BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
2. Data Khusus
a. Anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) tahun anggaran 2016-2017
Tabel 6
Anggaran Pendapatan dan Anggaran Belanja Tahun 2016-2018 Tahun Anggaran
Pendapatan
Anggaran
Belanja Surplus/Devisit 2016 1.598.448.686 1.536.002.393 62.446.293 2017 1.756.316.591 1.673.396.522 82.963.039 2018 1.940.940.262 1.899.869.704 41.070.558 (Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2018)
Baerdasarkan pada tabel 6 diatas menggambarkan bahwa pada tahun 2016 sampai dengan tahun 2018 anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) Desa Bonto Tengnga Kabupaten Sinjai lebih meningkatkan atau mempertinggi anggaran pendapatannya dibandingkan dengan anggaran belanjanya.
Tabel 7
Realisasi Pendapatan dan Realisasi Belanja Tahun 2016-2018 Tahun Realisasi
Pendapatan
Realisasi Belanja
Surplus/Devisit 2016 1.609.493.851 1.439.415.300 170.078.551 2017 1.755.654.249 1.636.169.715 119.484.534 2018 1.941.262.828 1.772.328.758 168.934.070 (Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2018)
Baerdasarkan pada tabel 7 diatas menggambarkan bahwa pada tahun 2016 sampai dengan tahun 2018 realisasi pendapatan dan belanja desa di Desa Bonto Tengnga Kabupaten Sinjai lebih meningkatkan atau mempertinggi anggaran pendapatannya dibanding dengan anggaran belanjanya.
b. Pendapatan Desa
Pendapatan desa merupakan suatu penerimaan kas desa yang menabah ekuitas pada periode tahun anggaran yang bersangkutan dan menjadi hak pemerintah desa yang tidak perlu dibayar kemabli oleh pemerintah desa (Siregar, 2015:31).
Tabel 8
Pendapatan Desa Tahun 2016-2018 Tahun Pendapatan
Asli Desa
Pendapatan Transfer
Pendapatan Lain-lain 2016 15.000.000 920.544.529 2.000.000 2017 6.507.665 911.299.259 1.370.001 2018 16.427.000 892.904.704 16.427.000 Jumlah 37.934.664 2.706.748.492 19.797.164 (Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2018) B. Deskripsi Data
Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data realisasi anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) di Desa Bonto Tongnga Kabupaten Sinjai tahun anggaran 2016 sampai dengan tahun anggaran 2018.
Tabel 9
Anggaran Pendapatan Tahun 2016
No Pendapatan 2016 Surplus/Devisit Persentase (%) 1. Pendapatan
(Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016)
43
Tabel 9 diatas menggambarkan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) tahun anggaran 2016, dimana tahun anggaran 2016 ini digunakan sebagai perbandingan dengan tahun anggaran selanjutnya yaitu tahun anggaran 2017.
Tabel 10
Perbandingan Anggaran Pendapatan Tahun 2016-2017 No Pendapat
920.544.529 911.299.259 9.245.270 0,01%
3. Pendapat an Lain-lain
2.000.000 1.370.165 629.835 0,45%
Jumlah 937.544.259 919.177.089 18.367.440 - (Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2017)
Dilihat pada tabel 10 diatas menggambarkan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) tahun anggaran 2016 sampai dengan tahun anggaran 2017, pada tabel ini menjelsakan bahwa pendapatan asli desa mengalami penurunan di tahun 2017 dengan nilai 6.507.665 dari tahun 2016 dengan tingkat persentase 1,30%, pendapatan transfer juga mengalami penurunan dari nilai 920.544.529 tahun 2016 menjadi 911.299.259 di tahun 2017 dengan tingkat persentase 0,01%, kemudian pendapatan lain-lain mengalami peningkatan di tahun 2017 dengan nilai 1.370.165 dengan tingkat persentase 0,45%.
