wilayah Banten dan DKI Jakarta pada umumnya didominasi kategori Masih Ada Hujan sampai tanggal update dan kategori HTH Sangat Pendek (1-5 hari) kecuali DKI Jakarta bagian Utara, Timur dan Barat, Kab Tangerang bagian Utara, Kab Serang bagian Utara dan Kab Lebak bagian Selatan terdapat HTH dengan kategori Pendek (6-10 hari), sedangkan Kab Pandeglang bagian Barat terdapat HTH dengan kategori Menengah (11-20 hari).

Gambar 17. Monitoring HTH bulan September Dasarian III 2020

14 3.3 Prakiraan Sifat Hujan Bulan November 2020

SIFAT HUJAN WILAYAH

Bawah Normal (BN) Kab. Pandeglang bagian Timur Laut dan Tenggara, Kab. Lebak bagian Barat Laut dan Barat Daya

Normal (N)

DKI Jakarta bagian Barat, Kab Serang bagian Barat Daya dan Barat, Kota Cilegon bagian Tenggara hingga Barat, Kab.

Pandeglang kecuali bagian Timur Laut, Timur dan Tenggara, Kab. Lebak kecuali bagian Barat, dan Barat Laut hingga Timur

Atas Normal (AN)

DKI Jakarta kecuali bagian Barat, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kab Tangerang, Kab Tangerang, Kab Serang kecuali bagian Barat Daya dan Barat, Kota Serang, Kota Cilegon bagian Barat Laut hingga Timur, Kab. Pandeglang bagian Barat, Kab. Lebak bagian Barat dan bagian Utara hingga Timur

Gambar 18. Peta Prakiraan Sifat Hujan

Bulan November 2020 Provinsi Banten dan DKI Jakarta

15

3.4 Prakiraan Curah Hujan Bulan November 2020

CURAH HUJAN WILAYAH

Rendah

(0 – 100 mm) -

Menengah (101 – 300 mm)

DKI Jakarta, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kab Tangerang, Kab Serang kecuali bagian Selatan, sebagian kecil Kab Pandeglang bagian Utara dan Timur, Kab Lebak bagian Timur Laut, Tengah dan Barat

Tinggi (301 – 400 mm)

Sebagian kecil Kab. Serang bagian Selatan, sebagian besar Kab. Pandeglang kecuali bagian Utara dan Timur, sebagian besar Kab. Lebak kecuali bagian Timur Laut, Tenggara, Tengah dan Barat

Sangat Tinggi

> 400 mm Kab. Lebak bagian Tenggara

Gambar 19. Peta Prakiraan Curah Hujan Bulan November 2020 Provinsi Banten dan DKI Jakarta

16 3.5 Prakiraan Sifat Hujan Bulan Desember 2020

SIFAT HUJAN WILAYAH

Bawah Normal (BN) Kab. Pandeglang bagian Utara, Tengah, Timur, Selatan, Barat Daya dan Barat

Normal (N)

DKI Jakarta, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kab.

Tangerang kecuali bagian Barat Daya hingga Barat Laut, Kab.

Serang kecuali bagian Utara, Timur, Tenggara, Selatan, dan Barat Laut, Kota Serang bagian Timur, Kota Cilegon bagian Tenggara hingga Barat, Kab. Pandeglang bagian Utara, Timur Laut, Timur, dan Tenggara, Kab. Lebak

Atas Normal (AN)

Kab. Tangerang bagian Barat Daya hingga Barat Laut, Kab.

Serang bagian Utara, Timur, Tenggara, Selatan, dan Barat Laut, Kota Serang kecuali bagian Timur, Kota Cilegon bagian Timur Laut hingga Timur

Gambar 20. Peta Prakiraan Sifat Hujan

Bulan Desember 2020 Provinsi Banten dan DKI Jakarta

17 3.6 Prakiraan Curah Hujan Bulan Desember 2020

CURAH HUJAN WILAYAH

Rendah

(0 – 100 mm) -

Menengah (101 – 300 mm)

DKI Jakarta, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kab Tangerang, Kota Serang, Kab. Serang kecuali bagian Selatan hingga Barat, Kota Cilegon bagian Utara hingga Tenggara, sebagian kecil Kab. Pandeglang bagian Timur, Kab. Lebak bagian Utara hingga Timur dan Barat

Tinggi (301 – 400 mm)

Kab, Serang bagian Selatan hingga Barat, Kota Cilegon bagian Tenggara hingga Barat, Kab, Pandeglang bagian Barat hingga Timur, Kab. Lebak bagian Timur, Tengah, Barat Daya, dan Barat Laut

Sangat Tinggi

> 400 mm Kab. Pandeglang bagian Tenggara hingga Barat Daya, Kab.

