• Tidak ada hasil yang ditemukan

Data proses dan hasil siklus II

Dalam dokumen PENGGUNAAN MEDIA FILM PROYEKTOR UNTUK ME (Halaman 55-63)

BAB III METODE PENELITIAN

A. Paparan Data Proses dan Hasil Penelitian Siklus I, II

3. Data proses dan hasil siklus II

a. Perencanaan

Berdasarkan hasil observasi, evaluasi, dan refleksi pelaksanaan tindakan Siklus I belum mencapai target Indikator Keberhasilan

Penelitian, sehingga peneliti bersama guru dan teman sejawat secara berkolaborasi merencanakan tindakan pada Siklus II. Kelemahan-kelemahan dan kekurangan-kekurangan yang ada pada Siklus I akan diperbaiki pada Siklus II, begitupun keberhasilan-keberhasilan pada Siklus I akan dipertahankan dan ditingkatkan di Siklus II.

Hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka memperbaiki kelemahan-kelemahan dan kekurangan dalam Siklus I yaitu :

1) Memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik agar mereka lebih aktif dan semangat dalam belajar.

2) Mengoptimalkan pengaturan posisi tempat duduk peserta didik sehingga semua peserta didik dapat memperhatikan materi yang ditampilkan melalui media Audio-Visual (Film Projector) dengan baik dan dapat mendengarkan dengan baik penjelasan guru. 3) Mempersiapkan alat peraga penunjang dalam pembelajaran

berupa gambar-gambar yang berhubungan dengan materi pelajaran tematik.

4) Peneliti harus berusaha untuk menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan agar peserta didik lebih tertarik lagi dalam belajar.

5) Memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada semua peserta didik untuk mengemukakan pendapatnya, dan menanyakan semua hal-hal yang belum dipahami selama pembelajaran berlangsung.

6) Peneliti harus lebih membangkitkan keberanian dan minat peserta didik dalam mengungkapkan pendapatnya dan menanyakan hal-hal yang kurang dimengerti sehubungan dengan materi pelajaran. 7) Lebih intensif lagi membimbing peserta didik yang masih

mengalami kesulitan dalam belajar dan mengerjakan tes yang diberikan.

8) Menitik beratkan penjelasan pada materi yang masih kurang dipahami peserta didik pada Siklus I.

9) Peneliti harus tegas menegur peserta didik yang kurang memperhatikan pelajaran agar diakhir pembelajaran peserta didik dapat mengerjakan tes dan menjawab soal dengan baik.

b. Pelaksanaan Tindakan

Pelaksanaan tindakan Siklus II dilaksanakan pada hari Kamis-Sabtu tanggal 5-7 Nopember 2015. Adapun kegiatan guru dalam melaksanakan tindakan pembelajaran tematik dengan memanfaatkan media Audio-Visual (Film Projector) adalah sebagai berikut :

1) Kegiatan awal pembelajaran dengan memanfaatkan media Audio-Visual (Film Projector), yaitu : memberi salam, melakukan persiapan kegiatan belajar mengajar, melakukan pengelolaan kelas, mendata kehadiran peserta didik serta berdoa bersama, tedarus Al-qur’an, menyampaikan apersepsi, menyampaikan tujuan pembelajaran, memotivasi peserta didik agar semangat dan serius dalam belajar, menata posisi media Audio-Visual yang

digunakan agar semua peserta didik dapat mengamati dengan jelas, mengatur dan menata posisi tempat duduk peserta didik agar memungkinkan peserta didik dapat mengamati dengan jelas apa yang ditampilkan.