Tabel 11
Perbandingan Anggaran Pendapatan Tahun 2017-2018 No Pendapa
tan 2017 2018 Surplus/
Devisit
Perse ntase
(%) 1. Pendapa
tan Asli Desa
6.507.665 16.427.000 9.919.335 0,60%
2. Pendapa tan Transfer
911.299.259 892.904.704 18.394.555 0,20%
3. Pendapa tan Lain-lain
1.370.165 16.427.000 15.056.835 0,91%
Jumlah 919.107.089 925.758.704 43.370.725 - (Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2017-2018)
Pada tabel 11 diatas menggambarkan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) dari tahun anggaran 2017 sampai dengan tahun anggaran 2018, tabel ini menjelsakan bahwa pendapatan asli desa dari tahun anggaran 2016 sampai dengan tahun anggaran 2018 terus mengalami peningkatan, begitupun dengan pendapatan transfer dan pendapatan lain-lain juga mengalami peningkatan disetiap tahunnya. hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja desa berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
45
Tabel 12
Realisasi Pendapatan Tahun 2016 No Realisasi
Pendapatan 2016 Surplus/Devisit Persentase (%)
(Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016)
Tabel 12 diatas menggambarkan realisasi pendapatan dan belanja desa tahun anggaran 2016, dimana tahun anggaran 2016 ini digunakan sebagai perbandingan dengan tahun anggaran selanjutnya yaitu tahun anggaran 2017.
Tabel 13
Perbandingan Realisasi Pendapatan Tahun 2016-2017
No
Jumlah 948.634.859 917.852.404 30.782.454 - (Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2017)
Dilihat pada tabel 13 diatas menggambarkan realisasi pendapatan dan belanja desa tahun anggaran 2016 sampai dengan tahun anggaran 2017, pada tabel ini menjelsakan bahwa pendapatan asli desa mengalami
penurunan di tahun 2017 dengan nilai 5.845.322 dari tahun 2016 dengan tingkat persentase 3,45%, pendapatan transfer juga mengalami penurunan dari nilai 920.544.529 tahun 2016 menjadi 911.299.260 di tahun 2017 dengan tingkat persentase 0,10%, kemudian pendapatan lain-lain juga mengalami penurunan di tahun 2017 dengan nilai 707.822 dengan tingkat persentase 1,88%.
Tabel 14
Perbandingan Realisasi Pendapatan Tahun 2017-2018 No
Asli Desa 5.845.322 16.749.566 10.904.244 0,65%
2. Pendapatan
Transfer 911.299.260 892.904.704 18.394.556 0,20%
3. Pendapatan
Lain-lain 707.822 16.749.566 16.041.744 0,95%
Jumlah 917.852.404 925.803.836 7.951.432 - (Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2017-2018)
Pada tabel 14 diatas menggambarkan realisasi pendapatan dan belanja desa dari tahun anggaran 2017 sampai dengan tahun anggaran 2018, tabel ini menjelsakan bahwa pendapatan asli desa dari tahun anggaran 2017 sampai dengan tahun anggaran 2018 terus mengalami peningkatan, pendapatan transfer di tahun 2018 mengalami penurunan dari 911.299.260 menjadi 892.904.704 dengan tingkat persentase 0,20% dan pendapatan lain-lain juga mengalami peningkatan disetiap tahunnya. hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan realisasi pendapatan dan belanja desa berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
47
Tabel 15
Jumlah Anggaran Pendapatan dab Belanja tahun 2016-2018
Tahun Jumlah Anggaran
Pendapatan (Rp)
Jumlah Realisasi Pendapatan (Rp)
2016 937.544.259 948.634.858
2017 919.177.088 917.852.404
2018 925.758.704 925.803.836
(Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2018)
Pada tabel 15 diatas menggambarkan realisasi anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) dari tahun anggaran 2016 sampai dengan tahun anggaran 2018, tabel ini menjelsakan bahwa anggaran pendapatan pada tahun 2016 dengan nilai Rp 937.544.259 megalami penurunan di tahun 2017 dengan jumlah nilai Rp 919.177.088, tapi di tahun selanjutnya anggaran pendapatan mengalami peningkatan sebesar Rp 925.758.704. kemudian realisasi pendapatan memiliki hal yang sama dengan anggaran pendapatan, dilihat dari jumlah anggaran dan realisasi dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2018, ini menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Bonto Tengga didalam mengelolah APBDes cukup baik atau sudah dapat memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.