Lebak bagian Tenggara hingga Barat Daya

Gambar 21. Peta Prakiraan Curah Hujan

Bulan Desember 2020 Provinsi Banten dan DKI Jakarta

18 3.7 Prakiraan Sifat Hujan Bulan Januari 2021

SIFAT HUJAN WILAYAH

Bawah Normal (BN) Kab. Tangerang bagian Utara, Kab. Pandeglang bagian Tengah, Kab. Lebak bagian Timur

Normal (N)

DKI Jakarta, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kab.

Tangerang kecuali bagian Utara, Kab. Serang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kab. Pandeglang kecuali bagian Tengah dan Tenggara, Kab. Lebak kecuali bagian Timur, Selatan dan Barat Daya

Atas Normal (AN) Kab. Pandeglang bagian Tenggara, Kab. Lebak bagian Selatan dan Barat Daya

Gambar 22. Peta Prakiraan Sifat Hujan Bulan Januari 2021 Provinsi Banten dan DKI Jakarta

19

3.8 Prakiraan Curah Hujan Hujan Bulan Januari 2021

CURAH HUJAN WILAYAH

Rendah

(0 – 100 mm) -

Menengah (101 – 300 mm)

DKI Jakarta bagian Timur, Kab. Tangerang bagian Barat Daya hingga Barat Laut, Kab. Serang bagian Utara hingga Timur dan Barat Laut, Kota Serang bagian Barat hingga Timur, sebagian kecil Kota Cilegon bagian Timur, Kab. Lebak bagian Utara hingga Timur

Tinggi (301 – 400 mm)

DKI Jakarta kecuali bagian Timur, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kab. Tangerang bagian Utara hingga Selatan, Kab, Serang kecuali bagian Utara hingga Timur, Barat Daya dan Barat Laut, Kota Serang bagian Tenggara hingga Barat Daya, Kota Cilegon kecuali sebagian kecil bagian Timur, Kab, Pandeglang bagian Timur dan sebagian kecil di bagian Utara, Kab. Lebak bagian Timur, Tengah, Barat dan Barat Laut

Sangat Tinggi

> 400 mm

Kab. Serang bagian Barat Daya, Kab. Pandeglang kecuali bagian Timur dan sebagian kecil di bagian Utara, Kab. Lebak bagian Tenggara hingga Barat Daya

Gambar 23. Peta Prakiraan Curah Hujan Bulan Januari 2021 Provinsi Banten dan DKI Jakarta

20

4 PRAKIRAAN POTENSI BANJIR PROVINSI BANTEN DAN DKI JAKARTA

Prakiraan potensi banjir bulan November 2020 Provinsi Banten dan DKI Jakarta seluruhnya berada pada potensi banjir Menengah, sedangkan pada bulan Desember 2020 berada pada potensi banjir Rendah hingga Menengah.

4.1 Prakiraan Potensi Banjir Bulan November 2020

Gambar 24. Peta Prakiraan Potensi Banjir Bulan November 2020 Provinsi DKI Jakarta

Gambar 25. Peta Prakiraan Potensi Banjir Bulan November 2020 Provinsi Banten

Berdasarkan gambar di atas dapat diketahui pada bulan November 2020 potensi banjir di seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta dan Banten masuk dalam kategori Menengah.

21

4.2 Prakiraan Potensi Banjir Bulan Desember 2020

Gambar 26. Peta Prakiraan Potensi Banjir Bulan Desember 2020 Provinsi Banten

Gambar 27. Peta Prakiraan Potensi Banjir Bulan Desember 2020 Provinsi DKI Jakarta

Berdasarkan gambar di atas dapat diketahui pada bulan Desember 2020 potensi banjir di wilayah Provinsi DKI Jakarta seluruhnya masuk dalam kategori Rendah. Potensi banjir di Provinsi Banten bagian Utara meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang Kota Cilegon, sebagian besar Kota Serang dan Kabupaten Serang berada masuk pada kategori Rendah, sedangkan di wilayah selatan Provinsi Banten meliputi sebagian kecil Kota Serang dan Kabupaten Serang, serta Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak masuk pada kategori Menengah.