2) Kegiatan inti pembelajaran dengan memanfaatkan media Audio-Visual (Film Projector), yaitu : a) Guru memperlihatkan kepada peserta didik gambar serta menjelaskannya; b) Guru menampilkan Film yang berisi materi pelajaran melalui Komputer dan LCD sebagai media proyeksi film pada layar serta Speaker (Sound System) sebagai alat pelempar suara (audio) berisi penjelasan materi dalam Film; c) Peserta didik mengamati materi yang ditampilkan oleh media Audio-Visual (Film Projector) secara individu maupun kelompok; d) Guru mengamati jalannya proses pembelajaran; e) Guru dan peserta didik bertanya jawab tentang materi yang ditampilkan dalam Film; f) Guru mejelaskan kembali materi yang masih kurang dipahami oleh peserta didik, g) Peserta didik secara bergantian mengemukakan isi materi dalam film; h) Guru mengevaluasi proses pembelajaran yang telah dilakukan. 3) Kegiatan akhir pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan

media Audio-Visual (Film Projector), yaitu menyimpulkan hasil pembelajaran dan menutup pelajaran.

Setelah diadakan proses pembelajaran pada Siklus II, untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar peserta didik

diberikan tes diakhir pembelajaran. Soal yang diberikan pada Siklus II ini terdiri dari 15 butir soal. Adapun data kemampuan peserta didik dalam menjawab pertanyaan yang diberikan peneliti diakhir pembelajaran pada Siklus II, dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 4.3 Data Hasil Evaluasi Peserta didik pada Siklus II

Rentang Nilai Konversi

Nilai Predikat Frekuensi (f) Persentase (%) 3,66 <skor ≤ 4,00 91-100 A 11 27,5 3,33 <skor ≤ 3,66 81-90 A - 16 40,0 3,00 <skor ≤ 3,33 71-80 B + 12 30,0 2,66<skor ≤ 3,00 61-70 B 1 02,5 2,33 <skor ≤ 2,66 51-60 B - 0 0 2,00 <skor ≤ 2,33 41-50 C + 0 0 1,66 <skor ≤ 2,00 31-40 C 0 0 1,33 <skor ≤ 1,66 21-30 C - 0 0 1,00 <skor ≤ 1,33 11-20 D + 0 0 0,00 <skor ≤ 1,00 0-10 D 0 0 ∑f 40 100 %

Dari tabel diatas menunjukkan bahwa, yang memperoleh predikat ≥ B+ sebanyak 39 orang atau 97,5% dengan kategori 11 orang atau 27,5% berpredikat A, 16 orang atau 40% berpredikat A-, serta 12 orang atau 30 % berpredikat B+, dan dinyatakan tuntas.

Sedangkan B- ≥ B hanya 1 orang atau 2,5 % dan dinyatakan belum tuntas sedangkan D ≥ B- tidak ada.

c. Observasi

Pada pelaksanaan tindakan pada Siklus II secara umum hasil observasi dan evaluasi terjadi peningkatan dibandingkan dengan Siklus I. Hal ini terlihat pada hasil observasi peneliti dan peserta didik.

1) Peneliti sudah menjelaskan tujuan pembelajaran dan memotivasi peserta didik.

2) Peneliti sudah memilih ruangan yang tepat untuk melaksanakan pembelajaran dengan memanfaatkan media Audio-Visual (Film Projector) dalam pembelajaran.

3) Peneliti telah melakukan pengaturan posisi tempat duduk peserta didik sehingga mereka dapat mengikuti pembelajaran dengan baik.

4) Peneliti sudah berusaha menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan agar peserta didik tertarik untuk memperhatikan penjelasan peneliti.

5) Peneliti sudah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada peserta didik untuk mengungkapkan pendapat dan menanyakan hal-hal yang masih kurang dipahami selama pembelajaran. 6) Peneliti sudah menggunakan alat peraga penunjang pembelajaran

seperti gambar-gambar yang berkaitan dengan materi pelajaran. 7) Peneliti sudah maksimal dalam membimbing peserta didik yang

mengalami kesulitan dalam belajar dan mengerjakan tugas yang diberikan.

Hasil observasi terhadap peserta didik menunjukkan :

1) Peserta didik sudah memperhatikan penjelasan peneliti dengan baik saat proses pembelajaran berlangsung.

2) Peserta didik sudah fokus dan bersemangat dalam belajar karena tidak lagi terganggu oleh gangguan dari luar kelas.