Tabel 16
Persentase Anggaran Pendapatan dan Belanja tahun 2016-2018
Tahun 2016 937.544.259 948.634.858 11.090.599 0,11%
2017 919.177.088 917.852.404 1.324.684 0,01%
2018 925.758.704 925.803.836 45.132 0,04%
(Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2018)
Dilihat pada tabel 16 diatas menggambarkan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes), mengalami kenaikan dan penurunan disetiap tahunnya. tidak bisa dipungkiri walau bagaimanapun semua desa pasti akan mengalami hal tersebut. Dalam 3 periode ini APBDes mengalami penurunan mulai dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2018, pada tahun 2017 mengalami penurunan yang yaitu 919.177.088 dengan tingkat persentase 0,01%, kemudian di tahun selanjutnya mengalami peningkatan dengan jumlah nilai 925.758.704 dengan tingkat nilai persentase 0,04%.
Gambar 4
Jumlah Anggaran Pendapatan desa bonto tengnga tahun 2016-2018
(Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2018)
Gambar 4 diatas merupakan diagram dari anggaran pendapatan dari 3 periode yaitu tahun anggaran 2016 sampai dengan tahun anggaran 2018, dimana dapat dilihat pada grafik diatas bahwa anggaran pendapatan dari 3 periode ini terus mengalami penurunan disetiap tahunnya.
905,000,000 910,000,000 915,000,000 920,000,000 925,000,000 930,000,000 935,000,000 940,000,000
2016 937.544.259
2017 919.177.087,5
2018 925.758.704 Jumlah Anggaran Pendapatan
49
Gambar 5
Jumlah Realisasi pendapatan desa bonto tengnga tahun 2016-2018
(Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2018)
Begitupun pada gambar 5 diatas yaitu realisasi pendapatan dalam 3 periode yaitu tahun anggaran 2016 sampai dengan tahun anggaran 2018, dimana dapat juga dilihat bahwa disetiap tahunnya juga mangalami penurunan. Kesimpulan dari kedua diagram diatas yaitu dalam 3 periode yaitu tahun anggaran 2016-2018, ditahun 2017 realisasi mengalami penurunannamun di tahun berikutnya yaitu tahun 2018 kembali mengalami peningkatan.
900,000,000 905,000,000 910,000,000 915,000,000 920,000,000 925,000,000 930,000,000 935,000,000 940,000,000 945,000,000 950,000,000 955,000,000
2016 948.634.857,5
2017 917.852.404
2018 925.803.836 Jumlah RealisasiPendapatan
Tabel 17
Anggaran Belanja Desa Tahun 2016
No Belanja 2016 Surplus/
Devisit
Persentase (%) 1. Bidang
penyelenggaraan pemerintah desa
372.349.600 - -
2. Bidang
pemberdayaan masyarakat
20.500.000 - -
3. Bidang pelaksanaan
pembangunan desa 479.655.429 - -
4. Bidang pembinaan
masyarakat 38.039.500 - -
5. Bidang belanja
terduga 10.000.000 - -
Jumlah 920.544.529 - -
(Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016)
Tabel 17 diatas menggambarkan anggaran belanja desa tahun anggaran 2016, anggaran tahun 2016 ini digunakan sebagai perbandingan dengan tahun anggaran selanjutnya yaitu tahun anggaran 2017.
51
Tabel 18
Anggaran Belanja Desa Tahun 2016-2017
No Belanja 2016 2017 Surplus/
372.349.600 377.123.442 4.773.842 01,27%
2. Bidang pemberd ayaan masyara kat
20.500.000 13.500.000 7.000.000 34.15%
3. Bidang
479.655.429 464.153.317 15.502.112 03,24%
4. Bidang pembina an masyara kat
38.039.500 56.522.500 18.483.000 3,27%
5. Bidang belanja terduga
10.000.000 - - -
Jumlah 920.544.529 911.299.259 754.730 - (Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-207)
Tabel 18 ini menggambarkan perbandingan anggaran belanja 2 periode yaitu tahun 2016 dan tahun 2017. Dalam 2 periode ini mengalami peningkatan dan penurunan, dimana pada bidang penyelenggaraan pemerintah desa dengan nilai 372.349.600 pada tahun 2016, meningkat pada tahun 2017 dengan jumlah nilai 377.123.442, kemudian bidang pembinaan masyarakat pada tahun 2016 dengan nilai 38.039.500 meningkat menjadi 56.522.500 pada tahun 2017. Meskipun peningkatannya hanya beberapa persen namun dari peningkatan tersebut dapat dilihat bahwa
tingkap belanja desa disetiap tahunnya pasti akan mengalami surplus ataupun defisit.