22

5 ANALISIS INDEKS KEKERINGAN DAN KEBASAHAN BULAN JULI - SEPTEMBER 2020 DI PROVINSI BANTEN DAN DKI JAKARTA

Monitoring Tingkat Kekeringan Berdasarkan Metode SPI

DAERAH

Halim, Kemayoran, Depok, Kedoya, Manggarai, Pakubuwono, Pasar Minggu,

Pulo Gadung,RorotanSunter Kodamar, Sunter Rawa Badak, Waduk Melati

Tangerang - - -

Cengkareng, Curug, Tangerang Selatan, Tangerang, BPP Caringin, BPP Sepatan,

Jatiwaringin Mauk, UPTD Bendung, Ciputat, UPTD Cipondoh, UPTD Sambidoyong, Kresek, Rajeg, Sepatan,

Serpong, Tegal Kemiri, Teluk Naga

Serang - - -

Serang, Anyer, Cicinta, Cinangka, Ciruas, Kasemen, Kramatwatu Pegadingan,

Mancak, Pabuaran, Pada Rincang, Singamerta, Tirtayasa, Walantaka Pandeglang - - - Bendung Ciliman, Cibaliung, Cimanggu,

Cimanuk, Menes, Munjul, Pagelaran, Pandeglang

Lebak - - -

Bayah, Bojong Leles, BPP Leuwidamar, Cilaki/ Ciminyak, Cimarga Palayangan,

Cisalak Baru, Cisangu Atas, Lebak Parahiang, Malingping Utara, Panyaungan,

Pasir Ona Rangkas, Warung Gunung Monitoring Tingkat Kebasahan Berdasarkan Metode SPI

DAERAH TINGKAT KEBASAHAN

AGAK BASAH BASAH SANGAT BASAH

Jakarta Tanjung Priok,

Karet,Kedoya,Setia Budi

Timur - -

Tangerang UPTD Balaraja,UPTD Bendasukamulya, UPTD

Kresek - -

Serang Carenang, Regas Hilir - -

Pandeglang Menes - -

Lebak BPP Sajira,Cijaku,Cilemer Banjar Irigasi, Bojong

Manik -

23

Gambar 28. Peta Monitoring Tingkat Kekeringan dan Kebasahan Provinsi Banten dan DKI Jakarta

24

Gambar 29. Peta Monitoring Tingkat Kekeringan dan Kebasahan Wilayah DKI Jakarta

25

Gambar 30. Peta Monitoring Tingkat Kekeringan dan Kebasahan

Wilayah Tangerang (Kota Tangerang, Kab. Tangerang, Kota Tangerang Selatan)

26

Gambar 31. Peta Monitoring Tingkat Kekeringan dan Kebasahan Wilayah Serang (Kota Serang, Kab. Serang, Kota Cilegon)

27

Gambar 32. Peta Monitoring Tingkat Kekeringan dan Kebasahan Kabupaten Pandeglang

28

Gambar 33. Peta Monitoring Tingkat Kekeringan dan Kebasahan Kabupaten Lebak

29

6 PRAKIRAAN INDEKS PRESIPITASI TERSTANDARISASI (SPI) 3 BULANAN PERIODE SEPTEMBER - NOVEMBER 2020 DI PROVINSI BANTEN DAN DKI JAKARTA

