BAB III HASIL PENELITIAN
3.7 Data Jumlah Wajib Pajak yang Menyampaikan Surat
Pajak Pratama Medan Polonia
Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Polonia menetapkan target pelaporan untuk SPT tahunan melalui e-Filing berdasarkan jenis formulir setiap tahunnya. Ketika target sudah ditetapkan, maka pihak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Polonia terus melakukan banyak sekali upaya dan program untuk terus meningkatakan kepatuhan wajib pajak dalam melaporkan SPT tahunannya.
Sejak terjadinya pandemi covid di Indonesia pada Maret 2020 sehingga ditetapkan pembatasan jarak dan segala pelayanan pajak di alihkan secara online, Direktorat Jenderal Pajak terus mengeluarkan berbagai regulasi agar wajib pajak tetap dapat menjalankan kewajiban perpajakan tanpa ada kendala. Dalam e-riset DJP dan berdasarkan hasil wawancara kepada fiskus, penulis mendata jumlah wajib pajak yang menyampaikan SPT tahunan melalui e-Filing adalah sebagai berikut.
Tabel 3.5 Jumlah Wajib Pajak yang Pajak yang Menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi melalui e-Filing di Kantor
Pelayanan Pajak Medan Polonia tahun pajak 2016-2020
Sumber : Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Polonia.
Dalam tabel dan grafik mengenai realisasi penyampaian Surat Pemberitahuan tahunan melalui ketiga jenis formulir yang sudah disebutkan diatas (Formulir 1770, 1770S, 1770SS) terus mengalami peningkatan sejak tahun pajak 2016-2018. Namun, untuk tahun 2020 (tahun pajak 2019), mengalami penurunan sebanyak 2.130 wajib pajak. Penurunan angka pelaporan ini juga berkaitan dengan pandemi covid-19 yang membuat banyak perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada karyawan, sehingga banyak wajib pajak yang kehilangan pekerjaannya dan menyebabkan turunnya angka pelaporan SPT tahunan melalui e-Filing.
Jumlah Wajib Pajak yang Pajak yang Menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi melalui e-Filing
tahun pajak 2016-2020
Tahun 1770 1770S 1770SS Total
38 BAB IV PEMBAHASAN
4.1 Prosedur Pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi
Syarat utama seorang wajib pajak sebelum dapat melaporkan SPT tahunannya, haruslah memiliki EFIN terlebih dahulu. EFIN (Electronic Filing Identification Number) adalah nomor identitas wajib pajak dari Direktorat Jenderal Pajak yang melakukan transaksi elektronik seperti lapor Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) melalui e-Filing dan pembuatan kode Billing pembayaran pajak. Wajib Pajak akan memperoleh kode aktivasi melalui dua cara yaitu:
a. Melalui Daring
Wajib Pajak memperoleh EFIN melalui WhatsApp atau Electronic Mail (e-mail) dengan menghubungi nomor Whatsapp atau alamat e-mail KPP Pratama Medan Polonia dengan melampirkan beberapa dokumen sebagai berikut : - Foto NPWP Wajib Pajak dan KTP
- Swafoto Wajib Pajak bersama dengan NPWP Wajib Pajak dan KTP - Nomor telepon
- Alamat email
b. Datang Langsung Ke Kantor Pajak
Permohonan aktivasi EFIN dapat dilakukan oleh Wajib Pajak dengan cara datang langsung ke Kantor Pajak dengan membawa NPWP.
Prosedur Pelaporan SPT Tahunan orang pribadi
1. Masuk ke dalam situs https://djponline.pajak.go.id dengan menginput nomor NPWP, Kata Sandi, dan kode keamanan (captcha), kemudian Login.