Tabel 19
Anggaran Belanja Desa Tahun 2017-2018
No Belanja 2017 2018 Surplus/
377.123.442 650.277.204 273.153.762 42,00%
2. Bidang
464.153.317 167.600.000 296.553.317 63,89%
4. Bidang pembina an masyara kat
56.522.500 71.077.500 14.555.000 20,47%
5. Bidang belanja terduga
- - - -
Jumlah 911.299.259 892.954.704 18.344.555 - (Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2017-2018)
Tabel 19 diatas menggambarkan peningkatan dan penurunan yang terjadi pada 2 periode, penurunan terjadi pada bidang pemberdayaan masyarakat dan bidang pelaksanaan pembangunan desa, sedangkan peningkatan terjadi pada bidang penyelenggaraan pemerintah desa dan bidang pembinaan masyarakat.
53
Tabel 20
Persentase Jumlah Anggaran Belanja Tahun Jumlah Anggaran
Belanja (Rp) Surplus/Devisit (Rp) Persentase (%)
2016 920.544.529 - -
2017 911.299.259 754.730 00,08%
2018 892.954.704 18.344.555 02,05%
(Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2018)
Pada tabel 20 diatas menggambarkan dalam 3 periode anggaran belanja mengalami penurunan, pada tahun 2016 920.544.529, tahun 2017 911.299.259 dengan tingkat persentase 00,08%, dan pada tahun 2018 892.954.704 dengan tingkat persentase 02,05%. akan tetapi tingkat persentase tertinggi dalam 3 periode diatas adalah pada tahun 2018 dengan nilai persentase 02.05%.
Gambar 6
Diagram Anggaran Belanja Tahun 2016-2018
(Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2018)
Dapat dilihat pada gambar 6 diatas dimana diagram diatas menunnggambarkan surplus dan defisit dari tiap-tiap bidang mulai dari tahun anggaran 2016-2018. Dimana bidang penyelenggaraan pemerintah desa berada ditingkat surplus tertinggi pada tahun 2017, kemudian bidang pemberdayaan masyarakat mengalami tingkat defisit pada tahun 2018, bidang pelaksanaan pembangunan desa berada pada tingkat surplus rata-rata, bidang pembinaan masyarakat tingkat surplus terjadi di tahun 2018, dan bidang belanja tak terduga pada tahun 2017-2018 tidak ada atau nol.
Bidang
2016 372,349,60 20,500,000 479,655,42 38,039,500 10,000,000 2017 737,123,44 13,500,000 464,153,31 56,522,500 0 2018 650,277,20 4,000,000 167,600,00 71,077,500 0
0
5 Pos Anggaran Belanja Tahun Anggaran 2016-2018
55
Tabel 21
Realisasi Belanja Desa Tahun 2016
No. Belanja 2016 Surplus/
Devisit
Persentase (%) 1. Bidang
penyelenggaraan pemerintah desa
301.422.500 - -
2. Bidang
pemberdayaan masyarakat
- - -
3. Bidang pelaksanaan pembangunan desa
479.655.400 - -
4. Bidang pembinaan
masyarakat 12.280.000 - -
5. Bidang belanja
terduga 3.600.000 - -
Jumlah 796.957.900 - -
(Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016)
Tabel 21 diatas menggambarkan realisasi belanja desa tahun anggaran 2016, dimana tahun anggaran 2016 ini digunakan sebagai perbandingan dengan tahun anggaran selanjutnya yaitu tahun anggaran 2017.