Gambar 34. Peta Prakiraan Indeks Kekeringan Provinsi Banten dan DKI Jakarta

30

Prakiraan Tingkat Kekeringan Berdasarkan Metode SPI

DAERAH TINGKAT KEKERINGAN

SANGAT KERING KERING AGAK KERING

Jakarta - - -

Tangerang - - -

Serang - - -

Pandeglang - - -

Lebak - - -

Prakiraan Tingkat Kebasahan Berdasarkan Metode SPI

DAERAH TINGKAT KEBASAHAN

AGAK BASAH BASAH SANGAT BASAH

Jakarta

Pandeglang Carenang, Ciruas, Kasemen Kilasah,

Ragas Hilir, Tirtayasa - -

Lebak Banjar Irigasi,Bojong

Leles,BPP Sajira - -

31

7 ANALISIS KADAR AIR TANAH BULAN SEPTEMBER 2020 PROVINSI BANTEN DAN DKI JAKARTA

I. DKI JAKARTA 1 Kemayoran (BMKG) -65 sangat kurang

2 Tangerang Selatan (BMKG) -34 sangat kurang

3 Tanjung Priok (BMKG) -71 sangat kurang

4 Cengkareng (BMKG) -68 sangat kurang

5 Halim (TNI AU) -50 sangat kurang

6 Pakubuwono -3 sangat kurang

7 Karet -19 sangat kurang

8 Manggarai -40 sangat kurang

9 Rorotan -82 sangat kurang

10 Sunter III Rawa Badak -83 sangat kurang

11 Sunter Kodamar -28 sangat kurang

12 Pulo Gadung -81 sangat kurang

13 Depok -22 sangat kurang

II. TANGERANG 14 UPTD Serpong -82 sangat kurang

15 Curug (BMKG) 72 cukup

16 Stageof Tangerang (BMKG) -48 sangat kurang

17 Mauk -85 sangat kurang

18 Kresek -66 sangat kurang

19 Balaraja -14 sangat kurang

20 BPP Sepatan -73 sangat kurang

21 Bendung Ciputat -41 sangat kurang

22 Cipondoh -79 sangat kurang

23 Sindang Jaya -40 sangat kurang

24 Tegal Kemiri -76 sangat kurang

25 UPTD Bendasukamulya -42 sangat kurang

26 UPTD Sepatan -74 sangat kurang

27 BPP Carenang 41 sedang

28 BPP Caringin 46 sedang

29 UPTD Rajeg -88 sangat kurang

III. S E R A N G 30 Serang (BMKG) -49 sangat kurang

31 C i o m a s 66 cukup

32 Cinangka -4 sangat kurang

33 Ciruas (Singamerta) -36 sangat kurang

34 Pamarayan 4 sangat kurang

35 Anyer -28 sangat kurang

36 Padarincang 31 kurang

37 Walantaka -45 sangat kurang

38 Kramatwatu -54 sangat kurang

39 Pabuaran 22 kurang

40 Mancak -33 sangat kurang

41 Singamerta -65 sangat kurang

42 Carenang -64 sangat kurang

IV. PANDEGLANG 43 Pandeglang 100 sangat cukup

44 Labuhan -52 sangat kurang

45 Menes 88 cukup

46 Cibaliung -17 sangat kurang

47 BD Ciliman -21 sangat kurang

48 Cikeusik -20 sangat kurang

49 Cimanuk 97 sangat cukup

50 Cilemer 40 kurang

V. L E B A K 51 Banjar Irigasi-Cipanas 100 sangat cukup

52 Bayah -35 sangat kurang

53 Lebak Parahiang-Leuwidamar 100 sangat cukup

54 Malingping -13 sangat kurang

55 BPP Sajira 100 sangat cukup

56 Panyaungan Panggarangan -12 sangat kurang

57 Cilaki Ciminyak 84 cukup

58 Cisalak Baru 30 kurang

59 Bojong Leles -72 sangat kurang

60 Pagelaran 5 sangat kurang

61 Sampang Peundeuy 87 cukup

62 Warung Gunung 66 cukup

63 Pasir Ona/Rangkas 1 sangat kurang

Ket : - = defisit

WILAYAH NO STASIUN PENGAMATAN % ATI Kategori

32

Gambar 35. Peta Analisis Ketersediaan Air Tanah Bulan September 2020 Provinsi Banten dan DKI Jakarta

8 ANALISIS KIMIA AIR HUJAN (KAH)

Data Kimia Air Hujan (KAH) dapat mengetahui informasi pertukaran polutan di atmosfer dengan permukaan bumi, dan sebagai bahan evaluasi model perpindahan polutan dari suatu daerah ke daerah lain (long range transport), serta sebagai bahan penilaian dampak deposisi asam terhadap ekosistem dan struktur perkotaan.

Pemantauan Kimia Air Hujan (KAH) di Indonesia dilakukan di 52 (Lima Puluh Dua) stasiun. Pengambilan sampel air hujan menggunakan Metode Wet Deposition

dan Wet & Dry Depositition dengan alat Automatic Rain Water Sampler (ARWS).

Adapun parameter-parameter yang termasuk dalam KAH adalah : 1. Derajat Keasaman (pH)

2. Daya Hantar Listrik (DHL) dalam satuan (µS/cm)

3. Konsentrasi ion negatif (SO

42-

, NO

3-

, Cl

-

) dalam satuan mg/L.

4. Konsentrasi ion positif (NH

4+

, Na

+

, K

+

, Mg

2+

, Ca

2+

) dalam satuan mg/L

33

Parameter yang dianalisis di Lab Mini Stasiun Klimatologi Tangerang Selatan yaitu derajat keasaman (pH), dan Daya Hantar Listrik (DHL). Metode analisis pH menggunakan metode elektroda gelas dengan instrumen analisis pH Meter. PH air hujan hujan menurut WMO berkisar antara 3,0 hingga 7,5 dengan pH ideal air hujan 5,6 bersifat asam. Bila pH air hujan terukur dibawah (asam) atau diatas pH ideal (basa), mengindikasikan bahwa air hujan tercemar polutan. Alat pengukuran analisis DHL berupa DHL Meter dengan metode sel konduktivias. Rentang nilai pengukuran DHL menurut WMO 0,1 sampai 1000 µS/cm (BMKG, 2018)

Gambar 36. Grafik Kualitas Air Hujan (pH & Daya Hantar Listrik ) Tangerang Selatan Bulan September 2020

Pada Bulan September 2020, terdapat 2 periode sampling yaitu tanggal 21 dan 28 September 2020. Hasil analisis pH air hujan pada bulan September bersifat basa (diatas pH ideal air hujan) pada sampel tanggal 21 September 2020 yaitu senilai 6.082 dan netral (sama dengan pH ideal air hujan) yaitu senilai 5.553 pada sampel tanggal 28 September 2020.