2. Memilih layanan e-Filing dan buat SPT.
3. Mengisi data sesuai formulir SPT tahunan yaitu formulir 1770, 1770S, 1770SS dan silahkan untuk menginput data SPT.
4. Jika semua data sudah berhasil di input, maka lakukan verifikasi dengan cara klik “di sini” agar kode verifikasi dikirim melalui email ataupun sms. Jika telah selesai, maka klik “Kirim SPT” untuk mengirim SPT. Untuk bukti pelaporan SPT akan dikirim melalui sms atau email.
4.2 Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dalam Melaporkan SPT Tahunan Melalui E-Filing di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Polonia
Menurut Safri Nurmantu dalam Siti Kurnia Rahayu (2010:138), kepatuhan wajib pajak adalah suatu keadaan wajib pajak untuk dapat memenuhi segala kewajiban perpajakan dapat bertanggungjawab atas hak perpajakannya. Indikator kepatuhan pajak tersebut adalah sebagai berikut :
1. Wajib pajak harus mengisi seluruh data Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan dengan lengkap, tepat, dan jujur.
2. Melaporkan atau menyampaikan SPT tahunan sebelum batas akhir pelaporan.
(Hestanto, 2018)
Pada Laporan Tugas Akhir ini, penulis mengambil data mengenai persentase penggunaan sistem e-Filing 2016-2020 di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Polonia, adalah sebagai berikut.
Tabel 4.1 Jumlah Wajib Pajak yang Pajak yang Menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi melalui e-Filing di Kantor
Pelayanan Pajak Medan Polonia tahun pajak 2016-2020 Tahun Pajak Total Penggunaan
e-Filing
Rata-rata (2016-2020) 8,37 %
Sumber : Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Polonia.
28536
2016 2017 2018 2019 2020 Rata-rata
tahun 2016 sampai 2020
Jumlah Wajib Pajak yang Pajak yang Menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi melalui e-Filing
tahun pajak 2016-2020
Total Penggunaan e-FIling Persentase Kenaikan e-Filing
Berdasarkan tabel diatas, terjadi peningkatan total penggunaan e-Filing oleh wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Medan Polonia. Namun, pada tahun 2018-2019 mengalami penurunan sebesar 4,95%. Menurut hasil wawancara bersama salah satu fiskus di KPP Pratama Medan Polonia, hal ini disebabkan oleh wajib pajak yang memiliki budaya mengejar deadline, sehingga wajib pajak sering sekali melaporkan SPT tahunannya di batas akhir pelaporan yaitu pada bulan maret. Padahal, pada minggu ke-2 maret 2020 terjadi pandemi covid-19 yang membuat pelayanan di kantor pajak ditutup sementara sehingga terjadi kendala pelaporan, walaupun penggunaan sistem e-Filing dapat digunakan dimana saja, tetapi masyarakat masih banyak yang memerlukan bantuan dari pihak pegawai pajak untuk melaporkan SPT tahunannya sehingga ketika pelayanan tatap muka ditutup sementara, wajib pajak diharuskan melapor secara mandiri. Selain ini, penurunan angka pelaporan SPT tahunan melalui e-Filing juga disebabakan karena banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja oleh perusahaan sehingga membuat karyawan tidak memiliki penghasilan. Hal ini merupakan salah satu penyebab turunnya angka pelaporan SPT tahunan pada tahun 2020 (tahun pajak 2019).
4.3 Kendala yang dialami oleh Wajib Pajak dalam Menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan menggunakan sistem e-Filing
1. Kendala bagi wajib pajak
a) Sering terjadi error akun DJP ketika melakukan pengisian data melalui e-Filing
b) Wajib pajak sering lupa password akun c) Lupa EFIN
d) Sering terjadinya gangguan jaringan (jaringan yang tidak stabil) e) Tidak menerima Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) ketika sudah
membuat SPT di laman e-Filing
2. Kendala bagi Fiskus KPP Pratama Medan Polonia
a) Kurangnya kesadaran masyarakat (wajib pajak) mengenai kewajiban perpajakannya
b) Terbatasnya kesempatan untuk sosialisai kepada masyarakat mengenai pelaporan SPT tahunan melalui e-Filing secara langsung c) Adanya kendala di server pusat sehingga saat proses penginputan
data wajib pajak sering sekali error.