Tabel 22
Realisas Belanja Desa Tahun 2016-2017
No Belanja 2016 2017 Surplus/
301.422.500 352.209.150 51.000.000 14,48%
2. Bidang
479.655.400 464.153.302 15.502.098 03,23%
4. Bidang pembina an masyara kat
12.280.000 46.810.000 34.530.000 73,76%
5. Bidang belanja terduga
3.600.000 - - -
Jumlah 796.957.900 874.072.452 80.927.902 - (Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2017)
Tabel 22 ini menggambarkan perbandingan anggaran belanja tahun 2016 dengan tahun 2017. Dalam 2 periode ini mengalami peningkatan dan penurunan, pada bidang penyelenggaraan pemerintah desa dengan nilai 301.422.500 pada tahun 2016 dengan tingkat persentase 14,48%, kemudian mengalami peningkatan pada tahun 2017 dengan jumlah nilai 352.209.150 dengan tingkat persentase 14,48%, dan bidang pelaksanaan pembangunan desa pada tahun 2016 dengan nilai 479.655.400 kemudian mengalami
57
penurunan di tahun 2017 menjadi 464.153.302 dengan tingkat persentase 03,23%.
Tabel 23
Anggaran Belanja Desa Tahun 2017-2018
No Belanja 2017 2018 Surplus/
352.209.150 600.137.170 247.928.020 41,31%
2. Bidang
464.153.302 165.278.306 298.874.996 64,39%
4. Bidang
Jumlah 874.072.452 801.227.726 72.844.726 - (Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2017-2018)
Tabel 23 ini menggambarkan perbandingan anggaran belanja tahun 2017 dengan tahun 2018. Dalam 2 periode ini mengalami peningkatan dan penurunan terjadi pada bidang penyelenggaraan pemerintah desa dengan nilai 352.209.150 pada tahun 2017, kemudian mengalami peningkatan secara drastis pada tahun 2018 dengan jumlah nilai 600.137.170 dengan tingkat persentase 41,31%, dan selanjutnya bidang pelaksanaan
pembangunan desa pada tahun 2017 dengan nilai 464.153.302 kemudian mengalami penurunan di tahun 2018 secara drastis menjadi 165.278.306 dengan tingkat persentase 64,39%, kemudian pada Bidang pembinaan masyarakat pada tahun 2017 dengan nilai 46.810.000 mengalami penurunan pada tahun 2018 dengan nilai 32.112.250 dengan tingkat persentase 31,39%.
Tabel 24
Persentase Jumlah Realisasi Belanja Tahun Jumlah Realisasi
Belanja (Rp)
Jumlah
Surplus/Devisit(Rp) Persentase (%)
2016 796.957.900 - -
2017 874.072.452 80.927.902 09,25%
2018 801.227.726 72.844.726 09,09%
(Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2018)
Dilihat pada tabel 24 diatas menggambarkan realisasi belanja dalam 3 periode, dalam realisasi belanja ini seringkali mengalami peningkatan maupun penurunan, dilihat pada tahun 2016 nilai realisasi belanja sebesar 796.957.900 meningkat di tahun 2017 menjadi 874.072.452, kemudian di tahun 2018 mengalami penurunan dengan nilai 802.227.726.
akan tetapi tingkat persentase tertinggi dalam 3 periode diatas adalah pada tahun 2017 dengan tingkat persentase 09.25%.
59
Gambar 7
Diagram Realisasi Belanja Tahun 2016-2018
(Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2018) C. Analisis Data
Anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) merupakan suatu proses rencana keuangan tahunan pemerintah desa yang telah dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan badan permusyawaratan daerah yang ditetapkan dengan peraturan desa yang meliputi pendapatan, belanja, dan pembiayaan. Dengan melalui APBDes kebijakan desa dilaksanakan dalam berbagai program atau kegiatan karena anggarannya sudah ditentukan. Kegiatan pemerintah desa seperti pembangunan, perlindungan, dan pelayanan kepada masyarakat dalam
Bidang
2016 372,349,60 0 479,655,40 12,280,000 3,600,000 2017 352,209,15 10,900,000 464,153,30 46,810,000 0 2018 600,137,17 3,700,000 165,278,30 32,112,250 0
0
5 Pos Realisasi Belanja Tahun Anggaran 2016-2018
tahun berjalan, anggarannya sudah dirancang, dan pelaksanaannya sudah dapat dipastikan (Puspawardani, 2017).