Hasil pengukuran DHL pada sampel air hujan tanggal 21 September 2020 sebesar 56.1 µS/cm dan pada tanggal 28 September sebesar 18.4 µS/cm.

34

9 ANALISIS SUSPENDED PARTICULATED MATTER (SPM)

Pemantauan Suspended Particulated Matter (SPM) di Indonesia dilakukan di 31 stasiun. pemantauan SPM dilakukan dengan metode sampling menggunakan

High Volume Sampler (HVS), sedangkan untuk analisis laboratorium menggunakan

Neraca Analitik (Analytical Balance). Nilai baku mutu untuk (SPM) Suspended

Particulated Matter sebesar 230 µg/m3 (BMKG, 2018)

Hasil analisa laboratorium pada bulan September 2020 di Stasiun Klimatologi Tangerang Selatan menunjukkan bahwa kadar partikulat di Stasiun Klimatologi Tangerang Selatan pada umumnya berada di bawah nilai baku mutu (230 µg/m3), seperti terlihat pada grafik di bawah ini :

Gambar 37. Grafik Analisis Suspended Particulated Matter (SPM) September 2020

35

Lampiran 1. Analisis Hujan Wilayah Banten dan DKI Jakarta Bulan September 2020

Keterangan : X : Rata-rata curah hujan bulanan (mm); Tahun 1981-2010 N : Normal curah hujan (antara 0.85 X – 1.15 X)

RR : Curah hujan bulan berjalan (mm)

I. DKI JAKARTA 1. BMKG Kemayoran 53 45 - 60 152 AN 289 >200

2. Tangerang Selatan (BMKG) 128 109 - 148 181 AN 141 116-150

3. Tanjung Priok (BMKG) 44 37 - 50 132 AN 303 >200

4. Cengkareng (BMKG) 40 34 - 46 123 AN 305 >200

5. Halim (TNI AU) 116 99 - 133 122 N 105 85-115

6. Pakubuwono 112 96 - 129 197 AN 175 151-200

7. Kedoya Selatan 105 89 - 121 261 AN 249 >200

II. TANGERANG 8. Curug (BMKG) 107 91 - 123 221 AN 206 >200

9. Stageof Tangerang 51 43 - 59 86 AN 169 151-200

10. Mauk 34 29 - 39 157 AN 460 >200

16. Ciruas (Singamerta) 46 39 - 53 60 AN 130 116-150

17. Kramat Watu 44 38 - 51 13 BN 29 0-30

18. Pamarayan 79 67 - 91 120 AN 151 151-200

19. Kasemen 26 22 - 30 31 AN 118 116-150

20. Mancak 71 60 - 81 96 AN 135 116-150

21. Carenang 49 42 - 56 49 N 100 85-115

22. Padarincang 98 84 - 113 78 BN 79 51-84

IV. PANDEGLANG 23. Pandeglang 220 187 - 253 236 N 107 85-115

24. Labuan 106 90 - 122 182 AN 171 151-200

25. Menes 138 118 - 159 186 AN 134 116-150

26. Cibaliung 68 58 - 78 24 BN 35 31-50

27. Munjul 85 72 - 98 166 AN 195 151-200

28. Cikeusik 82 70 - 95 37 BN 45 31-50

V. L E B A K 29. Banjarsari (Bd. Cilemer) 56 47 - 64 167 AN 299 >200

30. Rangkasbitung 144 122 - 166 112 BN 78 51-84

31. Banjar Irigasi-Cipanas 173 147 - 199 310 AN 179 151-200

32. Bayah 176 149 - 202 70 BN 40 31-50

33. Lebak Parahiang-Leuwidamar 92 78 - 106 212 AN 230 >200

34. Malingping 83 71 - 95 52 BN 62 51-84

35. BPP Sajira 138 117 - 159 277 AN 201 >200

36. Panyaungan Panggarangan 83 71 - 95 47 BN 57 51-84

N % SIFAT

WILAYAH STASIUN PENGAMATAN X (mm) RR SIFAT

36

Lampiran 2. Prakiraan Hujan Wilayah Banten dan DKI Jakarta Bulan November 2020

Keterangan : X : Rata-rata curah hujan bulanan (mm); Tahun 1981-2010 N : Normal curah hujan (antara 0.85 X – 1.15 X)

RR : Prakiraan curah hujan (mm)