3) Berkat motivasi yang diberikan guru dan suasana pembelajaran yang menyenangkan membuat peserta didik lebih semangat lagi dalam belajar.

4) Semua peserta didik sudah berani mengungkapkan pendapat dan menanyakan hal-hal yang kurang jelas yang ada kaitannya dengan materi yang dipelajari.

5) Melalui bimbingan guru sebagian besar peserta didik sudah mampu mengerjakan tugas dengan baik.

d. Refleksi

Menurut pengamatan teman sejawat/guru pamong, peneliti pada saat memulai pelajaran telah menyampaikan tujuan pembelajaran sehingga peserta didik lebih terarah dalam belajar, telah memotivasi peserta didik untuk lebih semangat dalam belajar, dan juga telah berusaha menciptakan suasana pembelajaran yang bebas dari gangguan peserta didik dari luar kelas serta telah berusaha melakukan penataan kelas dengan baik. Peneliti telah berusaha menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik dalam belajar dan menggunakan alat peraga yang menunjang jalannya pembelajaran.

Demikian pula dari aspek peserta didik, semua peserta didik telah fokus dalam menyimak isi film tersebut, semua peserta didik

telah berani mengungkapkan pendapat dan bertanya serta menjawab tes hasil belajar dengan baik.

Adapun kegagalan dan keberhasilan dari Siklus II ini adalah : 1) Penyajian pada tahap persiapan, pelaksanaan dan tahap akhir

dalam pembelajaran tematik dengan menggunakan media Audio-Visual (Film Projector) berjalan sebagaimana yang telah direncanakan.

2) Peserta didik merasa senang belajar dengan menggunakan media Audio-Visual (Film Projector), karena peserta didik dapat melihat dan mendengarkan secara langsung materinya.

3) Penggunaan media Audio-Visual (Film Projector) sebagai media dalam pembelajaran sangat menarik perhatian dan minat peserta didik dalam belajar, selain itu penggunaan media tersebut juga memudahkan peserta didik memahami materi dengan cepat. 4) Peneliti telah menciptakan suasana pembelajaran yang

menyenangkan bagi peserta didik dalam belajar.

5) Peneliti telah menggunakan alat peraga penunjang dalam pembelajaran.

6) Hasil tes untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada tema berbagai pekerjaan telah mencapai target yang peneliti tentukan. 7) Setelah dilakukan diskusi, seluruh peserta didik beranggapan bahwa mereka sangat senang dan tertarik mengikuti pelajaran

yang diberikan guru dengan menggunakan media Audio-Visual (Film Projector).

Berdasarkan hasil observasi dan evaluasi pelaksanaan tindakan Siklus II ini sudah lebih baik dari Siklus I. Hasil observasi dan evaluasi pada pelaksanaan tindakan siklus II ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan karena proses pembelajaran telah berjalan dengan baik sesuai dengan yang direncanakan, dan hasil belajar peserta didik juga mengalami peningkatan dan telah mencapai target Indikator Keberhasilan Penelitian yang peneliti tetapkan merujuk pada pendapat Nurkancana (Heriani, 2008:36) yakni 80% peserta didik harus memperoleh nilai ≥ 71 yang jika dikonversi berdasarkan pedoman penilaian kurikulum 2013 yaitu predikat B+. Hal ini dapat dilihat dari pelaksanaan tindakan Siklus II yang telah mencapai peningkatan dari 25 orang atau 62,5% peserta didik yang memperoleh predikat B+ atau ≥ 71 pada Siklus I menjadi 39 orang atau 97,5% peserta didik yang memperoleh predikat B+ atau ≥ 71 pada Siklus II, walaupun masih ada 1 orang atau 2,5% yang belum mencapai predikat B+ tetapi sudah lebih dari 80% peserta didik yang kategori tuntas maka penelitian tidak dilanjutkan lagi ke siklus berikutnya karena telah berhasil.

Dalam dokumen PENGGUNAAN MEDIA FILM PROYEKTOR UNTUK ME (Halaman 55-63)

Dokumen terkait