Tahap-tahap yang dilakukan dalam penilaian kinerja keuangan pemerintah desa bonto tengnga kabupaten sinjai dalam 3 periode yaitu dilakukan dengan cara analisis rasio keuangan yang terdiri atas 3 rasio yaitu:
rasio kemandirian desa, rasio efektivitas, dan rasio efisiensi.
1. Rasio Kemandirian Desa
Rasio kemandirian keuangan desa merupakan kemampuan desa dalam membiayai sendiri kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Kemandirian keuangan desa dilihat pada besar kecilnya pendapatan asli desa (PADes) dibandingkan dengan pendapatan desa yang berasal dari sumber lainnya seperti dana bagi hasil, bagian dana perimbangan pusat dan daerah, bantuan keuangan pemerintah/provinsi/kabupaten/desa, hibah, serta sumbangan dari pihak ketiga. Rasio kemandirian desa ditunjukkan dari besar kecilnya rasio kemandirian serta rasio ketergantungan desa terhadap sumber dana eksternal (dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota). Semakin tinggi rasio keuangan desa, maka tingkat ketergantungan terhadaap pihak eksternal (terutama pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan desa) semakin rendah dan sebaliknya (Sumarna, 2017).
Berikut cara untuk menghitung raso kemandirian desa:
61
Hasil perhitungan rasio kemandirian desa laporan APBDes Desa Bonto Tengnga Kabupaten Sinjai dalam 3 periode yaitu dari tahun anggaran 2016-2018 dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 25
Perhitungan Rasio Kemandirian Desa
Tahun PAD Lain-lain PAD (Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan Apbdes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2018)
Berdasarkan analisis perhitungan rasio kemandirian desa pada tabel diatas dapat dilihat bahwa kinerja keuangan pemerintah desa bonto tengnga kabupaten sinjai dalam 3 periode termasuk dalam kategori mandiri karena terus mengalami peningkatan disetiap tahunnya, dilihat pada tahun 2016 rasio kemandirian desa yang diperoleh sebesar 75% kemudian pada tahun 2017 rasio yang diperoleh sebesar 93%, dan tahun selanjutnya yaitu tahun 2018 diperoleh tingkat presentase sebesar 100%. Tingkat presentase yang terus meningkat disetiap tahunnya menunjukkan bahwa kinerja keuangan Pemerintah Desa Bonto Tengnga termasuk dalam kategori mandiri. Dikatakan mandiri karena karena tingkat kemandirian desa 75%-100%, sedangkan 75% kebawah itu termasuk kategori tidak mandiri.
2. Rasio Efektivitas
Rasio ini menggambarkan kemampuan pemerintah desa dalam merealisasikan pendapatan asli desa (PADes) yang direncanakan dibandingkan dengan target yang ditetapkan berdasarkan potensi riil desa. Pemerintah desa dikatakan mampu menjalankan tugasnya apabila rasio yang dicapai minimal 1 sampai 100%, akan tetapi semakin tinggi rasio ini maka itu menunjukkan bahwa kemampuan desa semakin baik (Sumarna, 2017).
Berikut cara untuk menghitung rasio efektivitas:
Hasil perhitungan rasio efektivitas laporan APBDes Desa Bonto Tengnga Kabupaten Sinjai dalam 3 periode yaitu dari tahun 2016-2018 dapat dilihat pada tabel berikut.