I. DKI JAKARTA 1. BMKG Kemayoran 124 105 - 142 151 - 200 AN 156 151-200

2. Tangerang Selatan (BMKG) 216 184 - 248 201 - 300 AN 131 116-150

3. Tanjung Priok (BMKG) 98 84 - 113 151 - 200 AN 186 151-200

4. Cengkareng (BMKG) 91 77 - 105 151 - 200 AN 191 151-200

5. Halim (TNI AU) 182 155 - 210 201 - 300 AN 150 151-200

6. Pakubuwono 219 186 - 252 201 - 300 AN 126 116-150

7. Kedoya Selatan 237 201 - 272 201 - 300 N 91 85-115

II. TANGERANG 8. Curug (BMKG) 208 176 - 239 201 - 300 AN 143 116-150

9. Stageof Tangerang 129 109 - 148 151 - 200 AN 149 116-150

10. Mauk 79 67 - 91 151 - 200 AN 194 151-200

11. Kresek 98 83 - 113 151 - 200 AN 168 151-200

12. Balaraja 142 121 - 163 151 - 200 AN 135 116-150

III. S E R A N G 13. Serang (BMKG) 142 121 - 164 151 - 200 AN 139 116-150

14. C i o m a s 227 193 - 261 201 - 300 AN 122 116-150

15. Cinangka 234 199 - 269 201 - 300 N 107 85-115

16. Ciruas (Singamerta) 123 105 - 142 151 - 200 AN 145 116-150

17. Kramat Watu 123 104 - 141 151 - 200 AN 152 151-200

18. Pamarayan 202 172 - 232 201 - 300 AN 142 116-150

19. Kasemen 98 83 - 113 151 - 200 AN 165 151-200

20. Mancak 268 228 - 308 201 - 300 N 85 85-115

21. Carenang 132 112 - 152 151 - 200 AN 134 116-150

22. Padarincang 329 279 - 378 301 - 400 N 98 85-115

IV. PANDEGLANG 23. Pandeglang 406 345 - 467 301 - 400 BN 83 51-84

24. Labuan 393 334 - 452 301 - 400 N 89 85-115

30. Rangkasbitung 241 205 - 278 301 - 400 AN 125 116-150

31. Banjar Irigasi-Cipanas 259 220 - 298 301 - 400 AN 122 116-150

32. Bayah 505 429 - 581 401 - 500 N 91 85-115

33. Lebak Parahiang-Leuwidamar 259 220 - 298 201 - 300 N 113 85-115

34. Malingping 377 320 - 434 301 - 400 N 99 85-115

35. BPP Sajira 258 220 - 297 201 - 300 AN 116 116-150

36. Panyaungan Panggarangan 415 353 - 477 401 - 500 N 103 85-115

WILAYAH STASIUN PENGAMATAN X (mm) N RR SIFAT % SIFAT

37

Lampiran 3. Prakiraan Hujan Wilayah Banten dan DKI Jakarta Bulan Desember 2020

Keterangan : X : Rata-rata curah hujan bulanan (mm); Tahun 1981-2010 N : Normal curah hujan (antara 0.85 X – 1.15 X)

RR : Prakiraan curah hujan (mm)