4.4 Upaya yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Polonia dalam Rangka meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak dalam Penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi Melalui e-Filing
a) Mengadakan kelas pajak online bagi wajib pajak terdaftar secara gratis melalui aplikasi zoom meeting
b) Mengadakan program Ngisi SPT Bareng yang bekerjasama dengan Relawan Pajak mengenai asistensi pengisian SPT tahunan wajib pajak orang pribadi secara daring
c) Mengadakan Radio Talkshow mengenai cara mudah lapor SPT tahunan dengan e-Filing melalui saluran 95.1 FM MNC Trijaya Medan.
d) Melakukan Virtual Talkshow bersama Kanwil DJP Sumut 1 dan salah satu influencer untuk mengajak masyarakat melaporkan SPT tahunannya dalam kegiatan spectaxcular 2021
e) Mengadakan pojok pajak SPT tahunan orang pribadi di Universitas Sumatera Utara pada 30-31 Maret 2021.
45 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian mengenai “Analisis Realisasi Pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi Melalui E-Filing di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Polonia”, maka dapat disimpulkan :
1. Penggunaan sistem e-Filing di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Polonia sudah sangat baik, dibuktikan dari meningkatnya angka pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi di tahun 2016-2020, pada tahun 2016 sebanyak 28.536, Tahun 2017 sebanyak 34.562 dengan persentase kenaikan 21,11%, sebanyak 42.998 di tahun 2018 dengan persentase kenaikan 24,4%, tahun 2019 terjadi penurunan angka pengguna e-Filing yaitu 4,95% diakibatkan oleh pandemi covid-19. Namun, di tahun 2020 terjadi peningkatan sebanyak 41.406 dengan persentase kenaikan 1,31%.
2. Kendala yang dihadapi oleh wajib pajak dalam menyampaikan SPT tahunan melalui e-Filing diakibatkan oleh banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang menyebabkan banyak karyawan yang tidak lagi bekerja sehingga hal ini menjadi alasan utama turunnya angka pelaporan SPT tahunan melalui e-Filing. Kendala lainnya adalah sering terjadi error akun DJP ketika melakukan pengisian data melalui e-Filing, wajib pajak sering lupa password akun, lupa EFIN, sering terjadinya gangguan jaringan (jaringan yang tidak
stabil), dan wajib pajak sering
tidak menerima Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) ketika sudah membuat SPT di laman e-Filing.
3. Upaya yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Polonia dalam rangka meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam penyampaian SPT Tahunan orang pribadi melalui e-Filing adalah dengan mengadakan kelas pajak online bagi wajib pajak terdaftar secara gratis melalui aplikasi zoom meeting, mengadakan program Ngisi SPT Bareng yang bekerjasama dengan Relawan Pajak, mengadakan Radio Talkshow melalui saluran 95.1 FM MNC Trijaya Medan, melakukan Virtual Talkshow bersama Kanwil DJP Sumut 1 dan salah satu influencer dalam kegiatan spectaxcular 2021, mengadakan pojok pajak SPT tahunan orang pribadi di Universitas Sumatera Utara pada 30-31 Maret 2021.
5.2 Saran
Berdasarkan hasil penelitian, maka saran yang dapat penulis berikan adalah sebagai berikut :
1. Kepada Direktorat Jenderal Pajak dan KPP Pratama Medan Polonia diharapkan untuk terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang arti penting pelaporan SPT tahunan, dan juga mengenai tata cara pelaporan melalui sistem e-Filing dikarenakan masih banyak wajib pajak yang belum mengetahui penggunaan e-Filing.
2. Direktorat Jenderal Pajak diharapkan dapat meningkatkan basis data sehingga ketika pengisian SPT tahunan, aplikasi tetap handal/tidak error.