63
Tabel 26
Perhitungan Rasio Efektivitas Tahun 2016 26.045.165 15.000.000 20% Tidak efektif 2017 5.845.322 6.507.165 90% Cukup
efektif 2018 16.427.000 16.749.566 100% Efekti (Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan Apbdes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2018)
Berdasarkan analisis perhitungan rasio efektivitas pada tabel diatas dapat dilihat bahwa kinerja keuangan Pemerintah Desa Bonto Tengnga Kabupaten Sinjai dalam 3 periode termasuk dalam kategori cukup efektif, karena dimana pada periode 2016 berada pada kategori tidak efektif dengan tingkat persentase sebesar 20% namun di tahun selanjutnya yaitu tahun 2017 mengalami peningkatan cukup efektif yang sangat drastis dengan tingkat rasio 90%. Kemudian di tahun selanjutnya juga mengalami peningkatan yaitu efektif dengan tingkat persentase 100%. Dari hasil persentase yang tertera pada tabel diatas dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan Pemerintah Desa Bonto Tengnga sudah efektif, karena tingkat efektif 90%-100%, cukup efektif 90%-80% dan 80%-60% kurang efektif atau tidak efektif.
3. Rasio Efisiensi
Rasio ini menggambarkan perbandingan antara besarnya biaya yang dikeluarkan dalam memperoleh pendapatan dengan realisasi pendapatan yang diterima. Pemerintah desa dikatan efisien apabila rasio yang dicapai kurang dari 1 atau dibawah 100%, maka semakin kecil rasio efisiensi maka berarti kinerja pemerintah desa semakin baik.
Kemudian pemerintah desa sangat perlu menghitung secara detail
besarnya biaya yang dikeluarkan untuk merealisasikan semua pendapatan yang diterima. sehingga dapat diketahui cara memungut pendapatan yang efisien atau yang tidak efisien (Sumarna, 2017).
Berikut cara untuk menghitung rasio efisiensi:
Hasil perhitungan rasio efisiensi laporan APBDes desa bonto tengnga kabupaten sinjai dalam 3 periode yaitu dari tahun 2016-2018 dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 27
Perhitungan Rasio Efisiensi Tahun Biaya 2016 796.957.900 26.045.165 31% Sangat efisien 2017 874.072.452 5.845.322 15% Sangat efisien 2018 801.227.726 16.427.000 49% Sangat efisien (Sumber: Laporan Realisasi Pelaksanaan Apbdes Per Sumberdana Pemerintah Desa Bonto Tengnga Tahun Anggaran 2016-2018)
Berdasarkan analisis perhitungan rasio efisiensi pada tabel diatas dapat dilihat bahwa kinerja keuangan pemerintah desa bonto tengnga kabupaten Sinjai dalam 3 periode termasuk dalam kategori sangat efisien, karena pada tahun 2016 sampai dengan tahun 2018 rasio efisien yang diperoleh dibawah 60%. Dimana tingkat rasio
65
efektifitas ini semakin kecil semakin baik. apabila tingkat persentase yang dicapai dibawah 60% maka kinerja Pemerintah Desa Bonto Tengnga semakin baik. Pencapaian dibawah 60% ini menunjukkan bahwa tingkat jumlah realisasi pendapatan lebih besar dari tingkat jumlah realisasi belanja. Dikatatak sangat efisien karena tingkat rasio tidak efisien dan cukup efisien 100%-60% sedangkan sangat efisien itu berda pada tingkat dibawah 60%.