I. DKI JAKARTA 1. BMKG Kemayoran 200 170 - 230 201 - 300 N 107 85-115

2. Tangerang Selatan (BMKG) 239 203 - 275 201 - 300 N 104 85-115

3. Tanjung Priok (BMKG) 235 200 - 270 201 - 300 N 95 85-115

4. Cengkareng (BMKG) 186 158 - 214 201 - 300 N 112 85-115

5. Halim (TNI AU) 252 214 - 290 201 - 300 N 103 85-115

6. Pakubuwono 235 200 - 271 201 - 300 N 109 85-115

7. Kedoya Selatan 218 185 - 250 201 - 300 N 95 85-115

II. TANGERANG 8. Curug (BMKG) 221 188 - 254 201 - 300 N 113 85-115

9. Stageof Tangerang 196 166 - 225 201 - 300 N 107 85-115

10. Mauk 195 166 - 225 151 - 200 N 99 85-115

16. Ciruas (Singamerta) 186 158 - 213 151 - 200 N 103 85-115

17. Kramat Watu 150 127 - 172 201 - 300 AN 144 116-150

18. Pamarayan 213 181 - 245 201 - 300 AN 120 116-150

19. Kasemen 105 89 - 121 151 - 200 AN 143 116-150

20. Mancak 391 332 - 449 301 - 400 N 87 85-115

21. Carenang 219 186 - 252 151 - 200 N 90 85-115

22. Padarincang 409 348 - 471 301 - 400 N 94 85-115

IV. PANDEGLANG 23. Pandeglang 411 349 - 472 301 - 400 N 89 85-115

24. Labuan 433 368 - 498 301 - 400 N 90 85-115

30. Rangkasbitung 233 198 - 268 201 - 300 N 113 85-115

31. Banjar Irigasi-Cipanas 251 213 - 289 201 - 300 N 111 85-115

32. Bayah 386 328 - 443 401 - 500 N 107 85-115

33. Lebak Parahiang-Leuwidamar 350 298 - 403 301 - 400 N 87 85-115

34. Malingping 432 367 - 497 401 - 500 N 93 85-115

35. BPP Sajira 260 221 - 299 201 - 300 N 101 85-115

36. Panyaungan Panggarangan 402 342 - 462 401 - 500 N 113 85-115

WILAYAH STASIUN PENGAMATAN X (mm) N RR SIFAT % SIFAT

38

Lampiran 4. Prakiraan Hujan Wilayah Banten dan DKI Jakarta Bulan Januari 2021

Keterangan : X : Rata-rata curah hujan bulanan (mm); Tahun 1981-2010

II. TANGERANG 8. Curug (BMKG) 317 269 - 364 301 - 400 N 101 85-115

9. Stageof Tangerang 341 290 - 393 301 - 400 N 100 85-115

10. Mauk 379 322 - 436 301 - 400 BN 83 51-84

16. Ciruas (Singamerta) 299 254 - 344 201 - 300 N 94 85-115

17. Kramat Watu 270 229 - 310 201 - 300 N 109 85-115

18. Pamarayan 335 284 - 385 301 - 400 N 99 85-115

19. Kasemen 226 192 - 260 201 - 300 N 109 85-115

20. Mancak 391 333 - 450 301 - 400 N 94 85-115

21. Carenang 316 268 - 363 201 - 300 N 92 85-115

22. Padarincang 474 403 - 545 401 - 500 N 94 85-115

IV. PANDEGLANG 23. Pandeglang 487 414 - 561 401 - 500 N 86 85-115

24. Labuan 408 347 - 469 401 - 500 N 100 85-115

25. Menes 466 396 - 536 401 - 500 N 87 85-115

26. Cibaliung 484 412 - 557 401 - 500 N 101 85-115

27. Munjul 746 634 - 858 401 - 500 BN 56 51-84

28. Cikeusik 338 288 - 389 401 - 500 AN 134 116-150

V. L E B A K 29. Banjarsari (Bd. Cilemer) 288 245 - 332 301 - 400 N 109 85-115

30. Rangkasbitung 325 276 - 374 201 - 300 N 86 85-115

31. Banjar Irigasi-Cipanas 353 300 - 406 201 - 300 BN 84 51-84

32. Bayah 410 348 - 471 401 - 500 N 101 85-115

33. Lebak Parahiang-Leuwidamar 342 291 - 393 301 - 400 N 96 85-115

34. Malingping 313 266 - 360 401 - 500 AN 139 116-150

35. BPP Sajira 311 264 - 358 201 - 300 N 90 85-115

36. Panyaungan Panggarangan 358 304 - 412 401 - 500 AN 136 116-150

WILAYAH STASIUN PENGAMATAN X (mm) N RR SIFAT % SIFAT

39

Lampiran 5. Indeks SPI Tiga Bulanan Di Provinsi Banten dan DKI Jakarta Data Curah Hujan dan Indeks SPI Tiga Bulanan