3. Penulis berharap agar Direktorat Jenderal Pajak dapat membuka layanan seperti pojok pajak yang lebih banyak lagi ditengah masyarakat seprti
membuka pojok pajak di setiap kelurahan sehingga dapat membantu masyarakat setempat untuk melaporkan SPT tahunannya melalui e-Filing tanpa harus datang ke Kantor Pelayanan Pajak.
4. KPP Pratama Medan Polonia untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada wajib pajak, apalagi melihat banyaknya jumlah wajib pajak yang terdaftar di KPP Pratama Medan Polonia.
48
DAFTAR PUSTAKA Buku
Mulyodiwarno, Nuryadi. 2018. Catatan tentang Beberapa Hak dan Kewajiban Perpajakan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Resmi, Siti. 2019. Perpajakan :Teori & Kasus. Jakarta: Salemba Empat Sambodo, Agus. 2014. Pajak dalam Entitas Bisnis. Malang: Salemba Empat.
Subroto, Gatot. 2020. Pajak dan Pendanaan Peradaban Indonesia. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
Susyanti, Jeni dan Ahmad Dahlan. 2015. Perpajakan untuk Praktisi dan Akademis. Malang: Empatdua Media.
Peraturan Undang – Undang
Republik Indonesia. 2009 Undang-Undang No. 16 Tahun 2009 Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan
Jurnal
Adestya Gella Intan dan Saman, 2020. Efektifitas Layanan E-Filing terhadap Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Selatan. Akuntansi Perpajakan, 6(1), 1-10
Padyanoor, Aswin. 2020. Kebijakan Pajak Indonesia Menanggapi KrisisCovid-19:Manfaat bagi Wajib Pajak. E-Jurnal Akuntansi, 30(9), 1-15
Rosliyati, Ati. 2014. Analisis Penggunaan E-Filing Untuk Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak. Jawara, 2(1), 1-10
Salamah Baitus dan Imahda Khoiri Furqon. 2020. Pengaruh Pandemi Covid terhadap Penerimaan Pajak di Negara Indonesia pada Tahun 2020. Jurnal Akuntansi, Perpajakan, dan Auditing, 1(2), 1-13
Sriwinarti dkk. 2020. Pendampingan Pelaporan SPT Tahunan Berbasis E-filing Bagi Pedagang Kelontong di tengah Wabah Covid-19. Adma, 1(1), 1-8 Internet
Cloud House, 2020, Apa itu Pajak : Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Jenis-Jenisnya. https://idcloudhost.com/apa-itu-pajak-pengertian-fungsi-manfaat-dan-jenis-jenisnya/
Darussalam, 2020, Peran Pajak sebagai Penyelamat Dampak Covid-19.
https://news.ddtc.co.id/peran-pajak-sebagai-penyelamat-dampak-covid-19-24258?page_y=159
Hestanto, 2018, Kepatuhan Wajib Pajak. https://www.hestanto.web.id/kepatuhan-wajib-pajak/
Tempo, 2020, Belanja Online Meningkat Pesat di Tengah Pandemi Covid-19.
https://bisnis.tempo.co/read/1331198/riset-belanja-online-meningkat-pesat-di-tengah-pandemi-covid-19/full&view=ok
Tribunnews, 2020, e-filing. https://www.tribunnewswiki.com/2020/02/24/e-filing
50 LAMPIRAN Lampiran 1 Surat Pengajuan Judul Tugas Akhir
Lampiran 2 Surat Penugasan Pembimbing
Lampiran 3 Kartu Kendali Bimbingan
Lampiran 4 Surat Undangan Seminar Proposal
Lampiran 5 Berita Acara Seminar Proposal
Lampiran 6 Surat Izin Penelitian
Lampiran 7 Surat Undangan Ujian Meja Hijau
Lampiran 8 Data Penelitian Tugas Akhir