D. Pembahasan
Sesuai dengan hasil anaisis yang telah dilaksanakan diatas maka kinerja keuangan Pemerintah Desa Bonto Tengnga tahun anggaran 2016-2018 yang telah dianalisis dengan menggunakan tiga analisis rasio yaitu:
rasio kemandirian desa, rasio efektivitas, dan rasio efisiensi yaitu:
1. Rasio Kemandirian Desa
Sesuai dengan analisis rasio kemandirian desa dalam mengukur kinerja keuangan Pemerintah Desa Bonto Tengnga Kabupaten Sinjai tahun anggaran 2016-2018 termasuk dalam kategori tingkat cukup mendiri, dimana hasil analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa analisis kemandirian desa ini dalam mengukur kinerja keuangan Pemerintah Desa Bonto Tengnga pada 3 periode yaitu pada tahun 2016 menunjukkan tingkat mandiri sedang dimana tingkat persentase rasio kemandirian desa sebesar 75%, di tahun 2017 tingkat rasio kemandirian desa mengalami peningkatan yang sangat drastis dengan jumlah persentase sebesar 93%, kemudian di tahun anggaran selanjutnya juga mengalami peningkatan yaitu dengan tingkat rasio kemandirian desa yang berada pada tingkat rasio dengan nilai
persentase rasio kemandirian sebesar 100%. Kategori tingkat rasio kemandirian desa berada pada tingkat rasio tinggi diasebabkan karena tingkat jumlah realisasi yang tinggi karena adanya SILPA pada tahun 2016 seniali Rp 123.586.629 yang dialokasikan pada realisasi anggaran belanja periode berikutnya yaitu tahun 2017, dan adanya beberapa kegiatan yang tidak terealisasi yaitu kegiatan pembinaan kader pemberdayaan masyarakat dengan jumlah anggaran sebesar Rp 20.500.000, peningkatan SDM petani dengan jumlah anggaran sebesar Rp 2.500.000, pembinaan TK/TPA dengan jumlah anggaran sebesar Rp 2.500.000, pembinaan generasi muda dengan jumlah anggaran sebesar Rp 3.539.500, dan peningkatan kapasitas pengurus BUMDes dengan jumlah anggaran sebesar Rp 5.000.000. sehingga mengakibatkan jumlah anggaran meningkat diperiode selanjutnya serta berpengaruh pada realisasi belanja yang juga mengalami peningkatan. Hal ini menunjukka bahwa perbandingan tingkat realisasi pendapatan terhadap tingkat realisasi belanja berada pada tingkat kurang dari atau dibawah 95%.
2. Rasio Efektivitas
Sesuai dengan analisis rasio efektivitas dalam mengukur kinerja keuangan Pemerintah Desa Bonto Tengnga Kabupaten Sinjai tahun anggaran 2016-2018 termasuk dalam kategori tingkat efektif, dimana hasil analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa analisis rasio efektivitas ini dalam mengukur kinerja keuangan pemerintah desa bonto tengnga pada 3 periode yaitu pada tahun 2016-2018 sudah cukup baik, karena disetiap tahunnya yaitu dari tahuin anggaran 2016-2018
67
terus mengalami peningkatan yang sangat drastis. Dimana pada tahun anggaran 2016 tingkat rasio bearada pada tingkat rasio tidak efektif dengan nilai rasio 20%, kemudian di tahun selantutnya atau tahun 2017 mengalami peningkatan yang sangat drastis yaitu berada pada tingkat rasio cukup efektif dengan nilai rasio 90%, dan di tahun 2018 berada pada tingkat rasio efektif dengan nilai tingkat rasio 100%. Dapat disimpulkan bahwa pemerintah desa didalam menjalankan tugasnya ditinjau dari rasio efektivitasnya sudah efektif atau sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.
3. Rasio Efisiensi
Sesuai dengan analisis rasio efisiensi dalam mengukur kinerja keuangan Pemerintah Desa Bonto Tengnga Kabupaten Sinjai tahun anggaran 2016-2018 termasuk dalam kategori tingkat sangat efisien, dimana hasil analisis menunjukka tingkat rasio yang diperoleh pada tahun 2018 sebesar 49%, pada tahun 2016 tingkat rasio yang diperoleh sebesar 31%, dan pada tahun 2017 tingkat rasio yang diperoleh sebesar 15%, hasil rasio efektif didalam mengukur kinerja keuangan Pemerintah Desa Bonto Tengnga dalam 3 periode yaitu tahun anggaran 2016-2018 berada pada tingkat rasio sangat efisien karena rata-rata dibawah 60%.
Sesuai dari hasil ke tiga analisis diatas dapat diketahui bahwa kinerja keuangan Pemerintah Desa Bonto Tengnga Kabupaten Sinjai dari tahun anggaran 2016 sampai dengan tahun anggaran 2018 dari sisi
Sesuai dari hasil ke tiga analisis diatas dapat diketahui bahwa kinerja keuangan Pemerintah Desa Bonto Tengnga Kabupaten Sinjai dari tahun anggaran 2016 sampai dengan tahun anggaran 2018 dari sisi