Di Beberapa Tempat Di Provinsi Banten Dan DKI Jakarta

Juli 2020 Agustus

2020 Sep 2020

1 Cengkareng KAB.TANGERANG 20 123 122.6 0.88 N

2 Curug KAB.TANGERANG 71 112 220.6 0.7 N

3 Halim (TNI AU) JAKARTA TIMUR 51 43 122.1 0.45 N

4 Kemayoran JAKARTA PUSAT 87 101 151.9 0.95 N

5 Serang SERANG 31 29 56.2 -0.024 N

6 Tangerang Selatan TANGERANG SELATAN 45 82 86.1 0.57 N

7 Tangerang KOTA TANGERANG 79 59 180.8 0.4 N

8 Tanjung Priok JAKARTA UTARA 101 78 131.9 1.2 Agak Basah

9 Depok DEPOK 71 131 113 0.17 N

10 Karet JAKARTA PUSAT 60 163 240 1.2 Agak Basah

11 Kedoya JAKARTA BARAT 88 95 261.4 1.2 Agak Basah

12 Manggarai JAKARTA SELATAN 48 160 142 0.65 N

13 Pakubuwono JAKARTA SELATAN 68 112 197 0.89 N

14 Pasar Minggu JAKARTA SELATAN 30 98 153 0.34 N

15 Pulogadung JAKARTA UTARA 13 37 54 -0.062 N

16 Rorotan JAKARTA UTARA 32 73 78 0.79 N

17 Setiabudi Timur JAKARTA SELATAN 67 95 360 1 Agak Basah

18 Sunter Kodamar JAKARTA UTARA 116 29 62 0.6 N

19 Sunter Rawabadak JAKARTA UTARA 49 62 97 0.61 N

20 Waduk Melati JAKARTA PUSAT 59 132 263 0.86 N

21 BPP Caringin KAB TANGERANG 93 122 187.6 0.28 N

22 BPP Sepatan KAB TANGERANG 31 142 143 0.66 N

23 Jatiwaringin/Mauk KAB TANGERANG 11 86 77 0.58 N

24 UPTD Balaraja KAB TANGERANG 65 213 67 1 Agak Basah

25 UPTD Benda Sukamulya KAB TANGERANG 93 77 125 1.1 Agak Basah

26 UPTD Bendung Ciputat KAB TANGERANG 111 29 112.5 0.68 N

27 UPTD Cipondoh Sambidoyong KAB TANGERANG 60 39 107 0.39 N

28 UPTD Kresek KAB TANGERANG 14 81 139 1 Agak Basah

29 UPTD Rajeg KAB TANGERANG 0 0 60 -0.17 N

30 UPTD Sepatan KAB TANGERANG 45 91 109 0.83 N

31 UPTD Serpong KAB TANGERANG 30 105 122 0.24 N

32 UPTD Tegal Kemiri KAB TANGERANG 30 24 163 0.98 N

33 UPTD Teluknaga KAB TANGERANG 6 5 90 0.036 N

34 Anyer KAB SERANG 116 21 61 0.17 N

35 Carenang KAB SERANG 37 145 49 1.2 Agak Basah

36 Cicinta KAB SERANG 107 68 154 0.58 N

37 Cinangka KAB SERANG 63 113 96 0.6 N

38 Ciomas KAB SERANG 77 120 172 0.58 N

39 Ciruas KAB SERANG 42 73 60 0.54 N

41 Kramatwatu Pegadingan KAB SERANG 54 69 20.5 0.14 N

42 Mancak KAB SERANG 45 29 95.5 0.38 N

43 Pabuaran KAB SERANG 75 57 136 0.17 N

44 Padarincang KAB SERANG 189 93 73 0.49 N

45 Pamarayan KAB SERANG 66 77 119.7 0.41 N

46 RagasHilir KAB SERANG 189 131 33 1.2 Agak Basah

47 Singamerta KAB SERANG 44 60 78 0.51 N

48 Tirtayasa KAB SERANG 14 81 74 0.0082 N

49 Walantaka KAB SERANG 37 71 38 -0.048 N

50 Bendung Ciliman KAB PANDEGLANG 45 117 20 0.58 N

51 Cibaliung KAB PANDEGLANG 56 71 23 0.0092 N

52 Cimanggu KAB PANDEGLANG 59 99 24 0.44 N

53 Cimanuk KAB PANDEGLANG 195 70 74 0.61 N

54 Labuhan KAB PANDEGLANG 149 173 159 1.1 Agak Basah

55 Menes KAB PANDEGLANG 176 98 186 0.71 N

56 Munjul KAB PANDEGLANG 19 151 166 0.66 N

57 Pandeglang KAB PANDEGLANG 233 108 236 0.40 N

58 Bayah KAB LEBAK 59 29 70 0.19 N

59 Banjar Irigasi KAB LEBAK 378 380 310 1.7 Basah

60 Bojong Leles KAB LEBAK 106 35 194 0.26 N

61 Bojong Manik KAB LEBAK 119 192 355 1.5 Basah

62 Bpp Leuwidamar KAB LEBAK 114 60 166 0.38 N

63 Bpp Sajira KAB LEBAK 142 218 277 1.2 Agak Basah

64 Cijaku KAB LEBAK 130 213 340 1 Agak Basah

65 Cilaki/Ciminyak KAB LEBAK 134 156 119 0.13 N

66 Cilemer KAB LEBAK 112 140 121 1 Agak Basah

67 Cimarga Palayangan KAB LEBAK 109 44 84 -0.23 N

68 Cisalak baru KAB LEBAK 120 77 149 0.56 N

69 Cisangu atas KAB LEBAK 202.7 87 230 0.77 N

70 Lebak Parahiang KAB LEBAK 132.4 103.5 211.9 0.81 N

71 Malingping Utara KAB LEBAK 55 105 51.5 0.12 N

72 Panyaungan KAB LEBAK 38 20.5 47 -0.25 N

73 Pasir Ona Rangkas KAB LEBAK 96 47 112 -0.2 N

74 Sampang Peundeuy KAB LEBAK 212 95 178.5 0.98 N

75 Warung Gunung KAB LEBAK 143.5 98.5 152 0.51 N

CURAH HUJAN (mm)

NO NAMA STASIUN/ POS HUJAN KABUPATEN/KOTA INDEKS SPI Kriteria

40

Lampiran 6. Peta Sebaran Pos Hujan untuk Evaluasi Bulanan

Dokumen terkait